Anda di halaman 1dari 21

SKENARIO SIDANG

SIDANG 1
PEMBACAAN GUGATAN DAN JAWABAN GUGATAN

Panitera : Sidang perkara perdata No perkara 99/Pdt/G/2010/PN Malang antara


PUTRA ADI sebagai Penggugat melawan MOCH. ROBBI sebagai
Tergugat pada hari ini Senin tanggal 1 Mei 2010 siap dimulai. Majelis
Hakim memasuki ruang sidang, hadirin dimohon berdiri!
Hadirin dipersilahkan duduk kembali.
HK : (Menanyakan kesiapan kepada Hakim Anggota I dan II, Panitera dan
KH hukum P & T)
HK : Baiklah sebelum sidang dimulai agar memperoleh putusan yang seadil-
adilnya marilah kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-
masing, berdoa dipersilahkan…, selesai. Dan kami ingatkan kepada
para pengunjung dimohon untuk mematikan alat komunikasinya agar
tidak mengganggu jalannya persidangan.
SIDANG PENGADILAN NEGERI MALANG YANG MEMERIKSA
DAN MENGADILI PERKARA PERDATA PADA TINGKAT
PERTAMA NO. PERKARA 99/Pdt/G/2010/PN MALANG ANTARA
PUTRA ADI SEBAGAI TERGUGAT MELAWAN MOCH. ROBBI
SEBAGAI TERGUGAT PADA HARI INI SENIN TANGGAL 1 MEI
2010 DIBUKA DAN DINYATAKAN TERBUKA UNTUK UMUM.
(Ketuk Palu 3 x)
HK : Apakah saudara penggugat dan tergugat hadir dalam persidangan?
P&T : Hadir yang mulia
HK: : Saudara Penggugat dan Tergugat apakah saudara dalam keadaan sehat
jasmani dan rohani serta siap mengikuti persidangan? (Tanya satu-satu
bergantian)
P&T : Saya sehat dan siap mengikuti persidangan majelis hakim
HK : Apakah saudara penggugat dan Tergugat memberi kuasa kepada kuasa
hukum (tanya satu – satu)
HK : Kepada KH Penggugat dan KH Tergugat harap masing-masing
menyerahkan surat kuasa dan surat izin praktek ke meja majelis.

1
HK : KH Hukum Penggugat apakah benar saudara telah mengajukan
gugatan No. 99/Pdt/G/2010/PN malang terhadap Moch. Robbi?
KH P : Benar.
HK : Apakah benar saudara KH Tergugat telah menerima gugatan dari
penggugat?
KH T : sudah
HK : Baiklah sesuai dengan pasal 130 ayat 1 HIR dan sema no 1 tahun
2008 bahwa untuk sidang yang pertama ini majelis hakim wajib untuk
mendamaikan para pihak. Karena putusan yang paling adil dalah
putusan perdamaian dan perlu diketahui bahwa dipengadilan ini akan
memakan biaya yang mahal dan waktu yang lama, jadi sebaiknya
diselesaikan dalam forum perdamaian. Bagaimana saudara kuasa
hukum penggugat, apakah saudara sudah melakukan upaya
perdamaian?
KH P : Sudah tapi tidak berhasil., jadi kami mohon agar persidangan
dilanjutkan kembali.
HK : Kepada saudara KH Penggugat, sudah siap dengan gugatan saudara?
KH P : siap majelis hakim
HK : Apakah ada perubahan?
KH P : Tidak majelis hakim
HK : KH Tergugat sudah menerima salinan surat gugatan?
KH T : Sudah
HK : Baiklah , kepada KH Penggugat supaya membacakan gugatannya
KH P : baik majelis hakim, (membacakan gugatan sampai habis)
HK : Saudara KH T, apakah saudara telah mengerti dengan isi surat gugatan
yang telah dibacakan tersebut?
KH T : Kami mengerti majelis hakim
HK : Apakah saudara ingin memberikan jawaban?
KH T : Iya
HK : Apakah saudara sudah siap untuk membacakan jawaban saudara?
KH T : Siap majelis hakim (KH Tergugat membacakan jawaban sampai habis,
lalu menyerahkan turunannya ke majelis hakim dan ke KH Penggugat )
HK : Saudara KH Penggugat, apakah saudara sudah mengerti dengan
jawaban dari KH Tergugat?
2
KH P : Ya
HK : Terima kasih. Sidang pada hari ini ditunda dan sidang akan dilanjutkan
kembali pada 08 Mei 2010 di tempat yang sama yaitu di Pengadilan
Negeri Malang dengan agenda sidang Mediasi. Kepada para pihak
diharap hadir menghadap sidang tanpa dipanggil kembali,
pemberitahuan ini sekaligus sebagai pemberitahuan resmi. Demikian
sidang pada hari ini ditunda dan ditutup ( ketuk palu 3x )
Panitera : Majelis Hakim meninggalkan ruang sidang, Hadirin dimohon untuk
berdiri.

3
SIDANG KE-2
PEMBACAAN REPLIK PENGGUGAT
Panitera : Sidang perkara perdata No perkara 99/Pdt/G/2010/PN Malang antara
PUTRA ADI sebagai Penggugat melawan MOCH. ROBBI sebagai
Tergugat pada hari ini Senin tanggal 8 Mei 2010 siap dimulai. Majelis
Hakim memasuki ruang sidang, hadirin dimohon berdiri!
Hadirin dipersilahkan duduk kembali.
HK : (Menanyakan kesiapan kepada Hakim Anggota I dan II, Panitera dan
KH hukum P & T)
HK : Baiklah sebelum sidang dimulai agar memperoleh putusan yang seadil-
adilnya marilah kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-
masing, berdoa dipersilahkan…, selesai. Dan kami ingatkan kepada
para pengunjung dimohon untuk mematikan alat komunikasinya agar
tidak mengganggu jalannya persidangan.
SIDANG PENGADILAN NEGERI MALANG YANG MEMERIKSA
DAN MENGADILI PERKARA PERDATA PADA TINGKAT
PERTAMA NO. PERKARA 99/Pdt/G/2010/PN MALANG ANTARA
PUTRA ADI SEBAGAI PENGGUGAT MELAWAN MOCH. ROBBI
SEBAGAI TERGUGAT PADA HARI INI SENIN TANGGAL 8 MEI
2010 DIBUKA DAN DINYATAKAN TERBUKA UNTUK UMUM.
(Ketuk Palu 3 x)
HK : Baiklah dengan demikian maka sidang akan kita lanjutkan
Berdasarkan catatan sidang kemarin, maka sidang hari ini akan
dilanjutkan dengan pembacaan replik dari Penggugat. Saudara KH
penggugat, apakah saudara sudah siap dengan replik saudara?
KH P : Siap majelis hakim.
HK : Baiklah silahkan saudara bacakan replik saudara
(KH Penggugat membacakan replik)
KH P : majelis hakim izinkan kami menyerahkan turunan dari replik kami
kepada majelis hakim dan KH Tergugat
(KH Penggugat menyerahkan salinannya).
HK : Kepada saudara KH T, apakah saudara sudah mengerti dengan replik
yang dibacakan oleh KH P?
KHT : ya
4
HK : apakah sdr akan mengajukan duplik?
KH T : ya kami minta waktu 7 hari untuk menyusun duplik kami
HK : Saudara KH P, apakah saudara setuju dengan waktu yang diminta oleh
KH T?
KH P : kami serahkan sepenuhnya kepada majelis hakim.
HK : Saudara panitera, 7 hari dari sekarang jatuh pada hari dan tanggal
berapa?
Panitera : Hari Senin tanggal 15 Mei 2010 majelis hakim
HK : Terima kasih. Karena KH Tergugat belum siap dengan duplik atas
replik dari KH P, maka sidang pada hari ini ditunda dan sidang akan
dilanjutkan kembali pada hari senin tanggal 15 Mei 2010 di tempat
yang sama yaitu di Pengadilan Negeri Malang dengan agenda sidang
pembacaan Duplik Tergugat. Kepada para pihak diharap hadir
menghadap sidang tanpa dipanggil kembali, pemberitahuan ini
sekaligus sebagai pemberitahuan resmi. Demikian sidang pada hari ini
ditunda dan ditutup ( ketuk palu 3x )
Panitera : Majelis Hakim meninggalkan ruang sidang, Hadirin dimohon untuk
berdiri

5
SIDANG KE-3
PEMBACAAN DUPLIK PENGGUGAT
Panitera : Sidang perkara perdata No perkara 99/Pdt/G/2010/PN Malang antara
PUTRA ADI sebagai Penggugat melawan MOCH. ROBBI sebagai
Tergugat pada hari ini Senin tanggal 15 Mei 2010 siap dimulai. Majelis
Hakim memasuki ruang sidang, hadirin dimohon berdiri!
Hadirin dipersilahkan duduk kembali.
HK : (Menanyakan kesiapan kepada Hakim Anggota I dan II, Panitera dan
KH hukum P & T)
HK : Baiklah sebelum sidang dimulai agar memperoleh putusan yang seadil-
adilnya marilah kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-
masing, berdoa dipersilahkan…, selesai. Dan kami ingatkan kepada
para pengunjung dimohon untuk mematikan alat komunikasinya agar
tidak mengganggu jalannya persidangan.
SIDANG PENGADILAN NEGERI MALANG YANG MEMERIKSA
DAN MENGADILI PERKARA PERDATA PADA TINGKAT
PERTAMA NO. PERKARA 99/Pdt/G/2010/ PN MALANG
ANTARA PUTRA ADI SEBAGAI PENGGUGAT MELAWAN
MOCH. ROBBI SEBAGAI TERGUGAT PADA HARI INI SENIN
TANGGAL 15 MEI 2010 DIBUKA DAN DINYATAKAN
TERBUKA UNTUK UMUM. (Ketuk Palu 3 x)
HK : Berdasarkan catatan sidang kemarin, maka sidang hari ini akan
dilanjutkan dengan pembacaan duplik dari tergugat. Saudara KH
tergugat, apakah saudara sudah siap dengan duplik saudara?
KH T : Siap majelis hakim.
HK : Baiklah silahkan saudara bacakan duplik saudara
KH T : majelis hakim izinkan kami menyerahkan turunan dari duplik kami
kepada mejelis hakim dan KH Tergugat
(KH Penggugat menyerahkan salinannya).
(KH Penggugat membacakan duplik)
HK : Kepada saudara KH P, apakah saudara sudah mengerti dengan duplik
yang dibacakan oleh KH T?
KH P : ya
HK : apakah sdr akan mengajukan re-replik?
6
KH P : tidak hakim ketua, kami tetap pada pendirian kami, kami akan
langsung menyerahkan bukti-bukti tertulis dan saksi, tapi kami butuh
waktu untuk mempersiapkannya..
HK : berapa lama ?
KH P : (diskusi) tujuh hari cukup majelis hakim.
HK : Saudara KH T, apakah saudara setuju dengan waktu yang diminta oleh
KH P?
KH T : kami serahkan sepenuhnya kepada majelis hakim.
HK : Saudara panitera, 7 hari dari sekarang jatuh pada hari dan tanggal
berapa?
Panitera : Hari Senin tanggal 22 Mei 2010 majelis hakim.
HK : Terima kasih. Karena KH Penggugat belum siap dengan bukti-bukti
tertulis dan saksi, maka sidang pada hari ini ditunda dan sidang akan
dilanjutkan kembali pada hari senin tanggal 22 Mei 2010 di tempat
yang sama yaitu di PN Malang dengan agenda sidang penyerahan
barang bukti dan saksi dari penggugat. Kepada para pihak diharap
hadir menghadap sidang tanpa dipanggil kembali, pemberitahuan ini
sekaligus sebagai pemberitahuan resmi. Demikian sidang pada hari ini
ditunda dan ditutup ( ketuk palu 3x )
Panitera : Majelis Hakim meninggalkan ruang sidang, Hadirin dimohon untuk
berdiri

7
SIDANG KE-4
PNYERAHAN BUKTI-BUKTI TERTULIS DAN SAKSI DARI PENGGUGAT
Panitera : Sidang perkara perdata No perkara 99/Pdt/G/2010/PN Malang antara
PUTRA ADI sebagai Penggugat melawan MOCH. ROBBI sebagai
Tergugat pada hari ini senin tanggal 22 Mei 2010 siap dimulai. Majelis
Hakim memasuki ruang sidang, hadirin dimohon berdiri!
Hadirin dipersilahkan duduk kembali.
HK : (Menanyakan kesiapan kepada Hakim Anggota I dan II, Panitera dan
KH hukum P & T)
HK : Baiklah sebelum sidang dimulai agar memperoleh putusan yang seadil-
adilnya marilah kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-
masing, berdoa dipersilahkan…, selesai. Dan kami ingatkan kepada
para pengunjung dimohon untuk mematikan alat komunikasinya agar
tidak mengganggu jalannya persidangan.
SIDANG PENGADILAN NEGERI MALANG YANG MEMERIKSA
DAN MENGADILI PERKARA PERDATA PADA TINGKAT
PERTAMA NO. PERKARA 99/Pdt/G/2010/PN MALANG ANTARA
PUTRA ADI SEBAGAI PENGGUGAT MELAWAN MOCH. ROBBI
SEBAGAI TERGUGAT PADA HARI INI selasa TANGGAL 22 MEI
2010 DIBUKA DAN DINYATAKAN TERBUKA UNTUK UMUM.
(Ketuk Palu 3 x)
HK : Berdasarkan catatan sidang kemarin, maka sidang hari ini akan
dilanjutkan dengan penyerahan bukti-bukti dan saksi dari penggugat.
Saudara KH penggugat, apakah saudara sudah siap dengan bukti-bukti
tertulis dan saksi saudara?
KH P : Siap majelis hakim. Saya akan mengajukan alat bukti tertulis dahulu
berupa surat - surat
Izinkan kami untuk menyerahkan ke meja majelis hakim
HK : baik, silahkan....saudara KH tergugat juga bisa maju untuk
memastikan.
HK : Bagaimana tanggapan saudara terhadap alat bukti tersebut?
KH T : saya tidak keberatan majelis hakim
HK : apakah masih ada alat bukti tertulis yang akan saudara ajukan?
KH P : cukup majelis hakim
8
HK : Kalau begitu anda langsung mengajukan alat bukti saksi ya?
KH P : iya majelis hakim, kami mengajukan 1 orang saksi, yaitu saudara Soni
Rachman.
HK : (menyuruh PP memanggil saksi pertama)
PP : kepada saksi Soni Rachman, silahkan memasuki ruang sidang
Saksi P : (memberi hormat)
HK : silahkan duduk. Apakah saudara dalam keadaan sehat jasmani maupun
rohani?
Saksi P : sehat.
HK : apakah saudara saksi siap mengikuti persidangan dan bersedia
memberikan kesaksian?
Saksi P : siap, bersedia pak hakim
HK : silahkan saudara saksi menunjukkan kartu identitas saudara ke meja
majelis.
(menyuruh H anggota 1 untuk memeriksa)
Hakim Anggota 1: baik hakim ketua. Saudara saksi, nama saudara?
Saksi P : Soni Rachman
Hakim Anggota 1: tempat tanggal lahir?
Saksi P : Malang, 16 April 1970
Hakim Anggota 1: Kebangsaan?
Saksi P : Indonesia
Hakim Anggota 1: Tempat tinggal?
Saksi P : Jalan Candi Mendut Selatan Blok 1/16, Malang
Hakim Anggota1 : agama?
Saksi P : Islam
Hakim Anggota1 : pekerjaan?
Saksi P : wiraswasta
Hakim Anggota1 : apakah saudara punya hubungan keluarga dengan para pihak, baik
sedarah maupun semenda?
Saksi P : tidak pak hakim
Hakim Anggota1 : cukup hakim ketua
HK : baiklah, selanjutnya sebelum saudara saksi memberikan kesaksian,
saudara akan disumpah. Apakah saudara bersedia disumpah?
Saksi P : bersedia
9
HK : sebelum anda disumpah, perlu saya ingatkan, bahwa apa yang saudara
terangkan harus saudara ketahui sendiri, lihat sendiri, atau dengar
sendiri, jadi bukan mengetahui dari orang lain. Dan jika saudara
memberikan keterangan yang tidak benar, saudara dapat dikenai
pidana sumpah palsu, disamping itu dosa besar yang akan saudara
terima.
HK : Kepada Hakim Anggota… silahkan mengambil sumpah dari saksi.
Hakim Anggota1 : baik, kepada saudara saksi silahkan berdiri dan ikuti kata-kata saya
(membaca lafal sumpah diikuti oleh saksi).
“ bismillahirrahmanirrahim, Demi Allah saya bersumpah bahwa saya
akan memberikan keterangan yang sebenarnya dan tidak lain dari yang
sebenarnya”
Silahkan duduk kembali.
Hakim Anggota1 : apakah saudara saksi mengenal saudara tergugat dan penggugat?
Saksi P : iya saya kenal
Hakim Anggota1 : bagaimana anda bisa mengenalnya?
Saksi P : saya ini tetangga dari pengugat dan tergugat sejak 15 tahun yang lalu
pak Hakim
Hakim anggota1 : apa hubungan saudara dalam kasus ini?
Saksi P : saya merupakan saksi pada waktu pembuatan perjanjian yang pertama
dan kedua antara penggugat dan tergugat pak.
Hakim anggota1 : apakah selama pembuatan perjanjian tersebut ada paksaan dari salah
satu pihak ke pihak lain?
Saksi P : tidak ada pak Hakim
HK : kuasa hukum penggugat, apakah ada yang ingin ditanyakan kepada
saudara saksi?
KH P : ada majelis hakim.
HK : silahkan
KH P : apakah jual beli antara tergugat dengan saudara Reza diketahui oleh
penggugat ?
Saksi P1 : penggugat tidak tahu pak.
KH P : berarti saudara tergugat memang berniat untuk melarikan jaminan dari
penggugat ?
KH T : keberatan majelis hakim, pertanyaan KH P menjustifikasi tergugat
10
HK : keberatan diterima, silahkan dilanjutkan saudara KH P.
KH P : baik majelis hakim. Saudara saksi, apakah saudara mengetahui tujuan
tergugat menjual jaminan kepada saudara Reza?
Saksi P : tidak tau bu.
KH P : apakah ada usaha dari tergugat untuk sebelumnya memberi tahu
penggugat atau meminta izin penggugat untuk menjual jaminan
tersebut ?
Saksi P : tidak ada bu, karena tergugat menjual tanah sebelum pejanjian kedua.
Dan pada waktu membuat perjanjian kedua penggugat masih belum
tau kalau tanah jaminan telah dijual kepada saudara Reza.
KH P : cukup majelis hakim
HK : Saudara KH T, bagaimana tanggapan saudara terhadap keterangan
saksi tersebut?
KH T : akan saya tanggapi dalam kesimpulan, Pak hakim
HK : apakah ada pertanyaan yang ingin saudara sampaikan kepada saksi?
KH T : ada majelis hakim
HK : silahkan
KH T : trimakasih majelis hakim
Saudara saksi apakah saudara tergugat pernah mencicil hutangnya
kepada saudara penggugat ?
Saksi P : pernah bu.
KH T : berapa sisa hutang saudara tergugat kepada saudara penggugat?
Saksi P : sisa lima ratus juta bu.
KH T : cukup majelis hakim
Hakim ketua : baik, saudara saksi, terima kasih atas keterangan yang saudara berikan.
Apabila persidangan membutuhkan keterangan saudara kembali,
apakah saudara bersedia dipanggil untuk dimintai keterangan kembali?
Saksi P : ya, saya bersedia majelis hakim.
HK : silahkan saudara saksi mengambil kartu identitas saudara di meja
majelis dan meninggalkan ruang sidang. (saksi mengambil kartu
identitas dan meninggalkan ruang sidang).
apakah saudara KH P akan mengajukan saksi tambahan?
KH P : tidak majelis hakim.

11
HK : baik, kalau begitu kepada saudara KH T apakah juga akan
menyerahkan bukti tertulis dan saksi?
KH T : ya majelis hakim, tapi kami butuh waktu untuk mempersiapkan bukti-
bukti tertulis dari kami.
HK : berapa lama ?
KH T : 7 hari majelis hakim
HK : panitera 7 hari sekarang jatuh pada hari dan tanggal berapa ?
Panitera : hari senin tanggal 29 Mei 2010 majelis hakim
HK : baik, karena KH tergugat belum siap dengan bukti-bukti tertulis, maka
sidang pada hari ini ditunda dan sidang akan dilanjutkan kembali pada
hari senin tanggal 29 Mei 2010 di tempat yang sama yaitu di PN
Malang dengan agenda sidang penyerahan barang bukti dan
pemeriksaan saksi dari tergugat. Kepada para pihak diharap hadir
menghadap sidang tanpa dipanggil kembali, pemberitahuan ini
sekaligus sebagai pemberitahuan resmi. Demikian sidang pada hari ini
ditunda dan ditutup ( ketuk palu 3x )
Panitera : Majelis Hakim meninggalkan ruang sidang, Hadirin dimohon untuk
berdiri (pre memori)

12
SIDANG KE-5
PNYERAHAN BUKTI-BUKTI TERTULIS DAN SAKSI DARI TERGUGAT
Panitera : Sidang perkara perdata No perkara 99/Pdt/G/2010/PN Malang antara
Putra adi sebagai Penggugat melawan Moch. Robbi sebagai Tergugat
pada hari ini selasa tanggal 29 Mei 2010 siap dimulai. Majelis Hakim
memasuki ruang sidang, hadirin dimohon berdiri!
Hadirin dipersilahkan duduk kembali.
HK : (Menanyakan kesiapan kepada Hakim Anggota I dan II, Panitera dan
KH hukum P & T)
HK : Baiklah sebelum sidang dimulai agar memperoleh putusan yang seadil-
adilnya marilah kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-
masing, berdoa dipersilahkan…, selesai. Dan kami ingatkan kepada
para pengunjung dimohon untuk mematikan alat komunikasinya agar
tidak mengganggu jalannya persidangan.
SIDANG PENGADILAN NEGERI MALANG YANG MEMERIKSA
DAN MENGADILI PERKARA PERDATA PADA TINGKAT
PERTAMA NO. PERKARA 99/Pdt/G/2010/PN MALANG ANTARA
PUTRA ADI SEBAGAI PENGGUGAT MELAWAN MOCH. ROBBI
SEBAGAI TERGUGAT PADA HARI INI selasa TANGGAL 29 MEI
2010 DIBUKA DAN DINYATAKAN TERBUKA UNTUK UMUM.
(Ketuk Palu 3 x)
HK : Berdasarkan catatan sidang yang lalu, maka sidang hari ini akan
dilanjutkan dengan penyerahan bukti-bukti dan saksi dari tergugat.
Saudara KH tergugat, apakah saudara sudah siap dengan bukti-bukti
tertulis dan saksi saudara?
KH T : Siap majelis hakim. Saya akan mengajukan alat bukti tertulis dulu
berupa surat – surat Perjanjian jual beli tanah antara MOCH. ROBBI
dengan REZA berupa Surat Tanah, dan Surat Kuasa.
Izinkan kami untuk menyerahkan ke meja majelis hakim
HK : baik, silahkan....saudara KH penggugat juga bisa maju untuk
memastikan.
HK : Bagaimana tanggapan saudara terhadap alat bukti tersebut?
KH P : saya tidak keberatan majelis hakim
HK : apakah masih ada alat bukti tertulis yang akan saudara ajukan?
13
KH T : cukup majelis hakim
HK : Kalau begitu anda langsung mengajukan alat bukti saksi ?
KH T : iya majelis hakim, kami mengajukan 1 orang saksi,yaitu Reza
HK : (menyuruh PP memanggil saksi pertama)
PP : kepada saksi pertama Reza, silahkan memasuki ruang sidang
HK : silahkan duduk. Apakah saudara dalam keadaan sehat jasmani maupun
rohani?
Saksi T : sehat.
HK : apakah saudara saksi siap mengikuti persidangan dan bersedia
memberikan kesaksian?
Saksi T : siap, bersedia pak hakim
HK : silahkan saudara saksi menyerahkan kartu identitas saudara ke meja
majelis.
(menyuruh H anggota 2 untuk memeriksa)
HA 2 : baik hakim ketua. Saudara saksi, nama saudara?
Saksi T : Reza
HA 2 : tempat tanggal lahir?
Saksi T : Pasuruan, 16 Desember 1970
HA 2 : Kebangsaan?
Saksi T : Indonesia
HA 2 : Tempat tinggal?
Saksi T : Jalan Soekarno-Hatta nomor 111, Malang.
HA 2 : agama?
Saksi T : Islam
HA 2 : pekerjaan?
Saksi T : wiraswasta
HA 2 : apakah saudara punya hubungan keluarga dengan apra pihak, baik
sedarah maupun semenda?
Saksi T : tidak pak hakim
HA 2 : cukup Hakim Ketua
HK : baiklah, selanjutnya sebelum saudara saksi memberikan kesaksian,
saudara akan disumpah. Apakah saudara bersedia disumpah?
Saksi T : bersedia

14
HK : sebelum anda disumpah, perlu saya ingatkan, bahwa apa yang saudara
terangkan harus saudara ketahui sendiri, lihat sendiri, atau dengar
sendiri, jadi bukan mengetahui dari orang lain. Dan jika saudara
memberikan keterangan yang tidak benar, saudara dapat dikenai
pidana sumpah palsu, disamping itu dosa besar yang akan saudara
terima.
HK : Kepada Hakim Anggota… silahkan mengambil sumpah dari saksi.
HA 2 : baik, kepada saudara saksi silahkan berdiri dan ikuti kata-kata saya
(membaca lafal sumpah diikuti oleh saksi).
“ bismillahirrahmanirrahim, Demi Allah saya bersumpah bahwa saya
akan memberikan keterangan yang sebenarnya dan tidak lain dari yang
sebenarnya”
Silahkan duduk kembali.
HA 2 : apakah saudara saksi mengenal saudara tergugat?
Saksi T : iya saya kenal
HA 2 : apakah anda mengenal Moch. Robbi?
Saksi T : saya mengenal Moch. Robbi dengan baik.
HA 2 : apakah anda tahu dimana Moch Robbi bekerja?
Saksi T : sepengetahuan saya Robbi bekerja sebagai wiraswasta.
HA 2 : saya rasa pertanyaan dari saya sudah cukup.
HK : saudara KHT ada yang ingin anda tanyakan kepada saksi?
KHT : ada pak hakim, terima kasih. Saudara saksi, apakah anda mengetahui
bahwa tanah yang dijual kepada anda merupakan objek jaminan antara
penggugat dengan tergugat?
Saksi T : saya tidak tahu bu.
KHT : maksudnya?
Saksi T : ya maksudnya saudara tergugat hanya menjelaskan bahwa penjualan
tanah tersebut untuk melunasi hutang kepada saudara penggugat.
KHT : Jadi ketika saudara tergugat menjual objek jaminan kepada anda,
saudara tergugat tidak mengatakan bahwa tanah tersebut adalah objek
jaminan?
Saksi T : Iya bu, begitu. Saya membeli tanah tersebut dari saudara Robbi dengan
maksud membantu Robbi melunasi hutang yang melilitnya.

15
KHT : Berarti anda mengetahui bahwa tergugat memiliki hutang kepada
penggugat?
Saksi T : Tahu bu. Saudara Robbi bercerita kepada saya mengenai
permasalahannya soal hutangnya kepada saudara Putra.
KHT : Apakah saudara Robbi memberikan sertifikat tanah tersebut pada anda
saat transaksi jual beli?
Saksi T : Tidak bu, karena dalam perjanjian jual beli kami, sertifikat baru akan
diserahkan setelah saya melunasi seluruh pembayaran.
KHT : Baik pak, selanjutnya, apakah bapak mengetahui kondisi ekonomi
keluarga tergugat semenjak berhutang kepada penggugat?
Saksi T : Saya kurang tahu persis bu, yang saya tahu pasti, bahwa saudara Robbi
sedang kesulitan untuk melunasi hutangnya sehingga dia menjual
tanahnya kepada saya.
KHT : Apakah anda mengetahui kesulitan yang dialami saudara Robbi?
KHP : Keberatan Majelis Hakim, pertanyaan tidak relevan dengan kasus.
KHT : Mohon maaf Majelis Hakim, maksud dari pertanyaan kami adalah
untuk menjelaskan penyebab mengapa tergugat hingga saat ini belum
dapat melunasi hutangnya. Sehingga menurut kami, pertanyaan yang
kami ajukan masih relevan.
HK : Baik, keberatan ditolak. Silakan melanjutkan pertanyaan anda.
KH T : Terimakasih Majelis Hakim, baik saudara saksi bagaimana pertanyaan
yang kami ajukan tadi?
Saksi T : Maaf, Mohon bisa diulangi?.
KHT : Begini, apakah anda mengetahui kesulitan yang dialami saudara
Robbi?
Saksi T : Seingat saya, saudara Robbi bercerita bahwa usahanya sedang
mengalami krisis karena para pelanggannya banyak menunggak
pembayaran jasanya sampai sekarang.
KHT : selain yang telah kami tanyakan tadi, apakah ada keterangan yang akan
saudara tambahkan terkait kasus ini?
Saksi T : Setahu saya, saudara Robbi belum dapat melunasi hutangnya bukan
karena kesengajaan, tapi karena pelanggannya belum melunasi biaya
atas jasanya.
KHT : saya rasa pertanyaan dari saya cukup majelis hakim.
16
HK : saudara Kuasa Hukum Penggugat, apakah ada pertanyaan dan
tanggapan dari pernyataan saksi tersebut?
KH P : Tanggapan akan saya sampaikan dalam kesimpulan
HK : baik, saudara saksi, terima kasih atas keterangan yang saudara berikan.
Apabila persidangan membutuhkan keterangan saudara kembali,
apakah saudara bersedia dipanggil untuk dimintai keterangan kembali?
Saksi : ya, saya bersedia majelis hakim.
HK : silahkan saudara saksi mengambil kartu identitas saudara di meja
majelis dan meninggalkan ruang sidang. (saksi mengambil kartu
identitas dan meninggalkan ruang sidang).
HK : baik, karena keterangan dari saksi tergugat dirasa sudah cukup, maka
sidang akan dilanjutkan.
HK : kepada KHP, apakah saudara akan mengajukan kesimpulan ?
KH P : iya HK, tapi kami membutuhkan waktu untuk menyusunnya.
HK : berapa lama ?
KH P : 7 hari HK
HK : bagaimana KH T dengan waktu yang diminta oleh KH P ?
KH T : kami serahkan sepenuhnya kepada MH
HK : panitera 7 hari dari sekarang jatuh pada hari dan tanggal berapa ?
Panitera : 7 hari dari sekarang jatuh padai hari selasa 5 juni 2010
HK : Terima kasih. Karena KH penggugat belum siap dengan kesimpulan
penggugat, maka sidang pada hari ini ditunda dan sidang akan
dilanjutkan kembali pada hari selasa tanggal 5 juni 2010 di tempat
yang sama yaitu di PN Malang dengan agenda sidang pembacaan
kesimpulan penggugat. Kepada para pihak diharap hadir menghadap
sidang tanpa dipanggil kembali, pemberitahuan ini sekaligus sebagai
pemberitahuan resmi. Demikian sidang pada hari ini ditunda dan
ditutup ( ketuk palu 3x )
Panitera : Majelis Hakim meninggalkan ruang sidang, Hadirin dimohon untuk
berdiri

17
SIDANG KE-6
PEMBACAAN KESIMPULAN PENGGUGAT
Panitera : Sidang perkara perdata No perkara 99/Pdt/G/2010/PN Malang antara
Putra Adi sebagai Penggugat melawan Moch. Robbi sebagai Tergugat
pada hari ini senin tanggal 5 Juni 2010 siap dimulai. Majelis Hakim
memasuki ruang sidang, hadirin dimohon berdiri!
Hadirin dipersilahkan duduk kembali.
HK : (Menanyakan kesiapan kepada Hakim Anggota I dan II, Panitera dan
KH hukum P & T)
HK : Baiklah sebelum sidang dimulai agar memperoleh putusan yang seadil-
adilnya marilah kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-
masing, berdoa dipersilahkan…, selesai. Dan kami ingatkan kepada
para pengunjung dimohon untuk mematikan alat komunikasinya agar
tidak mengganggu jalannya persidangan.
SIDANG PENGADILAN NEGERI MALANG YANG MEMERIKSA
DAN MENGADILI PERKARA PERDATA PADA TINGKAT
PERTAMA NO. PERKARA 99/Pdt/G/2010/PN MALANG ANTARA
PUTRA ADI SEBAGAI PENGGUGAT MELAWAN MOCH ROBBI
SEBAGAI TERGUGAT PADA HARI INI SENIN TANGGAL 5
JUNI 2010 DIBUKA DAN DINYATAKAN TERBUKA UNTUK
UMUM. (Ketuk Palu 3 x)
HK : Berdasarkan catatan sidang kemarin, maka sidang hari ini akan
dilanjutkan dengan pembacaan kesimpulan dari penggugat. Saudara
KH penggugat, apakah saudara sudah siap dngan kesimpulan
saudara ?
KH P : siap HK
HK : silahkan
KH P : (membaca kesimpulan lalu memberikan turunannya ke majelis dan KH
tergugat)
HK : Baik, karena KH Penggugat telah membacakan kesimpulan, maka
agenda selanjutnya adalah pembacaan putusan dari majelis hakim dan
majelis hakim membutuhkan waktu 7 hari untuk menyusun putusan.
Saudara panitera, jatuh pada hari dan tanggal berapa 7 hari dari
sekarang.
18
Panitera : 7 hari dari sekarang jatuh pada hari selasa tanggal 12 Juni 2010
HK : Bagaimana saudara KH penggugat dan kuasa tergugat dengan waktu 7
hari dari majelis hakim yang jatuh pada hari selasa tanggal 12 Juni
2010?
KH P dan T : kami serahkan sepenuhnya pada majelis hakim
HK : baik, karena hakim memerlukan waktu 7 hari untuk membuat putusan,
maka sidang hari ini ditunda dan akan dilanjutkan pada hari senin,
tanggal 12 Juni 2010 di tempat yang sama, PN Malang, dengan agenda
pembacaan putusan oleh majelis hakim. Demikian sidang hari ini
ditunda dan ditutup (ketuk palu 3x)
Panitera : majelis hakim meninggalkan ruang sidang, hadirin dimohon berdiri
(pre memory) hadirin dipersilahkan duduk kembali.

19
SIDANG KE-7
PEMBACAAN PUTUSAN AKHIR

Panitera : Sidang perkara perdata No perkara 99/Pdt/G/2010/PN Malang antara


Putra Adi sebagai Penggugat melawan Moch.Robbi sebagai Tergugat
pada hari ini senin tanggal 12 Juni 2010 siap dimulai. Majelis Hakim
memasuki ruang sidang, hadirin dimohon berdiri!
Hadirin dipersilahkan duduk kembali.
HK : (Menanyakan kesiapan kepada Hakim Anggota I dan II, Panitera dan
KH hukum P & T)
HK : Baiklah sebelum sidang dimulai agar memperoleh putusan yang seadil-
adilnya marilah kita berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-
masing, berdoa dipersilahkan…, selesai. Dan kami ingatkan kepada
para pengunjung dimohon untuk mematikan alat komunikasinya agar
tidak mengganggu jalannya persidangan.
SIDANG PENGADILAN NEGERI MALANG YANG MEMERIKSA
DAN MENGADILI PERKARA PERDATA PADA TINGKAT
PERTAMA NO. PERKARA 99/Pdt/G/2010/PN MALANG ANTARA
PUTRA ADI SEBAGAI PENGGUGAT MELAWAN MOCH. ROBBI
SEBAGAI TERGUGAT PADA HARI INI SENIN TANGGAL 12
JUNI 2010 DIBUKA DAN DINYATAKAN TERBUKA UNTUK
UMUM. (Ketuk Palu 3 x)
Panitera : para penggugat dan tergugat perkara No. 99/Pdt/G/2010/PN. Saudara
dan atau kuasa hukumnya diharap memasuki ruang sidang (pre
memori).
HK : berdasarkan catatan sidang kemarin, maka agenda sidang kali ini akan
dilanjutkan dengan PEMBACAAN PUTUSAN AKHIR. . Kepada para
pihak diharap mendengar dan memperhatikan dengan baik.
(membaca putusan, berbagi dengan kedua hakim anggota, namun awal
dan amar putusan harus dibaca Hakim Ketua Majelis).
Baiklah, saudara kuasa hukum penggugat apakah saudara mengerti
dengan isi putusan yang telah dibacakan ?

20
KH P : mengerti majelis hakim
HK : Baiklah, saudara kuasa hukum tergugat apakah saudara mengerti
dengan isi putusan yang telah dibacakan ?
KH T : mengerti majelis Hakim
HK : saudara kuasa hukum penggugat dan tergugat apakah saudara juga
mengerti akan hak-hak saudara terhadap putusan ini ?
KH P dan T : mengerti majelis hakim
HK : kepada kedua belah pihak anda mempunyai tiga pilihan yaitu
menerima, menolak, dan pikir-pikir terhadap isi putusan tersebut.
Kepada pihak yang tidak menerima isi putusan tersebut dapat
mengajukan banding dalam tenggang waktu yang telah ditentukan oleh
UU melalui kepaniteraan Pengadilan Negeri Malang.
Dengan ini sidang dinyatakan ditutup. (ketuk palu 3x)
Panitera : majelis hakim meninggalkan ruang sidang, hadirin dimohon berdiri.

21