Anda di halaman 1dari 2

TRAP NET

Konstruksi Trap net ada yang terdiri dari


penaju,
jaring menaik dan kantong, tetapi ada juga yang
konstruksinya terdiri dari penaju, serambi, jaring
menaik dan kantong. Jumlah jaring menaik dan
jumlah kantong pada Trap net ada juga yang lebih
dari satu. Untuk set net skala besar, jarak dari
ujung kantung yang satu dengan ujung kantong
yang lainnya ada yang mencapai 500 m. Trap net
dalam sistim perikanan set net di Jepang
merupakan ujung tombak dari semua jenis set
net yang ada dan mendominasi seluruh
perikanan set net yang beroperasi dewasa ini.

Set net - Otoshi ami (trap net) berkantung satu


(single trap net)
POT NET
Konstruksi dari set net berkantong kerucut
terdiri dari penaju, serambi bersudut dan
beberapa buah kantong kerucut yang dipasang
pada beberapa bagian dari jaring serambi.
Rangka utama dari set net berkantong kerucut
ada yang memakai bambu, kayu atau bahan lain.

Penaju dalam set net berkantong kerucut


umumnya sama dengan penaju pada set net jenis
trap net begitu juga dengan konstruksi
serambinya. Serambi pada set net berkantong
kerucut pada umumnya sama dengan serambi set
net trap net di mana pada bagian bawahnya tidak
dilengkapi dengan jaring. Tinggi jaring set net
berkantong
kerucut
disesuaikan
dengan
kedalaman di mana set net dipasang atau dengan
kata lain tinggi jaring serambi mulai dari
permukaan air sampai dasar perairan.
Salah satu yang membedakan serambi set
net berkantong kerucut dengan set net jenis trap
net adalah bentuknya yang bersudut, ada yang
bersudut 3, 4, 6, 8 buah atau lebih dari jaring
serambinya ada yang berfungsi sebagai jaring
insang - Gill net.
Set net berkantong kerucut dalam bahasa
inggris diartikan sebagai pound net. Jenis set net
berkantong kerucut ada yang berskala kecil dan
ada juga yang berskala besar
Untuk yang berskala kecil umumnya
dioperasikan pada kedalaman tidak lebih dari 15
m dan jarak pemasangan tidak lebih dari 100 m
dan garis pantai, sedangkan yang berskala besar
letak pemasangannya berkisar antara 2000 - 3000
m dari garis pantai dengan kedalaman perairan
bisa diatas 15 m. Bentuk dari set net berkantong
kerucut sangat bervariasi sesuai dengan tujuan
ikan yang akan dijadikan target tangkapan, dasar
perairan dan kondisi perairan. Set net berkantong
kerucut bisa dioperasikan di perairan yang
berarus cepat di mana set net jenis trap net tidak
bisa dioperasikan.
Perairan yang baik untuk pemasangan set
net jenis ini adalah perairan yang keruh dengan
dasar perairan lumpur, pasir atau campuran dari

lumpur dan pasir. Target ikan yang menjadi


tujuan penangkapan dari jenis set net berkantong
kerucut adalah cumi-cumi, ikan sebelah, udang
barong, ikan kembung dan jenis ikan lain yang
ada di perairan dimana set net berkantong
kerucut dipasang.

Set net - Masu ami (pot net)


FYKE NET
Konstruksi dari fyke net umumnya terdiri dari
dua buah sayap dan satu kantong di mana
sebagian besar dari jenis set net ini bentuknya
hampir menyerupai bentuk jaring pukat harimau
- trawl. Jenis jaring ini biasanya dipasang
menghadap ke hulu arus di perairan yang berarus
cepat dengan cara kedua ujungnya diikatkan
pada tiang yang dipasang di perairan atau kedua
ujungnya dilengkapi dengan jangkar supaya jaring
tetap terentang dan bisa menangkap habitat
perairan yang terbawa arus.
Jenis ikan yang menjadi tujuan penangkapan
dan set net jenis ini adalah ikan- ikan yang berada
di daerah penangkapan di mana jaring ini
dipasang.

FOLDER
PENYULUHAN PERIKANAN
NO. 005/FPP/2016

PENGENALAN JENIS-JENIS
ALAT PENANGKAPAN IKAN SET NET

Set net jenis hari ami (fyke net)


Set net jenis Dashi ami (barrier net)
BARRIER NET
Dalam perikanan Indonesia konstruksi dan
metode operasi dari Barrier net hampir sama
dengan alat tangkap Perangkap setengah
lingkaran, Bangpo, Tadah, Sero batu, Tegur dan
Empang, sedangkan dalam bahasa Inggris
diartikan sebagai Bather net atau Stake net.
Pemasangan dari jaring ini adalah dipasang
secara melengkung atau dipasang dalam bentuk
setengah
lingkaran,
kemudian
untuk
mempercepat proses penangkapan, di dalam
perairan yang terkurung dipasang gill net dengan
cara dibentangkan atau dilingkarkan, atau di
pasang alat tangkap lain selain gill net.
Konstruksi dari Barrier net umumnya hanya
terdiri dari penaju sedangkan Stake net ada yang
dilengkapi dengan kantong berbentuk kerucut.
Jenis ikan yang menjadi tujuan penangkapan
dari jaring ini adalah ikan yang datang beruaya ke
pantai dan ikan yang berada di daerah
penangkapan di mana jaring ini dipasang.

SERO
Konstruksi dari jaring ini terdiri dari penaju
dan jaring utama. Bahan untuk membuat alat
tangkap ini umumnya terbuat dari bahan bambu.
Jenis jaring ini banyak dipasang di perairan
pantai, muara sungai, danau, teluk atau di tempat
lain yang berarus tenang dan dangkal yang
diperkirakan akan banyak dilewati oleh habitat
perairan. Lama pemasangan dari jenis jaring ini
boleh dikatakan tidak ada batasnya atau sampai
alat tangkapnya tidak berfungsi lagi. Jenis ikan
yang menjadi tujuan penangkapan dan jaring
Serong atau jaring Sero adalah ikan-ikan yang
berada di perairan di mana alat dipasang.
INFORMASI LEBIH LANJUT DAPAT
MENGHUBUNGI:
BIDANG KELAUTAN DAN PESISIR
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN
KABUPATEN BIREUEN
Jl. Banta Ahmad, Buket Teukueh Telp/Fax (0644)
324841

AGUS SATRIADI, S.Kel


PENYULUH PERIKANAN BANTU

PUSAT PENYULUHAN KELAUTAN DAN PERIKANAN


BADAN PENGEMBANGAN SDM KP
KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN