Anda di halaman 1dari 10

Disampaikan dalam Daurah Marhalah I KAMMI Depok

----------------------------------------------------------------------------------------------

Inggar Saputra, S.Pd


Kepala Humas PP KAMMI 2011-2013

Depok, 24 Januari 2013


Fakta....
Megawati (71 Tahun), Aburizal Bakrie (67
tahun), Prabowo (63 Tahun), Hatta Rajasa (61
tahun), Jusuf kalla (72 Tahun), Surya Paloh (63
Tahun), Wiranto (67 tahun) atau jokowi (53
tahun), dan berbagai nama lain yang berusia
di bawah 50 tahun.
Realitas Pemuda Islam
Kelompok pertama adalah mereka yang merasa tidak puas
dengan kondisi sekarang, lalu melakukan berbagai perubahan.
Kelompok kedua adalah mereka yang cuek terhadap kondisi
kehidupan masyarakat. Yakni, mereka yang tidak peduli dengan
penderitaan dan kesengsaraan masyarakat.
Kelompok ketiga adalah mereka yang terbius sehingga terjerat
dan terjerumus dalam bejatnya sistem kehidupan masa kini.
Kelompok keempat adalah kelompok pemuda-mahasiswa yang
peduli lingkungan dan sadar akan kerusakan dan kebrobokan
sistem yang ada akibat tidak diberlakukannya aturan Islam dalam
realitas kehidupan
Mengapa Pemuda/Mahasiswa?
Mahasiswa dipandang sebagai intelektual muda yang berharga dalam aktifitas kebangsaan di masa
depan. Arbi Sanit (1995) memandang mahasiswa sebagai kelompok masyarakat yang memperoleh
pendidikan terbaik, mahasiswa memiliki pandangan cukup luas untuk dapat bergerak di semua
lapisan masyarakat. Mereka dicap sebagai simbol ilmuwan yang kritis, pemberani, lantang
menyuarakan perubahan, petarung serta berpikir dan berkehendak merdeka.
Dalam panggung politik, menurut Radjab dan Supriyanto (1999), mahasiswa disebut sebagai satu
satunya oposisi yang efektif. Kebobrokan rezim dan birokrat sebagai kepanjangan tangan penguasa
sering melahirkan protes keras mahasiswa. Sikap keras ini terkadang memicu perlawanan hebat yang
bergerak radikal dan revolusioner.
Fachry Ali dan Bachtiar Effendi, memandang mahasiswa sebagai kekuatan siap pakai, mahasiswa
dipandang sebagai kelompok pinggiran yang tersisih dari konflik politik atau kelompok masyarakat
yang mendapat perlakuan diskriminatif.
Mahfudz Siddiq menyebutkan dalam bukunya Risalah dakwah Thulabbiyah bagaimana unsur yang
terdapat dalam kekuatan kaum pelajar dan mahasiswa yaitu : (1) idealisme, (2) kecerdasan, (3) sikap
kritis dan kepekaan sosial, (4) keberanian, dan (5) pengorbanan.
Potensi Pemuda
Bathul ummah fi at tasaaulat (membangkitkan semangat
bertanya/kritis)
Naqlul ajyaal (memindahkan dari generasi ke generasi)
Istibdaalul ajya (menukar/mengganti suatu generasi)
Tajdid maknawiyah al ummah (memperbaruhi moralitas ummat)
Anasir islah (unsur perubah)
Pengertian Perubahan Sosial
Perubahan sosial adalah sebuah proses
perencanaan, pemetaan dan pelaksanaan
dalam konteks perubahan struktur dan kultur
sebuah basis social msyarakat. Perubahan
social adalah perbedaan antara kondisi
sekarang dengan kondisi sebelumnya
terhadap aspek aspek dari struktur social
Faktor Yang Menentukan Perubahan
Sosial
Pertama, perkembangan teknologi; kedua, konflik social(antar agama, ras
dan kelas sebagaimana tesis marx-). Ketiga, kebutuhan adaptasi dengan
system sosial (missal: birokrasi efektif sebagai respon terhadaplingkungan
kompetitif), keempat, pengaruh dari idealisme dan ideologi pada aktivitas
sosial (sebagaimana tesis weber : etika protestan dan semangat
kapitalisme)
Selain itu, dalam disiplin sosiologi, terdapat dua pandangan tentang
perubahan (change), yaitu pertama pandangan materialistik, yang
meyakini bahwa tatanan masyarakat sangat ditentukan oleh teknologi
atau benda. Marx menyatakan bahwa kincir angin menimbulkan
masyarakat feodal; mesin uap menciptakan masyarakat kapitalis industri
Kedua, pandangan idealistik, yang menekankan peranan ide, ideologi atau
nilai sebagai faktor yang mempengaruhi perubahan. Dalam pandangan ini,
misalnya, Islam sebagai sebuah idologi dan struktur nilai akan mampu
mencipta manusia dan masyarakat ideal
Setidaknya terdapat tiga bentuk perubahan syang disepakati kalangan
ilmuan sosial : evolusi, revolusi dan reformasi.
Tahapan Perubahan Sosial
Mewujudkan pribadi muslim yang diridhai Allah (bina al-fardli al-
muslim), yaitu pribadi muslim yang paripurna, yang penuh moralitas
iman, Islam, taqwa dan ihsan. [al-Baqarah: 177]
Mewujudkan rumah tangga dan keluarga Islami (bina al-usrah al-
islamiyah) yang diridhai Allah, yaitu rumah tangga yang sakinah
diliputi mawaddah serta rahmah anugerah ilahi. [ar-Ruum: 21]
Mewujudkan masyarakat dan lingkungan islami (bina al-ijtimai al-
islamiyyah) yang marhamah, yaitu lingkungan yang kondusif dan
layak menerima berkah Allah karena warganya yang beriman dan
bertaqwa. [al-Araf: 96]
Mewujudkan negara (bina daulat al-islamiyyah) yang diridhai Allah
yaitu baldat yangthayyibah dan diliputi maghfirah Allah. [Saba: 15]
Mewujudkan peradaban dunia yang diridhai Allah dengan
kepemimpinan Islam atas alam (ustadziyat al-alam), yaitu dunia
yang hasanah dan berkesinambungan dengan akhirat
yang hasanah. [al-Baqarah: 201]
Tawaran Perubahan Sosial
Gerakan Mahasiswa Berbasis Riset
Aktivitas riset/penelitian sendiri dianggap sebagai sebuah upaya ilmiah
mahasiswa mengkritisi dan menghasilkan solusi efektif. Sebab masyarakat
sekarang menanti bagaimana protes mahasiswa berjalan seimbang antara
gerakan jalanan dan solusi konkret.
Gerakan Mahasiswa Berbasis Wirausaha
Menggalakkan seminar, workshop, dan diskusi wirausaha dapat menjadi
alternatif gerakan perekonomian. Sehingga membantu percepatan
mengatasi masalah ekonomi dan kesenjangan sosial. Munculnya aktivitas
mahasiswa berbasiskan wirausaha berpotensi membantu mengurangi
angka pengangguran kaum intelektual. Sehingga pascakampus, tidak
hanya dilahirkan mahasiswa pengangguran.
Gerakan Mahasiswa Berbasis Sosial Kerakyatan
Munculnya kemiskinan berujung tumbuh berkembang masalah sosial
lainnya. Akar kemiskinan menghasilkan kebodohan, kriminalitas, busung
lapar dan berbagai masalah sosial lain.
Situasi ini sepantasnya membuat hati mahasiswa terketuk. Mereka dapat
mengadakan gerakan alternatif menggalang dana, membuat comdev
(community development), sekolah gratis, dan lembaga sosial atau zakat.
Tawaran Perubahan Sosial
Gerakan Mahasiswa Berbasis Sosial Kerakyatan
Munculnya kemiskinan berujung tumbuh
berkembang masalah sosial lainnya. Akar
kemiskinan menghasilkan kebodohan,
kriminalitas, busung lapar dan berbagai masalah
sosial lain.
Situasi ini sepantasnya membuat hati mahasiswa
terketuk. Mereka dapat mengadakan gerakan
alternatif menggalang dana, membuat comdev
(community development), sekolah gratis, dan
lembaga sosial atau zakat.