Anda di halaman 1dari 12

KISIKISI INSTRUMEN KETERAMPILAN PROSES SAINS

Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas

: SMP / MTs : Fisika : VII (Tujuh)

Alokasi Waktu Jumlah Soal Bentuk Soal

: 2 x 40 Menit (2 JP) : 20 soal : Pilihan Ganda

Kompetensi Dasar Mendeskripsikan peran kalor dalam mengubah wujud zat dan suhu suatu benda serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Materi Kalor

Sub Materi Pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda Pengaruh kalor terhadap perubahan wujud zat Penguapan Perpindahan kalor Soal

Indikator Menyelidiki pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda. Menerapkan hubungan untuk menyelesaikan masalah sederhana. Menyelidiki pengaruh kalor terhadap perubahan wujud zat. Menerapkan dan untuk menyelesaikan maslaah sederhana. Menyelidiki faktor-faktor yang dapat mempercepat penguapan. Menyelidiki perpindahan kalor secara konduksi, konveksi, dan radiasi.

Aspek KPS yang dikembangkan Menafsirkan Menerapkan Komunikasi (Interpretasi) Konsep 1, 2 4, 5, 6 8 12, 13, 14 15, 16 18, 19 7 6 17 20 7 3 7 9, 10, 11

Soal 3 4 4 3 3 3 20

Indikator Menyimpulkan hubungan antara kalor dengan massa benda.

Sub Materi Pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda.

Soal 1. Perhatikan tabel hasil percobaan berikut ini! Gelas A Gelas B Air Air Jenis Zat 50 gram 100 gram Massa o 60 C 60oC Pemanasan 8 menit 16 menit Waktu Berdasarkan data tabel di atas, maka dapat disimpulkan bahwa .... A. Banyaknya kalor yang diperlukan benda sebanding dengan waktu B. Banyaknya kalor yang diperlukan benda sebanding dengan massa benda C. Banyaknya kalor yang diperlukan benda berbanding terbalik dengan massa benda D. Banyaknya kalor yang diperlukan benda berbanding terbalik dengan waktu 2. Perhatikan tabel data hasil percobaan berikut ini. Gelas A Gelas B Air Minyak Goreng Jenis Zat 50 gram 50 gram Massa 30oC 30oC Pemanasan 8 menit 6,5 menit Waktu Berdasarkan data di atas, dapat disimpulkan bahwa kalor yang diperlukan zat untuk menaikkan suhunya . A. bergantung pada gelasnya B. bergantung pada jenis zatnya C. tidak bergantung pada massanya D. tidak bergantung pada jenis zatnya

Kunci Jawaban B

Aspek KPS Menafsirkan (Interpretasi)

Menyimpulkan hubungan antara kalor dengan jenis zat.

Pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda.

Menafsirkan (Interpretasi)

Indikator Mengubah bentuk penyajian data dari betuk tabel ke bentuk grafik.

Sub Materi Pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda.

Soal 3. Perhatikan data tabel percobaan dibawah ini. No Waktu (menit) Suhu (oC) 1 0 20 2 1 28 3 2 36 4 3 44 5 4 52 Pada data tabel di atas menunjukkan hubungan antara suhu dan waktu pemanasan. Grafik yang sesuai dengan data tersebut adalah . A.

Kunci Jawaban C

Aspek KPS Komunikasi

B.

Indikator

Sub Materi C.

Soal

Kunci Jawaban

Aspek KPS

D.

Menerapkan hubungan Q = m.c.t untuk menyelesaikan masalah sederhana.

Pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda.

Menerapkan hubungan Q = m.c.t untuk

Pengaruh kalor terhadap perubahan suhu

4. Sepotong besi mempunyai massa 2 kg. Besi dipanaskan dari 14oC menjadi 30oC. Jika kalor jenis besi 450 J/kg oC, maka besar kalor yang diperlukan besi adalah . A. 31.500 J B. 22.600 J C. 17.200 J D. 14.400 J 5. Sebuah tembaga bermassa 1 kg dipanaskan dari 20oC menjadi 35oC dan membutuhkan kalor sebanyak 5.850 Joule. Besar kalor jenis tembaga adalah .

Menerapkan Konsep

Menerapkan Konsep

Indikator menyelesaikan masalah sederhana.

Sub Materi benda.

Soal A. 250 J / kg oC B. 290 J / kg oC C. 390 J / kg oC D. 425 J / kg oC 6. Sekelompok siswa melakukan percobaan dengan menggunakan aluminium yang massanya 1000 gram dan kalor jenisnya 0,21 kkal / kg oC. Suhu yang harus dinaikkan untuk menyerap kalor sebesar 10,5 kkal adalah . A. 50oC B. 60oC C. 70oC D. 80oC 7. Perhatikan grafik di bawah ini.

Kunci Jawaban

Aspek KPS

Menerapkan hubungan Q = m.c.t untuk menyelesaikan masalah sederhana.

Pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda.

Menerapkan Konsep

Menerapkan hubungan Q = m.c.t untuk menyelesaikan masalah sederhana melalui grafik.

Pengaruh kalor terhadap perubahan suhu benda.

Komunikasi

Pada grafik di atas menunjukkan hubungan antara suhu dan kalor yang diserap oleh suatu zat. Massa zat tersebut adalah 50 gram, maka kalor jenisnya adalah . A. 0,1 kal/g oC B. 0,2 kal/g oC

Indikator

Sub Materi

Soal C. 3,6 kal/g oC D. 7,5 kal/g oC 8. Sekelompok siswa melakukan percobaan dengan menggunakan tiga buah kamper. Kemudian kamper tersebut dimasukkan ke dalam bejana dan dipanaskan. Setelah beberapa lama dipanaskan, ternyata tercium bau harum dari kamper. Kesimpulan dari percobaan tersebut adalah . A. Kamper berubah wujud dari padat menjadi cair B. Kamper berubah wujud dari padat menjadi gas C. Kamper berubah wujud dari cair menjadi padat D. Kamper berubah wujud dari cair menjadi gas 9. Alkohol dituangkan ke dalam gelas beker dan dipanaskan. Kemudian suhu cairan alkohol tersebut dibaca setiap menit. Setelah beberapa menit dipanaskan, diperoleh data sebagai berikut. Waktu (menit) 0 1 2 3 5 8 11 Suhu alkohol (oC) 20 40 57 70 78 78 78 Grafik yang sesuai dengan data tabel di atas adalah . A.

Kunci Jawaban

Aspek KPS

Menyimpulkan percobaan dengan menggunakan bahan kamper.

Pengaruh kalor terhadap perubahan wujud zat.

Menafsirkan

Mengubah bentuk penyajian data dari betuk tabel ke bentuk grafik.

Pengaruh kalor terhadap perubahan wujud zat.

Komunikasi

Indikator

Sub Materi B.

Soal

Kunci Jawaban

Aspek KPS

C.

D.

Indikator Membaca grafik hubungan suhu dan waktu pemanasan air.

Sub Materi Pengaruh kalor terhadap perubahan wujud zat.

Soal 10. Perhatikan grafik hubungan suhu dan waktu pemanasan air berikut ini.

Kunci Jawaban C

Aspek KPS Komunikasi

Membaca grafik Pengaruh kalor suhu terhadap kalor terhadap zat padat. perubaham wujud zat.

Proses yang menunjukkan tidak terjadinya perubahan suhu atau suhu tetap terdapat pada . A. BC dan CD B. CD dan DE C. BC dan DE D. CD saja 11. Perhatikan diagram berikut ini.

Komunikasi

Indikator

Sub Materi

Soal Suatu zat padat seberat 25 gram dipanaskan dari titik A sampai ke titik D. Diagram kalor-suhunya dilukiskan pada gambar di atas. Titik lebur zat padat itu adalah .... A. 0 oC B. 20 oC C. 320 oC D. 420 oC 12. Untuk memanaskan 5 kg es 0oC (kalor lebur es 3,36 105 J / kg) dibutuhkan energi kalor sebesar . A. 1,68 106 Joule B. 1,11 106 Joule C. 1,68 105 Joule D. 3,33 105 Joule 13. Untuk menguapkan 2 kg air dengan suhu 100oC (kalor uap 2,26 106 J / kg) diperlukan kalor sebesar . A. 1,13 105 Joule B. 4,52 105 Joule C. 1,13 106 Joule D. 4,52 106 Joule 14. Untuk memanaskan 4 kg es 0oC (kalor lebur es 3,36 105 J / kg) dibutuhkan energi kalor sebesar . A. 1,19 106 Joule B. 1,34 106 Joule C. 1,19 105 Joule D. 1,34 105 Joule 15. Ayah membuat kopi panas di dalam gelas. Setelah itu, ia tuangkan sebagian kopi panas ke dalam cawan. Air kopi dalam cawan lebih

Kunci Jawaban

Aspek KPS

Menerapkan hubungan Q = m.L untuk menyelesaikan masalah sederhana. Menerapkan hubungan Q = m.U untuk menyelesaikan masalah sederhana. Menerapkan hubungan Q = m.L untuk menyelesaikan masalah sederhana. Menemukan suatu pola pada peristiwa

Pengaruh kalor terhadap perubahan wujud zat.

Menerapkan Konsep

Pengaruh kalor terhadap perubahan wujud zat.

Menerapkan Konsep

Pengaruh kalor terhadap perubahan wujud zat.

Menerapkan Konsep

Penguapan

Menafsirkan (Interpretasi)

Indikator mempercepat penguapan.

Sub Materi

Soal cepat dingin dibandingkan dengan air kopi dalam gelas. Berdasarkan peristiwa ini untuk mempercepat penguapan dilakukan dengan .... A. Memanaskan B. Memperluas permukaan zat cair C. Mengurangi tekanan D. Meniupkan udara di atas zat cair 16. Air bermassa 50 ml dimasukkan ke dalam gelas beker kemudian dipanaskan. Semakin lama air dipanaskan maka akan mendidih dan terlihat uap air dari permukaan air. Berdasarkan percobaan tersebut dapat disimpulkan bahwa . A. Pada waktu menguap zat memerlukan kalor B. Pada waktu menguap zat melepaskan kalor C. Pada waktu mengembun zat memerlukan kalor D. Pada waktu mengembun zat melepaskan kalor 17. Sekelompok siswa melakukan percobaan tentang penguapan air yang terjadi pada cangkir dan piring kecil. Percobaan tersebut dimulai dengan menuangkan air panas ke dalam cangkir dan piring kecil secara bersamaan sebanyak 50 ml. Suhu air panas yang berada di cangkir dan piring kecil dibaca dengan menggunakan termometer setiap 2 menit (dimulai dari 0 6 menit). Setelah dilakukan empat kali pengukuran pada cangkir diperoleh hasil sebagai berikut; 53, 48, 43, dan 35. Sedangkan pada piring kecil diperoleh hasil sebagai berikut; 53, 44, 36, dan 30. Data tabel yang sesuai dengan hasil pengamatan tersebut adalah ..

Kunci Jawaban

Aspek KPS

Menyimpulkan percobaan.

Penguapan

Menafsirkan (Interpretasi)

Mengubah bentuk penyajian data dari uraian ke bentuk tabel.

Penguapan

Komunikasi

Indikator

Sub Materi A.

Soal Waktu (menit) Suhu air di cangkir (oC) Suhu air di piring kecil (oC) Waktu (menit) Suhu air di cangkir (oC) Suhu air di piring kecil (oC) Waktu (menit) Suhu air di cangkir (oC) Suhu air di piring kecil (oC) 0 53 53 0 53 53 0 53 53 2 44 48 2 48 44 1 48 44 4 36 43 4 43 36 3 43 36 6 30 35 6 35 30 6 35 30

Kunci Jawaban

Aspek KPS

B.

C.

Menafsirkan mengamatan mengenai perpindahan kalor secara konduksi.

Waktu (menit) 0 1 3 6 Suhu air di cangkir (oC) 35 43 48 53 Suhu air di piring kecil (oC) 30 36 44 53 Perpindahan kalor 18. Dalam empat percobaan terpisah, sendok dengan bahan berbeda secara konduktor. ditempatkan dalam air yang sedang mendidih, seperti ditunjukkan dalam diagram berikut. Dalam percobaan di atas, sendok yang paling cepat panas terdapat pada nomor .

D.

Menafsirkan (Interpertasi)

Indikator

Sub Materi

Soal

Kunci Jawaban

Aspek KPS

Menyimpulkan percobaan.

Membaca diagram pergerakan serbuk kapur di dalam air yang dipanasi.

A. (1) C. (3) B. (2) D. (4) Perpindahan kalor 19. Andi melakukan percobaan dengan menggunakan sebuah kaleng secara radiasi. timah. Kaleng tersebut dicat sebagian dinding luarnya dengan cat hitam kusam, sedangkan sebagian dinding yang lain dibiarkan tetap mengilap. Kemudian ia tuangkan air mendidih ke dalam kaleng tersebut. Lalu ia letakkan kedua telapak tangannya pada kedua sisi kaleng. Ternyata sisi kaleng yang berwarna hitam kusam lebih panas dibandingkan kaleng yang dibiarkan mengilap. Berdasarkan percobaan tersebut maka dapat disimpulkan bahwa . A. Warna hitam sangat baik menyerap kalor radiasi. B. Warna hitam penyerap kalor radiasi yang buruk. C. Permukaan yang mengilap sangat baik menyerap kalor radiasi. D. Permukaan yang mengilap tidak menyerap kalor radiasi Perpindahan kalor 20. Gambar di bawah ini menunjukkan serbuk kapur di dalam air secara konveksi. yang dipanasi. Gerakan serbuk kapur itu seperti gambar ..

Menafsirkan (Interpertasi)

Komunikasi