Anda di halaman 1dari 7

Farmakokimia untuk bahan materi kimia, baca aja dari materi kimia analisis itb.

Sebagian besar keluar dari sana. Soal kimia tdd pilgan 20 soal, benar/salah 10 soal, dan essay 5 soal. Jawaban mungkin lebih dari satu dan ada nilai minus. 1. Kandungan reagen karl fishcer? belerang dioksida pada larutan iod dalam suatu campuran piridina anhidrat dan metanol anhidrat 2. Penyetearaan persamaan reaksi dan mol? 3. Manakah reaksi berikut yang menghasilkan pH 5? asam kuat-basa kuat (pH 7) asam kuat-basa lemah (sekitar 5) garam-garam () Jawab= asam kuat dan basa lemah 4. [AgNO3-]x, x???? X= 1 5. Indikator kimia? Senyawa kimia yang di gunakan untuk mendeteksi hasil suatu reaksi secara visual, bisa berupa perubahan warna atau pengendapan. 6. Data apa yang diperoleh dari metode analisis spektrofotometri UV-Vis: a. panjang gelombang maksimum b. sifat ionic c. sifat elektronik d. gugus kromofor 7. rentang panjang gelombang spektrofotometri UV, uv 200-400 200-400 nm (UV-VIS) 8. essaynya hitung kadar nitrogen titrasi kjedahl, penyetaraan reaksi, hitung reaksi antara O2 dengan CO 9. Nitrimetri sesuai digunakan untuk analisis senyawa amin a. Amin sekunder b. Amin tersier c. amin romatic d.

10. Manakah yang merupakan titran untuk nitrimetri NaNO2 11. Pelarut yang digunakan untuk titrasi bebas air yang memberikan sifat basa TitrASI Bebas air untuk senyawa asam Antiprotik netral (Metanol)] Antiprotik basa (butyl amin dan formamida) Aprotik netral (Benzene, eter, toluene) Aprotik basa (Piridin, DMSO)

12. Indicator asam-basa pH 8,2-10,2. Fenolftalein

13. Analisis dengan asilasi sesuai untuk senyawa amin sebagian amin alifatik dan senyawa amin aromatis 14. Hasil spektroskopi dari suatu senyawa dapat menggambarkan a. Sifat kimia b. Sifat fisika c. sifat ionik d. sifat elektronik

15. Kandungan reagen Karl Fishcer belerang dioksida dalam larutan iod dalam caampuran piridin anhidrat dan methanol anhidrat 16. Penentuan kadar air dengan metode destilasi dapat dilakukan dengan pelarut toluen 17. Untuk mendapatkan pH dapar yang sama dengan pKA asam lemah yang digunakan maka : Farmakologi/Farmasi Klinis 1. Jelaskan tujuan kombinasi obat berikut? a. INH dan vit B Isoniazid merupakan obat TBC. Efek sampingnya dapat menimbulkan anemia sehingga dianjurkan juga untuk mengkonsumsi vitamin penambah darah seperti piridoksin (vitamin B6). Menurut buku Interaksi Obat b. Al(OH)3 dan simetikon Al(OH)3 merupakan absorben asam lambung yang bersifat menetralisir, simetikon akan memperkecil gelembung gas yang timbul dan mudah diserap sehingga mencegah masuk angin, kembung dan sering buang angin. Al (OH)3 dan Mg (OH)2 Al (OH)3 dapat mengakibatkan obstipasi sedangkan Mg (OH)2 memiliki efek laksan.jadi dikombinasi untuk menetralisir mengatasi kedua efek tersebut Obat tuberculosis - Obat Primer (INH, Pirazinamid, Streptomisin, etambutol) - Obat sekunder (P-aminosalisilat, Fluorkuinolon) Amoxicillin dan asam klavulanat Asam klavulanat merupakan antagonism kompetitif, sehingga obat ini akan mendduduki cincin beta laktamse yg aktif pada bakteri, sehingga mencegah resisitensi amokcicilin

c.

d.

e.

2. Sebutkan indikasi obat berikut : Akarbosa Untuk diabetes mellitus tipe 2 yakni penghambat enzim alfa glukosidase furosemid Furosemid merupakan diuretic golongan loop diuretik. Diuretics meningkatkan jumlah air seni yang disahkan, yang akan menyebabkan tubuh kehilangan air dan

garam. Furosemid membantu mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi). Ini bukan obat. Hal ini juga akan mengurangi pembengkakan dan penyimpanan air yang disebabkan oleh berbagai kondisi medis, seperti jantung, hati, atau penyakit ginjal. . Pirantel pamoat = obat antelmintik untuk cacing nematoda Ranitidine = obat anti tukak yakni dengan menghambat sekresi asam lambung Difenhidramin = antihistamin, untuk mengatasi alergi Kodein = merupakan narkotik golongan 3 yang digunakan untuk antitusif 3. definisi dari: nefrotoksik = Derajat toksik atau destruktif terhadap sel ginjal anemia aplastik = salah satu kelompok anemia akibat depresi sumsum tulang belakang, sehingga terjadi penurunan pembentukan sel-sel darah yang baru anorexia = kehilangan/penurunan selera makan leukopeni = penurunan jumlah leukosit (jumlah leukosit dibawah normal) polisitomia = jumlah sel darah diatas normal pensitopeni= defisiensi semua elemen sel darah diabetes insipidus = Diabetes insipidus adalah pengeluaran cairan dari
tubuh dalam jumlah yang banyak yang disebabkan oleh dua hal : @ Gagalnya pengeluaran vasopressin @ Gagalnya ginjal terhadap rangsangan AVP

4. Berikan masing2 contih dari golongan obat berikut : Antihipertensi = Captopril, Enalapril, propanolol, spironolakton 1. Diuretic : Thiazida, Furosemida, Spironolakton 2. Simpatolitik : metildopa, reserpin 3. B-reseptor blockers : Propanolol, atenolol 4. Antagonis kalsium : Nifedipin, verapamil. 5. Penghambat ACE->AT 1 dan AT 2 : captropil, enalapril 6. Vasodilator : Hidralazin, midoksidil laksan = 1. Bulk forming agent Bulk forming agent dapat menambahkan serat pada feses. Penambahan serat ini akan merangsang kontraksi alami usus untuk proses BAB. Contoh senyawa yang termasuk bulk forming agent adalah metilselulosa dan psylium. 2. Emolient laxative Emolien merupakan surfaktan yang bekerja dengan membantu pencampuran air dan lemak yang terdapat dalam saluran cerna, meningkatkan sekresi air dan elektrolit di usus kecil dan usus besar. Emolien menghasilkan feses yang lunak dalam 1-3 hari sehingga banyak digunakan untuk mencegah konstipasi. Contoh laksan yang termasuk kelompok ini adalah natrium dokusat.

Lubrikan

Contoh lubrikan adalah minyak mineral. Minyak mineral merupakan laksatif yang sering digunakan dan bekerja dengan melapisi feses sehingga mudah dikeluarkan. Efek senyawa ini terhadap fungsi usus terlihat setelah 2-3 hari.

Laksan osmotik

Laksan osmotik mendorong sejumlah besar air ke dalam usus besar sehingga feses menjadi lunak dan mudah dikeluarkan. Laksan ini mengandung garam-garam katartika (saline cathartics) atau mengandung gula. Saline cathartics terdiri dari ion-ion yang sulit diabsorpsi seperti magnesium, sulfat, fosfat dan sitrat, yang memiliki efek osmotik dalam menahan cairan di saluran cerna. Senyawa ini dapat diberikan secara oral ataupun melalui rektal. Sementara laksan osmotik yang mengandung gula contohnya laktulosa, sorbitol, dan polietilen glikol.

Stimulant laxative

Stimulant laxative bekerja secara langsung merangsang dinding usus besar untuk berkontraksi dan mengeluarkan isinya. Contoh senyawa yang termasuk stimulant laxative adalah senna, kaskara (minyak jarak), bisakodil, dan fenolftalein. Stimulant laxative ini sangat efektif namun dapat menimbulkan efek samping berupa diare berat yang mengakibatkan dehidrasi dan hilangnya banyak elektrolit (terutama kalium). Laksan jenis ini juga lebih sering menyebabkan terjadinya kram usus dibandingkan jenis laksan lainnya. Selain itu, penggunaan berlebih juga dapat merusak saraf dan otot-otot pada usus besar dan memperburuk konstipasi sehingga sebaiknya dijadikan pilihan terapi terakhir jika penggunaan laksan jenis lainnya tidak berhasil mengatasi konstipasi. diabetes = glibenklamid, metformin, akarbose, tolbutamid 1. Sulfonilurea Gen 1: Toluramid, tolazamid Gen 2 : Glibenklamid 2. Derivate biguanida : metformin, buformin 3. Glukosidase inhibitor : akarbose dan manitol 4. Thiazolindindion : troglitazon 5. Miglitinida : repaglinida gout = allopurinol, probenesid, sulfinpirazon, Triamsinolon heksasetonid 20-40mg intraartikular asma = terbutalin sulfat, teofilin, teobromin, salbutamol 1. Antialergika : Nedocromil dan ketotifen 2. Bronkodilator - Adrenergic : Salbutamol, terbutalin - Antikolinergik : ipratropium, trazinamium, deptropin - derivate xantin : teofilin, aminofilin, kolinteofilinat 3. kortikosteroid : Prrednison, deksametason, hidrokortison 4. mukolitikda dan ekspektoran : bromeksin, mesna, ambroksol, asetilsistein, ammonium klorida 5. antihistamin : ketotifen, oksatomida 6. zat antileukotrien : zibeteun, montelukas, setirizin. Antihiperkolesterolimia = kolestiramin, kolestipol, niasin (asam nikotinat) Diuretik=amilorid,furosemid,chlorotiazid,spironolakton Analgesik = asam mefenamat. Morfin 5. apa indikasi dari: simvastatin= antihiperkolesterolimia lidokain= anastetik lokal metoklopramid= anti emetik (anti mual), pelancar ASI

kloramfenikol= antibiotik................... 6. obat mana yang harus dengan resep dokter: injeksi vit. C, asetosal, trimetoprim, diazepam, tablet parasetamol Jawab= trimetoprim, diazepam

Teknologi Farmasi/Farmasetika 1. Pengertian HLB? 2. Cara penentuan HLB? 3. Bagaimana HLB yang baik? 4. Syarat2 sediaan steril? 5. Perhitungan isotonis? 6. cara penentuan HLB emulsi yang terdiri dari minyak zaitun (HLB butuh 10) dan minyak jagung (HLB butuh 12) dengan menggunakan emulgator tween dan span sebanyak 5%. Berapa perbandingan emulgator agar terbentuk emulsi yang baik 7. perbedaan rentang isohidri sediaan tetes mata (7.4) dan tetes hidung (5.5-6.5) (5.06.7) 8. apa pentingnya uji stabilitas sediaan farmasi dan macam-macam uji stabilitas untuk menjamin quality, safety, effication of drug 9. tujuan uji pirogen sediaan parenteral 10. ada dua formula dengan bahan aktif CTM 2 mg. metode A: granulasi kering. Metode B: granulasi basah. Metode mana yang paling tepat? 11. Factor-faktor yang harus diperhatikan untuk formulasi sediaan tablet kunyah 12. Keuntungan sediaan tablet (padat) 13. Jelaskan mengenai metode pembuatan krim 14. Sebutkan dan jelaskan metode-metode granulasi 15. Perhitungan isotonisitas (NaCl diganti dengan sukrosa) 16. Fungsi Benzalkonikum klorida Biologi Farmasi 1. Aktifitas farmakologi epikatekin? antioksidan, antikanker, antimutagenik, antidiabetes. Epikatekin merupakan senyawa bioakti polifenol 2. Cara identifikasi epikatekin? a. Sebutkan nama simplisia dan tumbuhan penghasil kuinin? Cinchona ledgeriana, Cinchona succirubra famili rubiaceae nama simplisia Cinchonae Cortex b. Sebutkan faktor standarisasi mikroskopis simplisia tersebut? Mikroskopik Jaringan gabus terdiri dari banyak lapisan sel gabus bentuk persegi empat memanjang atau agak pipih, dinding tipis warna kuning kecoklatan, sebagian dari sel jaringan gabus berisi zat berwarna coklat terutama sel yang terletak lebih dekat dengan permukaan Korteks ; sel parenkimatik, bentuk polygonal memanjang ; bagian luar terdiri atas banyak lapis sel, kadang-kadang agak termampat, dinding agak tebal, tidak berlignin, warna coklat kemerahan ; sel berisi butir pati tunggal bentuk bulat atau memanjang ; pada jaringan ini terdapat sel idioblas berisi hablur kalsium oksalat bentuk pasir juga terdapat saluran sekresi bentuk bulat atau bulat panjang

dan beris tanin; jaringan korteks bagian dalam terdiri atas banyak lapis sel berdinding tipis, warna kuning kecoklatan, sel berisi butir pati tunggal berbentuk bulat atau bulat panjang berukuran sampai 30m Floem ; parenkim floem terdiri dari sel-sel kecil berdinding tipis warna kuning kecoklatan sampai coklat, sel idioblas berisi hablur kalsium oksalat bentuk pasir ; serabut floem banyak, warna kuning muda, dinding sangat tebal berlapislapis, berlignin, saluran noktah bercabang-cabang atau tidak, lumen sempit atau lebar, tunggal atau berkelompok, lebar 20m 75 m panjang sampai 1500 m ; jari-jari empulur terdiri dari satu sampai tiga deret sel Serbuk ; Warna coklat kemerahan ; fragmen pengenal adalah fragmen jaringan gabus ; serabut floem ; hablur kalsium oksalat bentuk pasir ; fragmen parenkim korteks berisi butir pati c. Genus simplisia? 3. Sebutkan faktor standarisasi ekstrak dan simplisia dari andrographidis paniculata? a. Termasuk dalam golongan senyawa apakah kuersetin? Quersetin adalah senyawagolongan flavonoid jenis flavonol dan flavon, senyawa ini banyak terdapatpada tanaman famili myrtaceae dan solanacea. b. bagaimanakah biosintesis kuersetin dan sebutkan senyawa prekursornya? 4. Sebutkan metode2 yang dapat digunakan untuk menetapkan kadar air? 5. Faktor apakah yang digunakan dalam standarisasi ekstrak selain dalam standarisasi simplisia? 6. Sebutkan metode analisis yang sesuai untuk senyawa piperritin? 7. Manakah dari berbagai antibiotic dibawah ini yang merupakan golongan makrolida? Eritromisin, klaritromisin, azitromisin.dinitromisin 8. Sebutkan biosintesis flavonoid? 9. Kadar air suatu simplisia yang mengandung minyak atsiri? a. kadar air>susut pengeringan b. kadar air c. kadar air = susut pengeringan d. tidak ada jawaban benar 10. Sebutkan penggolongan obat tradisional indonesia? Jamu, obat herbal terstandart, fitofarmaka 11. Metabolit primer dan sekunder? 12. Cara ekstraksi menggunakan panas? Ada 5 ekstraksi cara panas (Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2000), yaitu: Refluks Refluks adalah ekstraksi dengan pelarut pada temperatur titik didihnya, selama waktu tertentu dan jumlah pelarut terbatas yang relatif konstan dengan adanya

pendingin balik. Umumnya dilakukan penglukosangan proses pada residu pertama sampai 3-5 kali sehingga dapat termasuk proses ekstraksi sempurna Soxhlet Soxhlet adalaah ekstraksi yang mengunakan pelarut yang selalu baru yang umumnya dilakukan dengan alat khusus sehingga terjadi ekstraksi kontinu dengan jumlah pelarut relatif konstan dengan adanya pendingin balik. Digesti Digesti adalah maserasi kinetik (dengan pengadukan kontinyu) pada temperatur yang lebih tinggi dari temperatur ruangan, yaitu secara umum dilakukan pada temperatur 40-500C. Infus Infus adalah ektraksi dengan pelarut air pada temperatur penangas air (bejana infus tercelup dalam penangas air mendidih, temperatur terukur 96-98 0C) selama waktu tertentu (15-20 menit). Dekok Dekok adalah infus pada waktu yang lebih lama (30 menit) dan temperatur sampai titik didih air. a. Destilasi uap Destilasi uap adalah ekstraksi senyawa kandungan menguap (minyak atsiri dari bahan (segar atau simplisia) dengan uap air. Berdasakan peristiwa tekanan parsial senyawa kandungan menguap dengan fase uap air dari ketel secara kontinu sampai sempurna dan diakhiri dengan kondensasi dengan fase uap campuran (senyawa kandungan menguap ikut terdestilasi) menjadi destilat air bersama senyawa kandungan yang memisah sempurna atau memisah sebagian. 1. Cara identifikasi dan karakterisasi senyawa rhein (dikasi gambar strukturnya) 2. Yang termasuk metode ekstraksi panas: o A. ekstraksi bersinambungan o B. digesti o C. maserasi o D. reflux jawaban= digesti dan reflux 1. Cara analisis senyawa alkaloid dan flavonoid beserta pereaksinya 2. Yang termasuk senyawa hasil metabolisme sekunder 3. Senyawa yang memberikan bercak bila disemprotkan dengan pereaksi FeCl3: a. lipid b. tannin c. karbohidrat d. kumarin 1. syarat mikroba pada produk jamu: a. tidak boleh ada mikroba pathogen b. boleh ada mikroba pathogen pada jumlah tertentu c. tidak boleh ada mikroba sama sekali Jawaban = a. tidak boleh ada mikroba pathogen 1. metode penetapan potensi antibiotika Ini Dikutip dari Soal Ujian Masuk ITB