Anda di halaman 1dari 12

SKENARIO SIDANG PRAKTEK PERDATA PERKARA WARIS PENGADILAN AGAMA SIDANG I

Panitera

: Rabu, 7 September 2005

: Assalamualaikum Wr.Wb. Pada hari ini, Rabu, tanggal 7 September 2005, sidang perkara perdata No.2298/Pdt.G/2005/PA.Kabupaten Malang akan segera dimulai, Majelis Hakim akan memasuki ruang sidang, hadirin dimohon berdiri.. hadirin dipersilahkan duduk kembali. Hakim Ketua : Assalamualaikum Wr.Wb. Sidang perkara perdata No.2298/Pdt.G/2005/PA.Kabupaten Malang, tentang perkara gugatan waris antara Muhammad Tohir bin Muawwiyah sebagai PENGGUGAT I dan Samsul Arif Bin Mukri sebagai PENGGUGAT II yang selanjutnya disebut sebagai PARA PENGGUGAT dan Anik Khotimah binti Tamsir sebagai TERGUGAT, serta Yusuf bin Muawwiyah sebagai TURUT TERGUGAT I, Muhammad Muklis bin Mukti sebagai TURUT TERGUGAT II dan Nur Cholifah binti Mukri sebagai TURUT TERGUGAT III yang selanjutnya disebut sebagai PARA TURUT TERGUGAT dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. (ketok 3X) Apakah anda adalah penasehat hukum para Penggugat? PH Penggugat : Iya ibu hakim. Hakim Ketua : Apakah anda adalah penasehat hukum para Tergugat? PH Tergugat : Iya ibu hakim. Hakim Ketua : Saudara Penasehat Hukum Penggugat tolong tunjukkan surat ijinnya. PH Penggugat : Baik ibu hakim (maju menyerahkan surat ijin) Hakim Ketua : Saudara PH Tergugat, silahkan maju untuk memeriksa sambil membawa surat kuasa dan surat ijinnya. PH Tergugat : Baik ibu hakim (maju menyerahkan surat kuasa dan surat ijin sambil memeriksa) Hakim Ketua : Saudara PH Penggugat, silahkan memeriksa. PH Penggugat : Baik ibu hakim (maju memeriksa sambil mengambil surat ijinnya) Hakim Ketua : Saudara PH Tergugat silahkan mengambil surat kuasa dan surat ijinnya. PH Tergugat : Baik ibu hakim (maju mengambil surat surat kuasa dan surat ijinnya) Hakim Ketua : Apakah PH Penggugat sudah siap untuk memulai persidangan? PH Penggugat : Siap Ibu Hakim. Hakim Ketua : Apakah PH Tergugat sudah siap untuk memulai persidangan? PH Tergugat : Siap Ibu Hakim. Hakim Ketua : Sebelum persidangan ini dilanjutkan, Majelis menawarkan kepada para pihak, agar melakukan upaya perdamaian, bagaimana dengan pihak Penggugat? PH Penggugat : Kami mohon agar sidang tetap dilanjutkan, dan kami akan tetap mengusahakan perdamaian dengan pihak Tergugat. Hakim Ketua : Bagaimana dengan pihak Tergugat? PH Tergugat : Kami juga mohon agar sidang tetap dilanjutkan, dan kami akan tetap mengusahakan perdamaian dengan pihak Penggugat. Hakim Ketua : Baiklah, sidang akan dilanjutkan dengan agenda pembacaan surat gugatan Penggugat. Apakah pihak Tergugat sudah menerima salinan Surat Gugatan? PH Tergugat : Sudah ibu hakim. Hakim Ketua : Silahkan Hakim anggota. Hakim Anggota : (membacakan gugatan) Hakim Ketua : Saudara PH Penggugat, apakah ada perubahan atas Gugatan yang telah diajukan? PH Penggugat : Tidak ibu Hakim, kami tetap pada gugatan kami semula. 1

Hakim Ketua PH Tergugat Hakim Ketua PH Penggugat

: Apakah saudara PH Tergugat sudah siap dengan jawaban atas gugatan pihak Penggugat? : Kami belum siap, dan untuk itu, kami mohon diberi waktu selama 7 hari untuk menyiapkannya. : Bagaimana saudara PH Penggugat, apakah anda setuju dengan waktu yang diminta oleh PH Tergugat? : Setuju ibu hakim.

JANGAN LUPA HAKIM KETUA DAN HAKIM ANGGOTA BERUNDING DULU Hakim Ketua : Baiklah, karena PH Tergugat belum siap dengan jawabannya, maka sidang hari ini ditunda dan sidang akan dilanjutkan kembali pada hari Rabu tanggal 14 September 2005 jam 09.00 WIB di tempat yang sama, yaitu Pengadilan Agama Kabupaten Malang, dengan agenda sidang pembacaan JAWABAN GUGATAN PH Tergugat, dan kepada para pihak diperintahkan agar datang menghadap sidang tanpa dipanggil kembali. Sidang dinyatakan ditutup (ketuk 1X). : Majelis Hakim akan meninggalkan ruang sidang, hadirin dimohon berdiri. PREMEMORI

Panitera

SIDANG II : Rabu, 14 September 2005


Panitera : Assalamualaikum Wr.Wb. Pada hari ini, Rabu, tanggal 14 September 2005, sidang perkara perdata No.2298/Pdt.G/2005/PA.Kabupaten Malang akan segera dimulai, Majelis Hakim akan memasuki ruang sidang, hadirin dimohon berdiri.. hadirin dipersilahkan duduk kembali. : Assalamualaikum Wr.Wb. Sidang perkara perdata No.2298/Pdt.G/2005/PA.Kabupaten Malang, tentang perkara gugatan waris antara Muhammad Tohir bin Muawwiyah sebagai PENGGUGAT I dan Samsul Arif Bin Mukri sebagai PENGGUGAT II yang selanjutnya disebut sebagai PARA PENGGUGAT dan Anik Khotimah binti Tamsir sebagai TERGUGAT, serta Yusuf bin Muawwiyah sebagai TURUT TERGUGAT I, Muhammad Muklis bin Mukti sebagai TURUT TERGUGAT II dan Nur Cholifah binti Mukri sebagai TURUT TERGUGAT III yang selanjutnya disebut sebagai PARA TURUT TERGUGAT dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. (ketok 3X) : Apakah PH Penggugat sudah siap untuk melanjutkan persidangan? : Siap Ibu Hakim. : Apakah PH Tergugat sudah siap untuk melanjutkan persidangan? : Siap Ibu Hakim. : Sebelum persidangan ini dilanjutkan, Majelis Hakim ingin bertanya kepada para pihak, apakah upaya perdamaian telah dilakukan? Dan apakah sudah mendapat kesepakatan untuk berdamai? Bagaiamana PH Penggugat? : Upaya perdamaian sudah kami lakukan, namun tidak berhasil. Untuk itu kami mohon agar sidang tetap dilanjutkan, dan kami akan tetap mengusahakan perdamaian dengan pihak Tergugat. : Bagaimana dengan pihak Tergugat? : Kami juga mohon agar sidang tetap dilanjutkan, dan kami juga akan tetap mengusahakan perdamaian dengan pihak Penggugat. 2

Hakim Ketua

Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Tergugat Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Tergugat

Hakim Ketua PH Tergugat Hakim Ketua PH Tergugat Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Tergugat

: Baiklah, sidang akan dilanjutkan, dan sesuai dengan perintah sidang yang lalu, maka agenda sidang hari ini adalah pembacaan surat Jawaban Gugatan Tergugat. Apakah saudara PH Tergugat sudah siap dengan Surat Jawaban Gugatannya? : Siap ibu hakim. : Kepada PH Tergugat dipersilahkan untuk membacakan jawaban gugatannya. : Baik ibu hakim (membacakan jawaban gugatan, dan setelah itu menyerahkannya, yang pertama kepada hakim dulu baru kepada PH Penggugat ) : Saudara PH Penggugat, setelah anda mendengarkan Jawaban Gugatan dari pihak Tergugat, apakah anda akan mengajukan Replik atas Jawaban Gugatan Tergugat tersebut? : Iya ibu Hakim, dan oleh karena itu, kami meminta waktu selama 7 hari untuk menyiapkan Replik.. : Bagaimana saudara PH Tergugat, apakah anda setuju dengan waktu yang diminta oleh PH Penggugat? : Setuju ibu hakim.

JANGAN LUPA HAKIM KETUA DAN HAKIM ANGGOTA BERUNDING DULU Hakim Ketua : Baiklah, karena pihak Penggugat belum siap dengan Repliknya maka sidang hari ini ditunda dan sidang akan dilanjutkan kembali pada hari Rabu tanggal 21 September 2005 jam 09.00 WIB di tempat yang sama, yaitu Pengadilan Agama Kabupaten Malang, dengan agenda sidang pembacaan REPLIK PH Penggugat, dan kepada para pihak diperintahkan agar datang menghadap sidang tanpa dipanggil kembali. Sidang dinyatakan ditutup (ketuk 1X). : Majelis Hakim akan meninggalkan ruang sidang, hadirin dimohon berdiri. PREMEMORI

Panitera

SIDANG III : Rabu, 21 September 2005


Panitera : Assalamualaikum Wr.Wb. Pada hari ini, Rabu, tanggal 21 September 2005, sidang perkara perdata No.2298/Pdt.G/2005/PA.Kabupaten Malang akan segera dimulai, Majelis Hakim akan memasuki ruang sidang, hadirin dimohon berdiri.. hadirin dipersilahkan duduk kembali. : Assalamualaikum Wr.Wb. Sidang perkara perdata No.2298/Pdt.G/2005/PA.Kabupaten Malang, tentang perkara gugatan waris antara Muhammad Tohir bin Muawwiyah sebagai PENGGUGAT I dan Samsul Arif Bin Mukri sebagai PENGGUGAT II yang selanjutnya disebut sebagai PARA PENGGUGAT dan Anik Khotimah binti Tamsir sebagai TERGUGAT, serta Yusuf bin Muawwiyah sebagai TURUT TERGUGAT I, Muhammad Muklis bin Mukti sebagai TURUT TERGUGAT II dan Nur Cholifah binti Mukri sebagai TURUT TERGUGAT III yang selanjutnya disebut sebagai PARA TURUT TERGUGAT dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. (ketok 3X) : Apakah PH Penggugat sudah siap untuk melanjutkan persidangan? : Siap Ibu Hakim. : Apakah PH Tergugat sudah siap untuk melanjutkan persidangan? : Siap Ibu Hakim. 3

Hakim Ketua

Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Tergugat

Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Tergugat Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Tergugat Hakim Ketua PH Penggugat

: Sebelum persidangan ini dilanjutkan, Majelis Hakim ingin bertanya kepada para pihak, apakah upaya perdamaian telah dilakukan? Dan apakah sudah mendapat kesepakatan untuk berdamai? Bagaiamana PH Penggugat? : Upaya perdamaian sudah kami lakukan, namun tidak berhasil. Untuk itu kami mohon agar sidang tetap dilanjutkan, dan kami akan tetap mengusahakan perdamaian dengan pihak Tergugat. : Bagaimana dengan pihak Tergugat? : Kami juga mohon agar sidang tetap dilanjutkan, dan kami juga akan tetap mengusahakan perdamaian dengan pihak Pengugat. : Baiklah, sidang akan dilanjutkan dan sesuai dengan perintah sidang yang lalu, maka agenda sidang hari ini adalah pembacaan REPLIK dari pihak Penggugat. Apakah saudara PH Penggugat sudah siap dengan Repliknya? : Siap ibu hakim. : Kepada PH Penggugat dipersilahkan untuk membacakan Repliknya. : Baik ibu hakim (membacakan Replik PREMEMORI, dan setelah itu menyerahkannya, yang pertama kepada hakim dulu baru kepada PH Penggugat ) : Bagaimana saudara PH Tergugat, apakah anda akan mengajukan Duplik atas Replik yang telah dibacakan oleh PH Penggugat? : Iya ibu Hakim, dan oleh karena itu, kami meminta waktu selama 7 hari untuk menyiapkan Duplik.. : Bagaimana saudara PH Penggugat, apakah anda setuju dengan waktu yang diminta oleh PH Tergugat? : Setuju ibu hakim.

JANGAN LUPA HAKIM KETUA DAN HAKIM ANGGOTA BERUNDING DULU Hakim Ketua : Baiklah, karena pihak Penggugat belum siap dengan Repliknya maka sidang hari ini ditunda dan sidang akan dilanjutkan kembali pada hari Rabu tanggal 28 September 2005 jam 09.00 WIB di tempat yang sama, yaitu Pengadilan Agama Kabupaten Malang, dengan agenda sidang pembacaan DUPLIK PH Tergugat, dan kepada para pihak diperintahkan agar datang menghadap sidang tanpa dipanggil kembali. Sidang dinyatakan ditutup (ketuk 1X). : Majelis Hakim akan meninggalkan ruang sidang, hadirin dimohon berdiri. PREMEMORI

Panitera

SIDANG IV : Rabu, 28 September 2005


Panitera : Assalamualaikum Wr.Wb. Pada hari ini, Rabu, tanggal 28 September 2005, sidang perkara perdata No.2298/Pdt.G/2005/PA.Kabupaten Malang akan segera dimulai, Majelis Hakim akan memasuki ruang sidang, hadirin dimohon berdiri.. hadirin dipersilahkan duduk kembali. : Assalamualaikum Wr.Wb. Sidang perkara perdata No.2298/Pdt.G/2005/PA.Kabupaten Malang, tentang perkara gugatan waris antara Muhammad Tohir bin Muawwiyah sebagai PENGGUGAT I dan Samsul Arif Bin Mukri sebagai PENGGUGAT II yang selanjutnya disebut sebagai PARA PENGGUGAT dan Anik Khotimah binti Tamsir sebagai TERGUGAT, serta Yusuf bin Muawwiyah sebagai TURUT TERGUGAT I, Muhammad Muklis bin Mukti sebagai TURUT TERGUGAT II dan Nur Cholifah 4

Hakim Ketua

Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Tergugat Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Tergugat Hakim Ketua PH Tergugat Hakim Ketua PH Tergugat Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Penggugat

binti Mukri sebagai TURUT TERGUGAT III yang selanjutnya disebut sebagai PARA TURUT TERGUGAT dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. (ketok 3X) : Apakah PH Penggugat sudah siap untuk melanjutkan persidangan? : Siap Ibu Hakim. : Apakah PH Tergugat sudah siap untuk melanjutkan persidangan? : Siap Ibu Hakim. : Sebelum persidangan ini dilanjutkan, Majelis Hakim ingin bertanya kepada para pihak, apakah upaya perdamaian telah dilakukan? Dan apakah sudah mendapat kesepakatan untuk berdamai? Bagaiamana PH Penggugat? : Upaya perdamaian sudah kami lakukan, namun tidak berhasil. Untuk itu kami mohon agar sidang tetap dilanjutkan, dan kami akan tetap mengusahakan perdamaian dengan pihak Tergugat. : Bagaimana dengan pihak Tergugat? : Kami juga mohon agar sidang tetap dilanjutkan, dan kami juga akan tetap mengusahakan perdamaian dengan pihak Tergugat. : Baiklah, sidang akan dilanjutkan dan sesuai dengan perintah sidang yang lalu maka agenda sidang hari ini pembacaan DUPLIK dari pihak Tergugat. Apakah saudara PH Tergugat sudah siap dengan Duliknya? : Siap ibu hakim. : Kepada PH Tergugat dipersilahkan untuk membacakan Dupliknya. : Baik ibu hakim (membacakan DUPLIK PREMEMORI, dan setelah itu menyerahkannya, yang pertama kepada hakim dulu baru kepada PH Penggugat ) : Bagaimana saudara PH Penggugat, apakah anda akan mengajukan jawaban atau tanggapan atas Duplik dari PH Tergugat? : Kami tetap pada gugatan kami semula. : Apakah saudara sudah siap untuk mengajukan bukti-bukti? : Belum ibu hakim, untuk itu kami mohon agar diberikan waktu selama 14 hari untuk menyiapkan bukti-bukti tersebut.

JANGAN LUPA HAKIM KETUA DAN HAKIM ANGGOTA BERUNDING DULU Hakim Ketua PH Tergugat Hakim Ketua : Bagaimana saudara PH Tergugat, apakah anda setuju dengan waktu yang diminta oleh PH Penggugat? : Setuju ibu hakim. : Baiklah, untuk itu sidang hari ini ditunda dan sidang akan dilanjutkan kembali pada hari Rabu tanggal 12 Oktober 2005 jam 09.00 WIB di tempat yang sama, yaitu Pengadilan Agama Kabupaten Malang, dengan agenda sidang Pengajuan bukti-bukti oleh PH Penggugat, dan kepada para pihak diperintahkan agar datang menghadap sidang tanpa dipanggil kembali. Sidang dinyatakan ditutup (ketuk 1X). : Majelis Hakim akan meninggalkan ruang sidang, hadirin dimohon berdiri. PREMEMORI

Panitera

SIDANG V : Rabu, 12 Oktober 2005


Panitera : Assalamualaikum Wr.Wb. 5

Hakim Ketua

Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Tergugat Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Tergugat Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Tergugat Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Penggugat Panitera Hakim Ketua Saksi I Saksi II

Pada hari ini, Rabu, tanggal 12 Oktober 2005, sidang perkara perdata No.2298/Pdt.G/2005/PA.Kabupaten Malang akan segera dimulai, Majelis Hakim akan memasuki ruang sidang, hadirin dimohon berdiri.. hadirin dipersilahkan duduk kembali. : Assalamualaikum Wr.Wb. Sidang perkara perdata No.2298/Pdt.G/2005/PA.Kabupaten Malang, tentang perkara gugatan waris antara Muhammad Tohir bin Muawwiyah sebagai PENGGUGAT I dan Samsul Arif Bin Mukri sebagai PENGGUGAT II yang selanjutnya disebut sebagai PARA PENGGUGAT dan Anik Khotimah binti Tamsir sebagai TERGUGAT, serta Yusuf bin Muawwiyah sebagai TURUT TERGUGAT I, Muhammad Muklis bin Mukti sebagai TURUT TERGUGAT II dan Nur Cholifah binti Mukri sebagai TURUT TERGUGAT III yang selanjutnya disebut sebagai PARA TURUT TERGUGAT dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. (ketok 3X) : Apakah PH Penggugat sudah siap untuk melanjutkan persidangan? : Siap Ibu Hakim. : Apakah PH Tergugat sudah siap untuk melanjutkan persidangan? : Siap Ibu Hakim. : Sebelum persidangan ini dilanjutkan, Majelis Hakim ingin bertanya kepada para pihak, apakah upaya perdamaian telah dilakukan? Dan apakah sudah mendapat kesepakatan untuk berdamai? Bagaiamana PH Penggugat? : Upaya perdamaian sudah kami lakukan, namun tidak berhasil. Untuk itu kami mohon agar sidang tetap dilanjutkan, dan kami akan tetap mengusahakan perdamaian dengan pihak Tergugat. : Bagaimana dengan pihak Tergugat? : Kami juga mohon agar sidang tetap dilanjutkan, dan kami juga akan tetap mengusahakan perdamaian dengan pihak Tergugat. : Baiklah, sidang akan dilanjutkan, dan sesuai dengan perintah sidang yang lalu maka agenda sidang hari ini adalah pengajuan bukti-bukti dari pihak Penggugat. Apakah saudara PH Penggugat sudah siap dengan Bukti-buktinya? : Siap ibu hakim. Pada sidang hari ini saya akan mengajukan bukti tertulis berupa surat dan mengajukan saksi. : Kepada PH Penggugat dipersilahkan untuk menunjukkan bukti-bukti suratnya. : Baik ibu hakim (menyerahkan bukti-bukti surat kepada hakim, 2 rangkap, 1 asli dan 1 fotocopy segel. Yang asli di bawa lagi sama PH) : Saudara PH Tergugat silahkan melihatnya. : Baik ibu hakim. : Bagaimana saudara PH Penggugat, apakah anda juga sudah siap untuk mengajukan saksi-saksi? : Siap Ibu Hakim. : Berapa orang saksi yang akan anda ajukan ke persidangan? : 2 orang saksi ibu hakim. : Majelis Hakim mempersilahkan kepada PH Penggugat untuk menghadapkan para saksi ke muka persidangan. : Kepada panitera dimohon untuk memanggil saksi () ke ruang sidang. : Para saksi dipersilahkan untuk masuk ke dalam ruang sidang. : Kepada para saksi, apakah anda berdua dalam keadaan sehat jasmani dan rohani? : Iya ibu hakim, saya dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. : Iya ibu hakim, saya juga dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. 6

Hakim Ketua : Kepada para saksi, bisakah anda menunjukkan identitas anda? Saksi I&2 : Bisa ibu hakim. (maju menyerahkan identitas kepada hakim.duduk kembali) Hakim Anggota : (Bertanya kepada saksi I) Nama Anda? Tempat Tanggal lahir? Umur? Agama? Alamat? Pekerjaan? Apakah anda kenal dengan Penggugat dan Tergugat? Saksi I : . ..............Kenal.. Hakim Anggota : (Bertanya kepada saksi II) Nama Anda? Tempat Tanggal lahir? Umur? Agama? Alamat? Pekerjaan? Apakah anda kenal dengan Penggugat dan Tergugat? Saksi II : . ..............Kenal.. Hakim Ketua : Sebelum anda dimintai keterangan, apakah anda bersedia untuk disumpah? Saksi I&II : Bersedia ibu hakim. Hakim Ketua : Silahkan Hakim Anggota. Hakim Anggota : Silahkan anda berdiri dan ikuti kata-kata saya. (Rohaniawan bawa Al-Quran) Hakim Anggota : Demi Allah Saya Bersumpah, bahwa saya akan menerangkan hal yang sebenarnya, dan tidak lain dari pada yang sebenarnya Hakim Anggota : Silahkan anda duduk kembali. Hakim Ketua : Kepada Saksi I, silahkan anda menempati tempat yang telah disediakan dan kepada saksi II silahkan anda menunggu diluar. Saksi II : baik ibu hakim (keluar ruang sidang) Hakim Ketua : (bertanya kepada hakim anggota) apakah anda akan mengajukan pertanyaan? Hakim AnggotaI : Iya ibu hakim (mengajukan pertanyaan terlampir) Saksi I : (menjawab pertanyaan terlampir) Hakim Ketua : (bertanya kepada Hakim anggota II) apakah anda akan mengajukan pertanyaan? Hakim AnggotaII: iya ibu hakim (mengajukan pertanyaan terlampir) Saksi I : (menjawab pertanyaan terlampir) Hakim Ketua : Saudara PH Penggugat, apakah anda akan mengajukan pertanyaan? PH Penggugat : iya ibu hakim (pertanyaan terlampir) cukup ibu hakim. Hakim Ketua : Bagaimana dengan saudara PH Tergugat, apakah saudara juga mempunyai pertanyaan yang ingin diajukan kepada saksi I? PH Tergugat : ada ibu hakim. (pertanyaan terlampir).. cukup ibu hakim. Hakim Ketua : saudara saksi I, silahkan mengambil identitas dan meninggalkan ruang sidang. Saksi I : (mengambil identitas dan meninggalkan ruang sidang) Hakim Ketua : Bagaimana saudara PH Penggugat, apakah anda menerima keterangan saksi I? PH Penggugat : kami menerima dan tidak keberatan dengan keterangan saksi I ibu hakim. Hakim Ketua : Bagaimana dengan anda saudara PH Tergugat? PH Tergugat : kami tidak menerima keterangan saksi, karena tidak sesuai dengan kenyataan. Hakim Ketua : Bagaimana pendapat anda saudara PH Penggugat? PH Penggugat : Kami rasa PH Tergugat belum dapat menyatakan untuk tidak menerima keterangan saksi I karena kami masih memiliki satu saksi lagi yang belum dimintai keterangan. Oleh karena itu kami mohon kepada Majelis Hakim untuk menghadirkan saksi kedua. Hakim Ketua : Majelis Hakim mempersilahkan kepada PH Penggugat untuk menghadapkan saksi kedua ke muka persidangan. PH Penggugat : Mohon kepada Panitera agar memanggil saksi II ke ruang sidang. Panitera : Kepada saksi kedua di persilahkan untuk masuk ke ruang sidang. Hakim Ketua :. (bertanya kepada hakim anggota : apakah anda akan mengajukan pertanyaan?) Hakim AnggotaI : Iya ibu hakim (mengajukan pertanyaan terlampir) Saksi II : (menjawab pertanyaan terlampir) Hakim Ketua : (bertanya kepada Hakim anggota II) apakah anda akan mengajukan pertanyaan? Hakim AnggotaII: iya ibu hakim (mengajukan pertanyaan terlampir) 7

Saksi II Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Tergugat Hakim Ketua Saksi II Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Tergugat Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Tergugat

: (menjawab pertanyaan terlampir) : Saudara PH Penggugat, apakah anda akan mengajukan pertanyaan? : iya ibu hakim (pertanyaan terlampir) cukup ibu hakim. : Bagaimana dengan saudara PH Tergugat, apakah saudara juga mempunyai pertanyaan yang ingin diajukan kepada saksi I? : ada ibu hakim. (pertanyaan terlampir).. cukup ibu hakim : saudara saksi, silahkan mengambil identitas dan meninggalkan ruang sidang. : (mengambil identitas dan meninggalkan ruang sidang) : Bagaimana saudara PH Penggugat, apakah anda menerima keterangan saksi II? : kami menerima dan tidak keberatan dengan keterangan saksi II ibu hakim. : Bagaimana dengan anda saudara PH Tergugat? : kami juga menerima dan tidak keberatan dengan keterangan saksi II ibu hakim. : Saudara PH Penggugat, apakah masih ada bukti dan saksi yang ingin anda ajukan ke muka persidangan? : Tidak ada ibu hakim. : Saudara PH Tergugat, apakah anda juga sudah siap untuk mengajukan bukti-bukti dan menghadirkan saksi-saksi? : Belum ibu hakim, untuk itu kami mohon agar diberikan waktu selama 14 hari untuk menyiapkan bukti-bukti dan saksi-saksi tersebut.

JANGAN LUPA HAKIM KETUA DAN HAKIM ANGGOTA BERUNDING DULU Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua : Bagaimana saudara PH Penggugat, apakah anda setuju dengan waktu yang diminta oleh PH Penggugat? : Setuju ibu hakim. : Baiklah, untuk itu sidang hari ini ditunda dan sidang akan dilanjutkan kembali pada hari Rabu tanggal 26 Oktober 2005 jam 09.00 WIB di tempat yang sama, yaitu Pengadilan Agama Kabupaten Malang, dengan agenda sidang Pengajuan bukti-bukti oleh PH Tergugat, dan kepada para pihak diperintahkan agar datang menghadap sidang tanpa dipanggil kembali. Sidang dinyatakan ditutup (ketuk 1X). : Majelis Hakim akan meninggalkan ruang sidang, hadirin dimohon berdiri. PREMEMORI

Panitera

SIDANG VI : Rabu, 26 Oktober 2005


Panitera : Assalamualaikum Wr.Wb. Pada hari ini, Rabu, tanggal 26 Oktober 2005, sidang perkara perdata No.2298/Pdt.G/2005/PA.Kabupaten Malang akan segera dimulai, Majelis Hakim akan memasuki ruang sidang, hadirin dimohon berdiri.. hadirin dipersilahkan duduk kembali. : Assalamualaikum Wr.Wb. Sidang perkara perdata No.2298/Pdt.G/2005/PA.Kabupaten Malang, tentang perkara gugatan waris antara Muhammad Tohir bin Muawwiyah sebagai PENGGUGAT I dan Samsul Arif Bin Mukri sebagai PENGGUGAT II yang selanjutnya disebut sebagai PARA PENGGUGAT dan Anik Khotimah binti Tamsir sebagai TERGUGAT, serta Yusuf bin Muawwiyah sebagai TURUT TERGUGAT I, Muhammad Muklis bin Mukti sebagai TURUT TERGUGAT II dan Nur Cholifah binti Mukri sebagai TURUT TERGUGAT III yang selanjutnya disebut sebagai 8

Hakim Ketua

PARA TURUT TERGUGAT dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. (ketok 3X) Hakim Ketua : Apakah PH Penggugat sudah siap untuk melanjutkan persidangan? PH Penggugat : Siap Ibu Hakim. Hakim Ketua : Apakah PH Tergugat sudah siap untuk melanjutkan persidangan? PH Tergugat : Siap Ibu Hakim. Hakim Ketua : Sebelum persidangan ini dilanjutkan, Majelis Hakim ingin bertanya kepada para pihak, apakah upaya perdamaian telah dilakukan? Dan apakah sudah mendapat kesepakatan untuk berdamai? Bagaiamana PH Penggugat? PH Penggugat : Upaya perdamaian sudah kami lakukan, namun tidak berhasil. Untuk itu kami mohon agar sidang tetap dilanjutkan, dan kami akan tetap mengusahakan perdamaian dengan pihak Tergugat. Hakim Ketua : Bagaimana dengan pihak Tergugat? PH Tergugat : Kami juga mohon agar sidang tetap dilanjutkan, dan kami juga akan tetap mengusahakan perdamaian dengan pihak Tergugat. Hakim Ketua : Baiklah, sidang akan dilanjutkan dengan agenda pengajuan bukti-bukti dari pihak Tergugat. Apakah saudara PH Tergugat sudah siap dengan Bukti-buktinya? PH Tergugat : Siap ibu hakim. Hakim Ketua : Kepada PH Tergugat dipersilahkan untuk menunjukkan bukti-bukti suratnya. PH Tergugat : Baik ibu hakim (menyerahkan bukti-bukti surat kepada hakim, 2 rangkap, 1 asli dan 1 fotocopy segel. Yang asli di bawa lagi sama PH)) Hakim Ketua : Saudara PH Penggugat silahkan melihatnya. PH Penggugat : Baik ibu hakim. Hakim Ketua : Bagaimana saudara PH Tergugat, apakah anda juga sudah siap untuk mengajukan saksi-saksi? PH Tergugat : Siap Ibu Hakim. Hakim Ketua : Berapa orang saksi yang akan anda ajukan ke persidangan? PH Tergugat : 2 orang saksi ibu hakim. Hakim Ketua : Majelis Hakim mempersilahkan kepada PH Tergugat untuk menghadapkan para saksi ke muka persidangan. PH Tergugat : Kepada panitera dimohon untuk memanggil saksi () ke ruang sidang. Panitera : Para saksi dipersilahkan untuk masuk ke dalam ruang sidang. Hakim Ketua : Kepada para saksi, apakah anda berdua dalam keadaan sehat jasmani dan rohani? Saksi I : Iya ibu hakim, saya dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. Saksi II : Iya ibu hakim, saya juga dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. Hakim Ketua : Kepada para saksi, bisakah anda menunjukkan identitas anda? Saksi I&2 : Bisa ibu hakim. (maju menyerahkan identitas kepada hakim.duduk kembali) Hakim Ketua : (Bertanya kepada saksi I) Nama Anda? Tempat Tanggal lahir? Umur? Agama? Alamat? Pekerjaan? Apakah anda kenal dengan Penggugat dan Tergugat? Saksi I : . ..............Kenal.. Hakim Ketua : (Bertanya kepada saksi II) Nama Anda? Tempat Tanggal lahir? Umur? Agama? Alamat? Pekerjaan? Apakah anda kenal dengan Penggugat dan Tergugat? Saksi II : . ..............Kenal.. Hakim Ketua : Sebelum anda dimintai keterangan, apakah anda bersedia untuk disumpah? Saksi I&II : Bersedia ibu hakim. Hakim Ketua : Silahkan Hakim Anggota. Hakim Anggota : Silahkan anda berdiri dan ikuti kata-kata saya. (Rohaniawan bawa Al-Quran) Hakim Anggota : Demi Allah Saya Bersumpah, bahwa saya akan menerangkan hal yang sebenarnya, dan tidak lain dari pada yang sebenarnya 9

Hakim Anggota : Silahkan anda duduk kembali. Hakim Ketua : Kepada Saksi I, silahkan anda menempati tempat yang telah disediakan dan kepada saksi II silahkan anda menunggu diluar. Saksi II : baik ibu hakim (keluar ruang sidang) Hakim Ketua : (bertanya kepada hakim anggota) apakah anda akan mengajukan pertanyaan? Hakim AnggotaI : Iya ibu hakim (mengajukan pertanyaan terlampir) Saksi I : (menjawab pertanyaan terlampir) Hakim Ketua : (bertanya kepada Hakim anggota II) apakah anda akan mengajukan pertanyaan? Hakim AnggotaII: iya ibu hakim (mengajukan pertanyaan terlampir) Saksi I : (menjawab pertanyaan terlampir) Hakim Ketua : Saudara PH Tergugat, apakah anda akan mengajukan pertanyaan? PH Penggugat : iya ibu hakim (pertanyaan terlampir) cukup ibu hakim. Hakim Ketua : Bagaimana dengan saudara PH Penggugat, apakah saudara juga mempunyai pertanyaan yang ingin diajukan kepada saksi I? PH Penggugat : ada ibu hakim. (pertanyaan terlampir).. cukup ibu hakim. Hakim Ketua : saudara saksi I, silahkan mengambil identitas dan meninggalkan ruang sidang. Saksi I : (mengambil identitas dan meninggalkan ruang sidang) Hakim Ketua : Bagaimana saudara PH Tergugat, apakah anda menerima keterangan saksi I? PH Tergugat : kami menerima dan membenarkan keterangan saksi I ibu hakim. Hakim Ketua : Bagaimana dengan anda saudara PH Tergugat? PH Penggugat : kami tidak menerima keterangan saksi, karena tidak sesuai dengan kenyataan. Hakim Ketua : Bagaimana pendapat anda saudara PH Tergugat? PH Tergugat : Karena kami masih memiliki satu orang saksi lagi; maka kami mohon agar majelis hakim mengijinkan kami untuk menghadirkan saksi berikutnya ke ruang sidang untuk didengar keterangannya. Hakim Ketua : Majelis Hakim mempersilahkan kepada PH Penggugat untuk menghadapkan saksi kedua ke muka persidangan. PH Penggugat : Mohon kepada Panitera agar memanggil saksi II ke ruang sidang. Panitera : Kepada saksi kedua di persilahkan untuk masuk ke ruang sidang. Hakim Ketua :. (bertanya kepada hakim anggota : apakah anda akan mengajukan pertanyaan?) Hakim AnggotaI : Iya ibu hakim (mengajukan pertanyaan terlampir) Saksi II : (menjawab pertanyaan terlampir) Hakim Ketua : (bertanya kepada Hakim anggota II) apakah anda akan mengajukan pertanyaan? Hakim AnggotaII: iya ibu hakim (mengajukan pertanyaan terlampir) Saksi II : (menjawab pertanyaan terlampir) Hakim Ketua : Saudara PH Tergugat, apakah anda akan mengajukan pertanyaan? PH Tergugat : iya ibu hakim (pertanyaan terlampir) cukup ibu hakim. Hakim Ketua : Bagaimana dengan saudara PH Penggugat, apakah saudara juga mempunyai pertanyaan yang ingin diajukan kepada saksi I? PH Tergugat : ada ibu hakim. (pertanyaan terlampir).. cukup ibu hakim Hakim Ketua : saudara saksi, silahkan mengambil identitas dan meninggalkan ruang sidang. Saksi II : (mengambil identitas dan meninggalkan ruang sidang) Hakim Ketua : Bagaimana saudara PH Tergugat, apakah anda menerima keterangan saksi II? PH Tergugat : kami menerima dan tidak keberatan dengan keterangan saksi II ibu hakim. Hakim Ketua : Bagaimana dengan anda saudara PH Penggugat? PH Penggugat : kami juga menerima dan tidak keberatan dengan keterangan saksi II ibu hakim. Hakim Ketua : Saudara PH Tergugat, apakah masih ada bukti dan saksi yang ingin anda ajukan ke muka persidangan? PH Tergugat : Tidak ada ibu hakim. 10

Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Tergugat

: Apakah PH Penggugat akan menyampaikan kesimpulan? : Iya ibu hakim, untuk itu kami mohon agar diberikan waktu selama 7 hari untuk menyiapkan kesimpulan. : Apakah PH Tergugat juga akan menyampaikan kesimpulan? : Iya ibu hakim, untuk itu kami juga mohon agar diberikan waktu selama 7 hari untuk menyiapkan kesimpulan.

JANGAN LUPA HAKIM KETUA DAN HAKIM ANGGOTA BERUNDING DULU Hakim Ketua : Baiklah, untuk itu sidang hari ini ditunda dan sidang akan dilanjutkan kembali pada hari Rabu tanggal 02 November 2005 jam 09.00 WIB di tempat yang sama, yaitu Pengadilan Agama Kabupaten Malang, dengan agenda sidang penyampaian kesimpulan dari para pihak dan kepada para pihak diperintahkan agar datang menghadap sidang tanpa dipanggil kembali. Sidang dinyatakan ditutup (ketuk 1X). : Majelis Hakim akan meninggalkan ruang sidang, hadirin dimohon berdiri. PREMEMORI

Panitera

SIDANG VII : Rabu, 02 November 2005


Panitera : Assalamualaikum Wr.Wb. Pada hari ini, Rabu, tanggal 02 November 2005, sidang perkara perdata No.2298/Pdt.G/2005/PA.Kabupaten Malang akan segera dimulai, Majelis Hakim akan memasuki ruang sidang, hadirin dimohon berdiri.. hadirin dipersilahkan duduk kembali. Hakim Ketua : Assalamualaikum Wr.Wb. Sidang perkara perdata No.2298/Pdt.G/2005/PA.Kabupaten Malang, tentang perkara gugatan waris antara Muhammad Tohir bin Muawwiyah sebagai PENGGUGAT I dan Samsul Arif Bin Mukri sebagai PENGGUGAT II yang selanjutnya disebut sebagai PARA PENGGUGAT dan Anik Khotimah binti Tamsir sebagai TERGUGAT, serta Yusuf bin Muawwiyah sebagai TURUT TERGUGAT I, Muhammad Muklis bin Mukti sebagai TURUT TERGUGAT II dan Nur Cholifah binti Mukri sebagai TURUT TERGUGAT III yang selanjutnya disebut sebagai PARA TURUT TERGUGAT dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. (ketok 3X) Hakim Ketua : Apakah PH Penggugat sudah siap untuk melanjutkan persidangan? PH Penggugat : Siap Ibu Hakim. Hakim Ketua : Apakah PH Tergugat sudah siap untuk melanjutkan persidangan? PH Tergugat : Siap Ibu Hakim. Hakim Ketua : Sebelum persidangan ini dilanjutkan, Majelis Hakim ingin bertanya kepada para pihak, apakah upaya perdamaian telah dilakukan? Dan apakah sudah mendapat kesepakatan untuk berdamai? Bagaiamana PH Penggugat? PH Penggugat : Upaya perdamaian sudah kami lakukan, namun tidak berhasil. Untuk itu kami mohon agar sidang tetap dilanjutkan, dan kami akan tetap mengusahakan perdamaian dengan pihak Tergugat. Hakim Ketua : Bagaimana dengan pihak Tergugat? PH Tergugat : Kami juga mohon agar sidang tetap dilanjutkan, dan kami juga akan tetap mengusahakan perdamaian dengan pihak Tergugat.

11

Hakim Ketua PH Penggugat Hakim Ketua PH Tergugat

: Baiklah, sidang akan dilanjutkan, dan sesuai dengan perintah agenda sidang yang lalu maka agenda sidang hari ini adalah Penyampaian Kesimpulan. Apakah saudara PH Penggugat sudah siap untuk menyampaikan kesimpulan? : Siap ibu hakim. (maju menyerahkan pada hakim). : Bagaimana dengan saudara PH tergugat, apakah saudara juga sudah siap untuk menyampaikan kesimpulan? : Siap ibu hakim. (maju menyerahkan pada hakim)

JANGAN LUPA HAKIM KETUA DAN HAKIM ANGGOTA BERUNDING DULU Hakim Ketua : Sidang hari ini ditunda dan sidang akan dilanjutkan kembali pada hari Rabu tanggal 09 November 2005 jam 09.00 WIB di tempat yang sama, yaitu Pengadilan Agama Kabupaten Malang, dengan agenda sidang Pembacaan putusan dan kepada para pihak diperintahkan agar datang menghadap sidang tanpa dipanggil kembali. Sidang dinyatakan ditutup (ketuk 1X). Panitera : Majelis Hakim akan meninggalkan ruang sidang, hadirin dimohon berdiri. PREMEMORI

SIDANG VIII : Rabu, 09 November 2005


Panitera : Assalamualaikum Wr.Wb. Pada hari ini, Rabu, tanggal 09 November 2005, sidang perkara perdata No.2298/Pdt.G/2005/PA.Kabupaten Malang akan segera dimulai, Majelis Hakim akan memasuki ruang sidang, hadirin dimohon berdiri.. hadirin dipersilahkan duduk kembali. Hakim Ketua : Assalamualaikum Wr.Wb. Sidang perkara perdata No.2298/Pdt.G/2005/PA.Kabupaten Malang, tentang perkara gugatan waris antara Muhammad Tohir bin Muawwiyah sebagai PENGGUGAT I dan Samsul Arif Bin Mukri sebagai PENGGUGAT II yang selanjutnya disebut sebagai PARA PENGGUGAT dan Anik Khotimah binti Tamsir sebagai TERGUGAT, serta Yusuf bin Muawwiyah sebagai TURUT TERGUGAT I, Muhammad Muklis bin Mukti sebagai TURUT TERGUGAT II dan Nur Cholifah binti Mukri sebagai TURUT TERGUGAT III yang selanjutnya disebut sebagai PARA TURUT TERGUGAT dinyatakan dibuka dan terbuka untuk umum. (ketok 3X) Hakim Ketua : Apakah PH Penggugat sudah siap untuk melanjutkan persidangan? PH Penggugat : Siap Ibu Hakim. Hakim Ketua : Apakah PH Tergugat sudah siap untuk melanjutkan persidangan? PH Tergugat : Siap Ibu Hakim. Hakim Ketua : Sesuai dengan perintah agenda sidang yang lalu, maka agenda sidang hari ini adalah Pembacaan Putusan dan diperintahkan kepada para pihak untuk memperhatikan isi putusan. MEMBACAKAN PUTUSAN : Atas putusan Majelis Hakim, para pihak dapat menanggapi isi putusan dan diberi kesempatan untuk mempergunakan hak-haknya. Apabila tidak puas dengan putusan Majelis Hakim ini, maka dapat mengajukan banding dalam jangka waktu 14 hari sejak putusan ini dibacakan. Hakim Ketua : Terimakasih atas perhatian para pihak dan para hadirin dalam sidang perkara ini. Dengan ini sidang dinyatakan ditutup. (ketuk 3x) Panitera : Majelis Hakim akan meninggalkan ruang sidang, hadirin dimohon berdiri. 12