Anda di halaman 1dari 3

PERSIAPAN DAN PENYERAHAN OBAT

No. Dokumen No. Revisi Halaman


061.1/ /RSUD/ 00 1/2
/2017
RSUD ASY-
ASYIFA
KABUPATEN
SUMBAWA
BARAT
Tanggal Terbit Ditetapkan
2017 Direktur RSUD Asy-Asyifa
STANDAR Kabupaten Sumbawa Barat
PROSEDUR
OPERASIONAL

dr. Carlof
NIP. 19820124 201001 1 014
Pengertian kegiatan menganalisa adanya masalah terkait obat yang di lakukan oleh apoteker atau
asisten apoteker yang meliputi persyaratan administrasi, persyaratan farmasetik, dan
persyaratan klinis baik untuk pasien rawat inap maupun rawat jalan
Tujuan Menghindari kesalahan dalam pemberian obat

Kebijakan Kebijakan Direktur RSUD Asy – Syifa’ Sumbawa Barat Nomor tahun 2017 tentang
Kebijakan Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit Umum Daerah Asy-Syifa’
Kabupaten Sumbawa Barat.
Prosedur
1. Apoteker / asisten apoteker dengan pengawasan apoteker
melakukan pengkajian administratif yang meliputi ketepatan
identitas pasien, obat, dosis, frekuensi, aturan minum/makan obat
dan waktu pemberian, duplikasi pengobatan, potensi alergi atau
sensitivitas, Interaksi antara obat dan obat lain atau dengan
makanan, variasi kriteria penggunaan dari rumah saket, berat badan
pasien atau informasi fisiologik lainnya, kontra indikasi
2. Apoteker / asisten apoteker dengan pengawasan apoteker melakukan
pengkajian farmasetis yang meliputi : ketepatan identitas pasien, obat,

dosis, frekuensi, aturan minum/makan obat dan waktu pemberian,


duplikasi pengobatan, potensi alergi atau sensitivitas, Interaksi
antara obat dan obat lain atau dengan makanan, variasi kriteria
penggunaan dari rumah saket, berat badan pasien atau informasi
PERSIAPAN DAN PENYERAHAN OBAT
No. Dokumen No. Revisi Halaman
061.1/ /RSUD/ 00 1/2
/2017
RSUD ASY-
ASYIFA
KABUPATEN
SUMBAWA
BARAT
fisiologik lainnya, kontra indikasi
3. Apoteker / asisten apoteker dengan pengawasan apoteker melakukan
pengkajian klinis yang meliputi : ketepatan identitas pasien, obat, dosis,

frekuensi, aturan minum/makan obat dan waktu pemberian,


duplikasi pengobatan, potensi alergi atau sensitivitas, Interaksi
antara obat dan obat lain atau dengan makanan, variasi kriteria
penggunaan dari rumah saket, berat badan pasien atau informasi
fisiologik lainnya, kontra indikasi
4. Bila terdapat masalah terkait obat atau ketidak sesuai administratif, farmasetik,
maupun klinik, maka apoteker/ asisten apoteker menghubungi dokter untuk
konfirmasi
5. Apoteker/ asisten apoteker dengan pengawasan poteker mencatat hasil
konfirmasi dokter di resep
6. Petugas memanggil nama pasien sesuai proseduridentifikasipasien]
7. Padasaatmenyerahkanobat, petugas mengecek kembali kesesuaian obat yang
akan di serahkan dengan resep meliputi:
-Namaobat,
-identitas pasien
-ketepatan obat
-dosis
-rute pemberian, ,
-waktu pemberian obat
Unit terkait Instalasi Gawat Darurat
Instalasi Bedah Sentral
Instalasi Rawat Jalan
Instalasi Rawat Inap

Referensi