Anda di halaman 1dari 4

RUMAH SAKIT

HARAPAN BUNDA

DEKONTAMINASI, PENCUCIAN DAN PENGEMASAN


ALAT KESEHATAN
Nomor Dokumen

Nomor Revisi

01.06.005
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Pengertian

Halaman
1/4

Tanggal Terbit

Ditetapkan,

13/01/2011

Drg. Eddy Suharso, SH. M. Kes


Direktur

Dekontaminasi adalah tindakan yang dilakukan untuk memastikan bahwa


petugas kesehatan menanganai secara aman dari alat-alat yang terkontaminasi
darah atau cairan tubuh.
Pencucian dan Pembilasan adalah tindakan-tindakan yang dilakukan untuk
menghilangakan semua kotoran misalnya darah, cairan tubuh atau benda asing
(Seperti debu atau kotoran) dari alat.

Tujuan

1. Mencegah penyebaran infeksi , dan aman untuk penggunaan selanjutnya


2. Memberikan rasa aman mikroorganisme bagi petugas dalam proses
pencucian
1. Mencegah / menghindari faktor-faktor yang berpengaruh terhadap mutu
sterilisasi sehingga diperoleh hasil akhir yang optimal

Kebijakan

1. Setiap alat / bahan dari unit kerja yang akan disterilisasi ke instalasi kamar
operasi harus sudah didekontaminasi, dicuci, dan dikemas serta diberi lebel
( Tanggal, nama alat, nama unit kerja ).
2. Alat-alat yang termasuk alat kesehatan adalah : instrument logam, bak spuit,
bengkok, tensimeter, dll
Cara pembersihan disesuaikan dengan kondisi alat , misalnya : tensi meter tidak
direndam , tetapi hanya kain pembalutnya dilepas, badan dan slang dilap kain
yang dibasahi desinfektan

Prosedur

1. PERSIAPAN
Larutan desinfektan enzymatic, contoh : Gigazyme
Larutan sabun / deterjen
Air kran / air yang mengalir
Sarung tangan
Masker

RUMAH SAKIT
HARAPAN BUNDA

DEKONTAMINASI, PENCUCIAN DAN PENGEMASAN


ALAT KESEHATAN
Nomor Dokumen

Nomor Revisi

01.06.005
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman
2/4

Tanggal Terbit

Ditetapkan,

13/01/2011

Drg. Eddy Suharso, SH. M. Kes


Direktur

Handuk / Lap kering


Paraffin
Celemek plastik
Wadah perendam / waskom berisi air
Sikat instrumen
2. PELAKSANAAN
a. Dekontaminasi
Petugas mencuci tangan, keringkan dengan lap
Petugas memakai celemek, sarung tangan dan masker
Instrumen yang bekas dipakai rendam dengan air dingin atau siram
dengan air mengalir, alat-alat / bahan dalam keadaan terbuka.
Rendam alat-alat dengan desinfektan ( larutan enzimatik )
Bilas dengan air mengalir
b. Pencucian dan pembilasan
Ambil peralatan bekas pakai yang sudah didekintaminasi tadi ( hatihati memegang peralatan tajam, seperti gunting dan jarum jahit)
Tuangkan deterjen / desinfektan pada kom / wadah isi air yang sudah
ada alat-alat yang mau dicuci tadi.
Agar tidak merusak benda-benda yang terbuat dari plastik atau karet,
jangan dicuci segera bersamaan dengan peralatan yang terbuat dari
logam.
Cuci setiap benda tajam secara terpisah dan hati-hati.
Penggunaan sikat instrumen untuk melepaskan noda/kotoran yang
menempel

DEKONTAMINASI, PENCUCIAN DAN PENGEMASAN


ALAT KESEHATAN

RUMAH SAKIT
HARAPAN BUNDA

Nomor Dokumen

Nomor Revisi

01.06.005
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Halaman
3/4

Tanggal Terbit

Ditetapkan,

13/01/2011

Drg. Eddy Suharso, SH. M. Kes


Direktur

Lepaskan atau buka engsel-engsel alat jika bisa dilepas dan buka
sambungan-sambungan alat.
Bilas dengan air bersih dan mengalir
Pastikan tidak ada sisa darah dan kotoran yang tertinggal pada
peralatan.
Insterumen dikeringkan dengan lap bersih.
Bila mau disimpan, instrument di lap dengan kain yang telah ditetesi
paraffin
Kemudian mencuci tangan dan keringkan
Petugas melepaskan sarung tangan, celemek dan masker, peralatan
dirapikan.
c. Pengemasan
Alat disusun berdasarkan nama set alat tersebut
Bungkus alat dengan dua lapis linen, atau menggunaka kertas / plastik
peking
Tulis nama set alat, tanggal penyeterilan dan kadaluarsa pada
pembungkus alat.

Unit Terkait

Tempelkan autoclave tape pada bungkus alat tersebut, untuk indikator


steril.

1. Ruang perawatan
2. Instalasi Kamar operasi / R. Sterilisasi
3. IGD
4. ICU
5. VK / Pi
Dan unit lain

RUMAH SAKIT
HARAPAN BUNDA

DEKONTAMINASI, PENCUCIAN DAN PENGEMASAN


ALAT KESEHATAN
Nomor Dokumen
01.06.005

STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

Nomor Revisi

Halaman
4/4

Tanggal Terbit

Ditetapkan,

13/01/2011

Drg. Eddy Suharso, SH. M. Kes


Direktur