Anda di halaman 1dari 6

Laporan Praktikum

Nama Kelas Tanggal No. Kelompok Nama percobaan Tujuan

: Odilia Levina : XI IPA 3 : 21 September 2011 : 10 : Ayunan konis : Menentukan percepatan gravitasi di suatu tempat. Untuk mengetahui cara menghitung gaya gravitasi. Untuk mengetahui gaya gravitasi pada ketinggian tertentu. Untuk mengetahui bahwa panjang tali mempengaruhi gaya gravitasi suatu benda pada ketinggian tertentu. Untuk mengetahui ayunan konis berhubungan dengan gaya gravitasi.

Dasar teori

: Percepatan gravitasi suatu obyek yang berada pada permukaan laut dikatakan ekuivalendengan 1 gram, yang didefinisikan memiliki nilai 9,80665 m/s2. Percepatan di tempat lain seharusnya dikoreksi dari nilai ini sesuai dengan ketinggian tempat dan juga pengaruh benda-benda bermassa besar di tempat itu atau di sekitarnya. Umumnya digunakan nilai 9,81 m/s2 untuk lebih mempermudah dalam perhitungannya. Nilai percepatan gravitasi diperoleh dari perumusan umum gaya gravitasi antara dua benda (obyek dan bumi), yaitu :

dimana : G adalah konstanta gravitasi M adalah massa bumi m adalah massa obyek r adalah jarak antara titik pusat massa bumi dengan titik pusat massa obyek. Nilai g dapat diukur dengan berbagai metode. Bentuk-bentuk paling sederhana misalnya dengan menggunakan pegas atau bandul yang

diketahui konstanta-konstantanya. Dengan melakukan pengukuran dapat ditentukan nilai percepatan gravitasi di suatu tempat, yang umumnya berbeda dengan tempat lain. Dalam bidang fisika bumi, dikenal pula metode gravitasi, yaitu suatu metode pengukuran perbedaan percepatan gravitasi suatu tempat untuk memperkirakan kandungan tanah yang berada di bawah titik pengukuran. Dengan cara ini dapat diduga (bersama-sama dengan pemanfaatan metode fisika bumi lainnya) struktur dan juga unsur-unsur pembentuk lapisan tanah yang tersusun atas elemen yang memiliki rapat massa yang berbedabeda. Dalam bidang fisika dikenal juga hukum gravitasi universal newton, yaitu gaya tarik untuk saling mendekat satu sama lain. Dalam bidang fisika tiap benda dengan massa m1 selalu mempunyai gaya tarik menarik dengan benda lain (dengan massa m2). Misalnya partikel 1 dengan partikel lain selalu akan saling tarik menarik. Contoh yang dikemukakan Sir Isaac Newton dalam bidang mekanika klasik bahwa benda apapun di atas atmosfer akan di tarik oleh bumi yang kemudian banyak dikenal sebagai fenomena benda jatuh. Gaya tarik menarik gravitasi ini dinyatakan oleh Sir Isaac Newton pada tanggal 5 Juli 1687 melalui tulisannya di jurnal philosophiae naturalis principia mathematica, dalam bentuk rumus sebagai berikut :

Dimana : F adalah besarnya gaya gravitasi antara 2 massa tersebut G adalah konstanta gravitasi m1 adalah massa benda 1 m2 adalah massa benda ke 2 r adalah jarak antara 2 massa tersebut. Teori ini kemudian dikembangkan lebih jauh lagi bahwa setiap benda angkasa akan saling tarik menarik, dan ini bisa dijelaskan mengapa bumi harus berputar mengelilingi matahari untuk mengimbangi gaya tarik menarik gravitasi bumi dan matahari. Dengan menggunakan fenomena tarik menarik gravitasi ini juga, meteor yang mendekat ke bumi dalam perjalanannya di luar angkasa akan tertarik jatuh ke bumi. Medan gravitasi merupakan percepatan gravitasi dai suatu benda di sekitar suatu benda atau planet. Adapun besar medan gravitasi / percepatan gravitasi dirumuskan :

Dimana : g adalah medan gravitasi atau percepatan gravitasi G adalah tetapan gravitasi universal (6,672 x 10-11 N.m2/kg2) M adalah massa dari suatu benda dari suatu planet atau benda r adalah jarak suatu titik ke pusat planet atau pusat benda

Cara kerja

: 1. Gantungkan beban dengan panjang benang 120cm.

2.

Ayunkan beban itu dengan sudut simpangan yang kecil.

3.

Dengan stopwatch ukurlah waktu untuk 10x ayunan penuh.

4.

Catat hasil dalam tabel.

5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. Alat dan bahan : Data No 1 2 3 4 5 Panjang benang 1,2 m 1m 0,8 m 0,6 m 0,4 m :

Ulangi kegiatan tersebut untuk panjang benang yang berbeda. Buat tabel datanya. Buat tabel ketelitian percobaannya. Hitung kesalahan percobaannya. Hitung ketelitian percobaannya. Buat tabel grafiknya. Buat grafiknya.

Stopwatch Mistar Penghapus (bandul) Benang Kalkulator

Waktu untuk 10 ayunan (t) 21,6 19,4 17,6 14,7 12,4

T=t/10 2,16 1,94 1,76 1,47 1,24

g=4 .l/T2 10,15 10,49 10,2 10,96 10,27

Analisa No 1 2 3 L 1,2 1 0,8

: Tabel ketelitian percobaan T 2,16 1,94 1,76 0,4 0,2 0 0,45 0,23 0,05

0,8

1,71

0,24

0,29

4 5

0,6 0,4

1,47 1,24

0,2 0,2

0,24 0,47

Kesalahan percobaan :

0,64 x 100% = 64%

Ketelitian percobaan

Tabel grafik No L T

: 1 1,2 2,16 2 1 1,94 3 0,8 1,76 4 0,6 1,47 5 0,4 1,24

Grafik

Tabel Grafik
2.5 T 2 d a l 1.5 a m 1 s 0.5 e k o 0 n

Tabel Grafik

0.4

0.6

0.8 L dalam meter

1.2

Kesimpulan

: Apabila bandul matematis dan bandul fisis digantung kemudian diberi simpangan kecil, maka bandul akan berayun dan melakukan gerakan harmonis sederhana. Dengan dasar gerakan harmoni sederhana ini maka dapat dihitung besarnya percepatan gravitasi bumi dimana perrcobaan dilakukan dengan cara mengukur panjang tali dan periode pada bandul fisis. Massa bandul tidak berpengaruh pada besarnya percepatan gravitasi, sedangkan panjang tali berbanding terbalik dengan kuadrat periode.