P. 1
SISTEM BIAYA STANDAR

SISTEM BIAYA STANDAR

|Views: 2,983|Likes:
Dipublikasikan oleh Dian Laksmi

More info:

Published by: Dian Laksmi on May 16, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/30/2013

pdf

text

original

Lab. Akuntansi Lanjut A Fak.

Ekonomi Universitas Gunadarma

SISTEM BIAYA STANDAR
I. Pengertian Biaya Standar adalah biaya yang ditentukan dimuka, yang merupakan jumlah biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk membuat satu satuan produk atau membiayai kegiatan tertentu, dibawah asumsi kondisi ekonomi, efisiensi dan faktor-faktor lain tertentu. II. Prosedur Penentuan Biaya Standar Biaya Bahan Baku Standar, terdiri atas : 1. Masukan fisik yang diperlukan untuk memproduksi sejumlah keluaran fisik tertentu, atau lebih dikenal dengan nama kuantitas standar. 2. Harga satuan masukan fisik tersebut, atau disebut pula harga standar. Kuantitas Standar Bahan Baku dapat ditentukan dengan menggunakan : 1. Penyelidikan teknis. 2. Analisis catatan masa lalu dalam bentuk : a) Menghitung rata-rata pemakaian bahan baku untuk produk atau pekerjaan yang sama dalam periode tertentu dimasa lalu. b) Menghitung rata-rata pemakaian bahan baku dalam pelaksanaan pekerjaan yang paling baik dan yang paling buruk dimasa lalu. c) Menghitung rata-rata pemakaian bahan baku dalam pelaksanaan pekerjaan yang paling baik. Harga yang dipakai sebagai harga standar dapat berupa : 1. Harga yang diperkirakan akan berlaku di masa yang akan datang, biasanya untuk jangka waktu 1 tahun. 2. Harga yang berlaku pada saat penyusunan standar. 3. Harga yang diperkirakan akan merupakan harga normal dalam jangka panjang. III. Biaya Tenaga Kerja Standar Jam Tenaga Kerja Standar dapat ditentukan dengan cara : 1. Mnghitung rata-rata jam kerja yang dikonsumsi dalam suatu pekerjaan dari Kartu Harga Pokok (Cost Sheet) periode yang lalu. 2. Membuat test-run operasi produksi dibawah keadaan normal yang diharapkan. 3. Mengadakan penyelidikan gerak dan waktu dari berbagai kerja karyawan dibawah keadaan nyata yang diharapkan. 4. Mengadakan taksiran yang wajar, yang didasarkan pada pengalaman dan pengetahuan operasi produksi dan produk
Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya

Analisis Selisih Biaya Produksi Langsung Ada 3 model analisis selisih biaya produksi langsung : 1. yaitu selisih harga dan selisih kuantitas atau efisiensi. Analisis selisih dalam model ini dapat digambarkan dengan rumus berikut ini : Diketahui : St = Hst = Kst = HS = KS = Total Selisih Harga Standar Kuantitas Standar Harga Sesungguhnya Kuantitas Sesungguhnya St = ( HSt x KSt ) – ( HS x KS ) 2. Hasil perhitungan selisih diberi tanda L (selisih Laba) dan R (selisih Rugi). tetapi hanya ada satu macam selisih yang merupakan gabungan antara selisih harga dengan selisih kuantitas. Model Satu Selisih (The One-Way Model) Dalam model ini. Untuk pengendalian BOP dalam sistem biaya standar. Analisis Penyimpangan Biaya Sesungguhnya Dari Biaya Standar Penyimpangan biaya sesungguhnya dari biaya standar disebut dengan selisih (variance). VI. selisih antara biaya sesungguhnya dengan biaya standar tidak dipecah kedalam selisih harga dan selisih kuantitas. Tarif BOP standar menggabungkan biaya tetap dan variabel dalam satu tarif yang didasarkan pada tingkat kegiatan tertentu. Selisih biaya sesungguhnya dengan biaya standar dianalisis.Lab. V. Sebagai akibatnya dalam tarif ini semua BOP diperlakukan sebagai biaya variabel. dan dari analisi ini diselidiki penyebab terjadinya selisih yang merugikan. Rumus perhitungan selisih dapat dinyatakan sebagai berikut : Perhitungan Selisih Harga Perhitungan Selisih Kuantitas SH = ( HSt – HS ) x KS Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya SK = ( KSt – KS ) x HSt . Di lain pihak anggaran fleksibel memisahkan faktor-faktor biaya tetap dan variabel. Ekonomi Universitas Gunadarma IV. dan memperlakukan BOP tetap sebagai biaya yang jumlahnya tetap dalam volume tertentu. perlu dibuat anggaran fleksibel. Biaya Overhead Pabrik Standar Tarif Overhead Standar dihitung dengan membagi jumlah biaya overhead yang dianggarkan pada kapasitas normal dengan kapasitas normal. Model Dua Selisih (The Two-Way Model) Selisih antara biaya sesungguhnya dengan biaya standar dipecah menjadi 2 macam selisih. yaitu anggaran biaya untuk beberapa kisaran (range) kapasitas. Akuntansi Lanjut A Fak.

Selisih Kuantitas. dinyatakan dalam persamaan berikut ini : SH = ( HSt – HS ) x KSt Harga SK = ( KSt – Kuantitas Perhitungan SelisihKS ) x HSt Perhitungan Selisih SHK = ( HSt – HS ) x ( KSt – KS ) / Perhitungan Selisih Gabungan yang merupakan Selisih Harga Kuantitas Rumus perhitungan selisih harga dan kuantitas dalam kondisi Harga Standar dan Kuantitas Standar masing-masing ” Lebih Tinggi ” dari Harga Sesungguhnya dan Kuantitas Sesungguhnya. Model Tiga Selisih (The Two-Way Model) Selisih antara biaya standar dengan biaya sesungguhnya dipecah menjadi 3 macam selisih berikut ini : Selisih Harga. Akuntansi Lanjut A Fak. Ekonomi Universitas Gunadarma Diketahui : SH = Selisih Harga Hst HS = = Harga Standar Harga Sesungguhnya SK Kst KS = Selisih Kuantitas = Kuantitas Standar = Kuantitas Sesungguhnya 2. Rumus perhitungan selisih harga dan kuantitas dalam kondisi Harga Standar dan Kuantitas Standar masing-masing ” Lebih Rendah ” dari Harga Sesungguhnya dan Kuantitas Sesungguhnya. Hubungan harga dan kuantitas sesungguhnya dapat terjadi dengan kemungkinan berikut ini : a) Harga dan Kuantitas Standar masing-masing lebih tinggi atau lebih rendah dari harga dan kuantitas sesungguhnya. Selisih Harga / Kuantitas. dinyatakan dalam persamaan berikut ini : SH = ( HSt – HS ) x KS Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya Perhitungan Selisih SK = ( KSt – KS ) x HS .Lab.

Ekonomi Universitas Gunadarma Harga Perhitungan Selisih Kuantitas Perhitungan Selisih Gabungan yang merupakan Selisih Harga Kuantitas SHK = ( HSt – HS ) x ( KSt – KS ) / b) Harga Standar “ Lebih Rendah “ dari Harga Sesungguhnya. namun sebaliknya Kuantitas Standar ” Lebih Tinggi “ dari Kuantitas Sesungguhnya. Selisih gabungan yang merupakan selisih harga / kuantitas tidak akan terjadi. Akuntansi Lanjut A Fak.Lab. Selisih gabungan tidak akan terjadi. namun sebaliknya Kuantitas Standar ” Lebih Rendah “ dari Kuantitas Sesungguhnya. Perhitungan selisih dengan model 3 selisih dilakukan dengan rumus sebagai berikut : SH = ( HSt – HS ) x KSt Harga SK = ( KSt – Kuantitas Perhitungan Selisih KS ) x HS Selisih Harga / Kuantitas sama dengan nol Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya Perhitungan Selisih . Dengan demikian perhitungan selisih harga dan kuantitas dalam kondisi seperti ini dengan model 3 selisih dilakukan dengan rumus sebagai berikut : SH = ( HSt – HS ) x KS Harga SK = ( KSt – Kuantitas Perhitungan SelisihKS ) x HSt Selisih Harga / Kuantitas sama dengan nol Perhitungan Selisih c) Harga Standar “ Lebih Tinggi “ dari Harga Sesungguhnya.

000 – ( 6 x 120.100./ kg../ kg dengan jumlah jam tenaga kerja sesungguhnya selama 365.000.100 – Rp.400. sedangkan yang digunakan dalam proses produksi sebanyak 700. / jam. 2. Diminta Carilah : 1..000 kg. Jurnal untuk mencatat gaji dan upah yang harus dibayar serta pengalokasian selisih gaji dan upah dengan mengabaikan pajak atas gaji dan upah PENYELESAIAN : 1. 2.( Laba ) 2.500.000 jam dengan tarif Rp. 2. 37.000 kg. 2. Selisih kuantitas bahan baku. 2./ jam . Selisih efisiensi tenaga kerja langsung.150..Lab. 2. lalu ditentukan pula standar efisiensi tenaga kerja langsung 3 jam / unit dengan standar tarif upah Rp. Namun kenyataan yang terjadi. 4.000 unit. ditetapkan standar kuantitas bahan baku sebanyak 6 kg / unit dengan standar harga Rp. Ekonomi Universitas Gunadarma CONTOH SOAL PT.150 Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya . Selisih Kuantitas Bahan Baku : Selisih Kuantitas = [ Kuantitas Ssg – Kuantitas Std yang ditetapkan ] x Harga Std = [ 700. 2.000 = Rp. harga bahan baku sesungguhnya hanya Rp. Selisih harga bahan baku. CAHAYA MENTARI pada tahun 1996 memproduksi produk jadi sebanyak 120. Bahan baku yang dibeli dari pemasok sebanyak 750. Dalam menghasilkan produk. Selisih Tarif tenaga kerja langsung 5. 3. Selisih Harga Bahan Baku : Selisih Harga = ( Harga Ssg – Harga Std ) x Kuantitas Ssg = ( Rp.150 ) x 750..000 ) ] x Rp. Akuntansi Lanjut A Fak. 2.500.

Selisih Tarif Upah Tenaga Kerja Langsung : Selisih Tarif Upah = [ Tarif upah Ssg – Tarif upah Std ] x Jam kerja Ssg = [ Rp.000 ( Laba ) 3. Akuntansi Lanjut A Fak.000 ) ] x Rp. 2.500.( Rugi ) 4.( Rugi ) 5.- Jurnal untuk mengalokasikan gaji dan upah serta selisih-selisihnya : Barang dalam proses ( 360.— — Rp.400 ] x 365.000.000 = Rp.Lab. Jurnal untuk mencatat gaji dan upah yang harus dibayar : Gaji dan upah ( 2.500. 912.400 = Rp.500. 864.500 – Rp.000. 12.000.000 – ( 3 x 120. 2..400 ) Selisih efisiensi TK langsung Selisih tarif TL langsung Gaji dan upah Rp. 912.- Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .000.000 x 2. Selisih Efisiensi Jam Tenaga Kerja Langsung : Selisih Jam Kerja = [ Jam kerja Ssg – Jam kerja Std yang ditetapkan ] x Tarif upah Std = [ 365.000.000..000.500.000.000.000. 12. 43.500 x 365. 2.000. 36.000. Ekonomi Universitas Gunadarma = Rp.500. 36.— — Rp.— Rp.000) Berbagai perkiraan hutang Rp.— Rp. 912.

300 1. Ekonomi Universitas Gunadarma SOAL-SOAL PRAKTIKUM KASUS 1 PT.250 1.250 1. SINAR REMBULAN dalam mengolah produknya menggunakan 2 macam bahan baku untuk produk A.225 1.225 1.250 1.Lab.250 1.225 1.240 1.250 1.250 1.200 1.225 1.200 1.225 1.300 1.250 1.220 1.225 1. Berikut data-data mengenai bahan baku X dan Y untuk tahun 1996.240 1.250 1. Akuntansi Lanjut A Fak.225 1.300 Bahan Y STD 750 750 750 750 750 750 780 780 780 780 780 780 SSG 770 770 770 770 770 770 810 810 810 810 810 810 Data-data Kuantitas Pemakaian Standar (STD) dan Pemakaian Sesungguhnya (SSG) : Bulan Bahan X Bahan Y Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya . Data-data Harga Standar (STD) dan Harga Sesungguhnya (SSG) : Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Bahan X STD 1.240 SSG 1.

250 40.225 1.550 1.700 2. Hitung selisih kuantitas bahan baku X dan Y untuk tahun 1996.500 1. ) 1.250 1.375 Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .225 1.250 1.500 1.220 1.550 1.850 2.600 1.600 1. Hitung selisih harga bahan baku X dan Y untuk tahun 1996.800 2. 2.500 1.850 2.500 40.870 2.550 1.500 1.570 1. Selisih Harga Bahan Baku X Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Kuantitas Sesungguhnya ( Kg ) 1.600 1.600 1.500 1.500 1.570 1. Akuntansi Lanjut A Fak.700 2. ) 1.575 Harga Standar ( Rp.825 2.570 1.550 1. ) 31.250 1.700 2.500 1.000 39.250 1.200 1.000 40. SINAR REMBULAN Tabel 1.575 STD 2.225 1.700 2.000 39.225 Harga Sesungguhnya ( Rp.200 1.250 39.700 2.800 2.570 1.250 1.600 1.500 1.570 1.550 1.825 2.870 2.Lab.700 SSG 2.700 2.500 SSG 1.500 1.570 1.700 2.250 1.700 2.575 1.870 1.850 2.600 1.225 1. Ekonomi Universitas Gunadarma STD Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Diminta : 1.500 1.250 39. JAWABAN : KASUS 1 PT.500 1.700 2.800 2.700 2.250 1.000 77.600 1.225 1.250 Selisih ( Rp.700 2.225 1.850 2.

500 85.240 Jumlah 1.000 94. Selisih Harga Bahan Baku Y Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Kuantitas Sesungguhnya ( Kg ) 2.100 85. ) 57.000 84.800 2.575 1.500 851.800 2.850 2.000 57.600 1.300 1.850 2.240 1.000 56. Ekonomi Universitas Gunadarma Okt Nov Des 1. ) 770 770 770 770 770 770 810 810 810 810 810 810 Selisih ( Rp.100 86.Lab. ) Kuantitas Standar ( Kg ) Kuantitas Sesungguhnya ( Kg ) Selisih ( Rp.850 2.825 2.240 1.870 2. ) Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .750 85.850 Harga Standar ( Rp.870 2.000 56.125 Tabel 2. Selisih Kuantitas Bahan Baku Tabel 1.800 2. Akuntansi Lanjut A Fak.500 56.300 93.950 2.500 86.550 1.500 669.300 1.000 56. Selisih Kuantitas Bahan Baku X Bulan Harga Standar ( Rp. ) 750 750 750 750 750 750 780 780 780 780 780 780 Jumlah Harga Sesungguhnya ( Rp.850 2.000 96.825 2.

273. Akuntansi Lanjut A Fak.000 132.500 91.850 2.700 2.200 1.550 1.Lab. Ekonomi Universitas Gunadarma Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des 1.700 2.550 1.115.000 93.225 1.500 1. ) 750 750 750 750 750 750 780 780 780 780 780 780 Kuantitas Standar ( Kg ) 2.800 2.875 62.500 97.570 1.825 2.240 1.500 75.500 1.575 60.750 85.225 1.500 1.000 112.600 1.870 2.200 1.500 85.600 1. ) 112.700 2.500 1.500 1.000 122.000 117.600 1.870 Selisih ( Rp.500 1.625 Tabel 2.750 75.500 122.000 60.570 1.500 1.000 124.850 2.550 1.800 2.500 117.600 132.225 1.000 93.500 1.600 1.700 2.850 2.700 2.240 1.700 2.750 85.825 2.000 75.225 1.700 2.500 1.225 1. Selisih Kuantitas Bahan Baku Y Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Harga Standar ( Rp.500 1.600 132.500 1.500 Jumlah 1.750 122.700 2.225 1.700 Jumlah Kuantitas Sesungguhnya ( Kg ) 2.240 1.700 2.700 2.800 2.850 2.700 2.575 1.600 1.570 1.870 2.225 1.050 Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .000 1.

1.( Laba ) 2. Selisih Tarif tenaga kerja langsung 5. harga bahan baku sesungguhnya hanya Rp. GEMERLAP BINTANG 1. Diminta : 1. 3./ jam . Dalam menghasilkan produk. / jam.050.000 kg. Namun kenyataan yang terjadi. Selisih Kuantitas Bahan Baku : Selisih Kuantitas = [ Kuantitas Ssg – Kuantitas Std yang ditetapkan ] x Harga Std Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .100 ) x 70. 2. Bahan baku yang dibeli dari pemasok sebanyak 70. 1.000 unit. GEMERLAP BINTANG pada tahun 1995 memproduksi produk jadi sebanyak 20. 1. Jurnal untuk mencatat gaji dan upah yang harus dibayar serta pengalokasian selisih gaji dan upah. lalu ditentukan pula standar efisiensi tenaga kerja langsung 2 jam / unit dengan standar tarif upah Rp. 3. Selisih efisiensi tenaga kerja langsung. Selisih harga bahan baku.000 kg. 4.100./ kg dengan jumlah jam tenaga kerja sesungguhnya selama 41.000 = Rp. Ekonomi Universitas Gunadarma KASUS 2 PT..800. JAWABAN : KASUS 2 PT. Selisih kuantitas bahan baku. 1. 4. Akuntansi Lanjut A Fak. 4.Lab.050 – Rp.600. ditetapkan standar kuantitas bahan baku sebanyak 4 kg / unit dengan standar harga Rp./ kg...800 jam dengan tarif Rp. Selisih Harga Bahan Baku : Selisih Harga = ( Harga Ssg – Harga Std ) x Kuantitas Ssg = ( Rp..000.500. sedangkan yang digunakan dalam proses produksi sebanyak 60.

1. Selisih Tarif Upah Tenaga Kerja Langsung : Selisih Tarif Upah = [ Tarif upah Ssg – Tarif upah Std ] x Jam kerja Ssg = [ Rp.000.800) Berbagai perkiraan hutang Rp.— — Rp.( Laba ) 3. Jurnal untuk mencatat gaji dan upah yang harus dibayar : Gaji dan upah ( 4.000.800 x 41.Lab.000.280.600 = Rp.640.360. 22. 184.000. 200. 8. 8.000.000. 4.000 – ( 4 x 20.600 ] x 41.( Rugi ) 5..640.640.000 x 4.000 ) ] x Rp.800 = Rp. 8. 8.000 ) ] x Rp.100 = Rp. Ekonomi Universitas Gunadarma = [ 60.. Selisih Efisiensi Jam Tenaga Kerja Langsung : Selisih Jam Kerja = [ Jam kerja Ssg – Jam kerja Std yang ditetapkan ] x Tarif upah Std = [ 41. 4.000..— — Rp. 4. 200.800 – ( 2 x 20.000.360. Akuntansi Lanjut A Fak.- Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .— Rp.600 ) Selisih efisiensi TK langsung Selisih tarif TL langsung Gaji dan upah Rp.280.800 – Rp.( Rugi ) 4.- Jurnal untuk mengalokasikan gaji dan upah serta selisih-selisihnya : Barang dalam proses ( 40.000.000. 200.— Rp.000.

100 %. 280. 875..5 kg bahan A dan 2 kg bahan B. berdasarkan data-data sebagai berikut : a. dimana diperkirakan tiap pekerja bisa bekerja efektif 35 jam / minggu. 20. c.000. Dalam Dept. CAHAYA MENTARI Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya . Upah dan gaji total per minggu Dept. BOP yang terdiri dari overhead tetap dan variabel pada kapasitas normal adalah : Upah pegawai Bahan pembantu Lain-lain Penyusutan Mesin Listrik Pemeliharaan.000. CAHAYA MENTARI yang berproduksi dengan 2 jenis bahan baku dan memiliki 2 dept.- Dari data-data tersebut anda diminta untuk menyusun biaya standar per unit produk jadi dan fleksible budget untuk BOP pada kapasitas 80 %. 80.000.000.Rp. I dan 100 orang di Dept. Harga bahan distandarkan Rp.Lab.– Rp. Kapasitas normal produksi adalah 1. II.– Rp. 320. II Rp.– Rp.000.000 unit ( 100 % ) atau 4. I bahan diolah selama 2.000.– – Rp.ditambah 20 % sebagai cadangan premi lembur dan premi lain-lain. 400.000 dan Dept.000. JAWABAN : KASUS 3 PT. Akuntansi Lanjut A Fak.Rp.000.000.– Rp. I Rp. Ekonomi Universitas Gunadarma KASUS 3 CV. 120 %. 320. Jumlah tenaga kerja yang menangani langsung produksi adalah 40 orang di Dept. I dan BOP pada Dept. dll Variabel Tetap Rp.000 jam mesin dengan batas terendah produksi 80 % dan kapasitas penuh 120 %. 50. 190. 140. b.5 jam dan dalam Dept. 100.-/kg untuk bahan B ditambah biaya penanganan masing-masing 10 %. II.-/kg untuk bahan A dan Rp. Untuk membuat satu unit produk jadi diperlukan 2.. 480. II selama 2 jam. produksi dimana Bahan Baku hanya dipakai pada Dept. Biaya standar untuk menentukan biaya produksi.

5 kg x Rp.000 80.500 Rp. pembantu Lain-lain Biaya Tetap : Peny. Jumlah biaya per minggu Rp.000 384.10 % 2 kg Rp.100. II 100 35 3.7.000 16. 200. Akuntansi Lanjut A Fak. Harga bahan per unit (kg) Rp.000 704. 875. Ekonomi Universitas Gunadarma • Penyusunan Biaya Standar Bahan Baku per Unit Produk Bahan A 1. Biaya per jam (4 : 3) Rp.) 384.Rp.000 320.000 190.2.200.- Rp.000 80 35 5 120 100 % Total (Rp. Jumlah jam kerja / minggu (1 x 2) 1.6. 240.000 50. Biaya standar bahan baku (Rp.Rp.000 320.) 256. 240) + (2 x 300) = Rp.400 4.000 80. x Rp.5.000.) Per jam (Rp.000 Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .**) 6. 300.. 1.000 168.000 50. 1. mesin Listrik Pemeliharaan Jumlah Biaya 80 % Total Per jam (Rp. Cadangan premi 20 % Rp.000 24.5. 110. 50.) 320.) = Rp.*) Rp.375. Tenaga Kerja 40 2.000.- • Penyusunan Biaya Standar Upah Langsung per Unit Produk : Dept.-/unit • Penyusunan Biaya Standar Overhead Pabrik per Unit Produk : Jenis Biaya Biaya variabel : Upah pengawas Bahan.000 50.Lab.000 190.000 480.8..000 896.100. 275.2 120 % Total (Rp. Biaya per jam total (5 + 6) Rp.*) **) : Bahan B Rp.000 80 35 5 120 Dept.000 576. 100.) Per jam (Rp. Harga standar bahan per kg Rp.2.5 9. 480. 250.000 112..000 190.000 80 35 5 120 Biaya standar overhead pabrik dibuat pada kapasitas normal dimana : Rp. Biaya standar upah (2.Rp. 110..5 kg 4. 280.000 Rp.000 140. 400 + ( 10 % x 400 ) = Rp. 440. Jam kerja per minggu / orang 35 3.000 20. Biaya penanganan bahan 10 % 3. 440. 275. 40.+ Rp 1. I 1.) (Rp.= Rp. Kebutuhan jam kerja 2. 275. Biaya standar bahan Rp.000 800.000 320. 400.000 80. 1. 320.. Kebutuhan bahan 2.

. 80. 80 = Rp. 1.200.Rp. 1. Akuntansi Lanjut A Fak.Rp. 200 Biaya overhead pabrik = Rp.4. Ekonomi Universitas Gunadarma BOP / jam = —————– = Rp.• Biaya Standar Produksi per unit : Bahan Baku Upah Langsung Overhead Pabrik Biaya Produksi Standar Rp.Rp. 800. 3. 120. 120 + Rp.4000 BOP Tetap = —————– = Rp. 800.000 Overhead Standar / jam = Rp. 200 x 4 = Rp.Lab./ unit Buku Panduan Praktikum Akuntansi Biaya .375.375.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->