Reparasi Basis Gigi tiruan
Definisi
Reparasi basis gigi tiruan adalah perbaikan yang dilakukan pada gigi tiruan yang terjadi fraktur.
Kebutuhan akan perbaikan ataupun reparasi basis gigi tiruan terus meningkat, seiring dengan
bertambahnya pemakaian gigi tiruan. Diperlukannya perbaikan basis gigi tiruan karena apabila
terjadi fraktur pada basis gigi tiruan pasien maka tidak perlu dilakukan pembuatan gigi tiruan
baru.
Carr AB, Brown DT.Mc Crackens Removable Partial Prosthodontics. 12th. Canada: Mosby
Elsevier, 2011:305
Tujuan
Reparasi adalah tindakan perbaikan atau pembetulan dari gigi tiruan dengan tujuan memperbaiki
kelainan, kerusakan, kecekatan, retensi dan stabilitas setelah gigi tiruan dipakai pasien. Sebelum
melakukan reparasi, perlu diadakan pemeriksaan terlebih dahulu terhadap geligi tiruan yang akan
diperbaiki, mencari sebab-sebabnya sehingga dapat ditentukan reparasi seperti apa yang
dilakukan. Tujuan utama dari reparasi adalah memperbaiki basis gigi tiruan dengan
mengembalikan kekuatan dan estetis seperti semula.
Itjingningsih. Geligi Tiruan Lengkap Lepas. Jakarta: Penerbit buku kedokteran EGC. 1996. P.191
Kelebihan dan kekurangan basis gigi tiruan yang direparasi
Kelebihan:
1. Dapat dicekatkan kembalidengan mudah.
2. Warnanya yang sesuai dengan basis gigi tiruan yang lama sehingga memenuhi fungsi
estetik.
3. Teknik reparasi mudah dan relative murah
Hal yang diharapkan dari perbaikan basis gigi tiruan adalah supaya keadaan gigi tiruan
kembali kekeadaan semula sebelum terjadi fraktur, tetapi apabila dalam melakukan perbaikan
terdapat kekuranghati-hatian maka akanmenimbulkan beberapa kekurangan yaitu:
1. Kekurangan transversalnya cenderung lebih kecil dibandingkan basis gigi tiruan sebelum
terjadi fraktur.
2. Dimesi menjadi tidak stabil.
Hal tersebut dapat dihindari apabila operator melakukan perbikan dengan baik dan teliti.
Sehingga diharapkan kekurangan tersebut tidak akan muncul.
Mahajan H, Chandu GS, Mishra SK. An in vitro study of the effect of design of repair surface on
the transverse strength of repaired acrylic using autoplymerizing resin. Nigerian Journal of
Clinical Practice 2014;17(1):38-42