Anda di halaman 1dari 5

Roles : Umum/Departemen Pemeliharaan

Nama :
Jabatan :
Unit Kerja :

1. Apa saja departemen & elemen (roles) yang terlibat dalam SAP modul Plant Maintenance yang
diimplementasikan di PT. Pupuk Kalimantan Timur?

2. Apa saja peran secara umum dari tiap departemen-departemen & elemen (roles) yang terlibat
dalam SAP modul Plant Maintenance tersebut?

3. Apa saja pembagian jenis pemeliharaan pabrik yang dilakukan di perusahaan?

4. Apakah pernah dilakukan evaluasi atau pengamatan terkait proses bisnis ditiap kelompok
pemeliharaan pabrik di perusahaan?

5. Bagaimana pelaksanaan proses bisnis pemeliharaan pabrik yang ada di PT. Pupuk Kalimantan
Timur?

6. Apakah alur proses pemeliharaan pabrik di perusahaan telah didefinisakan secara tertulis?

7. Apakah pada setiap tahapan aktivitas pemeliharaan pabrik telah terdokumentasi?

8. Apakah permasalahan umum yang dialami pada proses pemeliharaan pabrik yang dijalankan
perusahaan?

9. Apakah pernah dilakukan evaluasi / pengukuran kesuksesan terhadap implementasi SAP modul
PM pada masing masing pihak yang terlibat dalam proses bisnisnya?

1
Roles : Kabag Operasi

Nama :
Jabatan :
Unit Kerja :

1. Bagaimana frekuensi waktu untuk melakukan persetujuan untuk tiap notifikasi yang masuk dalam
SAP?

2. Bagaimana pengelolaan pemeliharaan dengan tingkat prioritas darurat (emergency) yang


membutuhkan waktu yang terbatas untuk menunggu persetujuan dari Kepala Bagian Operasi?

3. Bagaimana kesesuaian pelaksanaan persetujuan notifikasi di lapangan dengan standar yang


berlaku di perusahaan?

4. Apa saja kendala dan permasalahan yang ada dalam melakukan persetujuan notifikasi
pemeliharaan pabrik?

2
Roles : Supervisor

Nama :
Jabatan :
Unit Kerja :

1. Bagaimana waktu pelaksanaan pembuatan notifikasi untuk proses pemeliharaan jenis korektif?
(apakah setiap peralatan (spareparts) yang rusak langsung dibuat notifikasi agar secara langsung
diproses atau secara tidak langsung memanggil pihak maintenance untuk memperbaiki terlebih
dahulu setelah itu baru memasukan data)

2. Apakah setiap kerusakan atau perbaikan selalu diinputkan dalam modul PM SAP?

3. Apa yang menjadi kendala dalam membuat notifikasi di SAP?

4. Apakah master data (equipment/operasi/kategori) terkait maintenance yang ada di SAP saat ini
sudah mencakup semua yang dibutuhkan sebagai input dalam pemrosesan modul pemeliharaan
dalam modul PM SAP?

5. Apakah pembuatan notifikasi pemeliharaan sudah sesuai dengan SOP yang tertulis?

6. Bagaimana kesesuaian pelaksanaan pemeliharaan di lapangan dengan waktu yang tertulis di SAP?

7. Apakah sudah sesuai penjadwalan pemeliharaan di SAP dengan kondisi yang ada di pabrik?

3
Roles: Planner

Nama :
Jabatan :
Unit Kerja :

1. Bagaimana implementasi penyusunan jadwal pemeliharaan yang ada di SAP? (Terkait kesesuaian
yang ada di lapangan, analisis dalam men-generate data untuk menjadi strategi pemeliharaan)

2. Apakah penjadwalan (scheduling) yang ada di SAP sudah mencakup dan sesuai dengan yang ada
di SOP?

3. Seberapa sering pelaksanaan monitoring terkait pemeliharaan dalam modul SAP?

4. Apa yang menjadi kendala dalam merencanakan strategi maupun Work Order selama proses
pemeliharaan?

5. Apakah sering terjadi error saat menginput data terkait pemeliharaan dan saat merelease untuk
complete work order di SAP? Apa yang menjadi sebab error tersebut?

6. Apa yang menjadi kendala dalam pengumpulan data hingga menjadi strategi pemeliharaan dalam
SAP?

4
Roles : Excecutor

Nama :
Jabatan :
Unit Kerja :

1. Apa peran dan tugas pokok eksekutor dalam proses pemeliharaan pabrik dan dalam sistem SAP
modul PM?

2. Bagaimana implementasi eksekusi yag dilakukan oleh eksekutor setelah Work Order terbentuk?

3. Bagaimana frekuensi waktu untuk melakukan input data dalam SAP untuk tiap Work Order yang
dikerjakan?

4. Apa dampak yang terjadi ketika eksekutor tidak segera dalam melakukan konfirmasi di SAP
setelah melakukan eksekusi Work Order?

5. Apa yang menjadi kendala dalam melakukan eksekusi maupun dalam proses di SAP?

6. Bagaimanakah kesesuaian pelaksanaan waktu saat pelaksanaan perbaikan/maintenance


dibanding yang direncanakan sebelumnya dalam SAP?

7. Bagaimana kesesuaian antara saat pemberian notifikasi perbaikan dengan yang terjadi di
lapangan (misal: Kerusakan berkaitan dengan listrik namun yang dinotifikasi adalah unit rendal
mesin)