Anda di halaman 1dari 1

Ruang penyimpanan terbagi menjadi beberapa kategori yaitu :

1. Suhu kamar (>25oC), seperti sediaan padat atau oral dan alkes.
2. Suhu sejuk (15o – 25oC), pada ruangan AC seperti beberapa sediaan injeksi,
tetes mata, tetes telinga, salep mata.
3. Suhu dingin (2o – 8oC), pada almari pendingin seperti obat sitotoksik, sediaan
suppositoria, insulin dan serum.
4. Suhu cool box (8-15°C), pada obat-obat tertentu seperti propiretik suppo

Penggunaan instruksi mengikuti label dikategorikan sebagai berikut :

1. Jangan disimpan pada suhu diatas 30°C bermakna penyimpanan dari suhu
2°C hingga 30°C.
2. Jangan disimpan pada suhu diatas 25°C bermakna penyimpanan dari 2°C
hingga 25°C.
3. Jangan disimpan pada suhu diatas 15°C bermakna penyimpanan dari 2°C
hingga 15°C.
4. Jangan disimpan pada suhu diatas 8°C bermakna penyimpanan dari 2°C
hingga 8°C

Macam-macam suhu penyimpanan obat :

 Dingin adalah suhu tidak lebih dari 8 derajat.Lemari pendingin memiliki suhu antara
2 - 8 derajat sedangkan lemari pembeku mempunyai suhu antara -20 s/d -10 derajat.

 Sejuk adalah suhu antara 8 s/d 15 derajat. Kecuali dinyatakan lain harus disimpan
pada suhu sejuk dapat disimpan dilemari pendingin.

 Suhu Kamar adalah suhu pada ruang kerja. Suhu kamar terkendali adalah suhu yang
diatur antara 15 s/d 30 derajat.

 Hangat adalah suhu antara 30 s/d 40 derajat

 Panas berlebih adalah suhu diatas 40 derajat