Anda di halaman 1dari 8

LAPORAN RESMI GENETIKA

PEDIGRI

Disusun oleh :
Hidayah Ina Qodriyani (13304244004)
Pendidikan Biologi C 2013

JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA
2015

BAB I
PENDAHULUAN
A. Tujuan

: Mengetahui sifat gen atau ciri ciri spesifik di dalam keluarga

B. Dasar Teori

Prinsip tentang pewarisan sifat pertama kali dikemukan oleh Gregor Mendel, dikatakan
bahwa gen dari anak merupakan perpaduan (persilangan) dari gen-gen dari kedua orang tuanya.
Beberapa jenis penyakit atau kelainan akan menunjukkan adanya kejadian berulang yang dialami
oleh lebih dari satu orang yang memiliki hubungan saudara satu sama lain. Berdasarkan pola
yang ditunjukkan dari catatan silsilah keluarga, kita dapat memperkirakan sifat suatu penyakit,
apakah penyakit tersebut bersifat diturunkan dari orang tua atau tidak. Dari pola yang tampak
pada bagan riwayat keluarga (pedigree) dapat kita ketahui mekanisme penurunan suatu penyakit.
( Suryo,2008).
Untuk mengetahui sifat gen atau ciri-ciri sifat spesifik dalam keluarga dapat menggunakan
analisa pedigree. Sebuah silsilah (pedigree) adalah daftar sistematik (baik berupa kata-kata
maupun simbol) nenek tertentu, atau bisa juga merupakan pohon keluarga bagi banyak
individu. Biasanya perempuan atau betina disimbolkan dengan lingkaran, sedangkan laki-laki
atau jantan dengan simbol kotak. Perkawinan ditunjukan dengan garis horizontal antara dua
individu. Keturunan dari sebuah perkawinan dihubungkan dengan garis vertikal ke garis
perkawinan. Arsiran atau warna berbeda yang diberikan bagi simbol-simbol dapat
melambangkan berbagai fenotip setiap generasi didaftarkan pada garis terpisah yang dinomori
dengan angka romawi. Analisis silsilah digunakan sebagai ganti penelitian-penelitian
penangkaran (breeding studies), terutama pada manusia, sebab tak mungkin melakukan
perkawinan eksperimental. Silsilah dapat membantu menentukan dasar genetik dari suatu sifat
atau penyakit tertentu (Susan Elrod,2007).
Peta silsilah diharapkan mampu memberikan gambaran dan jawaban serta mampu
mempelajari karakter yang ditentukan oleh sepasang gen sehingga dapat memuaskan terhadap
sejumlah persoalan yang diakibatkan oleh kelainan atau penyakit menurun atau dengan kata lain
kita dapat menentukan pola penurunan suatu sifat. Hal inilah yang mendasari dilakukannya
percobaan mengenai analisis pedigree tersebut (Sugiarto, 2010).

BAB II
METODELOGI
A. Alat Bahan

: Pensil, penggaris, kertas

B. Cara Kerja

Menentukan ciri atau sifat yang spesifik dalam keluarga

Membuat diagram pedigri 3 generasi dengan ketentuan tertentu.

Ketentuan Pembuatan Diagram Pedigri :


1.

: symbol laki laki


: symbol perempuan
: symbol untuk yang tidak jelas jenis kelaminnya
Simbol dengan warna terang berarti normal sedangkan symbol dengan warna gelap berarti
mempunyai sifat atau ciri tertentu.

2. Pasangan suami istri dihubungkan dengan garis mendatar


3. Anak keturunannya digambar sesuai urutan umur dari kiri ke kanan dan diberi nomer
denagn menggunakan huruf arab
4. Notasi untuk generasi menggunakan angka Romawi, generasi I,II,III
5. Setiap individu dalam pedigri mempunyai nomor tertentu. Misal : ibu mempunyai nomor : I1 bapak nomor : I-2, anak anak nomor : II-1, II-2, cucu nomor : III-1, III:2

BAB III
PEMBAHASAN

A. Data Praktikum
Diagram Pedigri Keluarga
Generasi I
: Nenek dan Kakek
Generasi II
: Ayah, paman dan tante
Generasi III
: Saya dan saudara saudara saya
Ciri yang ingin dibuat pedigri : Rambut keriting (dominan)

Keterangan :
1.

: symbol laki laki


: symbol perempuan
: symbol untuk yang tidak jelas jenis kelaminnya

2. Blok Hitam : Berambut lurus (resesif)


Tidak di blok hitam : rambut keriting (sifat dominan)
3. Keterangan Diagram Pedigri
Generasi I :
I-1 : Kakek rambut lurus
I-2 : Nenek rambut lurus
Generasi II :
II-1 : Paman pertama rambut lurus
II-2 : Paman kedua rambut lurus
II-3 : Ayah rambut lurus
II-4 : Tante rambut lurus
Generasi III :
III-1 : Sepupu perempuan rambut lurus
III-2 : Sepupu laki laki rambut keriting
III-3 : Sepupu laki laki rambut keriting
III-4 : Sepupu laki laki rambut keriting
III-5 : Sepupu perempuan rambut lurus
III-6 : Kakak perempuan rambut keriting
III-7 : Saya rambut lurus
III-8 : Adik laki laki rambut lurus
III-9 : Sepupu perempuan rambut lurus
III-10 : Sepupu perempuan rambut lurus
III-11 : Sepupu perempuan rambut lurus

B. Pembahasan
Praktikum ini mengenai pedigri yang bertujuan untuk mengetahui sifat atau ciri-ciri sifat
spesifik di dalam keluarga. Pada diagram pedigri kali ini saya membuat diagramnya berdasarkan
ciri atau sifat rambut keriting, Diagram Pedigri ini menggambarkan tiga generasi , pada generasi
I yaitu kakek dan nenek, Generasi II yaitu paman, ayah, dan tante , kemudian Generasi III yaitu
saya dan sepupu sepupu saya. Pada lambang kotak untuk laki laki sedangkan lambang lingkaran
untuk perempuan. Dan blok warna hitam untuk cirri atau sifat tertentu yaitu pada rambut lurus
(ciri resesif) sedangkan untuk yang tidak di blok adalah pada rambut keriting (cirri dominan).
Dan pasangan suami istri dihubungkan oleh garis mendatar dan yang belum berkeluarga tidak
ada garis mendatar yang menghubungkannya. Dan semua keturunan dimulai dari bagian yang
kiri, misalnya keturunan pertama di bagian yang paling kiri, keturunan kedua disebelahnya, dst.
Pedigri merupakan salah satu cara untuk mempelajari pewarisan sifat manusia, yaitu suatu
diagram yang memperlihatkan hubungan kekerabatan di dalam keluarga. Dengan adanya
diagram pedigri, maka dapat dipelajari sifat dominan atau resesif apa yang terdapat di dalam
keluarga dan bagaimana sifat tersebut diturunkan.
Menurut Karmana (2008:74) Gen mengandung satuan informasi genetic yang mengatur
sifat-sifat yang menurun. Gen mengatur berbagai macam karakter fisik maupun psikis. Karakter
fisiknya anatara lain fisiologi, morfologi, dana antomi dan karakter psikis antara lain pemalu,
pemarah dan pendiam. Rambut keriting dipengaruhi oleh gen dominan autosomal. Definisi sifat
autosomal adalah sifat keturunan ditentukan oleh gen pada autosom. Ada gen yang dominan, dan
ada resesif. Karena laki-laki dan wanita memiliki autosom yang sama, sifat keturunan ditentukan
oleh gen autosomal dapat ditemukan baik pada pria maupun wanita.
Apabila rambut keriting merupan gen dominan (KK) sedangkan rambut lurus merupakan
gen resesif (kk) maka berdasarkan diagram pedigri yang telah dibuat pada generasi pertama (I)
yaitu pada nenek dan kakek berambut lurus dan ke empat keturunannya memiliki rambut lurus
semua, maka nenek dan kakek saya memiliki gen resesif semua (kk) , begitu juga dengan paman
pertama yang berambut lurus, paman kedua yang berambut lurus, ayah yang berambut lurus, dan
tante yang berambut lurus juga semuanya memiliki gen resesif (kk) seperti orang tua mereka
yaitu kakek dan nenek saya. Sedangkan pada generasi III, pada paman pertama yang berambut
lurus (kk) menikah dengan wanita yang berambut keriting yang bergenotif heterozigot Kk dan
memiliki 3 orang anak, anak yang pertama berjenis kelamin perempuan yang memiliki rambut
lurus (kk), anak kedua berjenis kelamin laki laki dengan carier rambut keriting (Kk) dan anak
ketiga juga memiliki carier rambut keriting yang bergenotif Kk, sedangkan pada paman kedua
menikah dengan wanita carier rambut keriting (Kk) dan anak pertamanya berjenis kelamin laki
laki rambut keriting (Kk) dan perempuan rambut lurus (kk) dan anak ketiga adalah ayah saya
dengan rambut lurus (kk) menikah dengan wanita carier keriting (Kk) dan mempunyai 3 orang

anak, kakak perempuan saya dengan carier rambut keriting (Kk), saya dengan rambut lurus (kk)
dan adik laki-laki saya yang berambut lurus (kk), dan tante saya yang berambut lurus (kk)
menikah dengan lelaki rambut lurus (kk) dan memiliki 3 keturunan yang semuanya perempuan
dan berambut lurus semua (kk).
Sehingga berdasarkan diagram pedigri yang telah dibuat keluarga saya yaitu dari generasi
pertama (kakek dan nenek saya) hingga generasi kedua dan ketiga banyak yang memiliki gen
yang resesif yaitu berambut lurus, terlihat juga pada banyaknya blok warna hitam pada diagram.
Sifat atau cirri rambut keriting dan lurus ini tidak terpaut oleh jenis kelamin, sehingga meskipun
yang memiliki sifat keriting adalah sang ibu namun tidak menurunkan sifat tersebut khusus
untuk keturunan perempuannya, begitu juga meskipun yang memiliki sifat lurus adalah sang
ayah namun tidak menurunkan sifat tersebut khusus pada sang anak laki laki. Karena sifat ini
diturunkan tidak terpaut oleh jenis kelamin.

BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
Berdasarkan diagram pedigri yang telah dibuat dapat diketahui sifat gen atau cirri spesifik
keluarga saya, yaitu berambut lurus terlihat pada banyaknya blok hitam pada diagram pedigri.
B. Saran
Ketika membuat diagram pedigri sebaiknya dibuat dengan perhitungan yang tepat dalam
komposisi peletakkan gambar demi gambar, karena apabila tidak akan terlihat berantakan dan
susah untuk dipahami.
C. Diskusi
1. Dari contoh pedigri di atas, jelaskan sifat dominan atau resesif kah penyebab penyakit
mata katarak tersebut? Jelaskan juga apakah penyakit tersebut disebabkan oleh gen yang
terangkai kromosom?
Jawab :
Katarak merupakan penyakit yang disebabkan oleh gen dominan K. Penyakit
katarak ditimbulkan oleh gen autosom dominan sehingga penyakit katarak ini tidak

disebabkan oleh gen yang terpaut pada kelamin (laki-laki atau perempuan bisa menderita
katarak)
2.

Apakah sifat atau ciri ciri yang disebabkan oleh gen dominan selalu nampak pada
keturunanya?
Jawab :
Iya, karena ciri ciri yang disebabkan oleh gen dominan selalu nampak.

3. Mengapa sifat resesif yang tidak tampak pada orang tua (generasi I) maupun generasi II,
ternyata muncul di generasi III?
Jawab :
Hal tersebut dimungkinkan terjadi karena kedua orang tua memiliki gen yang
bersifat heterozigot sehingga gen resesif tertutupi oleh gen dominan.

DAFTAR PUSTAKA
Karmana, Oman.2008. Biologi. Jakarta : Grafindo Media Pratama
Suryo. 2008. Genetika Manusia. Yogyakarta : Gajah Mada University Press
Susan,Elrod.2007. Genetika Edisi ke Empat. Jakarta : Erlangga