Anda di halaman 1dari 33

1.

Sindrom Lambung
Sindrom lambung :
Defisiensi qi lambung (Wei qi xu)
Defisiensi yin lambung (Wei yin xu)
Defisiensi qi lambung dan dingin ( wei qi xu han)
Stagnasi makanan di lambung (shi zhi wei wan (guang))
Panas lambung (wei re)
1.1 Defisiensi Qi Lambung (Wei Qi Xu)
Sindrom ini sangat mirip dengan defisiensi qi limpa. Waktu terbaik lambung adalah jam 07.0009.00 pagi. Kita harus sarapan di waktu ini untuk memproduksi energi sehari-hari. Jika qi
lambung kurang, qi limpa juga turun/kurang, sehingga muncul gejala seperti kurang nafsu
makan, lelah dan lemah.
Diagnosis Kedokteran Barat : Kurang nafsu makan, diare, mual, kurang nafsu makan
pada anak-anak, lemah selama pemulihan, prolaps rektum (tuo gang).
Gejala : lelah di pagi hari, kurang nafsu makan (khususnya anak-anak), keluhan di perut
atas, dan feses yang becek.
Lidah : pucat, terkulai, kadang membesar
Nadi : kosong.
Penyebab :
Pola makan : Penyebab utama qi lambung kosong adalah pola makan yang kurang gizi
dan tidak tepat, makan tidak teratur, makan terlalu banyak atau sedikit, makan berlemak,
dan makan tidak seimbang.
Umum : penyakit kronis.
Terapi :
Menyokong qi lambung dan qi limpa. Titik akupunktur yang digunakan : ST-36 sanyinjiao, CV12 zhongwan, BL-21 weishu, SP-2 dadu, BL-20 pishu, Moksa
Anjuran :
Sifat energi : hangat, netral.
1 | Page

Rasa : manis-hangat, manis-netral.


Cara memasak : menghangatkan.
Defisiensi

qi

lambung

diobati

sama

caranya

dengan

defisiensi

qi

limpa

atau

defisiensi yang limpa dalam terapi nutrisi. Pola makan yang baik harus menjaga lambung tetap
cukup lembab, mungkin ini lebih membutuhkan makanan yang agak sejuk atau netral. Berbeda
dengan limpa, lambung suka lembab dan benci kering, sehingga makanan sedikit panas dan
kering harus digunakan untuk defisiensi qi lambung daripada defisiensi yang limpa. Disamping
ukuran makanan, kebiasaan makan baik dan tepat adalah sangat penting untuk menjaga stabilitas
lambung dalam jangka panjang.
Prognosis :
Fungsi lambung yang baik dan organ limpa yang kuat adalah kunci utama dari pembentukan dan
pelestarian qi di tubuh. Perubahan pola makan yang baik adalah pilihan tepat seperti pemilihan
jenis makanan. Keduanya harus dijaga dalam jangka panjang. Dalam hitungan harian atau
mingguan, pasien akan merasa perbedaan yang signifikan. Langkah-langkah diet adalah langkah
sederhana untuk memperbaiki secara permanen disfungsi/gangguan yang sudah bertahun-tahun,
seperti rasa tekanan di epigastrium, mual dan kurang nafsu makan. Mengadopsi gaya hidup yang
mendukung limpa, lambung dan ciao tengah dianjurkan untuk menjaga energi yang baik, sistem
daya tahan tubuh yang kuat dan vitalitas abadi.
1.2 Defisiensi Yin Lambung (Wei Yin Xu)
Defisiensi yin lambung adalah sindrom yang umum ditemukan karena pola makan yang kurang
gizi (penyebab paling banyak), dan panas kronis di lambung. Defisiensi yin lambung sering
dihasilkan dari faktor perusakan dalam jangka panjang.
Diagnosis kedokteran barat : gastritis kronis, insufisiensi lambung, mual dan muntah
kronis, radang usus dan lambung.
Gejala : Kurang nafsu makan, lelah, demam sore atau sensasi panas, konstipasi (fese
keras dan kering), mulut kering, haus tapi tidak ingin minum, minum dalam porsi sedikit,
kentut setelah makan, rasa sedikit nyeri di epigastrium, gusi berdarah.
Lidah : merah, kering, bersih tanpa selaput, tidak ada selaput di tengah lidah.
2 | Page

Nadi : tipis, cepat.

Penyebab :
Pola makan : Penyebab utama defisiensi yin lambung adalah pola makan tidak baik,
seperti makan sangat malam, makan tergesa-gesa dan sangat sibuk, kerja sehabis makan,
gangguan panas kronis di lambung serta defisiensi qi lambung kronis.
Umum : penyakit kronis, sindrom limpa yang terpapar panas dan lembab dalam jangka
panjang.
Usia juga menyebabkan defisiensi yin lambung fisiologis.
Patogenesis :
Lambung menyukai lembab dan dianggap sebagai sumber yin. Saat lambung lemah, panas
terbentuk di badan (makanan panas, kopi, rempah pedas). Indikator diagnosis defisiensi yin
lambung adalah lidah merah tanpa selaput lidah, khususnya di bagian tengah lidah, yang
menandakan area lambung. Ini disebabkan kurangnya kelembaban di lambung. Fungsi lambung
bertindak baik saat dipanaskan oleh ciao bawah. Ciao bawah akan menguapkan cairan lambung,
yang akan naik ke ciao atas dan menetap di lidah sebagai selaput putih tipis. Tanda fisiologis
defisiensi yin lambung dengan otot lidah merah tanpa selaput, karena tidak ada cairan yang dapat
diuapkan.
Terapi :
Nutrisi yin lambung : SP-3 taibai, SP-6 sanyinjiao, KI-3 taixi
Menambah cairan tubuh : ST-36 zusanli, CV-12 zhongwan.
Hindari :
Sifat energi : makanan hangat, panas.
Rasa : panas-pahit, hangat-pahit, panas-pedas, hangat-pedas.
Minuman : alkohol berkadar tinggi, kopi, red wine, teh hitam
Rempah : rempah pedas.
Lain : Makanan dipanggang, dibakar, digoreng.
Anjuran :

3 | Page

Sifat energi : makanan netral dan sejuk yang berkhasiat menambah cairan tubuh dan
menyegarkan badan, makanan sedikit hangat saja.
Cara memasak : mendinginkan.
Rasa : manis-netral, manis-sejuk, manis-dingin.
Daging : unggas dan sapi direbus atau dimasak sop; daging babi, kelinci, angsa.
Buah : apel, pir, pisang, jeruk keprok, melon.
Sayuran : kol, kembang kol, selada air, timun, sadad, sayuran mentah, seledri, tomat
rebus, timun jepang, terong, kentang.
Minuman : jus pir, minuman fermentasi dari gandum, teh mellow, teh rosehip, teh surai
jagung, susu, susu kedelai, jus anggur merah, arak beras.
Padi : gandum, beras, millet, beras ketan, biji spelt.
Lain : produk susu, mentega, telur, keju, krim.
Dalam terapi diet, casseroles yang dipanggang di oven khususnya cocok untuk
menambah cairan tubuh untuk kasus sindrom lambung.
Komentar/ Prognosis :
Paling utama adalah mengubah kebiasaan makan dan pemilihan makanan yang tepat akan
menyembuhkan sindrom defisiensi yin lambung. Ini akan memberikan perubahan signifikan
dalam beberapa minggu atau bulan. Pasien akan merasa sembuh dari gangguan sindrom
lambung dan peningkatan kekuatan dan vitalitas tubuh.
Gaya hidup dan pola makan yang tepat dapat menghilangkan gangguan lambung secara
permanen. Mengembalikan fungsi lambung juga sering menyelesaikan masalah gangguan
defisiensi cairan tubuh. Terapi pola makan khususnya sangat cocok untuk mengurangi gejala
penyakit ginekologis pada wanita yang berakar dari kekurangan darah. Orang lanjut usia juga
mengalami peningkatan jelas pada masalah konstipasi jangka panjang.
1.3 Defisiensi Qi Lambung Dengan Dingin (Wei Qi Xu Han)
Sindrom ini dapat muncul dalam kombinasi dengan defisiensi yang limpa. Qi ginjal dapat
terpengaruh atau rusak. Kondisi ini disebabkan umumnya oleh pola makan yang mengandung
yin ekses.

4 | Page

Defisiensi qi lambung dengan dingin dan defisiensi yang limpa berhubungan erat. Gejalanya
meliputi tangan kaki dingin, feses becek (lembek dan berair), dan muntah cairan jernih.
Lambung yang dingin dan kosong dapat dihilangkan dengan makanan hangat dan juga
dihangatkan dari luar serta pijitan yang dapat menambah yang.

Kedokteran Barat : Kurang nafsu makan, sering mual dan muntah, diare kronis, rasa tidak
nyaman dan sensasi dingin di ulu hati.
Gejala :
Rasa tidak nyaman dan tertekan di epigastrium yang terasa lebih enak saat dihangatkan atau
dipijat. Rasa tidak nyaman semakin parah setelah buang air besar. Gejala lebih enak setelah
makan. Kurang nafsu makan, kurang suka minuman dingin, lebih menyukai makanan dan
minuman hangat, muntah ciaran jernih, tidak haus, feses lembek berair, tangan kaki dingin
dengan rasa berat.
Penyebab:
Pola makan : makanan dingin, terlalu banyak konsumsi salad, makanan mentah, buah, es
krim, minuman dingin, dsb.
Umum : PPL dingin (baju renang basah), dapat juga karena operasi perut.
Terapi :
Menghangatkan organ lambung dan limpa : CV-12 zhongwan, CV-6 qihai , ST-36 zusanli,
moksa.
Menguatkan ginjal : KI-3 taixi, KI-7 fuliu, BL-23 shenshu, moksa.
Hindari :
Sifat energi : dingin, khususnya makanan dingin
Cara memasak : mendinginkan.
Rasa : tidak ada yang khusus dianjurkan
Anjuran :
Sifat energi : makanan hangat dan panas.
Cara memasak : menghangatkan.
Rasa : panas-manis, hangat-manis, hangat-pahit, panas-pahit.

5 | Page

Makanan : Semua jenis yang menguatkan ciao tengah.


Minumlah segelas teh jahe setiap pagi.
Komentar/prognosis :
Pelaksanaan yang konsisten terhadap diet makan dapat membawa perbaikan yang signifikan
dalam beberapa hari atau minggu. Jika ditambahkan dengan akupunktur atau moksa, sindrom ini
lebih mudah diobati. Terus menerus melakukan rekomendasi diet akan menstabilkan lambung
dalam jangka panjang.
1.4 Stagnasi Makanan Di Lambung (Shi Zhi Wei Wan)
Sindrom ini sering muncul saat makan kebanyakan di jam

yang salah, khususnya makan

malam besar dan hari perayaan.


Diagnosis kedokteran Barat : insomnia, mual, sakit kepala, indigestion (salah cerna), gangguan
pencernaan (meteorism).
Gejala :Qi lambung yang turun ke bawah terhambat oleh retensi makanan. Ini menyebabkan qi
lambung naik ke atas disertai gejala : gas di epigastrium (lebih ringan jika muntah) ; mual,
muntah, sendawa, refluks asam, nafas berat, kurang nafsu makan. Defisiensi qi lambung jangka
panjang dengan dingin dapat juga menghambat qi jantung. Ini menyebabkan rasa gelisah pada
malam hari dan tidur yang terganggu. Sindrom yang meluap ini dapat muncul dalam bentuk
panas atau dingin. Perbedaan keduanya terlihat dari selaput lidah yaitu putih = dingin, kuning =
panas.
Penyebab :
Diet : penyebab umum adalah terlalu banyak makan, makan tergesa-gesa, dan makan saat
ada masalah/stress.
Terapi :
Menghilangkan stagnasi makanan : ST-36 zusanli, LR-3 taichong, SP-4 gongsun.
Menurunkan qi lambung : CV-10 xiawan, PC-6 neiguan, CV-12 zhongwan.

Kebiasaan makan yang hangat : Makan dengan santai, mengunyah dengan hati-hati, dan
makan dalam jumlah yang cukup (tidak terlalu banyak atau sedikit).

Minuman pencernaan : adas manis, biji jintan, minuman herbal.

6 | Page

Juga : barley, wortel, kayu manis, anas, jahe, millet, cuka, kol putih.
1.5 Api Lambung (Wei Re)
Sindrom panas penuh mengeringkan cairan tubuh, menyebabkan haus intens, konstipasi, dan
lidah kering. Kemudian, panas ini akan berjalan ke meridian lambung menyebabkan gusi
bengkak dan berdarah. Kondisi ini juga menyebabkan qi lambung tidak turun ke bawah sehingga
asam lambung naik ke atas. Dalam kasus ekstrim, api lambung bergabung dengan phlegm dapat
mengganggu shen/ jiwa. Ini dapat menyebabkan tidur terganggu dan gejala psikologi. Terlalu
lama terpapar oleh panas ekstrim (api) dapat menghancurkan substansi lambung (yin rusak dan
frustasi).
Diagnosis kedokteran Barat : Gastritis, stomatitis, mimisan, radang usus dan ventrikel.
Gejala :
Rasa nyeri dan terbakar di epigastrium, haus, menyukai minuman dingin, nafsu makan kuat,
menyukai makanan, gusi berdarah, keluar asam lambung, muntah setelah makan, mual, nafas
berat, konstipasi.
Lidah : merah, membesar: kuning, kadang lidah kering. Untuk phlegm panas : selaput
lidah tebal, kuning, dan lengket.
Nadi : cepat, dalam, penuh. Untuk phlegm panas : licin, cepat, penuh.
Penyebab :
Pola makan : makanan terlalu panas dan cara memasak dihangatkan, khususnya rempah
pedas atau kopi; merokok. Untuk phlegm panas : Terlalu banyak makanan panas dan
berlemak, contoh : gorengan.
Umum : terlalu banyak emosi panas, marah, dan merenung.
Terapi :
Mendinginkan dan menghilangkan panas lambung : ST-44 neiting, ST-45 lidui, CV-12
zhongwan.
Menurunkan qi lambung :PC-6 neiguan, CV-10 xiawan, CV-13 shangwan.
Hindari :
Sifat energi : makanan panas dan hangat.
Cara memasak : menghangatkan.
Rasa : panas-pahit, hangat-pahit, pedas-panas, pedas-hangat, manis-hangat, manis-panas.
7 | Page

Daging : kambing.
Minuman : alkohol berkadar tinggi, kopi, red wine.
Rempah : cabe, kari, jahe, bawang putih, merica.
Lainnya : makanan diasapin, berlemak, dan berbumbu.
Anjuran:
Sifat energi : makanan sejuk dan dingin.
Rasa : manis-dingin, manis-sejuk, pahit-sejuk, pahit-dingin, asam-sejuk, asam-dingin.
Cara memasak : mendinginkan.
Untuk api lambung :
Buah : pir, rhubarb, semangka, pisang, melon, kiwi.
Sayuran : timun, kacang hijau, tauge, tomat, kacang polong, bayam, rebung, kol cina.
Minuman : teh chamomile, teh hijau, teh hitam, bir gandum.
Produk susu : yogurt
Lainny : tahu, gandum, dandelion.
Karena teh chamomile bersifat dingin, sangat dinajurkan hanya untuk api lambung dan
dilarang untul sindrom lambung dingin.
Untuk gejala phlegm : hindari makanan berminyak.
Komentar/prognosis :
Sindrom ini dapat sukses ditangani dalam beberapa hari atau minggu dengan mengganti pola
makan dan jenis makanan. Jika digabungkan dengan akupunktur, kesembuhan lebih tinggi.
Pengobatan juga memerlukan faktor emosi yang menyebabkan api lambung. Diskusi panas,
argumentasi dan hubungan kerja dapat memberikan efek yang lebih merugikan dibandingkan kpi
atau makanan lain. Dalam TCM, ketegangan dan beban emosi memainkan peran yang sangat
besar daripada Kedokteran Barat.
2. Sindrom Usus Besar

8 | Page

Fungsi utama usus besar : menerima makanan dari usus kecil, menerima cairan dan
mengeluarkan sisanya sebagai feses. Sehingga apabila terjadi gangguan akan menjadi diare atau
konstipasi.
Sindrom yang di dapat dari organnya :
Bentuk ekses terdiri atas:

Panas Lembab dalam Usus besar

Panas dalam usus besar

Obstruksi usus besar oleh panas

Serangan dingin pada usus besar

Bentuk defisiensi terdiri atas:

Kekeringan pada usus besar

Kolaps usus besar

Usus besar dingin

2.1 Sindrom dingin ( Da Chang Han Zheng)


Gejalanya:

Nyeri di abdomen

Boborygmus

Diare

Demam
9 | Page

sorenessofthelimbandbody

Pada lidah didapatkan selaput putih yang kasar

Nadinya: dalam dan lambat

Terapi :
Prinsip pengobatan tonifikasi dan hangatkan limpa dan usus besar. Pilihan akupuntur Tianshu
(ST25), Dachangshu (BL 25), Shangjuxu (ST 37), dan Quchi (LI 11), dengan moksa pada titik
Guanyuan (RN4)
Penjelasan
Tianshu : Mu depan dari meridian usus besar
Dachangshu : Shu belakang dari titik meridian usus besar
Quchi : titik He (sea) dari meridian usus besar, untuk menghentikan diare dan melancarkan
fungsi
dispersing dari paru
Shanjuxu : titik He (sea) bawah dari meridian usus besar, mengeluarkan patogen dingin dari
meridian dan menhentikan diare
Guanyuan : di moksa untuk menghillangkan dingin dan meredakan nyeri

2.2 Sindrom Panas ( Da ChangReZheng)


Gejala:

Sensasi terbakar di anus


10 | P a g e

FoulStool

Urin yang pekat

Diare dengan darah dan lendir yang sebelumnya diikuti dengan nyeri perut

Pada lidah didapatkan selaput kekuningan dan lidah yang kering

Nadinya seperti kawat, licin dan cepat

Terapi :
Prinsip pengobatannya : mengusir panas di dalam usus besar
Titik akupuntur : Tianshu ( ST 25), Guanyuan (RN 4), Shangjuxu (ST 37), Hegu ( LI 4), dan
Quchi (LI 11) , moksa tidak diperlukan
Penjelasan
Tianshu merupakan Mu depan usus besar, fungsinya untuk mengaktifkan dan meregulasi usus
dan lambung. Guanyuan merupakan Mu depan dari usus kecil yang merupakan perlintasan
meridian dari Ren dan tiga meridian yin di kaki dan digunakan untuk penyakit dalam. Shangjuxu
merupakan He bawah dari usus besar untuk melancarkan regulasi pada usus besar. Hegu dan
Quchi titik untuk membersihkan panas yang berada di meridian Yangming.

2.3 Sindrom Defisiensi (Da ChangXuZheng)


Gejala:

Inkontinensia

Prolap usus

11 | P a g e

Diare saat tengah malam

Sering merasa kedinginan

Anorexia

Pada pemeriksaa lidah didapatkan lidah yang pucat dengan selaput putih

Nadinya cepat dan dalam serta lemah


Terapi :
Prinsip pengobatannya : tonifikasi lambung dan limpa kuatkan Qi
Titik akupuntur : Baihui (DU 21), Changqiang (DU 1), Guanyuan (RN 4), Zhongwhan (RN 12),
Zushanli (ST 36), Quchi (LI 11), dan Shenshu (BL 25), dilakukan reinforcingmethod. Titik
Baihui dan Guanyuan diberikan moksa.
Penjelasan
Baihui merupakan titik persimpangan 7 meridian Yang. Changqiang terletak di coccyx.
Guanyuang titik perpotongan meridian Ren dan tiga meridian Yin di kaki. Dapat digunakan
untuk meregulasi Yin dan Yang dari meridian Ren dan Du. Zhongwan titik influentialpada organ
Fu. Zushanli merupakan titik He pada meridian lambung dan Quchi titik He pada usus besar,
untuk menguatkan limpa dan melancarkan Qi. Shenshu untuk tonifikasi ginjal dan menaikkan Qi
Yang Limpa dan ginjal serta melamcarkan regulasi usus besar.

2.4 Sindroma Ekses (Da ChangShiZheng)


Gejala:

Nyeri abdomen yang semakin sakit bila ditekan

12 | P a g e

Borborygmus

Konstipasi atau Tenesmus

Asam Lambung yang naik

Epigarstik abdominal distensi

Pada pemeriksaan lidah diapatkan lidah yang berselaput kasar

Nadinya licin, cepat, bisa dalam atau terasa penuh


Terapi :
Prinsip pengobatannya : mentonifikasi usus besar
titik akupuntur : Erjian ( LI2), Shangjuxu ( ST 37), Dachangshu ( BL 25), dan Tianshu ( ST 25))
penjelasan :
Erjian merupakan Ying (spring) dari usus besar, Shangjuxu He bawah usus besar, Shu belakang
usus besar ialah Dachangshu sedangkan Mu depan Tianshu, keduanya untuk menghilangkan
obstruksi di usus besar.

2.5 Stagnant Wind And Cold In The Meridian ( Feng Han Bi Zu Jing Mai)
Gejala :
Nyeri bahu bagian anterior, lengan atas dan ibu jari dan jari telunjuk nyeri saat di gerakkan
Prinsip terapi : mentonifikasi usus besar dan paru
Titik akupuntur : Hegu (LI 4), Lique ( LI 7), Yangxi (LI 5), dan Quchi ( LI 1 1). titik Yangxi dan

13 | P a g e

Quchi dilakukan moksa


Penjelasan
Hegu merupakan titik Yuan usus besar, Lique titik Luo meridian paru, yang menghubungan
meridian paru dan usus besar, Yangxi dan Quchi bisa menghilangkan sumbatan dari meridian dan
mengelurkan patogen dingin.

2.6 Accumulation of pathogenic Heat in the meridian ( Re Yong Jing Mai)


Gejala:

Sakit gigi

Bengkak di gusi dan nyeri

Radang tenggorokan

Mimisan

Bersin-bersin

Mulut kering

Pada lidah didapatkan lidah yang merah dengan selaput kuning

Nadinya licin dan cepat


Terapi :
menghilangkan panas di usus besar, menguatkan paru
Titik akupuntur : Hegu (LI 4), Erjian (LI2), Yuji (LU 10)
14 | P a g e

Penjelasan
Erjian merupakan titik Ying usus besar, Yuji titik Ying meridian paru dan Hegu merupakan titik
Yuan dari usus besar. Tiga titik digunakan untuk memberishkan panas di meridian YangMing
Titik ekstra untuk sakit gigi bisa digunakan untuk sakit gigi

3. Sindrom Kandung Empedu


Fungsi utama kandung empedu adalah menyimpan dan mengekskresi empedu untuk
membantu limpa dan lambung dalam melaksanakan fungsi pencernaan,

transformasi dan

transportasi. Fungsi kandung empedu ini diawasi secara langsung oleh hati. Bila terjadi
kegagalan fungsi hati, misalnya karena factor emosi atau karena panas lembab di Jiao tengah,
akan menghambat fungsi kandung empedu pula, dimana terjadi gangguan sekresi, penyimpanan
dan ekskresi empedu. Hal ini akan menyebabkan kegagalan fungsi limpa dan lambung dalam
menjalankan fungsi transformasi dan transportasi essence makanan, dan mengakibatkan
jaundice.

3.1 Panas Dan Lembab Di Dalam Kandung Empedu


Gejala :

Nyeri dan tegang di daerah hipokondria, mual,

Tidak dapat mencerna lemak,

Icterus,

Urine sedikit dan berwarna gelap


Lembab-panas juga dapat turun di sepanjang meridian. Menyebabkan stagnasi Qi dan
obstruksi aliran air. Pada laki-laki, hal ini menyebabkan skrotum basah, bengkak, disertai
nyeri dan distensi, serta inkontinensia urine. Oada wanita menyebabkan rasa gatal di
pudendum dan leukorea warna kuning dan keruh.

15 | P a g e

Demam,

Haus tanpa keinginan untuk minum,

Rasa pahit di dalam mulut (suka makanan manis), nafsu makan menurun.
Lembab panas bisa mengakibatkan kandung empedu tersumbat, sehingga mengganggu
arah aliran empedu yang seharusnya ke bawah. Hal ini menimbulkan rasa pahit di dalam
mulut dan nyeri di daerah hipokondrium.

Pandangan kabur, tinnitus.

Palpitasi, insomnia.
Akumulasi panas di meridian kandung empedu menghasilkan phlegm yang mengganggu
jantung dan menyebabkan pikiran tidak tenang dan insomnia.

Mudah tersinggung.

Cepat lelah.

Lidah : Selaput tebal, lengket, kuning. Baik bilateral maupun unilateral.


Penyebab :

Kelainan ini biasanya sebagai akibat kemarahan yang berlanjut lama, menyebabkan
stagnasi Qi hati, yang kemudian berubah menjadi api.

Makanan yang berlemak dan banyak minyak ikut membentuk lembab yang kemudian
bersatu dengan api dan menimbulkan kelainan ini.

Pada daerah subtropics kelainan ini dapat timbul akibat PPL.

Terapi :
Prinsip Pengobatan mengurangi lembab, mengusir panas dari kandung empedu, merangsang
kelancaran Qi hati.
Titik yang dipakai: GB 24 Riyue, LI 14 Qimen, CV 12 Zhongwan, GB 34 Yanglingquan, EX LE
6 Dannang, GV 9 Zhiyang, BL 19 Danshu, BL 18 Ganshu, BL 20 Pishu, LI 11 Quchi, TB 6
Zhigou Manipulasi Semua titik di sedasi kecuali CV 12 dan BL 20.
Penjelasan :
Merupakan titik Mu dan Shu, dipakai untuk mengusir panas dari kandung empedu.
Mengusir panas dari hati.
Mengurangi lembab
Melancarkan perjalanan Qi Hati, mengurangi lembab dan mengusir panas.
16 | P a g e

Berfungsi sama dengan GB 34 dan hanya dipakai kalau titik itu nyeri ditekan.
Mengusir panas dari kandung empedu, melancarkan jalannya Qi hati, dan mengurangi lembab.
Mengusir panas dan mengurangi lembab. Merangsang lancarnya Qi hati, dan mengusir panas
dari meridian Siau Yang kaki tangan
3.2 Defisiensi Kandung Empedu
Gejala :

Dizziness,

penglihatan buram,

nervous, penakut, cenderung mudah terkejut,


Defisiensi Qi Kandung Empedu menyebabkan penderita sulit mengambil keputusan,
timbul rasa ragu-ragu, ketakutan, tidak bisa tenang, dan tidur yang terganggu mimpi.

kurang berani serta kurang inisiatif,

sering menghela nafas.

Lidah: pucat atau normal. Nadi: lemah.


Penyebab :
Kelainan ini merupakan kelainan bawaan baik dari kehidupan keluarga sewaktu kecildan
keadaan lingkungan penderita bersangkutan
Terapi :
Prinsip pengobatan: Tonifikasi
Titik yang dipakai: GB 40 Qiuxu
Manipulasi:
Tonifikasi, dapat dimoksa
Penjelasan :
Karena titik ini merupakan titik Yuan, maka titik ini sangat baik digunakan untuk mentonifikasi
kandung empedu, terutama pada jenis kelainan mental ini.
4. Sindrom Kandung Kemih
Faktor yang menimbulkan kelainan pada kandung kemih adalah :

17 | P a g e

Pengaruh iklim

Emosi

Jenis kelainan kandung kemih meliputi :

Kelainan ekses :

Panas lembab dalam kandung kemih

Dingin lembab dalam kandung kemih

Kelainan defisiensi :

Kandung kemih defisiensi dan dingin

4.1 Lembab panas dalam kandung kemih


Gejala :

Rasa ingin kencing yang mendesak dan sering,

rasa panas pada saat mengeluarkan air seni,

air seni tiba tiba berhenti sebelum selesai.

Urine kuning gelap, atau keruh,

darah dalam urine,

pasir dalam urine,

demam,

haus,

batu saluran kemih.

Lidah : Warna merah, dengan selaput kuning yang tebal dan lengket serta becak bercak merah
di sekitar akar lidah.
Nadi : Cepat, licin, dan agak tegang.
Penyebab :
Jenis kelainan ini disebabkan terlalu sering terkena lembab panas atau lembab dingin PPL.
Lembab dan dingin, menyerang kandung kemih dari bawah, dan kemudian dengan berjalannya
waktu berubah menjadi lembab panas.
Terapi :
Prinsip pengobatan : Larutkan kelembaban, usir panas, bukalah cairan dalam Siajiao.
18 | P a g e

Titik titik yang dipakai : SP 9 Yinlingquan, SP 6 Sanyinjiao, BL 22 Sanjiaoshu, BL 28


Pangguangshu, CV 3 Zhongji, BL 63 Jinmen, BL 66 Zutonggu
Manipulasi : Semua titik titik ini disedasi. Jangan dimoksa.
Penjelasan
SP 9 Melarutkan lembab dari Siajiao.
BL 22 Merangsang transformasi air dalam Siajiao, dan membuka jalan cairan.
BL 28 Titik Shu dan mengusir panas dari kandung kemih.
CV 3 Titik Mu dan mengusir panas kandung kemih.
BL 63 Titik Xi menghilangkan rasa nyeri sewaktu kencing, terutama pada kasus yang
akut.
BL 66 Mengusir panas dari kandung kemih.
4.2 Lembab dingin dalam kandung kemih
Gejala :

Rasa ingin kencing yang sering dan mendesak,

buang air kecil kurang lancar,

rasa berat dalam hypogastrium dan uretra,

urine keruh dan berwarna pucat.

Lidah : Pada akar lidah ada selaput putih lengket nadi : licin, lambat dan agak tegang.
Penyebab :
Penyebab utama lembab dingin adalah PPL.
Terapi :
Prinsip pengobatan : Melarutkan lembab, usir dingin, menghilangkan hambatan dari Siajiao.
Titik yang dipakai : SP 9 Yinlingquan, SP 6 Sanyinjiao, BL 22 Sanjiaoshu, CV 3 Zhongji, ST 28
Shuidao, CV 9 Shuifen, BL 28 Pangguangshu
Manipulasi : sedasi.Gunakan moksa kalau perlu.
Penjelasan
SP 9 Melarutkan lembab dari Siajiao.
BL 22 Melancarkan aliran air dan menghilangkan hambatan dalam Siajiao.
CV 3 Melarutkan lembab dalam kandung kemih.
19 | P a g e

ST 28 Melarutkan lembab dari Siajiao.


CV 9 Melarutkan lembab secara umum
.
4.3 Defisiensi Dan Dingin Kandung Kemih
Gejala :
Seing ingin buang air kecil, warna pucat, banyak, incontenisia, enuresis, nyeri punggung bawah.
Lidah : Pucat, basah.
Nadi : Lemah dan dalam.
Penyebab :
Kelainan ini ditimbulkan karena tinggal dan hidup di daerah yang dingin dan lembab. Kelainan
ini dapat ditimbulkan oleh kegiatan seksual yang berlebihan, melemahkan Yang ginjal. Pada
wanita mudah terjadi penyerangan PPL dingin pada Siajiao terutama saat haid.
Terapi :
Prinsip pengobatan : Tonifikasi dan penghangat Yang ginjal dan kandung kemih.
Titik yang dipakai : BL 23 Shenshu, GV 4 Mingmen, BL 28 Pangguangshu, CV 4 Guanyuan
Penjelasan
Bl 23 Kalau di moksa, menguatkan dan menghangatkan Yang ginjal dan kandung kemih.
BL 28 Tonifikasi kandung kemih.
CV 4 Kalau di moksa, menguatkan Qi dan Yang dalam Siajiao.

5. Sindrom Usus Kecil


Sindrom Kelainan Ekses terdiri atas :
a) Sindrom Panas Shi di Usus Kecil;
b) Sindrom Nyeri Qi di Usus Kecil;
c) Sindrom Qi di Usus Kecil Terhambat.
Sindrom Kelainan Defisiensi yaitu :
20 | P a g e

a) Sindrom Defisiensi dan dingin pada Usus Kecil .


5.1. Sindrom Panas Shi di Usus Kecil
Gejala Klinis :

Kegelisahan Mental;

Luka luka pada lidah;

Nyeri tenggorokan ;

Haus;

Rasa Panas dan tidak enak di dada;

Nyeri Abdominal;

Nyeri waktu mengeluarkan urine;

Kadang terlihat darah dalam urine;

Urine pekat, sedikit dan berwarna gelap.

Lidah :

otot lidah berwarna merah;

dengan ujung lidah lebih merah dan bengkak serta selaput kuning.

Nadi :

cepat dan meluap (terutama pada posisi cun kiri)

Etiologi :

Masalah emosional seperti ansietas atau kegelisahan yang berkepanjangan;

dan juga sering terlihat pada orang yang sangat sibuk atau stress kuat terjadi terus menerus
sehingga pikiran dan tenaga terpecah ke berbagai arah yang dapat mempengaruhi seseorang
untuk masuk ke dalam jenis penyakit ini.

Prinsip pengobatan :
Meredakan api pada jantung dan usus kecil.
Terapi :
Titik-titik akupunktur yang dipakai:
SI-2 Qiangu : meredakan panas usus kecil;
21 | P a g e

SI-5 Yanggu : meredakan panas usus kecil dan menenangkan pikiran;


HT-5 Tongli : meredakan api jantung.;
HT-8 Shaofu : meredakan api jantung;
ST-39 Xiajuxu : t menghentikan nyeri Abdomen (Titik he bawah usus kecil).
Manipulasi :
Semua titik di sedasi;
Dilarang menggunakan moksa.
5.2. Sindrom Nyeri Qi Usus Kecil
Gejala Klinis :

Abdomen bawah terasa nyeri seperti perut diputar dan menjalar sampai ke punggung;

Rasa kembung dan Nyeri lebih parah saat ditekan ;

Borborygmus Flatulence;

Nyeri Abdominal berkurang saat membuang angin;

Testis terasa nyeri.

Lidah :

Selaput lidah putih.

Nadi :

Dalam dan Tegang pada Ce

Etiologi :

Terlalu banyak konsumsi makanan dingin dan mentah dapat menyebabkan gangguan fungsi
transfromasi usus kecil.

Setiap penyebab yang menimbulkan Stagnasi Qi Liver seperti marah, frustasi dan menyesal
dapat menyebabkan sindrom ini.

Prinsip pengobatan :

Melancarkan Qi di Jiao Bawah;

Menyelaraskan liver.

Terapi :
Titik-titik akupunktur yang dipakai:
22 | P a g e

CV-6 Qihai : menggerakkan Qi di Jiao bawah;


GB-34 Yanglingquan : mengurangi/menghentikan rasa nyeri;
LR-3 Taichong : menggerakkan stagnasi qi liver;
LR-13 Zhangmen : menyeleraskan liver, tonifikasi limpa (baik untuk kondisi kronis);
ST-27 Daju : menggerakkan qi di Jiao bawah, menghentikan nyeri perut;
ST-29 Guilai : merangsang fungsi usus kecil dan menghentikan nyeri perut;
SP-6 Sanyinjiao : menghentikan rasa nyeri;
ST-39 Xiajuxu : Menghentikan nyeri perut.( titik he bawah usus kecil.).

Manipulasi :
Sedasi atau melemahkan;
Moksa jika ada tanda terkena dingin.

5.3. Sindrom Qi Usus Kecil Terhambat


Gejala Klinis :

Nyeri Abdominal yang tiba-tiba dan sangat terasa;

Rasa Tegang pada daerah abdominal;

Tidak menyukai tekananan pada daerah abdominal;

Kembung ;

Borborygmus;

Konstipasi;

Mual dan Muntah.

Lidah :

Selaput lidah tebal putih.

Nadi :

Dalam dan Tegang

Etiologi :

Terutamadisebabkan oleh terlalu banyak makan makanan mentah dan dingin yang
mengganggu fungsi usus kecil dalam transformasi makanan.

Prinsip pengobatan :
23 | P a g e

Menghilangkan obstruksi dari Jiao bawah,

Menggerakkan Qi usus kecil.

Terapi :
Titik-titik akupunktur yang dipilih :
ST-39 Xiajuxu : menghentikan nyeri perut, menggerakkan qi usus kecil.
Ex LE 7 Lanweixue : digunakan jika terdapat nyeri tekan
CV-6 Qihai : menggerakkan qi di Jiao bawah, menghentikan nyeri.
GB-34 Yanglingquan : menggerakkan qi di Jiao bawah, menghentikan nyeri.
ST-25 Tianshu : menghentikan nyeri abdominal
SP-6 Sanyinjiao : menghentikan nyeri abdominal.
LR-3 Taichong : menghentikan nyeri abdominal, merangsang lancarnya aliran qi liver.

Manipulasi:
Semua titik di sedasi
Dapat dibantu menggunakan stimulasi Listrik.

5.4. Sindrom Defisien dan Dingin di Usus Kecil


Gejala Klinis :

Rasa Nyeri pada daerah abdominal;

Keinginan meminum minuman yang panas;

Borborygmus;

Diare;

Urine banyak dan Jernih;

Tekanan pada daerah abdomen terasa enak.

Lidah :

Otot pucat dengan Selaput lidah putih.

Nadi :

Dalam, lambat dan lemah

Etiologi :

24 | P a g e

Terutamadisebabkan oleh terlalu banyak makan makanan mentah dan dingin yang
mengganggu fungsi usus kecil dalam transformasi makanan.

Prinsip pengobatan :

Menghangatkan dan tonifikasi usus kecil dan limpa;

Mengusir hawa dingin.

Terapi :
Titik-titik akupunktur yang dipilih :
CV-6 Qihai : dengan moksa untuk tonifikasi Yang dan menghentikan diare;
ST-25 Tianshu : menghentikan diare dan nyeri abdominal;
ST-36 Zusanli : dengan moksa untuk tonifikasi Yang limpa;
ST-39 Xiajuxu : menghentikan nyeri abdominal dan menggerakkan Qi usus kecil;
BL-20 Pishu : untuk tonifikasi Qi limpa;
BL-27 Xiaochangshu : untuk tonifikasi Qi usus halus (titik Shu belakang Usus Kecil).

Manipulasi:
Tonifikasi;
Dapat dibantu menggunakan moksa.

6. Sindrom Darah

Patogenesis cairan tubuh yang abnormal


Dibagi dalam 2 kategori :
A.

Insufisiensi pada proses pembentukan, konsumsi yang berlebihan dan ekskresi

B.

Gangguan pada distribusi dan ekskresi cairan tubuh.

25 | P a g e

A. Insufisiensi pada proses pembentukan, konsumsi yang berlebihan dan ekskresi dari
cairanTubuh
Hal ini menyebabkan berkurangnya jumlah cairan tubuh, sehingga terjadi insufisiensi cairan
tubuh. Penyebab insufisiensi pada proses pembentukan : intake makanan dan air yang kurang,
gangguan pembentukan cairan tubuh karena diet yang tidak seimbang, terjadi gangguan di organ
dalam. Hal ini menyebabkan kegagalan fungsi limpa dan lambung, defisiensi Yang Qi, dan
kegagalan limpa dalam melaksanakan fungsi transportasi dan transformasi makanan dan air.
Penyebab konsumsi cairan tubuh yang berlebihan: panas eksogen yang memakan cairan tubuh,
terapi yang salah, misalnya pada penderita emesis, diuresis. Penyebab ekskresi cairan tubuh yang
berlebihan:

diabetes

insipidus,

hiperemesis,

diare,

keringat

berlebihan,

pendarahan.

Manifestasi klinis: hidung, mulut, tenggorokan, bibir kering, aphonia, serak, rambut kusam dan
rontok, mata cekung, kulit keriput, gelisah, haus, oliguria, konstipasi, lidah merah dengan lapisan
yang kering.

B. Gangguan Distribusi dan Ekskresi Cairan Tubuh


Organ yang berpengaruh pada sirkulasi cairan tubuh adalah sebagai berikut.
a. Paru-paru: dispersing dan membawa Qi ke bawah.
b. Limpa: transformasi, distribusi dan transportasi.
c. Hati: regulasi dan menjaga kelancaran aliran Qi.
d. Ginjal: metabolisme air.
e. Sanjiao: melancarkan jalannya air.
Bila terjadi gangguan di salah satu organ, bisa terjadi gangguan sirkulasi cairan.
Bila cairan tubuh tidak dapat didistribusikan dengan baik, organ dalam tidak bisa didapat
kelembaban yang cukup, sehingga terbentuklah pleghm dan lembab di dalam. Gangguan pada
sirkulasi cairan ini juga bisa berpengaruh pada ekskresinya. Ekskresi cairan tubuh berupa
26 | P a g e

keringat, urine, feses, dan lain-lain. Cairan tubuh bisa mencapai permukaan tubuh karena fungsi
dari paru-paru. Bila terjadi obstruksi Qi paru-paru, pori-pori kulit tidak bisa membuka dan
menutup,

keringat

tidak

bisa

keluar

sehingga

terjadilah

edema.

Bila terjadi gangguan di ginjal dan San Jiao, terjadi gangguan ekskresi juga. Bisa terjadi edema
dan penyakit jantung. Limpa dan ginjal juga memegang peranan penting. Bila Yang Qi ginjal dan
limpa insufisien bisa terjadi akumulasi cairan.
Ada 4 aspek sindrom penyakit darah :
1. Defisiensi darah
2. Blood heat
3. Darah yang overflow.
4. Statis darah

6.1. Defisiensi darah


Adalah keadaan patologis di mana darah insufisien atau fungsi nutrisi darah lemah. Penyebab
defisiensi darah:
a. Insufisiensi nutrisi karenajumlah intake makanan yang inadekuat.
b. Hipofungsi pencernaan dan absorpsi karena lemahnya limpa dan lambung.
c. Kelelahan karena terlalu banyak berfikir dan banyak kehilangan darah.
d. Penyakit kronis yang sangat susah disembuhkan.
Dalam keadaan ini, akan timbul gejala-gejala, antara lain kepucatan total yang disebut
sebagai pallor and shallow complexion, mata menjadi sayu, pandangan kabur, palpitasi,
insomnia, baal pada ekstrimitas (tangan dan kaki), lidah menjadi pucat. Nadi radialis tegang
seperti dawai (senar), organ cang fu berfungsi abnormal terutama tidak berfungsi pada organ SP27 | P a g e

ST (pengolah spirits of earth) dan LU (pengolah spirits of heaven) sehingga darah tidak dapat
dibentuk lagi karena tidak tersedianya bahan. Akan tetapi, sindroma defisiensi darah dapat juga
terjadi karena PPLL kecelakaan atau pendarahan yang hebat.

6.2. Panas Darah (Blood Heat)


Blood heat menunjukkan keadaan patologis di mana terjadi stagnasi panas di darah, yang
menyebabkan bertambah cepatnya aliran darah. Panas di dalam darah dapat disebabkan oleh
faktor panas dari luar atau dari dalam tubuh sendiri. Patogen panas di dalam darah tidak hanya
menghanguskan dan mengacaukan darah dan Yin, tetapi juga pembuluh darah, sehingga
menyebabkan sirkulasi darah tidak terkontrol.
Dikarenakan peredaran darah menjadi tanggung jawabnya organ HT, sedangkan organ
HT adalah rumahnya sen maka gejala-gejala yang timbul dapat berupa perubahan perilaku dan
jiwa seperti, kegelisahan, mania, dan menstruasi yang mengalir profus (pada wanita).
Manifestasi klinis lainnya berupa panas, haus, rasa pahit di mulut, konstipasi, lidah merah, nadi
yang licin dan cepat, pendarahan hidung dan gigi, hemoptisis, hematemesis, hemafesia,
hematuria, pendarahan subkutan, panas naik turun di sore hari, rasa panas di dada, telapak tangan
dan kaki, mulut kering, keringat malam, lidah merah dengan selaput tipis.
Menurut teori cang fu dan teori pergerakan lima unsur, panas dalam ini timbul karena
eksesnya qi di dalam LR. Dikarenakan organ ibunya ekses maka anaknya (HT) menjadi ekses
pula.dalam kondis seperti ini, pembuluh kapiler darah di beberapa tempat dapat pecah sehingga
terjadi pendarahan di dalam. Penyakit yang dapat digolongkan ke dalam sindroma panas didalam
darah adalah epistaxis (pendarahan hidung), menorrhagia (haid berlebihan), metrorhagia
(pendarahan rahim di luar waktu haid), haemoptysis (batuk berdarah), haematenesis (muntah
darah), dan haematuria (kencing berdarah).
6.3. Aliran darah berlebihan
Menunjukkan keadaan patologis di mana pembuluh darah terluka, atau darah dipaksa keluar dari
pembuluh darah. Contohnya : pendarahan.

28 | P a g e

Penyebab :a. Panas patogen di dalam darah. b. Defisiensi Qi limpa.c. Ketidakseimbangan


jantung dan limpa karena penyakit yang lama dan karena kelelahan. d. Luka trauma, luka iris,
luka tembak, gigitan binatang dan serangga.
Hal-hal di atas menimbulkan bermacam-macam sindrom pendarahan, tergantung lokasi dan
organ yang terkena. Contohnya: epistaxis, pendarahan gigi dan gusi, hemoptisis, hematemesis,
hematuria, hematohidrosis, hematochezia, enterorrhagia, metrorrhaqi, metrostaxis.
6.4. Stasis Darah
Terjadinya stasis darah di dalam suatu tempat (meridian, organ, atau jaringan)
menyebabkan timbulnya oedema atau kebengkakan, misalnya haematome. Gejala sindroma
stasis darah, antara lain timbulnya warna merah tua atau merah kebiruan pada suatu tempat di
bagian tubuh, nyeri apabila ditekan, ecchymosis, atau ptechie.
Penyakit varises dapat digolongkan ke dalam sindroma stagnasi sie ini. Berdasarkan
aspek penyebabnya, sindroma stagnasi sie kemungkinan dapat disebabkan oleh lemahnya
sirkulasi darah, gangguan fungsi jantung, lemahnya dinding pembuluh dara, dan invasi FP dari
luar karena faktor dingin atau faktor panas. Kemungkinan oleh PPL adalah benturan dengan
benda tumpul (trauma fisik). Penyebab :
a. Defisiensi Qi
b. Stagnasi Qi
c. Stagnasi phlegm di meridian dan kolateral.
d. Akumulasi dari patogen dingin.
e. Patogen panas.
Kunci utama dari patogenesis ini adalah terhambatnya sirkulasi darah, dengan tanda dan gejala
khas:
a. Nyeri yang menetap
b. Adanya massa
c. Wajah keunguan
d. Kulit kering
e. Bibir dan lidah ungu tua

7. Sindrom Qi

29 | P a g e

Qi, Darah dan cairan tubuh adalah komponen dasar dari tubuh manusia. Mereka tidak
hanya material dasar dari aktivitas kehidupan, tetapi juga merupakan produk fisiologis dari
kehidupan yang normal. Fungsi Qi dan darah adalah untuk memberi nutrisi, melembabkan dan
manghangatkan organ dalam, meridian, kolateral, dan jaringan. Di dalam pergerakan lima unsur,
organ zangfu membangun mekanisme kerja sama secara koordinatif. Telah dijelaskan bahwa Qi
dan Xie adalah materi dasar yang dikreasi dari spirits of heaven and earth oleh organ zang fu.
Akan tetapi, organ zang fu sendiri memiliki kemampuan untuk melakukan tugasnya karena ada
Qi dan Xie. Dengan demikian dapat disimpulkan, bahwa adanya saling ketergantungan antara
zangfu dan materi dasar Qi dan Xie. Dengan kata lain, antara organ zang fu dan materi dasar Qi
dan Xie juga terjadi suatu mekanisme siklus kecil yang saling menghidupi. Atas dasar
mekanisme siklus kecil tersebut, apabila terjadi perubahan-perubahan di dalam organ zang fu
atau perubahan-perubahan di dalam materi Qi dan atau xie akan terlihat munculnya suatu
fenomena. Fenomena-fenomena yang muncul akan memperlihatkan suatu sindroma. Sebaliknya,
suatu sindroma dapat dilihat dan dinilai dari perilaku materi Qi atau xie. Qi mempunyai banyak
fungsi, seperti menghangatkan, meningkatkan, pertahanan tubuh, menggabungkan dan
menguasai, meningkatkan metabolisme dan transformasi. Qi yang sakit bisa langsung
memengaruhi fungsi-fungsi ini. Ada banyak jenis yang berbeda dari gangguan Qi, ini
menunjukkan bahwa ada begitu luas gangguan Qi.
Secara klinis gangguan Qi dapat dikategorikan menjadi 4 sindrom, yaitu :
1. defisiensi Qi,
2. Sinking of Qi (tenggelam),
3. stagnasi Qi,
4. Qi yang berbalik arah (pervesion of Qi).

7.1 Sindroma defisiensi Qi


30 | P a g e

Sindrom defisiensi qi mengacu pada pola sindrom klinis karena jumlah qi dalam tubuh
tidak cukup, level qi lebih rendah dari normal, atau kekuatan qi lebih lemah dari normal sehingga
menghasilkan kelemahan pada fungsi organ zang fu. Berdasarkan aspek etiologic dan
patogenesis, sindroma ini disebabkan oleh penyakit yang sudah lama (kronik) dan tidak
mendapat perawatan yang memadai. Penyebab (etiologi) kondisi seperti ini, harus dicari secara
seksama. Ada kemungkinan disebabkan oleh malnutrisi (PPLL), stress yang berkepanjangan
(PPD), pekerja keras atau proses penuaan (geriatric) dan degeratif, Congenital defect dan
defisiensi Qi primordial. Semua keadaan ini bisa menyebabkan sumber Qi yang buruk atau
konsumsi Qi yang berlebihan, yang menyebabkan defisiensi Qi. Defisiensi Qi akan
memperlihatkan gejala rasa pusing (dizziness), pandangan mata kabur, tidak suka berbicara, lelah
fisik (physical fatique) dan mental (mental fatique, lassitude), keluar keringat dingin spontan,
nafsu makan buruk, napas pendek, mudah terkena faktor eksogen, abdominal flatulence dan
diare yang sering. Semua gejala bertambah buruk saat aktivitas. Lidah pucat dengan selaput
putih, nadi lemah (kurang kuat).

7.2 Sindroma tenggelamnya Qi (sinking of Qi)


Apabila terjadi sindrom defesiensi Qi yang berkepanjangan, akibatnya Qi yang masih
tersisa pun makin lemah seakan menjadi tenggelam. Sindrom qi yang tenggelam mengacu pada
pola sindrom klinis karena kelemahan fungsi qi untuk naik ke atas (ascending). Penyebabnya
sama seperti defisiensi Qi, tetapi juga dapat dihasilkan secara tiba-tiba atau aktivitas berlebih
yang berkepanjangan berupa pekerjaan fisik atau olahraga, yang melukai satu atau lebih dari
organ khusus. Sebagai tambahan, hal ini bisa disebabkan karena diare yang lama dan sakit yang
lama, wanita yang terlalu banyak melahirkan anak dan atau tidak dirawat dengan baik setelah
melahirkan, prolapse lambung, ginjal rektum atau uterus. Hubungan antara tenggelamnya Qi dan
limpa sangat erat. Limpa terletak di Jiao tengah. Qi limpa punya kecenderungan untuk naik.
Defisiensi Qi limpa bisa berakibat tenggelamnya Qi. Sindrom ini dapat dirasakan dengan
pemeriksaan cara rabaan pada pulse radialis, yaitu pulse dalam semua tingkat cun-kuan-ce yang
tenggelam. Adapun gejala lain yang muncul adalah makin melemahnya tubuh sehingga untuk
memegang atau mengangkat benda yang ringan pun sudah tidak mampu. Akibatnya, membawa
barang apapun pasti mudah terlepas. Penjalaran penyakit seperti ini sudah mencapai ke dalam
31 | P a g e

ciao tengah di dalam rongga perut (cavum abdominalis) sehingga sindroma ini disebut pula
sindroma ciao tengah. Rasa tidak nyaman di dalam cavum abdominalis yang disebabkan oleh
karena tengggelamnya Qi akan mengakibatkan rongga pinggul (cavum pelvis) menjadi sangat
lemah. Dampak negatifnya, dapat menyebabkan terjadinya prolapsus recti, prolapsus uteri (pada
wanita) atau prolaps organ internal lain, gastroptosis (perpindahan letak lambung ke bawah), dan
ptosis (pemburutan) organ ginjal. Gejala yang lainnya adalah kelelahan atau lesu, pusing dengan
pandangan kabur, penyakit diare kronis atau inkontinensia rectal, distensi abdominal,organ lidah
tampak sangat pucat dengan selaput putih dan nadi radialis hampir tidak dapat dirasakan lagi
karena sudah tenggelam.

7.3 Sindroma stagnasi Qi (stagnation of Qi)


Stagnasi Qi adalah tersumbatnya Qi di dalam suatu bagian jaringan atau organ (zangfu)
sehingga aliran Qi tidak dapat mengalir ke organ atau meridian berikutnya. Oleh karena itu,
sindrom stagnasi Qi tampak membengkak dan nyeri di dalam suatu bagian tubuh, organ, atau
jaringan. Penyakit hemorrhoid (wasir) dapat digolongkan ke dalam sindrom ini. Apabila stagnasi
Qi terjadi di dalam organ yang bertanggung jawab kepada sen (jantung, ginjal,Du) maka
kelainan-kelainan shen (semangat, jiwa) juga akan timbul. Penyebab terjadinya sindroma
stagnasi Qi antara lain adalah diet tak teratur serta malnutrisi; faktor emosi (depresi/stres,
murung, gelisah, marah); sumbatan karena faktor patogen ( invasi dingin dan lembab), akumulasi
dan retensi riak (phlegm), stasis darah di viscera, meridian, kolateral, contohnya Hemotama
(terjadinya timbunan darah di dalam suatu jaringan); Yang qi terlalu lemah untuk beredar;
terkilir, luka memar dan overstrain. Manifestasi klinis yang dapat timbul adalah gangguan
emosional, sensitif, depresi, sering mendesah, sensasi penuh dan pengap di dada atau regio
hipokondrium, kembung, nyeri di abdomen atau bagian lain yang terasa kembung,rasa tertekan
dan distensi, nyeri yang tidak terlokalisasi (berpidah-pindah) dan hilang timbul. Lidah bisa jadi
normal, nadi tegang seperti kawat.
7.4 Sindroma Qi membalik arah (pervesion of Qi)
Dalam hal ini, perhatian dipusatkan kepada fungsi organ sanciao (three energizer), yang
mengatur panas dalam organ-organ yang terdapat di dalam ke tiga cavum tubuh.

32 | P a g e

Secara fisiologis Qi harus mengalir dari ciao atas ke ciao tengah, kemudian ke ciao bawah. Jadi,
Qi dalam cavum tubuh mengalir ke bawah (decending). Aliran Qi yang membalik, berarti Qi
mengalir ke atas (ascending) sehingga sebenarnya Qi telah melakukan kontrafungsi yang pada
saatnya nanti menjadi tidak berfungsi (disfungsi). Qi yang berbalik arah disebabkan oleh faktor
PPD yang sangat parah dapat menjadi penyebab membaliknya aliran Qi, misalnya emosi depresi
atau stimulasi kemarahan pada liver atau qi liver menjadi overaktif dan bergerak ke atas sampai
ke kepala (vertigo, cephalgia berat), haemoptysis sampai collapse; faktor patogen eksogen;
makanan yang terlalu panas dan terlalu dingin, lembab atau stagnasi makanan dilambung;
stagnasi phlegm (phlegm heat) didalam organ tubuh. Adanya aliran Qi yang membalik ini
menimbulkan gejala-gejala, antara lain batuk-batuk, sesak nafas, dada terasa penuh, nafas
pendek (karena Qi dari paru-paru membalik ke atas). Qi lambung yang membalik ke atas akan
menimbulkan gejala bersendawa (belching), cegukan (hiccup), mual, atau muntah (vomitus).
Apabila Qi yang terdapat di dalam organ liver mengalir balik, gejala yang timbul adalah nyeri
kepala yang hebat,pusing, pingsan, haemoptysis (batuk darah), sampai dapat menimbulkan
koma.

33 | P a g e