SEJARAH INDONESIA MASA KEMERDEKAAN antara tahun 1945-950an

Peristiwa Penting Sekitar Proklamasi
1. Peristiwa Rengsdengklok Jepang menyatakan menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945. Berita tentang kekalahan Jepang ini masih dirahasiakan oleh Jepang. Namun demikian para pemimpin pergeraakan dan pemuda Indonesia lewat siaran luar negeri telah mengetahui pada tanggal 15 Agustus 1945. Untuk itu para pemuda segera menemui Bung Karno dan Bung Hatta di Pegangsaan Timur No.56 Jakarta dan meminta agar mau memproklamasikan kemerdekaan Indonesia lepas dari pengaruh Jepang. Bung Karno dan Bung Hatta tidak menyetujui dengan alasan bahwa proklamasi perlu dibicarakan dalam rapat PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Sehingga pada malam hari tanggal 15 Agustus 1945 mengadakan rapat di ruang Laboratorium Mikrobiologi di Pegangsaan Timur yang dihadiri oleh Soekarni, Yusuf Kunto, Syodanco Singgih, dan Chaerul Saleh sebagai pemimpinnya. Hasil rapat disampaikan oleh Darwis dan Wikana yaitu mendesak agar Soekarno-Hatta memutuskan ikatan dengan Jepang. Muncul suasana tegang sebab Soekarno-Hatta tidak menyetujuinya. Namun golongan muda tetap mendesak agar tanggal 16 Agustus 1945 diproklamasikan kemerdekaan. Prinsip golongan tua menekankan masih perlunya diadakan rapat PPKI. Kemudian dini hari tanggal 16 Agustus 1945, golongan muda mengadakan rapat di Asrama Baperpi, Jalan Cikini 71 Jakarta dengan keputusan untuk membawa Bung Karno dan Bung Hatta keluar kota agar tidak terkena pengaruh Jepang. Pada dini hari tanggal 16 Agustus 1945, Soekarno-Hatta diculik oleh Soekarni, Yusuf Kunto, dan Syodanco Singgih ke Rangasdengklok. Pada sore harinya, Ahmad Soebarjo memberi jaminan bahwa selambatlambantnya esok hari tanggal 17 Agustus 1945 Soekarno-Hatta akan memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia, maka Cudanco Subeno (komandan kompi tentara PETA di Rengasdengklok) memperbolehkan Soekarno-Hatta kembali ke Jakarta. 2. Perumusan Teks Proklamasi Atas jasa Ahmad Soebarjo pertemuan diadakan di rumah Laksamana Muda Maeda di Jalan Imam Bonjol No.1 Jakarta untuk membicarakan pelaksanaan proklamasi. Menjelang pagi tanggal 17 Agustus 1945 teks proklamasi dirumuskan oleh Ir. Soekarno, Drs. Moh. Hatta, dam Ahmad Soebarjo yang disaksikan oleh Sayuti Melik, Sukarni, B.M Diah, dan Sudiro. Naskah proklamasi yang ditulis tanggan oleh Soekarno dibacakan di hadapan peserta rapat. Setelah mendapat persetujuan ini dan siapa yang menandatangani teks tersebut kemudian diketik oleh Sayuti Melik dengan beberapa perubahan yang kemudian ditandatangani oleh Soekarno-Hatta atas nama bangsa Indonesia. Disetujui pula bahwa proklamasi diadakan di rumah Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur No.56 Jakarta. 3. Pernyataan Proklamasi Pada hari Jumat tanggal 17 Agustus 1945 tepat pukul 10.00 WIB di Pegangsaan Timur No. 56 Jakarta dibacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia oleh Ir. Soekarno didampingi Drs. Moh. Hatta dan dilanjutkan dengan pengibaran bendera merah putih oleh S.

Mawardi. Panglima Sekutu mengumumkan berlakunya uang NICA (Netherlands Indies Civil Administration) di daerah-daerah yang diduduki Serikat sebagai pengganti uang Jepang. Blokade ekonomi oleh Belanda sebab perhitungan Belanda bahwa dengan senjata ekonomi akan dapat merobohkan RI. Surachman melaksanakan pinjaman nasional yang akan dibayarkan kembali selambat-lambatnya 40 tahun. 2. Setelah upacara selesai masing-masing meninggalkan tempat.Suhud dan Cudanco Latief Hendradiningrat dan diiringi dengan nyanyian lagu Indonesia Raya dan diteruskan oleh sambutan Walikota Suwiryo dan Dr. Dengan proklamasi. Dengan demikian proklamasi membawa perubahan yang besar dalam kehidupan bangsa Indonesia. lepas dari belenggu penjajahan asing dan lainnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.000 orang terdiri dari para pemimpin bangsa. 4. 2. Proklamasi berlangsung secara sederhana. 4. 3. Hal ini disebabkan tanggal 6 Maret 1946. Menetapkan tiga mata uang De Javasche Bank. mata uang pemerintah Hindia Belanda dan mata uang penduduk Jepang. Dalam rangka membangun kepercayaan rakyat dan membangun ekonomi yang sehat pemerintah Republik Indonesia melakukan tindakan-tindakan sebagai berikut : 1. Menata Kehidupan Ekonomi Pada awal kemerdekaaan kehidupan ekonomi bangsa Indonesia sangat memprihatinkan hal ini disebabkan karena : 1. bangsa Indonesia dapat menentukan hidupnya sendiri sesuai dengan harkat dan martabat. Penataan Kehidupan Pemerintah Indonesia Munculnya Bangsa Indonesia yang perlu berbenah diri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan tujuan mensejahterakan kehidupan rakyat. Pernyataan proklamasi memiliki arti yang sangat penting bagi bangsa Indonesia. . Untuk mengatasi kesulitan moneter dengan persetujuan BP-KNIP. Pada tanggal 1 Oktober 1946 pemerintah mengeluarkan uang kertas yang Oeang Repoeblik Indonesia atau ORI. kelompok pemuda para pejuang dan rakyat yang mengetahui peristiwa tersebut. Pembentukan Bank Negara Indonesia pada tanggal 1 November 1946 yang bertugas untuk mengatur nilai tukar ORI dengan valuta asing yang ada di Indonesia. 5. 3. namun penuh khidmat dan dihadiri oleh sekitar 1. Mewarisi sistem ekonomi Jepang Adanya inflasi yang disebabkan beredarnya uang Jepang yang tidak terkendali Kas negara kosong Tidak seimbangnya pemasukan dan pengeluaran negara. Menteri Keuangan Ir. Politik. Proklamasi merupakan titik puncak perjuangan pergerakan kemerdekaan. Adapun upaya pemerintah dalam menata kehidupan berbangsa dan bernegara adalah sebagai berikut : A. Perkembangan Ekonomi Keuangan. serta sendisendi kehidupan bangsa Indonesia. Pemerintahan awal Kemerdekaan 1.

Dalam usahanya untuk menembus blokade ekonomi musuh Pemerintah RI melakukan berbagai usaha untuk mematahkan blokade ekonomi tersebut. Namun. Kemudian I. Misalnya. 3. secara politik tindakan tersebut menegaskan kehadiran Republik Indonesia di dunia. Menggiatkan kembali Persatuan Tenaga Ekonomi (PTE) sebagai organisasi perusahaan swasta yang telah berdiri sejak zaman Jepang Antara lain PTE (Persatuan Tenaga Ekonomi). Penanaman kembali tanah kosong. Gabungan Saudagar Indonesia Daerah Aceh (Gasida). 2. Mengadakan hubungan dagang langsung dengan luar negeri. 4. Pada tanggal 6 Mei 1946 diadakan konferensi ekonomi kedua di Solo yang membahas masalah program ekonomi pemerintah. Memberikan batuan beras kepada pemerintah India yang saat itu sedang dilanda kelaparan dengan didasarkan kepada segi kemanusiaan. distribusi dan alokasi tenaga manusia. 5. B. antara lain sebagai berikut : .30 WIB di Gedung Kesenian Jakarta yang dipimpin oleh Ir. Pada bulan Febuari 1946 menyelenggarakan konferensi ekonomi yang bertujuan untuk memperoleh kkesepakatan yang bulat dalam menanggulangi masalah-masalah ekonomi yang mendesak dan menghasilkan Konsepsi untuk menghapuskan sistem autokrasi lokal warisn Jepang dan menggantikannya dengan sistem sentralisasi. Bahan makanan akan ditangani oleh pemerintah secara sentral oleh organisasi Pengawas Makanan Rakyat yang kemudiuan berubah nama menjadi Badan Persediaan dan Pembagian Makanan (BPPM). isinya Memperbanyak kebun bibit dan padi unggul. usahanya antara lain : 1. hasil karet dari Sumatera di ekspor ke wilayah Singapura. Pusat Perusahaan Tembakau Indonesia. dan untuk meningkatkan produksinya semua perkebunan akan diawasi oleh pemerintah. Pencegahan penyembelihan hewan pertanian. dan Pemindahan penduduk (transmigrasi) 20 juta jiwa dari Jawa ke Sumatera dalam jangka waktu 1-15 tahun. pemerintah membuat konsep-konsep penanggulangan masalah ekonomi dengan langkah-langkah sebagai berikut : 1. Sukarno dan Drs. Membentuk perwakilan resmi di Singapura pada tahun 1947 dengan nama Indonesia Office (indof) yang bertugas memperjuangkan kepentingan luar negeri Indonesia. Sejak bulan Febuari 1946. masalah keuangan negara. pengendali harga. 2.J Kasimo sebagai menteri Persediaan Makanan Rakyat menghasilkan rencana produksi lima tahun yang dikenal dengan nama Kasimo Plan. Pada tanggal 19 Januari 1947 dibentuk Planing Bcard (Badan perancang ekonomi0 yang bertugas untuk membuat rencana pembangunan ekonomi jangka waktu 2 sampai tiga tahun. Moh Hatta menjadi wakil ketua dengan 28 orang anggota dengan menghasilkan beberapa keputusn penting. Gabungan Perusahaan Perindustrian. antara lain dengan perusahaan swasta Amerika yaitu BTC (Banking and Trading Corporation) suatu badan perdagangan semi pemerintah yang dipimpin oleh Sumitro Djoyohadikusumo. Badan ini digunakan oleh pemerintah Indonesia untuk menembus blokade ekonomi oleh Belanda. Mengalihkan kegiatan perdagangan dari pulau Jawa ke pulau Sumatera. Menata Kehidupan Birokrasi Pemerintah (Kebijakan) Tanggal 18 Agustus 1945 PKI mengadakan sidang yang pertama dimulai pukul 11. 3. Pemerintah mendorong para pengusaha swasta untuk ikut serta dalam perkembangan ekonomi nasional. menembus blokade Belanda dan perdagangan barter. 4. Konsep Ketahanan ekonomi.

Perubahan tersebut disampaikan oleh Drs. M Sartono  Menteri Negara: R.Noor (Kalimantan). Ratulangi (Sulawesi). . Mr. M Amir  Menteri Negara: R. Buntaran Martoatmojo  Menteri Pengajaran : Ki Hajar dewantara  Menteri Penerangan : Amir Syarifudin  Menteri Sosial: Iwa Kusumasumantri  Menteri Pekerjaan Umum : Abikusno Cokrosuryo  Menteri Perhubungan : Abikusno Cokrosuryo  Menteri Negara: Wachid Hasyim  Menteri Negara: Dr. Sutarjo Kartihadikusumo (JAwa Barat). d) Pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP0 beranggotakan 60 orang. Dr.A Wiranatakusuma  Menteri Luar Negeri : Ahmad Subarjo  Menteri Kehakiman : Prof. Lutaharhary (Maluki). Dr. Cokrodisuryo  Menteri Keamanan Rakyat : Supriyadi  Menteri Kesehatan : Dr. Pada hari Minggu tanggal 19 Agustus 1945. b) Ir. Sukarno dipilih sebagai Presiden RI dan Drs. G. J. Dengan tugas membantu presiden sebelum MPR dan DPR terbentuk. Kasman Singadimejo.G Pringgodigdo  Juru Bicara Negara : Sukarjo Wiryopranoto Pada tanggal 23 Aagustus 1945 Presiden Sukarno mengumumkan dibentuknya tiga badan baru yaitu : a) Komite Nasional Indonesia (KNI) adalah badan yang akan berfungi sebagai DPR sebelum pemilihan umum diselenggarakan. Supomo  Menteri Keuangan: A.a) Penetapan dan pengesahan konstitusi hasil kerja PUPKI yang sekarang dikenal dengan Undang-Undang Dasar 1q945 sebagai konstitusi RI. e) Menetapkan 12 departemen yang membantu tugas presiden dan menunjuk menterinya:  Menteri Dalam Negeri: R. Terdapat perubahan pada pasal 29 ayat 1. Hatta setelah menerima pesan dari tokoh Kristen Indonesia dan setelah berkonsultasi dengan empat tokoh Islam yakni Ki Bagus Hadikusumo. Moh Hatta sebagai wakil Presiden Negara Republik Indeonesia. Wachid Hasim. J. Gusti Ktut Puja (Nusa Tenggara). Sebagai ketua KNIP adalah Mr. Panji Suroso (Jawa Tengah). dan Ir. yaitu Mr. R. c) Pekerjaan presiden untuk sementara waktu dibantu oleh sebuah Komite Nasional. Moh. PPKI melanjutkan sidang kedua dengan hasil pembagian Wilayah menjadi 8 provinsi dan menjenguk gubernurnya.A. Mr. Pangeran Moh . dan disusun dari tingkat pusat sampai dengan tingkat daerah.A Suryo (Jawa Timur). kalimat belakang "Ketuhanan Yang Maha Esa" yang berbunyi dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya dihilangkan.A Marimis  Menteri Kemakmuran : Ir.S.. Kusuma Atmaja  Jaksa Agung : Gatot Tarunamiharja  Sekretaris Negara : A. R. Otto Iskandardinata  Ketua Mahkamah Agung : Dr. Kasman Singodimedjo dan tengku Mohammad hassan. Teuku Moh Hasssan (Sumatera).S.

c) Badan Keamanan rakyat (BKR) yang berfungsi sebagai penjaga keamanan umum. Pemuda Indonesia Maluku (PIM). Barisan Pemberontakan Rakyat Indonesia (BPRI). Muhammmad Suroadikusumo. Hal ini menimbulakan perlawanan sengit dari para pemuda Indonesia terhadap sedadu NICA dan sekutu pada umumnya. Pemuda Sosialis Indonesia (Pesindo. Barisan Rakyat Indonesia (BARA). Badan-badan perjuangan bernaung dibawah Komite Van Aksi. pemerintah kembali mengumumkan para pejabat pemimpin di lingkungan Kementerian Keamanan Rakyat antara lain Menteri Keamanan Rakyat ad interim. Oleh karena itu. Badan-badan perjuangan kemudian dibentuk diseluruh Indonesia. Pengangkatan Kolonel Sudirman dalam jabatan tersebut baru terlaksana setelah selesai pertempuran di Ambarawa. Mahmud dan Zulkifli Lubis Pada tanggal 16 September 1945 South East Asian Comand (SEAC) merupakan angkatan perang Inggris mendarat di Jakrta dan melakukan tekanan kepada Jepang untuk tetap mempertahankan status quo. dan sebagai kepala staf Umum Tentara Keamanan Rakyat adalah Urip Sumoharjo. pemimpin perlawanan Peta di Blitar (Febuari 1945). Kolonel Sudirman. pemerintah hanya membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR). yang diselenggarakan menjadi partai tunggal Negara republik Indonesia namun dibatalkan. Menurut perkiraan bahwa kekuatan nasional belum mampu menghadapi pukulan tersebut. Pada tanggal 29 September 1945 datang lagi tentara Sekutu yang tergabung dalam Alied Forces Netherlands East Indies (AFNEI) dengan membawa pasukan NICA (Netherlands Indies Civil Administration). Untuk . pemimpin tertinggi Tentara Keamanan Rakyat. Melalui Maklumat Pemerintah tanggal 5 Oktober 1945 terbentuklah Tentara Keamanan Rakyat (TKR). dan Barisan Buruh Indonesia (BBI). Pemerintah memanggil pensiunan Mayor KNIL Urip Sumoharjo ke Jakarta dan dberi tugas membentuk tentara kebangasaan Indonesia.. b) C. Dalam Konferensi TKR yang diselenggarakan di Yogyakarta pada tanggal 12 November 1945. Dengan Maklumat Pemerintah Tanggal 6 Oktober 1945. Panglima Divisi V Banyumas dipilih menjadi pemimpin tertinggi TKR sedangkan kepal staf dipilih Urip Sumoharjo. dan Pemuda Republik Indonesia (PRI). Supriyadi. dengan pemimpin BKR pusat sebagai berikut : a) b) c) d) Ketua umum : Kaprawi Ketua I : Sutalaksana Ketua II : Latief Hendraningrat Anggota : Arifin Abdurahman.Partai Nasional Indonesia (PNI). Sidang PPKI tanggal 22 Agustus berhasil membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR) dan diumumkan oleh presiden pada tanggal 23 Agustus 1945. seperti Barisan Banteng Kebaktian Rakyat Indonesia Sulawesi (KRIS). antara lain Angkatan Pemuda Indonesia (API). Hal itu menimbulkan keberanian serdadu Jepang untuk mempertahankan diri terhadap pemuda Indonesia yang sedang melucuti senjata. Hisbullah Sabilllah. Supriyadi. Barisan Pemuda Indonesia (BPI). pada tanggal 20 Oktober 1945. yang berfungsi sebagai penjaga keamanan umum pada masing-masing daerah. Karena Supriyadi tidak memenuhi panggilan dan tidak terdengar kabar beritanya. diangkat sebagai Menteri Keamanan Rakyat. Menata Kehidupan Militer Pemerintah Indonesia yang baru merdeka dengan sengaja segera membentuk tentara nasional dengan pertimbangan politik yaitu pembentukan tentara nasional pada saat itu akan mengundang kecurigaaan dan akan menimbulkan pukulan gabungan tentara Sekutu dan Jepang.

dengan Kepal a Pucuk PEmimpin. Isi maklumat ini menyatakan bahwa disamping tentara resmi (TKR) diperbolehkan adanya lascar-laskar sebab hak dan kewajiban mempertahankan negara bukanlah monopoli tentara. Pada tanggal 5 Mei 1947 presiden mengeluarkan dekrit guna membentuk Panitia Pembentukan Organisasi Tentara Nasional Indonesia dengan beranggotakan 21 orang dari pimpinan beberapa lascar yang paling berpengaruh kuat. Selanjutnya. Hasil rapat pimpinan pada tanggal 1 Januari 1946 menyebabkan pemerintah mengubah nama Tentara Keamanan Rakyat menjadi Tentara Keselamatan Rakyat. Pada tanggal 7 Juni 1947 keluar sebuah Penetapan Presiden yang membentuk suatu organisasi tentara yang bernama Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai penyempurna TRI. struktur kerja. antara lain diputuskan bahwa mulai tanggal 3 juni 1947 secara resmi Tentara Nasional Indonesia dengan segenap anggota angkatan perang yang ada sebagai inti kekuatannya. seperti yang telah disebutkan diatas. diadakan rapat dengan para panglima divisi. timbul permasalahan cara mengonsolodasikan kekuasaan dan jalinan hubungan antara pusat dan daerah. Dengan merujuk pada pasal 18 UUD 1945 pemerintah Indonesia berusaha mengatasi permasalahan hubungan antara pusat dan daerah. Untuk itu. Tanggal 19 Juli 1946 terbentuklah Angkatan Laut Republik Indonesia disingkat ALRI. dan hak-hak asal-usul dalam daerah yang bersifat istimewa'' PPKI telah menyetujui membagi wilayah Indonesia pada tanggal 19 Agustus 1945 menjadi delapan provinsi. Pada tanggal 18 Desember 1945 pemerintah melantik Kolonel Sudirman sebagai Panglima Besar TKR dengan pengangkatan Jenderal. Sebagai kepala Staf TKR dilantik Urip Sumoharjo dengan pangkat letnan Jenderal. baik yang sudah maupun yang belum bergabung dalam biro perjuangan dimasukan serentak dalam Tentara Nasional Indonesia. PAnglima Besar Jenderal Soedirman. khususnya dalam hal pemerintahan. dan landasan perjuangan TKR supaya diadakan penyempurnaan lebih lanjut. untuk mengatur . Pengesahan UUD 1945 sebagai dasar negara Indonesia pada tanggal 18 Agustus 1945 memberikan titik terang dalam memandang hubungan pusat dan daerah. Hubungan Pusat-Daerah pada Awal Kemerdekaan Pada awal kemerdekaan bangsa Indonesia telah berhasil membentuk pusat pemerintahan. Selain menetapkan provinsi dan gubenurnya. dengan memandang dan mengingati dasar permusyawaratan dalam sistem pemerintahan negara. Kendali pusat pemerintahan umumnya berada di kerajaan-kerajaan. Pemerintah pusat Jakarta telah mempunyai kepanjangan tangan pemerintah daerah. Tugas utama panglima Besar TKR adalah meninjau kembali struktur organisasi.menghilangkan kesimpangsiuran. Kementerian Keamanan Rakyat menjadi Kementerian Pertahanan. Markas Besar TKR pada tanggal 6 Desember 1945 mengeluarkan sebuah maklumat. dengan bentuk susunan pemerintahannya ditetapkan dengan undang-undang. Panitia itu dipimpin Presiden Sukarno sendiri. Selain itu. Belum sampai sebulan dikeluarkan lagi Maklumat Pemerintah Tanggal 23 Januari 1945 untuk mengganti nam Tentara Keselamatan Rakyat dengan nama Tentara Republik Indonesia (TRI). Presiden Sukarno menindaklanjuti keputusan PPKI tersebut dengan menetapkan delapan provinsi beserta gubenurnya pada tanggal 2 September 1945. pada tanggal 9 April 1946 TRI bagian perhubungan udara diganti nam dan strukturnya menjadi Tentara Republik Indonesia Angkatan Udar atau dikenal dengan nama Angkatan Udara Republik Indonesia di singkatat AURI. Sebenarnya di daerah-daerah telah terlebih dahulu terbentuk pusat-pusat pemerintahan. oleh karena itu. Didalam penetapan itu. Pasal 18 UUD 1945 menyatakan ''Pembagian daerah Indonesia atas daerah besar dan kecil. D. anggota lascar bersenjata.

Pada saat sedang memeriksa sumber air tersebut. Pertempuran ini banyak menimbulakn korban jiwa di kedua belah pihak. Karyadi. Untuk mengenang peristiwa di Semarang didirikan Monumen Tugu Muda Semarang itu. Karyadi sebagai Kepala Laboratorium Pusat Rumah Sakit Semarang melakukan pemeriksaan. untuk mengenang jasa dr. Dr. Gejolak Sosial di Berbagai Daerah Belanda datang kembali ke Indonesia melalui misi Sekutu yang ingin melucuti senjata dan memulangkan para interniran. pemerintah Indonesia segera mengeluarkan Undang-Undang No. Oleh karena itu. Akibatnya sikap antipati yang ditunjukan Jepang beberapa hari kemudian para pejuang BKR dan pemuda menyerbu gudang senjata Jepang di Cilandak. Bandung. Berhubung pemilu belum dilakukan maka sebagai lembaga pengganti wakil rakyat itu digunakan Komite Gabungan Nasional dan Komite Daerah. Belanda Ingin menegakkkan kekuasaannya kembali di Indonesia. para pemuda yang bergabung dalam BKR betekad melucuti senjata dan mengambil alih kekuasaan dari tangan Jepang. para pelajar dan pemuda mantan Peta mberhasil melucuti senjata pasukan panser Jepang. Rakyat dipelopori BKR merebut komplek penyimpangan senjata Jepang dan pemancar radio di Embong Malang.. Akibatnya. Van Aksi mempelopori pengambilalihan kekuasaan dan pelucutan senjata sehingga terjadi pertempuran-pertempuran sengit antara pemuda Indonesia dan Jepang di berbagai daerah berikut ini : 1.000 orang gugur dan dari pihak Jepang 100 orang tentaranya juga tewas. 2. 3. dibeberapa daerah pada awal kemerdekaan terjadi gejolak sosial yang mengakibatkan terjadinya pertempuran antara pihak Indonesia dan Jepang serta Belanda yang membonceng Sekutu. Karyadi menimbulakn kemarahan penduduk Semarang sehingga terjadi pertempuran. Disamping itu. Bangsa Indonesia dengan sekuat tenaga melakukan perlawanan guna tetap menegakkkan kemerdekaan kedaulatan Negara Republik Indonesia. 2. Tekad perjuangan kaum muda diasalurkan melaui Komite Van Aksi. Gugurnya dr. Untuk membuktikan kebenaran desas-desus tersebut. Peristiwa ini diawali dengan adanya desas-desus bahwa Jepang telah meracuni cadangan air minum penduduk di Candi. Rapat tersebut mendapi ancaman dari tentara Jepang. Melihat posisi Jepang yang condong pada Sekutu. dr.hubungan pusat dan daerah.1 Tahun 1945 yang mengatur tentang Komite Nasional dan Komite Daerah. . 4. Untuk menghimpun kekuuatan maka para pemuda segera membentuk badan-badan perjuangan. diperlukan suatu lembaga yang berfungsi sebagai wakil rakyat. Semarang (Pertempuran 5 Hari Di Semarang). Karyadi ditembak Jepang. Dipihak semarang sekitar 2. namanya diabadikan menjadi nama sebuah rumah sakit umum di Semarang. Para pemuda dan kaum buruh mengadakan perampasan senjarta baik digudang maupun pabrik senjata di Lapangan Terbang Andir. Hal ini disebabkan bahwa UUD 1945 menetapkan tentang demokrasi perwakilan yang dilaksanakan di Indonesia. Surabaya. Pada tanggal 15-20 Oktober 1945 terjadi pertempuran antara pejuang Indonesia dan Jepang yang dikenal dengan peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang. Pada tanggal 19 September 1945 di Jakrta berlangsung rapat umum di Lapangan Ikada dalam rangka unjuk rasa semangat kemerdekaan. Jakarta. Musuh dari luar yang dihadapi bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan adalah pasukan Jepang dan Sekutu.

Untuk mengenang jasa Arifin di abadikan menjadi nama sebuah Jembatan di Surakarta. Komite Nasional Indonesia disusun dari tingkat pusat yang disebut Komite Nasional Indonesia disusun dari tingkat pusat yang disebut Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) sampai tingkat kawedanan yang disebut Komite Nasional Indonesia Daerah (KNID). diantaranya adalah Bireun. 3.5. Markas Kampetai di Surakarta dikepung oleh rakyat. Surakarta. Itulah perwujudan dari Aturan Peralihan Pasal IV UUD 1945. 6. Pertempuran itu berlangsung sengit yang mengakibatkan 28 orang Jepang tewas dan senjata mereka dirampas (24 November 1945). . Di Aceh. Pemerintah Republik Indonesia pun telah berjalan sesuai UUD 1945 kareana presiden dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin negara tertinggi telah ddibantu dan Komite Nasional Indonesia. Seorang pemuda bernama Arifin gugur. setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia para pemuda berhasil merebut beberapa kota. Jepang bermaksud merebut kota itu kemudian kembali mengerahkan pasukan dari Lhokseumawe. tetapi para pemuda berhasil mencegatnya di Krueng Panjoe. Aceh. Pertempuran sengit pun terjadi. Perkembangan Keragaman Ideologi dan Partai Politik dengan Perubahan Otoritas KNIP dan Lembaga Kepresidenan pada awal kemerdekaan Komite Nasional Indonesia (KNI) sesuai hasil sidang PPKI pada tanggal 18 dan 19 Agustus 1945 akan berfungsi sebagai pembantu presiden sampai Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terbentuk.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful