100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
4K tayangan34 halaman

Contoh Laporan Kesling

Laporan ini memberikan informasi mengenai pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup di Rumah Sakit Umum Permata Bunda selama semester I tahun 2015. Laporan ini disusun untuk memenuhi peraturan pemerintah dan sebagai evaluasi kinerja Rumah Sakit dalam pengelolaan lingkungan hidup. Laporan ini mencakup identitas Rumah Sakit, deskripsi kegiatannya, dan ringkasan pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup selama periode tersebut.

Diunggah oleh

Arief Rahman Hakim
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
4K tayangan34 halaman

Contoh Laporan Kesling

Laporan ini memberikan informasi mengenai pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup di Rumah Sakit Umum Permata Bunda selama semester I tahun 2015. Laporan ini disusun untuk memenuhi peraturan pemerintah dan sebagai evaluasi kinerja Rumah Sakit dalam pengelolaan lingkungan hidup. Laporan ini mencakup identitas Rumah Sakit, deskripsi kegiatannya, dan ringkasan pelaksanaan pengelolaan lingkungan hidup selama periode tersebut.

Diunggah oleh

Arief Rahman Hakim
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

LAPORAN SEMESTER

PENGELOLAAN DAN PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP


SETIAP USAHA DAN/ATAU KEGIATAN DIKOTA MEDAN

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Rumah Sakit Umum Permata Bunda adalah Rumah Sakit Umum


swasta yang bergerak dibidang Pelayanan Jasa Kesehatan dan telah berdiri
sejak Tahun 1988 dan berlokasi di Jalan SM. Raja No. 7 Medan Kelurahan
Mesjid. Kecamatan Medan Kota pada lahan dengan status Hak Guna
Bangunan seluas 3615 m2. dan di dukung oleh 380 orang pekerja. Dari aspek
hukum Rumah Sakit Umum Permata Bunda merupakan Rumah Sakit
Umum Swasta Tipe B Non Pendidikan yang secara struktural berada dibawah
manajemen PT. Permata Ayah Bunda berdasarkan Akte Pendirian Nomor 64
Rumah Sakit Umum Permata Bunda telah melakukan penyusunan
Dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UPL) dan Upaya
Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) yang telah disyahkan dan disetujui oleh
Pemerintah Kota Medan dalam hal ini Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup,
Energi Dan Sumber Daya Mineral (DKLH-ESDM) Kota Medan No.
660/6099/BLH/2009 Tanggal 05 Oktober 2009.
Maksud dan tujuan didirikannya Rumah Sakit Umum Permata Bunda
adalah sebagai sarana dan prasarana pengembangan pelayanan kesehatan,
yang berfungsi untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat
sekitar secara profesional dan terjangkau. Selain itu, juga dimaksudkan untuk
meningkatkan devisa negara, memperluas kesempatan kerja dan mendorong
pelaksanaan pembangunan daerah.
Dalam oprasionalnya, Rumah Sakit Umum Permata Bunda baik dalam hal
keberadaan berbagai sarana dan prasarana yang ada, termasuk kegiatan
operasional, tentu saja akan menghasilkan berbagai sisa aktifitas kegiatan
yang disebut dengan limbah, yang meliputi Limbah Cair, limbah udara, limbah
padat dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B-3). Sesuai dengan
prinsip Rumah Sakit yang berwawasan Lingkungan, maka Rumah Sakit
Umum Permata Bunda dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya tidak
saja hanya merencanakan program kegiatan utama tetapi juga dibarengi
upaya-upaya pelestarian lingkungan hidup, sehingga kegiatan yang dilakukan
berjalan secara seimbang, terpadu dan menyeluruh, sehingga dampak negatif

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 01
dan dampak positif yang muncul akibat keberadaan kegiatannya dapat
ditingkatkan dan atau dicegah. Beberapa hal yang terkait dengan dampak
lingkungan yang diperkirakan akan terjadi yang meliputi komponen antara lain
dampak terhadap komponen fisik, kimia, biologi, sosial ekonomi, sosial
budaya, kesehatan masyarakat, Ruang Terbuka Hijau, keamanan dan
ketertiban, Tanggap Darurat dan transportasi.
Untuk menegakkan komitmen manajemen dalam penerapan Pengelolaan dan
Pemantauan Lingkungan Hidup, ada beberapa hal langkah yang ditempuh
Rumah Sakit Umum Permata Bunda , antara lain :

Meningkatkan perhatian, kepedulian dan kesadaran lingkungan bagi


seluruh staf dan karyawan secara proaktif
Menegakkan komitmen manajemen lingkungan hidup
Menerapkan Visi dan Misi Rumah Sakit Umum Permata Bunda yang
berintegrasi dengan kepedulian pengelolaan dan pemantauan lingkungan
hidup
Memelihara, mencegah, memulihkan dan melakukan penataan secara
bertahap dari komponen pengelolaan lingkungan hidup yang hidup
termasuk produksi bersih dan pembangunan bersih
Mematuhi ketentuan yang berlaku yang berkaitan dengan pengelolaan
dan pemantauan lingkungan hidup termasuk diantaranaya melakukan
penyusunan laporan Semester Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan
Hidup Rumah Sakit Umum Permata Bunda secara berkala.
Menyampaikan laporan semester kepada Badan Lingkungan Hidup Kota
Medan

Dalam rangka melakukan penyusunan Laporan Semester Pengelolaan


Lingkungan Hidup, Rumah Sakit Umum Permata Bunda mempedomani
Surat kementerian Lingkungan Hidup RI Nomor : B.1938/SES/LH/04/2005
Tanggal 19 April 2005 perihal Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup
No. 45 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan Laporan Pelaksanaan
Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan
Hidup, serta Surat Edaran Walikota Medan No. 660/5458 tanggal 14 April
2004 perihal Pemberitahuan kewajiban setiap Usaha / Kegiatan untuk
menyusun dan menyampaikan laporan Semester Pengelolaan dan
Pemantauan Lingkungan Hidup. dan untuk selanjutnya Laporan Semester
tersebut diteruskan kepada Badan Lingkungan Hidup Kota Medan untuk
mendapat persetujuan dan dilegalisasi secara berkala. Dan untuk Laporan

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 02
Semester yang disusun ini adalah laporan Semester II periode untuk Bulan
Juli s/d Desember 2015.

A. MAKSUD DAN TUJUAN

Penyusunan Laporan Semester Pelaksanaan Pengelolaan dan Pemantauan

Lingkungan Hidup ini dimaksudkan untuk :

1. memberikan informasi pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan

lingkungan hidup yang sudah dilaksanakan oleh pihak Rumah Sakit

Umum Permata Bunda .

2. Memberikan kemudahan kepada berbagai instansi terkait dalam

pengawasan pelaksanaan Upaya Pengelolaan Lingkunngan Hidup dan

Upaya pemantauan Lingkungan Hidup Kegiatan Rumah Sakit Umum

Permata Bunda .

3. Mendorong pemrakarsa memanfaatkan data-data pemantuan lingkungan

hidup dalam menerapkan system pengelolaan dan pemantauan

lingkungan hidup yang berdasarkan prinsip-prinsip perbaikan secara terus

menerus (Continual Improvement).

Penyusunan Laporan Semester Pelaksanaan Pengelolaan dan Pemantauan

Lingkungan Hidup ini bertujuan untuk :

1. Untuk memenuhi maksud Surat kementerian Negara Lingkungan Hidup RI


Nomor : B.1938/SES/LH/04/2005 Tanggal 19 April 2005 perihal Keputusan
Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 45 Tahun 2005 tentang Pedoman
Penyusunan Laporan Pelaksanaan Rencana Pengelolaan Lingkungan
Hidup. Dan Surat Edaran Walikota Medan No. 660/5458 tanggal 14 April
2004 perihal Pemberitahuan kewajiban setiap Usaha / Kegiatan untuk
menyusun dan menyampaikan laporan Semester Pengelolaan dan
Pemantauan Lingkungan Hidup
2. Sebagai bahan evaluasi bagi Rumah Sakit Umum Permata Bunda sendiri
untuk mengetahui tingkat kinerja dan sistem Penanganan Pengelolaan dan
Pemantauan Lingkungan Hidup yang sudah dicapai sebagaimana maksud
dari isi Dokumen Upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 03
(UKL & UPL) yang telah disusun oleh Rumah Sakit Umum Permata Bunda
dan telah disyahkan oleh Pemerintah Kota Medan dalam hal ini Dinas
Pengelolaan Lingkungan Hidup, Energi Dan Sumber Daya Mineral (DKLH-
ESDM) Kota Medan. No. 660/977/DKLH-ESDM/2003 Tanggal 22 Oktober
2003.

B. IDENTITAS RUMAH SAKIT UMUM PERMATA BUNDA

1. Jenis Usaha dan / atau : Pelayanan Jasa Kesehatan


Kegiatan
2. Nama Perusahaan / : Rumah Sakit Umum PERMATA BUNDA
pemrakarsa
3. Nama Penanggung Jawab : Dr. H. Hasanul Arifin
Usaha / Kegiatan
4. Jabatan : Direktur

5. Alamat kantor : Jln. Sisingamangaraja No. 7. Medan


6. Alamat Rumah Sakit / : Jln. Sisingamangaraja No. 7 Medan
Pemrakarsa
7. Nomor Telepon : (061) 7362777

8. No. Faximile : 061 - 7320222

9. Status Permodalan : PT

10. Kelurahan : Mesjid

11. Kecamatan : Medan Kota


12. Kota : Medan
13. Propinsi : Sumatera Utara

C. DESKRIPSI KEGIATAN

Sejalan dengan fungsinya sebagai sarana penunjang kepariwisataan, maka


kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan operasional Rumah Sakit Umum
Permata Bunda sebagai berikut :

a. Kegiatan Pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD).


b. Kegiatan Pelayanan Instalasi Bedah
c. Kegiatan Pelayanan Kebidanan
d. Kegiatan Pelayanan Instalsi Rawat Gabung
e. Kegiatan Pelayanan Instalasi Penyakit Dalam
f. Kegiatan Pelayanan Instalasi Rawat Anak
g. Kegiatan Pelayanan Instalasi Rawat Bayi
h. Kegiatan Pelayanan Instalasi Farmasi / Obat
i. Kegiatan Pelayanan Instalasi Laboratorium
j. Kegiatan mandi dan Toilet
k. Kegiatan Loundry / Pencucian pakaian
l. Pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL)
Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup
RSU Permata Bunda Semester I 2015 04
m. Pengujian Limbah
n. Kegiatan Sosekbud
o. Penataan Ruang Terbuka Hijau, Estetika dan Taman
p. Tanggap Darurat.
q. Transportasi / Perparkiran

Penjelasan tentang dokumen pengelolaan lingkungan hidup antara lain


a. Jenis dokumen pengelolaan lingkungan hidup yang dimiliki :
BUKU DOKUMEN UPAYA PENGELOLAAN LINGKUNGAN (UKL) DAN
UPAYA PEMANTAUAN LINGKUNGAN (UPL)
b. Dokumen yang disahkan oleh instansi :
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Energi dan Sumber Daya Mineral
Pemko Medan.
c. Tanggal dan tahun pengesahan : 11 Januari 2005

1. Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) usaha dan/atau kegiatan :


a. Cara pengelolaan air limbah yang diterapkan :
b. Bahan kimia yang digunakan dalam pengelolaan limbah cair :
c. Kapasitas IPAL
d. Skema pengelolaan air limbah
e. Jumlah debit air limbah yang dikeluarkan (catatan harian apabila ada
agar dilampirkan)
f. Alat ukur debit limbah yang dimiliki
g. Apakah ada usaha-usaha untuk manfaatkan limbah cair yang terolah
atau mendaur ulangnya.
h. Lampirkan design

2. a. Surat izin usaha dan izin pengelolaan lingkungan hidup yang dimiliki
b. Surat izin lain yang dilampirkan
N NO. TGL
JENIS PERIJINAN PEMBERI IZIN
o DITERBITKAN
1 Surat Izin 440.442/24527/XI/2015 Dinas Kesehatan
Penyelenggaraan 13 November 2012 Provinsi Sumatera
Rumah Sakit Utara
2 Status Akreditasi KARS-SERT / 651 / VI / Komite Akreditasi
2012 Rumah Sakit
29 Juni 2012
3 Penetapan Kelas 171/MENKES/SK/VI/20 Departemen
RSU Permata 10 Kesehatan Republik
Bunda 15 Juni 2010 Indonesia
(Kelas B)
5 Surat Izin Undang- 7521/7523/7098/2.1/130 Badan Pelayanan

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 05
Undang Gangguan 8/12/2013 Perijinan Terpadu
(HO) 19 Desember 2013 Pemko Medan
6 Izin TPS B3 660.2/2125K/2013 Badan Lingkungan
11 September 2013 Hidup Pemko Medan
7 Izin IPAL - Badan Lingkungan
Hidup Pemko Medan

3. Surat izin tentang pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).
Yang dimiliki dari Kementerian Lingkungan Hidup (apabila ada), lampirkan
foto copy izin.

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 06
BAB II
PROGRAM KINERJA PENGELOLAAN DAN PEMANTAUAN LINGKUNGAN
HIDUP YANG SUDAH DILAKUKAN

A. KINERJA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

a. Pengelolaan Limbah Cair


Pengolahan air limbah di RSU Permata Bunda diolah secara fisik dan
kimia, berikut penjelasan pengolahan limbahnya:
1. Limbah dari kegiatan rumah sakit dialirkan melalui pipa inlet ke kolam
Prasedimentasi dengan gaya gravitasi.
2. Dari kolam Prasedimentasi dialirkan ke kolam aerasi dengan
menggunaan pompa di kolam inilah ditambahkan Enzyme.
3. Setelah enzym dimasukkan air kembali di alirkan ke bak umpan
pengendapan di pompa ke bak pencampur, disini ditambahkan
conditioner sebanyak 250 ml dan steller sebanyak 300 ml.
4. Setelah itu masuk ke bak sedimentasi, pada tahp ini di tambhakan
koagulan berupa settler dan PAC yg di pompakan oleh pompa dosing
5. Air secara otomatis mengalir ke bak umpan filter kemudian dialirkan ke
dalam tabung filtrasi gunanya untuk menyaring semua gumpalan yang
terikut dari bak sedimentasi.
6. setelah itu air dialirkan ke bak air bersih sebelum dibuang ke luar
melalui outlet.
Ket : Design IPAL Terlampir

2. Pengelolaan Sampah Medis dan Domestik


Sebelum diangkut ke luar ruangan sampah sudah ada pemisahan
antara sampah medis dan domestik. Sampah medis yang dihasilkan
dikumpulkan dan disimpan di TPS B3 yang tertutup kemudian setiap 2
minggu sekali diangkut oleh petugas untuk dimusnahkan. Pemusnahan
dilakukan memakai incenerator dimana dalam hal ini RSU Permata Bunda
sudah ada kerja sama dengan PT ARAH ENVIRONMENTAL yang ada
kontrak untuk pemusnahan sampah medis. Sedangkan sampah domestik
setiap hari diangkut oleh petugas Rumah Sakit ke TPS domestik yang
setelah itu diangkut oleh petugas Dinas Kebersihan PEMKO Medan untuk
diangut ke TPA.

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 07
3. Pengelolaan Kualitas Udara

Untuk menjaga kualitas udara di sekitar rumah sakit supaya


memenuhi nilai ambang batas baku mutu udara yang ditetapkan oleh
pemerintah, maka pihak rumah sakit melakukan beberapa upaya
diantaranya:

o Menanam tanaman (bunga dan Pepohonan) disekitr rumah sakit.

o Merawat tanaman agar tumbuh dengan baik.

o Menyirami halaman dengan air untuk mengurangi debu yang


beterbangan.

o Mengatur arus kenndaraan keluar masuk rumah sakit untuk


mengurangi kebisingan dan emisi yang dikeluarkan dari kendaraan
tersebut.

B. KINERJA PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP

a. Pemantauan Limbah Cair


Berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No.
KEP-05/MENLH/2014 Tentang Baku Mutu Limbah Cair bagi Kegitan
Rumah Sakit, maka RS IPI melakukan pemantauan/pemeriksaan limbah
cair yang dilakukan secara berkala yaitu:
Bulan : November 2015
Tabel 2.1 Hasil Pengukuran Limbah cair di RSU Permata Bunda
Hasil
Pengujian Batasan
N Unsur Para
Satuan Laboratorium Baku Mutu Ket
o Meter
Inlet Outlet Lingkungan

1 Suhu 0C - 25.9 38
2 pH - - 6,72 2.1
3 Total Coliform MPN/100ml - 16000 5000
4 TDS (jlh zat Mg/L - 193 2000
padat terlarut
5 TSS (jlh zat Mg/L - 2 200
padat
tersuspensi)
6 Amoniak Bebas Mg/L - *** 10
7 BOD Mg/L - 2,41 50
8 COD Mg/L - 7,5 80
9 Detergen g/L - 21,2 10
10 Minyak & Lemak Mg/L - *** 10

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 08
Bulan : Desember 2015
Tabel 2.1 Hasil Pengukuran Limbah cair di RSU Permata Bunda
Hasil
Pengujian Batasan
N Unsur Para
Satuan Laboratorium Baku Mutu Ket
o Meter
Inlet Outlet Lingkungan

1 Suhu 0C - 27.2 38
2 pH - - 6.76 2.1
3 Total Coliform MPN/100ml - 460 5000
4 TDS (jlh zat Mg/L - 166 2000
padat terlarut
5 TSS (jlh zat Mg/L - 4 200
padat
tersuspensi)
6 Amoniak Bebas Mg/L - *** 10
7 BOD Mg/L - 4,629 50
8 COD Mg/L - 14,4 80
9 Detergen g/L - 12,5 10
10 Minyak & Lemak Mg/L - *** 10

Bulan : Januari 2016


Tabel 2.1 Hasil Pengukuran Limbah cair di RSU Permata Bunda
Hasil
Pengujian Batasan
N Unsur Para
Satuan Laboratorium Baku Mutu Ket
o Meter
Inlet Outlet Lingkungan

1 Suhu 0C - 29,9 38
2 pH - - 6,39 2.1
3 Total Coliform MPN/100ml - 700 5000
4 TDS (jlh zat Mg/L - 238 2000
padat terlarut
5 TSS (jlh zat Mg/L - 4 200
padat
tersuspensi)
6 Amoniak Bebas Mg/L - *** 10
7 BOD Mg/L - 1,57 50
8 COD Mg/L - 4,361 80
9 Detergen g/L - 5.1 10
10 Minyak & Lemak Mg/L - *** 10

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 01
Bulan : Februari 2016
Tabel 2.1 Hasil Pengukuran Limbah cair di RSU Permata Bunda
Hasil
Pengujian Batasan
N Unsur Para
Satuan Laboratorium Baku Mutu Ket
o Meter
Inlet Outlet Lingkungan

1 Suhu 0C - 28,7 38
2 pH - - 6,48 2.1
3 Total Coliform MPN/100ml - 16000 5000
4 TDS (jlh zat Mg/L - 84 2000
padat terlarut
5 TSS (jlh zat Mg/L - 12 200
padat
tersuspensi)
6 Amoniak Bebas Mg/L - *** 10
7 BOD Mg/L - 0,580 50
8 COD Mg/L - 1,611 80
9 Detergen g/L - 0,7 10
10 Minyak & Lemak Mg/L - *** 10

Bulan : Maret 2016


Tabel 2.1 Hasil Pengukuran Limbah cair di RSU Permata Bunda
Hasil
Pengujian Batasan
N Unsur Para
Satuan Laboratorium Baku Mutu Ket
o Meter
Inlet Outlet Lingkungan

1 Suhu 0C - 28.4 38
2 pH - - 5.58 2.1
3 Total Coliform MPN/100ml - 20 5000
4 TDS (jlh zat Mg/L - 46 2000
padat terlarut
5 TSS (jlh zat Mg/L - 22 200
padat
tersuspensi)
6 Amoniak Bebas Mg/L - *** 10
7 BOD Mg/L - 0,580 50
8 COD Mg/L - 1.611 80
9 Detergen g/L - <0.5 10
10 Minyak & Lemak Mg/L - *** 10

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 02
Bulan : April 2016
Tabel 2.1 Hasil Pengukuran Limbah cair di RSU Permata Bunda
Hasil
Pengujian Batasan
N Unsur Para
Satuan Laboratorium Baku Mutu Ket
o Meter
Inlet Outlet Lingkungan

1 Suhu 0C - 38
2 pH - - 2.1
3 Total Coliform MPN/100ml - 5000
4 TDS (jlh zat Mg/L - 2000
padat terlarut
5 TSS (jlh zat Mg/L - 200
padat
tersuspensi)
6 Amoniak Bebas Mg/L - 10
7 BOD Mg/L - 50
8 COD Mg/L - 80
9 Detergen g/L - 10
10 Minyak & Lemak Mg/L - 10

Bulan : Mei 2016


Tabel 2.1 Hasil Pengukuran Limbah cair di RSU Permata Bunda
Hasil
Pengujian Batasan
N Unsur Para
Satuan Laboratorium Baku Mutu Ket
o Meter
Inlet Outlet Lingkungan

1 Suhu 0C - 38
2 pH - - 2.1
3 Total Coliform MPN/100ml - 5000
4 TDS (jlh zat Mg/L - 2000
padat terlarut
5 TSS (jlh zat Mg/L - 200
padat
tersuspensi)
6 Amoniak Bebas Mg/L - 10
7 BOD Mg/L - 50
8 COD Mg/L - 80
9 Detergen g/L - 10
10 Minyak & Lemak Mg/L - 10

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 01
Bulan : Juni 2016
Tabel 2.1 Hasil Pengukuran Limbah cair di RSU Permata Bunda
Hasil
Pengujian Batasan
N Unsur Para
Satuan Laboratorium Baku Mutu Ket
o Meter
Inlet Outlet Lingkungan

1 Suhu 0C - 38
2 pH - - 2.1
3 Total Coliform MPN/100ml - 5000
4 TDS (jlh zat Mg/L - 2000
padat terlarut
5 TSS (jlh zat Mg/L - 200
padat
tersuspensi)
6 Amoniak Bebas Mg/L - 10
7 BOD Mg/L - 50
8 COD Mg/L - 80
9 Detergen g/L - 10
10 Minyak & Lemak Mg/L - 10

a. Pemantauan Pengelolaan Sampah


Sampah yang dihasilkan dari aktifitas/ kegiatan RSU IPI berupa
sampah domestik dan sampah medis padat. Pengelolaan sampah
domestik dilakukan oleh petugas rumah sakit setiap hari, sedangkan untuk
pemusnahan limbah medis padat rumah sakit bekerja samadengan PT
ARAH ENVIRONMENTAL.
Berikut data jumlah sampah domestik dan sampah medis padat serta
pengelolaanya :
1. Identifikasi Sampah Medis Padat
Tabel 2.3 Hasil Pengukuran sampah medis padat di RSU Imelda Pekerja Indonesia
No Tgl. Pengangkutan No. Manifest Jumlah (Kg) Jenis Limbah
1 21-Okt-2015 WW0114087 107,92 Medis Padat
2 28-Okt-2015 WW0114132 187,07 Medis Padat
3 04-Nop-2015 WW0114171 79,38 Medis Padat
4 11-Nop-2015 WW0114215 81,28 Medis Padat
5 18-Nop-2015 WW0114414 69,96 Medis Padat
6 25-Nop-2015 WW0114437 95,33 Medis Padat
7 02-Des-2015 WW0114326 90,40 Medis Padat
8 8-Des-2015 WW0114322 55,77 Medis Padat
9 16-Des-2015 WW0114379 104,60 Medis Padat
10 23-Des-2015 WW0135412 83,59 Medis Padat

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 02
11 06-Jan-2016 Medis Padat
12 13-Jan-2016 Medis Padat
13 20-Jan-2016 Medis Padat
14 27-Jan-2016 Medis Padat
15 03-Feb-2016 Medis Padat
16 17-Feb-2016 Medis Padat
17 24-Feb-2016 Medis Padat
18 02-Mar-2016 Medis Padat
19 08-Mar-2016 Medis Padat
20 16-Mar-2016 Medis Padat
21 23-Mar-2016 Medis Padat
22 Medis Padat
23 Medis Padat
24 Medis Padat
25 Medis Padat
26 Medis Padat
27 Medis Padat
28 Medis Padat
29 Medis Padat
30 Medis Padat
31 Medis Padat
32 Medis Padat
33 Medis Padat
34 Medis Padat
35 Medis Padat
36 Medis Padat
37 Medis Padat
38 Medis Padat
39 Medis Padat
40 Medis Padat
41 Medis Padat
42 Medis Padat
43 Medis Padat
44 Medis Padat

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 03
b. Pemantauan Kualitas Udara
Berdasarkan PPRI Nomor : 41/Thn 1999 Tentang Baku Mutu Udara
ambient Nasional, Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No.
KEP-50/MENLH/10/1995 Tentang Baku Mutu Tingkat Debu dan PP No.
41 Tahun 2005 tentang Pengendalian pencemaran Udara, , maka RS
Permata Bunda melakukan pemantauan/pemeriksaan limbah kualitas
udara yang dilakukan secara berkala yaitu:

Bulan : April 2015


Tabel 2.5 hasil pengukuran nilai ambang batas
udara dan kebisingan di RSU Permata Bunda
No. Parameter Satuan BML Hasil Uji
1 2
1 SO2 g/Nm3 365 194 216
2 CO g/Nm3 10.000 9.078 9.315
3 NO2 g/Nm3 150 86 98
4 O3 g/Nm3 235 182 189
5 HC g/Nm3 160 84 106
6 Debu (PM 2,5) g/Nm3 65 49,8 59,6
7 Pb g/Nm3 2 0,0 0,0
8 Kebisingan*) 55 54,2-58,4 69,2-74,8
9 Getaran#) mm/det2 1,3 0,2 0,2

Tabel 2.5 hasil pengukuran nilai Emisi Genset di


RSU Permata Bunda
Batasan
No Unsur Hasil Pengujian
Satuan Baku Mutu Ket
Parameter Laboratorium
Lingkungan
1 NO2 Mg/Nm3 512 1000 MS
2 CO Mg/Nm3 468 600 MS

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 04
BAB III
PRODUKSI/AKTIFITAS RUMAH SAKIT

KAPASITAS JUMLAH RATA-RATA PEMAKAIAN


TEMPAT TEMPAT TIDUR
TIDUR
RUANGAN
RIIL HARI BULAN SEMESTE TAHUN
R
IGD 8 30 900 5400 10.800
VIP 10 3 90 540 1.080
ANGREK 38 7 210 1.260 2.520
KATALIA 47 5 150 900 1.800
DAHLIA 24 6 180 1.080 2.160
MELATI BANGSAL 24 14 420 2.520 3.040
MELATI KELAS 22 9 270 1.620 3.240
TULIP 26 7 210 1.260 2.520
MAWAR 14 4 120 720 1.440
VK 4 1 30 180 360
NEO JKM 11 2 60 360 720
NEO UMUM 19 3 90 540 1.080
SAKURA ANAK 17 4 120 720 1.440
SAKURA DEWASA 25 8 240 1.440 2.880
ICU 3 1 30 180 360
KEMOTERAPY 7 2 60 360 720
OK 9 2 60 360 720
PERINATOLOGI
INKUBATOR 5 -- 6 36 72
BESAR
2 -- 3 18 36
INKUBATOR
KOTAK

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 05
BAB IV
DATA LIMBAH

1. Identifikasi Limbah Cair Aktifitas dan Domestik Secara Berkala Setiap Bulan
Mulai Januari s/d Juni Tahun Berjalan. (Terlampir)

2. Identifikasi Limbah Udara Ambien Secara Berkala Sekali Dalam 6 (enam)


Bulan Mulai Juni dan Desember Tahun Berjalan.

Berdasarkan Ketentuan :
Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1999 Tentang Pengendalian Pencemaran
udara (Baku Mutu Udara Ambien Nasional)

Bulan : 2013
Hasil Pengujian
Batasan
No Unsur Laboratorium
Satuan Baku Mutu Ket
Parameter Lokasi Lingkungan
Lingkungan
Masyarakat
1 CO g/Nm3 114,20 30000
2 SO2 g/Nm3 5,59 900
3 NO2 g/Nm3 16,29 400
4 H2S g/Nm3 <1,40 28
5 NH3 g/Nm3 <0,70 1388

3. Identifikasi Limbah Padat Basah (Studge)

Unsur Jumlah Limbah Padat


No Satuan Ket
Parameter
1 Sampah M3 0,5 M3 Diserahkan kepada
Infeksi (12 Ruangan PT ARAH
Perawatan/Pelayanan ENVIROMENTHAL
Medis)

2 Sampah M3 2 M3/ hari Diangkut oleh PD


Domestik Kebersihan Kota
Medan

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 06
4. Identifikasi Limbah Bagi Penghasil Limbah B3 (bila ada)

No JENIS SPESIFI KARAK SUMBER JUMLAH JUMLAH


LIMBAH KASI TERISTIK LIMBAH TIMBUNAN DIKELOLA
LIMBAH M3/Hari M3
1 Padat Sampah Infeksius Ruang 0,5 0,5
Medis Rawat Inap
Sngat IGD 0,1 0,1
Infeksius
Radiologi Ruang -- --
Radiologi
Citoksis Ruang -- --
oprasi
Farmasi Apotik 0,1 0,1
2 Cair Air Fisik, Ruangan 20 16
Limbah kimia, Perawatan/
biologi Pelayanan
Medis

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 07
BAB V
DAFTAR IDENTIFIKASI ASPEK LINGKUNGAN

1. Penggunaan Bahan Bakar dan Pelumas (selain untuk kenderaan bermotor)


KEBUTUHAN M3
NAMA PERUNTUKAN KETERANGAN
HARI BULAN SEMESTER TAHUN
Untuk
Solar -- -- -- -- Genset Listrik penerangan,
pelayanan dan
alat-alat medis
Dapur Umum
Gas 30 90 270 540 Memasak dan Dapur
Kamar
Operasi.

2. Bahan Lain
KEBUTUHAN
NAMA (TABUNG) PERUNTUKAN KETERANGAN
HARI BULAN SEMESTER TAHUN
Oksigen 5 150 900 1.800 Gas Medis --
N2O -- 0.5 3 6 Gas Medis --

3. Pengguna Energi
No Jenis
Kapasitas KEBUTUHAN
Energi
Terpasang (KW)
(KPA) HARI BULAN SEMESTER TAHUN
1 PLN 197 KW 100 3.000 18.000 36.000
2 GENSET 275 KVA -- -- -- --
3 GENSET 365 KVA -- -- -- --

4. Penggunaan Air
No SUMBER Diolah/Tidak Peruntukan Kapasitas M3
Diolah HARI BULAN SEMESTER TAHUN
1 Air PAM Tidak Diolah Air minum 2 60 360 720
Hemodialisa 2 60 360 720
Operasi 3 90 540 1.080
Laboratorium 1 60 360 720
Radiologi 1 60 360 720
Ruang 18 900 5.400 10.800
Perawatan
Dapur Gizi 6 150 900 1.800
Laundry 4 90 540 1.080
Toilet 5 150 900 1.800
Pegawai

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 08
BAB VI
PENGOLAHAN LIMBAH

1. Pengolahan Limbah
PENGOLAHAN LIMBAH
NAMA/JENI SUMBER IPAL DUST LAIN-LAIN
No
S LIMBAH LIMBAH COLEKTO (SEBUTKAN)
R
Ruangan PT ARAH
perawatan ENVIROMENTAL
Ruang INDONESIA
operasi
Limbah UGD
1
Padat ICU
Laboratoriu
m
Farmasi

Ruangan Limbah kotoran


perawatan manusia (Feces)
Ruang Disalurkan ke
operasi Septik Tank.
2 Limbah Cair UGD
ICU
Laboratoriu
m
Dapur
Kantin

2. Data Limbah
Kapasitas Volume (M3)
No Limbah Sumber Keterangan
Hari Bulan Semester Tahun
Ruang 0,02 0,6 3,6 7,2
Perawatan
Kamar
Operasi dan 0,01 0,3 1,8 3,6
Tindakan
1 Padat darurat
Laboratorium 0,08 0,24 1,44 2,88
Ruangan 0,05 0,15 0,9 1,8
Perkantoran
Apotek 0,04 0,12 0,72 1,44
Limbah dari
2 Cair Tiap-tiap 35 1.050 6.300 12600
Ruangan

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 09
BAB VII
TENAGA KERJA NON MEDIS
No. Posisi Jabatan Jumlah
1 Direktur 1 Orang
2 Manager Operasional 1 Orang
3 Sekretaris Direktur 1 Orang
4 Sekretaris Manager Operasional 1 Orang
5 Plt Wadir Administrasi dan Umum 1 Orang
6 Wakil Direktur Pelayanan Medis 1 Orang
7 Wakil Direktur Keuangan 1 Orang
8 Sekretaris Direksi 1 Orang
9 Sekretaris PT 2 Orang
10 Customer Servise 5 Orang
11 Receptionis 8 Orang
12 Laboratorium 12 Orang
13 Gas Medis 6 Orang
14 Teknik & Maintenance 11 Orang
15 Operator Telpon 4 Orang
16 Clenaning Service 17 Orang
17 Rumah Tangga 6 Orang
18 Room service 15 Orang
19 Laundry 9 Orang
20 Satpam 23 Orang
21 Driver 10 Orang
22 Marketing 4 Orang
23 Keuangan 18 Orang
24 Accounting 10 Orang
25 Personalia 4 Orang
26 Rekam Medik 6 Orang
27 Dapur Diet 21 Orang
28 BPJS 7 Orang
29 Sanitasi 1 Orang
30 Farmasi 4 Orang
31 Gizi 1 Orang
32 Elektro Medik 1 Orang

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 010
TENAGA KERJA PERAWAT MEDIS
No. Ruangan Jumlah
1 Supervisor 4
2 IGD 13
3 OK 13
4 ICU 17
5 VK 9 Orang
6 Zamrud I 10
7 Endoscopy 2
8 Baby 9
9 Zamrud II 11
10 Zamrud Baru 17
11 Anak 16 Orang
12 Baiduri 203 15 Orang
13 Baiduri 201 14 Orang
14 Kemoterapi 4 Orang
15 Kecubung Lama 17 Orang
16 Baiduri III 14 Orang
17 Intan III 14 Orang
18 Intan IV 8 Orang

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 011
BAB VIII
SARANA KEADAAN DARURAT

a. Sarana Yang Ada Dalam Persiapan Penanggulangan Darurat.


Berfungsi
No Sarana Yang Ada Jumlah
Ada Tidak
1 Alarm Kebakaran 11
2 Racun Api 56
3 Saluran Komunikasi 1
4 Mobil Ambulance 9

b. Penjelasan
Prosedur Penanggulangan Keadaan Darurat
Prosedur Penanganan Kebakaran
1. Petugas Tidak boleh panik
2. Mengidentifikasi sumber api dengan cepat
3. Menganalisa besar api secara cepat
4. Melakukan penyemprotan dengan racun api yang telah tersedia disetiap
unit.
5. Apabila api dalam skala besar dan cepat segera mengevakuasi para
pasien dan keluarga melelui jalur dan tempat titik penampungan I yang
telah ditentukan, melalui tangga dan tidak boleh melalui Lift, Segera
menghubungi petugas pemadam kebakaran 113
6. Mengevakuasi barang-barang/dokumen berharga sedapat mungkin.
7. Segera bunyikan alarm kebakaran agar semua unit siaga
8. Orang-orang yang telah berada di tempat penampungan harus mampu
memberikan bantuan pertolongan seperti tangga dan menenagkan
orang yang panik.
9. Menangani korban kebakaran sesuai prinsip TRIASE
Prosedur Penanganan Bencana Alam Gempa Bumi
1. Petugas Tidak boleh panik
2. Segera beritahu kepada petugas yang lainnya
3. Para petugas harus mendahulukan keselamatan pasien
4. Segera evakuasi korban melalui tangga dan melalui jalur yang telah
ditentukan dan tidak boleh melalui Lift.
5. Tempat penampungan harus jauh dari bangunan, pohon dan tiang
listrik/telepon
6. Segera bunyikan alarm darurat agar semua unit siaga
7. Berikan pertolongan kepada korban dan segera ambil alih kondisi pasien
8. Menangani korban sesuai prinsip TR1ASE

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 012
Pelatihan yang telah dilakukan untuk kondisi gawat darurat
1. Pelatihan Penanganan Kebakaran
2. Pelatihan Penanganan Bencana Alam
3. Pelatihan Penanganan ketika LIFT Macet
4. Pelatihan PPGD

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 013
BAB IX
PERMASALAHAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP
DI LINGKUNGAN USAHA MAUPUN DI LINGKUNGAN
KASYARAKAT SEKITARNYA

Tidak adanya ditemukan permasalahan lingkungan hidup yang


ditimbulkan oleh kegiatan dari RSU PERMATA BUNDA karena beberapa fakta
berikut ini :

1. Limbah cair dari aktifitas RSU PB sudah aman dan layak di buang ke
lingkungan karena sudah memenuhi syarat yang ditetapkan oleh
pemerintah walau ada beberapa para meter yang melewati baku
mutu.

2. Sebelum diangkut ke luar ruangan sampah sudah ada pemisahan


antara sampah medis dan domestik. Sampah medis yang dihasilkan
dikumpulkan dan disimpan di TPS limbah B3 yang tertutup kemudian
setiap 2 minggu sekali diangkut oleh pihak ketiga untuk
dimusnahkan. Sedangkan sampah domestik setiap hari diangkut oleh
petugas Rumah Sakit ke TPS limbah domestik setelah itu diangkut
oleh petugas Dinas Kebersihan PEMKO Medan

3. Kualitas udara ambien di lokasi kegiatan RSU PB masih di bawah


nilai ambang batas baku mutu udara yang ditetapkan oleh
pemerintah

4. Kegiatan pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup telah


dilaksanakan oleh RS PB dengan hasil yang baik walaupun belum
sepenuhnya mematuhi ketentuan yang tercantum dalam dokumen
UKL dan UPL

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 014
BAB X
KOMPONEN LINGKUNGAN YANG BERKAITAN DENGAN ATAU BERPOTENSI
TERKENA DAMPAK LINGKUNGAN

1. FISIK-KIMIA
a. Ruang, Lahan dan Tanah

Diatas lahan seluas 3615 M2 berdiri gedung RSU Permata Bunda, dimana
gedung tersebut berpotensi terkena dampak lingkungan. Dari pemantauan
yang dilakukan komponen Fisika-Kimia sebagai berikut :

1. Limbah Gas dan Intensitas Kebisingan


Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) RSU. Permata Bunda
Kualitas Udara Ambient Di Luar RSU Imelda Pekerja Indonesia

Sumber Dampak

Kegiatan pembusukan sampah

Kegiatan pengunjung di halaman parkir yaitu masuk dan keluamya


kendaraan bermotor dan kegiatan latu lintas di depan RSU
Permata Bunda

Operasional mesin genset.

Komponen Lingkungan Yang Terkena Dampak


Kualitas udara ambient sekitar RSU Permata Bunda Indonesia yang
berdampak pada kesehatan dan kenyamanan masyarakat sekitarnya.

Sifat Dampak
Dampak terhadap pencemaran udara ini tergolong dampak negatif
penting karena terjadi selama operasional RSU Permata Bunda.

2. Kualitas Udara Umbien Di Dalam RSU Permata Bunda


Sumber Dampak
Kegiatan pelayanan medik dan non medik

Aktivitas pengunjung, penghuni (pasien) dan pegawai RSU Imelda


Pekerja Indonesia.

Kondisi sanitasi bangunan dan system ventilasi

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 015
Komponen Lingkungan Yang Terkena Dampak
Kualitas udara di dalam ruangan RSU Permata Bunda yang
berdampak pada kesehatan dan kenyamanan pengunjung, pasien
dan dan karyawan rumah sakit.

Sifat Dampak
Dampak terhadap pencemaran udara ini tergolong dampak negatif
penting karena terjadi selama operasional RSU Permata Bunda

b. Limbah Cair
Sumber Dampak
1. Limbah cair infeksius berasal dari :
Ruang Diagnosa
Pelayanan perawatan pasien berupa limbah cair dari kamar mandi
dan pencucian peralatan yang dipakai
Laboratorium, air limbah dari pencucian wadah-wadah urine,
darah, serum serta sisa-sisa reagensia yang telah terukur

2. Limbah cair non infeksius berasal dari:


Ruang Administrasi
Dapur dan kantin, limbah cair berasal dari pencucian alat makan/
alat masak dan dari bahan makan itu sendiri.
Kegiatan kebersihan setiap ruangan
Kamar mandi dan toilet

Komponen Lingkungan Yang Terkena Dampak


Penurunan kualitas badan air penerima limbah
Penurunan estetika lingkungan
Kesehatan masyarakat sekitar dan penghuni RSU
Permata Bunda

Jenis dan Besaran Dampak


Jenis dampak yang ditimbulkan berupa pencemaran fisik,
kimia, mikrobiologi khusunya terhadap badan air penerima.

Sifat Dampak
Dampak yang terjadi terhadap pencemaran limbah cair
terhadap badan air penerima tergolong dampak negatif
penting karena terjadi selama operasional RSU Imelda
Pekerja Indonesia berlangsung.

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 016
c. Limbah Padat / Sampah
Sumber Dampak
Limbah padat yang dihasilkan oleh kegiatan RSU Permata Bunda terdiri
dari limbah domestik yang berasal dari kegiatan non medis seperti dapur,
kebersihan ruangan dan kebersihan halaman. Disamping itu dihasilkan
pula limbah padat medis (infeksius) yang berasal dari kegiatan medik
seperti pelayanan pasien, ruangan diagnosa, laboratorium dan dari
Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Komponen Lingkungan Yang Terkena Dampak


Penurunan derajat kesehatan masyarakat dan estetika lingkuncian

Gangguan terhadap keseimbangan populasi flora dan fauna darat.

Penyumbatan saluran pembuangan air limbah dan sistem drainase,


jika pengelolaan sampah padat tersebut tidak benar.

Jenis dan Besaran Dampak


Jenis dampak yang ditimbulkan berupa pencemaran udara berasal dari
proses dekomposisi (penguraian) sampah yang menimbulkan bau tidak
sedap, gangguan estetika, akan meningkatkan populasi vector serangga
seperti lalat.

Sifat Dampak
Dampak yang terjadi terhadap pencemaran sampah/limbah padat
tergolong dampak penting karena terjadi selama operasional RSU Imelda
Pekerja Indonesia berlangsung,

d. Infeksi Nosokomial

Sumber Dampak
1. Penggunaan peralatan medis yang terkontaminasi oleh kuman berupa
:
Tindakan invansif/intravaskuler seperti tranfusi darah, lumbal
punksi, vena seksio dan tindakan sejenisnya yang dapat
menyebabkan masuknya kuman kedalam tubuh.
Tindakan kateterisasi, penyedotan lendir, sonde dan tindakan
lainnya yang dapat menyebabkan masuknya kuman kedalam
saluran kencing atau saluran pemafasan.
2. Banyaknya pasien yang dirawat dan menjadi sumber infeksi bagi
pasien lain maupun lingkungannya.

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 017
3. Kontak langsung antara pasien yang menjadi sumber infeksi dengan
pasien lainnya.
4. Kontak langsung antara petugas RSU, Permata Bunda yang
terkontaminasi oleh kuman dengan pasien yang diagnosa.
5. Kondisi pasien yang lemah akibat penyakit yang sedang dideritanya.

Komponen Lingkungan Yang Terkena Dampak


Dampak yang ditimbulkan dapat mengakibatkan gangguan
kesehatan kepada pengunjung, pekerjaan tenaga medis,
paramedis dan karyawan RSU Permata Bunda lainnya.

Jenis dan Besaran Dampak


Jenis dampak yang ditimbulkan yaitu infeksi silang dari penderita
lain atau infeksi lingkungan yaitu masuknya kuman yang berasal
dari benda/bahan yang ada disekitamya. Penularan bisa melalui
transfusi darah atau kontak langsungdengan penderita lainnya.
Ukuran dampak yaitu ditemukannya mikroorganisme patogen di
udara dalam ruangan, air bersih yang dikonsumsi atau pada
peralatan.

Sifat Dampak
Dampak yang terjadi terhadap infeksi nosokomial tergolong
dampak penting karena terjadi selama operasional RSU Permata
Bunda berlangsung.

e. Kualitas Air Bersih Yang Digunakan


Sumber Dampak
- Tempat Penampungan Sementara (TPS)
- Saluran pendistribusian

Komponen Lingkungan Yang Terkena Dampak


Kualitasair Air Bersih berdampak terhadap kesehatan pasien, karyawan
maupun pengunjung RSU. Permata Bunda terutama dapat
menimbulkan infeksi akibat dari pencucian peralatan medis oleh air yang
terkontaminasi.

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 018
Jenis dan Besaran Dampak
Jenis dampak yang ditimbulkan yaitu gangguan terhadap kesehatan
pasien, karyawan maupun pengunjung RSU. Permata Bunda terutama
terjadinya infeksi, selain akibat ditemukannya mikroba dalam saluran air
sehingga dapat mengurangi kapasitas saluran, menimbulkan rasa dan
bau, merubah wama air dan menyebabkan korosi.

Sifat Dampak
Dampak yang terjadi terhadap air bersih tergolong dampak penting
karena merupakan sumber air bagi semua aktivitas operasional RSU.
Permata Bunda.

II. Pengembangan Usaha dan Kegiatan


1. Bangunan
Pada saat ini RSU Permata Bunda sedang mengembangkan bangunan di
Lantai I untuk ruangan khusus Poliklinik Kegiatan.
2. Kegiatan pelayanan kesehatan di RSU Permata Bunda meliputi pelayanan
rawat jalan, rawat inap, persalinan, operasi, perawatan intensive,
pelayanan laboratorium, pelayanan radiologi, medical check up kepada
calon tenaga kerja Indonesia keluar negeri, pelayanan spesialis,
haemodialisa dll.

III. Kegiatan Nilai Estetika


a. Keindahan
Keindahan RSU Permata Bunda telah ditata sedemikian rupa, berupa
tata letak perparkiran, tanaman, warna bangunan, kebersihan
lingkungan dll.

b. Taman
RSU Imelda Pekerja Indonesia memiliki taman dan dirawat dengan baik
di lingkungan rumah sakit.
c. Ruang Terbuka Hijau
Ruang terbuka hijau RSU Permata Bunda berada di lantai 1 dan lantai 4
bangunan

2. Dampak Sosekbud
a. Sosial Masyarakat
Sumber Dampak
- Kegiatan, keramaian manusia lalu lintas jalan

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 019
- Tingkat pelayanan dan interaksi kegiatan (RSU Permata Bunda)
terhadap masyarakat.
Komponen Lingkungan Yang Terkena Dampak
Komponen lingkungan yang terkena dampak adalah masyarakat sekitar
lokasi RSU. Permata Bunda Indonesia.

Jenis dan Besaran Dampak


Perilaku social masyarakaf sekitar RSU Permata Bunda yang ditandai
dengan tingkat keamanan dan ketentraman masyarakat serta penerimaan
masyarakat terhadap RSU Permata Bunda.

Sifat Dampak
Dampak terhadap sosial masyarakat termasuk dampak positif penting
karena RSU Permata Bunda meniadi sarana dan fasilitas kesehatan bagi
masyarakat sekitar.

Tolok Ukur Dampak


Ada dan tidaknya keluhan masyarakat terhadap keberadaan dan kegiatan
RSU Permata Bunda.

b. Ekonomi Masyarakat
Sumber Dampak
Terciptanya lapangan kerja dan pelayanan medis dan non medis bagi
masyarakat serta mobilitas manusia.

Sifat Dampak
Dampak terhadap ekonomi masyarakat termasuk dampak positif penting
karena RSU Permata Bunda menimbulkan lapangan pekerjaan dan
peluang usaha masyarakat sekitar.

Tolok Ukur Dampak


- Ada dan tidaknya keluhan masyarakat terhadap keberadaan dan
kegiatan RSU Permata Bunda.
- Peningkatan kesejahteraan dan penghasilan masyarakat sekitar
akibat kegiatan RSU Permata Bunda.

c. Budaya

Sumber Dampak
- Pengelolaan kesehatan secara medis, modern menurut standar
yang ditetapkan oleh pemerintah.
- Komponen Lingkungan Yang Terkena Dampak

Sifat Dampak

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 020
Dampak terhadap budaya masyarakat termasuk dampak positif penting
karena RSU Permata Bunda menjadi altematif sarana pengobatan dan
diagnosa penyakit serta peningkatan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Sumber Dampak
Kondisi pengelolaan limbah (padat, cair dan gas) RSU Permata Bunda
dan lalu lintas kendaraan bermotor.

Jenis dan Besaran Dampak


Terjadinya pencemaran lingkungan yang dapat dirasakan oleh
masyarakat.

Sifat Dampak
Dampak terhadap kesehatan masyarakat termasuk dampak penting
karena selain menjadi altematif sarana pengobatan dan peningkatan
kesehatan bagi masyarakat sekitar, RSU Permata Bunda juga
menghasilkan limbah padat, gas dan cair.

Tolok Ukur Dampak


Tingkat kesehatan masyarakat sekitar RSU. Permata Bunda.

III. Kesehatan Masyarakat


Insiden dan prevalensi penyakit yang diderita masyarakat disekitar lokasi
lngkungan RSU Permata Bunda, hasil pemantauan kami sampai saat ini
tidak ada terjadi KLB.

Medan, Juni 2016


Penanggung Jawab Usaha

Dr. Hasanul Arifin


Direktur

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 021
SUMBER DAMPAK

No Sumber Dampak Jenis Ukuran Dampak Komponen Yang Tolak Ukur Dampak
Terkena Dampak
1 Limbah Gas Penurunan Kwalitas udara KEPMENLH No.
a. Kenderaan bermotor kwalitas udara ambien Keperawatan-
b. Pembusukan sampah Meningkatnya didalam 02/MENKLH/1998
c. Generator listrik pameter Nox, ruangan tentang baku
d. Aktifitas Yang Medik S02, H2S, NH3, maupun mutu lingkungan
(anestesi) debu, Pb dan didalam Kep Dirjend PPM
e. Aktifitas non medik Mikrobiologi. ruangan & PLP No.
(memasak, Kesehatan dan HK.00.06.6.44
insektisida, bengkel) kenyamanan tahun 1983
f. Aktifitas pengunjung - penghuni RSU tentang yaratan
penghuni dan PB maupun teknis tatacara
pegawai RSU PB masyarakat penyehatan
sekitar RSU lingkungan rs
PB
2 Kebisingan : Peningkatan Penghuni RSU IPI KepMenkes No.
a. Genset kebisingan didalam dan penduduk 829/Menkes/VII/1
b. Kendereaan bermotor maupun diluar RSU disekitar RSU PB 999 tentang
c. Pelayanan medik PB Medan persyaratan
d. Pelayanan non medik kesehatan
e. Aktifitas pengunjung perumahan
penghuini dan pegawai KepMenkes Rl
RSU PB No.
718/Menkes/Per/I
X/19 87 tentang
kebisingan yang
berhubungan
dengan
kesehatan
3 Pencahayaan Penurunan daya Seluruh penghuni Dirjend PPM &
a. Cahaya buatan (lampu) penglihatan sehingga RSU PB PLP No.
b. Cahaya alam (Jendela) menurunkan aktifitas HK.00.06.6.44
penghuni RSU PB tahun 1983
tentang
persyaratan
teknis dan
tatacara
penyehatan
lingkungan RSU
PB
4 Limbah padat/Sampah : Pencemaran Kesehatan PLP No.
Non Klinis ; udara kimia & masyarakat HK.00.06.6.44
Dapur/kantin fisika serta Estetika tahun 1983
Kebersihan ruangan bakteriologi lingkungan tentang pers
(pengujung) Meningkatnya Keseimbangan yaratan teknis
KebersIihan halaman populasi vektor populasi flora tatacara
Klinis penyakit (lalat) dan fauna penyehatan
Pelayanan perawatan Kecelakaan kerja Penyumbatan lingkungan RSU
Ruang operasi akibat benda- saluran PB
Laboratorium benda tajam pembuangan
Tempat pembuangan air limbah dan
sementara sistem
drainase
6 Infeksi nasakomial Infeksi silang dari Penghuni dan Pedoman Teknis
Penggunaan penderita lain atau pengunjung RSU Pengelolaan
peralatan medis yang infeksi lingkungan PB makanan dan
terkontasminasi dengan ditemukannya Pencegahan infeksi
Penggunaan mikroorganisme Nasakomial Depkes
peralatan non medis dipatogen. Rl 1996
yang terkontaminasi
Udara yang tercemar
mikroorganisme

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 022
Air yang tercemar
microorganisme
7 Kualitas air bersih Gangguann Kesehatan Permenkes Rl No.
Air yang belum kesehatan penghuni dan 712/Mekesehatan
memenuhi syarat air penghuni dan pengunjung RSU /Per/XI/1986tenta
bersih pengunjung RSU PB ng persyaratan
Tempat PB Infeksi kesehatan jasa
penampungan nasakomial boga dan
sementara penunjuk teknis
(Reservoar) pelaksanaan.
Saluran
pendistribusian
8 Pengelolaan linen Pencemaran Penghuni dan Pedoman sanitasi
Penumpukan linen mikroorganisme pengunjung RSU RSU IPI di Indonesia
kotor terhadap air dan PB khususnya DEPKES
Pengangkutan linen linen pasien Rl 1997 tentang
kotor Infeksi dan tenaga kerja pengelolaan linen
nasakomial laundry RSU PB

9 Pengelolaan makanan Infeksi nasakomial Seluruh penghuni Permenkes Rl


dan Gangguan RSU PB No.712/Me-
minuman kesehatan kesehatan/Per/XI/198
Bahan makanan sitem pencernaan 6 tentang persyaratan
Penyimpanan Keracuanan kesehatan jasa boga
makanan makanan dan penunjuk teknis
Penyaji makanan Ditemukannya pelaksanaan
Tempat pengolahan mikrobiologi pada
makanan makanan, alat
Penjamamah makanan dan
makanan penyaji makanan.
Peralatan
10 Vektor penyakit Penularan Seluruh penghuni Kepadatan
Sanitasi yang rendah di: penyakit oleh dan pengunjung nyamuk
Saluran air vektor baik RSU PB dewa
Penampungan mekanik maupun Kepadatan tikus
sampah biologik Kepadatan lalat
Bak-bak kamar mandi Gangguan oleh SK Dirjend PPM
Tempat vektor penyakit dan PLP Depkes
Tempat penampungan Rl No.
air 281-
11/PD.03.04.LPP
H.
1998
11 Lingkungan sosial Gangguan Masyarakat sekitar Seluruh
Ekonomi terhadap masyarakat
dan Budaya : keamanan dan terhadap
a. Sosial ketentraman keberadaan dan
Keramaian masyarakat sekitar kegiatan RSU
Suara tangisan RSU PB PB
b. Ekonomi Penerimaan Keluhan
Tercptanya lapangan tenaga kerja masyarakat
kerja Penanganan Komposisi
c. Budaya orang sakit lebih tenaga kerja
Pengelolaan dekat Peningkatan
kesehatan Timbulnya unit-unit kesejahteraan
secara medis, modem sehingga dan
dan menurut sumber meningkatkan penghasilan
kesejahteraan dan masyarakat
penghasilan sekitar
masyarakat sekitar Peningkatan
Peralihan budaya sehat
kebiasaan masyarakat
mengelolala
kesehatan secara
tradisional ke cara
modern dengan
meningkatnya
tingkat

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 023
kepercayaan
masyarakat
terhadap RSU PB

.12 Kesehatan Masyarakat Pencemaran udara, Masyarakat sekitar Tingkat kesehatan


Kondisi pengelolaan timah dan air yang masyarakat sekitar
limbah padat, cair dan dirasakan oleh
gas RSU PB masyarakat
Lalu lintas kenderaan
bermotor

Laporan Semester Pengelolaan & Pemantauan Lingkungan Hidup


RSU Permata Bunda Semester I 2015 024

Anda mungkin juga menyukai