Anda di halaman 1dari 3

Lampiran 2.

Hasil Observasi Kepatuhan Petugas Terhadap SOP


Pengelolaan Farmasi Gudang Obat di Puskesmas Mijen
No.
I
1

3
4

II

III

Kegiatan Petugas Gudang Farmasi

Penyusunan tata ruang gudang obat


Kebebasan dan efisiensi gerakan
- Gunakan sistem satu lantai
- Jika menggunakan sekat harus
memperhatikan posisi dinding dan
pintu untuk mempermudah gerakan
- Penempatan obat harus diberi alas ,
tidak boleh langsung dilantai
Sirkulasi dan sumber cahaya
- Sirkulasi udara yang cukup dalam
ruangan
- Cahaya lampu yang dipasang cukup
terang
- Letak lampu tepat ditengah ruangan
sehingga tidak terhalang oleh rak atau
lemari
Ukuran ruang minimal 3x4 m2
Pemeliharaan
- Ruangan harus dirancang agar mudah
dibersihkan
- Aspek keamanan agar menjamin obat
dan perbekalan farmasi dalam keadaan
aman yaitu terlindung dan terjaga dari
faktor-faltor kehilangan, kerusakan
akibat banjir dan kebakaran
Penyusunan rencana kebutuhan obat
- Apoteker/asisten apoteker
berkoordinasi petugas klinik, pustu
dan pusling, laboratorium untuk
perencanaan obat terpadu, setahun
sekali, sesuai dengan analisa
kebutuhan obat dan perbekalan
kesehatan.
- Menentukan jenis obat dan perbekalan
kesehatan .
Penyusunan kebutuhan obat bulanan
Puskesmas ke DKK, menggunakan formulir
permintaan obat, yang ditandatangani oleh
65

Y T

TB

5
5

CR
(%)

100 %
100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

4
5

100 %
0%

100 %

100 %

100 %

100 %

kepala puskesmas
Penerimaan
obat dari DKK
IV
Apoteker/ asisten apoteker menandatangani
berita acara serah terima obat dari gudang
farmasi DKK
Distribusi obat dari gudang obat Puskesmas:
V
Apoteker/ asisten apoteker membuat SBBK
(surat bukti barang keluar) obat dari gudang
obat ke kamar obat pustu,pusling,
laboratorium, KIA/KB, klinik gigi, rawat
inap
Penyimpanan Obat
VI
1 Sistematika penyusunan dan
Pengelompokkan berbagai jenis obat First In
First OUT(FIFO)
a. Gunakan sistemFirst In First Out
(FIFO)dalam penyusunan obat yaitu
obat yang pertama diterima harus
pertama digunakan
b. Gunakan sistem First Expired First
Out (FEFO) untuk obat dengan
tanggal kadaluarsa lebih dekat
dikeluarkan terlebih dahulu. Obatobatan yang mempunyai batas waktu
pemakaian maka perlu dilakukan
rotasi stok agar obat tidak selalu
berada dibelakang yang dapat
menyebabkan kadaluwarsa
2 Petugas menyusun obat dalam jumlah besar
diatas pallet dengan tinggi palet minimal 10 cm,
jarak antara palet dari dinding tidak kurang dari
30 cm dan tinggi tumpukkan barang pallet
maksimal 2,5 m.
3 Susun obat yang dapat dipengaruhi oleh

4
5

6
7

temperatur, udara, cahaya dan kontaminasi


bakteri pada tempat yang sesuai.
Penyusunan obat disusun berdasarkan
alfabetis dan jenis obat.
Susun obat dalam rak dan beri nama kode,
pisahkan obat dalam dengan obat-obatan
untuk pemakaian luar (cairan dipisahkan dari
yang berbentuk padat)
Letakkan masing-masing obat pada rak
dengan rapi
Barang-barang yang memakan tempat seperti
kapas dapat disimpan dalam dus besar besar,
66

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

dan dus kecil untuk menyimpan obat-obat


dalam kaleng atau botol
8 Bila obat cukup banyak, maka biarkan obat
dalam box, ambil seperlunya dan susun
dalam satu dus bersama.
9 Penyimpanan khusus
- Vaksin memerlukan cold chain khusus
dan harus dilindungi dari
kemungkinan putusnya aliran listrik
( menyediakan genset )
- Narkotika dan bahan berbahaya harus
disimpan didalam lemari khusus
(almari narkotika) dengan kunci ganda
dan selalu dalam keadaan terkunci.
- Bahan mudah terbakar seperti alkohol
dan eter harus disimpan dalam
ruangan khusus, sebaiknya disimpan
pada bangunan yang terpisah dari
gudang induk
VII Pencatatan dan pelaporan stok obat
Dalam kartu stok terdapat identitias
obat (nama, bentuk,sediaan,jumlah)
diletakkan bersama/berdekatan dengan
obat bersangkutan
Pencatatan dilakukan secara rutin dari
hari ke hari
Setiap terjadi mutasi obat
(penerimaan, pengeluaran, hilang,
rusak/kadaluwarsa) lasung dicatat
didalam kartu stok
Rekapitulasi Penerimaan dan
pengeluaran dijumlahkan pada setiap
akhir bulan melalui SIMPUS.
Laporan
bulanan
menggunakan
formulir LPLPO, laporan dikirim ke
DKK setiap awal bulan
JUMLAH TOTAL
Keterangan:
Y

= Ya

= Tidak

TB

= Tidak Berlaku

CR (%)= Complieance Rate dalam persen

67

100 %

0%

0%

0%

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %