Anda di halaman 1dari 6

SURAT PERJANJIAN JUAL BELI

BAHAN BAKAR MINYAK

ANTARA

PT. MITRA CITA MULIA INDONESIA

DENGAN

...........................................................

Pada hari ini ,...................... tanggal ..................... bulan Juli Tahun Dua Ribu
Sembilan ( 2009 ) bertempat di Hotel Sari Pan Pacific di Jakarta – Indonesia ,
telah diadakan perjanjian jual beli bahan bakar minyak antara pihak yang
disebut dibawah ini :

1. Nama : ............................................

Jabatan : DIRUT

Perusahaan : PT. MITRA CITA MULIA INDONESIA ( TRACINDO )

Alamat : JL. Bausasran No. 37 ( Pavilliun) Yogyakarta -


Indonesia

Bertindak untuk dan atas nama PT. MITRA CITA MULIA INDONESIA dan
selanjutnya disebut sebagai PIHAK PERTAMA

2. Nama : .........................................

Jabatan : .........................................

Perusahaan : ..........................................

Alamat : ..........................................
Bertindak untuk dan atas nama .................................................... dan
selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.

Kedua belah pihak sepakat untukmengikat diri dalam bentuk perjanjian jual beli
bahan bakar minyak ini yang sesuai dengan standart yang disepakati bersama
dengan syarat – syarat dan ketentuan sebagai berikut :

PASAL 1

1. PIHAK PERTAMA adalah penjual bahan bakar minyak yang mempunyai ijin
niaga BBM dari DIRJEN MIGAS Indonesia yang mampu memenuhi kebutuhan
dari PIHAK KEDUA.

2. PIHAK KEDUA adalah pembeli bahan bakar minyak yang mempunyai


kemampuan financial yang sanggup digunakan untuk membeli bahan bakar
minyak kepada PIHAK PERTAMA.

PASAL 2

Kedua belah pihak telah sepakat bahwa bahan bakar minyak yang menjadi
objek transaksi jual beli ini adalah RUSSIAN OIL yang dilengkap document –
document yang diperlukan.

PASAL 3
TITIK KOORDINAT untuk pengiriman bahan bakar minyak objek transaksi ini
telah disepakati dan disetujui oleh kedua belah pihak di ................................, jika
ada perubahan dimasukkan kedalam addendum yang tidak terlepas dan menjadi
kesatuan dalam kontrak ini.

PASAL 4

HARGA yang disepakati oleh kedua belah Pihak adalah harga per metric ton (
/ MT ) , dan sewaktu – waktu harga berubah mengikuti perkembangan bahan
bakar minyak nasional dan international. PIHAK PERTAMA akan memberikan
perubahan harga kepada PIHAK KEDUA selambat – lambatnya 1 minggu sebelum
rencana perubahan harga.

PASAL 5

SISTEM PEMBAYARAN yang disepakati dan disetujui oleh kedua belah pihak
untuk transaksi jual beli bahan bakar minyak ini adalah LC at sight . Dimana
PIHAK KEDUA selaku pembeli membuka LC atas nama PIHAK PERTAMA selaku
penjual. Dan Kedua belah pihak juga telah setuju dan sepakat mengenai badan
perbankan yang digunakan oleh masing – masing pihak.

PASAL 6

PENCAIRAN LC yang dberikan oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA akan
dapat dicairkan langsung setelah PIHAK KEDUA menerima barang yang sesuai
tercantum dalam pasal 2.
PASAL 7

JUMLAH QUANTITY bahan bakar minyak yang disepakati oleh kedua belah
pihak dalam kontrak ini adalah 5000 MT / minggu, yang jadwal pengirimannya
diketahui dan disetujui bersama oleh kedua belah pihak.

PASAL 8

MASA CONTRACT kerja dalam transaksi ini diketahui dan disepakati oleh para
pihak selama 1 Tahun berlaku sejak surat perjanjian jual beli ini ditandatangani
oleh kedua belah pihak, yang mana dilakukan revisi setiap 6 ( enam ) bulan
sekali. Untuk perpanjangan kontrak selanjutnya akan diberitahukan dalam waktu
1 bulan sebelum masa kontrak berakhir.

PASAL 9

Bilamana terjadi FORCE MAJURE yang tidak diinginkan sehingga


mengakibatkan kerugian yang sangat besar bagi kedua belah pihak , maka
PIHAK PERTAMA akan memberitahukan segera kepada PIHAK KEDUA dan
dibicarakan lebih lanjut untuk kelangsungan kerja semua pihak.

PASAL 10

Surat perjanjian jual beli bahan bakar minyak ini dibuat oleh kedua belah pihak
dalam keadaan sehat jasmani dan rohani serta tanpa adanya unsur paksaan dan
dengan iktikad baik masing – masing pihak untuk melangsungkan transaksi ini.
Bilaman dikemudian hari terdapat perselisihan dalam hal pelaksanaan perjanjian
ini, maka kedua belah pihak sepakat dan menyetujui untuk menyelesaikan
masalah dengan musyawarah untuk mencapai mufakat, dan apabila mufakat
tercapai maka akan ditempuh prosedur hukum yang berlaku di Negara Republik
Indonesia dan menyerahkan segenap penyelesaiannya di Pengadilan Negeri
Jakarta.

PASAL 11

Hal – hal yang belum diatur dalam surat perjanjian jual beli bahan bakar minyak
ini akan dimusyawarahkan dan dapat dibuatkan perjnajian tambahan yang
merupakan bagian yang tak terpisahkan dari perjanjian ini.

Demikian surat perjanjian jual beli bahan bakar minyak ini dibuat pada tanggal
dan tempat yang tercantum diatas dalam rangkap 2 ( dua ), dan dibubuhi
materai yang cukup serta mempunyai kekuatan hukum yang sama.

Surat Perjanjian ini berlaku sejak ditandatangani oleh kedua belah pihak.

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA


( .......................................... ) (
................................................ )

DIRUT PT. TRACINDO