Anda di halaman 1dari 12

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN

DENGAN HIPERTIROIDISME
A. Definisi
Hipertiroid adalah suatu ketidakseimbangan metabolik yang merupakan
akibat dari produksi hormon tiroid yang berlebihan. (Dongoes E, Marilynn , 2000
hal 708)
erdapat dua tipe hipertiroidisme yaitu penyakit gra!es dan goiter nodular
toksik. ("ri#e $, %yl!ia, &''( hal &07))
B. Etiologi
"enyebab*penyebabnya antara lain+
&. Herediter
2. oksik $denoma
,. umor kelen-ar hipo.ise
). iroiditis sub akut
(. /anker tiroid
0. erapi hormon tiroid berlebihan
("ri#e $, %yl!ia, &''(, hal &07) dan Dongoes E, Marilynn , 2000 hal 708)
C. Fato! !esio
&. er-adi lebih banyak pada 1anita dari pada laki*laki
2. "ada usia lebih dari (0 tahun
,. "ost trauma emosional
). "eningkatan stress
(2ong 3, 4arbara &''0 hal &0')
D. Manifestasi linis
$patis
Mudah lelah
/elemahan otot
Mual
Muntah
5emetaran
/ulit lembab
4erat badan turun
akikardi
Mata melotot, kedipan mata berkurang
(%melt6er 3. %u6anne, 2002, hal &,&' dan "ri#e $, %yl!ia, &''(, hal &070)

E. Pat"a#
F. Pe$e!isaan Pen%n&ang
&. es ambilan 7$8+ meningkat pada penyakit gra!es dan toksik goiter noduler,
menurun pada tiriditis
2. , dan ) serum + meningkat
,. , dan ) bebas serum + meningkat
). %H+ tertekan dan tidak berespon pada 7H ( tiroid releasing hormon)
(. iroglobulin + meningkat
0. %timulasi tiroid &,& + dikatakan hipertiroid -ika 7H daritidak ada sampai
meningkat setelah pemberian 7H
7. $mbilan tiroid &,& + meningkat
8. 8katan protein sodium + meningkat
'. 5ula darah + meningkat ( kerusakan adrenal)
&0. /ortisol plasma + turun ( menurunnya pengeluaran oleh adrenal)
&&. "emerksaan .ungsi hepar + abnormal
&2. Elektrolit + hponatremi akibat respon adrenal atau e.e delusi terapi #airan,
hipokalemia akibat dari deuresis dan kehilangan dari 58
&,. /ateklamin serum + menurun
&). kreatinin urin + meningkat
&(. E/5 + .ibrilasi atrium, 1aktu sistolik memendek kardiomegali
(DoengesE, Marilynn,2000 hal 7&&)
G. Penatalasanaan
&. "engobatan -angka pan-ang dengan obat*obat antitiroid seperti propiltiourasil
atau metima6ol yang diberikanpaling sedikit selama satu tahun. 9bat : obat ini
menghambat sintesis dan pelepasan tiroksin.
2. "embedahan tiroideksomi sub total sesudah terapi propiltiourasil prabedah
,. "engobatan dengan yodium radioakti.
("ri#e $, %yl!ia, &''(, hal &070)
H.KOMP'IKASI
"enyakit -antung
5agal gin-al kronis
;raktur
/risis tiroid
(%melt6er 3. %u6anne, 2002, hal &,&')
8. Penga&ian
&. $kti!itas dan istirahat
Data %ubyekti.+
* 8nsomnia, sensiti!itas meningkat
* 9tot lemah, gangguan koordinasi
* /elelahan berat
Data obyekti.+
* $tro.i otot
2. %irkulasi
Data %ubyekti.+
* "alpitasi
* <yeri dada
Data obyekti.+
* Disritmia (.ibrilasi atrium), irama galop, murmur
* "eningkatan tekanan darah, takikardi saat istirahat
* %irkulasi kolaps
,. 8ntegritas ego
Data %ubyekti.+
* Mengalami stress yang berat baik emosional maupun .isik
Data obyekti.+
* Emosi labil (eu.oria sampai delirium), depresi
). Eliminasi
Data %ubyekti.+
* =rin dalam -umlah banyak
* "erubahan dalam .eses + diare
(. Makan> minum
Data %ubyekti.+
* /ehilangan 44 yang mendadak
* <a.su makan meningkat, makan banyak, makan sering, kehausan. Mual
muntah
Data obyekti.+
* "embesaran tiroid, goiter
* Edema non pitting terutama daerah pretibial
0. %ensori neural
Data obyekti.+
* 4i#ara #epat dan parau
* 5anggguan status mental dan perilaku seperti bingung, disorentai, gelisah,
peka rangsang, delirium, sikosis, stupor,koma
* remor halus pada tanan, tanpa tu-uan, beberapa bagian tersentak*sentak
* Hiperakti. re.lekstenon dalam (7D)
7. <yeri > kenyamanan
Data %ubyekti.+
* <yeri orbital, .oto.obia
8. 7espirasi
anda+
* ;rekuensi pernapasan meningkat, takipnea
* Dispnea
'./eamanan
Data subyekti.+
* idak toleransi terhadap panas, keringat berlebihan
* $lergi terhadapiodium ' mungkin digunakan pada pemeriksaan)
Data obyekti.+
%uhu meningkat diatas ,7,) 3, dia.oresis
/ulit halus, hangat dan kemerahan, rambut tipis, mengkilat dan lurus
Eksoptalmus+ retraksi, iritas pada kin-ungti!a dan berair. "ruritus, lesi
eritema ( sering ter-adi pada pretibial yang men-adi sangat parah
&0. %eksualitas
Data obyekti.?
"enurunan libido, hipomenorea, amenorea dan impoten
&&. "enyuluhan> pembela-aran
%ub-ekti. Data +
* 7i1ayat keluarga yang mengalami masalah tiroid
* 7i1ayat hipotiroidis, terapi hormontiroid atau pengobatan antitiroid,
dihentikan terhadap pengobatan antitiroid, dilakukan pembedahan
tiroidektomi sebagian
* ri1ayat pemberian insulin yang menyebabkan hipoglikemia, gangguan
-antung trauma, pemeriksaan rontgen dengan 6at kontras
(DoengesE, Marilynn,2000 hal 708 *70')
(. Diagnosa Ke)e!a"atan
*. Pen%!%nan +%!a, &ant%ng -.. ,i)e!ti!oi. ti.a te!ont!ol/,i)e!$eta-olis$e/
)eningatan -e-an e!&a &ant%ng
u-uan "asien > #riteria e!aluasi ?
* mempertahankan #urah -antung yang adekuat sesuai dengan kebutuhan
tubuh yang ditandai dengan @ stabil, denyut nadi peri.er normal,
pengisian kapiler normal, status mental baik,tidak ada disritmia
Inte!0ensi 1
8ndependen
* "antau @. "erhatikan besarnya tekanan nadi
* "eriksa >teliti kemungkinan nyeri dada yang dikeluhkan pasien
* /a-i nadi>denyut -antung saat pasien tidur
* $uskultasi suara -antung, perhatikan adanya bunyi -antung tambahan,
adanyairamagallop dan murmur sistolik
* "antau E/5, #atat atau perhatikan ke#epatan atu irama -antung dan adanya
disritmia
* 9bser!asi tanda dan ge-ala kehausan yang hebat, mukosa membran kering,
nadilemah, pengisian kaapiler lambat, penurunan produksi urin dan
hipotensi
* 3atat adnya ri1ayat asma>bronkokontriksi, kehamilan,sinus bradikardi>blok
-antung yang berlan-ut men-adi gagal -antung
/olaborasi
* 4erikan #airan melalui 8@ sesuai indikasi
* 4erikan obat sesuai dengan indkasi+
a. "enyekat beta seperti+ propanolol (inderal0, atenolol (tenormin), nadolol
(#orgard)
b. Hormon tirid antagonis seperti propiltirourasil ("=), metima6ol
(tapa6ole)
#. <atriun iodida (lugol) atau saturasi kalium iodida
d. 7$8 (
&,&
8na2 atau
&2(
8na2)
e. /ortikosteroid
.. Digoksin
g. ;urosemid
h. $setamino.en
i. 7elaksan otot
* "antau hasil pemeriksaan lab + kalium serum, kalsium serum,kultur
sputum
* 2akukan pemantauan E/5 se#ara teratur
* 4erikan oksigen sesuai indikasi
* %iapkan untuk pembedahan
2. Kelela,an -.. ,i)e!$eta-oli .engan )eningatan e-%t%,an ene!gi/)ea
!angsang .a!i sa!af se,%-%ngan .engan gangg%an i$ia t%-%,
Dibuktikan oleh +
* Mengungkapkan sangat kurang kekurangan energi untuk mempertahankan
utinitas umum, penurunan penampilan
* 2abilias>pekarangsang emsional, gugup, tegang
* "erilaku gelisah
* /erusakan kemampuan untuk konsentrasi
u-uan "asien > #riteria e!aluasi ?
* Menungkapkan se#ara !erbal tentang peningkatan energi
* Menun-ukkkan perbaikan kemampuan untuk berpartisipasi dalam
melakukan akti!its
Inte!0ensi
8ndependen
* "antau @ sebelum dan sesudah akti!itas
* 3atat perkembangan takipnea, dispnea, pu#at dan sianosis
* 3iptakan lingkungan yang tenang, ruangan yang dingin, turunkan stimulasi
sensori, 1arna*1arna yang se-uk dan situasi yang tenang
* %arankan pasien untuk mengurangi akti!itas dan meningkatkan istirahat
ditempat tidur -ika memungkinkan
* 4erikan tindakan yang membuat pasien nyaman seperti masage>sentuhan,
bedak yang se-uk
* Memberikan akti!its pengganti yang nyaman seperti memba#a,
mendengarkan radio
* Hindari membi#arakan topik yang men-engkelkan atau yang mengan#am
pasien. Diskusikan #ara untuk berspon terhadap perasaan tersebut
* Diskusikan dengan orang dekat tentang keadaan kelelahan dan emosi yang
tidak stabil
/olaborasi
* 4erikan obat sesuai indikasi sseperti sedati. + .enobarbital (luminal)
,. Pe!%-a,an n%t!isi %!ang .a!i e-%t%,an -.. )eningatan$eta-ois$e
3 )eningatan nafs% $aan4)e$as%an .engan )en%!%!%nan BB5
u-uan pasien > #riteria e!aluasi
* Menun-ukkkan 44 yang stabil disertai dengan nilai laboratorium yang
normal dan terbebas dari tanda*tanda malnutrisi
Inte!0ensi
8ndependen
* $uskultasi bising usus
* 3atat dan laporkan adanyaanoreksia, kelemahan umum>nyei,nyeri abdomen,
mun#ulnya mual*muntah
* "antau masukan makanan setiap hari. Dan timbang bb setipa hari serta
laporkan adanya penurunan 44
* Dorong pasien untuk makandan meningkatkan -umlah makan dan -uga
makanan ke#il dengan menggunakan makanan tinggi kalori yang mudah
di#erna
* Hindari pemberian makananyang dapat meningkatkan peristaltik usus (eh,
kopi dan makanan berserat lainnya ) dan #airan yang menyebabkan diare
* 4i#ara dengan nada normal
/olaborasi +
* /onsul dengan ahli gi6i untuk memberikan diet tinggi kalori, protein,
karbohidart dan !itamin
* 4erikan obat dengan indikasi+
a. glukosa,!it 4 kompleks
b. 8nsulin (dengan dosis ke#il)
6. Ke!%saa integ!itas &a!ingan $ata -.. )e!%-a,an $eanis$e )e!lin.%ngan
.a!i $ata
u-uan > #riteria hasil +
* Dapat mempertahakan kelembaban membran mukosa mata, terbebas dari
ulkus
* Mampu mengidenti.ikasi tindakan untuk memberkanperlindungan pada
mata dan pen#egahan komplikasi
Inte!0ensi
8ndependen
* 9bser!asi edema peiorbital, gangguan penutupan kelopakmata. 2apang
pandang penglihatan yang sempit, air ata yang berlebihan. 3atat adanya
.oto.obia, rasa adanya benda diluar mata dan nyeri pada mata
* E!aluasi keta-aman mata, laporkan adanya pandangan yang kabur atau
pandangan ganda( diplopia)
* $n-urkan pasien menggunakan ka#a mata gelap ketika bangaundan tutup
dengan peneutup mata selamatidur sesuai kebutuhan
* 4agian kepala tempat tidur ditinggikan dan batasi pemasukan garam -ika
ada indikasi
* 4erikan kesempatan pasian untuk mendiskusokan perasaaan tentang
perubahanganbaran atau betuk tubuh untuk meningkatkan gambanran tubuh
* 8nstruksikan agar pasien melatih otot mata ekstraokular -ika memungkinkan
/olaborasi
* berikan obat sesuai indikasi
a. obat tetes mata metilselulosa
b. $3H, prednison
#. 9bat antitiroid
d. Diuretik
* %iapkan pembedahan
7. Ce$as -.. fato! fisiologis/ stat%s ,i)e!$eta-oli 3sti$%lasi SSP5/ efe
)se%.oateola$in .a!i ,o!$on ti!oi.
Ditandai dengan +
* "eningkatan perasaan kuatir, gemetar, hilang konrol, panik, perubahan kogniti.,
distosi rangsanglingkungan
* 5erakan ekstra, gelisah, tremor
/riteria hasil+
* ampak rileks
* Melapokan ansietasberkurang sampai tingkat dapt dilatasi
* Mampu mengidenti.ikasi #ara hidup yang sehat untuk membagikan perasaannya
Inte!0ensi1
Man.i!i
* 9bser!asi tingkah laku pasien yang menun-ukkan tingkat ansietas
* "antau respon .isik, papitsi, gerakan yang berulang*ulang, hiper!entilasidan
insomnia
* inggal bersama pasien, mempertahankan sikap yang teang. Mngakui atau
men-a1ab kekuatiran dan mengi-inkan perilaku pasien yang umum
* Aelaskan prosedur, lingkungan sekelilmn atau suara yang mungkindidengar oleh
pasien
* 4i#ara yang singkat dengan kata yang sederhana
* /urangi stimulasidari luar. empatkan pada ruangan yang tenang, berikan
kelembutan, kurangi lampu yang terang, kurangi -umlah orang yang
berkun-uang
* Diskusikan dengan pasien aau orang yang terdekat penyebab emosional yang
labil>reaksi psikotik
* ekankan harapan bah1a pengendalian emosi itu harus tetap diberikan sesuai
denagan perkembangan terapi obat
/olaborasi?
* 4erikan obat antiansietas
* 7u-ukpada sistem penyokong sesuai dengan kebutuhan seperti konseling, ahli
agama dan pelayanan sosial
8. Pe!%-a,an )!osses)ii! -.. )e!%-a,an fisiologis/ )eningatan sti$%lasi
SSP4$e$)e!+e)at ati0itas $ental
/riteria hasil+
* Mempertahankan orientasi realita umumya
* Mengenali perubahan dalam berpikir>perilaku dan .aktor penyebab
8nter!ensi+
* /a-i proses pikir pasienseperti memori, rentang perhatian, orientasi terhadap
tempat, 1aktu atau orang
* 3atat adanya perubahan tingkahlaku
* Hadirkan pada realita se#ara terusmenerus danse#ara gamblang tanpa mela1an
pikiran yang tidak logis
* Memberikan tindakan yang aman seperti bantalan pada enghalang tempat tidur,
pengikatan yang lembutsuper!isi yang ketat
* $n-urkan keluarga atau orang dekat lainnnya untuk mengun-ungi paisen.
Memberikan dukungan dengan kebutuhan
/olaborasi
"emberian sedati. ssesuai indikasi
9. K%!ang )engeta,%an $engenai on.isi/ )!ognosis .an e-%t%,an
)engo-atan
Ditandai dengan+
* "ertanyaan, meminta in.ormasi
/riteria e!aluasi+
* "asien mengerti tentang proses penyakit dan pengobatannya
* Mengidenti.ikasi hubungan antara tanda dan ge-alapada prosses penyakit dan
hubungan ge-ala dengan .aktor penyebabnya
Inte!0ensi:
* 4erikan in.ormasi yang tepat dengan keadaan indi!idu
* 4erikan in.ormasi tanda dan ge-ala dari hipertiroid
* Diskusikan mengenai terapi obat termasuk ketaatan terhadap pengobatan dan
tu-uan terapi
* in-au kebutuhan diiit makanan dan tin-au ulang mengenai nutrisi . Mdnghindari
kopi, makanan penga1et dan makanan pe1arna
/olaborasi+
* "emberian anti emetikdengan -ad1al reguler
* @itamin $,D,E dan 40
* 7u-uk ahli diit
* "asang >pertahankan slang <5 untuk pemberian makanan enteral
(Doenges E, Marilynn, 2000 hal 7&0*7&')
DAFTAR PUSTAKA
&. 2ong 3, 4arbara, Pe!a"atan Me.ial Be.a,/ Ailid ,, 4andung, Bayasan 8katan
$lumni "endidikan /epera1atan "a-a-aran, &''0
2. "ri#e $, %yl!ia dan Cilson M, 2orraine, Patofisiologi1 Konse) Klinis P!oses;
P!oses Pen#ait, Edisi ), 4uku 88, Aakarta, E53,&''(
,. Hudak D 5allo, Ke)e!a"atan K!itis1 Pen.eaatan Holisti, Edisi 0, @olume
88, Aakarta, E53,&''0
). %melt6er 3. %u6anne, 4runner D %uddarth, B%% A&a! Ke)e!a"atan
Me.ial Be.a,/ Ailid ,, Aakarta, E53 ,2002
(. Marilynn E, Doengoes, 2000, Ren+ana As%,an Ke)e!a"atan/ Edisi ,, Aakarta,
E53, 2000