Anda di halaman 1dari 3

2.

3 Masalah yang Dihadapi


Dalam pelaksanaan pekerjaan perkerasan kaku (Rigid Pavement) ini
terdapat banyak permasalahan yang dialami dalam metode pelaksanaan pekerjaan,
antara lain :
2.3.1

Permasalahan dalam Pekerjaan Lean Concrete


Permasalahan dalam pekerjaan lean concrete antara lain :
1. Material yang dipakai kadang tidak sesuai dengan spesifikasi yang
disyaratkan
2. Kebanyakan pekerja menambahkan air pada saat pengecoran untuk
memudahkan pekerjaan
3. Uji slump kadang tidak dilakukan jika pengawas lapangan tidak
meminta untuk menguji .
4. Tidak disiramnya permukaan Sub Base sampai keadaan jenuh sehingga
mengakibatkan turunya air semen pada permukaan Sub Base.
5. Lambatnya distribusi beton sehingga mengakibatkan idling time pada

2.3.2

pekerja Lean Concrete.


Permasalahan dalam Pekerjaan Perkerasan Kaku (Rigid Pavement)
Permasalahan dalam pekerjaan perkerasan kaku (rigid pavement) antara
lain :
1. Proses pengecoran terkadang dilakukan pada saat siang dengan cuaca
yang panas dan terkadang dilakukan pada saat hujan.
2. Dump truck mengalami kerusakan sehingga terlambatnya proses
pengecoran yang mengakibatkan terjadinya segresi.
3. Uji slump kadang tidak dilakukan jika pengawas lapangan tidak
meminta untuk menguji.
4. Nilai slump tinggi mencapai 6 cm, berarti beton tidak memenuhi
spesifikasi. Karena untuk perkerasan kaku (rigid pavement) maksimal
nilai slump 5 cm.
5. Alat penghampar beton (Concrete Paver) tidak dapat menjangkau

2.3.3

pekerjaan rigid pavement di sambungan.


Permasalahan dalam Pembuatan Celah dan Joint Sealant
Permasalahan dalam pembuatan celah dan joint sealant antara lain :

2.3.4

1. Pelaksanaan cutting terlambat karena saw cutter rusak.


2. Pengisian sealant (aspal) tidak merata dan berceceran.
Permasalahan dalam Pekerjaan Embankment
Permasalahan dalam pekerjaan embankment antara lain :
1. Saat pengupasan tanah untuk membersihkan humus tidak merata
30

2. Saat cutting tanah dengan excavator di Quarry banyak batu-batu besar


yang menyulitkan pengambilan tanah
3. Penghamparan tanah menggunakan Bulldozer setebal 20 cm per layer
susah untuk meratakan/menghomogenkan dengan ketebalan 20 cm.
4. Saat pengujian kepadatan dan kadar air tanah sandcone banyak
timbunan yang tidak memenuhi syarat.
2.3.5 Permasalahan dalam Pekerjaan Box Culvert
Permasalahan dalam pekerjaan box culvert antara lain :
1. Susahnya Excavator menggali tanah untuk Box Culvert karena tanah
yang terlalu lembek
2. Banyaknya ketidaksesuaian pembesian dan penulangan oleh tukang
3. Tidak tercapainya kuat tekan beton sesuai yang disyaratkan (tidak
memenuhi spesifikasi pekerjaan).
4. Susahnya melepas bekisting dari beton yang sudah mengeras
2.4 Pemecahan masalah yang diambil
Dalam pelaksanaan pekerjaan perkerasan kaku (Rigid Pavement) ini
terdapat banyak permasalah yang dialami dalam metode pelaksanaan
pekerjaan,maka dari itu juga terdapat metode penyelesaianya, antara lain :
2.4.1

Pemecahan masalah dalam Pekerjaan Lean Concrete


Pemecahan masalah dalam pekerjaan lean concrete antara lain :

2.4.2

Pemecahan masalah dalam Pekerjaan Perkerasan Kaku (Rigid Pavement)


Pemecahan masalah dalam pekerjaan perkerasan kaku (rigid pavement) :

2.4.3

Pemecahan masalah dalam Pembuatan Celah dan Joint Sealant


Pemecahan masalah dalam pembuatan celah dan joint sealant :

2.4.4

Pemecahan masalah dalam pekerjaan Embankment


Pemecahan masalah dalam pekerjaan embankment antara lain :
1. Untuk pekerjaan pengelupasan yang tidak merata ketika menggunakan
alat berat Bulldozer, maka perlu pengelupasan dengan alat manual.
2. Untuk mempermudah cutting tanah maka batu-batu besar harus
dipecahkan terlebih dahulu dengan menggunakan mini-dinamite
3. Penghamparan tanah dengan setebal 20 cm per layer tidak merata
diakibatkan masih ada batu-batuan dengan ukuran sedang, maka untuk
31

mempermudah perataan batu-batu ukuran sedang di buang terlebih


dahulu.
4. Dalam uji sandcone banyak titik-titik pengujian sandcone yang tidak
memenuhi spesifikasi pekerjaan untuk itu dalam pekerjaan penyiraman
2.4.5

tanah harus dilakukan dengan baik dan dengan penuh pengawasan


Pemecahan masalah dalam pekerjaan Box Culvert
Pemecahan masalah dalam pekerjaan box culvert antara lain :
1. Ketika tanah dalam kondisi lembek maka alat berat Excavator susah
untuk melintasi medan yang seperti ini, maka dalam situasi yang
seperti ini pelaksana harus menunggu pekerjaan dimulai saat tanah
sudah mengering.
2. Pekerjaan penulangan dan pembesian adalah pekerjaan yang sangat
penting kesesuaiannya dengan gambar rencana, oleh sebab itu
pengawas pekerjaan harus selalu memberikan perhatian lebih terhadap
masalah penulangan dan pembesian box culvert
3. Ketidaksesuaian kuat tekan beton adalah masalah yang sangat
kompleks, masalah ini dapat timbul dari : Batching Plan, metode
pengiriman beton, metode pelaksanaan pekerjaan, metode perawatan
beton. Oleh sebab itu aspek-aspek diatas harus benar-benar diawasi
oleh kontraktor dengan seksama.
4. Sebelum memasang bekisting untuk pekerjaan box culvert seharusnya
bekisting diolesi dengan oli dan dilapisi plastik agar bekisting tidak
ikut mengeras bersama beton.

32