Anda di halaman 1dari 2

Nama

: Lintang Rofiatus Sholihah

NIM

: A1C314008

PRODI

: Pendidikan Fisika (Reguler)

MK

: PENGELOLAAN LABORATORIUM FISIKA

Dosen pengampu

: Dr. Drs. EFFENDI Z, M.Sc

1. Apakah pengertian lab dan fungsi labor?


Laboratorium (disingkat lab) adalah tempat riset ilmiah, eksperimen, pengukuran ataupun
pelatihan ilmiah dilakukan. Laboratorium biasanya dibuat untuk memungkinkan dilakukannya
kegiatan-kegiatan tersebut secara terkendali. Sementara menurut Emha (2002), laboratorium
diartikan sebagai suatu tempat untuk mengadakan percobaan, penyelidikan, dan sebagainya yang
berhubungan dengan ilmu fisika, kimia, dan biologi atau bidang ilmu lain.
Menurut Sukarso (2005), secara garis besar laboratorium dalam proses pendidikan adalah
sebagai berikut:
a. Sebagai tempat untuk berlatih mengembangkan keterampilan intelektual melalui kegiatan
pengamatan, pencatatan dan pengkaji gejala-gejala alam.
b. Mengembangkan keterampilan motorik siswa. Siswa akan bertambah keterampilannya
dalam mempergunakan alat-alat media yang tersedia untuk mencari dan menemukan
kebenaran.
c. Memberikan dan memupuk keberanian untuk mencari hakekat kebenaran ilmiah dari
sesuatu objek dalam lingkungn alam dan sosial.
d. Memupuk rasa ingin tahu siswa sebagai modal sikap ilmiah seseorang calon ilmuan.
e. Membina rasa percaya diri sebagai akibat keterampilan dan pengetahuan atau penemuan
yang diperolehnya.
2. Apa perbedaan eksperimen dengan penelitian ?
Eksperimen dapat didefenisikan sebagai kegiatan terinci yang direncanakan untuk
menghasilkan data untuk menjawab suatu masalah atau menguji sesuatu hipotesis. Suatu
eksperimen akan berhasil jika variabel yang dimanipulasi dan jenis respon yang diharafkan
dinyatakan secara jelas dalam suatu hipotesis, juga kondisi-kondisi yang akan dikontrol sudah
tepat. Untuk keberhasilan ini, maka setiap eksperimen harus dirancang dulu kemudian di uji
coba.
Sedangkan, Penelitian merupakan suatu kegiatan ilmiah yang didasarkan pada analisis
dan konstruksi yang dilakukan secara sistematis, metodologis dan konsisten dan bertujuan
untuk mengungkapkan kebenaran sebagai salah satu manifestasi keinginan manusia untuk
mengetahui apa yang sedang dihadapinya.
3. Jelaskan metode penelitian ilmiah dan prosedurnya?

Metode Penelitian adalah tata cara bagaimana suatu penelitian akan dilaksanakan.
Metode penelitian ini sering dikacaukan dengan prosedur penelitian atau teknik penelitian. Hal
ini disebabkan karena ketiga hal tersebut saling berhubungan dan sulit dibedakan.
Metode penelitian membicarakan megenai tata cara pelaksanaan penelitian, sedangkan
prosedur penelitian membicarakan alat-alat yang digunakan dalam mengukur atau
mengumpulkan data penelitian. Dengan demikian, metode penelitian melingkupi prosedur
penelitian dan teknik penelitian.
Prosedur penelitian adalah serangkaian kegiatan yang dilaksanakan oleh seorang peneliti
secara teratur dan sistematis untuk mencapai tujuan-tujuan penelitian.
Menurut Depdiknas RI penelitian adalah kerjasama ilmiah untuk mengembangkan ilmu
pengetahuan, teknologi dan seni dalam rangka memperoleh informasi/temuan/produk baru
melalui metodologi yang berkaitan erat dengan satu atau beberapa disiplin ilmu.
Jadi dapat kita simpulkan bahwa prosedur penelitian umum adalah suatu rangkaian,
susunan, tatacara ataupun suatu proses yang secara umum digunakan dalam melakukan sebuah
penelitian
4. Arti sarana dan prasarana?
Sarana adalah perlengkapan pembelajaran yang dapat dipindah-pindah, sedangkan
prasarana adalah fasilitas dasar untuk menjalankan fungsi sekolah/madrasah.
Sarana pendidikan antara lain gedung, ruang kelas, meja, kursi serta alat-alat media
pembelajaran. Sedangkan yang termasuk prasarana antara lain seperti halaman, taman, lapangan,
jalan menuju sekolah dan lain-lain.
5. Jika ada sekitar 30 siswa mau praktikum berapakah jumlah luas ruang praktikum
yang di butuhkan ?
2
72 meter

6. Apa arti dan fungsi SOP dalam peningkatan fungsi lab?


Standar operasional prosedur (SOP) adalah suatu standar atau pedoman tertulis yang
dipergunakan untuk mendorong dan menggerakkan suatu kelompok untuk mencapai tujuan
organisasi. SOP merupakan tatacara atau tahapan yang dibakukan dan yang harus dilalui untuk
menyelesaikan suatu proses kerja tertentu.
Fungsi SOP, yaitu :
a. Memperlancar tugas petugas/pegawai atau tim/unit kerja.
b. Sebagai dasar hukum bila terjadi penyimpangan.
c. Mengetahui dengan jelas hambatan-hambatannya dan mudah dilacak.
d. Mengarahkan petugas/pegawai untuk sama-sama disiplin dalam bekerja.
e. Sebagai pedoman dalam melaksanakan pekerjaan rutin.