Anda di halaman 1dari 1

Q < 2 m3/dt

A Tebal CNS (cm)


Q (m3/dt)
SwP 0.15 - 0.25 SwP 0.25 - 0.50 SwP 0.50 - 1.50 SwP > 1.50
6.00 6.00
1.40 s/d 2.00 40 45 50 60

B B

0.20
0.70 s/d 1.40 35 40 45 50
< 0.70 30 30 40 40

Q > 2 m3/dt

b
SwP (kg/cm2) Tebal CNS (cm)
< 0.15 -

0.20
0.15 - 0.25 40
0.25 - 0.50 50
A 0.50 - 1.50 60
1.50 - 3.00 70
3.00 - 5.00 80
DENAH
Skala 1 : 100 SwP = Swelling Presure (nilai tekanan pengembangan, kg/cm2)
CNS = Cohesive Non-swelling Soils

1
0.30 0.20 0.15 0.15 0.20 0.30

1:1
1

∅10 - 15

Beton K175

∅12 - 15

h = 0.50 s/d 1.20


Beton K175

∅10 - 15 ∅12 - 15 ∅12 - 15 ∅10 - 15

Beton K175
0.03 0.20

Lantai Kerja

CNS (Cohesive Non-Swelling Soils)


Lantai Kerja Timbunan tanah dipadatkan
CNS (Cohesive Non-Swelling Soils)
Timbunan tanah dipadatkan (tebal variatif, lihat tabel)
(tebal variatif, lihat tabel)

POTONGAN A-A POTONGAN B-B


Skala 1 : 10 Skala 1 : 10

Keteragan : PROPINSI
JAWA TIMUR
Digunakan di saluran yang rusak berat di kedua sisi
DI. GONDANG SALURAN PRIMER GONDANG GAMBAR DESAIN SID
REHABILITASI DI.
Linning eksisting pasangan tegak batu kali NAMA GAMBAR
GONDANG

TIPIKAL SALURAN TIPE 2A


h = 0.50 s/d 1.20 m (Saluran type U, h < 1.20) NO REGISTER : 1 - 03 - 01 - 10
NO LEMBAR :
DIBUAT MENGETAHUI MENGESAHKAN NO DAN TANGGAL KONTRAK

dan yang saat ini masih saluran tanah PPK IRIGASI DAN RAWA II (JATIM)
SNVT PJPA BBWS BENGAWAN SOLO
KEPALA SNVT PJPA
BBWS BENGAWAN SOLO
KABID PJPA
BBWS BENGAWAN SOLO
JANUARI 2016

DANNY RIYADI TAMA, ST,M.Tech Ir. ADJAT KOESDIJONO, M.Si Ir. R.R. BAMBANG HERI M, M.Si
NIP.1980 0813 200502 1001 NIP. 1962 1102 199307 1001 NIP. 1964 0520 199502 1001