Anda di halaman 1dari 3

Kamis, 20 Oktober 2011

Jurnal : Formulasi dan Pembuatan Lulur Tradisiomal


Lulur tradisional adalah ekstrak bahan alami dari tanaman yang dibuat dalam bentuk scrub yang digunakan untuk kecantikan dioleskan dan digosok perlahan-lahan keseluruh tubuh. Bahan-bahan yang akan digunakan dalam proses pembuatan lulur yaitu: Amylum oryzae, Curcuma domestica, Curcuma heynena, Citrus bystrix, Alyxiae cortex, Oleum olivarum, dan zat tambahan lain-lain sampai 100 % untuk 30 gram. Khasiat yang bisa diperoleh dari lulur formulasi kami yaitu Menghaluskan, menyegarkan dan melembutkan kulit serta membuat bau badan harum dan wangi serta membantu mengangkat kotoran dan sel-sel kulit mati. Untuk hasil maksimal. Gunakan seminggu dua kali. Nama Bahan % Yang Dipakai Berat Amylum oryzae 80% 24 gram Curcuma domestica 8% 2,4 gram Citrus bystrik 2 % 2% 0,6 gram Alyxiae cortex 3 % 5% 1,5 gram Oleum olivarum 1 % 1% 0,3 gram Zat tambahan lain-lain sampai 100 % Ad 30 gram Cara Pembuatan a. Beras ketan dan beras putih biasa disiapkan. b. Sebagian kunyit diparut, kemudian diaduk-aduk dengan beras sampai warna kuning cerahnya melekat. c. Setelah itu dikeringkan sebentar. d. Kemudian disangrai (digoreng tanpa minyak) sebentar sampai harum, namun tidak sampai gosong. e. Beras kuning ditumbuk kemudian ditambahkan sedikit-sedikit minyak zaitun. Ditumbuk sampai halus sehingga seperti scrub. f. Bahan lain seperti Alyxiae cortex dihaluskan. g. Setelah itu kedua bahan dicampurkan sampai merata. h. Terakhir, sediaan ditambahkan beberapa tetes Citrus bytrix sebagai pengaroma. i. Sediaan dikemas.

MEMBUAT LULUR SERBUK DARI EKSTRAKSI


January 13, 2009 at 4:53 am (Artikel) Tags: cara membuat lulur alami, lulur alami, lulut tradisional, membuat lulur, resep lulur alami Pada kesempatan lalu ketika saya menulis mengenai Resep Lulur Alami : Susu + Tomat, seorang rekan bertanya mengenai cara membuat lulur serbuk dari ekstrak tanaman. Saya rasa memang penting untuk mengetahui ini agar kita bisa membuat lulur alami yang bisa tahan lebih lama. Bahkan bisa dikomersilkan alias dijual.

Namun perlu diperhatikan mengenai ekstrak yang akan digunakan. Apakah itu merupakan ekstrak produksi pabrikan, atau mengekstraksi sendiri secara tradisional. Jika ekstraknya adalah hasil ekstraksi pabrikan, maka biasanya akan lebih tahan lama, karena diproses dengan menggunakan mesin ekstraktor. Sehingga yang dihasilkan murni ekstraknya saja. Sementara kalau anda mengekstraksi secara tradisional, resikonya adalah lulur yang dihasilkan lebih rentan terhadap jamur. Karena ekstrak yang dihasilkan masih mengandung air cukup tinggi sehingga tingkat kelembabannya pun relatif tinggi. Namun jangan khawatir, hal itu bisa disiasati. Berikut adalah cara membuat lulur secara tradisional : Pertama, siapkan bahan (tumbuhan, akar, buah, batang, rempah dll) yang akan diekstraksi. Taruh ke dalam sebuah wadah tahan panas, tuangkan air secukupnya lalu tutup rapat. Panaskan dengan api kecil, jaga jangan sampai terlalu mendidih, tunggu sampai menguap hingga tinggal setengahnya. Biarkan sampai setengah dingin lalu disaring. Kedua, agar mudah mengaplikasikannya nanti, maka gunakan tepung-tepungan untuk melengketkan ekstraknya. Biasanya saya menggunakan tepung beras dan tepung jagung. Karena zat patinya sangat bagus untuk membantu mengangkat sel kulit mati. Caranya, campurlah ekstrak yang telah disaring tadi dengan tepung beras dan tepung jagung secukupnya. Lumat-lumatkan hingga benar-benar tercampur merata. Ketiga, jemurlah campuran tepung dan ekstrak tadi di bawah terik matahari hingga kering. Untuk membunuh bakteri yang mungkin tersisa, maka oven lah dengan suhu 50 derajat celcius sekitar 10 menit. Setelah itu biasanya adonan akan menggumpal. Karena itu harus dihancurkan hingga menjadi serbuk. Kemudian disangrai agar benarbenar kering, Dan terakhir diayak untuk mendapatkan serbuk yang halus. Jika anda bisa memastikan hasilnya kering sempurna, maka lulur ini mampu bertahan 2 sampai 3 bulan. Tetapi jika ingin dikomersilkan, agar tahan lama maka harus ditambahkan zat pengawet seperti Anti-Cacking Agent (ACA) yang berfungsi menghambat terjadinya penggumpalan. Lebih aman lagi bila disertai silika gel dalam kantung kecil. Ini akan membuat lulur mampu bertahan hingga satu tahun. Anda bisa membelinya di toko-toko kimia terdekat. Jika kebetulan anda berada di surabaya, anda bisa membelinya di toko BrataChem di jl. Tidar atau di toko Tanjung jl. Bongkaran yang juga menjual wadah-wadah kemasan kosmetik. Demikianlah cara membuat lulur serbuk yang selama ini saya lakukan. Satu hal yang harus benar-benar diperhatikan adalah hasil akhir lulurnya HARUS BENAR-BENAR KERING sempurna agar tidak mudah berjamur. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba !

Organic Cane Sugar (Sucrose), Certified Organic Helianthus Annuus (Sunflower) Seed Oil, Certified Organic Glycine Soja (Soybean) Oil, Cocos Nucifera (Coconut) Oil, Stearic Acid, Oryza Sativa (Rice) Bran Oil, Polysorbate 20, Parfum (Fragrance*), Bamboo Arundinacea (Bamboo) Stem Powder, Certified Organic Butyrospermum Parkii (Shea) Butter, Oryza Sativa (Rice) Flour, Camellia Sinensis

(Green Tea) Leaf Extract, Camellia Sinensis (Green Tea) Leaves, Tocopheryl Acetate (Vitamin E), *Benzyl Salicylate, *Hydroxycitronellal, * Linaool.