Anda di halaman 1dari 2

KONJUNGTIVITIS

No. Dokumen : /TU.01/UPT/ /2016


No. Revisi :0
SOP TanggalTerbit : / /2016
Halaman : 1/2
UPT Puskesmas Nining Julie Astuty
Rukun Lima NIP : 19690702 200502 2 002

1. Pengertian Radang konjungtiva yang dapat disebabkan oleh mikroorganisme 9virus, bakteri),
iritasi atau reaksi alergi yang dtularkan melalui kontak langsung dengan sumber
infeksi.
2. Tujuan Sebagai penerapan langkah-langkah dalam melakukan diagnosa dan terapi kasus
konjungtivitis
3. Kebijakan SK Kepala UPT Puskesmas Rukun Lima No. Dokumen : /TU.01/UPT/ /2016
tentang Pelayanan medis.
4. Referensi Permenkes No 5 tahun 2014
5. Prosedur Kerja 1. Anamnesa
1.1 Menanyakan apakah ada keluhan mata merah, rasa mengganjal, gatal dan
berair kadang disertai sekret.
1.2 Menanyakan apakah keluhan penglihatan berkurang.
1.3 Menanyakan apakah ada faktor resiko berupa:
a. Daya tahan tubuh yang menurun
b. Adanya riwayat atropi
c. Penggunaan kontak lens dengan perawatan yang tidak baik
d. Higiene personal yang buruk
1.4 Menanyakan sudah berapa lama keluhan dirasakan.
2. Pemeriksaan Klinis
2.1 Pemeriksaan oftalmologi:
-tajam penglihatan normal
-injeksi konjungtiva
-dapat disertai edema kelopak, kemosis
-eksudasi ; eksudat dapat serous, mukopurulen atau purulen tergantung
penyebab

-pada konjungtiva tarsal dapat ditemukan folikel, papil atau papil raksasa,
flikten, membran dan pseudomembran.
3. Terapi
3.1 Usahakan untuk tidak menyentuh mata yang sehat sesudah menangani mata
yang sakit
3.2 Sekret mata dibersihkan
3.3 Pemberian obat mata topikal :
a. Pada infeksi bakteri : kloramfenikol tetes sebanyak 1 tetes 6 kali sehari atau
salep mata 3 kali sehari selama 3 hari

6. Bagan Alur
7. Unit Terkait Poli Umum, Poli MTBS

2/2