P. 1
Contoh Soal Hukum Hardy

Contoh Soal Hukum Hardy

|Views: 2,084|Likes:
Dipublikasikan oleh Bella Dwi Aksarani

More info:

Published by: Bella Dwi Aksarani on Feb 07, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/16/2013

pdf

text

original

Contoh soal Hukum Hardy-Weinberg untuk menghitung frekuensi gen alela ganda (golongan darah

)
Artikel ini telah dibaca 3,489 kali BMC – Dulu saya sudah menunjukkan contoh penyelesaian soal Hukum Hardy-Weinberg untuk mencari frekuensi gen dan frekuensi genotif. Yang ini saya akan uraikan contoh menyelesaikan soal Hukum Hardy-Weinberg untuk mencari frekuensi gen pada alela ganda (golongan darah). Ok. Yang pertama, pahami dulu rumusnya. Untuk alela ganda, ada sedikit perbedaan rumus yaitu dengan penambahan satu variabel lagi. Ini rumusnya:
(p + q + r)2 = 1 p2 + 2pr + q2 + 2qr + 2pq + r2 = 1 dimana p + q + r = 1

Jika langsung dianalogikan dengan golongan darah ABO, maka rumusnya bisa dimodifikasi sebagai berikut:
(A + B + O)2 = 1 A2 + 2AO + B2 + 2BO + 2AB + O2 = 1 dimana A + B + O = 1

Keterangan: A2 = AA = A homozigot 2AO = A heterozigot B2 = BB = B homozigot 2BO = B heterozigot 2AB = gol AB O2 = OO = gol O Nah, lebih enakan gitu. Jadi nanti kalo ngitung tinggal masukan ke rumus tersebut. Terus, misalnya saja contoh soalnya begini. LBB Superbodoh memiliki 2000 siswa dengan komposisi golongan darah sebagai berikut: - golongan A = 800 siswa - golongan B = 540 siswa - golongan AB = 480 siswa Pertanyaan: a. Berapa frekuensi gen A, B, dan O? b. Berapa jumlah siswa yang memiliki golongan darah B heterozigot? Nah, caranya gini: Seperti contoh yang dulu, pertama harus dicari dari golongan yang resesif dulu, yaitu golongan darah O. Pada contoh di atas jumlah golongan O tidak disebutkan, tetapi kamu bisa mencarinya kan? (Iya, anak SD aja bisa). Jumlah total golongan darah A + B + AB = 1.820 siswa, jadi golongan O = 180

maka secara matematis hukum tersebut dapat ditulis sebagai berikut: Contoh penggunaan hukum ini adalah sebagai berikut: 2.24 x 2000 A hetero = 480 siswa Teori Evolusi (2) : Hukum Hardy–Weinberg Bila frekuensi gen yang satu dinyatakan dengan simbol p dan alelnya dengan simbol q.3) x 2000 = 0. maka tambahkan jumlah golongan A dengan golongan O.3 Jadi jawaban pertanyaannya adalah: a. 0.4 B = 0. Jumlah siswa golongan A heterozigot = 2AO A hetero = (2 . Berapa frekuensi gen perasa (T) dan gen bukan perasa (t) dalam populasi tersebut? Berapakah rasio genotifnya? .3 b.Golongan O = IOIO = OO = O2. b. a.7 B = 0.4 . 0. Jadi B = 1 – (A + O) = 1 – 0. Jadinya begini: Nah. Sekarang untuk mencari B masukkan ke sini A + B + O = 1. sudah ketemu A dan O.3 dan O = 0. Frekuensi gen A = 0. Terserah yang mana. kamu bisa cari A atau B dulu. Bila dalam suatu populasi masyarakat terdapat perasa kertas PTC 64% sedangkan bukan perasa PTC (tt) 36%. Misalnya kita cari yang A dulu. Bila sudah ketemu frekuensi gen O.

Dalam masyarakat A yang berpenduduk 10. Berapa orang pembawa sifat albino pada masyarakat tersebut? 6.000 orang terdapat 4 orang albino. Berapakah rasio genotifnya? 5. maka menurut Hukum Hardy-Weinberg: . Dari 1000 orang penduduk yang diperiksa golongan darahnya berdasarkan sistem MN. Berapakah frekuensi alel LM dan LN dalam populasi itu? Jawab: misal p = frekuensi untuk alel LM. 320 orang MN dan 40 orang N. Dalam masyarakat A yang berpenduduk 10.3.000 orang terdapat 4 orang albino. q= frekuensi untuk alel LN . Berapa orang pembawa sifat albino pada masyarakat tersebut? 4. maka a. Berapa frekuensi gen perasa (T) dan gen bukan perasa (t) dalam populasi tersebut? b. Bila dalam suatu populasi masyarakat terdapat perasa kertas PTC 64% sedangkan bukan perasa PTC (tt) 36%. ditemukan 640 orang bergolongan M.

0.8 frekuensi alel LN = q = 0.2 p + q = 1 p = 1.01 p+q=1 p = 1 . frekuensi orang yang menderita albino adalah 1 : 10. Berapa prosentase orang normal ? p = normal q = albino Orang albino bergenotif aa = q2 = q2 = = 0.04 = 0.0198 = 0.2 = 0.08% Orang normal hompzigot bergenotif AA = p2 = (0.99 Orang normal heterozigot begenotif Aa memiliki frekuensi 2 pq = 2 x 0.0.99)2 = 0.01 = 0. Dalam masyarakat.p2LMLM + 2pqLMLN + q2LNLN q2 = 40/1000 = 0.000.0198 x 100% = 1.01 = 0.2 7.04 q = 0.8 Jadi : frekuensi alel LM = p = 0.99 x 0.9801 x 100% = 98.9801 = 0.01% .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->