Anda di halaman 1dari 4

1.

PERSIAPAN UNTUK MEMBUAT QOLAM DAN KANTONGNYA


- Cari daun pisang mas (untuk kantong qolamnya)
- Cari sodo aren (kolang-kaling) untuk qolam/penanya
- Lalu rajahlah keduanya seperti di bawah ini

Qolam

Kantong

- Prakteknya :
-> Sebelum mengambil qolam dari kantongnya membaca asmanya 7x :

-> Saat mengambil qolamnya membaca :

-> Sebelum menulis baca asma malaikat 3x


-> Setelah itu bisa langsung digunakan untuk menulis, bila sudah selesai segera masukkan lagi
kedalam kantongnya (jaga jangan sampai kotor) dan simpan ditempat yang tinggi.
2. PEMBUATAN MINYAK
- Siapkan minyak zafaron, misik, dan air mawar
- Campurkan ketiganya sesuai kebutuhan
- Lakukan Kunci Doa Pembuka Dan Penutup Hajat dan Istighosah Kubro setelah itu tiupkan ke
campuran minyak tersebut.
- Untuk menambah khasiat minyak bisa ditambah bacaan surat Yasin dan Al Waqiah masing-masing 7
x atau bisa juga dengan doa Nurbuat 100x selama 3 hari, tetapi minyaknya dikubur selama 3 hari,
setiap harinya dikunjungi dan dibacakan di atasnya doa Nurbuat tadi. Untuk menguji khasiatnya,

pegang minyaknya lalu carilah tawon dan dekatkan ke tangan, jika tidak menggigit berarti khasiatnya
maksimal, tapi jika masih menggigit tapi tidak sakit berarti tingkatannya sedang, dan seterusnya.

3. ADAB SAAT MENULIS WAFAQ DAN AJIMAT


- Mandi taubat
- Sholat taubat dan sholat hajat masing-masing 2 rakaat
- Setelah salam membaca :
1. Dua kalimat syahadat 11x
2. Hadiah Al Fatihah kepada Nabi muhammad 1x
3. Hadiah Al Fatihah kepada Syech Abdul Qodir Al Jailali 1 x
4. Hadiah kepada cikal bakal desa/alhul ghoib di wilayah tempat tinggal 1x
5. Hadiah Al Faatihah kepada kedua orang tua 1x
6. Hadiah Al Faatihah kepada pada guru dan alim ulama 1x
7. Hadiah Al Fatihah kepada shohibul ijazah K.H. Ali Mustain Al Bajuri 1x
8. Al Fatihah kepada diri sendiri dan niat 1x
9. Membaca Surat Al Ikhlas 3x
10. Membaca Al Falaq 1x
11. Membaca An Naas 1x
12. Istighfar 21x lebih bagus 100x atau 1000x
13. Sholawat nabi 11x lebih bagus 100x atau 1000x
14. Lalu sujud membaca Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minadz-dzoolimiin
sebanyak 41x sambil memohon apa yang dihajatkan
15. Sebelum memulai menulis, membaca asma malaikat 3 x
16.
17.
18.
19.

Waktu menulis harus tahan nafas dan hentikan penulisan saat nafas jebol.
Tarik nafas dari lubang hidung kanan dan keluarkan dari lubang hidung kiri.
Lidah ditekuk ke atas langit-langit mulut (cethak)
Ketika menarik dan menahan nafas ucapkan Allah, dan ketika menghembuskan nafas
ucapkan Hu
20. Saat penulisan pada hari Selasa, Kamis, Jumat, Sabtu lebih diutamakan agar menghadap
ke arah barat atau kiblat. Sedangkan di hari lainnya tidak boleh menghadap ke arah barat
atau kiblat.
21. Waktu menulis yang baik dan lebih afdhol jika disesuaikan dengan harinya sebagai
berikut :

4. ASMA MALAIKAT

Bismillaahirohmanirrohim
Assalaamualaikum yaa malaikat Jibril, Mikail, Isrofil, Izroil
Malaikat Jibril Siro Manjingo Kulit Ingsun, Ingsun Teguh Sehuruf Maring Kulit
Ingsun
Laa haula walaa quwwata illa billaahil aliyyil adziim
......................................................................................................................................
......
Bihamyafahin
Bajmatin
Yaghfarin
Mayhaqarin
Masyalin

Syahwanin Syahuunin Bajahuunin Malyahuunin


ANNI BAYROKHIN BAYRUUKHIN BARKHUWA SYAIROKHIN
SYAARUUKHIN YATMAKHIN
SYAKHOOYAA MUUKHIN
FAASIKHIN
SYAMUUKHIN SYAMIIKHOO
MAKHIKHO ARIIKHO
BAYRUUKHO
BAHIYA YA BUUMA
HUUROYAAWAMAHIN
MAHAARUUTIN
YA
HUUHIN SYAIMUU MALSAYAMIIMIN MAQNAANAN BISYAFHARAZIN
BAARUUKHIN SYARFAYUUKHIN BAALUUKHOO ANTA ANTA BADIUS
SAMAWATI WAL ARDI
.....

Tsahiitsin maataytin saman saman saymiiman bitayan yamqoyan


haatuulin yamuukhin huuhin maayukhin
Thosyin Thosyin thosyatin thosyahin yuhaniitin huumayaatin
huutsawatin jallallahu azza wa jalla wahuwa ala kulli syay-in qodir
Syaahan Syawiinin Kanuupasyin Lawnaymin Kaylaymin Yathaysyin
Baalahin

Ana Alhaliqu Ana Al-Baari-u Ana Al-Mubdi-u Ana Al Faaalu lima


uridu Ana Al Muhyi wal mumiitu Ana Al Jabbaru wal mutakabbiru
Ana Al-Ghaffaru al mutafarridu bir rahmati, Ukhrujii ayyatuhar ruuha
samiatan mutiatan li amrillahi.