Anda di halaman 1dari 9

PROPOSAL

PENDIDIKAN KESEHATAN

Mencuci Tangan pada Masyarakat Pengungsian Losd Tiga Binanga


di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Sumatera Utara

Disusun dalam rangka memenuhi tugas Ujian Akhir Semester


Mata Kuliah Pendidikan Kesehatan

Dosen Pengampu : Ns. Fatimah, S.Kp., M.Kep., Sp.Kep.Kom

Dhea Fanisha 132151035


Putri Andini 132151036
Siti Aminah 132151037

Program Studi S1 Keperawatan


Fakultas Kesehatan Universitas MH Thamrin
Jakarta
2017
PERENCANAAN PENDIDIKAN KESEHATAN KOMUNITAS

A. Hasil pengkajian
Untuk melihat masalah PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) di pengungsian,
mahasiswa keperawatan melakukan survey awal ke lokasi pengungsian Losd Tiga binanga.
Lokasi pengungsian adalah pasar tradisonal yang masih aktif; tempat yang sempit dan sesak
penuh dengan pengungsi; dan air bersih juga menjadi masalah karena kurangnya pasokan
air; dan seringnya keterlambatan penyaluran air bersih.
Menurut data Dinas kesehatan setempat jumlah kunjungan pengungsi gunung
sinabung di pos kesehatan barak A sebanyak 200 orang, dengan rincian penyakit gastritis; 95
orang, ISPA; 25 orang, conjunctivitis; 15 orang, diare; 65 orang. Mahasiswa melakukan
wawancara dan mengamati perilaku masyarakat pengungsian kemudian mahasiswa
mendapatkan hasil data sebagai berikut :
Penyakit tersebut berhubungan dengan yang tidak ber-PHBS (Perilaku Hidup Bersih
dan Sehat) antara lain; masyarakat tampak membuang sampah dan kotoran tidak pada
tempatnya; masyarakat tampak meminum air yang tidak di masak; masyarakat tampak tidak
mencuci tangan sebelum dan setelah makan; masyarakat tampak tidak pernah mandi;
masyarakat tampak bertukar pakaian sembarangan; masyarakat tampak pakaian tidak pernah
di ganti. Masyarakat tampak tidak mencuci tangan dan ada sebagian yang mencuci tangan
tetapi masih belum tepat dan benar cara masyarakat dalam mencuci tangan.
Masyarakat mengatakan kepada mahasiswa, semua masyarakat mengetahui tujuan
mencuci tangan untuk menghilangkan kuman dan kotoran pada kulit tangan. Sebagian
masyarakat (55 orang) mengatakan perlu untuk mencuci tangan sebelum dan setelah makan,
sebagian yang lain (145 orang) mengatakan mencuci tangan tidak terlalu penting selama
tangan tidak kotor.

B. Masalah/Diagnosa Keperawatan
Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan dengan masalah penyakit akibat dari tidak
ber-PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat)
C. Tujuan Kegiatan
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan masyarakat pengungsian Losd Tiga binanga, di
dataran tinggi Karo, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dapat mencegah terjadinya
masalah penyakit akibat dari tidak ber-PHBS dengan melakukan mencuci tangan dengan
benar dan dilakukan pada setiap waktu penting untuk mencuci tangan.
2. Tujuan khusus :
Setelah dilakukan tindakan keperawatan 1 x 60 menit, masyarakat pengungsian mampu:
a. Menjelaskan pengertian mencuci tangan
b. Menguraikan manfaat mencuci tangan
c. Menjelaskan waktu penting mencuci tangan
d. Mendemontrasikan cara mencuci tangan

D. Prosedur Pelaksanaan
1. Persiapan
1.1 Lingkungan
a. Lingkungan yang nyaman sesuai dengan kegiatan yang akan dilakukan
b. Lingkungan yang jauh dari kebisingan
c. Tertatanya ruangan untuk penyuluhan
1.2 Kelompok Ibu Hamil
a. Masyarakat pengungsian bersedia mengikuti penyuluhan
b. Masyarakat pengungsian kooperatif saat penyuluhan
1.3 Alat dan Bahan
a. PPT
b. Laptop
c. Speaker
d. Infocus dan proyektor
e. Leafleat
f. Handscrub
1.4 Sasaran
Masyarakat pengungsian Losd Tiga Binanga, di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten
Karo, Sumatera Utara
1.5 Metode
Ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi.
1.6 Waktu Dan Tempat
Hari / Tanggal : Kamis, 18 Desember 2017
Pukul : 15.00 – 16.00 WIB
Tempat : Pos Kesehatan setempat
Waktu : 1 x 60 Menit
1.7 Denah Lokasi

AUDIENS
(MASYARAKAT PENGUNGSIAN)

FASILITATOR EDUKATOR

2. Pelaksanaan
No Kegiatan Waktu
1 Fase Orientasi 5 menit
a. Mengucapkan salam
b. Memperkenalkan pembimbing kepada masyarakat
pengungsian
c. Melakukan evaluasi validasi
d. Membuat kontrak (waktu, tempat, dan topik)
e. Menjelaskan maksud dan tujuan pertemuan
2 Fase inti 45 menit
a. Melakukan pre test
b. Menggali pengetahuan masyarakat pengungsian tentang
mencuci tangan
c. Menjelaskan pengertian mencuci tangan
d. Menguraikan manfaat mencuci tangan
e. Menyebutkan waktu penting mencuci tangan
f. Memberikan kesempatan masyarakat pengungsian untuk
bertanya
g. Mempraktikkan cara mencuci tangan.
3 Fase Terminasi 10 menit
a. Melakukan post test
b. Menanyakan pada masyarakat pengungsian tentang hal-hal
yang belum dipahami
c. Melakukan evaluasi kegiatan
d. Menyimpulkan hasil kegiatan yang telah dilakukan
bersama masyarakat pengungsian
e. Menjelaskan rencana tindak lanjut
f. Mengakhiri kontrak pertemuan hari ini dan membuat
kontrak untuk pertemuan selanjutnya
g. Mengucapkan salam

3. Kriteria Evaluasi
3.1 Struktur
a. Perawat telah mengkonsulkan laporan pendahuluan kegiatan dengan
pembimbing
b. Perawat telah menyiapkan media untuk kegiatan implementasi
c. Perawat telah menyepakati waktu dan tempat kegiatan dengan penanggung
jawab wilayah setempat
d. Masyarakat pengungsian telah menyetujui waktu dan tempat dimana kegiatan
implementasi akan dilaksanakan
e. Masyarakat pengungsian tidak memiliki kontra indikasi terhadap tindakan yang
akan dilakukan
f. Tersedia ruangan yang nyaman, tenang, dan terjaga privacy klien
g. Tempat pertemuan telah disepakati oleh masyarakat pengungsian dan perawat
h. Tersedianya peralatan dan materi yang diperlukan untuk kegiatan implementasi
3.2 Proses
a. Perawat mampu menjelaskan pengertian dan manfaat mencuci tangan.
b. Perawat mampu menyebutkan waktu penting mencuci tangan
c. Perawat mampu mempraktikan cara mencuci tangan dengan benar
d. Perawat mampu menjaga kerahasiaan masyarakat pengungsian
e. Masyarakat pengungsian kooperatif saat pelaksanaan kegiatan implementasi
f. Masyarakat pengungsian dapat mengikuti kegiatan dari awal sampai selesai
g. Masyarakat pengungsian mengerti dan memahami tentang materi yang
disampaikan
h. Proses kegiatan implementasi berjalan secara sistematis sesuai dengan rencana
i. Tidak terdapat hambatan atau kesulitan saat kegiatan dilaksanakan

3.3 Hasil
a. Perawat mampu memotivasi masyarakat pengungsian untuk mengikuti
penyuluhan dan meningkatkan PHBS dimulai dari langkah mencuci tangan
dengan benar
b. Terjadinya peningkatan pengetahuan sebesar 20-30% pada masyarakat
pengungsian tentang mencuci tangan dengan benar atau peningkatan kesehatan
pada masyarakat pengungsian melalui pre dan post tes
c. Masyarakat pengungsian mampu mendemonstrasikan mencuci tangan dengan
benar dan menyebutkan waktu penting mencuci tangan
d. Kegiatan berjalan sesuai dengan hasil yang diharapkan
Lampiran 1

Materi Mencuci Tangan

A. Pengertian Mencuci tangan


Mencuci tangan adalah proses yang secara mekanis melepaskan kotoran dan debris
dari kulit tangan dengan menggunakan sabun biasa dan air yang mengalir (Depkes RI,
2007). Mengapa harus mencuci tangan dengan air bersih juga mengalir dan sabun? Dalam
situsi darurat, air yang tersedia tidak menjamin kebersihannya dan mungkin mengandung
kuman penyebab penyakit. Bila digunakan, kuman akan berpindah ke tangan. Pada saat
makan kuman dengan cepat masuk ke dalam tubuh, yang bisa menimbulkan penyakit.
Tangan kadag terlihat bersih secara kasat mata namun tetap mengandung kuman. Sabun
dapat membersihkan kotoran dan merontokan kuman. Tanpa sabun, kotoran dan kuman
masih tertinggal di tangan.

B. Kapan saja harus mencuci tangan?


Sesudah buang air besar atau kecil, setelah menceboki bayi atau anak, sebelum makan dan
menyapi anak, setelah memegang hewan, setelah bermain tanah, lumpur atau tempat kotor,
setelah bersin atau batuk.

C. Apa manfaat mencuci tangan pakai sabun?


Tangan jadi bersih dan bebas kuman, mencegah penularan penyakit seperti diare, kolera,
disentri, thypus, kecacingan, penyakit kulit, influenza, flu burung

D. Langkah mencui tangan pakai sabun


1. Basahi seluruh tangan dengan air bersih mengalir
2. Gosok sabun ke telapak, punggung tangan, dan sela jari
3. Bersihkan bagian bawah kuku-kuku
4. Bilas tangan dengan air bersih mengalir
5. Keringkan tangan dengan handuk atau tisu atau keringkan dengan di angin-anginkan
PRETEST
EVALUASI TINGKAT PENGETAHUAN MENCUCI TANGAN PADA MASYARAKAT
PENGUNGSIAN

NAMA:

No PERNYATAAN JAWABAN
A. Pengetahuan BENAR SALAH
1 Mencuci tangan adalah perilaku hidup bersih dan sehat
Dengan mencuci tangan bisa menjaga kesehatan kita dari
2 penyakit-penyakit seperti diare, kolera, influenza, thypus, dan
sebagainya
Mencuci tangan tidak harus menggunakan air bersih dan
3
mengalir serta tidak perlu menggunakan sabun
4 Mencuci tangan hanya ketika tangan terlihat kotor
5 Mengetahui 5 langkah mencuci tangan dengan benar
6 Mencuci tangan penting untuk di lakukan
POSTEST
EVALUASI TINGKAT PENGETAHUAN MENCUCI TANGAN

NAMA:

No PERNYATAAN JAWABAN
A. Pengetahuan BENAR SALAH
Mencuci tangan harus pakai air bersih juga mengalir dan pakai
1
sabun
Masyarakat pengungsian apabila mencuci tangan dengan air
2 bersih dan mengalir juga pakai sabun maka akan menjaga
kesehatan dari penyakit menular
3 Mencuci tangan harus dengan langkah yang benar
Masyarakat pengungsian mengetahui langkah mencuci tangan
4
yang benar
Mencuci tangan dilakukan pada waktu penting untuk mencuci
5
tangan