Anda di halaman 1dari 9

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Pengertian Manajemen


Secara umum pengertian manajemen adalah ilmu dan seni
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan
terhadap usaha-usaha para anggota organisasi dan pengunaansumber
daya organisasi untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan
sebelumnya. Manajemen memiliki kegiatan memimpin, mengatur,
mengelola, dan mengendalikan.
2.2 Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli
Pengertian dari manajemen sejauh ini belum diterima secara universal,
dengan demikian maka beberapa para ahli masih memiliki pandangan
yang berbeda terkait dengan pengertian manajemen itu sendiri. Berikut
adalah pemaparannya :
a. Menurut Shiddiq (2014), manajemen adalah seni dan ilmu perencanaan,
pengorganisasan, penyusunan, pengarahan, dan pengawasan daripada
sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan
b. Appley dan Oey Liang Lee (2010:16)
manajemen adalah seni dan ilmu, dalam manajemen terdapat strategi
memanfaatkan tenaga dan pikiran orang lain untuk melaksanakan suatu
aktifitas yang diarahkan pada pencapaian tujuan yang telah ditentukan
sebelumnya.
c. G.R. Terry (2010:16) menjelaskan bahwa manajemen merupakan suatu
proses khas yang terdiri atas tindakan-tindakan perencanaan,
pengorganisasian, penggerakan, dan pengendalian untuk menentukan
serta mencapai tujuan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan
sumber daya lainnya.
d. David (2010:192) Manajemen dibagi pada aktivitas pokok yaitu
perencanaan, pengorganisasian, pemotivasian, penempatan staf dan
pengendalian didalam organisasi.
e. Robins dan Coulter (2012:8) manajemen melibatkan koordinasi dan
mengawasi aktivitas kerja lainnya sehingga kegiatan mereka selesai
dengan efekif dan efisien. Arti dari efisien itu sendiri adalah
mendapatkan hasil output terbanyak dari input yang seminimal mungkin,
sedangkan efektif adalah “melakukan hal yang benar”, yaitu melakukan
sebuah pekerjaan yang dapat membantu organisasi mencapai
tujuannya.
f. Abdul Choliq (2011:2) Manajemen adalah suatu proses untuk
mengintegrasikan sumber-sumber yang tidak berhubungan menjadi
sistem total untuk menyalesaikan suatu tujuan.
g. Sapre (2013:6) adalah serangkaian kegiatan yang diarahkan langsung
penggunaan sumber daya organisasi secara efektif dan efisien dalam
rangka mencapai tujuan organisasi.
h. Engkoswara (2010:85) menjelaskan bahwa manajemen sebagai suatu
kemampuan atau keahlian yang selanjuntnya merupakan cikal bakal
manajemen sebagai suatu profesi,manajemen sebagai suatu ilmu
menekankan kepada keterampilan dan kemampuan manajerial yang
diklasifikasikan menjadi kemampuan/keterampilan teknikal, manusiawi
dan konseptual.
i. Manulang (2012:1) mendefinisikan manajemen sebagai suatu seni dan
ilmu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, penyusunan dan
pengawasan dari pada sumber daya manusia untuk mencapai tujuan
yang telah ditetapkan terlebih dahulu.
j. Stoner dan Freeman (2012:44) manajemen adalah suatu proses yang
mencakup perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan serta
pengendalian upaya anggota organisasi dan proses penggunaan semua
sumber daya organisasi untuk tercapainya tujuan organisasi yang telah
ditetapkan.
2.3 Fungsi – Fungsi Manajemen Menurut Para Ahli
Keberhasilan suatu kegiatan atau pekerjaan tergantung dari
manajemennya. Pekerjaan itu akan berhasil apabila manajemennya baik
dan teratur, dimana manajemen itu sendiri merupakan suatu perangkat
dengan melakukan proses tertentu dalam fungsi yang terkait. Maksudnya
adalah serangkaian tahap kegiatan mulai awal melakukan kegiatan atau
pekerjaan sampai akhir tercapainya tujuan kegiatan atau
pekerjaan. Pembagian fungsi manajemen menurut beberapa ahli
manajemen, di antaranya yaitu :
1. Hendry Fayol (2012 :47)
a. Planning (Perencanaan)
Merupakan pemilihan atau penetapan tujuan-tujuan organisasi dan
penentuan strategi kebijaksanaan proyek, program, prosedur,
metode, sistem, anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk
mencapai tujuan.
b. Organizing (Pengorganisasian)
Penentuan sumber daya dan kegiatan - kegiatan yang
dibutuhkan untuk mencapai tujuan organisasi.
c. Staffing (Penyusunan)
Staffing atau penyusunan personalia adalah penarikan (recruitment)
latihan dan pengembangan serta penempatan dan pemberian
orientasi pada karyawan dalam lingkungan kerja yang
menguntungkan dan produktif.

d. Leading (Pengarahan)
Adalah bagaimana membuat atau mendapatkan para karyawan
melakukan apa yang diinginkan dan harus mereka lakukan.
e. Controlling (Pengawasan)
Adalah penemuan dan penerapan cara dan alat untuk menjamin
bahwa rencana telah dilaksanakan sesuai dengan yang telah
ditetapkan.
2. Ricki W. Griffin (2012:47), fungsi-fungsi manajemen meliputi
Perencanaan dan Pengambilan Keputusan (planning and decision
making), pengorganisasian (organizing), Pengarahan (leading) serta
pengendalian (controlling).
3. Terry (2010:9), fungsi manajemen dapat dibagi menjadi empat bagian,
yakni planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), actuating
(pelaksanaan), dan controlling (pengawasan) :
a. Planning (Perencanaan) ialah penetapan pekerjaan yang harus
dilaksanakan oleh kelompok untuk mencapai tujuan yang digariskan.
b. Organizing yaitu proses pengelompokan kegiatan kegiatan untuk
mencapai tujuan-tujuan dan penugasan setiap kelompok kepada
seorang manajer.
c. Pelaksanaan(Actuating) merupakan usaha menggerakkan anggota
anggota kelompok sedemikian rupa, hingga mereka berkeinginan
dan berusaha untuk mencapai tujuan yang telah direncanakan.
d. Pengawasan (Controlling) adalah penemuan dan penerapan cara
dan alat untuk menjamin bahwa rencana telah dilaksanakan sesuai
dengan rencana yang telah ditetapkan.
e. Robins dan coulter (2012 : 9),fungsi-fungsi manajemen meliputi
perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan
(leading) serta pengendalian (controlling).
2.4 Pengertian organisasi menurut para ahli
a. Weber (2014:113) “Organisasi merupakan suatu batasan-batasan tertentu
(boundaries), dengan demikian seseorang yang melakukan hubungan
interaksi dengan lainnya tidak atas kemauan sendiri. Mereka dibatasi oleh
aturan-aturan tertentu.”
b. Stephen P. Robbinss dan Judge (2013:4), organisasi adalah suatu kesatuan
sosial yang telah terkoordinasi secara sadar dengan adanya sebuah batasan
yang relatif dan dapat diidentifikasi serta bekerja berdasarkan yang relatif
secara terus-menerus agar dapat mencapai tujuan bersama.
c. Hasibuan (2011:120) Organisasi adalah suatu sistem perserikatan formal,
berstruktur, dan terkoordinasi dari sekelompok orang yang bekerja sama
dalam mencapai tujuan tertentu.
d. Gibson (2012:13) mendefinisikan organisasi adalah mengejar tujuan dan
sasaran yang dapat dicapai secara efisien dan lebih efektif dengan tindakan
yang dilakukan scara bersama-sama.
e. Ernest Dale (2012:13) organisasi adalah suatu proses perencanaan yang
meliputi penyusunan, pengembangan, dan pemeliharaan suatu struktur atau
pola-pola hubungan kerja dari orang-orang dalam suatu kelompok kerja.
f. Cyril Soffer (2012:13), organisasi merupakan perserikatan orang-orang yang
masing-masing diberi peranan tertentu dalam suatu sosial kerja dan
pembagian kerja yang diperinci menjadi tugas-tugas, dibagikan diantara
pemegang peranan dan kemudian digabung dalam beberapa bentuk hasil.
g. Kast dan Rosenzweig (2012:13), organisasi (perusahaan) adalah adanya
orangorang yang usahanya harus dikordinasikan, tersusun dari sejumlah
subsistem yang saling berhubungan dan saling tergantung, bekerja bersama
atas dasar pembagian kerja, peran dan wewenang, serta mempunyai tujuan
tertentu yang hendak dicapai.
2.5 Pengertian SDM menurut para ahli
a. Sutrisno (2014, 6) MSDM merupakan pengakuan tentang pentingnya tenaga
kerja organisasi sebagai sumber daya manusia yang sangat penting dalam
memberi kontribusi bagi tujuan-tujuan organisasi, dan menggunakan
beberapa fungsi dan kegiatan untuk memastikan bahwa sumber daya
manusia tersebut digunakan secara efektif dan adil bagi kepentingan individu,
organisasi, dan masyarakat.
b. Mathis & Jackson (2012:5), manajemen sumber daya manusia (MSDM)
dapat diartikan sebagai ilmu dan seni yang mengatur hubungan dan peranan
tenaga kerja agar efektif dan efisien dalam penggunaan kemampuan manusia
agar dapat mencapai tujuan di setiap perusahaan.
c. Bohlander dan Snell (2010:4) manajemen sumber daya manusia yakni
suatu ilmu yang mempelajari bagaimana memberdayakan karyawan dalam
perusahaan, membuat pekerjaan, kelompok kerja, mengembangkan para
karyawan yang mempunyai kemampuan, mengidentifikasikan suatu
pendekatan untuk dapat mengembangkan kinerja karyawan dan
memberikan imbalan kepada mereka atas usahanya dalam bekerja.
d. Flippo (2013:11) manajemen personalia adalah perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian dari pengadaan,
pengembangan, kompensasi, pengintegrasian, pemeliharaan, dan
pemberhentian karyawan, dengan maksud terwujudnya tujuan
perusahaan, individu, karyawan dan masyarakat.
e. Handoko (2011:4) manajemen sumber daya manusia adalah
penarikan, seleksi, pengembangan, pemeliharaan, dan penggunaan
sumber daya manusia untuk mencapai baik tujuan- tujuan individu maupun
organisasi.
f. Gary Dessler (2010:4) manajemen sumber daya manusia sebagai kebijakan
dan latihan untuk memenuhi kebutuhan karyawan atau aspek-aspek yang
terdapat dalam sumber daya manusia seperti posisi manajemen,
pengadaan karyawan atau rekrutmen, penyaringan, pelatihan, kompensasi,
dan penilaian prestasi kerja karyawan.
2.6 Defenisi Kinerja
a. Muhammad sandi (2015:11) kinerja adalah prestasi yang dicapai oleh
seseorang dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan yang diberikan
kepadanya
b. Sedarmayanti (2011:260) mengungkapkan bahwa :“Kinerja merupakan
terjemahan dari performance yang berarti Hasil kerja seorang pekerja, sebuah
proses manajemen atau suatu organisasi secara keseluruhan, dimana hasil
kerja tersebut harus dapat ditunjukkan buktinya secara konkrit dan dapat
diukur (dibandingkan dengan standar yang telah ditentukan).”
c. Wibowo (2010 : 7) mengemukakan bahwa :“Kinerja adalah tentang
melakukan pekerjaan dan hasil yang dicapai dari pekerjaan tersebut.”
d. Bernandi & Russell (2011) performansi adalah catatan yang dihasilkan dari
fungsi suatu pekerjaan tertentu atau kegiatan selama periode waktu tertentu.
e. Byars dan Rue (2011) kinerja merupakan derajat penyusunan tugas yang
mengatur pekerjaan seseorang.
f. (M. Abdullah, 2014: 4) Kinerja adalah prestasi kerja yang merupakan hasil
dari implementasi rencana kerja yang dibuat oleh suatu institusi yang
dilaksanakan oleh pimpinan dan karyawan (SDM) yang bekerja di instasi baik
pemerintah maupun perusahaan (bisnis) untuk mencapai tujuan organisasi.
DAFTAR PUSTAKA

Appley A, Lawrence dan Lee, Oey Liang. 2010. Pengantar Manajemen. Jakarta:
Salemba Empat.
Asri Laksmi Riani, M. (2011). Perspektif Kompensasi. Surakarta: Yuma Pustaka.
A.F Stoner dan Edward Freeman (eds), Manajemen Jilid I, terj. Alexander
Sindoro, Jakarta: PT Prahallindo, 1996.
Abdullah, M. 2014. Manajemen dan Evaluasi Kinerja Karyawan. Yogyakarta:
Aswaja Pressindo.
Bohlander, George., and Snell, Scott,2010. Principles of human resource
management, 15 th ed.mason, OH : South wester-Cengage Learning.
Choliq, Abdul. 2011. Pengantar Manajemen. Semarang: Rafi Sarana Perkasa
Dessler,Gary,2010. Manajemen Sumber Daya Manusia ,Jakarta : PT. Indeks
David, Fred R. 2010. Manajemen Strategis Konsep. Jakarta: PT Prenhallindo
Engkoswara, dan Komariah, Aan. 2010. Administrasi Pendidikan. Bandung:
Alfabeta.
Hasibuan, Malayu S.P., 2011. Manajemen Sumber Daya Manusia. Bumi Aksara,
Jakarta.
I. H. Ph. Diederiks-Verschoor,(1991), “Hukum Udara dan Hukum Ruang Angkasa”,
Sinar Grafika, Jakarta, (Online) hal.7 (http://eprints.ums.ac.id/13108/7/Bab_I.pdf)
Kusdarwanto Heru, 2010, Optimasi rute FT UI, (Online)

(http://lib.ui.ac.id/file?file=digital/131691-T%2027601-Optimasi%20rute-
Pendahuluan.pdf)

Mathis, Robert L. dan John H. Jackson. (2012). Manajemen Sumber Daya


Manusia, Edisi. Pertama Salemba Empat, Jakarta. Murtie, A. 2012

Manullang. M. 2012. Dasar-Dasar Manajemen. Gadjah Mada University


Press.Terry, George dan Leslie W. Rue. 2010. Dasar-Dasar Manajemen.
Cetakan kesebelas. Jakarta: PT Bumi Aksara
Robbins. Stephen. P., Coulter. Mary. 2012. Management. Eleventh Edition. Jakarta:
England.
Riniwati, Harsuko. 2011. “Mendongkrak Motivasi dan Kinerja: Pendekatan
Pemberdayaan SDM”. UB Press: Malang.
Septi Winarsih, Atik & Ratminto. 2012. Manajemen Pelayanan. Yogyakarta:
Pustaka Pelajar
Sedarmayanti. (2011). Manajemen Sumber daya manusia,reformasi birokrasi
dan manajemen pegawai negri sipil (cetakan kelima). Bandung : PT Refika Aditama
Sapre dalam Usman. 2013. Manajemen. Jakarta: Erlangga
Safroni, Ladzi. 2012. Manajemen dan Reformasi Pelayanan Publik dalam
Konteks Birokrasi Indonesia. Surabaya : Aditya Media Publishing
S.P,Hasibuan, Malayu. 2013. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT
Bumi Aksara
Suharsono, Pengetahuan Dasar Organisasi (Jakarta: PUAJ, 2012), hal 14.
T. Hani Handoko. 2011. Manajemen, Edisi Kedua, Yogyakarta : BPFE-
YOGYAKARTA.
Wibowo, 2010. Manajemen Kinerja, Edisi Ketiga. Rajawali Pers, Jakarta
Yaddy Supriadi, 2012, Keselamatan Penerbangan Teori & Problematika,Telaga
Ilmu Indonesia, Tanggerang, hal.57, (Online),
(http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/42218/Cha
pter%20I.pdf?sequence=4)

http://repository.unpas.ac.id/10035/3/BAB%20II.pdf
https://informasiana.com/pengertian-organisasi-menurut-para-ahli/

http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/bitstream/handle/123456789/6346/Bab%202.
pdf?sequence=10

https://library.binus.ac.id/eColls/eThesisdoc/Bab2/2015-1-00239-
MN%20Bab2001.pdf

http://digilib.mercubuana.ac.id/manager/n!@file_skripsi/Isi2798228981807.pdf

http://repository.widyatama.ac.id/xmlui/bitstream/handle/123456789/2698/Bab%202.
pdf?sequence=4