Anda di halaman 1dari 28

PEMERINTAH KOTA BONTANG

DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMK Negeri 1 Bontang


Mata Pelajaran : Teknik Las Busur Manual (SMAW)
Kelas/Semester : XI/ 3
Paket Keahlian : Teknik Pengelasan
Materi Pokok : Melakukan pengelasan plat dengan plat pada
sambungan sudut dan tumpul posisi 1G
Alokasi Waktu : 84 JP(@ 45 menit)

A. Kompetensi Inti
3. Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan
masalah.
4. Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.
B. Kompetensi Dasar
3.1 Menerapkan teori pengelasan pelat dengan pelat berbagai posisi
menggunakan las busur manual.
4.1 Melakukan pengelasan pelat dengan pelat pada sambungan sudut dan
tumpul posisi di bawah tangan (1F & 1G), posisi mendatar (2F & 2G)
C. Indikator :
3.1.1 Menguraikan aspek-aspek K3L las SMAW.
3.1.2 Merinci bagian-bagian mesin utama dan alat bantu las SMAW.
3.1.3 Mengklasifikasi bahan (material las).
3.1.4 Mengklasifikasi jenis elektroda.
3.1.5 Memahami cara mengoperasikan peralatan utama dan peralatan pendukung.
3.1.6 Memahami teknik pengelasan (jarak pengelasan, kecepatan pengelasan, gerakan
pengelasan) Posisi pengelasan (1F, 1G, 2F, 2G).
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

4.1.1 Pengoperasian peralatan utama dan peralatan pendukung (las SMAW).


4.1.2 Melaksanakan teknik pengelasan tumpul dan sudut posisi pengelasan (1F, 1G,
2F, 2G).
D. Tujuan Pembelajaran
Melalui pemaparan, praktik individu dan praktik kelompok peserta didik diharapkan
dapat:
1. Menguraikan aspek-aspek K3L las SMAW dengan tepat.
2. Merinci bagian-bagian mesin utama dan alat bantu las SMAW dengan jelas.
3. Mengklasifikasi bahan (material las) yang digunakan dalam proses pengelasan
dengan tepat.
4. Mengklasifikasi jenis elektroda yang sesuai dengan bahan yang akan dilas.
5. Memahami cara mengoperasikan peralatan utama dan peralatan pendukung sesuai
fungsinya.
6. Memahami teknik pengelasan (jarak pengelasan, kecepatan pengelasan, gerakan
pengelasan) posisi pengelasan (1F, 1G, 2F, 2G) sesuai SOP.
7. Pengoperasian peralatan utama dan peralatan pendukung (las SMAW) sesuai
SOP.
8. Melaksanakan teknik pengelasan tumpul dan sudut posisi pengelasan (1F, 1G, 2F,
2G) sesuai SOP.
E. Materi Pembelajaran
1. K3L pengelasan.
2. Pengenalan bagian-bagian utama mesin las SMAW.
3. Pengenalan peralatan pendukung.
4. Pengenalan elektroda dan bahan.
5. Teknik pengelasan SMAW.
F. Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Saintifik
2. Model Pembelajaran : Project Based Learning
3. Metode : Paparan, Tanya Jawab, dan Eksperimen Terbimbing.
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

G. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke-1 (teori di kelas)
KEGIATAN ALOKASI
DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU

Pendahuluan 1. Guru menyampaikan salam, mengabsen peserta


didik, menyampaikan tujuan, target, dan metode
pembelajaran. 10 menit
2. Guru mempersilakan peserta didik berdoa sebelum
memulaikegiatan dan mengucapkan salam.

Kegiatan inti Fase 1: Mengamati menit


1. Guru memberikan materi K3L, bagian utama mesin
las, alat-alat pendukung, dan cara pengaturan arus
pada mesin.
2. Guru meminta siswa mengamati sekeliling untuk
menemukan komponen-komponen yang dibuat
dengan menggunakan las SMAW.
Fase 2: Menanya
3. Guru meminta peserta didik untuk mengidentifikasi
bahaya-bahaya yang mungkin timbul pada proses
pengelasan.
4. Guru menugaskan peserta didik untuk
mengidentifikasi jenis elektroda, alat ukur dan alat
bantu yang dibutuhkan dalam pekerjaan las
SMAW.
5. Guru menugaskan peserta didik untuk menyusun
langkah-langkah mengatur arus mesin.
6. Peserta didik mengamati tabel pada mesin
mengenai parameter yang akan digunakan.
Fase 3: Mengumpulkan Informasi
7. Guru meminta peserta didik untuk mengidentifikasi
bahaya-bahaya yang mungkin timbul pada proses
pengelasan dari berbagai sumber.
8. Guru menugaskan peserta didik untuk
mengidentifikasi jenis elektroda, alat ukur dan alat
bantu yang dibutuhkan dalam pekerjaan las SMAW
di bengkel.
9. Guru menugaskan peserta didik untuk menyusun
langkah-langkah mengatur arus mesin berdasarkan
SOP di mesin dan sumber belajar.
10. Peserta didik mengamati tabel pada mesin
mengenai parameter yang akan digunakan.
11. Peserta didik mensimulasikan proses pengelasan.
Fase 4: Menalar
12. Guru memberi penguatan terhadap kegiatan siswa.
13. Peserta didik mengecek kesesuaian hasil tugas
terhadap seluruh tuntutan tugas.
Fase 5: Mengomunikasikan
14. Peserta didik melaporkan hasil pengerjaan kepada
Guru
15. Peserta didik bersama Guru melakukan penilaian.
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

Kegiatan 1. Guru meminta siswa untuk membuat simpulan


penutup materi yang disampaikan dan guru memberikan
penguatan.
2. Peserta didik dan guru melakukan umpan balik.
3. Peserta didik dan guru merencanakan tindak
lanjut pembelajaran untuk pertemuan
selanjutnya.
4. Berdoa dan memberi salam sebelum pulang.

Pertemuan ke-2 (pembelajaran CBT)


a. Pendahuluan/Kegiatan Awal

Kegiatan ALOKASI
DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU

Pendahuluan 1. Guru meminta peserta didik untuk berbaris. 10 menit


2. Guru menyampaikan salam, mengabsen peserta didik,
menyampaikan tujuan, target, dan metode
pembelajaran.
3. Guru menyampaikan uraian tugas dan factor K3
secara singkat.
4. Guru mempersilakan peserta didik berdoa sebelum
memulai kegiatan dan mengucapkan salam sebelum
barisan dibubarkan.

Kegiatan inti Fase 1: Mengamati - Merencanaan Pengerjaan


1. Guru memberikan materi jobsheet ke-1 kepada
peserta didik.
2. Guru meminta peserta didik untuk melihat tuntutan
gambar kerja pada jobsheet ke-1.
3. Guru menugaskan peserta didik untuk
mengidentifikasi jenis mesin dan cara
menyetelannya yang sesuai untuk mengerjakan.
4. Guru menugaskan peserta didik untuk
mengidentifikasi jenis elektroda, alat ukur dan alat
bantu yang dibutuhkan.
5. Guru menugaskan peserta didik untuk menyusun
langkah kerja yang harus dilakukan untuk
mengerjakan jobsheet ke-1.
6. Peserta didik mengamati tabel pada mesin mengenai
parameter yang akan digunakan.
Fase 2: Menanya - Mempersiapan kerja
7. Guru menugaskan peserta didik untuk menyusun
langkah kerja sesuai SOP untuk mengerjakan
jobsheet ke-1.
8. Peserta didik membaca buku untuk mendapatkan
informasi tentang penggunaan standar operasional
proses.
5. Peserta didik mendiskusikan langkah-langkah yang
benar dan aman, serta mengidentifikasi masalah–
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

masalah melalui contoh langkah kerja yang telah


dibuat. .
Fase 3: Mengumpulkan Informasi - Mengerjaan
Produk
9. Guru meminta peserta didik untuk menyiapkan mesin
dan seluruh peralatan yang akan digunakan.
10. Peserta didik mensetting mesin dan alat bantu yang
dibutuhkan untuk mengerjakan jobsheet-1.
11. Guru memberikan benda kerja dan peserta didik
mengecek kesesuaian elektrodanya.
12. Guru mencatat waktu start dan peserta didik mulai
mengerjakan benda kerja sesuai prosedur standar.
Fase 4: Menalar - Mengecek hasil
13. Guru mengamati kesesuaian proses selama
mengerjakan.
14. Peserta didik mengecek hasil pengerjaan pada jalur
las.
15. Peserta didik mengecek kesesuaian hasil benda
terhadap seluruh tuntutan gambar.

Fase 5: Mengomunikasikan - Menyampaikan hasil


16. Peserta didik melaporkan hasil pengerjaan kepada
Guru
17. Peserta didik bersama Guru melakukan penilaian.
18. Siswa menyampaikan seluruh kendala yang dihadapi
selama proses pengerjaan.

Kegiatan penutup 1. Guru meminta siswa untuk membersihkan area


kerja dan membereskan mesin serta
mengembalikan alat yang digunakan.
2. Peserta didik berbaris.
3. Peserta didik bersama guru menyimpulkan
pembelajaran.
4. Peserta didik melakukan refleksi terhadap
kegiatan yang sudah dilakukan.
5. Peserta didik dan guru melakukan umpan balik.
6. Peserta didik dan guru merencanakan tindak
lanjut pembelajaran untuk pertemuan
selanjutnya.
7. Mengisi jurnal kegiatan praktik.
8. Berdoa dan memberi salam sebelum pulang.
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

H. Penilaian Pembelajaran, Remedial, dan Pengayaan


1. Teknik Penilaian
No Aspek yang dinilai Teknik Penilaian Waktu Penilaian
1. Pengetahuan
1. Menguraikan aspek-aspek K3L Tes tertulis (pilihan Dilaksanakan pada
las SMAW. ganda). saat menyelesaikan
2. Merinci bagian-bagian mesin Lembar Aktivitas
utama dan alat bantu las (LKS)/pada saat
SMAW. tes akhir.
3. Mengklasifikasi bahan (material
las).
4. Mengklasifikasi jenis elektroda.
5. Memahami cara
mengoperasikan peralatan utama
dan peralatan pendukung.
6. Memahami teknik pengelasan
(jarak pengelasan, kecepatan
pengelasan, gerakan pengelasan)
Posisi pengelasan (1F, 1G, 2F,
2G).

3. Keterampilan Dilaksanakan melalui Dilakukan dalam


1. Pengoperasian peralatan utama unjuk selama proses
dan peralatan pendukung (las kerja/praktik/portofolio/ pembelajaran.
SMAW). proyek.
2. Melaksanakan teknik pengelasan
tumpul dan sudut posisi
pengelasan (1F, 1G, 2F, 2G).

2. Instrumen Penilaian
Catatan: Instrumen Penilaian terdapat dalam lampiran

3. Remedial dan Pengayaan


 Remedial dilaksanakan apabila ada nilai siswa < 70 (KBM/KKM)
 Sedangkan pengayaan diberikan kepada siswa yang nilainya ≥ 70 (KBM/KKM).

Prosedur remedial dan pengayaan dirancang sebagai berikut:

Program Pelaksanaan Kegiatan Teknik Instrumen


Di luar jam Menjelaskan materi yang tidak Tes Tertulis Soal Tes
belajar, setelah dikuasai siswa/materi yang (terlampir)
Remedial
nilai siswa dianggap sulit.
diketahui
Di luar jam Pemberian bahan Penugasan Bahan
belajar, setelah bacaan/materi tambahan/soal- bacaan/soal
Pengayaan
nilai siswa soal yang tingkat kesulitanya (terlampir)
diketahui tebih tinggi (kompleks)
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

I. Media, Alat/bahan, dan Sumber Belajar


1. Media : LCD projector, Laptop, Bahan Tayang
2. Alat :
 Satu set mesin las SMAW.
 Peralatan pendukung (palu terak, sikat kawat, tang penjepit).
 APD las SMAW (topeng las, apron, sarung tangan las).
 Alat ukur (jangka sorong, mistar baja, welding gauge).
3. Bahan :
 Mild steel plate 200 x 100 x 50 mm 1 pcs
 Electrode E70S-6,  0,8 mm
4. Sumber belajar :Modul Teknik Pengelasan SMAW, sumber lain yang
relevan.

Mengetahui an. Kepala SMKN 1 Bontang Bontang, Juni 2016


Guru mapel

Muhammad Sultan, M.Pd.I Darmawan S. Pd


PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

LAMPIRAN: 1. INSTRUMEN PENILAIAN

1. Instrument Penilaian Pengetahuan


a. Kisi-Kisi dan Soal

KOMPETE JENIS
IPK INDIKATOR SOAL
NSI DASAR SOAL
3.1 3.1.1 Menguraikan aspek-aspek 2. Menguraikan aspek- Tes
Menerapkan K3L las SMAW. aspek K3L las tertulis
teknik 3.1.2 Merinci bagian-bagian SMAW. (pilihan
pengelasan mesin utama dan alat bantu 3. Merinci bagian- ganda)
pelat pada las SMAW. bagian mesin utama
sambungan 3.1.3 Mengklasifikasi bahan dan alat bantu las
sudut (material las). SMAW.
menggunaka 3.1.4 Mengklasifikasi jenis 4. Memahami cara
n proses las elektroda. mengoperasikan
SMAW 3.1.5 Memahami cara peralatan utama dan
mengoperasikan peralatan peralatan pendukung.
utama dan peralatan 5. Memahami teknik
pendukung. pengelasan (jarak
3.1.6 Memahami teknik pengelasan, kecepatan
pengelasan (jarak pengelasan, gerakan
pengelasan, kecepatan pengelasan) Posisi
pengelasan, gerakan pengelasan (1F, 1G,
pengelasan) Posisi 2F, 2G).
pengelasan (1F, 1G, 2F,
2G).

b. Soal
1. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan pada saat melakukan pengelasan
SMAW, maka perlu menggunakan alat pelindung diri. Manakah dari pilihan
berikut ini yang bukan merupakan APD pengelasan SMAW?
A. Topeng las.
B. Apron.
C. Sarung tangan las.
D. Kaca mata bening.
E. Masker.
2. Pada mesin las busur manual(SMAW) terdapat beberapa bagian-bagian utama.
Manakah yang bukan merupakan bagian utama?
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

3. Untuk mengatur arus yang digunakan pada mesin las SMAW sesuai SOP harus
memperhatikan hal-hal. Manakah yang tidak termasuk hal yang menjadi
pertimbangan tersebut?
A. Jenis bahan yang dilas.
B. Ketebalan bahan yang dilas.
C. Jenis elektroda
D. Jenis sambungan
E. Harga elektroda.
c. Kunci jawaban

d. Penskoran (rentang 0-100)

𝒑𝒆𝒓𝒐𝒍𝒆𝒉𝒂𝒏 𝒔𝒌𝒐𝒓 (𝒋𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒋𝒂𝒘𝒂𝒃𝒂𝒏 𝒃𝒆𝒏𝒂𝒓)


𝑵𝒊𝒍𝒂𝒊 = 𝒙 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒊𝒅𝒆𝒂𝒍 (𝟏𝟎𝟎)
𝒕𝒐𝒕𝒂𝒍 𝒔𝒌𝒐𝒓 𝒎𝒂𝒌𝒔
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

2. Instrumen Penilaian keterampilan


a. Kisi-kisi soal keterampilan

Kompetensi Teknik
No. IPK Indikator Soal
Dasar Penilaian
1. 4.1. Melakukan 3. Pengoper 1. Mengatur arus listrik pada Proses dan
pengelasan asian mesin las SMAW sesuai hasil
plat dengan peralatan dengan bahan yang
plat pada utama dikerjakan
sambungan dan 2. Memilih elektroda yang
sudut dan peralatan sesuai.
tumpul posisi penduku 3. Menggunakan peralatan
di bawah ng (las utama dan peralatan
tangan, SMAW). bantu sesuai SOP.
posisi 4. Melaksan 4. Membuat lajur/rigi-rigi las
mendatar, akan 5. Mengelas plat dengan plat
dan posisi teknik pada sambungan sudut
vertikal pengelas posisi di bawah tangan
dengan las an dengan las busur manual
busur manual tumpul (SMAW)
dan sudut 6. Mengelas plat dengan plat
posisi pada sambungan tumpul
pengelas posisi di bawah tangan
an (1F, dengan las busur manual
1G, 2F, (SMAW)
2G). 7. Mengelas plat dengan plat
pada sambungan sudut
posisi mendatar dengan
las busur manual (SMAW)
8. Mengelas plat dengan plat
pada sambungan tumpul
posisi mendatar dengan
las busur manual (SMAW)
9. Mengelas plat dengan plat
pada sambungan sudut
posisi vertikal dengan las
busur manual (SMAW)
10. Mengelas plat dengan plat
pada sambungan tumpul
posisi vertikal dengan las
busur manual (SMAW)
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

LAMPIRAN 2: JOB SHEET DAN LEMBAR PENILAIAN

Jobsheet 1 level 1 (CBT)


1. Soal Praktik:

Estimasi: 2 jam
Bahan: Mild steel plate 200 x 100 x 50 mm 1 pcs

2. Prosedur kerja :
a. Lakukan persiapan alat, bahan dan peralatan K3.
b. Buatlah las jalur posisi 1G sesuai tuntutan standar pengelasan
SMAW dan estimasi waktu yang diberikan menggunakan mesin
las busur manual (SMAW).
3. Alat dan bahan
3. Alat :
4. Satu set mesin las SMAW
5. Peralatan pendukung (palu terak, sikat kawat, tang
penjepit)
6. APD las SMAW (topeng las, apron, sarung tangan las).
7. Alat ukur (jangka sorong, mistar baja, welding gauge).
8. Bahan :
 Mild steel plate 200 x 100 x 50 mm 1 pcs
 Electrode E70S-6,  0,8 mm
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

4. Langkah kerja
a. Pelajarilah gambar pada job sheet terlebih dahulu sebelum
melakukan pemotongan.
b. Potong plat sesuai dengan ukuran pada gambar job sheet.
c. Bersihkan bahan dengan sikat kawat.
d. Rapikan setiap tepi benda kerja dengan menggunakan kikir.
e. Pasang kabel masa pada benda kerja.
f. Pasang elektroda pada holder las.
g. Atur arus listrik pada 40 s.d. 60 ampere.
h. Gambarlah jalur las pada permukaan benda kerja dengan
menggunakan kapur atau spidol.
i. Lakukanpengelasan untuk membuat jalur pada benda kerja
dengan posisi 1G dengan work angel 90o sebanyak enam jalur.
j. Bersihkan terak dengan dengan palu terak.
k. Bersihkan spatter dengan pahat tangan.
l. Bersihkan kotoran lain dengan sikat baja.
m. Serahkan kepada guru pengampu untuk dinilai.

5. Rubrik Penskoran Praktik :


Komponen/Sub
No. Indikator Skor
komponen Penilaian
I. Persiapan dan proses
1.1 Persiapan bahan  Bahan praktek disiapkan dengan 4
las benar sesuai prosedur standar
 Bahan praktek tidak disiapkan 3
dengan benar sesuai prosedur
standar
 Bahan praktek disiapkan dengan 2
benar kurang sesuai prosedur
standar
 Bahan praktek tidak lengkap 1
1.2 Mengeset mesin las  Mesin las dan ampere diset 4
dengan benar
 Mesin las dan ampere diset 3
kurang benar
 Mesin las dan ampere tidak diset 2
dengan baik
 Mesin las dan ampere tidak diset 1
II. Hasil Kerja
2. 2.1 Lebar jalur las  Lebar jalur las 16 mm 4
 Lebar jalur las 17 mm 3
 Lebar jalur las 18 mm 2
 Lebar jalur las lebih besar dari 19 mm 1
2.2 Reinforcement  Tinggi reinforcement 1 s.d 2 mm 4
 Tinggi reinforcement 3 mm 3
 Tinggi reinforcement 4 mm 2
 Tinggi reinforcement 5mm 1
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

Komponen/Sub
No. Indikator Skor
komponen Penilaian
2.3 Rigi las  100% rata dan halus 4
 90% rata dan halus 3
 80% rata dan halus 2
 Kurang dari 80% rata dan halus 1
2.4 Kebersihan  Bebas dari percikan dan kotoran lain 4
 Ada percikan maks 2 buah 3
 Ada percikan maks 4 buah 2
 Ada percikan lebih dari 4 buah 1
2.5 Tebal Las  6+1 4
 9+1 3
 12 + 1 2
 15 + 1 1

2.6 Kelurusan jalur  Lurus 4


 Menyimpang dari jalur kurang dari 3
separuh jalur 2
 Menyimpang dari jalur lebih dari 1
separuh jalur
 Tidak mengelas dalam jalur
III. Sikap Kerja
3.1 Penggunaan alat  Penggunaan alat baik dan cermat 4
tangan dan alat  Penggunaan alat kurang baik dan 3
ukur cermat
 Penggunaan alat kurang dan kurang 2
cermat.
 Penggunaan alat tidak baik dan tidak 1
cermat.
3.2. Keselamatan kerja  Menggunakan perlengkapan 4
keselamatan kerja lengkap (apron,
sarung tangan, sepatu, topeng las)
 Menggunakan perlengkapan 3
keselamatan kerja kurang lengkap
(sarung tangan, topeng las)
 Menggunakan perlengkapan 2
3 keselamatan kerja tidak lengkap
(topeng las)
 Tidak menggunakan perlengkapan 1
keselamatan kerja
3.3. Waktu  Menyelesaikan lebih cepat dari waktu 4
pelaksanaan yang ditetapkan dan hasil memenuhi
syarat. 3
 Menyelesaikan sesuai dengan waktu
yang ditentukan dengan hasil 2
memenuhi syarat.
 Menyelesaikan melebihi waktu yang 1
ditentukan dengan hasil memenuhi
syarat.
 Menyelesaikan melebihi waktu yang
ditentukan dengan hasil tidak
memenuhi syarat.
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

Format Penilaian

Nama siswa :
NIS :
Kelas :
Judul/nomor jobsheet :

No. Komponen/Sub komponen Penilaian Skor (1-4) Total


I. Persiapan dan Proses kerja
1.1 Persiapan bahan las
1. 2 Mengeset mesin las
Sub total komponen I
II. Hasil Kerja
2.1 Lebar jalur las
2.2 Reinforcement
2.3 Rigi las
2.4 Kebersihan
2.5 Tebal Las
2.6 Kelurusan jalur
Sub total komponen II
III. Sikap Kerja
3.1 Penggunaan alat tangan dan alat ukur
3.2 Keselamatan kerja
3.3 Waktu penyelesaian
Sub total komponen III
SKOR TOTAL KOMPONEN (A+B+C)

Nilai total tugas Praktik = Skor/0,4 (range nilai 1-100)

Bontang, 2016
Siswa yang dinilai Guru mapel

(Nama siswa) Darmawan, S.Pd


PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

Job sheet 2 level 1-3 (CBT)

1. Soal praktik

2. Prosedur kerja :
b. Lakukan persiapan alat, bahan dan peralatan K3.
c. Gunakan alat, bahan dan APD sesuai dengan ketentuan.
d. Buatlah sambungan sudut posisi 1F sesuai tuntutan standar
pengelasan SMAW dan estimasi waktu yang diberikan
menggunakan mesin las busur manual (SMAW).
3. Alat dan bahan
a. Alat :
9. Satu set mesin las SMAW
10. Gerinda tangan.
11. Peralatan pendukung (palu terak, sikat kawat, tang
penjepit).
12. Alat ukur (jangka sorong, mistar baja, welding gauge, bevel
protactor).
13. APD las SMAW (topeng las, apron, sarung tangan).
b. Bahan :
 Mild steel plate 200 x 100 x 10 mm 2 pcs
 Electrode E6013, 10 batang
 Elektroda E7016 /C11/C10, 5 batang.
 Mata gerinda potong  4”

4. Langkah kerja
a. Pelajarilah gambar pada job sheet terlebih dahulu sebelum
melakukan pemotongan.
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

b. Potong plat sesuai dengan ukuran dan jumlah pada gambar


job sheet.
c. Bersihkan bahan dengan sikat kawat.
d. Jepit benda kerja pada ragum.
e. Gerinda dan buatlah bevel (bentuk takikan V) dengan
kemiringan sampai 60° pada salah satu sisi dari kedua benda
kerja yang akan digunakan menggunakan gerinda tangan.
f. Pilih/set Ampere mesin yang akan digunakan sesuai dengan
tebal bahan yang digunakan.
g. Pasang kabel masa pada benda kerja.
h. Pasang elektroda pada holder las.
i. Ukur celah sambungan sesuai dengan ketentuan dan take
weld bagian ujung kedua benda kerja .
j. Lakukan pengelasan sesuai dengan posisi yang dipilih dengan
urutan, root, filler dan caping. Dengan elektroda yang sudah
ditentukan.
k. Bersihkan terak dengan dengan palu terak.
l. Lakukan pengisian lanjut hingga selesai.
m. Bersihkan hasil pengelasan dengan gerinda tangan dan kikir.
n. Bersihkan spatter dengan pahat tangan.
o. Bersihkan kotoran lain dengan sikat baja.
p. Serahkan kepada guru pengampu untuk dinilai.
5. Rubrik Penskoran Praktik :

No. Komponen/Subko Indikator Skor


mponen Penilaian
I. Persiapan dan proses

1.1 Persiapan bahan  Bahan praktek disiapkan dengan benar 4


las sesuai prosedur standar

 Bahan praktek tidak disiapkan 3


dengan benar sesuai prosedur
standar
 Bahan praktek disiapkan dengan 2
benar kurang sesuai prosedur
standar
 Bahan praktek tidak lengkap 1

1.2 Mengeset mesin las  Mesin las dan ampere diset 4


dengan benar
 Mesin las dan ampere diset 3
kurang benar
 Mesin las dan ampere tidak diset 2
dengan baik
 Mesin las dan ampere tidak diset 1
II. Hasil Kerja
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

No. Komponen/Subko Indikator Skor


mponen Penilaian
2.1 Lebar jalur las  Lebar jalur las 16 mm 4
 Lebar jalur las 17 mm 3
 Lebar jalur las 18 mm
 Lebar jalur las lebih besar dari 19 mm 1
2.2 Reinforcement  Tinggi reinforcement 1 s.d 2mm 4
 Tinggi reinforcement 3mm 3
 Tinggi reinforcement 4mm
 Tinggi reinforcement 5mm 1
2.3 Rigi las  100% rata dan halus 4
 90% rata dan halus 3
 80% rata dan halus 2
 Kurang dari 80% rata dan halus 1
2.4 Sambungan jalur  Rata dan berpadu 4
las  Tidak rata tetapi berpadu 3
 Rata tetapi tidak berpadu 2
 Tidak rata dan tidak berpadu 1
2.5 Perubahan bentuk  0º 4
 2º 3
 5º 2
 >5º 1
2.6 Undercut  Tanpa undercut 4
 Undercut 0,2mm x 10 % 3
 Undercut 0,5mm x 10 % 2
 Undercut <0,5mm x 10 % 1
2.7 Over lap  100 0/0 rata dan halus 4
 90 0/0 rata dan halus 3
 85 0/0 rata dan halus 2
 < 80 0/0 rata dan halus 1
2.8 Cacat las 3 Tanpa cacat 4
4 Cacat 2mm2 3
5 Cacat 4mm2 2
6 Cacat < 4mm2 1
2.9 Kebersihan 3 Bebas dari percikan dan kotoran lain 4
4 Ada percikan maks 2 buah 3
5 Ada percikan maks 4 buah 2
6 Ada percikan lebih dari 4 buah 1
2.10 Tebal Las 3 6+1 4
4 9+1 3
5 12 + 1 2
6 15 + 1 1
2.11 Beda 3 0 + 0,5 mm 4
Permukaan jalur 4 1 + 0,5 mm 3
5 2 + 0,5 mm 2
6 3 + 0,5 mm 1
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

No. Komponen/Subko Indikator Skor


mponen Penilaian
2.12 Tinggi Penetrasi 3 1 – 2 mm +1 4
4 1 – 2 mm +2 3
5 1 – 2 mm +3 2
6 1 – 2 mm +4 1
2.13 Panjang 3 90 % - 100 % 4
Penetrasi 4 80 % - 90 % 3
5 70 % - 80 % 2
6 Kurang dari 70 % 1
III. Sikap Kerja

3.1 Penggunaan alat  Penggunaan alat baik dan cermat 4


tangan  Penggunaan alat kurang baik dan cermat 3
dan alat ukur  Penggunaan alat kurang dan kurang 2
cermat.
 Penggunaan alat tidak baik dan tidak 1
cermat.
3.2 Keselamatan kerja  Menggunakan perlengkapan 4
keselamatan kerja lengkap (apron,sarung
tangan,helm,sepatu,kacamata las)
 Menggunakan perlengkapan 3
keselamatan kerja kurang lengkap
(sarung tangan,kacamata las)
 Menggunakan perlengkapan 2
keselamatan kerja tidak lengkap (kaca
mata las)
 Tidak menggunakan perlengkapan 1
keselamatan kerja
3.3 waktu pengerjaan  Menyelesaikan lebih cepat dari waktu 4
yang ditetapkan dan hasil memenuhi
syarat. 3
 Menyelesaikan sesuai dengan waktu yang
ditentukan dengan hasil memenuhi
2
syarat.
 Menyelesaikan melebihi waktu yang
ditentukan dengan hasil memenuhi 1
syarat.
 Menyelesaikan melebihi waktu yang
ditentukan dengan hasil tidak memenuhi
syarat.
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

Format Penilaian Praktik

Nama siswa :
NIS :
Kelas :
Judul/nomor jobsheet :

No Komponen/Sub komponen Skor (1-4) Total

I. Persiapan dan Proses kerja


1.1 Persiapan bahan las 1
1. 2 Mengeset mesin las
Sub total komponen I
II. Hasil Kerja
2.1 Lebar jalur las
2.2 Reinforcement
2.3 Rigi las
2.4 Sambungan jalur las
2.5 Perubahan bentuk
2.6 Undercut
2.7 Over lap
2.8 Cacat las
2.9 Kebersihan
2.10 Tebal Las
2.11 Beda permukaan jalur
2.12 Tinggi penetrasi
2.13 Panjang penetrasi
Sub total komponen II
III. Sikap Kerja
3.1 Penggunaan alat tangan dan
alat ukur
3.2. Keselamatan kerja
3.3 waktu pengerjaan
Sub total komponen III
SKOR TOTAL KOMPONEN (A+B+C)

Nilai total tugas Praktik = Skor/0,4 (range nilai 1-100)

Bontang, 2016
Siswa yang dinilai Guru mapel

(Nama siswa) Darmawan, S.Pd


PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

Jobsheet ke-… pada level 3-4


1. Soal praktik
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

2. Prosedur kerja :
a. Lakukan persiapan alat, bahan dan peralatan K3.
b. Buatlah teralis dengan menggunakan sambungan tumpul dan
sambungan sudut posisi 1G dan 2G sesuai tuntutan standar
pengelasan SMAW dan estimasi waktu yang diberikan
menggunakan mesin las busur manual (SMAW).
3. Alat dan bahan
a. Alat :
 Satu set mesin las SMAW
 peralatan pendukung
 alat ukur
 APD las SMAW.
 Mesin bor
c. Bahan :
 Mild steel plate(plat srip) 8 x 2 x 6000 mm 1 pcs
 Besi kotak 8 x 8 x 6000 mm 20 batang
 Electrode E70S-6,  0,8 mm.
 Cat.
 Amplas.
4. Langkah kerja
a. Pelajarilah gambar pada job sheet terlebih dahulu sebelum
melakukan pemotongan.
b. Potong plat dan besi kotak sesuai dengan ukuran dan jumlah
pada gambar job sheet.
 Plat strip 8 x 2 mm sepanjang 112 cm = 2 buah
 Plat strip 8 x 2 mm sepanjang 57 cm = 2 buah
 Besi kotak 8 x 8 mm sepanjang 112 cm = 2 buah
 Besi kotak 8 x 8 mm sepanjang 64,5 cm = 2 buah
 Besi kotak 8 x 8 mm sepanjang 93 cm = 2 buah
 Besi kotak 8 x 8 mm sepanjang 38 cm = 2 buah
 Besi kotak 8 x 8 mm sepanjang 19 cm = 4 buah
 Besi kotak 8 x 8 mm sepanjang 9,5 cm = 6 buah
c. Pilih/set Ampere mesin yang akan digunakan sesuai dengan
bahan yang digunakan.
d. Ikatlah (tack weld) benda kerja yang akan disambung
sebagai rangka.
e. Setelah rangka selesei di tack weld, kuatkan dengan
melakukan pengelasan pada sambungan benda kerja
 Untuk sambungan 1G dengan work angel 90o dan travel
angle 85o
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

 Untuk sambungan 2G dengan work angel 45o dan travel


angle 85o
 Untuk sambungan 1F dengan work angel 45o dan travel
angle 85o
 Untuk sambungan 2F dengan work angel 45o dan travel
angle 85o
f. Bersihkan terak dengan dengan palu terak.
g. Bersihkan hasil pengelasan dengan gerinda tangan dan kikir.
h. Bersihkan spatter dengan pahat tangan.
i. Bersihkan kotoran lain dengan sikat baja.
j. Lakukan finishing dan pengecatan.
k. Serahkan kepada guru pengampu untuk dinilai.

5. Rubrik Penskoran Praktik :


Komponen/Sub
No. Indikator Skor
komponen Penilaian
I. Persiapan dan proses
1.1 Persiapan bahan  Bahan praktek disiapkan dengan benar 4
las sesuai prosedur standar
 Bahan praktek tidak disiapkan dengan 3
benar sesuai prosedur standar
 Bahan praktek disiapkan dengan benar 2
kurang sesuai prosedur standar
 Bahan praktek tidak lengkap 1
1.2 Mengeset mesin las  Mesin las dan ampere diset 4
dengan benar
 Mesin las dan ampere diset 3
kurang benar
 Mesin las dan ampere tidak diset 2
dengan baik
 Mesin las dan ampere tidak diset 1
II. Hasil Kerja
2. 2.1 Toleransi ukuran  Jika penyimpangan ukuran masih dalam 4
batas toleransi.
 Jika penyimpangan ukuran 2x lebih besar 3
dari batas toleransi.
 Jika penyimpangan ukuran 3x lebih besar 2
dari batas toleransi.
 Jika penyimpangan ukuran 4x lebih besar 1
dari batas toleransi.
2.2 Toleransi kesikuan  Jika penyimpangan kesikuan masih dalam 4
batas toleransi yang ditentukan.
 Jika penyimpangan kesikuan 2x lebih besar 3
dari batas toleransi.
 Jika penyimpangan kesikuan 3x lebih besar 2
dari batas toleransi.
 Jika penyimpangan kesikuan 4x lebih besar 1
dari batas toleransi.
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

Komponen/Sub
No. Indikator Skor
komponen Penilaian
2.3 Toleransi  Jika penyimpangan kesejajaran masih 4
kesejajaran dua dalam batas toleransi yang ditentukan.
bidang  Jika penyimpangan kesejajaran 2x lebih 3
besar dari batas toleransi.
 Jika penyimpangan kesejajaran 3x lebih 2
besar dari batas toleransi.
 Jika penyimpangan kesejajaran 4x lebih 1
besar dari batas toleransi.
2.4 Kehalusan  Jika kehalusan setiap bidang benda kerja 4
sesuai tuntutan kehalusan yang diberikan.
 Jika kehalusan setiap bidang benda kerja 3
lebih kasar satu tingkat dari tuntutan
kehalusan yang diberikan.
 Jika kehalusan setiap bidang benda kerja 2
lebih kasar dua tingkat atau lebih dari
tuntutan kehalusan yang diberikan.
 Jika kehalusan setiap bidang benda kerja 1
lebih kasar tiga tingkat atau lebih dari
tuntutan kehalusan yang diberikan.
2.5 Tampilan  Jika tampilan benda kerja tidak terdapat 4
cacat, chip, dan juga permukaan benda
kerja rata (tidak bertingkat dalam satu
bidang). 3
 Jika tampilan benda kerja terdapat salah
satu dari kebersihan chip yang masih
tajam, cacat, dan juga permukaan benda 2
kerja tidak rata.
 Jika tampilan benda kerja terdapat lebih
dari dua dari kebersihan chip yang masih
tajam, cacat, dan juga permukaan benda 1
kerja tidak rata.
 Jika tampilan benda kerja terdapat lebih
dari tiga dari kebersihan chip yang masih
tajam, cacat, dan juga permukaan benda
kerja tidak rata.
III. Sikap Kerja
3.1 Penggunaan alat  Penggunaan alat baik dan cermat 4
tangan dan alat ukur  Penggunaan alat kurang baik dan cermat 3
 Penggunaan alat kurang dan kurang 2
cermat.
 Penggunaan alat tidak baik dan tidak 1
cermat.
3.2. Keselamatan kerja  Menggunakan perlengkapan keselamatan 4
kerja lengkap (apron, sarung tangan,
sepatu, topeng las)
 Menggunakan perlengkapan keselamatan 3
kerja kurang lengkap (sarung tangan,
topeng las)
 Menggunakan perlengkapan keselamatan 2
kerja tidak lengkap (topeng las)
 Tidak menggunakan perlengkapan 1
keselamatan kerja
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

Komponen/Sub
No. Indikator Skor
komponen Penilaian
3.3 Waktu pengerjaan  Menyelesaikan lebih cepat dari waktu yang 4
ditetapkan dan hasil memenuhi syarat.
 Menyelesaikan sesuai dengan waktu yang 3
ditentukan dengan hasil memenuhi syarat.
 Menyelesaikan melebihi waktu yang 2
ditentukan dengan hasil memenuhi syarat.
 Menyelesaikan melebihi waktu yang 1
ditentukan dengan hasil tidak memenuhi
syarat.
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

Format penilaian

Nama siswa :
NIS :
Kelas :
Judul/nomor jobsheet :

No Komponen/Sub komponen Skor (1-4) Total


I. Persiapan dan Proses kerja
1.1 Persiapan bahan las
1. 2 Mengeset mesin las
Sub total komponen I
II. Hasil Kerja
2.1 Toleransi ukuran
2.2 Toleransi kesikuan
2.3 Toleransi kesejajaran dua bidang
2.4 Kehalusan
2.5 Tampilan
III. Sikap Kerja
3.1 Penggunaan alat tangan dan
alat ukur
3.2. Keselamatan kerja
3.3 Waktu pengerjaan
Sub total komponen III
SKOR TOTAL KOMPONEN (A+B+C)

Perhitungan nilai praktik (NP) :

Nilai praktik Persiapan Proses dan hasil Sikap Kerja ∑ NK


dan waktu

Bobot (%) 10 60 30

Skor Komponen

NK (bobot x skor)

Nilai Praktik = ∑NK/0,4 (range nilai 1-100)

Bontang, 2016
Siswa yang dinilai Guru mapel

(Nama siswa) Darmawan, S.Pd


PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

LAMPIRAN 3: LEMBAR INFORMASI

Prosedur pengelasan
Prosedur pengelasan yang benar dan sesuai merupakan salah satu hal terpenting
untuk mencapai kualitas pengelasan secara maksimum dan efisien/ ekonomis. Oleh
sebab itu sebelum dilakukan pengelasan, maka perlu ditetapkan terlebih dahulu
prosedur pengelasannya agar proses dan hasil las dapat mencapai standar yang
diharapkan.
Prosedur Umum
Secara umum, prosedur-prosedur yang harus dilakukan setiap kali akan, sedang dan
setelah pengelasan adalah meliputi hal-hal berikut ini :
 Adanya prosedur pertolongan pertama pada kecelakaan ( P3K ) dan prosedur
penanganan kebakaran yang jelas/tertulis.
 Periksa sambungan-sambungan kabel las, yaitu dari mesin las ke kabel las dan dari
kabel las ke benda kerja / meja las serta sambungan dengan tang elektroda.. Harus
diyakinkan, bahwa tiap sambungan terpasang secara benar dan rapat.
 Periksa saklar sumber tenaga, apakah telah dihidupkan.
 Pakai pakaian kerja yang aman.
 Konsentasi dengan pekerjaan.
 Setiap gerakan elektroda harus selalu terkontrol.
 Berdiri secara seimbang dan dengan keadaan rileks.
 Periksa, apakah penghalang sinar las/ ruang las sudah tertutup secara benar.
 Tempatkan tang elektroda pada tempat yang aman jika tidak dipakai.
 Selalu gunakan kaca mata pengaman ( bening ) selam bekerja.
 Bersihkan terak dan percikan las sebelum melanjutkan pengelasan berikutnya.
 Matikan mesin las bila tidak digunakan.
 Jangan meninggalkan tempat kerja dalam keadaan kotor dan kembalikan peralatan
yang dipakai pada tempatnya.

Penempatan Bahan Las dan Posisi Elektroda
Penempatan bahan pada pengelasan pelat posisi di bawah tangan adalah posisi di mana
bahan atau bidang yang dilas ditempatkan secara rata (flat) atau dibawah tangan, baik
pada sambungan sudut maupun pada sambungan tumpul
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

Gambar 1.1
Posisi elektroda untuk pengelasan

Gambar 1.2
Jarak antara elektroda dengan benda kerja kurang lebih sama dengan diameter inti
elektroda.

Gambar 1.3
Penempatan bahan dimeja kerja dan Penempatan bahan dan elektroda pada sambungan
T posisi bawah tangan

Arah dan Gerakan Elektroda


Arah pengelasan ( elektroda ) pada proses las busur manual adalah arah mundur
atau ditarik, sehingga bila operator las menggunakan tangan kanan, maka arah
pengelasan adalah dari kiri ke kanan. Demikian juga sebaliknya, jika menggunakan
tangan kanan, maka tarikan elektroda adalah dari kanan ke kiri. Namun, pada kondisi
tertentu dapat dilakukan dari depan mengarah ke tubuh operator las.
PEMERINTAH KOTA BONTANG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK NEGERI 1 BONTANG
Jl. Pupuk Raya No. 2 Bontang 75313 Telp. 0548-22490
Fax. 0548-26372, email; smkn1.bontang@gmail.com

Dalam hal ini, yang terpenting adalah sudut elektroda terhadap garis tarikan elektroda
sesuai dengan ketentuan ( prosedur yang ditetapkan ) dan busur serta cairan logam las
dapat terlihat secara sempurna oleh operator las.
Pada pengelasan sambungan T maupun pada sambungan tumpul posisi di
bawah tangan secara umum untuk jalur pertama adalah ditarik tanpa ada ayunan
elektroda, tapi untuk jalur kedua dan selanjutnya sangat tergantung pada kondisi
pengelasan itu sendiri, sehingga dapat dilakukan ayunan atau tetap ditarik seperti jalur
pertama.
Sedangkan pada posisi horizontal, baik untuk sambungan sudut / T atau sambungan
tumpul secara umum tidak dilakukan ayunan/ gerakan elektroda ( hanya ditarik ) dengan
sudut yang sesuai dengan prosedurnya.

Gambar 1.4
Arah gerakan elektroda

Untuk pengelasan pada celah sempit digunakan gerakan lurus sedang kan untuk
alur yang lebar menggunakan gerakan elektroda dengan ayunan.
1. Gerakan elektroda lurus
2. Gerakan elektroda zig – zag.
3. Gerakan elektroda gelombang.
Gunakan pola Zig – zag atau gelombang untuk menutupi lebar daerah lasan yang luas.
Batas lebar ayunan maksimum maksimum 2-1/2 kali diameter