Anda di halaman 1dari 1

TUGAS APRESIASI ARSITEKTUR PENERAPAN METAFORA DALAM BANGUNAN

MUSEUM TSUNAMI ACEH

Dosen: Nicolaus Nino Ardhiansyah, S.T.,M.Sc.

Andreas P. Daniswara 110113872

Nino Ardhiansyah, S.T.,M.Sc. Andreas P. Daniswara 110113872 Contoh Bangunan: Museum Tsunami Aceh, Arsitek Ridwan Kamil
Contoh Bangunan:
Contoh Bangunan:
Museum Tsunami Aceh,
Museum Tsunami Aceh,

Arsitek Ridwan Kamil

adalah sebuah museum yang dirancang sebagai

monumen simbolis untuk bencana gempa bumi dan

tsunami Samudra Hindia 2004 sekaligus pusat pendidikan

dan tempat perlindungan darurat andai tsunami terjadi

lagi.

Museum ini mencoba merespon beberapa

aspek pen ng dalam perancangan seper : memori

terhadap peris wa bencana tsunami, fungsionalitas

sebuah bangunan museum/memorial, iden tas kultural

masyarakat Aceh, este ka baru yang bersifat modern dan

responsif terhadap konteks urban.

Metafora Arsitektur

Exterior Bangunan
Exterior Bangunan
konteks urban. Metafora Arsitektur Exterior Bangunan Menurut Anthony C. Antoniades, 1990 dalam ”Poethic of

Menurut Anthony C. Antoniades, 1990 dalam ”Poethic of Architecture”, suatu cara memahami suatu hal, seolah hal tersebut sebagai suatu hal yang lain sehingga dapat mempelajari pemahaman yang lebih baik dari suatu topik dalam pembahasan. Dengan kata lain menerangkan suatu subyek dengan subyek lain, mencoba untuk melihat suatu subyek sebagai suatu yang lain.

Ada ga kategori dari metafora Menurut Anthony C. Antoniades

 

Desain Museum Tsunami ini mengambil ide dasar dari rumah panggung Aceh. Refleksi dari keadaan alam di Aceh.

1.

Intangible Metaphors (metafora yang dak diraba)

 

yang termasuk dalam kategori ini misalnya suatu konsep, sebuah ide, kondisi manusia atau kualitas‐kualitas khusus (individual,naturalis s, komunitas, tradisi dan budaya).

Exterior Bangunan
Exterior Bangunan
manusia atau kualitas‐kualitas khusus (individual,naturalis s, komunitas, tradisi dan budaya). Exterior Bangunan

2. Tangible Metaphors (metafora yang dapat diraba) Dapat dirasakan dari suatu karakter visual atau material.

 

3. Combined Metaphors (penggabungan antara keduanya)

   

Desain Museum pada tampilan luar mengambil bentuk kapal dengan memodifikasi atap sebagai “bukit penyelamatan”.

Secara konsep dan visual saling mengisi sebagai unsur‐ unsur awal dan visualisasi sebagai pernyataan untuk mendapatkan kebaikan kualitas dan dasar.

mengisi sebagai unsur‐ unsur awal dan visualisasi sebagai pernyataan untuk mendapatkan kebaikan kualitas dan dasar.
 

Exterior Bangunan

Hal ini mengacu pada harapan museum sebagai tempat menyelamatkan diri apabila bencana Tsunami terjadi lagi (bahtera Nuh)

Interior Bangunan  
Interior Bangunan  
Interior Bangunan  

Interior Bangunan

Interior Bangunan
Interior Bangunan  
 
 

Pusat

bangunan

Area penerima tamu (tsunami passage) di museum ini berupa

diandaikan seper

pusat dari gempa y

e n ga k i b a t ka n gelombang Tsunami

m

g

a

n

koridor sempit berdinding nggi

B e n t u k b a d a n b a n g u n a n berbentuk elips mirip seper pusaran dan ombak, hal ini untuk mengingatkan akan bencana Tsunami di Aceh

d

b

m e n g i n g a t k a n

r u h

e n g a n

a i r

t e r j u n

y a n g

u b e t a p a

n t u

k

e r g e m u

di

Aceh

 

menakutkannya suasana di saat terjadinya tsunami.

Beri Nilai