Anda di halaman 1dari 2

BIOGRAFI REZA NURHILMAN

Afrizal Hamzah 1202144150

perguruan tinggi, karena sudah begitu sibuk


mengurus bisnis keripiknya yang setiap hari
semakin berkembang.

"Saya itu lulus SMU di tahun 2005, empat


tahun saya menganggur, dalam artian tidak
kuliah. Saya baru kuliah itu 2009. Dalam
empat tahun menganggur, saya jual beli
barang seperti elektronik, pupuk. Semua
saya jual. Akhirnya saya punya produk yang
tepat dan kendaraan yang tepat," jelasanya,
bisnis keripik menjadi jalan hidupnya kini.

Reza menjelaskan bisnis keripik nya lah


kendaraan bisnisnya yang paling cocok
yakni si keripik pedas Maicih.
Reza menghabiskan masa pendidikan SMP
hingga SMA di Bandung Jawa Barat. Dia
pun hidup ditengah pergaulan anak muda Sejarah dan Perkembangan Maicih
yang mencintai musik - musik Rock seperti
Gun n Roses. Dan dia adalah salah satu fans
berat dari band terkenal itu, hingga begitu
nge fans nya dengan sang vokalis Axel
Rose.

Di masa remaja nya dia berusaha mencoba


mencari visi dan misi dalam hidupnya,
dengan mulai mencari nafkah sendiri,
berusaha sendiri, lulus dari SMA di tahun
Belum genap setahun, keripik setan
2005 Reza mencoba berjualan barang
bermerek Maicih menjadi ikon jajanan yang
elektronik, jualan pupuk, 4 tahun Reza
fenomenal di Bandung. Hingga saat ini,
menganggur dan kerjanya berjualan dan
banyak orang yang penasaran akan cemilan
berjualan produk - produk orang lain.
pedas tersebut. Pada awalnya, Reza
menemukan resep keripik dari seorang
Hingga akhirnya dia menemukan bisnis
nenek-nenek.
yang tepat baginya yakni berjualan keripik
singkong dengan bumbu khas nya yang Reza bertemu sosok emak-emak (Nenek-
pedas. Jadi dengan kehadiran bisnis keripik nenek) yang memang mempunyai resep
ini Reza pun tidak sempat melanjutkan keripik lada atau keripik setan yang rasanya
pendidikannya ke jenjang kuliah di enak. Sosok emak-emak tersebut bukan
bernama Maicih. Reza sendiri membuat
nama tersebut agar lebih nyeleneh dan Indonesia, Jakarta pada tanggal 29 Juni 2012
mudah diingat orang. yang lalu.
Sosok emak-emak ini identik dengan ke- Karena pencapaiannya itu, berbagai
icihan karena selalu pakai ciput. Nama penghargaan telah Reza dapatkan dari
aslinya bukan Mak Icih, sehingga biar berbagai institusi. Hingga sekarang, Reza
nyeleneh saja jadi diberi nama Maicih. sibuk memberikan pelatihan-pelatihan untuk
Menurut Reza, Emak tersebut tidak menjual menginspirasi anak-anak muda dan
keripik setannya secara komersil. Keripik mencetak jutawan-jutawan baru dalam
hanya diproduksi saat momen-momen meraih impian demi orang-orang yang
tertentu saja. dikasihi dan bermanfaat bagi masyarakat.
Selain itu, Reza pun kerap tampil sebagai
Kemudian Reza memulai usaha keripik pembicara di berbagai kampus di Jakarta
pedas Maicih ini bekerja sama dengan dan Jawa Barat, menjadi wakil dari budaya
produsen keripik pedas di Kota Cimahi pada lokal dalam acara-acara tertentu. Reza juga
pertengahan 2010 dengan modal 15 juta dan belasan kali diliput atau jadi pembicara di
produksi 50 bungkus per hari. Varian media cetak (majalah dan koran) maupun
awalnya hanya keripik dan gurilem yang elektronik di sejumlah tv dan radio di tanah
diproduksi dari level 1 sampai dengan level air.
5 dan dipasarkan dengan cara berkeliling
dan memanfaatkan akun sosial media secara Kunci sukses pada bisnis yang dilakukan
word of mouth dengan hashtag. Reza adalah terletak pada bagaimana cara
Harapan ke depan dari Reza, bahwa dia berpikir out of the box. Hal ini
pemasaran Maicih tidak hanya nasional, ternyata ampuh dilakukannya terbukti
tetapi go international. Sejauh ini baru dengan usaha yang dia jalani sekarang
Singapura dan Jepang melalui sistem sangat menjadi bahan perbincangan di
pengiriman dengan jenderal para TKI di kalangan anak muda. Reza sukses karena
sana.
berkat ketekunan dan keyakinannya
Pencapaian Maicih saat ini adalah telah mengenai bisnis yang dia jalankan. Jiwa
membuat varian produk keripik pedas wirausaha yang tidak hanya menciptakan
hingga level 10, permintaan konsumen kesejahteraan bagi dirinya tapi juga
sangat tinggi dengan kapasitas produksi
lingkungan sekitarnya, dijalankan oleh Reza
sampai saat ini mencapai 2000 bungkus per
hari dan pemasaran yang menjangkau dan Republik Maicih yakni bekerja sama
seluruh wilayah Indonesia. Dalam sebulan dengan warga setempat di sebuah kampong
omzet yang dikantongi bisa mencapai Rp di Bandung, Jawa Barat untuk memproduksi
800 juta sampai Rp 900 juta. Di mana sehari Maicih. Hasilnya, warga merasakan
saja, bisa mencapai keuntungan Rp 30 juta. perubahan yang signifikan dan taraf hidup
Saat ini selain terus membangun PT. Maicih yang lebih baik.
Inti Sinergi dengan ekspansi usaha ke
bidang properti (Maicih Property), Reza pun
membentuk AXLent Academy dengan tetap
menjalankan Icihers Magazine, dan terakhir
adalah penerbitan buku Revolusi Pedas yang
dilaunching di Blitz Megaplex Grand