Anda di halaman 1dari 186

The Chronicles of Narnia #6

Kursi Perak
(The Silver Chair)
by
C.S. Lewis

1|R a tu- b uk u.bl ogs p ot.com

KURSI PERAK

BAB SATU
Di Belakang Gimnasium

SAAT itu hari musim gugur yang kelabu dan Jill Pole sedang
menangis di belakang gimnasium. Dia menangis karena mereka
mempermainkannya.
Kisah ini bukan cerita tentang sekolah, jadi aku akan memberitahu
sesedikit mungkin tentang sekolah Jill, yang bukan topik
menyenangkan. Sekolah itu perguruan “koedukasional” bagi anak-
anak laki-laki dan perempuan, yang dulunya disebut sekolah
“campuran”, beberapa orang berkata otak para pengurusnya lebih
tercampur-baur daripada sekolah itu sendiri. Para pengurus sekolah
ini berpikir anak-anak laki-laki dan perempuan seharusnya diizinkan
melakukan apa pun yang mereka sukai.
Dan sayangnya yang disukai sepuluh sampai lima belas anak paling
besar adalah mempermainkan teman-teman mereka. Berbagai macam
hal, tindakan yang mengerikan, terus berlangsung, padahal di sekolah
biasa para guru pasti sudah menemukan dan menghentikan tindakan-
tindakan ini pada pertengahan semester. Tapi bukan itu yang terjadi di
sekolah ini. Atau bahkan kalaupun tindakan-tindakan ini diketahui,
mereka yang melakukannya tidak dikeluarkan atau dihukum.
Kepala Sekolah berkata mereka termasuk kasus psikologis yang
menarik dan memanggil murid-murid mi lalu mengajak mereka bicara
berjam-jam. Dan kalau kau tahu hal-hal yang tepat untuk dikatakan
pada Kepala Sekolah, hasil akhirnya adalah kau akan jadi murid
kesayangan, bukan sebaliknya.

2|R a tu- b uk u.bl ogs p ot.com

Itulah sebabnya Jill Pole menangis di hari musim gugur yang kelabu
di jalan setapak lembap antara dinding belakang gimnasium dan
semak-semak. Dan dia belum selesai menangis ketika seorang anak
laki-laki muncul di pojokan gimnasium sambil bersiul, tangannya
dalam kantong. Dia nyaris menabrak Jill.
“Tidak bisakah kau melihat ke mana jalanmu?” kata Jill Pole.
“Baiklah,” kata anak laki-laki itu, “kau tidak perlu marah “
kemudian melihat wajah anak perempuan itu. “Wah, Pole,” katanya,
“ada apa?”
Jill menampilkan ekspresi aneh, yang biasanya terjadi saat kau
berusaha mengatakan sesuatu tapi kemudian menyadari, begitu mulai
bicara, kau akan mulai menangis lagi.
“Mereka, ya? Seperti biasa,” kata anak laki-laki itu sedih,
membenamkan tangannya semakin dalam pada saku.
Jill mengangguk. Dia tidak perlu mengatakan apa pun, bahkan kalau
bisa mengatakannya. Mereka sama-sama tahu.
“Nah, dengarlah,” kata anak laki-laki itu, “tidak ada gunanya bagi
kita..”
Maksudnya baik, tapi cara bicaranya memang mirip orang yang
akan mulai menguliahi. Jill tiba-tiba marah besar (yang memang
sesuatu yang akan kaulakukan kalau tangismu terputus).
“Oh, pergilah, bereskan urusanmu sendiri,” katanya. “Tidak ada
yang memintamu datang, bukan? Dan betapa baiknya dirimu mulai
memberitahu aku apa yang harus kulakukan! Kurasa kau akan bilang
aku harus menghabiskan waktu untuk menjilat mereka dan melakukan
hal-hal yang mereka inginkan, dan datang cepat-cepat kalau mereka
panggil, seperti yang kaulakukan.”

3|R a tu- b uk u.bl ogs p ot.com

“Semua bilang begitu. Aku dulu ya ampun! Aku sangat menyebalkan dulu.” kata Jill. “Adilkah itu? Apakah aku pernah melakukan hal seperti itu semester ini? Bukankah aku membela Carter soal kelinci? Dan bukankah aku tetap memegang rahasia Spivvins di bawah siksaan pula? Dan bukankah “ “Aku ti-tidak tahu dan aku tidak peduli.” kata Jill. “Oh. duduk di pinggiran berumput di tepi semak-semak lalu cepat-cepat bangkit lagi karena rumput itu sangat basah. Dia sangat tidak tahu aturan semester ini. “Pole!” katanya. tapi dia bukan anak jahat. Kau telah melakukan semua itu-semester ini. “Bukan hanya aku. “Aku tidak adil. 'Harus ada yang mengurus si Scrubb itu. ampun!” kata anak laki-laki itu. Semua murid di Sekolah Eksperimen tahu apa artinya “diurus” oleh mereka.” Eustace gemetar. Kedua anak terdiam sesaat. “Kalau begitu kau merasakan perubahan diriku.” kata Eustace. Mereka menyadarinya.” “Kalau begitu lupakan semester kemarin. 4|R a tu.b uk u.” isak Jill.” katanya. Dia ikut makan satu. dan menawarkan permen pedas. Dia bilang.bl ogs p ot. “Aku orang yang berbeda saat itu. Scrubb. Scrubb melihat Jill masih belum tenang. Eleanor Blakiston mendengar Adela Pennyfather membicarakan perubahanmu di ruang ganti kemarin. Tetes air jatuh dari dedaunan laurel. Kita harus mengurusnya setelah ini.com . “Maafkan aku. kalau bisa. Jill mulai bisa berpikir lebih jernih. sejujurnya memang ya. Dia tidak beruntung bernama Eustace Scrubb. bukan?” kata Eustace.” “Yah.

dengar. “Kenapa kau begitu berbeda semester lalu?” tanya Jill.” “Bisakah kau memercayaiku kalau aku bilang aku pernah keluar dari dunia ini-berada di luar dunia ini-liburan kemarin?” “Aku tidak mengerti apa maksudmu. semua hat yang kaukenal dalam dongeng.” Scrubb merasa sangat aneh ketika mengatakan semua ini dan wajahnya memerah.” “Kau baik sekali. Misalkan aku bilang padamu aku pernah pergi ke tempat hewan bisa berbicara dan tempat ada. Anehnya dia juga merasa malu. hal-hal yang akan ditertawakan semua orang di sini?” “Aku belum pernah mendapat kesempatan memercayai hat seperti itu. “Bagaimana kau bisa sampai di situ?” tanya Jill. “Kalau begitu kurasa aku bisa memercayaimu. bukan?” “Ya. apakah kau bisa memercayai berbagai hat? Maksudku. jangan pakai perumpamaan dunia kalau begitu. 5|R a tu. “tapi kurasa aku bisa melakukannya. Kemudian dia berkata: “Dengar. “Misalnya?” tanya Jill.” kata Jill. kau dan aku membenci tempat ini sebesar siapa pun bisa membenci apa pun. Pole. “Banyak hal aneh terjadi padaku saat liburan.” kata Jill. aku membenci tempat ini.bl ogs p ot.eh-sihir dan naga dan yah. Pole. “Ya. tapi ini benar-benar rahasia.” “Yah. Eustace diam saja beberapa lama.” kata Eustace misterius.b uk u.com .” kata Jill.

) “Baiklah. tidak. Mereka pernah ke sana sebelumnya.” kata Eustace. entah bagaimana Jill merasa lebih mudah percaya.” (Saat aku masih bersekolah dulu.” “Aku tidak bohong. “Saat kami kembali dari tempat itu. Aku bersumpah demi-demi segalanya. Tidak. tidak. “Berani sumpah. Kurasa mereka sudah menghabiskan giliran mereka. “Satu-satunya cara yang mungkin dengan sihir.” Sekarang setelah mereka berbisik-bisik. Kemudian tiba-tiba kecurigaan besar menguasai dirinya dan Jill berkata (dengan begitu galak sehingga saat itu dia mirip harimau betina): “Kalau aku sampai tahu kau mempermainkanku.” kata Jill. ada yang memberitahu kedua anak Pevensie (yaitu kedua sepupuku) bahwa mereka tidak bisa ke sana lagi. aku tidak akan pernah bicara denganmu lagi. Jill melihat ke sekelili ng dan melihat langit musim gugur yang kelabu. Tentu dia akan 6|R a tu. “Sumpah demi Tuhan. Tapi ketika telah mengatakannya. anak-anak akan berkata. lalu dia berkata: “Tapi apa gunanya? Kita tidak di sana: kita di sini.” kata Eustace. Dan kita jelas tidak bisa ke sana. “Aku sedang bersama dua sepupuku. Tap] dia tidak pernah bilang aku tidak bisa kembali.b uk u.bl ogs p ot. Mereka sudah tiga kali ke sana. “Aku percaya padamu.” “Dan jangan bilang siapa pun?” “Menurutmu aku ini siapa?” Mereka sangat bersemangat ketika mengatakan ini. dan memikirkan semu a ketidakberdayaan dalam Sekolah Eksperimen (saat it u semester yang panjangnya tiga betas minggu dan mereka masih harus menjalani sebelas minggu).com . Atau bisakah kita?” “Itulah pertanyaanku selama ini. Kami hanya dibawa begitu saja.” Tapi di sekolah aneh dan jahat ini Tuhan tidak pernah diajarkan. mende ngar suara tetesan air dari claim.” kata Eustace hampir berbisik.

seperti ini. kecuali kalau maksudnya aku akan kembali? Dan aku tidak bisa berhenti bertanya-tanya. bisakah kita ?” “Maksudmu.” kata Eustace setelah berpikir keras sejenak. Tidak ada ruginya. Kurasa dia tidak menyukainya.com . kita hanya perlu meminta. Dan dia mungkin ingin kita menghadap timur. di mana timur?” “Aku tidak tahu.b uk u.” kata Eustace. Coba lihat.” kata Eustace. meskipun tidak pernah kulakukan. aku merasa semua lingkaran dan mantra itu payah.” kata Eustace khidmat. “Benar-benar hebat betapa anak perempuan tidak pernah tahu arah mata angin.berkata begitu. Tapi sekarang aku sampai pada kesimpulan. Dan ulurkan tangan dengan telapak ke bawah: seperti yang mereka lakukan di Pulau Ramandu “ “Pulau apa?” “Akan kuceritakan lain kali. hanya meminta. “Tapi mari kita teruskan. “Kurasa itulah yang selama ini kupikirkan. Mari berdiri bersisian. Padahal sebenarnya.” kata Jill. apakah ada sesuatu yang bisa membuatnya terjadi?” Eustace mengangguk. “Namanya aneh sekali!” “Tidak seaneh dirinya sendiri. “Maksudmu kita bisa menggambar lingkaran di tanah-dan menulis huruf-huruf aneh di sana-dan berdiri di dalamnya-dan mengucapkan mantra-mantra?” “Yah. Semua itu akan membuatnya tampak seperti kita bisa memerintahnya. 7|R a tu.” “Siapa sih orang yang selalu kaubicarakan ini?” “Mereka menyebutnya Aslan di tempat itu.bl ogs p ot.

dan mulai merayap menuruni tebing tanah bersemak yang curam dengan kecepatan yang mengagumkan. membungkuk di bawah semak- semak. kalau saja kau tidak terus-menerus mengajak bicara. dan Jill mengangguk. “Aslan. bahasa Latin. Eustace dan Jill berhenti untuk mendengarkan.” kata Jill kesal. menghadap ke pepohonan laurel itu. Tapi kau bisa membayangkan betapa kenangan bahkan pada satu kejadian pun bisa 8|R a tu. Aslan..” jawab Eustace. Tapi ada saat pintu itu ditemukan terbuka.b uk u. Matematika. Pintu ini hampir selalu terkunci. Dia menangis di belakang gimnasium. Aku tahu di mana dia. (Berkat metode pengajaran yang aneh di Sekolah Eksperimen. Tapi murid belajar banyak tentang melarikan diri dengan cepat dan tanpa suara ketika dicari mereka. Aslan!” “Aslan. atau hal-hal seperti itu.com .bl ogs p ot. Itu timur.” Saat itu terdengar suara dari sisi lain gimnasium. Haruskah aku memanggilnya?” Jill dan Eustace saling memandang.) Setelah kira-kira satu menit merayap. atau mungkin hanya sekali itu.” ulang Jill. “Tolong biarkan kami berdua pergi ke. Aku tahu sekarang. Aslan. “Kalau saja pintu itu terbuka lagi!” kata Scrubb saat mereka terus merayap turun. berteriak. murid tidak banyak mengerti bahasa Prancis. maukah kau mengulangi kata-kata ini setelahku?” “Kata-kata apa?” tanya Jill. Aslan. Nah. “Nah “ Dan dia mulai. “Pole? Ya. “Aku tahu. Karena di puncak semak-semak ada dinding batu tinggi dan di dinding itu ada pintu menuju padang terbuka. dan tahu dari suara-suara yang datang bahwa mereka diikuti.. “Kau juga tidak tahu. “Kata-kata yang akan kuucapkan tentu saja.

dan langit biru. Sesaat sebelumnya. Ya ampun!” Karena gagang itu bergerak dan pintu terbuka. terengah-engah memanjat dinding. Tapi malah matahari terik yang menyapa mereka. kalau saja pintu itu tidak terkunci. dan mencoba membuka pintu itu. serta benda-benda yang begitu terang sehingga mungkin saja mereka perhiasan atau kupu-kupu besar terbang ke sana kemari. mereka sama-sama ingin keluar melalui pintu itu secepat mungkin. Jill ketakutan. Tapi ketika pintu itu ternyata terbuka. pintu itu merupakan jalan yang bagus untuk keluar dari wilayah sekolah tanpa kelihatan. karena kalau saja ternyata tidak terkunci. “O-o-oh. mereka sama-sama berdiri diam.b uk u. 9|R a tu. Jill dan Eustace. Dan di sanalah pintu itu. Mereka melihat tanah yang lebih halus. Karena apa yang mereka lihat cukup berbeda dengan apa yang mereka bayangkan. lebih halus dan cerah daripada apa pun yang pernah dilihat Jill. Sinar itu membuat tetesan air di rerumputan berpendar seperti manik-manik dan menunjukkan betapa kotornya wajah Jill karena bekas air mata. “Rasanya tidak bagus. Dia menatap wajah Scrubb. Dan cahaya matahari itu jelas datang dari sesuatu yang memang tampak seperti dunia lain- menurut apa yang mereka lihat.bl ogs p ot. sekarang sangat kepanasan dan sangat kotor karena hampir selalu membungkuk dalam-dalam di balik semak-semak. tertutup seperti biasa. Cahayanya berpendar melalui pintu seperti terangnya hari bulan Juni masuk garasi saat kau membuka pintu.membuat orang berharap. Mereka membayangkan akan melihat tebing padang bersemak yang terus menanjak sampai menyatu dengan langit musim gugur yang kelabu. kemudian.” kata Eustace sambil memegang gagang pintu. dan melihat anak itu juga takut.com . Meskipun menginginkan sesuatu seperti ini.

Tapi. melihat ke segala arah. tapi jauh lebih mirip musik-musik kelas tinggi yang tidak bisa langsung kaumengerti begitu mendengarnya-daripada suara burung mana pun di dunia kita.” Itu suara Edith Jackie. dan memasuki tempat itu. Eustace meraih tangannya dan mendorongnya melalui pintu itu. Jill melihat pohon-pohon besar. mereka tetap bisa melihat jauh ke dalam hutan dan ke arah kanan-kirinya. Suara Edith Jackie menghilang tiba-tiba seperti suara radio ketika dimatikan. “Semua tahu kau di sana. 10 | R a t u . membuat Jill merasa mereka pasti berada di puncak gunung yang sangat tinggi. b l o g s p o t . Pole. tidak termasuk mereka tapi salah satu pengikut dan penjilat mereka. “Ayo. keluar dari dunia. Tapi karena pepohonan ini tidak tumbuh rapat.b u k u . ditambah dengan kesegaran udara. bayangan-bayangan biru. Pole.” cicit suara itu. tumbuh di mana-mana. dan kekosongan. atau pelangi. Dan sejauh Jill bisa melihat.” Dan sebelum Jill menyadari apa yang terjadi.” kata Eustace dengan napas tertahan. Scrubb masih memegang tangan Jill dan mereka melangkah maju. Mereka langsung dikelilingi suara yang berbeda. Hutan itu sangat sepi. semuanya sama-tanah datar. “Marl. keluar dari Inggris. Kita tidak boleh berpisah. c o m . keluar dari halaman sekolah. Turunlah. “Apakah kita bakal bisa kembali? Apakah aman?” tanya Jill. meskipun ada nyanyian burung itu. “Cepat!” kata Scrubb. biru kehijauan. Mereka membuat suara berisik. Tidak ada angin mengusik udara yang segar dan cerah itu. Berpegangan tangan. “Ayolah. yang setelah terlihat jelas ternyata burung-burung. Suara- suara itu datang dari benda-benda cemerlang di atas mereka. Saat itu terdengar teriakan dari belakang mereka. Keheningan itu. burung-burung beterbangan dengan bulu berwarna kuning. dan tidak ada semak-semak. seperti pohon cedar tapi lebih besar. ada semacam keheningan memekakkan yang menjadi latar belakang. suara kecil yang kejam dan penuh kebencian.

hanya langit biru. Bayangkan dirimu di puncak tebing paling tinggi yang kautahu. sepuluh kali lebih jauh. pada pandangan pertama. Jill termasuk orang beruntung yang tidak takut ketinggian. tapi kemudian kau sadar bahwa itu awan-bukan gumpalan-gumpalan kecil kabut tapi awan putih gemuk besar yang beberapa di antaranya sebesar gunung. Jill semakin sebal. Mereka terus maju tanpa bicara sampai tiba-tiba Jill mendengar Scrubb berkata. Kemudian dia berpikir mungkin. karena tidak ada jurang di dunia kita yang bisa dibandingkan dengan ini. Jill memandangnya. Tepat di depan mereka tidak ada pohon. begitu jauh sehingga kau tidak bisa tahu itu padang atau hutan. kausangka biri-biri. “Hati-hati!” dan merasakan dirinya ditarik ke belakang. dia bisa mundur selangkah atau lebih dari pinggir tebing. Kemudian bayangkan tebing itu terus menurun lagi. Sekarang dia sadar Scrubb punya alasan untuk pucat. jauh lebih di bawah awan-awan itu daripada kau di atasnya. c o m . Kemudian tiba-tiba dia memutuskan dia tidak peduli pada pikiran Scrubb. tanah atau air. bahkan jauh lebih dekat daripada yang diinginkannya. dua puluh kali lebih jauh.b u k u . Kemudian dia memandang ke bawah. Dia tidak keberatan berdiri di pinggir jurang. dia berdiri sangat dekat pada bibir jurang. b l o g s p o t . Ketika melihat betapa pucat temannya. di antara awan-awan itu. “Ada apa?” katanya. Dan akhirnya. Dan untuk menunjukkan dia tidak takut. kau melihat dasar sesungguhnya. Dan ketika kau melihat ke bawah ke kedalaman itu bayangkan benda-benda kecil putih yang mungkin. Dia malah agak sebal pada Scrubb karena menariknya ke belakang “Memangnya aku anak kecil?” katanya-dan dia mengibaskan tangannya dari genggam an Scrubb. Mereka berada tepat di bibir jurang. tapi dia tidak ingin melakukannya karena takut Scrubb bakal berpikir yang tidak- tidak. semakin jauh. dan dia lebih baik menjauh dari tepian mengerikan itu 11 | R a t u . Dan bayangkan kau melihat ke bawah ke dasar. sebaiknya.

dan (inilah yang aneh) meniup. Pole? Kembali si bodoh!” teriak Scrubb. Bukan mengaum atau mendengus. Dia berbaring diam karena tidak bisa bangun. b l o g s p o t . Semua benda seperti berenang di depan matanya. Tapi ketika mencoba bergerak. Benda itu jelas bergerak menjauh dari mereka dengan sangat cepat. Saat titik itu naik. Jill terlalu takut dan pusing untuk menyadari apa yang dia lakukan. Tapi suaranya seolah datang dari jauh. Dia nyaris pingsan. dia sudah begitu jauh sehingga Jill tidak bisa melihatnya. Dia singa. Jill tidak punya waktu untuk memikirkan apa yang telah dia lakukan.b u k u . sambil menjerit mengerikan. tapi ada dua hal yang dia ingat seumur hidup (kedua hal itu sering kembali dalam mimpinya). memajukan tubuhnya. Akhirnya dia melihat. Tapi sekarang dia tidak bisa menguasai tangan dan kakinya sendiri. kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke kedalaman. tapi pingsan tidak bisa terjadi begitu saja. Terjadi pergulatan singkat di tepian jurang. bahkan dia berharap dia benar-benar pingsan. Jadi dia berpaling dan menatap makhluk itu. Untunglah. di saat yang sama. dan yang lain. Jill berbaring begitu dekat pada makhluk itu sehingga bisa merasakan napasnya b ergetar mantap melalui tubuhnya. dia juga semakin jauh. Sejenis binatang besar berbulu terang lari ke pinggir jurang. Jill merasa Scrubb meraihnya. Dia berbaring. tapi meniup dari mulutnya yang terbuka lebar. Kakinya seolah sudah disemen. ternyata dia tidak bisa. c o m .dan tidak pernah menertawakan orang yang takut ketinggian lagi. Scrubb sendiri. meniup semantap pengisap debu mengisap. Ketika hampir setinggi tebing. “Apa yang kaulakukan. Jill tidak bisa menghilangkan pikiran bahwa makhluk di sebelahnya meniup benda itu menjauh. jauh di bawahnya. *** 12 | R a t u . titik kecil hitam melayang menjauh dari tebing namun agak terbang ke atas. Satu adalah dia berontak melepaskan diri dari pegangan Scrubb.

seolah puas dengan hasil pekerjaannya.BAB DUA Jill Diberi Tugas TANPA memandang Jill sama sekali. kami pasti masih baik-baik saja sekarang.” kata Jill pada dirinya sendiri. “Kurasa Scrubb tidak tahu lebih banyak daripada diriku. Kalau dia tidak menggangguku tadi. Kemudian. “Pasti ini mimpi. Tapi kau harus berhenti cepat atau lambat. dan dia tidak terbangun. Jill mendengarkan baik-baik. Ketika berhenti. Jill bangkit dan melihat ke sekelilingnya dengan hati-hati. kemudian kau masih harus memutuskan apa yang harus dilakukan. pasti. pasti. Atau kalaupun tahu. Tidak ada tanda-tanda keberadaan si singa.” Kemudian Jill kembali teringat teriakan Scrubb saat terjatuh. Menangis tidak apa-apa asalkan secukupnya. dan menangis. Bukan salahku dia jatuh ke jurang itu. b l o g s p o t . Jill mendapati dirinya sangat haus. Tapi rasa 13 | R a t u . dan hampir langsung yakin itu suara air mengalir. dia berbalik dan berjalan santai menjauh. “Aku benar-benar ingin kami tidak pernah datang ke tempat menyeramkan ini.b u k u . “Aku akan segera terbangun. Dia tadi berbaring tertelungkup.” kata Jill. tapi begitu banyak pohon di sekelilingnya sehingga mungkin saja binatang itu berada cukup dekat tanpa diketahuinya. singa itu bangkit berdiri dan meniup untuk terakhir kalinya. c o m . kembali ke dalam hutan. Mungkin saja ada beberapa ekor singa. Burung-burung telah berhenti bernyanyi dan ada keheningan total kecuali satu suara kecil yang terus-menerus datang dari suatu tempat yang jauh. dan sekarang bangkit duduk.” Tapi itu bukan mimpi. dia tidak boleh membawaku ke sini tanpa memperingatkan seperti apa keadaan di sini.

dia akan langsung bisa mengejarku. Binatang itu berbaring dengan kepala mendongak dan kedua cakar depannya terjulur di depan. kau boleh minum. Dia berdiri sediam mungkin seolah dirinya telah diubah menjadi batu. dan dia mengumpulkan keberanian untuk pergi dan mencari air mengalir itu. b l o g s p o t . karena matanya memandang tepat ke dalam matanya sesaat kemudian berpaling- seolah dia cukup mengenal Jill dan tidak terlalu memedulikannya. Dan dia punya alasan yang bagus. Jill tidak yakin. Hutan began tenang sehingga tidak sukar memutuskan dari mana asal suara itu. Dan kalau aku maju. Yah.” Itulah kata-kata pertama yang Jill dengar setelah Scrubb bicara padanya di pinggir jurang. dengan mulut ternganga lebar. Kemudian suara itu kembali 14 | R a t u . c o m . anak itu toh tidak bisa bergerak kalaupun mencoba. dan lebih cepat daripada yang dibayangkannya. dia tidak berlari untuk minum.ngendap dari pohon ke pohon. tepat di sisi sungai ini berbaringlah si singa. sepertinya berjam-jam. Kalau aku lari. Dan rasa hausnya menjadi begitu menyiksa sehingga Jill nyaris merasa dia tidak keberatan dimakan si singa kalau saja dia yakin bisa minum seteguk penuh sebelumnya. bertanya-tanya siapa yang bicara. pikir Jill. dan tidak bisa melepaskan pandangannya dari si singa. Jill mencapai padang terbuka dan melihat sungai. Berapa lama ini berlangsung. Dia berjalan berjingkat. Suara itu semakin jelas setiap saat. Sedetik dia memandang ke sana kemari. mengalir melintasi padang itu sepelemparan batu jauhnya dari dirinya. maju mengendap.b u k u . “Kalau kau haus. aku akan langsung menyerahkan diri ke mulutnya. dan berhenti untuk men gintip ke sekeliling dalam setiap langkahnya.haus Jill sangat parah sekarang. Jill langsung tahu binatang itu sudah melihatnya. sejernih kaca. seperti singa di Trafalgar Square. Tapi meskipun pemandangan air membuat Jill sepuluh kali lebih haus daripada sebelumnya.

“Bolehkah aku bisakah aku apakah kau keberatan kalau pergi sementara aku minum?” tanya Jill. Suara gemerecik menyegarkan air sungai itu membuat Jill nyaris gila. Suara itu tidak membuat rasa takutnya berkurang. kalau aku mendekat?” tanya Jill. Jill sadar dia sama saja meminta seluruh gunung menyingkir demi kenyamanan dirinya.” kata Jill. tapi membuatnya takut dengan cara yang sedikit berbeda. Jill begitu haus sekarang. “Aku tidak man berjanji. Yah. lebih liar. Dan saat menatap tubuhnya yang tidak bergerak. “Apakah kau makan anak perempuan?” tanyanya. sejenis suara yang berat dan keemasan.berkata. kota dan kerajaan. Suara itu lebih dalam. majulah dan minum. bukan juga dengan 15 | R a t u . b l o g s p o t . “Tidakkah kau haus?” tanya si singa. “Aku hampir mati kehausan. “Kalau kau haus. dan menyadari pasti si singalah yang bicara.” kata si singa. dan suara itu tidak mirip suara manusia.b u k u .” dan tentu saja Jill ingat apa yang dikatakan Scrubb tentang hewan yang bisa bicara di dunia lain itu. Jill melihat bibirnya bergerak kali ini.” kata si singa. c o m . wanita dan pria.” kata si singa. Dia tidak mengatakannya dengan cara menyombong. “Maukah kau berjanji tidak akan-melakukan apa-apa padaku. “Kalau begitu minumlah. “Aku sudah menelan anak-anak perempuan dan laki-laki. Si singa menjawab permintaan ini dengan menatap dan menggeram dalam. tanpa sadar dia maju selangkah. dan lebih kuat. raja dan kaisar.

Sekarang. main selangkah lebih dekat lagi. Dia bangkit berdiri dan ber diri dengan bibir masih basah setelah minum. Anak manusia?” “Dia berusaha mencegahku terjatuh. “Sir. “Mari sini.” kata si singa. Dia nyaris berada di antara kedua cakar depan si singa sekarang.” “Tidak ada sungai lain. Tapi dia tidak bisa berlama-lama menatapnya. Jill berniat berlari dari si singa begitu selesai minum. ya ampun!” kata Jill. b l o g s p o t .b u k u . dan menambahkan. Sir. paling menyegarkan yang pernah dirasakannya. tapi dia main ke sungai itu.” kata Jill. “Kalau begitu kau harus mati kehausan. Sebelum merasakan air itu. dia menyadari itu akan menjadi tindakan yang paling berbahaya. Dan Jill harus melakukannya. Jill menunduk. “Kurasa aku harus pergi mencari sungai lain kalau begitu. dan mulai meraup air dengan tangannya. Kau tidak perlu minum banyak.penyesalan.” Dia tidak tahu bagaimana harus memanggilnya.” kata si singa.” kata Jill. berlutut. dan rasanya tidak hormat bila tidak memanggilnya apa pun.” kata si singa. Itulah hal terburuk yang pernah harus dilakukannya. Tidak terpikir oleh Jill untuk tidak memercayai si singa-tidak ada yang pernah melihat wajah serius hewan tersebut yang bisa melakukan itu-dan pikirannya tiba-tiba mengambil keputusan sendiri. “Oh. Air itu air paling dingin. “Aku tidak berani mendekat untuk minum. “Di mana anak yang laki-laki?” “Dia jatuh ke jurang. “Anak manusia. atau seolah sedang marah. menatap tepat ke arah wajahnya. “Bagaimana dia bisa jatuh.” 16 | R a t u . c o m . Dia mengatakannya begitu saja. karena air itu langsung memuaskan dahagamu.” kata si singa.

” “Itu jawaban yang sangat baik.” kata si singa. Jauh di sini di tanah Narnia. “Dia salah mengira aku orang lain. “Kalau begitu. Anak manusia?” “Aku sedang menyombong. Tapi tugasmu akan lebih sulit karena apa yang telah kaulakukan. Kamilah yang meminta datang ke sini. hiduplah seorang raja yang sedih karena dia tidak punya pangeran penerus keturunan untuk menjadi raja setelah dirinya. meskipun dia merasa semuanya akan menjadi benang kusut yang mengerikan kalau tidak mengatakannya. b l o g s p o t . Sir?” tanya Jill. “Kenapa kau begitu dekat di pinggir jurang. tugas apa. kaulah orang itu.” Ini membuat Jill sangat bingung.” pikir Jill.” “Kau tidak akan memanggilku kecuali aku telah memanggilmu lebih dulu. Dan sekarang” (saat itu untuk pertama kalinya wajah si singa menjadi sedikit santai) “anak laki-laki itu selamat. kemudian kami menemukan pintu itu terbuka. dengarkan tugasmu.” “Maaf. Sir?” tanya Jill. Anak manusia. “Memang. Sir. Dia tidak punya pewaris karena putra tunggalnya diculik darinya bertah 17 | R a t u . c o m . “Katakan apa yang kaupikirkan. Scrubb berkata kami harus memanggil nama-nama seseorang-nama yang tidak kukenal dan mungkin orang itu akan mengizinkan kami masuk. “Tugas yang menjadi sebab aku memanggil dirimu dan anak laki- laki itu ke sini dari duniamu sendiri.b u k u .” kata si singa. Dia tidak berani mengatakan hal ini pada si singa. Dan kami melakukannya. “Aku sedang bertanya-tanya maksudku mungkinkah ada kesalahan? Karena tidak ada yang memanggil diriku dan Scrubb. Aku telah meniupnya ke Narnia. Dan sekarang. tahu bukan. Anak manusia. Jangan pernah melakukannya lagi.

Tapi langkah pertama adalah mengingat.” kata si singa. kalian akan mendapat bantuan besar. Tapi dia masih hidup. Kedua.un-tahun yang lalu. begitu Eustace. Dia harus langsung menyapa teman itu. si anak laki-laki. Jadi dia berkata. dan menyuruhnya mengulangi lagi dan lagi sampai Jill bisa mengatakan semuanya dengan tepat sempurna. dalam nama Aslan. c o m . Nak.” “Bagaimana caranya?” kata Jill. Keempat. dia akan menjadi orang pertama yang kautemui dalam perjalanan yang akan memintamu melakukan sesuatu dalam namaku. Jill 18 | R a t u . “Terima kasih banyak. Aku mengerti.” Karena si singa sepertinya telah selesai. dengan suara yang lebih ramah daripada sebelumnya. dengan berurutan. atau kembali ke duniamu sendi ri.b u k u . “Akan kuberitahu. entah kau menem ukannya dan membawanya kembali ke rumah ayahny a. Jadi si singa mengoreksinya. Ketiga.” kata Aslan. dan tidak ada orang di Narnia yang tahu di mana pangeran itu atau apakah dia masih hidu p. keempat tanda. Pertama-tama. Jill berpikir dia harus mengatakan sesuatu. dan kau harus melakukan apa yang diperintahkan tulisan itu padamu. te mukanlah pangeran yang hilang itu. “mungkin kau tidak mengerti sebaik yang kaupikir. Aslan sangat sabar dalam hal mi.” Jill berusaha. dia akan bertemu teman lama yang baik. Ulangi padaku. Aku memberimu perintah ini. mati dalam tugas ini. kau akan mengenali si pangeran yang hilang (kalau kau menemukannya) berdasarkan petunjuk ini. kalau dia melakukannya. menginjak Narnia. “Ada tanda-tanda yang merupakan tuntunanku dalam tugasmu. kau akan menemukan tulisan pada batu di kota tua itu. sehingga ketika sudah selesai. b l o g s p o t . kau harus berjalan ke luar Narnia ke arah utara sampai kau menemukan puing-puing kota kuno para raksasa. tapi tidak bisa mengulanginya dengan tepat.” “Nak.

bagaimana aku akan mencapai Narnia?” “Oh. Hati- hatilah jangan sampai itu memengaruhi pikiranmu. Jadi dia melakukan apa yang diperintahkan padanya. aku memberimu satu peringatan. Tapi jauh sebelum Jill sampai di dekat tepi jurang. ingat.” kata si singa.” kata si singa. jangan biarkan apa pun mengalihkan perhatianmu dari mengikuti tanda-tanda. Di gunung ini udara jernih dan pikiranmu terang.” “Apakah aku bisa menemuinya tepat waktu untuk memberitahunya tentang tanda yang pertama? Tapi kurasa itu tidak penting. Kalau dia melihat teman lama. ingatlah tanda-tandanya. dengan napasku. Dan hal aneh apa pun yang mungkin terjadi padamu. bukan?” “Kau tidak punya waktu untuk dibuang-buang. “Diam. ketika kau semakin turun mendekati Narnia. Scrubb dan aku pasti masih bersama. dia pasti akan menghampiri dan menyapanya. Berjalanlah bersamaku ke tepi jurang. Dan tanda-tanda 19 | R a t u . Di gunung ini aku sudah bicara dengan jelas padamu: aku tidak akan sering melakukannya di Narnia sana. Dan yang kedua.” Jill ingat dengan baik ketiadaan waktu untuk dibuang-buang itu merupakan kesalahannya sendiri. Marl. ingat.b u k u . pikirnya. b l o g s p o t .memberanikan diri untuk bertanya: “Maaf. suara di belakangnya berkata. Ulangilah pada dirimu sendiri begitu kau bangun di pagi hari dan sebelum kau tidur di malam hari. “Aku akan meniupmu ke sebelah barat dunia seperti aku meniup Eustace. Rasanya sangat menakutkan. kembali ke tepi jurang. Dan dia ikut mendengar semua instruksi itu bersamaku. pertama-tama. Kalau aku tidak begitu bodoh. apalagi si singa tidak berjalan di sisinya tapi di belakangnya- sama sekali tidak membuat suara dengan cakarnya yang lembut. dan ketika kau terbangun di tengah malam. c o m . udara akan menebal. “Karena itu aku harus langsung mengirimmu. Tapi. Sebentar lagi aku akan meniup.

pikir Jill. tapi tiupan itu begitu lembut sehingga dia bahkan tidak menyadari saat dia meninggalkan tebing. tapi dia begitu tinggi sehingga 20 | R a t u . seperti yang bisa kaulakukan di air (kalau kau sudah belajar mengambang dengan benar). sama sekali tidak akan mirip dengan apa yang kaubayangkan ketika kau menemukannya di sana. Karena itu sangatlah penting untuk mengenali mereka dengan hatimu dan jangan memerhatikan penampilan mereka. b l o g s p o t .b u k u . dia bisa melihat untuk pertama kalinya ukuran sesungguhnya gunung yang ditinggalkannya. Kalau Jill pernah naik balon udara. karena tidak ada suara dan getaran. Dia bertanya-tanya bagaimana gunung sebesar itu tidak diliputi salju dan es-tapi kurasa semua hal seperti itu berbeda di dunia ini. tanah di bawahnya begitu jauh sehingga seolah tidak ada hubungan dengan dirinya. Dia kaget melihat tebing sudah lebih dari seratus meter di belakang. Dan sekarang. dan udara sepertinya sangat hangat. dia mungkin merasa keadaan itu lebih mirip naik balon udara. Yang lain tidak penting. tidak ada angin. Ketika menengok ke belakang. tapi lebih baik. dan sang singa sendiri tinggal setitik warna emas di tepian tebing. Kemudian dia melihat ke bawahnya. mengambang di atas napas singa sangat nyaman. Dan sekarang. Di sisi lain. Jill menemukan dia bisa berbaring atau telungkup dan berbalik-balik ke arah mana pun yang diinginkannya. Putri Hawa. c o m . Ingatlah tanda-tanda itu dan percayalah pada mereka. tidak ada apa-apa kecuali udara di ribuan demi ribuan meter di bawahnya. Dan karena Jill bergerak mengikuti kecepatan napas. Rasanya sama sekali tidak mirip berada dalam pesawat. Jill merasa takut sesaat.yang sudah kaupelajari di sini.” Suara itu semakin pelan di akhir kata-katanya dan sekarang menghilang seluruhnya. Di satu sisi. Jill melihat ke belakangnya. bersiap menyambut tiupan kencang sang singa. selamat jalan. Jill telah merapatkan rahang dan mengepalkan tangan.

Oh. sekarang cahayanya mulai menyakiti mata. dia akan tahu. tapi ada benda-benda putih besar bergerak perlahan melintas.” Matahari yang jauh tinggi di atas Jill ketika dia memulai perjalanan. Kalau tahu arah.tidak bisa memastikan apakah dia mengambang di atas tanah atau laut. Kurasa mereka lebih besar karena lebih dekat. Jill memerhatikan ada titik-titik kecil berwarna lebih muda dan pucat di sana-sini.” Dia panik sedetik atau dua detik. Aduh. Kemudian. “Ya ampun! Tanda-tandanya!” kata Jill tiba-tiba. c o m . “aku sudah tertidur. “Tapi jauh lebih besar daripada yang kami lihat dari jurang. Kurasa belum pernah ada. Jill mungkin akan agak iri kalau saja tahu beberapa pulau itu sudah dilihat Scrubb dari geladak kapal dan bahkan sudah dijejakinya. Sejauh pandang tidak ada bukit-bukit.” kata Jill pada dirinya sendiri beberapa jam kemudian. 21 | R a t u . Aku ingin tahu apakah sudah ada yang pernah melakukannya sebelum ini.” Pemandangan di bawah tampak seperti padang yang luar biasa luas berwarna biru yang sangat tua. Kurasa itu pulau-pulau. “Lebih baik aku mengulanginya. aku yakin.” pikir Jill. Menatap padang biru di bawah. Aku pasti semakin rendah. cahaya matahari ini. dengan mengembuskan napas puas. kemudian berbaring di udara seolah di sofa. sial-Scrubb mungkin pernah! Dalam perjalanan yang sama. tapi dia mendapati dirinya masih bisa menyebutkan semua tanda itu dengan benar.b u k u . Scrubb cukup benar saat berkata Jill (aku tidak tahu bagaimana perempuan pada umumnya) jarang memikirkan arah mata angin. bahwa arah perjalanannya kurang lebih ke barat.” katanya. “Wah. Itu land pikir Jill. dia juga tidak bisa menentukan kecepatan gerakannya. Memang begitu. “Jadi tidak apa-apa. tapi Jill tidak tahu ini. Tidur di udara nyaman sekali. tidak lama sebelum diriku. b l o g s p o t . ketika cahaya matahari menyilaukan matanya. “Itu pasti awan. Mari l ihat seperti apa pemandangan di bawah.

sweter. Dan sekarang juga.lama setelahnya. Kejadian itu membuatnya kehilangan napas. hutan-hutan dan ladang-ladang. Sampai saat itu perjalanannya benar-benar hening. b l o g s p o t . tapi nyaris tidak melihatnya sebelum kejadian itu lewat seratus meter di belakangnya. Suara ombak pecah di pantai semakin keras setiap saat dan menenggelamkan suara laut yang lain. c o m . Jill bisa melihat gunung-gunung jauh di daratan. Tiba-tiba dari sisi kiri (karena angin bertiup dari selatan) awan putih besar mendekat dengan cepat ke arahnya. Jill mulai melihat ada kerutan-kerutan kecil pada dataran biru itu.b u k u . tapi hanya sesaat. Dia me lihat dua ombak bertabrakan dan semburan buih muncr at di antara mereka. Jill mendengar suara-suara ombak dan jeritan burung cam ar. dan begitu keluar dia menyadari sesuatu yang. dia mencium aroma laut. di antaranya. sepanjang horison ada garis gelap tebal yang menebal dan menggelap begitu cepat sehingga kau bisa melihatnya berkembang. kali ini sejajar dengan dirinya. Sekarang. kurasa. stoking. Daratan semakin mendekat dengan kecepatan tinggi. Dan sekarang. Itulah tanda pertama yang Jill dapat tentang betapa cepatnya perjalanannya. dan sepatu yang cukup tebal. tapi malah menjadi kejutan dan membuatnya kaget. Di Inggris harinya kelabu dan berlumpur. Suara-suara. Dan sebelum menyadari di mana dirinya. kerutan-kerutan kecil yang pasti merupakan ombak besar kalau kau berada di bawah. (Dia mengenakan blazer. dan gunung-gunung lain yang lebih dekat di sisi kirinya. seharusnya dia h arapkan. Jill keluar dari awan itu sambil mengerjapkan mata karena silaunya sinar matahari dan merasakan pakaiannya basah. Dia bisa melihat teluk-teluk dan tanjung-tanjung. untuk pertama kalinya. Jill masuk tepat ke tengah kabut yang dingin dan basah. Dan dia tahu garis menebal itu pasti tanah. Tidak mungkin salah tentang kecepatannya sekarang. pantai berpasir yang membentang. 22 | R a t u . rok pendek.) Dia keluar dari awan di titik yang lebih rend ah daripada ketika dia memasukinya.

Puncak ombak m encapai kakinya dan cipratan besar buih membuatnya nyaris basah sampai ke pinggang. baju-baju indah. Sekarang dia se mak in lambat. Dan pikirannya yang kedua adalah betapa basahnya diriku! *** 23 | R a t u . Bukannya melayang ke hulu sungai. c o m . padang yang begitu halu s dan hijau. dia berg erak ke pinggir sungai di sisi kirinya. pedang. emas. persenjataan. Hal pertama yang dipikirkan Jill adalah betapa kotor. berantakan. hanya beberapa meter darinya. dan di sana. bendera-bendera berkibar di udara. dan secara keseluruhan tidak menariknya penampilan Scrubb. Tapi semua ini bercampur-baur. kerumunan orang. b l o g s p o t . menara-menara dan benteng-benteng. Hal pertama yang jelas bagi Jill adalah dia diturunkan dan berdiri di bawah pepohonan di dekat pinggiran sungai.b u k u . Perjalanannya sangat lambat sekara ng. perahu dengan warna-warni begitu cerah sehingga tampak seperti perhiasan berukuran besar. Ada begitu banyak hal yang harus diperhatikan sehingga Jill tidak dapat mengingat semuanya sekaligus. Jill mende kati muara sungai. suara musik. hanya beberapa meter di atas air. berdiri Scrubb. Tiba-tiba daratan terbuka tepat di depannya.

seputih wol. cahaya matahari terbenam menyinari padang yang rata. dengan bendera besar di buritan. seekor keledai kecil: tidak lebih besar daripada anjing retriever besar. c o m . menunjukkan baju rantai besi peraknya. dan di kakinya. seorang pria yang sangat tua.BAB TIGA Pelayaran sang Raja YANG membuat Scrubb tampak begitu kotor (begitu juga Jill. tertambat pada galangan ini. Dia 24 | R a t u . tapi kau bisa melihat pria itu juga sangat tua dan rapuh. hampir mencapai pinggang. b l o g s p o t . Melalui celah gunung-gunung yang dilihat Jill jauh di tengah daratan ketika mendekati tempat itu. keemasan dan merah. tepat slap untuk naik ke kapal. Papan jembatannya terpasang di depan Jill.b u k u . kapal itu: kapal yang tinggi dengan dek depan yang tinggi dan dek belakang yang tinggi. Janggutnya. berdiri kastil dengan banyak menara besar-kecil. Dia tampak seolah bisa diterbangkan tiupan angin. Di kursi ini duduk dwarf kecil yang gemuk. di sepanjang pagar pertahanan. Di sisi yang dekat ada galangan kapal dari marmer putih. bendera penanda arah angin berkilauan tertimpa cahaya. dan terikat pada kursi itu. dan banyak umbul-umbul berkibar di deknya. menyilaukan seperti perak. Dia mengenakan mantel mewah berwarna keunguan yang terbuka di bagian depannya. Tepat di depan sang raja-yang sedang berbalik untuk bicara pada rakyatnya sebelum naik ke kapal itu-ada kursi kecil beroda. Ada lingkaran emas tipis di kepala pria itu. dan matanya berair. kastil paling indah yang pernah dilihat Jill. dan sederetan tameng. kalau saja dia bisa melihat dirinya sendiri) adalah kemegahan lingkungan sekitar mereka. sebelah tangannya bersandar pada bahu pria berpakaian mewah yang sepertinya lebih muda daripada dirinya sendiri. Dia berdiri cukup tegak. Sebaiknya aku langsung menceritakannya. Di sisi jauh padang itu.

Dia sama tuanya dengan sang raja. tapi karena tubuhnya gemuk dan karena dia duduk membungkuk di antara bantal-bantal. Tapi selain itu.b u k u . dan berbagai macam burung. musang. Tapi mereka berbeda dengan binatang-binatang yang bernama sama di Inggris. dalam setengah lingkaran. Karena hanya kira-kira satu dari setiap lima orang itu manusia. satu atau dua raksasa dan beberapa makhluk yang sama sekali tidak dikenalinya. Jill telah melupakan itu semua selama setengah jam terakhir. dengan mata yang sangat tajam. berdiri orang- orang yang langsung Jill kenali sebagai anggota dewan kerajaan. 25 | R a t u .berpakaian semewah sang raja. Tapi apa yang benar-benar membuat Jill membelalak kan mata dan membuka mulutnya selebar mungkin. Beberapa di antara mereka jauh lebih besar-tikus. Saat itu Aslan dan tanda-tandanya menyerbu pikirannya. Ya ampun! pikir Jill. leopard. c o m . Sejauh itu. Tapi sesaat kemudian dia menambahkan. berdiri dengan kaki belakang mereka dan tingginya lebih dari enam puluh sentimeter. b l o g s p o t . di sisi luar kerumunan itu. Kepalanya yang tidak bertopi. dia tampak berbeda: dia tampak seperti buntalan kecil bulu. tapi lebih sehat dan gembira. Ternyata semua ini benar. mereka lebih mirip hamparan bunga daripada kerumunan orang. tikus. adalah orang-orang itu sendiri. Dwarf juga. Sisanya makhluk-makhluk yang tidak akan pernah kaulihat di dunia kita. centaurus: Jill bisa mengenali mereka karena pernah melihat gambar mereka. Faun. Hanya karena pakaian dan persenjataan mereka indah dilihat. sutra. mereka semua tampak berbeda. yang botak serta sangat besar. Kau bisa melihatnya dari ekspresi wajah mereka bahwa mereka bisa berbicara dan berpikir sebaik dirimu. Aku ingin tahu apakah mereka baik? Karena dia baru melihat. dan beludru yang tak berbentuk. tikus tanah. berkilau seperti bola biliar besar tertimpa cahaya matahari terbenam. Kalau “orang” adalah kata yang tepat. satyr. misalnya. Lebih jauh di belakang. Dan ada banyak binatang yang juga dikenalinya: beruang.

” kata Jill putus asa.” Raja sedang bicara pada si dwarf. dan harus langsung bicara dengannya. kalau begitu pikiranmu salah..b u k u . “Yah. aku tidak tahu apakah ini Narnia.” “Ya ampun. tapi Jill tidak bisa mendengar apa yang dikatakannya. c o m .” “Apa maksudmu?” kata Scrubb. “Scrubb. tidak ada seorang pun yang pernah kulihat dalam hidupku sebelumnya.” “Astaga. diamlah dan dengarkan apa yang mereka katakan. meskipun dia sering mengangguk dan menggerakkan kepala.” kata Jill. “Yah. Kemudian Raja mengeraskan suaranya dan bicara pada seluruh rakyatnya: tapi suara begitu tua dan pecah sehingga Jill hanya mengerti sedikit dari pidatonya terutama karena pidato itu tentang orang-orang dan tempat-tempat yang tidak pernah dia dengar 26 | R a t u . dan selain itu. “Aku bertemu dengannya. ya?” kata Scrubb kesal (dan dia memang punya alasan untuk itu).” “Kupikir kaubilang kau pernah ke sini sebelumnya.” “Oh. sejauh yang bisa didengarnya. meraih tangan temannya.” kata Jill. Dan. menyebalkan sekali! Kaubilang padaku. cepat! Apakah kau melihat seseorang yang kaukenal?” “Jadi kau muncul lagi.” “Jangan bodoh. Apakah kau melihat teman lama di sini? Karena kau harus langsung mendatangi dan bicara dengannya. “Aslan sang singa berkata kau barns melakukan itu.” “Yah. benarkah? Apa yang dia katakan?” “Dia berkata orang pertama yang kaulihat di Narnia adalah teman lama. “Scrubb!” bisik Jill. b l o g s p o t . kau bisa diam? Aku ingin mendengarkan. si dwarf tidak menjawab. “Tidak ada waktu untuk dibuang-buang.

terompet ditiup dari dek belakang. benar.b u k u . Aku melihat kalian dat ang: kalian terbang. di kastil raja. c o m .sebelumnya. tapi dia tidak melanjutkan kata-katanya karena saat itu benda putih besar-sejenak Jill mengira itu layang- layang datang melayang di udara dan mendarat di kaki Scrubb. “Maukah kau memberitahu kami. Cair Paravel. suara isak terdengar dari semua arah. dan berkata dengan suara lembut yang ramah: “Kuu-kuu. menegakkan diri. Saputangan dikeluarkan. Semua orang lain terlalu sibuk meli hat Raja sehingga tidak ada yang tahu. perlahan dan dengan langkah gontai. dan menelengkan kepalanya sedikit ke satu sisi. dan berjalan.” “Apakah yang baru naik kapal itu Raja?” “Benar. dan ini Pole. Kecuali aku. Dia burung hantu putih. dan kapal itu bergerak menjauh dari dermaga. Aku kebetulan melihat kalian terbang. menggelengka n kepalanya yang besar.” kata Eustace dengan suara pelan. kuu-kuu! Siapa kalian berdua?” “Namaku Scrubb.” “Kami dikirim ke sini oleh Aslan. b l o g s p o t . Papan jembatan itu diangkat. menaiki papan jembatan lalu naik ke kapal. tapi begitu besar sehingga tingginya hampir sama dengan dwarf normal. Anggota dewan kerajaan sepertinya sangat terharu dengan kepergian sang raja. Ketika pidato itu usai. kami berada di mana?” “Di negeri Narnia. 27 | R a t u . Raja membungkuk dan mencium kedua belah pipi si dwarf.” kata Eustace. “Tapi siapa kalian? Ada aura k eajaiban memancar dari kalian. tapi Jill tidak melihatnya.) “Sekarang “ kata Scrubb. mengangkat tangan kanannya seolah memberi berkat. Burung itu mengerjapkan dan memicingkan mata seolah dia rabun dekat. (Kapal itu ditarik perahu dayung.” kata Burung Hantu sedih.

mereka telah mencapai si dwarf.” “Dan kami dikirim untuk menemukan pangeran yang hilang. Tapi sebelum Jill punya waktu untuk melontarkan pertanyaan apa pun. Kerumunan rakyat telah pecah dan akan bergerak ke arah yang sama. “Ini terlalu berat bagiku. dua-dua. membungkuk sedikit dan mendekatkan paruhnya pada telinga si dwarf. “Pangeran apa?” “Kau lebih baik langsung bicara pada Lord Regent. Masih terlalu sore.” kata Eustace.” kata Jill.” kata Burung Hantu.” Burung itu berbalik dan mulai mem impin jalan. Aku belum menjadi diriku sendiri sampai matahari benar-benar terbenam. “Kuu! Kuu-k uu! Apa yang harus dilakukan! Aku belum bisa berpikir j ernih. yang barn mengambil tall kendali keledainya dan bersiap-siap untuk kembali ke kastil. “Kuu-kuu! Ahem! Lord Regent. mengibaskan bulu- bulunya. malam masih begini awal. satu-satu. Trumpkin si dwarf. b l o g s p o t . seperti orang yang pulang dari menonton pertandingan olahraga atau pacuan. 28 | R a t u . Yang Mulia. “Heh? Apa?” kata si dwarf. yang dengan gelisah menunggu untuk bisa terlibat dalam percakapan.” kata si burung hantu. bergumam pada dirinya sendiri. Jill merasa belum pernah melihat Eustace begitu pucat sebelumnya. Dan Jill bertanya-tanya mengapa Scrubb tiba-tiba berhenti dan wajahnya menjadi sangat pucat. “Inilah pertama kalinya aku mendengar tentang itu. dan sekumpulan demi sekumpulan. “Kuu-kuu. kuu-kuu!” kata si burung hantu. di sana dalam kereta keledai. “Caspian Kesepuluh. “Itu dia. “Dua orang asing. c o m .b u k u .” “Siapa nama Raja?” tanya Eustace.” kata si burung hantu.” kata si burung hantu.

b u k u . “Apa?” tanya si dwarf. Apa maksudmu datang kesini memberitahuku tidak ada yang mengutil? Kenapa harus ada yang mengutil?” “Lebih baik kauberitahu dia aku Eustace. “Siapa?” “TIDAK ADA. “Anak-anak perempuan suka mengutil? Aku sama sekali tidak percaya. “Aku berani bertaruh dia haus. Aku belum setuli itu. “Jangan berdiri berkasak-kusuk dan berbisik-bisik di telingaku.” kata Jill sambil melangkah maju. Anak-anak perempuan apa? Mengutil apa?” “Hanya ada satu anak perempuan. Siapa yang mengutil?” “Tidak ada yang mengutil. Yang Mulia. Kau tidak perlu berteriak.” kata si dwarf. bicara yang keras. “Aku melihat dua anak manusia yang kotornya tidak biasa. “Anak perempuan itu bernama Jill.” “Bicara yang keras.” kata si burung hantu.” “Baik.” teriak si burung hantu sekeras yang dia bisa. baik. Apa yang mereka inginkan?” “Namaku Jill. “Anak laki-laki itu Eustace. Apakah itu alasan membawanya ke sini? Hei!” 29 | R a t u . Yang Mulia. Dia sangat ingin menjelaskan urusan penting yang membuat mereka datang.” kata si burung hantu.” teriak si burung hantu. “Namanya Jill. sekeras yang dia bisa. “Haus?” kata si dwarf kesal. c o m .” kata Scrubb. “Kau pusing! Apa maksudmu?” kata si dwarf. b l o g s p o t .

” “Biasa haus. Kuu-kuu! Oh. b l o g s p o t . Tapi sepertinya si dwarf tidak memerhatikan. Master Glimfeather. si burung hantu. Urnus. terompetku.” kata si dwarf. ya? Aku yakin aku tidak tahu kau bicara apa. “EUSTACE. Akan kujelaskan nanti. hei?” katanya.” teriak Eustace ke dalam terompet. “Putra Adam dan Putri Hawa. Glimfeather menjelaskan bahwa orang-orang asing ini dikirim oleh Aslan untuk mengunjungi negeri Narnia. ketika aku masih dwarf muda dulu ada binatang dan burung yang bisa bicara di negeri ini yang benar-benar bisa bicara.” kata si burung hantu. hei?” “Ya. Tariklah napas panjang dan jangan berusaha bicara terlalu cepat. Tidak bisa lagi. Tidak boleh.” Dengan bantuan anak-anak. Kuberitahu ya. dan celotehan ini. c o m . Glimfeather. jadi Jill dan Eustace tidak bisa menjawab ini. bisikan.b u k u . dan dipotong serangkaian batuk si dwarf. tiba-tiba berbisik pada anak-anak: “Otakku sudah lebih jernih sekarang. Benda itu dibuat seperti alat musik yang disebut serpent. “kalau kau punya sesuatu yang masuk akal untuk dikatakan. Tapi murid-murid di Sekolah Eksperimen tidak pernah mendengar Adam dan Hawa. apa yang harus dilakukan?” “Nah. Tidak boleh. Jangan katakan apa pun tentang pangeran yang hilang. Sir. cobalah katakan. Si dwarf melirik cepat kepada mereka dengan ekspresi barn dalam matanya. hei?” kata si dwarf. “Dan dari m'm dari tempat lain itu di balik akhir dunia. “Dikirim sang singa sendiri. Sementara si dwarf memasang alat itu. “Bukan haus. pipanya melengkung tepat di sekitar leher si dwarf. Yang Mulia. Tidak ada gumaman. 30 | R a t u . Ini tidak bisa ditoleransi lagi. tolong “ Faun kecil yang berdiri diam di sisi si dwarf selama itu sekarang memberikan terompet telinga perak. Master Glimfeather.

Kalian harus memberitahuku apa urusan kalian di depan dewan lengkap besok pagi.” katanya. tentu saja. tapi seperti orang tuli lainnya.b u k u . 31 | R a t u . Master Glimfeather. pakaian yang terbaik. dia pasti senang kalian datang. waktu yang tepat untuk makan malam. yang terbuka lebar. uruslah supaya kamar tidur terbaik.. dan jauh lebih kurus. sementara si faun. tempat kolam mandi kecil tertanam di lantai dan api yang membakar kayu wangi menyala di perapian datar. Ini pasti membawa kembali masa mudanya sesaat-sesaat. bermaksud berbisik. si dwarf menyentuh keledainya dan menyuruhnya bergerak ke arah kastil dengan kecepatan antara berjalan cepat dan santai (binatang itu sangat gemuk). Kalau raja yang baik. b l o g s p o t . Dan sekarang. dan sebagainya disediakan bagi tamu-tamu ini. menjabat tangan yang satu lalu yang lain dan sedikit menundukkan kepala. dan di sana seseorang yang sangat ramah dipanggil untuk melayani Jill. Ke dalam bangunan inilah si burung hantu memandu mereka. burung hantu. “Yah. “Kalian sangat diterima di sini. tidak baru saja berlayar ke Seven Isles.” Setelah itu. anak-anakku. mereka menemukan lapangan rumput. c o m . Di dalam. Matahari telah terbenam dan udara menjadi dingin. Dia mengantar Jill ke kamar bundar di salah satu menara. Cahaya lampu-lampu sudah tampak dari jendela-jendela aula utama di sebelah kiri mereka dan dari bangunan rumit di depan mereka. seanggun pohon dedalu. tapi jelas sudah dewasa. Dan Glimfeather kemarilah. majikanku yang malang. “Tolong urus supaya mereka dimandikan. dan kedua anak mendengarnya berkata.” Saat itu si dwarf mendekatkan mulutnya pada kepala si burung hantu. dia tidak bisa mengukur volume suaranya. dan anak-anak mengikuti dengan lebih lambat. Mereka menyeberangi lapangan kemudian melalui kebun dan menuju Gerbang Utara Cair Paravel. dan sepertinya ada lumut di antaranya. Wanita itu tidak lebih tinggi dari Jill sendiri. dan rambutnya juga mirip daun-daun dedalu.

tapi juga tampak bagus.” kata Jill. Pemandangan itu membuatnya ingin mengalami petualangan yang lebih seru dan yakin ini barulah awalnya. b l o g s p o t . dan suaranya pun menyenangkan ketika kau bergerak-Jill ingin kembali melihat pemandangan dari jendela yang menarik itu. menyisir rambutnya.” Dia telah melupakan semua tentang tanda-tanda dan si pangeran yang hilang untuk sesaat.” katanya dengan nada kesal.” “Kenapa?” “Aku tidak tahan. “Oh! Itulah yang kaupikir. Tapi ekspresi wajahnya tidak menunjukkan dia menikmatinya. bukan?” kata Scrubb. “Masuk. Dan Scrubb masuk. “Menurutku. “Melihat Raja Caspian menjadi pria tua seperti itu. mengempaskan dirinya sendiri di kursi. tidakkah ini semua sangat menyenangkan dan terlalu indah untuk dikatakan.serta lampu tergantung dengan rantai perak dari atap yang miring. dan mengenakan pakaian yang disediakan baginya pakaian itu jenis yang bukan saja terasa enak dipakai. apa ruginya bagimu?” 32 | R a t u . c o m . “Oh.” “Kenapa. berbau harum. tapi dia diganggu ketukan pintu. “Aku harap kita tidak pernah datang. Ini ini menakutkan. Ketika telah mandi. “Aku berusaha mencarimu begitu lama.” kata Scrubb. inilah kau akhirnya.” “Yah. kemudian setelah diam sesaat. sekarang kau sudah menemukanku. Jendela membuka ke arah barat negeri Narnia yang aneh ini. juga sudah mandi dan mengenakan pakaian Narnia yang indah. dan Jill melihat warna merah sisa matahari terbenam :.b u k u . Scrubb. masih berkilau di gunung-gunung yang jauh.” kata Jill.

tapi. Dan melihat pria tua itu dengan janggut putih. Kita sudah melewatkan tanda pertama.” kata Jill tidak sabar. b l o g s p o t . kita akan kembali ke Sekolah Eksperimen pada waktu yang tepat sama ketika kita meninggalkannya “ “Itu tidak menyenangkan “ “Oh. jauh lebih parah daripada yang kaupikir. Perasaan ngeri menyerangnya. “Oh. Mengertikah kau sekarang? Dan aku kembali lalu menemukan Caspian sudah menjadi pria yang sangat tua. diam! Jangan terus memotong.” kata Scrubb sedih.” “Kalau begitu Raja-lah teman lamamu!” kata Jill. kau tidak akan bisa mengerti. aku melupakannya. Sekarang setelah dipikir lagi. Anak-anak Pevensie menjelaskannya padaku. “In. kau tidak mengerti. atau ketika berkelahi melawan Ular Laut oh. Dan ketika kau kembali ke Inggris di dunia kita kau tidak bisa tahu seberapa lama waktu sudah berjalan di sini. Dan dulu dia hanya beberapa tahun lebih tua daripada diriku. “Teman paling baik yang bisa dimiliki seseorang. Lebih buruk daripada kembali dan menemukan dia sudah meninggal.” “Oh. Mengertikah kau? Maksudku. diamlah. bodoh sekali. “Kurasa memang dialah orangnya.” Tentu saja 33 | R a t u .” “Apa maksudmu?” “Waktu yang kauhabiskan di sini tidak mengambil waktu kita. seberapa lamanya pun yang kita habiskan di sini. dan mengingat Caspian seperti pagi itu ketika kami mencapai Lone Islands. c o m . menakutkan. Aku belum menceritakan padamu bahwa dunia ini punya waktu yang berbeda dengan dunia kita. Dan sekarang sepertinya sudah tujuh puluh tahun-tahun Narnia-berlalu sejak aku berada di sini dulu. Mungkin sudah bertahun-tahun di Narnia sementara kita hanya mengalami satu tahun di rumah.b u k u .

Scrubb. kita akan baik-baik saja. tepat seperti kata Asian. karena meskipun Eustace pernah berada di Narnia sebelumnya. dia menghabiskan 34 | R a t u . jadi jangan marah- marah kita pasti berangkat bersama dan sama-sama tahu apa yang harus dilakukan.” kata Jill. dan kau seharusnya langsung menghampiri serta meng ajaknya bicara. “Kalau saja kau mendengarkanku ketika aku berusaha memberitahumu.” “Tapi bagaimana aku bisa tahu?” kata Scrubb.” “Kurasa sang rajalah orang pertama yang kaulihat. “Kau pasti sudah berada di sini berjam-jam sebelum aku.” kata Jill. dan kalau kau tidak bertindak bodoh di pinggir jurang itu dan hampir membunuhku baiklah.b u k u . dan aku akan mengatakannya lagi sesering yang kuinginkan. c o m . Apakah kau yakin kau tidak melihat orang lain sebelumnya?” “Aku berada di sini hanya beberapa menit sebelum dirimu. “Wah! Apa itu?” Itu lonceng kastil yang berbunyi untuk menandakan waktu makan malam. “Jadi mengerti. “kau memang melihat teman lama. dan apa yang sepertinya akan menjadi pertengkaran besar dengan gembira diakhiri. dan sem uanya sudah salah sejak awal. Mengejar waktu yang hilang: waktu yang kauhilang kan. b l o g s p o t . aku bilang membunuh. bukan. “Aslan pasti meniupmu lebih cepat daripada diriku.Scrubb tidak mengerti ini. Kemudian Jill menceritakan padanya tentang percakapannya dengan Asian dan keempat tanda serta tugas mereka untuk menemukan pangeran yang hilang.” “Jangan begitu jahat. “Ya.” kata Scrubb.” kata Jill.” kata Jill mengakhiri. Dan kau tidak melakukannya. Makan malam di aula utama kastil merupakan acara paling mengagumkan yang mereka berdua pernah lihat. Mereka berdua sama-sama lapar saat itu.

di Zaman Keemasan ketika Peter menjadi Raja Agung di Cair Paravel.) Ketika mereka menyeret diri ke tempat tidur. dan berkisah tentang petualangan yang terjadi di Narnia. dan kacang-kacangan. Kata-kata ini menunjukkan betapa sedikit seseorang tahu tentang apa yang akan terjadi pada diri mereka selanjutnya. dan daerah di antaranya.b u k u . Ada sup yang akan membuat air liurmu menetes hanya dengan memikirkannya. penyair buta maju dan menceritakan kisah lama Pangeran Cor.seluruh waktu kunjungannya di laut dan tidak tahu apa-apa tentang kemegahan dan keramahan rakyat Narnia di tanah mereka sendiri. sambil menguap lebar- lebar. meskipun kisah itu sangat patut diceritakan. Bahkan Eustace menjadi gembira dan mengakui itu “sesuatu yang pantas disukai”. Jill berkata. “Aku berani bertaruh kita tidur nyenyak malam ini”. daging. c o m . Umbul-umbul terjuntai dari langit-langit. (Aku tidak punya waktu untuk menuturkannya sekarang. dan kue-kue. *** 35 | R a t u . jell. dan ikan bernama pavender yang enak. yang berjudul Kuda dan Anak Manusia. Dan ketika semua acara makan dan minum selesai. buah. Aravis. serta es. butting. karena sangat banyak yang mereka alami hari itu. dan setup masakan dibawa masuk dengan iringan tiupan terompet dan bunyi tambur. serta semua jenis anggur dan minuman sari buah. serta si kuda Bree. b l o g s p o t . Calormen.

Jill merasa dia bahkan tidak bisa mulai berganti pakaian kecuali kalau dia duduk sebentar di depan perapian terlebih dulu.” kata si burung hantu. semakin lama waktu yang kaubutuhkan untuk tidur. b l o g s p o t . makhluk itu mendarat dl bingkai jendela dan berdiri di sana memen uhi seluruh jendela. Kemudian dia terlompat kaget ke belakang. “Sstt. dia tidak ingin bangkit lagi.” Karena sekarang dia ingat suara 36 | R a t u . “Ya. Dan begitu duduk. membuka gorden.BAB EMPAT Rapat Burung Hantu LUCU sekali bahwa semakin mengantuk dirimu. maksudmu?” kata Jill. pikir Jill. terutama kalau kau cukup beruntung punya perapian dalam kamarmu. Dia berdiri. dan kali ini Jill hampir yakin dia melihat paruh. “Aku harus tidur. dan pertama-tama tidak melihat apa pun kecuali kegelapan. c o m . dengan suara kepakan keras. apakah kalian berdua benar-benar jujur tentang tugas kalian?” “Tentang pangeran yang hilang. Saat itu juga. sstt! Kuu-kuu. Dia si burung hantu. Itu sejenis burung besar. sehingga Jill harus melangkah mun dur memberi ruang bagi makhluk itu. dan paruh itulah yang menimbulkan suara ketukan. memang kami mendapat tugas itu. tapi dia membuka jendelanya dan melihat ke luar. “Jangan berisik. Nah.” ketika dikejutkan ketukan di jendela. menimbulkan suara ketukan keras pada kaca ketika melakukannya. kuu-kuu. Pikiran yang sangat tidak menyenangkan terlintas di kepalanya-Siapa tahu mereka punya kutu raksasa di negeri ini! Iih! tapi kemudian makhluk itu kembali.b u k u . karena sesuatu yang sangat besar menabrakkan dirinya pada jendela. Dia sudah berkata pada dirinya sendiri lima kali. Mungkinkah elang? Dia tidak terlalu ingin menerima kunjungan siapa pun bahkan elang.

pikirnya). yang mungkin akan berguna-dan menambahkan beberapa benda yang ditinggalkan dalam kamar itu untuknya oleh gadis berambut dedalu. b l o g s p o t .” “Kuu-kuu!” kata si burung hantu. “Aku belum mengenal semua lorong ini. Jill memilih mantel pendek berkerudung yang mencapai lututnya (Mantel yang tepat sekali kalau turun hujan. dia sudah menghilang. Kalau Jill sudah lebih terbiasa pada petualangan. Kau harus naik ke punggungku. dia mungkin akan meragukan kata-kata si burung hantu. Aku akan kembali sebentar lagi.b u k u .” kata Jill. Kita akan terbang. Dia kembali mengenakan sweter dan celana pendek-ada pisau kecil dalam ikat pinggang celananya.” katanya. yang hampir dilupakannya sepanjang pesta makan dan acara bercerita di aula. Kuu-kuu!” Dan tanpa menunggu jawaban. tapi ini tak pernah terlintas dalam pikirannya. “Kau lebih baik memandu jalannya. dan bayangan menyenangkan tentang pelarian tengah malam membuatnya melupakan rasa kantuknya. Dia sudah mulai mengantuk lagi ketika si burung hantu kembali. Kau lebih baik mengganti semua pakaian istana itu dan mengenakan sesuatu yang enak untuk perjalanan. beberapa saputangan dan sebuah sisir. “Kita tidak akan keluar lewat istana. Aku akan pergi dan membangunkan manusia satunya. c o m . Kemudian dia duduk dan menunggu. “Bagus!” kata si burung hantu.dan wajah sang singa. “Sekarang kita sudah slap. “Kalau begitu tidak ada waktu yang bisa dibuang.” 37 | R a t u . Kemudian aku akan kembali menjemputmu. Tidak bisa. Kau harus langsung pergi dari sini.

Malam itu lebih terang daripada anggapannya.. Padang-padang di bawahnya tampak abu. “Tidakkah aku terlalu berat bagimu?” “Kuu-kuu. c o m . Angin terasa cukup keras angin berdesis dan bertiup cukup kencang. dan pepohonan tampak hitam. dan lembap.” Begitu lampu sudah dimatikan. sementara udara malam.b u k u . dan meskipun langit berawan tebal. menerpa wajahnya. Dan tepat saat dia memikirkan ini. 38 | R a t u . ke arah utara. kegelapan malam yang kaulihat melalui jendela tampak tidak begitu kelam lagi-tidak lagi hitam. menyeberangi sungai. dengan tukikan mengerikan mereka telah meninggalkan bingkai jendela. kuu-kuu! Jangan bodoh. Si burung hantu berdiri di bingkai jendela dengan membelakangi kamar dan mengembangkan sayapnya.abu. Si burung hantu menggigit sesuatu yang tidak bisa dilihat Jill. yang berarti sebentar lagi akan hujan. Mereka terbang di atasnya. tidak begitu menyukai ide itu. dia berdiri sambil ternganga. Si burung hantu berputar sehingga istana sekarang berada di depan mereka. dan Jill merasa bisa melihat bayangan putih si burung hantu di air di bawahnya. terbang di atas daerah berhutan. dan sayap-sayap membuat kibasan angin di dekat telinga Jill. “Oh!” kata Jill. Tapi tak lama kemudian mereka berada di sisi utara sungai. tapi padamkan dulu lampu itu. menjepitkan lututnya di bawah sayap si burung dan berpegangan erat-erat. Aku sudah membawa anak yang satu lagi. dingin. Sangat sedikit jendela yang masih terang. Bulu-bulunya terasa sangat hangat dan lembut tapi tidak bisa dipakai berpegangan. Udara semakin dingin. Jill harus memanjat ke atas tubuhnya yang pendek gemuk. secercah cahaya keperakan menunjukkan di mana bulan bersembunyi di balik awan. Nah. b l o g s p o t . tapi abu-abu. Aku ingin tahu bagaimana perasaan Scrubb saat dia terbang tadi! pikir Jill.

b u k u . terima kasih.” 39 | R a t u . c o m . Mari kita buka rapat burung hantu.” kata si burung hantu.” kata Jill sambil gemetar. kuu-kuu. tolonglah!” kata Jill. Maukah kutangkapkan satu?” “Tidak.” “Kuu-kuu.” “Maaf. memasuki ruang gelap dalam puncak menara itu. “Nah.” kata beberapa suara. “kurasa kita semua sudah berada di sini. Itu memang harus dilakukan. “Aku barn makan kelelawar. Kau hampir melemparkanku. dan begitu turun dari punggung si burung hantu. Jill tahu (seperti yang biasa dirasakan orang-orang entah bagaimana) bahwa tempat itu penuh sesak. b l o g s p o t . yang dirambati sulur-suluran. Si burung hantu terbang lebih rendah seka rang dan benda besar gelap tadi semakin besar di hadapan mereka.” kata Glimfeather. Dia agak lega ketika terdengar suara yang benar-benar berbeda: “Apakah itu kau. pikirnya ketika mendapati dirinya membungkuk menghindari bingkai lengkung sebuah jendela.” kata suara Scrubb. “Oh. Tidak ada yang lebih meng goda seperti kelelawar kecil yang gemuk. “Ada sesuatu yang ingin kukatakan terlebih dulu. Scrubb?” kata Jill. Dan ketika suara- suara mulai terdengar dari segala arah dalam kegelapan “Kuu-kuu! Kuu-kuu!” Jill tahu tempat itu penuh burung hantu. Pole?” “Apakah itu kau. meninggalkan malam abu-abu yang berhawa segar. “Jangan mengentak seperti itu. Kau benar. Jill hanya sempat melihat benda itu menara-bagian menara yang sudah runtuh. jangan begitu. Udara agak pengap di dalam. saat si burung hantu masuk bersamanya melalui jendela terbuka yang penuh sulur tanaman rambat serta sarang labah-labah. “Sebentar.

Dan akhirnya Raja berkata dia tidak ingin semua jagoan paling berani di Narnia hilang karena mencari putranya.” kata Scrubb.” “Ya ampun!” kata Scrubb. dan macam-macam lagi) pernah sekali-dua kali pergi mencari pangeran yang hilang. Yah. centaurus. mendengar kalian akan mencari pangeran yang hilang. Dia akan mengurung kalian tidak lama lagi. Aku tahu ini terdengar sulit dipercaya. silakan. “Silakan. Dan apa yang ingin kukatakan adalah ini. silakan.” kata satu suara. aku setia pada Raja. aku tidak mau terlib at di dalamnya. Caspian Raja. dan Jill berkata.” “Oh. tapi orang-orang tidak bertambah tua di dunia kami dalam kecepatan yang sama dengan di duniamu. “Kalau begitu untuk apa rapat ini?” kata Scrubb. dan kalau rapat burung hantu ini berkaitan dengan sejenis plot melawan Raja.b u k u . Tapi lebih dari tiga puluh jagoan (kesatria. dan tidak pernah ada yang kembali. “Katakan saja. Bersamanya dan Reepicheep si tikus. maksudku. “Trumpkin bukan pengkhianat.” “Kurasa kalian semua-burung hantu. tidak. “kurasa kalian semua tahu bahwa Raja Caspian Kesepuluh. dan mereka semua. kuu-kuu.” kata Glimfeather.” “Kuu-kuu. si dwarf Trumpkin.” kata para burung hantu.” kata para burung hantu. maksudku benar benar memercayainya. c o m . Lord Drinian. “Hanya ini. saat masih muda. di laut.” 40 | R a t u . aku bersamanya dalam pelayaran itu. raksasa yang baik. “Kau tidak bermaksud Trumpkin pengkhianat. kami semua juga burung hantu yang setia pada Raja. pernah berlayar ke arah timur dunia. bukan? Aku sering mendengar tentang dirinya dulu. dia tidak akan membiarkan kalian pergi. Dan sekarang tidak ada yang boleh pergi. “kalau sang Lord Regent. b l o g s p o t .

“Tapi Trumpkin begitu tua sekarang sehingga hanya berkata. ke Seven Isles dan Lone Islands-dan lebih jauh lagi. karena kami burung hantu dan semua tahu betapa bijaksana burung hantu itu.) “Ya. dia melakukannya. dia akan terus ke timur. tapi kami semua tahu dia tidak 41 | R a t u . ada desas-desus belakangan bahwa Aslan sendiri terlihat di kepulauan di Terebinthia. Aku ingat ketika kau masih telur. c o m . “Mengertilah. Dan Trumpkin akan memegang erat peraturan. Dia tidak pernah membicarakannya.” tambah Jill. “Wah. Tapi Raja sedang pergi. mungkin sekali.” kata Scrubb.” (“Mengirim kami berdua. Tapi kami semua takut kalau dia tidak bertemu Aslan di Terebinthia. “kurasa. 'Kau hanya anak ayam. yang agak ditakuti semua. “Raja akan pergi berapa lama?” tanya Scrubb. dan meminta sarannya siapa yang akan menjadi raja setelah dirinya. Jangan coba-coba mengajariku. Anak-anak mulai melihat bagaimana perasaan rakyat Narnia terhadap Trumpkin sama seperti peras aan orang-orang di sekolah terhadap guru tua. “Tapi Raja pasti membiarkan kami pergi. semua membuat lelucon tentang diri nya namun tidak ada yang benar-benar membencinya. Dan Raja berkata dia akan mencoba sekali lagi sebelum dia meninggal untuk bertemu Aslan sendiri. kurasa. Dia sekeras besi. Kau tidak akan bisa membuatnya menyadari bahwa mungkin inilah waktu untuk membuat perkecualian pada peraturan. “ketika mengetahui siapa diriku dan siapa yang mengirimku.” kata yang lain. tapi dia setuli tiang dan sangat pemarah.b u k u .” “Kalian mungkin berpikir dia akan mendengarkan kami. Demi kepiting dan roti tawar!. Sir. b l o g s p o t . kalau saja kami tahu!” kata Glimfeather.” Burung hantu ini menirukan suara Trumpkin dengan cuk up bagus. dan terdengar suara tawa burung hantu di m ana-mana.” kata Glimfeather.

b u k u . Dia hanya bergumam pelan. Mereka melakukan berbagai kegiatan di siang hari. “kebanyakan makhluk di Narnia memiliki kebiasaan yang sangat tidak alami. kuu-kuu! Kalau saja kalian berdua tahu dan langsung bicara padanya! Dia pasti akan mengatur segalanya-mungkin bahkan memberi kalian pasukan untuk menyertai kalian mencari sang pangeran. di malam hari mereka begitu buta dan bodoh sehingga kau tidak bisa membuat mereka bicara. dan tidak memiliki maksud jahat. seperti yang kalian katakan. b l o g s p o t . “Tidak.” “Kalau begitu tidak ada gunanya menunggu dia kembali?” tanya Jill. “Di mana kami harus mengadakan rapat? Kenapa harus ada yang mengadakan rapat tidak di malam hari?” “Mengertilah. Ternyata Scrubb cukup baik. Aku yakin jauh di dasar hatinya dia ingin pergi ke sana lagi. itu bukan salahku. tidak ada gunanya. terbuka. Jadi kami para burung hantu memiliki kebiasaan untuk melakukan rapat di jam-jam yang masuk 42 | R a t u . atau tepatnya hampir. Dan.” jelas Glimfeather. Tapi ada satu hal lagi yang ingin kuketahui. kenapa harus begini rahasia-mengadakannya di tengah reruntuhan dan di tengah malam.” Jill terdiam mendengar ini dan berharap Scrubb cukup baik hati untuk tidak menceritakan pada para burung hantu kenapa hal itu tidak terjadi. Kita harus berusaha tanpa bantuan Raja. Kalau ini rapat burung hantu.” sebelum berkata keras- keras: “Baiklah. “Oh.” kata si burung hantu. di bawah cahaya matahari yang membakar (uh!) ketika semuanya seharusnya tidur. c o m . “Yah. semuanya adil.pernah melupakan perjalanan ke ujung dunia. apa yang harus dilakukan. dan sebagainya?” “Kuu-kuu! Kuu-kuu!” kata beberapa burung hantu. sebagai hasilnya.

putra Caspian. Ceritakan pada kami semua tentang pangeran yang hilang. Mereka diiringi banyak prajurit dan dayang. 43 | R a t u . Setelah beberapa lama. bukan berburu. dan mereka membentangkan mantel- mantel sebagai alas tidurnya di tepi mata air yang berumput.” Kemudian seekor burung hantu tua. ayo teruskan. Ular itu besar. ketika Rilian. “Yah sekarang. Dia melihat ular itu melata menjauh dari ibunya dan mengejarnya dengan pedang terhunus. Semuanya mendengar Ratu menjerit dan buru-buru mendatanginya.b u k u . Rilian tahu tidak ada dokter di dunia yang bisa menyelamatkannya. tanpa makhluk lain. Ratu merasa mengantuk. dan Pangeran Rilian serta sisa rombongannya menjauh dari sang ratu supaya obrolan dan tawa mereka tidak membangunkannya. Ketika hari itu semakin hangat mereka mencapai padang yang indah tempat mata air membual segar keluar dari tanah. karena mereka pergi merayakan muslin semi. dan berpesta. tiba-tiba. ibunya.” “Aku mengerti. dia berkuda bersama Ratu. semua mengenakan rangkaian daun segar di kepala mereka dan membawa terompet tergantung di sisi tubuh mereka. Kemudian.” kata Scrubb. masih kesatria yang sangat muda. berkilau. dan Rilian-lah yang pertama mencapai sisinya. c o m . sepertinya. Tapi ular itu melata cepat ke dalam semak- semak rapat dan Rilian tidak bisa mengikutinya lagi. minum. Tapi kesibukan mereka sia-sia. ketika kami ingin membicarakan berbagai hal. b l o g s p o t . menceritakan kisahnya. bukan Glimfeather. di suatu pagi bulan Mei ke bagian utara Narnia. jadi Rilian bisa melihatnya dengan jelas. dan sehijau racun. dan di sana mereka turun dari kuda lalu makan. Jadi dia kembali ke sisi ibunya.akal. karena begitu melihat ibunya. dan melihat semua pelayannya sibuk di sekeliling Ratu. Tapi mereka tidak membawa anjing pemburu. Kira-kira sepuluh tahun yang lalu. kobra besar keluar dari hutan lebat dan mematuk tangan sang ratu.

bijaksana.” Drinian bertanya apa sebabnya. Tapi dia tidak bisa berbicara dengan jelas. Ratu sepertinya berusaha keras mengatakan sesuatu pada putranya. meskipun Pangeran pulang dari perjalanan-perja lanannya ini tampak lelah dan kesal. Itu terjadi bahkan belum sepuluh menit sejak mereka pertama kali mendengar jeritannya. “My Lord. Tapi kira-kira sebu lan setelah kematian Ratu. dia meninggal tanpa berhasil mengatakannya. aku sudah hampir melupakan ular itu tujuh hari terakhir ini. anggun. Setelah itu. yang menjadi kapten kapal ayahnya dalam perjalanan besar ke bagian timur dunia. Ada so rot tertentu dalam matanya seperti orang yang mendap at penglihatan. dan penuh kegembiraan. Ratu wanita yang hebat. b l o g s p o t . “My Lord. ada yang berkata mereka bi sa melihat perubahan dalam diri sang pangeran. Rilian terus berkuda ke hutan bagian utara. Kau menghabiskan tenagamu dengan sia-sia. untuk membunuhnya dan membalas dendam. mencari ular berbisa itu. Mereka membawa jenazah Ratu kembali ke Cair Paravel. Dia ditangisi Rilian dan Raja. dan meskipun dia keluar sepanjang hari.b u k u .” kata sang pangeran. Tidak ada yang benar-benar memerhatikan hal ini. kudanya tidak kelihatan habis berlari jauh.” 44 | R a t u . “Yang Mulia harus segera melupakan mencari ular itu. Dan orang-orang berkata darah bintang-bintang mengalir dalam diri Ratu. Sang pangeran sangat sulit menerima kematian ibunya. Satu malam Drinian berkata pada sang pangeran. juga seluruh rakyat Narnia. mempelai Raja Caspian yang dibawanya pulang dari ujung timur dunia. Balas dendam pada binatang itu tidak sama seperti pada manusia.” Sang pangeran menjawabnya. dan apa pun pesannya. c o m . dia selalu berkuda ke hutan di bagian utara Narnia.Selama nyawanya masih ada. “di sana aku telah melihat makhluk paling indah yang pernah ada. kalau memang hampir melupakannya. Salah satu sahabatnya di antara pejabat-pejabat tua adalah Lord Drinian.

” kata Drinian. berkilau. Drinian sangat ragu-ragu apakah dia harus menceritaka n perjalanan ini pada Raja atau tidak. c o m .” Kemudian dia menceritakan kisahnya. mantelnya . Drinian berpikir aneh sekali sang pangeran memilih tempat itu. karena kebungkamanku. b l o g s p o t . cepatlah penggal aku sebagai pengkhianat. dan mengenakan pakaian dari kain tipis sehijau racun. Dalam pikiran Drinian terus terlintas bahwa wanita itu jahat. aku telah menghancurkan putramu. topinya. “dengan izinmu. Karena hari berikutnya Pangeran Rilian berkuda sen diri. “Pangeran yang baik. biarkan aku berkuda bersamamu besok.b u k u .” “Dengan itikad baik. dan tidak ada apa pun yang bisa ditemukan. Dia berdiri di sisi utara mata air dan tidak berkata apa-apa tapi melambai ke arah sang pangeran seolah memintanya mendekat. mencapai mata air yang sama tempat sang ratu meninggal. “Rajaku. Kemudian Drinian dengan kes edihan mendalam mendatangi Caspian dan berkata. entah itu kudanya. atau apa pun yang lain. Kemudian di saat yang baik keesokan harinya mereka memelanai kuda mereka dan berkuda dengan kencang ke hutan di sebelah utara. Tapi tiba-tiba wanita itu hilang. tapi dia tidak terl alu ingin dianggap tukang bohong dan mulut besar sehi ngga diam saja. Lalu Caspian mengangkat kapak perang dan berlari ke arah Lord Drinian untuk membunuhnya. Tapi setelahnya dia berharap dia bercer ita. Malam itu dia tidak kembali. Dan Pangeran memandanginya seperti orang kehilangan ingatan. Dan di sanalah mereka beristirahat sampai tengah hari. 45 | R a t u . dibanding tempat-tempat lain.” kata Rilian. dan saat itu Drinian mendongak lalu melihat wanita paling cantik yang pernah dilihatnya. sehingga aku juga bisa melihat makhluk indah ini. dan sejak saat itu tida k ada tanda keberadaannya bisa ditemukan di Narnia a taupun di negara tetangga. Wanita itu tinggi besar. untuk beristirahat. Drinian tidak tahu ke mana. dan mereka berdua kembali ke Cair Paravel.

Drinian berdiri diam seperti tunggul kayu menanti pukulan mematikan itu. Dan kami tahu kami harus mencapai reruntuhan suatu kota para raksasa. dan suara-suara para burung menggeser-geserkan kaki mereka serta mengibaskan bulu-bulu mereka.” kata Scrubb. “Ya. Dan kami rasa ini mungkin sejenis makhluk yang sama dengan si penyihir.” kata Scrubb. Bisakah kalian menolong kami?” “Apakah kalian berdua punya pentunjuk?” tanya Glimfeather. c o m . dan punya rencana jahat bagi Narnia.” kata burung hantu paling tua. Jill berkata. kuu-kuu.” Saat mendengar ini lebih banyak kuu-kuu menanggapi daripada sebelumnya. persahabatan mereka tidak pecah. Dan ketika kisah itu usai. b l o g s p o t . “Aku telah kehilangan ratu dan putraku. “Itu berarti wanita tersebut ingin menggunakannya. Penyihir Putih datang dari Utara dan mengikat tanah kami dalam salju dan es selama ratusan tahun. “karena tidak ada tulang “ “Kami tahu dia tidak melakukannya. “Aslan memberitahu Pole bahwa sang pangeran masih hidup entah di mana. “Kami tahu kami harus pergi ke utara. lama berselang. kemudian semua 46 | R a t u . “Tapi kami rasa dia tidak membunuh sang pangeran.” kata para burung hantu. “Pole dan aku harus menemukan pangeran ini. apakah aku harus kehilangan sahabatku juga?” Lalu dia memeluk leher Lord Drinian kemudian memeluknya dan keduanya menangis. benar. kami juga punya pikiran yang sama. Lama. Itulah kisah Rilian.b u k u .” kata Scrubb. di awal waktu.” “Itu membuat keadaan lebih parah. “Aku berani bertaruh kobra dan wanita itu makhluk yang sama.” kata Glimfeather. Caspian tiba-tiba membuangnya dan menjerit.” “Baiklah kalau begitu.” “Benar. Tapi ketika kapak diangkat.

dan kami ingin melakukan perjalanan di malam hari. “Kau sudah slap?” kata Glimfeather pada Jill.” kata Scrubb.” “Benar. tidak bisa. *** 47 | R a t u .” kata Glimfeather.” kata mereka.” kata burung hantu lain. Siapa yang mall membawa yang lain? Ini harus dilakukan malam ini.burung hantu mulai bicara pada saat yang sama. “Tidak bisa. Tapi Glimfeather berkata: “Kalau mereka mau pergi ke sana ke Ettinsmoor kita harus membawa mereka ke salah satu marsh-wiggle. “Aku akan membawa satu. “Kurasa Pole tidur. Hanya merekalah yang bisa membantu anak-anak ini. keadaan tidak segelap saat mereka mulai tadi. sekadar pemberitahuan tentang perjalanan ke reruntuhan kota para raksasa sepertinya telah menurunkan semangat burung-burung itu.” “Aku mau. sejauh tempat marsh-wiggle. Bahkan.” kata para burung hantu.” Satu atau dua burung hantu menambahkan bahwa bahkan di sini dalam reruntuhan menara. c o m . “Ayolah kalau begitu. Kuu.b u k u . benar. b l o g s p o t . dan rapat itu sudah berjalan terlalu lama. Mereka semua menjelaskan bahwa mereka sangat menyesal mereka sendiri tidak bisa pergi bersama anak-anak dalam perjalanan mencari pangeran yang hilang. “Kalian ingin melakukan perjalanan di siang hari.

Dia bahkan semakin tidak senang ketika mendengar mereka harus pergi ke tempat lain-dan ternyata. 48 | R a t u . Rasanya menakutkan mendengar dua suara dalam kegelapan tidak jauh darinya. Dia tidak sadar bahwa Scrubb pernah mengikuti petualangan besar di dunia itu sebelumnya dan udara Narnia mengembalikan kekuatan yang telah dimilikinya ketika berlayar ke Lautan Timur bersama Raja Caspian. b l o g s p o t . Dia tidak terdengar lelah.” kata Jill kesal. Scrubb dan burung hantunya mengobrol. Pole. dan hampir penuh burung hantu.b u k u . Cahaya itu membuatnya ingin kembali dalam kamar tidur yang menyenangkan itu. c o m . pikir Jill. Bulan telah hilang dan tidak ada bintang. Jill bisa melihat jendela terang jauh di atas tanah. ayolah. tempat itu bukan kasur-dengan menunggang burung hantu.” kata suara Scrubb. yang benar-benar gelap. Dia sama sekali tidak senang dibangunkan lagi. semangatlah. Jill memasukkan tangannya ke bawah mantel dan mengeratkan mantel itu ke sekeliling tubuhnya. berbaring di tempat tidur.BAB LIMA Puddleglum JILL tidur. Sejak rapat burung hantu dimulai dia sudah terus- menerus menguap dan sekarang dia tertidur. Jauh di belakangnya. dan mendapati dirinya berbaring di papan telanjang dalam menara berdebu. “Oh. tentu saja salah satu jendela di menara Cair Paravel. memandangi perapian di dinding. “Ini kan petualangan. Tapi dia tetap man naik ke punggung Glimfeather dan benar-benar terbangun (untuk sementara) karena hawa dingin yang tiba-tiba menerpa ketika butting itu terbang bersamanya ke udara malam.” “Aku muak dengan petualangan.

dari suatu tempat yang jauh. dia dan Scrubb membungkuk untuk memasuki pintu yang rendah kemudian (oh. banjir. pastinya. Angin dingin bertiup dan mereka sepertinya berada di tempat tanpa pepohonan. karena tahu kalau dia tertidur di punggung Glimfeather. c o m . Ini tugas dari sang singa. bahkan kalau tidak ada badai.b u k u . 49 | R a t u . b l o g s p o t . Puddleglum. muncul cahaya samar yang mulai mendekat. Harus puas sebisa mungkin “ Tapi Jill sudah nyenyak sebelum suara itu selesai bicara. Bersama cahaya itu datang suara. dan ada suara yang berkata: “Nah. dia mungkin akan jatuh. pastinya. di sinilah kalian. Jill harus mencubiti dirinya sendiri supaya tidak tidur. untunglah) berbaring pada sesuatu yang lembut dan hangat. Bangun. Ketika akhirnya kedua burung hantu mengakhiri perjalanan mereka. Kalian akan berbaring dengan alas dingin dan keras.” Tidak ada jawaban dalam waktu lama. kuu-kuu!” panggil Glimfeather. cahaya itu ternyata lentera besar. seperti yang kutahu bisa terjadi. atau wigwam (tenda) ini tidak menjatuhi kepala kita. menjelaskan segalanya. Ini yang terbaik. Kemudian. Orang itu sepertinya hanya terdiri atas tangan dan kaki. tapi Jill terlalu lelah untuk mendengarkan. Lembap pula. Jill turun dari punggung Glimfeather dengan kaku dan mendapati dirinya berdiri di tanah datar. “Burung hantu. “Kuu-kuu. Jill tidak bisa melihat orang yang memegang lentera itu dengan jelas. cepat atau lambat. Tapi setelahnya dia tidak bisa mengingat banyak kecuali bahwa. Dia berusaha bertahan bangun ketika menyadari kedua burung hantu mengucapkan selamat berpisah padanya. ahoi!” kata suara itu. “Bangun. Tidak bisa tidur sedikit pun. “Apa itu? Apakah Raja meninggal? Apakah musuh mendarat di Narnia? Apakah banjir? Atau naga?” Ketika mencapai mereka. Para burung hantu bicara padanya.

Mereka berada di padang terbuka yang luas yang terbagi-bagi menjadi pulau-pulau kecil yang tak terhitung banyaknya oleh saluran air yang juga tak terhitung banyaknya. Bukaan segitiga membuat cahaya matahari masuk. tapi saling berjauhan. Pulau-pulau itu tertutup rumput kasar dan dibatasi ilalang serta rumput rawa. pada kasur jerami di tempat gelap. kurasa. Jill melakukan hal yang sama.” kata Jill sambil bangkit duduk. tidak ada pohon yang bisa dilihat. Kadang ada gerumbul rumput rawa selebar satu ekar.” “Betapa tidak enaknya perasaan setelah tidur mengenakan pakaian lengkap. “Dalam wigwam marsh-wiggle.” kata Eustace. karena marsh-wiggle makhluk yang menyukai privasi. burung rawa. Apa yang mereka temukan di luar cukup berbeda dengan bagian Narnia yang telah mereka lihat sehari sebelumnya. Ketika anak-anak terbangun pagi berikutnya.b u k u . Tapi Scrubb sudah bangkit. 50 | R a t u . Kecuali tepian hutan beberapa mil di selatan dan barat mereka. Banyak wigwam seperti tempat mereka menginap bisa dilihat di sana-sini.” kata Jill dengan nada jijik. dan merangkak keluar wigw am. b l o g s p o t . Awan burung-burung terns hinggap di sana dan terbang lagi- bebek. Mari cari dia. mengguncang badannya. menguap. Jangan tanya padaku apa itu. bangau mini. Aku tidak bisa melihatnya kemarin malam. “Aku baru berpikir betapa menyenangkannya tidak harus berpakaian dulu. c o m . “Apa?” “Marsh-wiggle. Aku akan bangun. “Memangnya di mana kita?” tanya Jill.” kata Eustace. “Atau tidak harus mandi dulu. dalam keadaan kering dan hangat. mereka mendapati diri mereka berbaring. bangau.

Dia mengenakan topi berujung runcing seperti puncak menara. “Kurasa wah. dan tiap helainya lurus tidak keriting. duduk membelakangi mereka. kulitnya kusam.” katanya. “Ke mana makhluk itu. dan tidak berjanggut. “Marsh-wiggle. di beberapa tempat terlindung bebatuan. sehingga tampak seperti rumput kecil. kalau bisa disebut rambut. Rambutnya. Scrubb mengangguk. yang tergantung di atas telinganya yang lebar berwarna abu- abu kehijauan. seolah dia agak bangga karena mengetahui kata itu.” kata Scrubb. “Meskipun ketika aku berkata indah. Daerah timur tanah rawa datar itu mencapai bukit-bukit pasir rendah di horizon. itu pasti dia.” Kemudian mereka berdua melihatnya. Tapi saat dilihat di bawah cahaya matahari pagi. dengan angin segar bertiup. Saat mereka mendekat. aku tidak bermaksud tidak mungkin cuaca berubah jadi hujan 51 | R a t u . kira- kira lima puluh meter dari situ. dan bersih. mulut tertutup rapat. dan karena dia duduk begitu diam.” kata Jill. dengan tepian yang sangat lebar dan datar. Anak-anak merasa semangat mereka bangkit. Awalnya dia sulit dilihat karena berwarna hampir sama dengan rawa. aku ingin tahu. Di utara mereka ada bukit-bukit rendah berwarna pucat. “Kurasa kita lebih baik ke sana dan mengajaknya bicara. Sisa daerah itu seluruhnya tanah rawa datar. dan kau bisa langsung melihat bahwa dia menganggap hidup sangat serius. “Pagi yang indah. Ekspresinya serius. Mereka sama-sama merasa agak gugup. Tempat itu pasti sangat menyebalkan di malam berhujan. hidung mancung. b l o g s p o t . dan udara penuh jeritan burung. Tamu. makhluk itu memutar kepalanya dan menunjukkan wajah kurus panjang dengan pipi cekung. segar.b u k u . memancing. keheningan itu terasa menyenangkan. dan kau bisa tahu dari aroma garam dalam angin yang bertiup dari arah sana bahwa laut berada di sana. c o m .” kata Jill.

” “Maaf.” “Ya. c o m . Kalian dibesarkan dengan baik.b u k u . kemudian mata kita semua akan kemasukan asap. “Aku mengerti kalian berusaha sebaik mungkin menikmati hal yang jelek. menggelengkan kepalanya. meskipun aku yakin kalian akan berusaha menerimanya.” kata Scrubb.atau mungkin salju turun. Bagus. “Tapi aku tidak heran kalau aku tidak berhasil menangkap satu pun. dia akan lebih tinggi dari sebagian besar manusia kalau berdiri. Dan kalian toh tidak akan terlalu menyukainya kalau aku bisa menangkapnya. juga kaki telanjangnya yang terbenam dalam air berlumpur. “Puddleglum namaku.” kata Jill. atau kilat. Mereka sekarang melihat Puddleglum memiliki kaki dan tangan yang sangat panjang. Kalian telah belajar menerima segalanya. “Kami tidur nyenyak.” “Kenapa tidak?” tanya Scrubb.” “Ah. benar. Kalian bisa menyalakannya di dalam wigwam. Mungkin basah. kemudian 52 | R a t u . Aku selalu bisa memberitahu kalian lagi. jadi meskipun tubuhnya tidak jauh lebih besar daripada dwarf.” kata Puddleglum. Selain itu. sementara aku menangkap ikan. “Aku berusaha menangkap beberapa belut untuk sup makan malam kita.” Anak-anak duduk di kiri-kanannya. apakah kalian berdua bisa mencoba menyalakan api-semoga kalian tidak celaka saat mencobanya! Kayunya ada di belakang wigwam. Dia mengenakan pakaian longgar berwarna tanah. Tapi tidak apa-apa kalau kalian lupa. kabut. tidak ada alasan kalian harus menyukai makanan kami. Jari-jari tangannya berselaput seperti jari-jari katak. kami tidak tahu namamu. kami bisa tidur. aku berani menebak. Kalian tidak bisa tidur. Atau kalian bisa menyalakannya di luar.” kata si marsh-wiggle. “Wah. b l o g s p o t .

Ini kotak korek apiku. b l o g s p o t . dan itu tidak kuinginkan. dia berhasil menangkap kira-kira selusin. dan kita lebih baik bicara tentan g rencana kita.b u k u .hujan turun dan mematikannya. dan menyalakan pipanya. “Nah. Jadi. merayap di atas tanah seperti kabut. Asap itu sangat hitam dan membuat Scrubb batuk-batuk. marl lakukan itu. “Belut itu butuh waktu lama sekali sampai matang. c o m . Aku kenal seorang gadis kecil-tapi lebih baik aku tidak menceritakan kisah itu. dan mungkin kalian berdua sudah pingsan kelaparan sebelum mereka matang. kurasa. tapi sangat lapar. yang sudah dibersihkan dan dikulitinya. Kemudian Scrubb duduk dan menjaga api itu sementara Jill pergi dan berusaha mandi dengan tidak terlalu nyaman di anak sungai terdekat. lup akan rasa lapar kalian. Akhirnya si marsh-wiggle bergabung dengan mereka. aku tidak tahu apakah 53 | R a t u . “Yah. membesarkan api. Asap itu keluar dari mangkuk pipa.” kata Puddleglum. Dia memasang panci besar. Setelah itu dia menjaga api dan Scrubb mandi. Kaum marsh-wiggle merokok tembakau yang sangat aneh dan berat (ada yang bilang mereka mencampurnya dengan lumpur) dan anak-anak memerhatikan asap pipa Puddleglum sama sekali tidak naik ke udara.” “Ya.” Tap. Kalian tidak tahu bagaimana menggunakannya. menemukan kayu (yang benar-benar kering) dan berhasil menyalakan api dengan kesulitan yang tidak lebih besar daripada biasanya. turun.” kata Jill. Scrubb sudah mempelajari cara menggunakan benda itu dalam petualangannya sebelumnya. Meskipun katanya dia tidak berharap menangkap satu belut pun. Keduanya merasa jauh lebih segar. “Bisakah kau membantu kami menemukan Pangeran Rilian?” Marsh-wiggle itu mengisap pipa sampai pipinya lebih cekung daripada yang kaupikir bisa dilakukan. Mungkin kalian bakal jadi kehilangan semangat. Anak-anak berlari bersama kembali ke wigwam.

Mereka menuju utara. “Kata Aslan begitu. sekarang setelah dia pergi ke tanah asing itu. Dia tidak akan bertahan lama. kita mungkin sudah pergi cukup jauh sehingga tidak bisa kembali dengan cepat. Ingatlah kata-kataku. Tapi kalian tidak boleh membiarkan itu membuat kalian putus asa. Dan aku tidak akan heran kalau ada musuh menyerang kita. c o m .” kata Jill. dengan adanya musuh. Dan kalau kita tidak pergi cukup jauh untuk mendapat hasil.kalian bisa menyebutnya bantuan. Lebih baik begitu.” “Dan bagaimana cara kita mulai?” tanya Scrubb. gunung-gunung. dan nyaris tidak punya bekal untuk dimakan. Dan sepertinya musim dingin ini akan lebih awal.” 54 | R a t u . sungai-sungai yang harus diseberangi. bukan “kalian” dan keduanya berteriak pada saat yang sama. Kurasa kita tidak akan pernah melihat Raja kembali ke Narnia. Sangat mungkin.” “Kita barns mulai dengan mencari reruntuhan kota raksasa. “Aku tidak tahu apakah ada yang bisa benar-benar membantu. b l o g s p o t . dan dia sakit batuk berat ketika berangkat. jadi kami tidak bisa benar-benar tahu bagaimana perjalanan mereka selanjutnya. Lalu si Trumpkin itu. ketika musim dingin akan segera tiba dan sebagainya. Karena kami tidak terlalu suka pergi terlalu jauh ke utara. “semua yang mencari Pangeran Rilian mulai dari mata air yang sama tempat Lord Drinian melihat wanita itu. ya. kehilangan arah.” kata si marsh-wiggle sangat perlahan. kebanyakan. “Apakah kau akan ikut kami?” “Oh. Dan tidak ada yang pernah kembali. tidak pada waktu seperti ini. aku ikut tentu saja. mengerti. kita tidak akan terlalu memerhatikan cuaca.” katanya. Dan kalian tahu ada gagal panen setelah muslin panas yang sangat kering. menurut tanda-tandanya. “Yah.b u k u . Kedua anak memerhatikan bahwa si marsh-wiggle berkata “kita”.

menunjuk dengan pipanya. “Kalau kalian menyukai cara mereka. “Tidak boleh mulai dengan mencarinya. ketika kita menemukannya “ “Ya. sungai itu pernah diseberangi. c o m . kalau!” kata Puddleglum sangat datar. “Mungkin kita bisa bertemu orang di Ettinsmoor yang bisa memberitahu di mana jalannya. “Orang apa yang tinggal di sana?” tanya Jill. “Yah. b l o g s p o t .” kata Puddleglum. “Dan aku tidak akan bilang aku tidak pernah mendengar Kota Tua itu. tentu saja.” “Kurasa kita bisa menyeberanginya. “Lihatlah ke arah utara sana. “Lihat bukit-bukit itu dan tatahan tebing? Itulah awal Ettinsmoor. Tidak ada jembatan. bukan?” jawab Puddleglum. Tapi aku sudah pernah ke arah itu sama seperti orang lain dan tidak pernah melihat reruntuhan apapun. “Aku tidak tahu tentang orang lain. kukira?” “Itulah yang kumaksudkan.” kata Jill. Sungai Shribble. bukan?” kata Scrubb.” “Di mana Ettinsmoor?” tanya Scrubb. kalau memang ada. “Kau benar tentang bertemu orang.b u k u .” kata Puddleglum.” kata Puddleglum. Kau harus menyeberangi Ettinsmoor. “Apakah ada yang tahu di mana letaknya?” tanya Scrubb. “Harus mulai dengan menemukannya. Tapi ada sungai di antara tempat itu dan kita. “Bukan pada tempatku untuk berkata mereka tidak baik menurut cara mereka.” 55 | R a t u . “Kemudian. tentu saja. Di sanalah tempat Kota Tua itu.” jawab Puddleglum. jadi aku tidak man berbohong pada kalian.” kata Jill.” aku si marsh-wiggle. Kalian tidak akan mulai dari mata air.

dan dia pernah bertemu raksasa dalam mimpi. Tapi kita semua harus 56 | R a t u . tidak lebih buruk daripada tempat tidur dalam wigwam yang katanya keras atau kayu yang katanya basah.” Jill mengernyit.” kata Puddleglum. “Raja pernah bercerita padaku dulu. Maksudku.” Scrubb membayangkan si marsh-wiggle akan membalasnya dengan marah. mereka itu binatang. yang berubah jadi cukup pucat. dwarf. seperti yang sering dilakukan orang-orang ketika mereka ketakutan. “ waktu itu. “Raksasa itu menjaga perdamaian dengan kita.” kata Scrubb. “Apakah kalian tidak tahu? Kupikir burung hantu itu sudah memberitahu kalian.” “Itu benar. “Fiuu!” katanya. Dia tidak pernah menyukai raksasa bahkan dalam buku. burung. Mereka raksasa. tapi mereka itu apa?” desak Jill. ketika aku berlayar bersamanya bahwa dia benar-benar mengalahkan raksasa-raksasa itu dalam perang dan membuat mereka menghormatinya. Kurasa Aslan tidak akan mengirim kita kalau kesempatannya begitu kecil. mereka tidak akan mencelakai kita. dan kalau kita tidak dilihat. dan berkata dalam hati. Seperti itulah kau harus bicara. Kalau kita tidak mendekati salah satu di antara mereka. Scrubb. Selama kita tetap di sisi Shribble bagian kita. tapi dia hanya berkata. b l o g s p o t . tiba-tiba kehilangan kesabaran.b u k u .” “Dengar!” kata Scrubb. “Semangatmu bagus. Beranikan dirimu. c o m . di Moor-selalu ada kesempatan. “Ya. atau apa?” Si marsh-wiggle bersiul panjang. dan kalau tidak ada satu pun dari mereka yang lupa diri. Kurasa keadaan Scrubb lebih parah daripada diriku. Itu membuat Jill merasa lebih berani. “Ada begitu banyak makhluk aneh di negeri Jill. Kemudian dia melihat wajah Scrubb. mungkin saja kita bisa berjalan jauh. Di sisi mereka. “Aku tidak percaya semua ini seburuk itu saat menjalaninya.

pekerjaan seperti ini perjalanan ke utara tepat saat musim dingin mulai. Kalau perjalanan ini tidak membuatku tenang. semua wiggle yang lain bilang-aku terlalu tidak bisa diam. Pole dan aku bisa pergi sendiri.” kata Jill cepat-cepat. Tidak ada gunanya bertengkar. mereka akan mengatakannya seribu kali lagi. “mari lihat sampai mana kematangan belut-belut itu.” tambahnya. Ini akan membawa kebaikan bagiku. c o m . tentu dan pasti. Nah. “Dan sekarang. melalui reruntuhan kota yang belum pernah dilihat siapa pun-itulah yang kubutuhkan. 'kau ini tidak bisa diam.” 57 | R a t u .' mereka bilang. “kurasa sebaiknya kau tidak ikut. sebelum semua berakhir. “Aku ikut. Puddleglum. selalu bergerak dan penuh semangat. Kami mengatakan ini demi kebaikanmu sendiri. b l o g s p o t .” potong Scrubb.” kata Puddleglum. Aku tahu ekspedisi-ekspedisi seperti ini biasa berakhir seperti itu: saling menusuk. kalau merasa semua ini begitu tidak mungkin. bukan begitu. Pole?” “Diam dan jangan bodoh. tidak menganggap serius hidup. mencari pangeran yang mungkin tidak berada di sana.b u k u . “Jangan takut. Itulah yang mereka katakan. Aku tidak akan melewatkan kesempatan seperti ini.sangat hati-hati dengan emosi kita. aku tidak akan heran.” “Yah. mengingat semua situasi berat yang harus kita lalui bersama. aku tidak tahu apa lagi yang bisa. Kau harus punya sesuatu yang bisa membuatmu tenang sedikit. Kau harus belajar bahwa hidup tidak hanya terdiri atas setup kodok dan kue belut. jangan memulainya terlalu cepat.” Dan dia menggosokkan kedua tangannya yang seperti kaki katak seolah sedang membicarakan perjalanan menuju pesta atau pertunjukan pantomim.. Pole. Scrubb. tahu bukan. Apa pun. 'Puddleglum. Tapi semakin lama kita bisa menahan emosi. Kalau mereka sudah mengatakannya sekali. takut si marsh-wiggle menyetujui usulan Scrubb. Mereka semua bilang-maksudku.

dia kembali berkata masakan itu mungkin akan membuat anak-anak sangat sakit perut. yang paling besar. biskuit. rasanya enak dan anak-anak menambah dua kali. si wiggle menggosokkan kedua tangannya dan berkata. tall busur yang lembap. Sisa hari itu dihabiskan dengan membuat persiapan bagi keberangkatan pagi-pagi esoknya. dan Puddleglum minum banyak dari botol hitam yang berbentuk persegi. c o m . meskipun dia berkata dengan angin. pencahayaan yang buruk. Kali ini anak-anak tidak bisa tidur nyenyak. dan jari-jari yang kedinginan. Setelah makan mereka minum teh. “Ah. “Makanan yang tepat bagi wiggle mungkin jadi racun bagi manusia.” katanya. dan kotak korek api. Puddleglum. Jill harus membawa sisa belut. aku tidak heran. dengan kaleng (seperti yang kaulihat dilakukan orang-orang yang bekerja di jalan). Dia menawari anak-anak sedikit. setelah berkata. dia harus memercayai mereka. Ketika masakan itu siap. tapi begitu mereka mulai saling membentak. dan Puddleglum membawa busurnya yang terbaik.” Ini membuat Scrubb dan Pole sama-sama tutup mulut.b u k u . Scrubb (yang pernah belajar memanah ketika berlayar ke Timur bersama Caspian) membawa busur terbaik kedua Puddleglum. b l o g s p o t . tapi mereka merasa minuman itu aneh sekali. Mereka bertiga tidur lebih awal dalam wigwam. 58 | R a t u . dengan potongan bacon besar tergulung di dalamnya. Bisa terjadi pertengkaran karena ini. kesempatan mereka berdua bisa mengenai apa pun hanya satu berbanding seratus. berkata dia akan memanggul tiga selimut. Inilah yang biasa terjadi dalam petualangan. Pertama-tama si marsh-wiggle tidak percaya mereka benar- benar menyukainya. Memang benar apa yang kupikirkan. Itu karena Puddleglum. dan ketika mereka telah makan begitu banyak. Scrubb harus membawa mantelnya sendiri dan mantel Jill kalau mereka tidak ingin mengenakannya. ini dia. tapi Jill harus puas dengan pisaunya. Dia dan Scrubb sama-sama membawa pedang-Scrubb membawa pedang yang ditinggalkan untuknya dalam kamarnya di Cair Paravel.

ketika akhirnya tertidur.b u k u . air terjun. *** 59 | R a t u . b l o g s p o t . c o m . bukannya kurasa kita bertiga sama-sama akan bisa menutup mata malam ini. bermimpi sepanjang malam tentang pengebor jalanan. sehingga Jill.” lalu langsung nyenyak dengan dengkuran yang begitu keras dan tiada henti. kalian berdua.“Kalian sebaiknya berusaha tidur. dan berada dalam kereta ekspres yang melintasi terowongan.

Jill berpikir itu pasti tepian jurang para raksasa dan tidak terlalu peduli untuk memerhatikan arah itu. Tanah tempat itu empuk dan enak untuk berjalan. dan dalam kira-kira sepuluh menit sudah berdiri terengah-engah di atas. “Para raksasa sebagian besar tinggal di sisi jurang itu. Di sisi kiri mereka terdapat dataran yang lebih berbatu. Saat mereka semakin jauh dalam padang. b l o g s p o t . Padang luas yang sepi membentang tanpa batas sejauh yang bisa mereka lihat. Tapi si marsh-wiggle menggeleng. dan bahkan Jill pun tidak sampai basah di atas lututnya ketika mereka mencapai sisi utara. tanah menanjak ke awal padang rumput gersang. berair deras. Sungai itu dangkal. Kita lebih baik terus saja. meskipun daerahnya agak terjal. di mana-mana terjal. c o m . Kira- kira lima puluh meter di depan.” Mereka menemukan tempat mereka bisa merangkak naik.” katanya.BAB ENAM Tanah Liar yang Kosong di Utara KIRA-KIRA jam sembilan keesokan paginya tiga sosok bisa dilihat mencari jalan menyeberangi Shribble lewat gunungan pasir atau batu pijakan. kesepian semakin terasa: mereka bisa mendengar suara burung peewit dan kadang-kadang melihat elang. dan hari itu diterangi matahari musim dingin yang pucat. “Kurasa itulah jalan kita!” kata Scrubb. dan kadang-kadang bahkan membentuk tebing. “Kau bisa bilang jurang itu seperti jalan bagi mereka. Mereka berangkat.b u k u . Ketika mereka berhenti di tengah pagi untuk istirahat dan minum di kubangan kecil 60 | R a t u . Mereka menatap penuh rasa ingin ke lembah Narnia kemudian berbalik ke arah Utara. menunjuk ke kiri dan barat ke tempat sungai mengalir turun dari padang melalui jurang sempit.

Lihat saja yang satu itu. jelas berdiri dengan kaki mereka di dasar jurang dan siku mereka bersandar di tepi jurang. Dan semak-semak itu kurasa itu semak dan sarang burung. bodoh. Berjalan setelah istirahat pertama-seperti Pagi hari di sekolah selesai istirahat atau perjalanan kereta api setelah berganti kereta tidak berjalan seperti yang sebelumnya. Ada empat puluh atau lima puluh raksasa. dan mengatakannya. sungguh-cukup pantas jadi rambut serta janggutnya. Dan betapa aneh bentuknya. Dan benda yang mencuat di kedua sisi itu cukup mirip telinga. berpipi merah. “Kita belum mengalami apa-apa. seperti gajah. Dan bebatuannya lebih datar. b l o g s p o t . lebih tegak lurus daripada sebelumnya. tapi aku berani bilang raksasa-raksasa pasti punya telinga yang besar. Kurasa. Tumpukan batu itu terlalu besar untuk jadi badannya.di tepi suatu sungai. Kalau kau datang ke sini ketika hari sudah setengah gelap. semua berbaris. Jill mulai merasa dia bisa menikmati petualangan. sekarang! Kau hampir bisa membayangkan bongkahan di atas itu kepala. tepat seperti manusia berdiri dan bersandar pada dinding-bermalas-malasan. 61 | R a t u . kau bisa dengan mudah menganggap tumpukan batu itu raksasa. Mereka benar-benar besar. Tidak salah lagi. Jill melihatnya memutar kepala.b u k u . tapi sudah cukup untuk jadi raksasa yang jelek. di pagi yang cerah setelah sarapan.” kata si marsh-wiggle. Dia telah melihat wajah besar. Jill memerhatikan bahwa sisi berbatu jurang itu semakin dekat. Bahkan bebatuan itu tampak seperti menara-menara kecil dari batu. Ketika mereka berangkat lagi. semua kisah tentang raksasa mungkin datang dari bebatuan yang aneh itu. Dia raksasa sungguhan. Dan-o-o-o-h! Darah Jill membeku. c o m . bukan bebatuan. Benda itu bergerak. Semua benda itu raksasa. pikir Jill.

” Saat itu sangat menakutkan.” bisik Puddleglum. Mereka bisa mengejar kita dalam sekejap.” kata Puddleglum. beberapa di antaranya jatuh benar-benar dekat. Mereka saling berteriak dan mengejek dengan kata-kata tanpa arti yang panjangnya kira-kira dua puluh suku kata tiap-tiap katanya. para raksasa rupanya bertengkar. tapi lebih parah. pemandangan wajah dan mendengar suara mereka sudah cukup membuat takut siapa pun. 62 | R a t u . jangan lari. Ini cukup aman. Tidak ada tanda-tanda mereka sudah melihat para petualang itu. tahu. batu besar jatuh kira-kira dua puluh langkah di depan mereka. yang juga sudah melihat mereka. Mereka tidak tampak marah-atau baik-atau tertarik. Mereka berusaha mengenai itu-tonggak batu di sebelah kanan itu. tapi tidak nyaman rasanya berada dalam jarak dekat dengan raksasa yang bertengkar. Setelah kira-kira 25 menit. c o m . Ini mengakhiri permainan lempar batu. bidikan mereka payah sekali. dan mereka tidak pernah berhenti melemparkan batu. Selain bahaya yang sesungguhnya. Sepertinya barisan raksasa itu tanpa akhir. b l o g s p o t . Jill berusaha tidak melihat mereka. berpura-pura belum melihat raksasa- raksasa itu. Mereka tidak akan mengenainya. Rasanya seperti berjalan melalui gerbang suatu rumah tempat ada anjing galak. “Apakah mereka membidik kita?” tanya Scrubb. “Jalan terus. Kemudian buk sebongkah batu lagi jatuh enam meter di belakang mereka. “Jangan memandang mereka. Ada lusinan dan lusinan raksasa. Kemudian wuss-wuss-wuss benda berat melayang di udara. Mereka berbusa-busa. Dan apa pun yang kalian lakukan. Mereka bermain lempar batu setiap pagi yang cerah. “Kita jauh lebih aman kalau mereka benar-benar membidik kita.b u k u . Mungkin ini satu-satunya permainan yang bisa dimengerti dengan tingkat kecerdasan mereka. “Tidak.” Jadi mereka terus berjalan. dan bersama dentuman.

c o m . menghemat bacon dan lebih sering makan ayam padang rumput (mereka tentu saja bukan burung yang bisa berbicara) yang dipanah Eustace dan si wiggle. mereka bisa merasa lebih nyaman kalau saja mereka memikirkan betapa cuaca akan lebih dingin nanti saat mereka lebih jauh ke utara. buku-buku itu tidak pernah memberitahumu betapa pekerjaan membului dan membersihkan 63 | R a t u . Mereka berjalan melintasi Ettinsmoor berhari-hari. In. Si marsh-wiggle memberitahu mereka. dan melompat-lompat dalam kemarahan. Karena ada begitu banyak sungai kecil di padang itu. kepala mereka berada di bawah tepian jurang. dan menangis seperti bayi besar bahkan setelah tempat itu berjarak satu mil di belakang mereka. (Punggung akan saling menghangatkan dan kau bisa menggunakan kedua selimut di atas tubuh kalian. sehingga mereka tidak terlihat lagi. Malam itu mereka berkemah di padang terbuka. kemudian monster yang memukul akan menjatuhkan palunya dan melolong kesakitan karena efek pukulan itu menyakiti jari-jarinya.) Tapi mereka tetap merasa kedinginan. Mereka saling memukul kepala dengan palu batu besar yang aneh. tapi tengkorak mereka begitu keras sehingga palu itu membal lagi. Jill agak iri pada Eustace karena bisa memanah. dan tiap lompatan membuat bumi bergetar seperti ada born yang meledak. dan Puddleglum menunjukkan pada anak-anak bagaimana menggunakan selimut mereka semaksimal mungkin dengan tidur saling memunggungi. Ketika mereka duduk. dan tanah terasa keras dan lembap. Tapi dia begitu bodoh sehingga akan melakukan hal yang tepat sama semenit kemudian. mereka tidak pernah kekurangan air. b l o g s p o t . terisak. memiliki akibat jangka panjang yang baik.membantah.b u k u . dalam buku-buku. Jill berpikir bahwa saat. orang hidup dari buruan mereka. Tapi Jill bisa mendengar mereka melolong. tapi ini sama sekali tidak menghibur. karena di akhir jam itu semua raksasa kesakitan sehingga mereka duduk dan mulai menangis. Eustace mempelajari hal mi dalam perjalanannya bersama Raja Caspian.

Di dasar tebing ada jurang: di luarnya. Dan jembatan yang hebat pula! Jembatan itu besar. Puddleglum-lah yang menunjukkan turunnya salju di tebing yang jauh. Mereka menghabiskan waktu cukup lama untuk mencapai dasar tebing dan. lembah-lembah berbatu. mereka mencapai tempat daerah itu berubah. dipagari tebing di sisi sebelah sana. Gemuruhnya mengguncangkan tanah bahkan di tempat mereka berdiri. c o m . penuh riam dan air terjun. dan membuat jari-jarimu terasa dingin.” kata Puddleglum.” tambahnya. menunjuk ke arah hulu di sisi kiri mereka. jurang-jurang begitu dalam dan sempit sehingga orang tidak bisa melihat jauh ke dalamnya. Tidak perlu dikatakan. Tapi yang menyenangkan adalah mereka hampir tidak bertemu raksasa. “Kabar baiknya adalah.burung hasil buruan itu begitu lama. dan sungai- sungai yang keluar dari jurang-jurang bergema jatuh ke kedalaman yang gelap. Mereka tiba di tepi utara padang dan memandang tebing terjal ke arah daerah yang berbeda dan lebih muram. Kira-kira di hari kesepuluh. dan puncaknya yang 64 | R a t u . mereka melihat ke bawah dari tepian jurang ke sungai yang mengalir jauh di bawah mereka dari barat ke timur.b u k u . b l o g s p o t .” “Apa itu?” kata Scrubb tiba-tiba. tapi dia hanya tertawa terbahak-bahak dan pergi mengurus urusannya sendiri. kita akan selamat dari bahaya tenggelam di sungai. “kalau kita mematahkan leher kita saat menuruni tebing. bau. rekah-rekah gelap. Satu raksasa melihat mereka. lengkungan tunggal yang membentang di atas jurang dari puncak tebing ke puncak tebing. ketika sudah mencapainya. ada daerah pegunungan tinggi. “Tapi pasti lebih banyak di sisi utaranya. Sungai it. juga di sisi sebelah sini. Kemudian mereka semua menengok dan melihat hal terakhir yang mereka harapkan jembatan. dan kotor. aku tidak akan heran. dan airnya tampak hijau tak tersentuh cahaya matahari.

Paul di atas jalan. yang beberapa di antaranya tersisa: wajah-wajah samar. “Kenapa itu tidak boleh jadi jembatan sungguhan?” “Apakah kau bisa membayangkan raksasa yang cukup cerdas untuk membangun benda seperti itu?” kata Puddleglum. Kurasa jembatan itu akan berubah jadi kabut dan mencair tepat ketika kita berada di tengahnya. tapi dia bersedia menyeberanginya bersama anak-anak.melengkung tinggi di atas puncak tebing sama seperti kubah St. Dan ketika mereka mencapainya. c o m . “Kita harus berhati-hati pada sihir di tempat seperti ini.” kata Scrubb. Satuan batu- batunya sebesar batu-batu di Stonehenge dan pasti dipotong tukang yang baik dulu. Pole. Dan itu berarti kita berada di jalan yang benar-jembatan tua itu mengarah pada kota tua itu!” “Itu benar-benar pintar. Mungkin dibangun raksasa yang sama dengan yang membangun kota raksasa yang kita cari.” kata Puddleglum. dan jauh lebih cerdas daripada raksasa sekarang.” kata Scrubb. “Pasti begitu.” “Oh. dan dewa-dewa yang menakutkan. minotaurus. b l o g s p o t . bangunan itu jelas tampak cukup tua. “Wah.b u k u .” Jadi mereka berbalik dan pergi ke jembatan itu. Di banyak tempat batu-batu sudah hilang. Ayo. tepatnya. raksasa yang hidup ratusan tahun lalu. jangan begitu menyebalkan. meninggalkan 65 | R a t u . “Atau milik penyihir. ya ampun. Perjalanan mendaki ke puncak lengkungan jembatan panjang dan berat. Puddleglum masih belum memercayai jembatan itu. “Tapi mungkin jembatan itu dibangun raksasa lain?” kata Jill. itu pasti jembatan bangsa raksasa!” kata Jill. dan bentuk-bentuk tubuh raksasa. kaki seribu. Kurasa itu jebakan. meskipun sekarang sudah retak dan pecah. Pegangan tangannya ternyata dipenuhi ukiran yang indah. “Maksudku. cumi-cumi.

” teriaknya dengan suara yang lebih manis daripada kicauan burung yang paling merdu. Berjalanlah ke arah mereka. pe-tu-alang. Sepertinya angin mengguncang jembatan itu.” Ketika mereka melangkah dari ujung jembatan ke tanah berumput. bahkan lebih cantik lagi. Tapi lady itu. “Beberapa di antara kalian masih terlalu muda untuk berjalan melalui tanah yang keras ini. Yang lain adalah seorang lady. tidak ada lambang pada tamengnya dan tidak ada bendera pada tombaknya. kedua orang asing itu sudah cukup dekat. Mereka melihat elang terbang di bawah kaki mereka. tapi kita tidak boleh menunjukkan pada mereka bahwa kita takut. Senjata dan kudanya berwarna hitam.” 66 | R a t u .lubang-lubang mengerikan yang menunjukkan pemandangan sungai berbuih ribuan meter di bawah. mereka melihat apa yang sepertinya sisa-sisa jalan raksasa kuno membentang dari tempat mereka ke pusat pegunungan. memanjangkan suku katanya sehingga enak didengar. dan angin bertiup sehingga mereka hampir tidak bisa mempertahankan pijakan mereka. Ketika mencapai puncaknya dan bisa melihat ke sisi menurun jembatan itu. Satu di antaranya kesatria yang mengenakan baju besi lengkap dengan pelindung mata diturunkan. cuaca semakin dingin. Dan berkuda ke arah mereka di atas jalan kuno itu dua orang berukuran manusia dewasa yang normal. “Selamat pagi. Banyak batu jalan itu telah hilang dan ada petak-petak lebar rumput di antara batu jalanan yang tersisa. Dan semakin tinggi mereka berjalan. dia menunggangi kuda putih yang begitu cantik sehingga kau langsung ingin mencium hidungnya dan memberinya sepotong gula.b u k u . “Ayo terus. yang menunggang dengan duduk miring dan mengenakan gaun panjang melambai berwarna hijau indah. “Siapa pun yang kautemui di tempat seperti ini sepertinya bukan musuh.” kata Puddleglum. b l o g s p o t . c o m .

liar. dan sopan. atau. dan makanan yang dipanggang. paling tidak. yang bisa kaubayangkan. Tapi kami tidak mengenal Anda atau teman Anda-dia pendiam sekali. beradab. tempat tidur yang empuk. Aku sering mendengar reruntuhan kota bangsa raksasa. tapi tidak pernah bertemu siapa pun yang bisa menunjukkan jalan ke sana. dan mirip binatang. Aku sama sekali tidak tersinggung karena dia tidak ingin memberitahu urusannya. Mereka lembut. dan yang keras akan tersedia di meja empat kali sehari. dan perapian yang terang. Ma'am.b u k u .” 67 | R a t u .” kata Puddleglum sangat kaku dan berhati- hati. tempat tinggal raksasa yang baik. Di sana kalian bisa mendapat mandi air panas. Bukankah sebentar lagi akan hujan. “kalian punya penunjuk jalan tua yang bijak dan serius. bukan?-dan Anda tidak mengenal kami. c o m .” kata Jill. tapi aku bebas memberitahu urusanku. Kalian lebih baik menghabiskan musim dingin di sana. tapi Puddleglum memotongnya. tapi jelas kalian akan menemukan tempat menginap yang baik dan tuan rumah yang ramah. Apa yang akan kalian lakukan setelah menemukannya?” “Kami harus “ kata Jill. “Re-run-tuhan kota?” kata lady itu. dibakar. “Kami mencari reruntuhan kota raksasa. Ma'am. ganas. “Yah.” katanya. Dan kami lebih suka tidak memberitahu urusan kami pada orang asing. bagaimana menurut Anda?” Si lady tertawa: suara tawa paling melodik dan kaya. b l o g s p o t . “Memang benar. anak-anak. kalau Anda tidak keberatan. “Maafkan kami. kebalikan raksasa yang di Ettinsmoor bodoh. “Kalian mencari tempat yang aneh. cerdas. berhenti beberapa hari untuk istirahat dan menyegarkan diri. Dan di Harfang kalian mungkin atau tidak mungkin mendengar kabar tentang reruntuhan kota itu. Jalan ini menuju daerah dan istana Harfang. yang manis.

tidur di tempat tidur lagi.” “Ya. jangan tiba di pintu mereka terlalu terlambat. b l o g s p o t . “Wah!” teriak Scrubb. “Di hari apapun kalian mencapai Harfang. mereka tidak akan membuka pintu bagi siapa pun setelah menguncinya. “Apakah menurutmu mereka akan bersedia menerima kami? Kami bahkan tidak mengenal mereka. dan kebiasaan istana itu.” “Katakan saja pada mereka.” “Oh. “Tapi hati-hati.” kata Jill. Dan coba pikirkan makanan panas dan kamar yang hangar. “Itu menarik sekali! Bayangkan. “bahwa Dia Yang Bergaun Hijau memberi salam pada mereka melalui kalian. terima kasih banyak.” “Oh. Kuharap Harfang tidak jauh. “Yah!” kata Puddleglum. dan lady itu melambai kepada mereka.” kata lady itu.” “Aku juga. aku berani bilang. dengan mata berbinar- binar. Si marsh-wiggle melepaskan topi kerucutnya dan membungkuk dengan sangat kaku. c o m .” kata Jill. Karena mereka menutup pintu mereka beberapa jam setelah tengah hari. Kemudian si kesatria bisu dan si lady mulai memajukan kuda mereka mendaki jembatan diiringi dengan suara kaki kuda. Mereka bukan jenis yang kauharap akan kautemukan di daerah liar para raksasa. dan mengirimkan pada mereka dua anak Selatan yang baik untuk Pesta Musim Gugur. “Dan tidakkah gaunnya indah. betapapun kerasnya pendatang itu mengetuk. Dan kuda itu hebat!” 68 | R a t u . bukan? Tidak punya maksud baik. terima kasih.” Anak-anak berterima kasih padanya lagi. dan mandi air panas. “Kupikir dia benar-benar hebat. diamlah!” kata Scrubb.” jawab lady itu.b u k u .” kata Jill dan Scrubb. “Aku mau memberi banyak untuk mengetahui dari mana dia datang dan ke mana dia pergi.

Aku yakin aku akan melakukan itu kalau jadi dia.” “Hentikan. “Dan kenapa kau begitu kaku dan tidak ramah? Tidakkah kau menyukai mereka?” “Mereka?” kata si marsh-wiggle. tidak ada yang bisa kaulihat. “Atau mungkin. “apa yang akan benar-benar kaulihat kalau mengangkat pelindung mata helm itu dan memandang ke dalamnya. b l o g s p o t . “Kenapa dia tidak bicara?” “Kurasa dia pemalu.” kata Puddleglum. Puddleglum.” kata Puddleglum.” kata Jill sambil gemetar. “kuharap kita tahu lebih banyak tentang dia.” “Tidakkah kau melihat kesatria itu?” tanya Jill. Maksudku.” kata Scrubb. “Aku melihat baju besi.” tambahnya setelah berpikir.” kata Scrubb.b u k u . “Biarpun begitu. c o m . “Siapa mereka? Aku hanya melihat satu. “Tapi bagaimana aku bisa melakukan itu kalau kau tidak man memberitahunya apa pun tentang kita?” “Ya.” kata Jill. “sama sekali tidak ada apa-apa.” kata Puddleglum.” “Aku ingin tahu. “Pikirkan bentuk baju besi itu! Apa yang bisa berada di dalamnya kecuali seorang pria?” “Bagaimana dengan kerangka?” tanya si marsh-wiggle dengan keriangan yang mengerikan.” kata Jill. “kau punya ide- ide yang sangat mengerikan! Bagaimana kau bisa memikirkan semua itu?” 69 | R a t u . “Atau mungkin dia hanya ingin melihat wanita itu dan mendengarkan suaranya yang merdu. Seseorang yang tidak kelihatan.” “Sungguh.” “Aku baru akan bertanya tentang dirinya.

Marl pikirkan para raksasa baik itu dan cara mencapai Harfang secepat yang kita bisa. Coba aku tahu berapa jauh jaraknya. Yang kedua. Jalan mengarah melalui lembah-lembah sempit tanpa akhir. sama sekali tidak disebut-sebut tentang tinggal bersama raksasa. baik ataupun tidak. Puddleglum sama sekali tidak ingin pergi ke Harfang. masa bodohlah dengan semua idenya!” kata Scrubb. 70 | R a t u . Dia bilang dia tidak tahu bagaimana definisi “baik” bagi raksasa. dan ayam padang rumput yang dibakar di atas unggun. b l o g s p o t . hujan. mereka tidak akan memberitahu para Raksasa Baik itu bahwa mereka datang dari Narnia atau bahwa mereka mencari Pangeran Rilian. tanah daerah itu menjadi semakin keras. Dan mereka berjanji. “Oh. angin utara yang kejam tidak henti-hentinya bertiup ke wajah mereka. kecuali dia mengizinkan. efek nyatanya pada anak-anak sangat buruk. Tidak ada apa pun yang bisa digunakan sebagai kayu bakar. apa pun yang lady itu maksudkan dengan memberitahu mereka tentang Harfang. sebaliknya. sehingga benar-benar ingin mengunjungi para raksasa yang baik. membuat kakimu sakit di akhir hari dan seluruh tubuhmu sakit di malam hari. lain berjalan terus. c o m . dalam tanda-tanda dari Asian. Akhirnya. sudah bosan dengan angin. “Dia selalu mengharapkan yang terburuk. tapi dengan satu syarat. seperti yang mereka alami di padang rumput.b u k u . Setelah pembicaraan dengan lady itu. juga tanah yang keras dan dingin untuk tidur. keadaan memburuk dengan dua cara yang berbeda. tapi inilah pertengkaran serius yang pertama. Puddleglum setuju melakukannya. Dan tanah begitu berbatu. Pertama-tama. dan selain itu. Anak-anak harus benar-benar berjanji bahwa.” Dan sekarang mereka hampir melakukan pertengkaran pertama dari yang sudah diramalkan Puddleglum: bukannya Jill dan Scrubb tidak pernah berbantahan dan saling membentak cukup sering sebelumnya. Anak-anak. dan dia selalu salah. dan tidak ada cekungan kecil menyenangkan yang bisa digunakan untuk berkemah.

Mereka memandang ke depan dan melihat mereka telah melewati gunung. Akhirnya suatu siang mereka mencapai daerah tempat lembah yang mereka lalui melebar dan hutan pohon fir yang gelap tumbuh di kedua sisinya. semuanya melihat cahaya. dan menunjuk ke seberang padang. mandi.b u k u . Dia berkata pada dirinya sendiri. Dan meskipun kau mungkin berpikir bayangan akan bersenang-senang di Harfang akan membuat mereka lebih gembira. kau tidak akan mengerti bagaimana perasaan mereka. “Lihat! Lihat!” teriak Jill. dan memulai malam yang terasa lebih hangat daripada yang mereka rasakan lebih 71 | R a t u . Dan “Harfang. bahwa dia terlalu lelah. siang dan malam. dan cepat bertengkar satu sama lain serta dengan Puddleglum. atau bahkan pangeran yang hilang sekarang. awalnya. Kalau kau tidak pernah berada di alam liar. Tapi dia menambahkan. makanan hangat.” ulang Puddleglum dengan suara bosan yang muram. dari atas puncak bukit yang rata itu. DI depan mereka terbentang dataran sepi berbatu: jauh di sana. “Halo! Angsa liar!” dan langsung meraih busur yang tergantung di pundaknya. di tengah senja Yang turun. b l o g s p o t . tapi dia segera melupakan semua tanda itu. lebih pemarah. gunung-gunung lagi yang pucaknya tertutup salju. Dia memanah jatuh dua angsa gemuk. selama berminggu- minggu. Cahaya! Bukan sinar bulan. dan betapa menyenangkan berada dalam ruangan. Dan di sana. Tapi mereka punya makanan hangat dan perapian. Sudah terlalu terlambat untuk berusaha mencapai Harfang hari itu. Mereka tidak pernah membicarakan Asian. Tapi di antara mereka dan Pegunungan yang jauh itu berdiri bukit rendah dengan puncak yang datar tak berbentuk. tapi barisan jendela yang memancarkan cahaya hangat. c o m . “Harfang!” teriak Scrubb dan Jill dengan suara gembira. Dan Jill melupakan kebiasaannya mengulang tanda-tanda pada dirinya sendiri setiap malam dan pagi.Mereka tidak bisa memikirkan apa pun kecuali tempat tidur. bukan api. ternyata itu malah membuat mereka lebih mengasihani dirt mereka.

“Tidak apa!” kata Jill. selimut mereka kaku karena salju beku. c o m .b u k u . mengentakkan kakinya.dari seminggu terakhir. Setelah api padam. dan ketika mereka terbangun keesokan paginya. b l o g s p o t . “Mandi air hangat malam ini!” *** 72 | R a t u . malam menjadi sangat dingin.

Dalam dua puluh menit. Di atas sana menggantung langit tanpa matahari. kalau kau melihatnya baik-baik. Di bawah. mereka menemukan bahwa bagian jalan kuno yang ini jauh lebih rusak daripada yang mereka lihat selama ini. Ketika mencapai kaki bukit. tapi tidak ada yang melakukannya. dan bahkan untuk itu pun kau harus mengusap matamu. bertiup di atasnya angin yang terasa bisa mengangkat kulitmu sampai lepas. b l o g s p o t . Supaya bisa mengerti apa yang terjadi selanjutnya. yang tampak sepertinya akan berlangsung sepanjang hari. perjalanan yang sulit bagi kaki yang lelah. Semua lebih memikirkan birai tepat di depan mereka yang menghalangi jalan 73 | R a t u . Kira-kira pukul sepuluh. mereka tidak bicara. tanah sudah tampak putih. Mereka harus mencari jalan di antara batu-batu besar yang pecah- pecah dan di antara bongkahan-bongkahan serta menyeberangi reruntuhan. Saat mereka mendekati lembah rendah yang memisahkan mereka dari tempat jendela bercahaya itu terlihat. butiran salju kecil yang pertama melayang turun dan hinggap di tangan Jill.b u k u . Tapi. betapapun lelahnya mereka. Tidak perlu dikatakan. badai salju tanpa akhir. terbungkam awan-awan yang berat penuh salju. Dan di akhir setengah jam kemudian. c o m . cuaca terlalu dingin untuk berhenti. Keadaan saat itu hanya memungkinkan melihat beberapa langkah di depan. tanah beku yang hitam. mereka sama sekali tidak bisa melihatnya dengan jelas. Sepuluh menit kemudian salju turun cukup tebal.BAB TUJUH Bukit Parit Perlindungan yang Aneh TIDAK bisa dibantah. mereka melihat sesuatu yang mungkin merupakan bebatuan di kedua sisi-batu berbentuk kotak. hari itu buruk sekali. kau harus terus ingat betapa sedikit yang bisa mereka lihat. Ketika mencapai padang. bertiup menampar muka mereka sehingga mereka tidak bisa melihat.

dan di sisi kirinya. benar-benar datar pada puncaknya seperti yang kelihatan dari jauh: dataran seperti meja luas yang diterpa badai tanpa halangan. Berjuang maju dengan kerudung terpasang.b u k u . tinggi mereka bervariasi antara setengah meter sampai satu setengah meter dan tebalnya kira-kira beberapa meter. b l o g s p o t . permukaan nyaris sehalus es. Dan di sekeliling kaki mereka pusaran kecil salju mengikutimu seperti yang kadang terlihat di atas es. Sampai saat itu kemiringan bukit telah memberi mereka semacam perlindungan. kemudian dia membantu yang lain naik. c o m . dengan jarak yang berbeda-beda. Pekerjaan itu menyebalkan dan basah bagi kedua anak. yang kadang-kadang membagi es menjadi petak-petak dan bentuk-bentuk kotak yang aneh. dan setelah setiap panjatan. kau turun meninjak timbunan dan menjadi semakin basah. Kemudian mereka memanjat dengan gerakan kaku Jill jatuh sekali-mendaki tanah kasar kira-kira sejauh seratus meter. mereka diterpa angin dengan kekuatan Penuh. Birai itu kira-kira satu setengah meter tingginya. Dan di banyak tempat. anehnya. Karena bukit itu. dan menerbangkannya ke wajah mereka. mereka sekarang di puncak bukit datar itu. tebing besar. tidak salah lagi. kepala menunduk. dengan kaki-kakinya yang panjang. dan tangan mati rasa dalam mantelnya. dan mencapai birai kedua. es itu dilintasi dan disilangi gundukan atau tanggul tanah. lebih 74 | R a t u . Seluruhnya ada empat birai seperti ini. Tapi lebih parah lagi. Jill melihat benda-benda aneh lain di atas dataran mengeri kan itu-benda-benda di kanannya yang tampak mirip c erobong pabrik. tidak menemui kesulitan melompat ke atasnya. DI kebanyakan tempat. Saat mereka berjuang di birai keempat. karena salju sekarang cukup tebal di birai itu. Di sisi utara tiap gundukan salju sudah tertimbun tebal. Semua ini tentu saja harus didaki. meskipun tidak begitu bagi si marsh-wiggle.mereka. di sana. salju malah sama sekali belum tertimbun karena angin terus-menerus menerbangkannya dari tanah menjadi kabut dan awan. St marsh- wiggle.

Semuanya tertiup ke atas. mandi air panas.” “Benar. “Kau jatuh ke dalam apa?” tanya Scrubb. Satu-satunya hal yang dia pikirkan adalah tangannya yang dingin (juga h idung. Apakah banyak salju di dasar?” “Nyaris tidak ada. atau mungkin rekahan tanah. hal pertama yang diperhatikannya adalah rasa lega karena tidak ada angin.te gak daripada tebing mana pun. c o m . atau entahlah. b l o g s p o t . “Ternyata cukup lurus.” “Ada apa di ujung yang lebih jauh?” “Tunggu sebentar. dagu. dan dengan ketakutan mendapati dirinya merosot ke dalam lorong gelap sempit yang saat itu sepertinya muncul di depannya. Tapi dia sama sekali tid ak tertarik dan tidak memikirkannya. tergelincir kira-kira satu setengah meter. tapi mereka harus membantunya keluar. Dia sepertinya berada dalam sejenis sarang atau lubang.” kata Scrubb.” kata Jill. karena dinding lubang itu menjulang tinggi di atasnya. Jill berdiri dan menjelaskan dia baik-baik saja. wajah-wajah khawatir Scrubb dan Puddleglum memandang ke bawah ke arahnya dari tepian. tapi sebelum pergi terlalu jauh. ya ampun. pastinya. Dan meskipun kaget karena jatuh. kurasa. “Dan mengarah ke utara! Aku ingin tahu apakah ini sejenis jalan? Kalau ya. tentu saja. Aku lihat dulu. “Ini sejenis parit. dan tem pat tidur yang hangat di Harfang. yang hanya kira-kira satu meter lebarnya. Setengah detik kemudian dia mencapai dasarnya. Hal berikut yang diperhatikannya adalah. Pole?” teriak Scrubb. kita akan terlindung dari angin jahat ini di bawah sana. “Kau terluka. parit itu 75 | R a t u .b u k u .” teriak Puddleglum. “Kedua kaki patah. dan telinganya). Dia bangkit dan berjalan sepanjang parit itu. Tiba-tiba Jill terpeleset.” kata Jill.

” kata Scrubb menatap kelokan ke kanan itu. “Tidak ada gunanya. “Aku akan terus melihat. “Apa maksudmu dengan tidak ke mana-mana. buru- buru kembali. Dan di negeri raksasa. bisa saja ada cacing raksasa atau kumbang raksasa.” kata Scrubb. aku ingin tahu.” kata Jill. Mereka berbelok di kelokan ke kanan itu dan maju beberapa langkah.b u k u . Jill meneriakkan informasi itu kepada yang lain. Dia tidak mau berbelok di sudut itu terutama ketika dia mendengar Puddleglum berteriak dari belakangnya: “Hati-hati. Di sini ada pilihan jalan: lurus lagi.berbelok tajam ke kanan. 76 | R a t u . mereka menemukan kelokan kedua ke kanan. seperti perasaan Scrubb ketika berada di tepi jurang. Dia maju melewati Jill dan. atau bah kan meskipun belum benar-benar di bawa tanah. Pole.” Jadi dia duduk di tepi parit (semuanya sudah terlalu basah sekarang sehingga dia tidak peduli jadi sedikit lebih basah lagi) kemudian melompat turun. “Ada apa di balik belokan itu?” tanya Scrubb. atau belok patah ke kanan. tapi berhati-hati tidak mendahuluinya. Jadi dia mengikuti Scrubb dekat-dekat. Ternyata penyelidikan itu mengecewakan. ternyata Jill punya perasaan yang sama pada lorong-lorong yang berbelok-belok dan tempat-tempat gelap di bawah tanah. Jill merasa Scrubb tahu dia berbohong. dalam beberapa langkah. tapi sekali lagi. Tapi kali ini tidak ada pilihan arah. karena parit yang mereka ikuti buntu. Nah. “itu akan membawa kita kembali-ke selatan. b l o g s p o t . meskipun dia tidak mengatakan apa-apa. Tempat seperti ini mungkin saja mengarah ke gua naga. c o m .” Dia maju terus.” “Kurasa jalan ini tidak mengarah ke mana-mana.

kurasa. si marsh-wiggle dengan tangan- tangannya yang panjang tidak mengalami kesulitan menarik mereka keluar. “Masa bodoh dengan tanda-tanda itu. ditambah rasa menderita karena begitu kedinginan dan lelah. jauh dalam hati. dia sudah kesal pada dirinya sendiri karena tidak mengetahui tugas dari sang singa sebaik yang dia anggap seharusnya diketahuinya. Dan rasanya berat ketika Puddleglum memilih saat itu untuk berkata: “Apakah kau masih yakin pada tanda-tanda itu.” Seperti yang kautahu. “Oh. Dia sebenarnya masih mengingat. “Sesuatu tentang seseorang menyebutkan nama Asian. Jill salah menyebutkan urutannya. Pertanyaan Puddleglum membuatnya kesal karena. Benar-benar menderita harus kembali dalam rasa dingin yang menggigit itu. Kekesalan ini. aku tidak heran. Tapi aku tidak akan mengatakan hafalanku di sini. Tapi rasanya mengerikan berada di atas lagi. membuatnya berkata. c o m . telinga mereka mulai merasa lagi.” kata Pole. kalau man sedikit bersusah payah berpikir: tapi tidak begitu “rajin” lagi pada tugasnya sehingga tidak bisa yakin mengatakannya dalam urutan yang tepat begitu diminta dan tanpa berpikir.” gerutu Scrubb. “Tidak ada gunanya. Sepertinya bagiku. bukit ini. Ketika mereka kembali ke tempat Jill pertama jatuh. Pole? Tanda apa yang harus kita ikuti sekarang?” “Oh. daerah 77 | R a t u . “Sekarang aku jadi bertanya-tanya. Itu karena dia telah berhenti mengulangi hafalan tanda-tanda itu tiap malam. Dalam ruang sempit parit itu. Jill tidak membuang waktu untuk berbalik dan memimpin jalan kembali. Mereka bisa melihat dengan jelas dan bernapas dengan mudah dan mendengar satu sama lain bicara tanpa harus berteriak. ayolah! Masa bodoh dengan tanda-tanda itu.” Dia mungkin tidak benar-benar bermaksud begitu. bukan?” kata Puddleglum.b u k u . itu tanda yang berikut. apakah kau baik-baik saja? Ingatanmu tertukar-tukar. b l o g s p o t .

“Harfang!” teriak Scrubb. harus. tapi sekarang mereka melawan angin lagi. diam. ya ampun!” kata Scrubb. harus. Kita akan mati kalau berada di luar pada malam seperti ini. lihat. b l o g s p o t . masih bicara. pantas untuk berhenti dan melihat-lihat.” teriak Jill dan menunjuk. tempat tidur.” kata Puddleglum. Semua berbalik. Kali ini. sebaris cahaya telah muncul. Si marsh-wiggle mengikuti mereka. marl jalan terus.” kata Puddleglum memulai. Dan mereka tidak ingin. “Tapi apa yang akan kukatakan adalah “ “Oh. c o m . Tidakkah kau ingat apa yang dikatakan lady itu tentang mereka akan mengunci pintu begitu sore? Kita harus sampai di sana tepat waktu. dan melihat.b u k u . dan minuman hangar. sehingga tidak bisa mendengarnya bahkan kalaupun ingin. 78 | R a t u . “Ayo. Mereka memikirkan mandi. ini bukan malam. itu jendela: jendela-jendela lebih kecil yang membuat seseorang berpikir dengan senang tentang kamar- kamar tidur. Di kejauhan. dan pikiran akan mencapai Harfang terlalu malam dan terkunci di luar nyaris tak tertahankan. dan jendela-jendela lebih besar yang membuat orang memikirkan aula-aula luas dengan api besar di perapian dan sup panas atau daging panggang masih mengepulkan asap tersaji di meja.” dan mulai berjalan di atas dataran yang licin secepat yang kaki mereka bisa. “Itu semua sangat baik. “Kita tidak bisa membuang-buang waktu. bahkan lebih jelas daripada ketika para petualang itu melihatnya di malam sebelumnya. di utara.” kata Jill kesal.” “Oh. tapi kedua anak sama-sama berkata. dan jauh lebih tinggi daripada dataran tempat mereka berdiri. lihat. lihat. “inikah waktu yang tepat untuk berhenti dan mengagumi pemandangan? Ya ampun.datar tempat kita berada ini. Apakah kalian memerhatikan “ “Oh. belum.” “Yah.

Meskipun buru-buru.” katanya.b u k u . butuh keberanian untuk berjalan ke pintu depan rumah raksasa. Ada jendela-jendela di sisi luar dinding. Tapi akhirnya mereka berdiri di depan pintu kastil. lebih baik menghadapinya. Pintu terali besinya terangkat dan gerbangnya terbuka. dan Jill hampir menyerah. “Jangan menunjukkan ketakutan kalian. Dan bahkan ketika mereka menyeberangi dataran itu. Ini membuat seluruh tempat itu tampak lebih bersahabat dan tidak terlalu menakutkan lagi. Scrubb dan Puddleglum harus membantunya beberapa ratus meter terakhir. dan meskipun memiliki banyak menara. Pertama-tama ketinggian dan keterjalan tebing itu menakutkan mereka. Meskipun tadinya memberi banyak peringatan tentang Harfang. apa pun yang kalian lakukan. Jelas. sehingga cukup mudah untuk keluar-masuk kastil tanpa melalui halaman dalam. para raksasa baik tidak mengkhawatirkan serangan apa pun. “Pelan-pelan sekarang. bangunan itu lebih mirip rumah besar daripada kastil. Betapapun lelahnya dirimu. tapi kemudian mereka melihat ada jalan menanjak yang lebih mudah di sisi kiri dan jalan itu menuju Harfang. tapi sekarang karena kita sudah ada di sini. b l o g s p o t . Kita sudah melakukan hal paling bodoh di dunia dengan datang. mereka butuh waktu lama untuk menyeberangi puncak bukit yang datar itu. c o m . setelah perjalanan yang mereka lakukan. Bahkan ada pintu-pintu kecil di sana-sini. masih ada beberapa birai yang harus dituruni di sisi lain. Tapi akhirnya mereka mencapai dasar dan bisa melihat penampilan Harfang. cukup dekat ke tanah sesuatu yang tidak akan didapati pada benteng sungguhan. Ini meningkatkan semangat Jill dan Scrubb. Tanjakan itu sangat menyulitkan. Puddleglum-lah yang menunjukkan keberanian paling besar.” 79 | R a t u . Bangunan itu berdiri pada tebing terjal yang tinggi.

“Aku 80 | R a t u . “Dia mungkin sangat menyebalkan. mengenakan rompi kulit dengan piringan besi terpasang di seluruh permukaannya sehingga mirip baj u rantai besi.” Sebuah pintu terbuka. menunjukkan kilau perapian yang menyenangkan. berteriak pada raksasa itu. Jill menggigit bibirnya karena takut akan berteriak. “Ho! Penjaga pintu! Ada tamu minta penginapan.” Dia memerhatikan anak-anak dengan penuh rasa ingin tahu. Kalian lebih baik berteduh sementara aku mengirim kabar pada Yang Mulia.” katanya. tapi dia punya banyak keberanian-dan kejujuran. “Tolonglah. dan penjaga pintu muncul. Masuk. makhluk-makhluk kecil. “Wajah-wajah biru. Dia bu kan raksasa yang benar-benar besar.” katanya.” Dan sementara menunggu sesuatu terjadi. dia membuka topinya dan membuang tumpukan salju berat yang terkumpul di tepiannya yang lebar. dan mengirim kami dua anak dari Selatan dan marsh-wiggle ini (namanya Puddleglum) pada Pesta Muslin Gugur kalian. b l o g s p o t .b u k u . “Kau ini makhluk apa?” katanya. Dengan kata-kata ini dia maju ke gerbang. Dia memiliki rambut merah yang be rantakan. Jill mengumpulkan keberaniannya.” bisik Scrubb pada Jill. masuk. “O-ho!” kata penjaga pintu. “Menurutku. dia lebi h tinggi daripada pohon apel tapi tidak begitu tinggi sep erti tiang telegram. c o m .” tambahnya. Dia membungkuk dan menatap Puddle glum. dan memanggil sekeras yang dia bisa. Kalau tidak mengganggu tentu saja. lututnya telanjang (dan sangat berbulu) d an dia mengenakan sesuatu yang mirip lilitan kain pada kedua kakinya. “Lady Bergaun Hijau memberi salam pada Raja Raksasa yang Baik. berdiri diam di bawah lengkungan tempat gema bisa membantu suaranya. “Kalau begitu lain ceritanya. itu berarti.

menatap tamu-tamu sampai sepertinya matanya akan melompat keluar dari kepalanya. c o m . dan mengembuskan napas lega. “kau kelihatannya butuh dihibur.” “Wajah kami biru karena kedinginan. setelah memandang terakhir kalinya. “Aku tidak bisa memberimu cangkir. kata orang.” Dan dia mengulangi apa yang dikatakan Jill padanya.tidak tahu wajah bisa berwarna seperti itu.” “Kalau begitu masuk dan hangatkan diri. dan tertawa keras. “Sebenarnya warnanya tidak seperti itu.” kata si penjaga pintu pada Puddleglum. tapi berukuran kira-kira dua puluh kali lebih besar. Dan api yang sangat besar! Sepertinya empat atau lima pohon utuh terbakar di dalamnya. sedekat yang mereka bisa menahan panasnya. Aku sendiri tidak peduli. Kau tidak perlu mengatakan soal ini di rumah utama. meninggalkan ruangan. Raksasa yang lebih muda itu. Kutu menyukai kutu yang lain. karena kau akan menenggelamkan dirimu sendiri. Tapi aku berani bilang kalian pasti saling menganggap yang lain manis. b l o g s p o t . “Nah. dan api itu begitu panas sehingga mereka hanya bisa mendekat beberapa meter darinya. mereka melupakannya begitu melihat hal yang mereka inginkan sejak makan terakhir kemarin malam-api. udang-udang kecil. “Coba kulihat. Nak.” Dia mengeluarkan botol hitam sangat mirip dengan milik Puddleglum. Barang perak akan tetap datang ke sini. Dan meskipun cukup mengerikan mendengar pintu sebesar itu terbanting menutup di belakang mereka. “larilah bawa pesan ini ke rumah utama.” kata penjaga pintu.” kata si penjaga pintu. Coba kulihat. dan itu bukan salahku.” kata si penjaga pintu pada raksasa lain yang duduk di bagian belakang ruangan.” 81 | R a t u . Masuk. Tempat garam meja ini tepat sekali. Tapi mereka semua terduduk di lantai bata. kodok.b u k u . Mereka mengikutinya masuk pondok. “Sekarang. coba kulihat.” kata Jill.

“Rasanya juga baik-baik saja.” katanya. Dia menjilat bibirnya dan berkata pada anak-anak. “Ini tes. Wiggleterhormat. yang terlalu tinggi untuk mendengar kata-kata yang dibisikkan Puddlelum. Kalau aku meringkuk. Lebih baik meyakinkan. kalian mengerti. “Aromanya baik-baik saja. Marsh-wiggle. “Ah!” katanya. atau sesuatu. marsh-wiggle. “Marsh-wiggle. “Mereka harus langsung pergi ke ruang takhta. kau ternyata jantan seperti pria. Bagaimana selanjutnya?” Dia minum tegukan lebih besar. “Bukan kodok juga: marsh- wiggle. kodok. berubah jadi kadal. di sebelahnya. “Wah. “Tapi itu tidak berarti apa-apa. “Tapi apakah rasanya sama saja sampai habis?” dan minum seteguk lagi.” katanya. Lihat. terbahak- bahak dan berkata. dan menjadi cangkir yang tepat bagi Puddleglum. tapi Puddleglum tetap duduk dan berkata.” Kemudian dia mengendus minuman itu. meledak. dia menghabiskannya!” “Bukan pria. aku yakin. kalian jadi tahu jangan menerima apa pun yang mereka tawarkan pada kalian..” 82 | R a t u ..” dan minum satu teguk.” jawab Puddleglum dengan suara yang entah bagaimana terdengar kesal. c o m . Anak-anak berpikir Puddleglum akan menolaknya. karena tidak memercayai raksasa yang baik. “Pasti ada sesuatu yang mengerikan di dasarnya.” katanya. ketika raksasa itu meletakkannya di lantai. dan menghabiskan minuman itu. karena lebih sempit dan lurus. “Tapi mungkin tegukan pertama mungkin begitu. Marsh-wiggle yang sangat terhormat.” Tapi raksasa itu.” Anak-anak berdiri.b u k u . “Agak terlambat memikirkan untuk berhati-hati sekarang setelah kita berada di dalam dan pintu tertutup di belakang kita.” Dan saat itu pintu terbuka di belakang mereka dan raksasa yang lebih muda masuk sambil berkata. Tempat garam meja itu tidak mirip tempat garam meja kita. b l o g s p o t . Tapi dia bergumam.

*** 83 | R a t u . Dengan kaki-tangannya yang panjang.” “Tidak ada yang salah padaku. Tapi mereka tidak punya waktu untuk memerhatikan ini. Nak. b l o g s p o t . dan menendang-nendang di udara. Kira-kira enam meter dari singgasana. Tidak ada yang mirip kodok pada diriku. tempat lampu-lampu berkilau dan apt berkobar dalam perapian dan keduanya terpantul pada atap miring dan ukiran di dinding. Lebih banyak raksasa dari pada yang bisa mereka hitung berdiri di kirikanan mereka. “Bukan kodok. “Tunjukkan jalan pada mereka. mereka berhenti. Aku biggleterhormat.” kata Puddleglum.” kata raksasa penjaga pintu. c o m . dia tampak. semua mengenakan mantel yang memesona. mereka mendapati diri mereka berkedip-kedip dalam cahaya terang ruangan yang sangat besar. anehnya mirip labah-labah besar. duduk dua makhluk besar yang sepertinya Raja dan Ratu. memang tampak mirip kodok. Puddleglum. Dan di dua singgasana di ujung. dicengkeram dalam tangan si raksasa. di sana dia terbalik ke posisi duduk. karena tak lama kemudian mereka memasuki gerbang besar ke kastil utama jantung mereka langsung berdebar lebih cepat daripada biasa-dan. Dengan cara yang tidak terhormat ini mereka menyeberangi halaman. Scrubb dan Jill berusaha membungkuk dengan kaku (anak-anak perempuan tidak diajar member' hormat di Sekolah Eksperimen) dan raksasa muda itu dengan hati-hati meletakkan Puddleglum di lantai.b u k u . sejujurnya. setelah menyelusuri beberapa koridor dengan berlari kecil mengikuti langkah-langkah si raksasa.” Tapi raksasa muda itu memegang pinggangnya dan memberi tanda pada anak-anak supaya mengikutinya. “Dan lebih baik kau menggendong si kodok. Dia minum lebih banyak daripada yang pantas baginya.

Yang Mulia. Lady Bergaun Hijau memberi salam pada Anda melalui kami dan berkata Anda pasti senang menerima kami untuk ikut pada Pesta Musim Gugur Anda.” Raja dan Ratu Raksasa saling menatap. Dia lebih menyukai Raja daripada Ratu. Siapa pun bisa melakukan itu.” Dia mengulurkan tangan kanannya yang besar ke bawah-sangat bersih dengan beberapa cincin pada jari-jarinya.) “Ya. memang. tapi juga dengan kuku tajam yang mengerikan. (“Mungkin ternyata dialah yang sifatnya lebih baik.” kata Raja. Dia mengangguk keras-keras kepada Scrubb. Berkata dalam hati dia tidak akan pernah memaafkan Jill (atau juga Puddleglum). anak-anak baik!” kata Ratu.b u k u .BAB DELAPAN Rumah Harfang “AYO. Kami menyambut kalian di istana kami. Raja memiliki janggut keriting yang bagus dan hidung lurus yang mirip paruh elang. saling mengangguk. tapi lidahnya begitu besar dan merah. “Anak-anak hebat. Ratu sangat gemuk dan memiliki wajah gemuk berdagu ganda-bukan hal yang menarik dalam ukuran biasa. c o m . Scrubb menjilat bibirnya dan berteriak pada Raja Raksasa. Dia terlalu besar untuk berjabat tangan 84 | R a t u . Jill merasa mulutnya sangat kering sehingga dia tidak bisa bicara. Beri aku tangan kalian. “Oh. b l o g s p o t . Kemudian Raja mengeluarkan lidahnya dan menjilat bibirnya. “Maaf. katakan.” pikir Jill. dan tersenyum dengan cara yang tidak disukai Jill.” bisik Scrubb. dan keluar begitu tak terduga. dan tentu saja tampak jauh lebih mengerikan ketika berukuran sepuluh kali lebih besar. sehingga Jill cukup kaget. dan cukup tampan menurut ukuran raksasa. Pole.

“Makhluk mengerikan itu! Dia hidup!” “Dia baik. salju mencair menetes-netes dari pakaiannya. Aku yakin begitu.b u k u . menunjuk Puddleglum. Beri mereka makanan. karena Puddleglum dan Scrubb langsung diangkat pelayan raksasa laki-laki. dan hidungnya baru mulai merasa lagi. dan meskipun lolipop dan permen buah terdengar sangat enak. kau tidak akan berguna ketika pesta datang. 85 | R a t u .” Kuharap kalian tidak akan kehilangan ketertarikan pada Jill di sisa buku ini kalau kukatakan pada kalian saat ini dia mulai menangis. anggur. yang membalas uluran tangannya. Tapi pidato bodoh Ratu membawa hasil yang hebat.dengan anak-anak. kalian! Bawa mereka. Jangan menangis. b l o g s p o t . “Dan apa itu?” tanya Raja. “Biggle yang terhormat. beri dia benda-benda lain. Buat anak perempuan kecil itu nyaman. Beri dia lolipop. tangan. Kaki. “Oh!” teriak Ratu. dan mainan. kalau tidak. beri dia segala yang bisa kaupikirkan -susu hangat.” kata Puddleglum. Yah. anak malang! Yang Mulia. karena Ratu berkata: “Ah. dia nyaris belum makan dan minum apa pun hari itu. Yang Mulia. permen buah. “Anda pasti lebih menyukainya kalau sudah mengenalnya. wangi-wangian.” kata Scrubb cepat- cepat. c o m . menaikkan gaunnya sampai ke mata kaki. dan air mandi. Ada banyak alasan baginya.” Jill sama marahnya dengan kau dan aku kalau mendengar mainan dan boneka. dia sangat berharap sesuatu yang lebih pantas akan dihidangkan. tindakan itu membawa akibat lebih baik pada saat itu daripada yang bisa dilakukan tindakan apa pun. beri dia boneka. sungguh. dia baik. tapi dia mengguncang lengan mereka. gadis kecil. dan kakinya begitu sakit sehingga dia merasa tidak bisa berdiri lebih lama lagi. Cepat. nyanyian. kita bersalah membiarkan tamu- tamu kita berdiri. telinga.

karena luasnya berekar-ekar. Dia segera melihat bahwa dia benar tentang ini. Dia diberikan pada perawat Ratu yang sudah tua. Kaki Jill tenggelam sampai ke mata kaki dan itu sangat menyenangkan bagi kaki yang sakit. Sangat menyenangkan untuk duduk. dari sudut pandang raksasa. mereka pasti sudah biasa dengan tamu-tamu seukuran kami. Dan ketika semua itu selesai. b l o g s p o t . dan pisau. bonekaku. tapi jelas dibuat bagi manusia. c o m . segar. dan akan agak gelap kalau saja tidak ada apt dalam perapian dan karpet merah tebal di lantai. meskipun sebenarnya saat itu 86 | R a t u . yang ternyata. karena meja dan kursi dengan ukuran yang tepat bagi manusia dewasa biasa diletakkan di depannya. Dia sangat terampil. dan di sini hal-hal menyenangkan mulai terjadi padanya. merasa hangat dan bersih akhirnya. bukan raksasa kecil. dan dari sudut pandang manusia. Bahkan kau tidak perlu mengeringkan diri.” Dia mengisi baskom untuk merendam kaki raksasa dengan air hangat dan membantu Jill memasukinya. la! Ups-ayo” dan “Ada bebek” dan “Sekarang baik-baik saja. Kakinya masih telanjang dan rasanya menyenangkan menginjak karpet raksasa. meskipun agak kasar dan keras. wanita tua kecil yang hampir bungkuk karena usianya. serta sendok juga berukuran tepat. kau hanya perlu berguling di atasnya di depan perapian dan membuat dirimu santai. Makanannya-yang kurasa harus kita sebut makan malam. dan mereka dibawa ke kamar mereka. garpu.dan Jill oleh pelayan raksasa perempuan. Dan handuk raksasa. Kurasa kalau wanita bergaun hijau itu datang ke sini. juga menyenangkan. Kamar Jill kira-kira seukuran gereja. Pakaian yang sangat indah dan agak kebesaran baginya.b u k u . pikir Jill. Kalau kau bisa berenang (seperti Jill) baskom raksasa sangat menyenangkan. dan hangat dipakaikan pada Jill. la. meskipun Jill berharap dia tidak terus-menerus mendecakkan lidahnya dan mengatakan hal-hal seperti “Oh. pakaian bersih. raksasa yang cukup kecil untuk masuk kamar biasa tanpa membuat kepalanya terantuk langit-langit.

Sayang!” kata si raksasa perempuan. Aku tidak tahu apa pun yang lebih menyebalkan daripada dicium raksasa perempuan. tapi si perawat berkata: “Tut-tut-tut-tut. Jill sangat lega bisa berbar ing di sana. dia membawa mainan raksasa bersamanya boneka raksasa yang lebih besar daripada Jill sendiri. “Apakah salju masih turun. Perawat?” tanya Jill dengan mengantuk.lebih dekat pada waktu minum teh-adalah sup ayam. c o m . kalkun panggang panas. dia tidur nyenyak melewati waktu makan malam dan tengah malam. dan domba wol. kuda-kudaan kayu yang beroda. b l o g s p o t . aku tahu! Hi-hi-hi! Da-dah. chestnut panggang. seperti yan g bisa kaulihat dalam hotel tua. Boneka baik!” Tempat tidurnya bukan tempat tidur raksasa tapi sekadar tempat tidur besar bertiang empat. tapi tertidur lima menit kemudian. drum yang kelihatan seperti meteran gas kecil.b u k u . dan setiap kali masuk. dan buah sebanyak yang bisa kaumakan. “Hujan akan menghapus semua salju jahat. puding yang masih mengepul. Kemudian 87 | R a t u . kira-kira seukuran gajah. dan tampak sangat kec il dalam ruangan raksasa itu. memukul jendela- jendela istana. Kau pasti menginginkannya setelah cukup beristirahat. tapi Jill tidak mendengarnya. Boneka kecil akan bisa keluar dan main besok!” Dan dia merapikan selimut Jill lalu mengucapkan selamat malam. dan Jill sebal melihatnya. Jill punya pikiran yang sama. Sekarang hujan. “Tidak. Benda-benda itu buatannya kasar dan jelek juga dicat dengan warna-warna sangat terang. sekarang. Hujan turun terns sepanjang petang dan malam. Dia terus-menerus memberitahu si perawat bahwa dia tidak menginginkannya. Satu-satunya hal yang menyebalkan adalah si perawat yang terus keluar-masuk.

Dan kuda itu bergerak sendiri. dan Jill mendapati dia sudah melupakan semuanya. berjalan di atas roda-rodanya menyeberangi karpet. “Ini teman- teman boneka kecil datang untuk bermain bersamanya” Masuklah Scrubb dan si marsh-wiggle. di luar batas tilling dunia. Saat itulah Jill bermimpi. sang singa. Baginya seolah dia bangun dalam kamar yang sama dan melihat api. kalian begitu pula?” 88 | R a t u . b l o g s p o t . dan kuda kayu besar itu tampak dalam cahaya api. berpakaian. dan tertulis dalam huruf-huruf besar melintang di bumi atau langit (dia tidak tahu yang mana) adalah kata-kata KE BAWAHKU.datanglah waktu paling tenang dalam malam dan tidak ada yang bergerak kecuali tikus dalam rumah para raksasa itu. Saat itu. lalu membuatnya melihat ke luar. mimpi memudar. dan ketika Jill bangun. Dan Aslan membawanya dengan rahangnya (Jill bisa merasakan bibirnya dan napasnya tapi bukan giginya) dan membawanya ke jendela. sangat siang pagi berikutnya. Tepat seperti Jill melihatnya di pegunungan. Aku merasa lebih baik.b u k u . Bulan bersinar terang. Dan aroma segala hal yang beraroma manis mengisi ruangan. kurasa. ketakutan yang sangat meliputi dirinya. Sang singa menyuruhnya mengulangi tanda-tanda. tapi singa sebesar kuda. Dia bangun. hampir padam dan merah.” kata Jill. Kemudian dia bukan lagi singa mainan. dan air mata mengaliri wajahnya dan membasahi bantalnya. Tapi sesuatu membuat bingung Jill. “Halo! Selamat pagi. melainkan singa sungguhan. dan menghabiskan sarapan di depan perapian ketika si perawat membuka pintu dan berkata. Dan sekarang benda itu bukan lagi kuda-kudaan. c o m . “Tidakkah ini menyenangkan? Aku tidur kira-kira lima belas jam. Setelah itu. meskipun dia tidak tahu apa itu. dia tidak ingat sama sekali bahwa dia bermimpi. dan berhenti di kepala Jill.

dan pada pandangan pertama. Benda yang tampak seperti cerobong asap pabrik merupakan pilar-pilar besar. masih berdiri. “Oh. Dan pada puncaknya.” Dan mereka langsung melakukan itu. Scrubb mengatakan pikiran mereka semua.” 89 | R a t u . potongan mereka teronggok pada dasarnya seperti pohon tumbang berbentuk batu raksasa. terpotong-potong pada tinggi yang tidak sama. KE BAWAHKU. Dilihat dari istana.” katanya dengan nada putus asa. “Tanda kedua dan ketiga terlewati. Wah!-jendelamu punya tempat duduk. Kalau bisa memanjat ke sana. Itulah yang dipikir Jill jurang. seperti yang dilihat Jill sekarang. betapa mengerikan!” Matahari bersinar. “Aku ya. tempat itu tidak lain merupakan reruntuhan kota raksasa.” kata Scrubb. Tanggul-tanggul yang saling silang adalah sisa-sisa dinding bangunan-bangunan raksasa yang mungkin dulunya istana-istana dan kuil-kuil raksasa. tulisan gelap melintang di tengah jalan.” Dan saat itu mimpi Jill kembali dalam ingatannya. “Aku-aku berhenti menghafalkan tanda-tanda itu setiap malam. Jauh di bawah mereka. Tempat itu tampak datar.b u k u . karena seluruhnya masih ditutupi bata. kita bisa melihat ke luar. Jill berkata. aku pasti sudah bisa melihat itulah kota tersebut. terbentang seperti peta. b l o g s p o t . meskipun dalam salju. dan kecuali beberapa kubangan. Birai-birai yang mereka turuni di sisi utara bukit-juga. salju telah hampir seluruhnya tersapu bersih hujan. Sepotong dinding. dan setelah bersiul pendek. c o m . pastinya birai-birai yang mereka panjat di sisi selatan-adalah sisa-sisa tangga raksasa. “tapi Puddleglum berkata dia merasa pusing. meskipun di beberapa tempat penutupnya rusak. puncak bukit datar yang mereka lewati dengan susah payah kemarin siang. Kalau aku memikirkan tanda-tanda itu. Ketika petualang saling memandang dengan kesal. “Ini salahku. kira-kira 150 meter tingginya.

Kau berpikir betapa enaknya kalau Aslan tidak 90 | R a t u . “Kita melihatnya. Paling tidak aku tahu aku begitu.” Dia menendang tempat duduk jendela itu dengan kasar. Tidakkah kau mengerti? Kita masuk huruf dalam KE.” “Tapi tidak mencoba cukup keras. “Aku melihatnya.” kata Scrubb. “Jadi tidak ada gunanya. Itulah tempatmu jatuh. Kita masuk dalam tulisan itu. atau (kalau kau lebih suka) sudut timur laut huruf itu.” “Sebenarnya.” kata Jill. lalu berkata lagi.b u k u . “Wah. Kita hampir melupakan Pangeran Rilian. Pole. “bagaimana kita tidak melihat tulisan itu? Atau apakah mungkin tulisan itu muncul kemarin malam? Bisakah dia Aslan menempatkannya di sana pada malam hari? Aku mengalami mimpi yang aneh. Aku seharusnya melakukannya. atau hampir. Aku tahu apa yang kaupikirkan karena aku punya pikiran yang sama. Kupikir tempat itu tampak seperti reruntuhan kota.” Dan dia menceritakannya pada teman-temannya.” “Aku tidak heran.” kata Scrubb. bodoh!” kata Scrubb. “Aku lebih buruk lagi. “kita begitu ingin mencapai tempat ini sehingga tidak memikirkan hal lain.” kata si marsh-wiggle. Kita berjalan sepanjang coretan bawah huruf ke utara-berbelok ke kanan sepanjang garis tegak lurusnya-sampai ke belokan berikut ke kanan-itu coretan yang tengah-kemudian berjalan mencapai puncak sudut kiri. b l o g s p o t . dan kembali.” “Kaulah satu-satunya yang tidak boleh disalahkan. Betapa bodohnya kita. “Kau mencoba menghentikan kami.” kata Puddleglum. “Dan aku seharusnya tidak sekadar mencoba.” “Apa yang tidak kumengerti. “itulah yang dia inginkan. Sejak kita bertemu wanita bersama kesatria yang tidak bicara itu.” kata Puddleglum. Seolah aku tidak bisa menghentikan kalian berdua dengan masing- masing tanganku saja. c o m . kita tidak memikirkan hal lain.

b u k u . 91 | R a t u . bertemu seseorang yang bisa membantu kita. Bagaimana kita bisa melakukannya sekarang? Tidak ragu lagi. Kita hanya tinggal punya empat tanda untuk diikuti.” kata Puddleglum. Begitu. “Kita bisa mencoba membuka pintu itu sebagai awalnya. Kemudian itu akan jadi salahnya. Sama saja-aku sangat menyesal dan sebagainya -sama saja. kalau kita berkonsentrasi pada pekerjaan kita ketika berada di reruntuhan kota. ada artinya.” “Maksudmu. apa arti instruksi itu? KE BAWAHKU sepertin ya tidak berarti apa-apa.” “Tapi bagaimana caranya?” tanya Jill.memasang instruksi pada batu-batu reruntuhan kota sampai kita sudah melewatinya. gua. kita pasti sudah ditunjukkan jalannya menemukan pintu kecil. aku yang salah. dan hampir pasti tidak ada yang bisa memutarnya kalau bisa mencapainya. “Artinya kita harus mencari sang pangeran di bawah kota itu. “Memang benar. c o m .” “Ya. bukan? Tidak. b l o g s p o t .” Kemudian mereka semua menatap pintu dan melihat tidak ada di antara mereka yang bisa mencapai pegangannya. “Itulah pertanyaannya.” kata Jill. atau terowongan.” kata Jill. kita harus kembali ke sana. Kita harus mengakuinya. kurasa. Aku merusak segalanya sejak kau membawaku ke sini.” “Yah. bukan kita. dan kita sudah melewatkan tiga tanda pertama dengan salah. meremas tangannya yang seperti kaki katak. Instruksi Aslan selalu berhasil: tidak pernah ada pengecualian. bukan?” kata Puddleglum. Mungkin bahkan (kalian tidak pernah tahu) Aslan sendiri. Tapi bagaimana caranya sekarang-itulah masalahnya.” kata Puddleglum. Kita harus turun ke bawah batu-batu kota itu entah bagaimana. “Mudah.

Rasanya tidak.” kata Scrubb. “Tapi itu satu-satunya kesempatan yang mungkin bisa kita dapatkan.) “Kita tidak boleh membuat mereka waspada. mereka akan menjadi tawanan sampai pagi. mungkin ada pintu belakang yang terbuka?” “Hampir tidak bisa disebut kesempatan. Puddleglum sama sekali menentang ide memberitahu para raksasa tentang urusan mereka yang sesungguhnya dan meminta diizinkan keluar begitu saja. Begitu mereka berada dalam kamar- kamar mereka dan pintu tertutup. dan tentu saja anak-anak tidak bisa mengatakan hal itu tanpa persetujuannya. “adalah mencoba menyelinap di siang hari. tapi itu akan menimbulkan kecurigaan. meminta pintu mereka dibiarkan terbuka.” kata Scrubb. dan kalau kau tertangkap. Pintu-pintu dan jendela- jendela lebih mungkin terbuka. karena mereka sudah berjanji. Dan ketiganya merasa cukup yakin tidak ada kesempatan melarikan diri dari istana di malam hari. “Satu-satunya kesempatan kita. Kalau kau ingin keluar dari rumah tanpa dilihat.” 92 | R a t u . c o m . (Sangat sulit membuat raksasa maupun orang dewasa untuk memercayai ini kalau kau tertangkap basah memanjat keluar jendela kamar tidur pukul satu pagi. Mereka bisa. kau selalu bisa berpura-pura kau tidak akan pergi jauh dan tidak punya rencana khusus.b u k u . “Kita harus berpura-pura senang di sini dan tidak sabar menanti Pesta Musim Gugur. Dan tidak ada yang mengatakannya. tapi semua berpikir. tengah hari kadang- kadang lebih baik daripada tengah malam. tentu saja. Itu bukan pikiran yang menyenangkan.” kata si marsh-wiggle. b l o g s p o t . Mungkin saja ada satu jam di siang hari ketika para raksasa tidur? dan kalau kita bisa lari sampai dapur.” Sebenarnya. “Apakah kaupikir mereka tidak akan mengizinkan kita keluar kalau kita memintanya?” kata Jill. rencana Scrubb tidak seburuk yang mungkin kaupikir.

“Aku mendengar salah satu dari mereka mengatakan itu. “Dan senang” lalu dia menunjukkan lompatan yang paling menyedihkan.” Anak-anak.” kata Puddleglum sambil mendesah. “Nah. tapi aku yakinkan kalian itu yah. c o m . sebagian besar di antaranya-adalah sandiwara.” kata Puddleglum. anak-anak selalu punya semangat tinggi. “Itu akan diadakan besok malam. entah bagaimana. “Kalian akan cepat terbiasa. “Sekarang. Kalian.b u k u . ketika kemudian membicarakan petualangan mereka. Aku sudah berpikir itu mungkin bisa berguna. aku lihat. yang membuat ini lebih mudah. kalau saja kita bisa mendapatkan raksasa untuk membuka pintu. Aku akan gembira. Seperti ini “ dan dia menampilkan seringai mengerikan. dan si perawat raksasa muncul. Ingin keluar dan melihat Raja serta seluruh anak buahnya berangkat untuk berburu? Pasukan mereka hebat sekali!” 93 | R a t u . Kalian harus melihatku. Kegembiraan. berkata. Bergembiralah kita. “Baiklah. Sementara kita berpura-pura dan bergembira. “ “Aku mengerti. tapi mereka yakin Puddleglum berpikir itu benar ketika mengatakannya.” kata Jill.” “Gembira. tidak pernah yakin apakah pernyataan yang terakhir ini benar. “Itulah yang barns kita tampilkan.” kata Scrubb. Mereka toll sudah berpikir aku makhluk yang lucu. mengerti bukan. Mereka toll menganggap kita benar-benar anak kecil.” Untunglah. Seolah kita tidak punya masalah apa pun. dan melakukan apa yang kulakukan. “Kita harus pura-pura sangat tidak sabar menanti acara itu. boneka-bonekaku. saat itu pintu terbuka. kita harus mencari tahu sebanyak mungkin tentang istana ini. dan terus-menerus bertanya. Senang. Aku berani bilang kalian berdua berpikir aku mabuk berat kemarin malam. b l o g s p o t . kalau melihat contohku.

b l o g s p o t . dan r aksasa menuntun mereka. Sayang. serta hidung dan mulut anjing yang basah menyentuh tanganmu. Betapa menyenangkan!” kata Jill. dan perburuan raksasa dilakukan dengan berj alan kaki. Dua puluh atau tiga puluh raksasa. slap berolahraga.” kata Ratu. Puddleglum mulai menunjukkan tingkah yang dipikirnya gembira dan suka bermain-main (yang mungkin bisa merusak segalanya kalau saja ada yang memerhatikan) ketika Jill menampilkan senyum kekanak-kanakannya yang paling menarik. berkumpul. “Oh. “Oh. dekat Jill ada ekor-ekor yang bergoyang. bukan? Apakah Anda akan kembali?” “Ya. Raksasa tua itu mengenakan pakaian hijau dan membawa terompet di sisi tubuhnya. seperti perburuan yang menggunakan anjing beagle di Inggris. Anjing-anjing pemburunya pun berukuran biasa. termasuk Raja. dan sama sekali tidak menyenangkan kalau ada sang ratu di istana sepanjang hari. berlari ke usungan Ratu dan berteriak pada raksasa itu. Tapi kemudian dia melihat Ratu dalam usungan yang dipanggul enam raksasa muda. sehingga dalam beberapa m enit mereka sudah mencapai halaman. karena dia merasa yakin Ratu yang gemuk tidak mungkin mengikuti para anjing pemburu dengan berjalan kaki. “Dan kami boleh datang ke pesta besok. karena tidak ada kuda raksasa di bagian du nia sana. Ketika melihat tidak ada kuda. 94 | R a t u . “Aku akan kembali malam ini. Mereka tidak buang-buang waktu untuk keluar melew ati si raksasa dan menuruni tangga pertama yang mere ka temui. Para raksasa be rjalan kaki. c o m . awalnya Jill s angat kecewa. gonggongan.b u k u . tolonglah! Anda akan pergi. Dan sementara Anda pergi. bukan? Kami sangat tidak sabar menanti besok malam! Dan kami sangat senang di sini. Suara anjing- anjing pemburu. terompet. semuanya bicara dan tertawa-tawa sehingga bisa membuatmu tuli: dan jauh di bawah. bagus.

b l o g s p o t . c o m . bolehkah? Tolong katakan ya. tapi tawa dari semua pengiringnya hampir membuat suaranya tidak terdengar.b u k u . *** 95 | R a t u .” Ratu berkata ya.bolehkah kami berkeliling istana dan melihat segalanya.

dan berkata. Di dapur. Dia bersedia dicium dan dielus oleh raksasa perempuan mana pun. dan para raksasa tua bangsawan yang sudah tidak bisa ikut berburu lagi. Kemudian (ini membuat seluruh tubuhnya terasa panas ketika dia mengingatnya kemudian) dia akan menelengkan kepala ke satu sisi dengan cara bodoh yang orang dewasa. para penjaga pintu. Begitu Raja dan kelompok berburunya berangkat. Tapi di atas. Jill mulai mengelilingi seluruh istana dan menanyakan berbagai hal. c o m . dia menanyakan berbagai hal tentang bagaimana dia akan didandani untuk pesta besar itu. jadi kau tidak harus menyeberangi halaman atau melewati rumah jaga. raksasa. coba saat ini sudah esok malam. bukan? Apakah kaupikir waktu akan berjalan cepat sampai saat itu?” Dan semua raksasa perempuan 96 | R a t u . dan apakah dia akan diizinkan untuk berdansa bersama raksasa yang benar-benar kecil. Meskipun lidahnya tidak pernah diam. para dayang. kau nyaris tidak bisa menyebutnya bicara: dia merepet dan tertawa.BAB SEMBILAN Bagaimana Mereka Menemukan Sesuatu yang Pantas Diketahui YANG lain kemudian mengakui bahwa Jill hebat hari itu. dan yang lain anggap sangat menarik.b u k u . banyak yang sepertinya kasihan padanya dan menyebutnya “makhluk kecil yang malang” meskipun tidak ada yang menjelaskan kenapa. Dia memukau semuanya-para pelayan. di antara para wanita. “Oh. Jill berpura-pura rakus. menandak-nandak. Dia berteman dengan juru masak dan menemukan fakta penting bahwa ada pintu dari ruang cuci piring langsung ke balik tembok luar. dan menggoyangkan rambut keritingnya. dan berapa lama dia akan diizinkan duduk. para pembantu. tapi melakukan semua itu dengan cara yang sangat lugu dan kekanak-kanakkan sehingga tidak ada yang curiga dia punya rencana terselubung. dan makan apa pun yang diberikan juru masak dan pembantunya. b l o g s p o t .

Dia berkata: “Jangan makan lagi. 'Kalau begitu rusa itu berbohong. Mereka makan siang di aula besar di meja kecil tersendiri. Di meja yang lebih besar. 'Mereka bilang ketika dia ditangkap. dekat perapian. sehingga anak-anak tidak lama kemudian tidak lagi memerhatikannya seperti yang kaulakukan pada bunyi burung di luar jendela atau suara lalu lintas di jalan. Bahkan anak laki-laki pun bisa melakukannya lebih baik daripada marsh-wiggle. “Rasanya hampir sayang. tapi anak perempuan bisa melakukan hal seperti ini lebih baik daripada anak laki-laki. kira-kira dua puluh meter dari sana. dan wajahnya begitu pucat sehingga kau bisa melihat aura pucatnya di bawah warna kulitnya yang seperti lumpur.b u k u ..' kata salah satu di antara mereka. c o m . setengah lusin raksasa tua sedang makan. 'Oh. Percakapan mereka begitu ribut. b l o g s p o t .. Tiba-tiba Puddleglum berpaling kepada mereka. dia berkata. dan begitu tinggi di atas mereka. dan beberapa mengusap mata dengan saputangan raksasa seolah mereka akan menangis. “Mereka semua sangat menyenangkan di usia itu. 'Kenapa?' tanya yang pertama. “Tidakkah kalian dengar apa yang dikatakan para raksasa itu? 'Daging ini lembut sekali. “Jangan bunuh aku. dagingku alot.” Scrubb dan Puddleglum berusaha sebaik mungkin. sejenis makanan yang belum pernah Jill cicipi.” 97 | R a t u .” “Ada apa?” tanya kedua anak sambil berbisik. dan dia menyukainya.' kata yang lain.” kata satu raksasa perempuan pada yang lain.' kata yang lain. Kalian tidak akan menyukaiku. Saat makan siang.berkata dia anak kecil yang sempurna. terjadi sesuatu yang membuat mereka bertiga semakin ingin meninggalkan istana Raksasa yang Baik. Mereka makan daging dingin.

ketiga petualang mengendap-endap ke dapur. 98 | R a t u . menunggu sampai mereka menyelesaikan pekerjaan mereka. Rasanya menderita. Tapi dia lalu mengerti ketika mata Scrubb melebar ketakutan dan dia berkata: “Jadi kita makan rusa yang bisa berbicara. Akhirnya tinggal satu raksasa perempuan yang tinggal di ruangan itu. Kalau diizinkan. Satu raksasa botak sedang bercerita. dan sibuk di sana. Dan begitu merasa aman. dan akhirnya ketiga petualang menyadari dengan ketakutan bahwa raksasa itu sama sekali tidak bermaksud pergi. Tapi masih banyak raksasa di sana. merasa ketakutan. “Kita membuat Aslan marah pada kita. Dia sibuk di sini. atau paling tidak di ruang cuci piring. dan semuanya merasa gugup. Mereka berjalan- jalan di lorong-lorong dan menunggu semua terdengar tenang. hal paling baik yang bisa kita lakukan adalah mengambil pisau-pisau ini dan menusukkannya pada jantung-jantung kita. yang baru pada dunia itu.” Dan perlahan bahkan Jill pun mulai bisa melihat dari sudut pandangnya. mereka menyelinap keluar dari aula.” Kesadaran ini tidak punya efek yang sama pada mereka semua. b l o g s p o t . Ketika itu berakhir. Jill. Sekarang sudah hampir tiba waktu dalam hari itu ketika mereka berharap bisa lari. kurasa.” katanya. “Inilah akibat tidak memerhatikan tanda-tanda. Para raksasa di aula duduk sangat lama setelah selesai makan. yang pernah datang ke sana sebelumnya dan paling tidak punya seekor binatang yang bisa bicara sebagai sahabatnya. dan merasa persis sama seperti kau kalau kau mendapati dirimu salah makan bayi. mencuci dan membereskan peralatan. yang lahir di Narnia. Tapi Puddleglum. merasa mual dan ingin pingsan. merasa kasihan pada rusa yang malang tersebut dan merasa jahat sekali para raksasa membunuhnya. Kita dikutuk. c o m . Tidak ada yang ingin makan siang lagi. Scrubb.b u k u . dan satu per satu. mengelap tangan lalu pergi. Sementara Jill tidak menyadari arti semua itu.

” kata Scrubb.” bisik Scrubb. Mari letakkan ketel di sini. “Kalau saja kelompok berburu itu tidak kembali terlalu cepat. dan akan lari menyelinap ke ruang cuci piring saat itu juga. dan mengusir lalat. “Pekerjaan ini hampir selesai.” kata raksasa perempuan itu. seperti boneka yang baik. pergilah dan diam sebentar. Sekarang aku bisa sedikit istirahat. “Memangnya mereka biasa kembali kapan?” tanya Jill. Buat air panas untuk teh yang enak. c o m . Dan raksasa perempuan itu tidak berhenti bergerak.” Jadi mereka semua berkumpul di sudut dapur.b u k u .” katanya pada mereka. Makhluk malang.” “Ya. namun turun lagi ketika dia menyebutkan kembalinya kelompok berburu. dia bergerak. sayangku. “Kalau tidak segalanya berantakan. Kapan pun mereka pikir raksasa itu sudah tertidur. b l o g s p o t . “Kita tidak pernah tahu. “Bagus. Aku selalu membiarkannya terbuka supaya Puss bisa keluar-masuk. pintunya terbuka. Pikiran bahwa para pemburu akan kembali kapan pun terasa mengerikan.” kata si raksasa perempuan.” Mereka menjauh ke sudut dapur. membuka mata. 99 | R a t u . Tolong lihat dalam ruang cuci piring. kalau saja si raksasa tidak terduduk tegak. Sayang. “Aku tidak tahu tapi aku merasa lelah sekali. “Nah. “Tapi sana. dan katakan padaku apakah pintu belakang terbuka.” Semua semangat mereka naik ketika raksasa itu menyebutkan lelah sekali. “Jangan mencoba sampai kita yakin dia benar-benar tidur.” Kemudian raksasa itu duduk di satu kursi dan menump angkan kakinya di kursi yang lain. menunggu dan memerhatikan.

Scrubb masih membaca bagaimana cara memasak manusia ketika Puddleglum menunjuk resep berikut di bawahnya. Setiap manusia. Lalu dia memanjat ke bangku di sisi meja untuk melihat buku itu. Si raksasa perempuan telah bangun dan sedang terbatuk-batuk. Jill menyenggol kedua temannya dan menunjuk buku. b l o g s p o t . dan melirik ke balik bahunya. Resep itu MANUSIA. Resep itu seperti ini: MARSH-WIGGLE. Mulutnya agak terbuka dan dari hidungnya keluar suara yang saat itu terdengar lebih merdu bagi mereka daripada musik mana pun. Burung yang nikmat ini bisa dimasak dengan berbagai cara. dan disajikan antara hidangan ikan dan daging Panggang. Dia membaca: MALLARD. Mereka juga memanjat bangku dan membungkuk di atas halaman-halaman luas itu. Tepat di depannya ada meja besar yang bersih dengan dua kulit pie di atasnya. Beberapa pihak menganggap binatang ini sama sekali tidak cocok untuk dimakan raksasa karena dagingnya yang alot dan rasanya yang seperti lumpur. Tentu saja kulit pie itu dibuat dengan ukuran raksasa. keluar 100 | R a t u . hampir tidak berani bernapas. dan buku terbuka.” pikir Jill tidak terlalu tertarik. c o m . Untuk mengalihkan pikirannya. Dia berbalik. Tapi rasa lumpur itu bisa dikurangi kalau Jill menyentuh kaki Puddleglum dan Scrubb perlahan. Mereka bertiga melihat kembali pada si raksasa perempuan. Si raksasa mendengkur. Hidangan ini merupakan bagian tradisional dari Pesta Musim Gugur. Dan sekarang mereka harus mengendap-endap. “Ini buku resep. Jill berpikir dia bisa berbaring dengan nyaman dalam salah satu di antaranya. Hidangan kecil ini telah lama dianggap kemewahan. dia mulai melihat-lihat ke sekelilingnya.” pikir Jill.b u k u . tapi tampaknya dia tidak tidur nyenyak. tidak berani pergi terlalu cepat. Tapi Jill tidak bisa membaca lebih lanjut. “Aku tidak tahan lagi. Jill melirik kembali ke buku. Resep-resep diatur secara alfabetis: dan di resep berikutnya jantung Jill seolah berhenti berdetak. Mata si raksasa perempuan tertutup.

mereka sekarang mengenakan pakaian yang diberikan raksasa bagi mereka kemarin malam. pakaian kalian itu?” “Ya. Lagi pula agak tipis. Jill mengenakan jubah hijau terang. dilapisi mantel merah dengan hiasan bulu putih. maka pelarian mereka sudah selesai. 101 | R a t u . Tapi jendela itu lebih hampir mencapai lima puluh daripada lima. Dan omong-omong tentang pemanah. akhirnya keluar ke bawah sinar matahari musim dingin yang pucat. karena tidak ada yang cocok baginya. Reruntuhan kota tampak. kecuali Puddleglum. “Bagus sekali warna-warna kalian berdua. dua. agak kepanjangan baginya. Pemanah paling buruk di dunia pun tidak mungkin meleset dari kalian kalau kalian berada dalam jarak tembak. kerikil. Jill pikir kalau saja mereka bisa keluar dari istana. b l o g s p o t . Dia sekarang menyadari bahwa bagian paling berbahaya malah belum dijalani. di sisi istana yang tepat. tidak lama lag. Dan. pedang bergagang emas. dan daerah antara mereka dan reruntuhan kota. tidak menyediakan banyak tempat bersembunyi. Mereka sekarang juga menyadari bahwa jalan tempat mereka berada.” kata Jill. bukan.melalui ruang cuci piring (ruang cuci piring raksasa aromanya busuk). tunik biru dan mantel. c o m .” gumam Puddleglum. Mereka berada di puncak jalan kecil kasar yang mengarah dengan terjal ke bawah. “Tampak jelas dalam hari musim dingin. Mereka juga tampak jelas dari jendela mana pun di sisi itu. atau lima jendela ada kemungkinan cukup besar tidak ada yang sedang melihat keluar. Semakin buruk lagi. Dalam beberapa menit mereka sudah kembali pada jalan lebar yang terjal yang mengarah ke bawah dari gerbang utama istana. aku tidak akan heran. Kalau hanya ada satu. aku sudah kedinginan. kita akan menyesal tidak membawa busur kita. Daerah itu semuanya terdiri atas rumput kasar. Beberapa menit yang lalu ketika mereka berada di dapur.b u k u . dan batu-batu datar. Scrubb mengenakan kaus kaki merah. dan topi berhias bulu. untunglah.

tamatlah riwayat kita. tidak akan mengganggu. berkata. Sekarang Jill harus lari menanjak. rasa sakit karena berlari terasa pada dadanya. tenang. terpeleset batu- batu lepas. Tiba-tiba suara berisik para raksasa terdengar: kemudian teriakan-teriakan dan sorakan. para pemburu kembali dari arah kiri belakang mereka. jangan lari. rambutnya masuk ke mulut. Dia bisa mendengar gonggongan anjing-anjing pemburu.” Kali ini Jill tidak bisa menahan diri untuk menengok ke balik pundaknya. Bertingkahlah seolah-olah kita hanya berjalan-jalan. Mereka berjalan terus. kejar mereka. dia mungkin. kalau tidak kita tidak bisa makan pie manusia besok. “Jangan sebelum aku memberi aba-aba. direpotkan roknya. “Tenang. kira-kira setengah mil jauhnya. bahaya mengancam sekarang.” Di kejauhan reruntuhan kota sepertinya lebih jauh daripada yang bisa dibayangkan Jill. “Jangan melihat ke belakang.” Jill paling belakang sekarang. Begitu kita kelihatan seperti orang yang melarikan diri. Jill mengangkat rok panjangnya-sama sekali tidak cocok untuk lari- dan lari. kalau ada yang melihat kita.” kata Puddleglum. “Mereka sudah melihat kita.” bisik Scrubb. Anjing-anjing semakin dekat. “Tapi jangan lari sekarang. yang tidak mengenalinya. Tidak salah lagi. mendaki lereng berbatu yang menuju anak tangga paling bawah pada tangga raksasa.” kata Puddleglum. Lari. “Kejar mereka. c o m . b l o g s p o t . Di sana. Dia bisa mendengar teriakan Raja mengguntur. Tapi sedikit demi sedikit mereka mendekatinya Kemudian terdengar suara. Jangan berjalan terlalu cepat. Dia tidak tahu apa yang akan mereka 102 | R a t u . Apa pun yang kalian lakukan. mungkin saja. Jill.” kata Puddleglum. Kedua temannya tersentak. kemudian. “Apa itu?” “Terompet berburu.b u k u .

cepat. b l o g s p o t . Jill yakin seekor anjing nyaris menggigit kakinya sebelum dia masuk lubang itu. Jill bisa melihat tangan Scrubb yang kecil dan tangan si marsh-wiggle yang seperti kaki katak dan besar hitam karena menentang cahaya. 103 | R a t u . Kakinya yang panjang menghilang ke dalamnya.” kata Jill. c o m . Lubang itu gelap total. Tutupi bukaannya.” kata suara Puddleglum. “Mari bergandengan. terengah-engah dan kehabisan papas. selama anjing- anjing itu masih mengejarnya. “Cepat. melihat ke sisi kanannya. Kau tidak bisa melakukannya cepat-cepat pula. mereka sudah cukup menutupinya. “Masuk lebih jauh. tentu saja tidak ada cahaya sama sekali.lakukan setelah sampai di sana. cepat. tampak sangat mirip labah-labah. Begitu mencapai tangga terbawah dia berhenti. Batu-batu. Si marsh-wiggle memimpin di depan. dan memberikannya pada yang lain. mencapai tempat itu kira-kira semenit kemudian. kecuali cahaya abu-abu dari bukaan tempat mereka merangkak masuk. Kau harus melompat muka duluan dan merangkak masuk. bekerja keras menumpuk batu-batu. Kedua temannya bekerja keras. Sebelum anjing-anjing mondar-mandir dan menggonggong di mulut gua. Lubang itu tidak menarik-rekahan antara tanah dan batu selebar kira-kira satu setengah meter dan nyaris tidak lebih tinggi daripada tiga puluh centimeter.” terdengar suara Puddleglum dalam kegelapan di sebelahnya. dan sekarang. atau bagaimana keadaan mereka bisa lebih baik kalau mereka telah mencapai puncaknya. Tapi dia tidak memikirkan itu. dia harus lari sampai jatuh.b u k u . Dia seperti binatang buruan sekarang. Jill. dan tiba-tiba berlari ke lubang atau rekahan kecil di bawahnya. Kemudian dia menyadari betapa penting hal ini dan mulai meraba mencari batu-batu besar. Scrubb ragu-ragu kemudian menghilang mengikutinya.

. Kemudian. tergelincir tanpa harapan. suara mendesis.” kata Scrubb. dan kotor. tanahnya akan lepas dari bawahmu dan membawamu mengelincir ke bawah. lebih baik kembali (kalau kita bisa) dan membiarkan para raksasa punya hidangan istimewa dalam pesta mereka.” Setelah itu semua terjadi cepat sekali. Tapi posisi Jill lebih berbaring daripada berdiri. Mereka mencoba dan ternyata bisa. “apakah setelah menimbang-nimbang. “Pertanyaannya adalah. “Mari coba apakah kita bisa berdiri. ada naga. b l o g s p o t . berdebu. DI mana pun di lereng itu kau menginjakkan kakimu. Ada jeritan mengerikan. lubang-lubang dalam. tapi penuh batu kecil dan tanah. suara keretak bebatuan. Tanah di bawah mereka penuh bebatuan. gas. 104 | R a t u . “Ide bagus. Kemudian Puddleglum mencapai dinding batu. sepuluh banding satu. dengan Puddleglum mengulurkan sebelah tangan ke belakang untuk dipegang Scrubb. Jill tidak bisa merasakan arah sama sekali.b u k u . dan Jill mendapati dirinya tergelincir. Dan semakin jauh mereka menggelincir. dan Auw! Lepaskan! Selamatkan kalian.” terdengar suara Puddleglum dalam kegelapan di muka. pasti tidak ada gunanya. atau tersesat dalam perut bukit tempat. mereka mulai meraba-raba dengan kaki mereka dan tersaruk-saruk ke depan dalam kegelapan. tergelincir. Aku. dan tergelincir semakin cepat setiap saat menuruni lereng yang semakin curam. bersuara makin keras. serak. dan dalam. dan tidak tahu di mana letak mulut gua. Anjing-anjing mengendus-endus di balik rintangan sekarang. dan Scrubb mengulurkan sebelah tangan ke belakang untuk Jill (yang sangat ingin berada di tengah. air. Lereng itu tidak halus dan keras. c o m . Tapi mereka butuh waktu cukup lama untuk saling menemukan tangan masing-masing dalam kegelapan. Mereka berbelok sedikit ke kanan dan berjalan terns. sehingga seluruh benda yang jatuh itu (termasuk dirt mereka) bergerak semakin cepat.. Bahkan kalaupun kau bisa berdiri.” usul Scrubb. semakin mereka ditimpa bebatuan dan tanah. bukan paling belakang).

Kalau dia sendirian. b l o g s p o t . suara yang aneh bicara.Dari jeritan keras dan kata-kata makian kedua temannya. makhluk-makhluk Dunia Atas?” *** 105 | R a t u . kalau kau tahu artinya. “Itu berarti kita jauh di bawah. Tidak ada suara. Lama. Dan itulah saat paling menakutkan yang pernah Jill alami dalam hidupnya. Mungkin hampir satu mil.b u k u . Dan sekarang dia bergerak cepat sekali dan yakin dia pasti luka parah kalau sampai di dasar. Kegelapan begitu total sehingga tidak ada bedanya sama sekali apakah kau membuka mata atau tidak. dan cairan lengket di wajah Jill ternyata darah. itu karena mereka sangat lelah. mereka tidak merasa separah yang dipikirkan orang. suara Aslan. Suara itu berat dan datar-hampir. “Dan sudahkah kalian merasakan betapa hangatnya di sini?” kata suara Puddleglum. Lalu ketiganya. Tap. tanpa peringatan apa pun. Kemudian dia mendengar gerakan di sekelilingnya. “Kita tidak akan bisa naik ke sana lagi. Jill berkata. Beberapa saat kemudian Puddleglum menambahkan: “Kotak korek apiku hilang. dalam suara- suara gemetar menjelaskan bahwa tidak ada di antara mereka yang mengalami patah tulang. Saat itu.” Tidak ada yang mengusulkan tindakan apa pun. Mereka memar-memar. c o m . serta batu- batu besar yang tertumpuk di sekelilingnya (dan sebagian di atasnya) sehingga dia tidak bisa berdiri. Dan begitu banyak tanah.” Setelah keheningan yang lama lagi. Sangat jelas tidak ada yang bisa dilakukan. “Aku sangat haus. Jill tahu banyak batu yang terlepas karena dirinya menghantam Scrubb dan Puddleglum cukup keras.” Tidak ada yang bicara.” kata suara Scrubb. Dia berkata: “Apa yang membuat kalian datang ke sini. Mereka langsung tahu itu bukan satu suara di dunia ini yang diam-diam mereka harapkan. pasir.. lama setelahnya.. merupakan suara yang sangat gelap. kalau yang lain. ternyata tidak.

” kata suara itu. “Aku tidak tahu. “Keinginannya tidak untuk dipertanyakan. Selain itu. dan sedikit yang kembali ke tanah yang diterangi matahari. mulai dari gnome kecil nyaris tidak lebih dari tiga puluh sentimeter sampai makhluk jangkung yang lebih tinggi daripada manusia. dan berdiri sangat diam seperti patung. lalu 106 | R a t u . abu-abu dengan sedikit warna biru. menerangi gua. b l o g s p o t . Mereka semua terdiri atas berbagai ukuran. Semua harapan bahwa yang berbicara tadi hanya menyombongkan diri ketika menyebutkan seratus pengikut bersenjatanya langsung lenyap. dan semuanya sangat pucat.” “Apa yang dia inginkan dari kami?” tanya Scrubb hati-hati.BAB SEPULUH Perjalanan Tanpa Matahari “SIAPA itu?” teriak ketiga petualang. dan bersamaku ada seratus earthman bersenjata.b u k u . sebesar labu.” datang jawabannya. Jill mendapati dirinya mengerjap dan menatap kerumunan rapat. “Aku penjaga gerbang Perbatasan Dunia Bawah. Hidung mereka ada yang panjang dan mancung.” Sementara dia mengatakan ini ada suara seperti ledakan pelan dan setelah itu cahaya yang dingin. “Bersiaplah untuk ikut aku menghadap Ratu Kerajaan Bawah. mereka sangat berbeda. “Banyak yang jatuh. beberapa punya ekor dan yang lain tidak. Semuanya membawa tombak bercabang tiga. juga ada yang panjang tapi lemas seperti belalai kecil.” kata Puddleglum. tapi untuk dipatuhi. “Cepat berirahu aku siapa kalian dan apa urusan kalian di Kerajaan Bawah?” “Kami tidak sengaja jatuh. cukup jujur. c o m . beberapa berjanggut panjang dan yang lain memiliki wajah bulat yang sangat halus.” kata suara itu.

satu demi satu. gua semakin rendah dan sempit. Dia merasa ingin menghibur mereka. yang lain dua belas. “Ini tepat seperti yang kubutuhkan. Kalau makhluk-makhluk ini tidak bisa mengajariku untuk memiliki pandangan hidup yang serius. terpilin-pilin. Ketiga petualang bangkit berdiri dan bergandengan tangan. Dan ketika. dan ketika. “Jalan. berjalan di atas kaki besar yang lembek. Mereka begitu sedih. akhirnya. Dinding-dinding dan atapnya berbongkah-bongkah. dan berlubang-lubang menjadi ribuan bentuk fantastis. aku tidak tahu apa lagi yang bisa.ada yang besar bulat. Tapi dalam satu hal mereka semua mirip: seluruh wajah dalam kumpulan seratus makhluk itu merupakan wajah paling sedih yang mungkin ada. Dengan cahayanya yang menyedihkan mereka bisa melihat mereka berada dalam gua alam. Dan para earthman mengelilingi mereka. dan yang lain sama sekali tanpa jari.” kata pemimpin earthman. Jill hamper lupa untuk takut pada mereka.” “Bangkit. membungkuk (semuanya kecuali yang paling 107 | R a t u .b u k u . Orang ingin memegang tangan teman di saat seperti itu. b l o g s p o t . karena dia membenci tempat-tempat gelap di bawah tanah. dan itulah yang mereka lakukan. saat mereka berjalan terus. c o m . si pembawa cahaya berdiri menyingkir. Lihatnya makhluk dengan kumis itu-atau yang itu yang memiliki. “Yah!” kata Puddleglum.” kata si penjaga gerbang. Cahaya yang dingin itu datang dari bola besar di puncak tongkat panjang. Beberapa memiliki tanduk tunggal di dahi mereka. Keadaan jauh lebih parah bagi Jill daripada bagi yang lain. sehingga pada pandangan pertama. yang beberapa berjari sepuluh. dan lantai batunya menurun saat mereka maju terus. Tidak ada hal lain yang bisa dilakukan. dan makhluk tertinggi membawa tongkat ini di bagian depan iring-iringan. mengusapkan kedua tangannya. dan para gnome.

bercabang dan tinggi seperti pohon. “Makhluk-makhluk besar itu tidak akan merangkak masuk sana kalau guanya tidak semakin besar nantinya. Pohon-pohon ini berdiri 108 | R a t u . Pole. tapi lentur seperti jamur. kotor. “Tenang. dan Scrubb akan memegang tumitmu. sehingga di situ mereka tidak membutuhkan lentera earthman yang aneh. “Aku tidak bisa masuk ke sana. Jill merasa tubuhnya ditekan dari segala arah.” kata Scrubb. Tempat itu panas. Dengan begitu kita akan merasa nyaman. Aku tidak bisa.” “Nyaman!” kata Jill ngeri.” “Benar.b u k u . Lantainya lembut karena tertutup sejenis lumut dan banyak lumut yang tumbuh dengan berbagai bentuk aneh. meskipun mungkin saja sebenarnya hanya lima menit. Jill merasa tidak tahan lagi. Pole. “Pikirkan perasaanku di tepi jurang itu. dan mereka keluar. b l o g s p o t . Pole. terowongan melebar dan semakin tinggi. c o m . Kau harus merangkak selama sepertinya setengah jam. aku tidak bisa! Aku tidak bisa! Aku tidak mau.” kata Puddleglum. kau tidak mengerti. kita tidak akan kena hujan.” “Oh. kepanasan.kecil) dan melangkah melalui rekahan kecil yang gelap dan menghilang. Gua itu penuh cahaya remang yang membuat mengantuk. ke gua yang sangat besar sehingga nyaris tidak seperti gua sama sekali. merangkak dengan tangan dan kakinya. “Kau pegang tumitku. dan aku terakhir setelah Jill. Tempat itu mengerikan. Puddleglum.” dia terengah.” tangis Jill. “Kau duluan. dan gemetar. Tapi akhirnya ada cahaya remang-remang di depan. Dan ada sesuatu yang menyenangkan tentang tempat bawah tanah ini. Tapi dia merendahkan tubuhnya dan mereka merangkak menggunakan siku mereka.” kata si marsh-wiggle. Para earthman tidak mengatakan apa pun tapi mereka semua menurunkan tombak mereka dan mengarahkannya pada Jill.

Dan di sini. Tidak ada suara napas dari makhluk-makhluk aneh itu. dan sedikit yang kembali ke tanah yang diterangi matahari. tidak ada suara air. c o m . Dia sepertinya kaget karena ditanyai. Katanya mereka semua akan bangun di akhir dunia. Di sini mereka melewati berlusin-lusin binatang aneh. Mereka disuruh berjalan menyeberangi tempat yang lembut.b u k u . Cahaya itu (yang hijau keabuan) sepertinya datang dari pohon dan lumut itu. dan dalam keheningan total gua itu anak-anak merasa mereka tidak berani bicara lagi. Kaki-kaki telanjang para gnome. mereka mencapai dinding batu. dan membuat mengantuk itu. seperti musik lembut. Tidak ada angin. kira- kira berbentuk dan berukuran seperti katedral. dan di sana terdapat gerbang lengkung pendek menuju gua lain. b l o g s p o t . Gerbang itu tidak seburuk pintu terakhir dan Jill bisa melewatinya tanpa harus menundukkan kepala. Gerbang itu membawa mereka ke gua yang lebih kecil.” Mulutnya tertutup seperti kotak ketika dia selesai mengatakan ini. Semua itu sangat menyedihkan. Mereka semua binatang yang mencari jalan turun melalui rekahan tanah dan gua-gua. panjang dan sempit. tapi menjawab. Puddleglum tidak mengenali satu pun. berbaringlah manusia besar yang tidur lelap. berbaring di lumut tebal. entah mati atau tidur. halus. Dia jauh lebih besar daripada raksasa mana pun.terlalu berjauhan untuk membentuk hutan. yang pasti jauh di atas mereka. dari Dunia Atas ke Kerajaan Bawah. Banyak yang turun. dan tidak cukup kuat untuk mencapai atap gua. tidak membuat suara. berjalan di atas lumut tebal. Ketika mereka telah berjalan beberapa mil. tapi kesedihan yang menenangkan. dan wajahnya 109 | R a t u . “Tidak. mengisi hampir seluruh panjangnya. tidak ada burung. “Apakah mereka tumbuh di sini?” tanya Scrubb pada penjaga gerbang. Kebanyakan binatang ini mirip naga atau kelelawar. mereka lebih mirip pohon di taman. Jill tidak bisa membedakannya.

maksudku--yang pernah melakukan perjalanan ini sebelumnya?” 110 | R a t u . “Siapa itu?” tanya Puddleglum. kemudian gua lain dan gua lain lagi. c o m . sehingga Jill bertanya-tanya dari mana marshwiggle itu mendapat keberanian. tapi anggun dan tampan. yang dulu Raja Dunia Atas. b l o g s p o t . Dan di sana. Mereka disuruh naik ke kapal dan dipandu ke anjungan. “apakah ada siapa pun dari dunia kami--dari atas. di sana ada tempat terbuka di depan para bangku para pendayung dan ada tempat duduk melingkari bagian dalam anjungannya. “Satu hal yang ingin kuketahui. sehingga sekadar pikiran tentang berat dan dalamnya tanah di atasmu bisa membuatmu sesak napas. “Itu Bapak Waktu tua. dan begitu terus sehingga Jill tidak bisa menghitung lagi. Cahaya keperakan yang murni (tidak ada yang melihat dari mana datangnya) meneranginya. Akhirnya mereka mencapai tempat si penjaga gerbang memerintahkan lenteranya yang menyedihkan dinyalakan lagi. di sebelah dermaga kecil. Dan sudah sangat lama sejak terakhir kali ada yang bicara.” kata Puddleglum.b u k u . Mereka berkata dia akan bangun di akhir dunia.” Dan keluar dari gua. dan sedikit yang kembali ke tanah yang diterangi matahari. tapi mereka selalu berjalan turun dan setiap gua lebih rendah daripada yang sebelumnya. “Dan sekarang dia telah masuk jauh dalam Kerajaan Bawah dan berbaring memimpikan semua hal yang terjadi di dunia atas.tidak seperti raksasa.” kata si penjaga gerbang. Kemudian mereka melewati gua yang begitu lebar dan gelap sehingga mereka tidak bisa melihat apa-apa kecuali tepat di depan mereka ada segaris pasir pucat yang berbatasan dengan air tenang. Banyak yang masuk. Dadanya naik-turun di bawah janggut putih yang menutupi tubuhnya sampai ke pinggang. ada kapal tanpa tiang atau layar tapi dengan banyak dayung. mereka melewati gua lain.

“Banyak yang naik kapal di pantai pucat,” jawab si penjaga
gerbang, “dan..”
“Ya, aku tahu,” potong Puddleglum. “Dan sedikit yang kembali ke
tanah yang diterangi matahari. Kau tidak perlu mengatakannya lagi.
Kau memang menyebalkan, ya?”
Anak-anak duduk merapat di kedua sisi Puddleglum. Mereka
merasa dia menyebalkan saat di atas, tapi di bawah sini sepertinya dia
satu-satunya hal menenangkan yang mereka miliki. Kemudian lentera
bercahaya pucat itu digantung di tengah kapal, para earthman duduk
di bangku pendayung, dan kapal mulai bergerak. Cahaya lentera itu
tidak memberi penerangan sampai jauh. Saat melihat ke depan,
mereka tidak bisa melihat apa pun kecuali air yang tenang dan gelap,
menghilang ke dalam kegelapan total.
“Oh, apa yang akan terjadi pada kita?” kata Jill putus asa.
“Nah, jangan kehilangan semangat, Pole,” kata si marsh-wiggle.
“Ada satu hal yang harus 'kauingat. Kita kembali ke jalan yang benar.
kita harus pergi ke bawah reruntuhan kota, Jan kita berada di
bawahnya. Kita kembali mengikuti instruksi.”
Kemudian mereka diberi makan--sejenis kue datar lembek yang
nyaris tidak ada rasanya. Dan setelah itu, mereka perlahan-lahan
tertidur. Tapi ketika mereka terbangun, semuanya masih sama saja.
Para gnome masih mendayung, kapal masih melaju, masih kegelapan
total di depan. Seberapa seringnya mereka terbangun, tidur, makan,
dan tidur lagi, tidak ada yang bisa ingat. Dan yang terburuk tentang
itu adalah kau mulai merasa seolah kau selalu tinggal di kapal itu,
dalam kegelapan itu, dan bertanyatanya apakah matahari, langit biru,
angin, dan burung-burung bukanlah mimpi.
Mereka hampir putus asa dan tidak takut apa pun lagi ketika
akhirnya mereka melihat cahaya di depan: cahaya pucat, seperti
lentera mereka. Kemudian, cukup tiba-tiba, salah satu cahaya ini
111 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

mendekat dan mereka melihat mereka berpapasan dengan kapal lain.
Setelah itu mereka berpapasan dengan beberapa kapal. Kemudian,
menatap sampai mata mereka sakit, mereka melihat beberapa cahaya
di depan datang dari apa yang tampaknya dermaga, dinding-dinding,
menara-menara, dan kumpulan yang bergerak. Tapi tetap hampir
tidak ada suara sama sekali.
“Ya ampun,” kata Scrubb. “Kota!” dan tak lama kemudian mereka
semua melihat dia benar.
Tapi itu kota yang aneh. Cahaya begitu sedikit dan berjauhan
sehingga pasti datang dari Pondok-pondok yang berjauhan bila di
dunia kita. Tapi bagian-bagian kecil yang bisa kaulihat dengan
penerangan minim itu menunjukkan pelabuhan besar. Kau bisa
melihat di satu tempat ada sekumpulan kapal memunggah atau
menurunkan barang, di bagian lain, bertumpuk-tumpuk barang dan
gudang-gudang, dan di tempat lain, dinding-dinding dan pilarpilar
menampilkan istana-istana megah atau kuil-kuil. Dan selalu, di mana
pun cahaya jatuh, kumpulan-ratusan earthman, bertabrakan saat
mereka berjalan pelan melakukan urusan masing-masing di jalan-
jalan sempit, lapangan-lapangan luas, atau mendaki tangga. Gerakan
mereka yang terus-menerus membuat sejenis suara gumam pelan
yang terdengar ketika kapal semakin dekat dan terus mendekat, tapi
tidak ada lagu, teriakan, suara lonceng, gemeretak roda di mana pun.
Kota itu hening, dan hampir sama gelapnya, dengan bagian dalam
rumah semut.
Akhirnya kapal mereka dibawa ke sisi dermaga dan merapat. Ketiga
petualang dibawa ke darat dan diantar ke Kota. Kerumunan earthman,
sama sekali tidak ada yang mirip, bertabrakan bahu dengan mereka di
jalan-jalan yang sesak, dan cahaya muram menerangi banyak wajah
sedih dan kaku. Tapi tidak ada yang menunjukkan ketertarikan pada
orang-orang asing itu. Setiap gnome sepertinya sama sibuknya selain
sedih, meskipun Jill tidak tahu apa yang membuat mereka begitu

112 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

sibuk. Tapi gerakan, dorongan, jalan terburu-buru, dan suara langkah
lembut pok-pok-pok itu tanpa henti.
Akhirnya mereka mencapai apa yang sepertinya kastil utama,
meskipun hanya beberapa jendela yang memancarkan cahaya. Di sini
mereka dibawa masuk dan disuruh menyeberangi halaman dalam, dan
mendaki banyak tangga. Perjalanan ini akhirnya membawa mereka
pada aula besar bersuasana remang-remang. Tapi di satu sudutnya--
oh, senangnya!--ada pintu lengkung yang diterangi cahaya yang
berbeda, cahaya hangat yang jujur dan kekuningan seperti yang
digunakan manusia. Yang ditunjukkan cahaya ini di dalam pintu
lengkung itu adalah kaki tangga yang mendaki di antara dinding-
dinding batu. Cahaya itu sepertinya datang dari atas. Dua earthman
berdiri di kedua sisi pintu lengkung itu seperti prajurit, atau penjaga
pintu.
Si penjaga gerbang mendekati kedua earthman ini, dan berkata,
seolah itu kata kunci: “Banyak yang turun ke Dunia Bawah.”
“Dan sedikit yang kembali ke tanah yang diterangi matahari,” jawab
mereka, seolah itu sandi balasannya. Lalu mereka bertiga
mendekatkan kepala dan bicara. Akhirnya salah satu gnome prajurit
itu berkata, “Kukatakan padamu, ratu yang baik sedang pergi
melakukan urusannya yang penting. Kita sebaiknya langsung
memasukkan orang-orang yang datang dari atas ini ke penjara sampai
Ratu kembali. Sedikit yang kembali ke tanah yang diterangi
matahari.”
Saat itu percakapan terpotong oleh sesuatu yang bagi Jill terasa
seperti suara paling indah di dunia. Suara itu datang dari atas, dari
puncak tangga, dan terdengar seperti suara manusia yang jernih,
bergema, dan sempurna, suara pria muda.

113 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

makhluk tua cerewet. ha! Bawa mereka kepadaku. Ada permadani hias yang indah tergantung di dinding-dinding. Si earthman membuka gorden dan berdiri menyamping. serta anggur merah dan gelas berkilau di meja. membentak. Lampu bersinar keemasan melalui gorden tipis di puncak tangga. Mereka berada dalam ruangan yang indah. “Tapi sebentar! Aku minta maaf! Aku sudah pernah melihat kedua anak ini. cahaya semakin terang.b u k u . “Karena kalau memang begitu. sekarang juga. memberi tanda pada para petualang untuk mengikuti dan mendaki tangga. “Yang Mulia akan sangat senang kalau dipatuhi. dengan api besar pada perapian yang bersih. “Apa yang kautahan di bawah sana. kaulah kesatria hitam yang tidak bicara sama sekali?” tanya Jill.” kata Mullugutherum memulai. Di setiap tangga. meskipun ada sesuatu pada wajahnya yang sepertinya tidak benar. b l o g s p o t . Bukankah kalian bertiga yang bertemu denganku di jembatan di perbatasan Ettinsmoor ketika aku berkuda ke sana bersama lady-ku?” “Oh. “Selamat datang.. Dia mengenakan pakaian hitam dan secara keseluruhan agak mirip Hamlet. yang juga punya pikiran yang sama. Mullugutherum menggeleng.” “Semoga Yang Mulia ingat. Bawa mereka ke sini. 114 | R a t u .. Dia tampan dan tampak berani sekaligus baik hati. pengasuh kalian yang aneh sebelumnya. dan ini. c o m . tapi suara itu memotong ucapannya.” teriaknya. “Makhluk-makhluk dari Dunia Atas. Ketiga petualang melewatinya. makhluk-makhluk Dunia Atas. Pria muda dengan rambut pirang bangkit untuk menyambut mereka. berhiaskan permadani gantung. dengan suara yang tidak terlalu bersahabat. Dan Scrubb.” teriaknya. “Dan apakah lady itu Ratu Dunia Bawah?” tanya Puddleglum. Mullugutherum?” teriaknya.

” Dia tertawa sangat keras pada kata- katanya sendiri. apa urusanmu di Dunia Bawah?” Dan sebelum Puddleglum bisa menghentikannya. kami berusaha menemukan Pangeran Rilian dari Narnia. dan sebagainya. yang tidak akan pernah bisa membalasnya. Aku mengatakan apa yang kutahu. Orang-orang ini mungkin saja musuh. dia mengatakannya dengan maksud baik.” 115 | R a t u . konsistensi.” kata Scrubb. Tapi fantasi anehlah yang membawa kalian mencari--bagaimana kalian menyebutnya?--Bilian? Trilian?--dalam rumah lady-ku. Tapi kau bisa yakin akan ini. Jill berkata.kurasa dia benar-benar bermaksud mengirim kami ke kastil raksasa yang ingin memakan kami. “Kalau kau tidak begitu muda. Memangnya kerugian apa yang pernah kami lakukan padanya. c o m . b l o g s p o t . kebenaran. “Rilian? Narnia?” katanya tak peduli. “Dan kami melihat kata-kata KE BAWAHKU. keberanian. kau dan aku harus bertarung sampai mati karena pertengkaran ini. Dia itu kumpulan segala hal yang baik. akan membuat cerita yang hebat. apa pun yang dia katakan padamu.” Kemudian dia menyadari betapa mengerikan risiko yang diambilnya. Bahkan. menurut pengetahuanku.b u k u . kelembutan. “Tolonglah. Tapi kau harus mengenal dan mencintainya di sini. kebaikan. Kebaikannya pada diriku saja. Aku ingin tahu apakah itu yang salah dengan wajahnya? Apakah dia agak gila? “Kami disuruh mencari pesan pada bebatuan Kota Runtuh. Aku tidak bisa mendengar hinaan apa pun bagi kehormatan lady-ku. tidak ada pria seperti itu di sini. Sementara itu. Kau tidak mengenalnya. aku ingin tahu?” “Bagaimana?” kata Kesatria Hitam sambil mengerutkan dahi. Nak. dan Jill berpikir. Pasti letaknya beribu kilometer dari bagian Dunia Atas yang kukenal. “Narnia? Negeri apa itu? Aku tidak pernah mendengar namanya. Tapi kesatria itu tidak tampak tertarik.

“Tidak ada kecelakaan. hanya dua kata itu yang tersisa masih bisa dibaca. “Kalian benar-benar tertipu. yang dikubur di sana. berbunyi begini: Meskipun di bawah Bumi dan tanpa takhta sekarang keadaanku. kalian berpikir kata-kata itu ditulis untuk kalian?” Ini seperti air dingin disiramkan pada punggung Scrubb dan Jill. Karena bagi mereka rasanya sangat mungkin kata-kata itu tidak ada hubungannya sama sekali pada pencarian mereka.” “Penunjuk Plan kalian ini pasti berumur paniang. “Kata-kata itu tidak berarti apa-apa bagi kalian.b u k u . Jill mulai merasa tawa itu mengganggu. dan diisinya potongan-potongan itu dengan reruntuhan. “Dari situ jelas bahwa ada raja raksasa kuno yang hebat. dan dia sudah tahu semua hal yang akan terjadi. dan bahwa mereka masuk ke sana karena kecelakaan belaka. Kalau kalian bertanya pada lady-ku.” kata si kesatria sambil tertawa lagi. Karena kata-kata itu hanya bagian yang tertinggal dari kalimat yang lebih panjang. yang di masa-masa kuno. Penunjuk Plan kita adalah Aslan. seperti yang diingatnya dengan baik. Bukankah ini lelucon paling lucu di dunia. dan dia ada di sana ketika raja raksasa itu menyuruh huruf-huruf itu dibentuk. Kesatria itu tertawa lebih keras lagi. dibawanya batu-batu yang lain untuk bangunan-bangunan baru. ke bawahku seluruh Bumi tunduk. c o m . termasuk ini.” kata Puddleglum. b l o g s p o t . menyuruh kalimat sombong itu dibentuk dengan batu di atas makamnya. “Jangan pedulikan dia. 116 | R a t u . Tapi saat aku hidup.” katanya. dia bisa memberi kalian saran yang lebih baik. Meskipun patahnya beberapa batu. teman.

“Dan sepertinya bagiku, Sir,” jawab Puddleglum, “bahwa lady-mu
ini pasti berumur panjang juga, kalau dia ingat kalimat lengkapnya
seperti awal terbentuknya.”
“Sangat lucu, Muka--kodok,” kata si kesatria, menepuk bahu
Puddleglum dan tertawa lagi. “Dan kau benar. Dia salah satu dari ras
murni, dan tidak mengenal masa tua ataupun kematian. Aku sangat
berterima kasih padanya bagi kebaikannya pada makhluk fana malang
seperti diriku. Karena kau harus tahu, Sir, aku pria di bawah kutukan
sangat aneh, dan tidak ada lagi selain kebaikan Ratu yang bisa
bersabar menghadapiku. Kesabaran, kataku? Tapi kebaikannya
melebihi sekadar kesabaran. Dia menjanjikan padaku kerajaan agung
di Dunia Atas, dan, setelah aku jadi raja, dirinya sendiri yang murni
menjadi pengantinku. Tapi kisahnya terlalu panjang untuk kalian
dengarkan sambil kelaparan dan berdiri. Hai, yang di sana! Bawakan
anggur dan makanan dunia atas bagi tamu-tamuku. Mari, duduklah,
orang-orang baik. Gadis kecil, duduklah di kursi ini. Kalian akan
mendengar semuanya.”
***

117 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

BAB SEBELAS
Dalam Kastil yang Gelap

KETIKA makanan (yang terdiri atas pai burung dara, ham dingin,
salad, dan kue-kue) dibawa, dan semua menarik kursi masing-masing
ke meja dan mulai makan, si kesatria melanjutkan:
“Kalian harus mengerti, teman-teman, bahwa aku tidak tahu apa
pun tentang siapa diriku dan kapan aku memasuki Dunia Gelap ini.
Aku tidak mengingat saat-saat kapan pun aku tidak berada di bawah,
seperti sekarang, dalam kerajaan ratu yang sangat baik ini, tapi
menurutku dia telah menyelamatkanku dari sejenis kutukan jahat dan
membawaku ke bawah perlindungannya yang tak terbatas. (Kaki
Kodok yang baik, gelasmu kosong. Biarkan aku mengisinya. Dan
bagiku ini sepertinya benar karena bahkan sekarang pun aku masih
terikat kutukan, dan hanya lady-ku yang bisa melepaskanku darinya.
Setiap malam, datanglah satu jam ketika pikiranku dengan
mengerikan berubah, dan setelah pikiranku, tubuhku. Pertama-tama
aku menjadi marah dan liar lalu akan berusaha membunuh teman-
teman terdekatku, kalau saja aku tidak diikat. Dan tak lama
setelahnya, aku berubah menjadi sejenis kobra besar, lapar, ganas, dan
mematikan. (Sir, silakan ambil sepotong dada burung dara lagi,
kumohon. Seperti itulah yang mereka beritahukan padaku, dan
mereka pasti jujur, karena ladyku mengatakan hal yang sama. Aku
sendiri tidak tahu apa pun tentang itu, karena ketika jam itu lewat, aku
terbangun tidak mengingat apa pun tentang kemarahan mengerikan
itu dan dalam kondisi sempurna serta pikiran jernih--kecuali entah
kenapa aku merasa lelah. (Lady kecil, makanlah satu kue madu itu,
yang dibawa bagiku dari tanah barbar di sebelah selatan dunia.)
Sekarang Yang Mulia Ratu tahu dari seni yang dikuasainya bahwa
aku akan bebas dari kutukan ini begitu dia menjadikanku raja di
Dunia Atas dan meletakkan mahkotanya di kepalaku. Tanah itu sudah
118 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

dipilih dan di tempat itulah kami akan keluar. Rakyat earthman-nya
bekerja siang-malam menggali jalan di bawahnya, dan sekarang sudah
berjalan begitu jauh dan tinggi sehingga terowongan itu tinggal
kurang dari beberapa meter di bawah rumput yang diinjak rakyat
negeri itu. Tidak lama lagi para rakyat Dunia Atas itu harus menerima
nasib mereka. Ratu sendiri ada di tempat penggalian malam ini, dan
aku mengharapkan pesan darinya. Saat itu atap tipis tanah yang masih
menghalangiku dari kerajaanku akan terpecahkan, dan dengan sang
ratu untuk memanduku dan seribu earthman mendukungku, aku akan
main dengan bersenjata lengkap, menyerang tiba-tiba musuh-musuh
kami, membunuh pemimpin mereka, meruntuhkan tempat-tempat
penting mereka, dan tak ragu lagi akan dimahkotai sebagai raja dalam
waktu empat hari.”
“Nasib mereka tidak terlalu baik, bukan?” kata Scrubb.
“Kau anak laki-laki yang menakjubkan, sangat cerdas!” teriak si
kesatria. “Karena, aku sendiri tidak pernah berpikir begitu
sebelumnya. Aku mengerti maksudmu.” Dia tampak sedikit, sangat
sedikit khawatir beberapa saat, tapi wajahnya segera jernih lagi dan
tawanya yang keras terdengar lagi, “Tapi takutlah pada gravitasi!
Bukankah hal paling lucu dan aneh di dunia, memikirkan mereka
semua mengerjakan urusan masing-masing dan tidak pernah
bermimpi bahwa di bawah ladang-ladang dan lantai-lantai mereka
yang tenang, hanya beberapa meter di bawahnya, ada pasukan besar
siap menyerang mereka seperti air mancur! Dan mereka pasti tidak
pernah menduga! Wah, mereka sendiri, ketika kekagetan pertama
karena kekalahan mereka sudah berakhir, pasti tidak bisa melakukan
hal lain kecuali tertawa saat memikirkan hal itu!”
“Aku sama sekali tidak menganggapnya lucu,” kata Jill. “Kurasa
kau ini tiran yang jahat.”
“Apa?” kata si kesatria, masih tertawa dan menepuk kepala Jill
dengan cara yang mengesalkan. “Apakah gadis kecil kita ini politikus
119 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

dia sering berkuda bersamaku di Dunia Atas untuk membiasakan mataku dengan cahaya matahari. terikat pada tali celemek wanita itu. yang saat itu akan menjadi ratuku juga. Sayang. Aku sangat puas bisa menjalankan perintah dia. sombong. Dia orang paling bodoh.jagoan? Tapi jangan takut. b l o g s p o t . Mereka benar-benar lelah mendengarkan omongan si kesatria sebelum mereka selesai makan. yang telah menyelamatkanku dari ribuan bahaya. Tidak ada ibu yang telah menanggung rasa sakit dengan lebih penuh kasih sayang bagi anaknya. yang semakin tidak menyukai si kesatria. Dan Jill berpikir.” “Pasti pikiranmu akan berbeda kalau kau sudah punya suami sendiri. lihat dirimu. “mereka tidak terlalu menyukai pria yang bisa diperintah istrinya. daripada kebaikan sang ratu padaku.b u k u . 120 | R a t u . “Tapi dengan lady-ku.” kata Jill. Kata-katanya akan menjadi hukumku. Dia menyedihkan. aku akan melakukan semua dengan panduan nasihat lady-ku. ini masalah yang berbeda. c o m . Scrubb berpikir. Bukankah wanita seperti itu pantas mendapat pemujaan laki-laki?” “Sepertinya memang wanita yang sangat baik.” “Di tempat asalku. Karena dia telah mengetahui dari seni ajaib bahwa ini akan menjauhkan kesembuhanku dari kutukan mengerikan yang mengikatku. supaya tidak ada yang melihat wajahku dan aku tidak boleh bicara dengan siapa pun. bahkan saat kata-kataku akan menjadi hukum bagi orang-orang yang kami kalahkan. Dia sebenarnya bayi besar. Puddleglum berpikir.” kata Puddleglum dengan nada suara yang berarti tepat sebaliknya. Aku ingin tahu permainan apa yang melibatkan pemuda bodoh ini. sepertinya menganggap hal ini sangat lucu.” kata si kesatria. Wah. kuperingatkan saja. meskipun dia sangat sibuk dan punya banyak urusan. Saat itu aku harus bersenjata lengkap dan menurunkan penutup mataku. Saat memerintah tanah itu.

Dan kami tidak terlalu menyukai tempat-tempat gelap itu. mereka senang melihatnya. Sialnya.” Mereka mengikuti petunjuknya dan keluar dari ruangan itu melalui pintu yang belum mereka lihat terbuka. Dan kurasa aku mendengar suara kaki lembut mereka sekarang di tangga.. kata mereka padaku. Pergilah melalui pintu itu: itu mengarah ke apartemenku yang lain. Pintu itu membawa mereka. kecuali sang ratu sendiri.” “Menurutku. Tapi ketika acara makan selesai. suasana hati si kesatria berubah. lebih baik. tentu saja.. “jam itu sudah hampir tiba.” kata si kesatria. Dan di sana..b u k u . karena dalam kemarahanku.. “Dia tidak menawari kita untuk membersihkan diri 121 | R a t u . entah menungguku datang ketika mereka telah melepaskanku. kalau boleh. Aku malu kalian harus melihatku tapi aku takut ditinggal sendirian. ini harus dilakukan. b l o g s p o t . tapi apa yang akan mereka lakukan pada kami ketika mereka datang untuk mengikatmu? Mereka sudah membicarakan akan memasukkan kami ke penjara.” kata Scrubb. Dia tidak tertawa-tawa lagi. tidak ke kegelapan tapi ke koridor yang terang. Mereka mencoba berbagai pintu dan menemukan (apa yang benar-benar mereka butuhkan) air untuk membersihkan diri dan bahkan cermin. kembalilah dan duduk bersamaku di saat-saat kemarahanku. atau kalau kalian mau.dan egois yang pernah kutemui. aku akan menghancurkan apa pun yang bisa kuraih. “Teman-teman.” katanya. Itulah kasih sayangnya yang lembut pada kehormatanku sehingga dia tidak mau mengorbankan telinga yang lain selain telinganya sendiri untuk mendengar kata-kata yang kulontarkan saat- saat kegilaanku itu. Tapi aku tidak bisa dengan mudah membujuk gnome yang menjagaku bahwa kalian bisa dibiarkan tinggal bersamaku. “aku sangat prihatin tentang kutukanmu. yang tinggal bersamaku di saat-saat perubahanku. c o m . Mereka akan datang sebentar lagi dan mengikat tangan serta kakiku ke kursi.” “Ini pikiran yang baik. Kami lebih suka tetap di sini sampai kau. “Biasanya tidak ada.

lebih tajam daripada y ang pernah kucium sebelumnya. Kita harus terus memb uka mata dan telinga kita lebar-lebar. pergelangan tangan. c o m . “Serangan itu belum datang. dan kita membutuhkan segala yang bisa kita dapat.” Tapi dia juga agak ingin tahu. “Dasar egois.” kata Scrubb. teman-teman. dan pengkhianatan ya ng sangat tajam pada tanah ini. Ada a roma bahaya. siku. Dahinya berkeringat. Aku pasti memohon pada kalian dengan semua 122 | R a t u . Lalu mereka semua kembali ke ruangan tempat mereka makan.sebelum makan. atau lebih baik tetap di sini?” kata Scrubb. dan wajahnya penuh penderitaan. sihir..” kata Jill.b u k u . di sana dia terikat pada pergelangan kaki. “Kita bisa mendapat i nformasi.” katanya. untuk melepaskan ikatanku. menurutku. “Tidak. Sekarang. kembali. berarti tidak ada earthman yang kelihatan. Dan eart hman itu akan memukul kita begitu melihat kita.” “Apakah kita akan kembali untuk melihat kutukan itu. lutut. dan pinggangnya. Mereka semua berkata begitu. “Tidak apa-apa. karena aku memberitahu petugas yang bertanya-tanya bahwa kalian tidur. kebohongan. Cepat! Dengar ketika aku masih menguasai diriku sendiri. “Masuklah.” Mereka kembali menelusuri koridor dan pelan-pelan membuka pintu. aku bisa merasakannya datang. Si kesatria duduk di kursi perak yang aneh. b l o g s p o t . dengan cepat mendongak. Ketika serangan itu datang. Jangan membuat suara. sangat mungkin aku akan memohon dan meminta kalian. “Tetap di sini.. “Aku lebih suka tidak melihatnya. Pintu utama sekarang tertutup. menyembunyikan gorden tempat mereka pertama datang tadi. Aku yakin ratu itu penyihir dan musuh. dengan permohonan dan ancaman.” kata Jill sambil mengeringkan wajahnya.” kata Puddleglum.

Tetaplah berjaga-jaga. “Kami tidak ingin bertemu orang liar. jaring sihir jahat yang berat. pertama-tama akan datang kemarahanku.. yang bisa membuatku mengubah pikiranku.” kata Puddleglum. masuk ke kegelapan total.” tambah Puddleglum dengan berbisik. Kuatkan hati kalian dan tulikan telinga kalian. Bisakah kita saling memercayai? Apakah kita semua berjanji apa pun yang dia katakan. dan dia menggeliat dalam ikatannya. aku tidak heran. Dulu ada kolam kecil. biarkan aku pulang. Wajahnya sepucat plester tembok. atau seribu tahun. kalian tahu bukan. kalian aman. lembek. Diseret turun ke bawah tanah. Biarkan aku merasakan angin dan melihat langit. Kita sudah merusak semua yang lain. sudah berapa tahun?. Apakah aku hidup sepuluh tahun. begitu serangannya mulai... ampunilah. Oh.” “Tidak usah khawatir. Biarkan aku keluar. “Jangan terlalu yakin. atau karena alasan lain. dan setelah itu”--dia gemetar--”perubahan menjadi ular kobra yang mengerikan. Jill merasa si kesatria tampak lebih baik daripada sebelumnya. dingin.” kata Scrubb dan Jill bersama.” geram si kesatria. “Sstt! Sesuatu terjadi.” kata Puddleglum. “Tidak ada apa pun di dunia ini yang dia katakan atau lakukan..” kata Jill.. Si kesatria mengerang. kami tidak akan melepaskanmu. Karena selama aku terikat.. atau ular kobra.. Dan entah karena merasa kasihan.” “Aku juga berpikir begitu. Ketika kau melihat ke 123 | R a t u . kutukan. “Ah. “Tetap saja. dalam lubang? Orang-orang seperti belatung di sekelilingku. c o m . ingat?” “Tentu!” kata Scrubb. “Kutukan. Terkubur hidup-hidup.. b l o g s p o t . Tapi begitu aku bangkit dan keluar dari kursi ini. tumpang tindih. kita tidak akan menyentuh tali-tali itu? Apa pun yang dia katakan. Tapi jangan dengarkan diriku. Dia akan sangat lihai.hal yang paling manis dan paling menakutkan.b u k u .

Aku bukan tawanan kalian. Tapi setiap malam mereka mengikatku. dan berkata dengan keras dan jelas: “Cepat! Aku sadar sekarang. Aku akan jadi manusia lagi. Tapi kalian bukan musuh. “Aku memohon kalian untuk mendengarkanku. Pada jam inilah pikiranku sadar: di sisa harilah aku terkutuk. ketika jam ini lewat. yang telah menderita lebih daripada yang bisa ditanggung makhluk fana mana pun. potonglah ikatanku. Cepat! Potong tali-tali ini.” kata si kesatria. sehingga kalian memihak musuh- musuhku untuk membiarkanku tetap dalam keadaan demikian menderita? Dan waktu berjalan begitu cepat. Itu bohong. memfokuskan tatapannya pada mereka.” kata si kesatria. kalian melihat makhluk malang. “Apakah mereka berkata pada kalian kalau aku dilepaskan dari kursi ini aku akan membunuh kalian dan menjadi ular kobra? Aku melihat dari wajah kalian bahwa mereka melakukannya. “Oh. Kenapa kalian harus memihak mereka? Demi kebaikan hati kalian.” kata Puddleglum pada kedua anak. sangat dalam. aku tidak akan punya kehendak lagi--menjadi mainan dan anjing peliharaan. memaksa dirinya untuk bicara dengan tenang. Kalian bukan earthman atau penyihir. sekarang dia mendongak. tidak. b l o g s p o t .” Dia bicara dengan suara pelan.” “Tenang! Tenang! Tenang!” kata ketiga petualang satu sama lain. dari penyihir paling jahat yang pernah 124 | R a t u . hati kalian dari batu. “Percayalah padaku.” “Diam! Tenang. Sekarang kalian bisa menyelamatkanku. c o m . Kesalahan apa yang telah kulakukan pada kalian. semua hijau dan di atas mereka. kutukannya akan hilang. jadi setiap malam kesempatanku hilang. Setiap malam aku sadar.dalamnya kau bisa melihat pohon-pohon tumbuh terbalik di air. Kalau saja aku bisa keluar dari kursi terkutuk ini. langit biru yang dalam. lebih mirip bidak dan alat.b u k u .

c o m . Beri aku pedangku. Aku lebih suka kita menyingkir sampai semua ini berakhir. Tapi si penyihir ada saat itu. Suatu malam aku bisa melepaskannya.” kata Puddleglum. demi langit jernih di Dunia Atas. “Dia punya kekuatan dua kali lipat daripada biasanya kalau dia bebas sekarang.” kata Jill.merencanakan kemalangan manusia. b l o g s p o t . kataku. Demi semua rasa takut dan cinta. “aku memerintahkan kalian untuk membebaskanku.” kata si tawanan. demi sang singa. Dia akan mengalahkan kita berdua.” katanya. Kalian tidak memilikinya untuk membantu kalian malam ini. bukan?” kata Puddleglum. dan aku teman kalian. “Tenang!” kata Puddleglum. dan kemudian Pole mungkin akan tinggal sendirian untuk menghadapi ular itu. ketika dia pergi! Kalian menghilangkan kesempatan yang mungkin tidak akan pernah datang lagi!” “Ini mengerikan. “Lepaskan aku.” “Ya. Bebaskan aku sekarang. Kalau tidak aku akan jadi musuh kalian selamanya. “Hati-hati. Aslan sendiri. Dan aku tidak pandai bermain pedang. “Sekali lagi. Pedangku! Begitu bebas. Suara si tawanan sekarang mengeras menjadi jeritan. aku akan melakukan balas dendam yang sangat mengerikan sehingga para earthman di Dunia Bawah akan membicarakannya selama seribu tahun!” “Sekarang kegilaannya dimulai.b u k u . dari semua malam yang lain.” kata Scrubb. “Kuharap ikatan itu kuat. Dan malam ini.” Si tawanan sekarang begitu memberontak sehingga ikatan-ikatannya mengiris pergelangan tangan dan kakinya. aku tidak heran. aku memerintahkan kalian “ 125 | R a t u . “Hati-hati.” “Cerdas.

aku tidak heran. “Oh. Itu pertanyaan mengerikan. Si kesatria sudah berteriak sekarang. Itu saat yang memuakkan. Aslan tidak memberitahu Pole apa yang akan terjadi. mereka tidak bisa salah melakukan yang keempat. Selamat tinggal.. “Itulah tandanya.. semua.” kata Puddleglum. Apa gunanya saling berjanji bagaimanapun mereka tidak akan membebaskan si kesatria.” Mereka bertiga berdiri berpandangan dengan mata berbinar-binar. 126 | R a t u . apa yang harus kita lakukan?” kata Jill.b u k u . “Baiklah!” kata Jill tiba-tiba. b l o g s p o t .. “Aku tidak tahu itu. Mereka sudah salah melakukan tiga tanda sebelumnya. “Apakah maksudmu kaupikir semua akan baik-baik saja kalau kita membebaskan dia?” kata Scrubb.” kata Puddleglum. “Oh. c o m .!” Mereka berjabat tangan. Dia hanya memberitahunya apa yang harus dilakukan.. Tapi itu tidak berarti kita tidak mau mengikuti tanda. “Oh!” kata ketiga petualang seolah mereka terluka. “Kau tahu. “Kurasa kita tahu sekarang. Orang itu akan membunuh kita begitu dia bebas.” kata Scrubb lebih hati-hati.” kata Puddleglum. bagaimana kalau itu tanda yang sesungguhnya?. “Itulah kata-kata tandanya. kalau saja kita tahu!” kata Jill. “Mari selesaikan. kalau sekarang mereka harus melakukan itu begitu si kesatria menyebutkan nama yang sangat mereka sayangi? Di sisi lain. ada busa di pipinya. apa gunanya menghafalkan tanda-tanda itu kalau mereka tidak akan mematuhinya? Tapi bisakah Aslan benar-benar menginginkan mereka membebaskan seseorang--bahkan orang gila--yang memintanya dalam nama Aslan? Bisakah itu sekadar kecelakaan? Atau bagaimana kalau Ratu Dunia Bawah tahu semua tentang tanda-tanda itu dan membuat si kesatria mengetahui nama ini hanya untuk menjebak mereka? Tapi.

dan Caspian raja yang agung adalah ayahku. dan (sesaat) bau memuakkan. “kami datang ke sini untuk mencarimu. berpaling pada Puddleglum.” “Dan siapa kalian. para penyelamatku yang lain?” kata Pangeran pada Scrubb dan Jill. jadi kau pernah mendengar tentang Narnia?” kata Jill. berlutut pada satu kakinya (dan anak-anak juga melakukan hal yang sama). dan menghunusnya.” Kemudian dia berbalik dan memerhatikan para penyelamatnya. 127 | R a t u . Dia dan Scrubb menghunus pedang mereka dan mendekati si tawanan. itu dan semua kutukan jahat lain sekarang sudah selesai. “Kau dulu!” teriaknya dan menyerang kursi perak. suara seperti guruh kecil.” katanya. hidup.” kata Puddleglum. dan sesaat kemudian hanya beberapa potongan aneh.” kata Puddleglum. “Apakah aku melihat di depanku marshwiggle--marsh-wiggle Narnia yang sungguhan. Kau boleh percaya bahwa aku mengenal Narnia.” “Yang Mulia. “Tetaplah di sana.b u k u . c o m . “Apa?” teriaknya. “Dalam nama Aslan. Tapi begitu kursi itu pecah. apa pun itu. “sehingga pemilikmu tidak akan bisa menggunakanmu lagi untuk korban lain. “Apakah aku telah melupakannya ketika di bawah kutukan?” tanya si kesatria. yang tersisa darinya. dan jujur?” “Oh. bersinar di lantai. Scrubb. “Yah. “Ayo. telah menghilang dari wajahnya. dia menyeberangi r uangan dalam satu lompatan dan mengambil pedangny a sendiri (yang dilepaskan dari dirinya dan diletakkan di meja). b l o g s p o t .” kata mereka. Perak itu pecah terkena hantamannya. Begitu tawanan itu bebas. dan sesuatu yang salah. dari sana memancar kilat. Pangeran Narnia. alat sihir yang jahat. dan mulai memoton g ikatan. karena aku Rilian. Pedangnya pasti bagus sekali.

“Kami dikirim Aslan sendiri dari di luar ujung dunia untuk mencari
Yang Mulia,” kata Scrubb. “Aku Eustace yang berlayar bersama Raja
ke Pulau Ramandu.”
“Aku berutang kepada kalian bertiga utang yang lebih besar
daripada yang bisa kubayar,” kata Pangeran Rilian. “Tapi ayahku?
Apakah dia masih hidup?”
“Dia berlayar ke timur lagi sebelum kami meninggalkan Narnia,
Yang Mulia,” kata Puddleglum. “Tapi Yang Mulia harus
mempertimbangkan bahwa Raja sangat tua. Perbandingannya sepuluh
banding satu beliau akan meninggal dalam pelayaran.”
“Dia sudah tua, katamu. Berapa lama aku telah dikuasai si
penyihir?”
“Lebih dari sepuluh tahun sejak Yang Mulia hilang di hutan di
sebelah utara Narnia.”
“Sepuluh tahun!” kata Pangeran, mengusap wajahnya dengan
tangan seolah supaya bisa mengingat masa lalu. “Ya, aku
memercayaimu. Karena sekarang setelah menjadi diriku sendiri aku
bisa mengingat semua hidup terkutuk itu, meskipun ketika
mengalaminya aku tidak bisa mengingat diriku sendiri. Dan sekarang,
teman-teman yang baik--tapi tunggu! Aku mendengar suara kaki
mereka (suaranya memuakkan sekali, suara langkah yang lembek itu!
Euh!) di tangga. Kunci pintunya, Nak. Atau tunggu. Aku punya
pikiran yang lebih bagus. Aku akan menipu para earthman ini, kalau
Aslan memberiku keberanian. Tunggu aba-abaku.”
Dia berjalan dengan langkah tegas ke pintu dan membukanya lebar-
lebar.
***

128 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

BAB DUA BELAS
Ratu Dunia Bawah

DUA earthman masuk, tapi bukannya berjalan ke dalam ruangan,
mereka memosisikan diri di tiap sisi pintu, dan membungkuk dalam-
dalam. Mereka langsung diikuti orang terakhir yang diharapkan atau
dipikirkan akan dilihat mereka: Lady Bergaun Hijau, Ratu Dunia
Bawah. Dia berdiri diam di ambang pintu, dan mereka bisa melihat
matanya bergerak saat dia menyerap seluruh situasi itu--ketiga orang
asing, kursi perak yang hancur, dan sang pangeran yang bebas, dan
memegang pedang.
Wajahnya menjadi sangat pucat, tapi Jill merasa warna putih pucat
itu bukan warna wajah orang yang ketakutan tapi wajah orang marah.
Sesaat si penyihir menatap sang pangeran, dan tatapannya sangat
kejam. Kemudian dia sepertinya berubah pikiran.
“Tinggalkan kami,” katanya pada kedua earthman. “Dan jangan
biarkan ada yang mengganggu kami sampai aku memanggil, atau
kalian kubunuh.” Para gnome itu bergerak pergi dengan patuh, dan si
ratu penyihir menutup lalu mengunci pintu.
“Bagaimana, Pangeranku Yang Mulia,” katanya, “Apakah serangan
malammu belum datang, atau apakah sudah berakhir begitu cepat?
Mengapa kau berdiri di sini tanpa terikat? Siapakah orang-orang asing
ini? Dan apakah mereka yang telah menghancurkan kursi yang
merupakan satu-satunya cara keselamatanmu?”
Pangeran Rilian gemetar saat sang ratu bicara padanya. Dan tidak
heran: tidak mudah membuang kutukan yang telah memperbudaknya
selama sepuluh tahun hanya dalam setengah jam. Kemudian, bicara
dengan susah payah, dia berkata:

129 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

“Madam, kursi itu tidak memiliki kegunaan lagi. Dan kau, yang
telah memberitahuku seratus kali betapa kau mengasihaniku karena
kutukan yang mengikatku, tentu akan mendengar dengan gembira
bahwa kutukan itu sekarang telah berakhir untuk selamanya. Ada,
sepertinya, kesalahan kecil pada cara Yang Mulia menangani kutukan
itu. Ini, teman-teman sejatiku, telah menyembuhkanku. Aku sekarang
berpikiran waras, dan ada dua hal yang ingin kukatakan padamu.
Pertama-tama-menyangkut rencana Yang Mulia untuk menjadikanku
kepala pasukan earthman yang akan keluar ke Dunia Atas dan di sana,
dengan kekerasan, menjadikan diriku raja suatu bangsa yang tidak
pernah melakukan kesalahan apa pun padaku--membunuh penguasa
sejati mereka dan memangku takhta mereka sebagai tiran asing yang
haus darah--sekarang aku tahu sendiri, aku benar-benar merasa jijik
dan membenci kekejaman itu. Dan kedua: aku putra Raja Narnia,
Rilian, putra tunggal Caspian, yang kesepuluh yang menyandang
nama itu, yang juga digelari Caspian si Petualang Samudra. Karena
itu, Madam, sudah jadi tujuanku, juga kewajibanku, untuk langsung
pergi dari kerajaan Yang Mulia menuju negeriku sendiri. Semoga kau
memberi izin padaku dan teman-temanku, dan menjamin keselamatan
serta memberi kami penunjuk jalan melalui tanahmu yang gelap.”
Sekarang si penyihir tidak mengatakan apa pun, tapi bergerak
lembut menyeberangi ruangan, selalu menjaga wajah dan matanya
tetap terfokus pada sang pangeran. Ketika mencapai lemari kecil yang
menempel di dinding tidak jauh dari perapian, dia membukanya, dan
mengeluarkan segenggam bubuk hijau. Bubuk ini dilemparnya ke
dalam api. Api tidak berkobar, tapi aroma sangat manis dan membuat
mengantuk tercium darinya. Dan meskipun pembicaraan terus
berlangsung, aroma itu semakin kuat, dan mengisi ruangan, dan
membuat sulit berpikir. Kemudian, wanita itu mengambil instrumen
musik mirip mandolin. Dia mulai memainkannya dengan jemarinya--
suara yang mantap dan monoton yang tidak akan kauperhatikan
setelah beberapa menit. Tapi semakin sedikit kau memerhatikannya,

130 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Setelah memetik alat musik itu beberapa lama (dan sekarang aroma manis sangat kuat). Ma'am.” kata si penyihir sambil tertawa (kau tidak bisa mendengar tawa yang lebih merdu lagi). sedikit berjuang untuk menarik napas. kau sangat sakit.” “Begitu. c o m . yang berjuang keras melawan sihir aroma manis dan suara alat musik itu. “Seolah kau tidak tahu saja! Tempatnya di atas.” “Bagaimana?” kata sang ratu. Pangeran tersayang. dia mulai bicara dengan suara manis yang lembut: “Narnia?” katanya.suara itu semakin merasuk dalam otak dan darahmu. “Beritahu aku. Tidak ada negeri bernama Narnia. matahari. Dan kecuali semua 131 | R a t u . maaf. di mana negeri itu?” “Di atas sana. “Aku tidak ingat apa pun tentang pertemuan itu.” kata Puddleglum.” “Ya.. dengan tegas menunjuk ke atas.” kata Puddleglum. Tapi kita sering menemui teman-teman kita di tempat-tempat aneh saat kita bermimpi. ada. “Narnia? Aku sering mendengar Yang Mulia mengucapkan kata itu saat mengigau. adik kecil. dan bintang-bintang. kau sendiri sudah ke sana. Dunia Atas ini?” “Oh. Kami bertemu denganmu di sana.” “Aduh.” kata Scrubb.” “Dan apa. Ini juga membuat sulit berpikir.” kata si penyihir. Wah.b u k u . b l o g s p o t . “Tahu bukan. di atas di mana kau bisa melihat langit. aku kebetulan tinggal di sana seumur hidupku. ini. dengan tawa lembut yang berlagu.. bagaimana kau menyebutnya. “Apakah ada negeri di atas di antara bebatuan dan lapisan atap?” “Tidak.. atau di mana. jangan begitu bodoh. “Letaknya di Dunia Atas. kumohon.” kata Puddleglum.. “Aku--aku tidak tahu di mana tepatnya.

“Aku tidak seperti itu.” bentak Jill.” kata si penyihir dengan suara menenangkan. bukankah begitu. semakin kau merasa kau sama sekali tidak kena sihir.” “Dan kau akan jadi demikian. “aku sudah memberitahu Yang Mulia bahwa aku putra Raja Narnia. Jill mendapati dirinya berkata (dan saat itu lega mengatakan): “Tidak.” kata si penyihir dengan nada suara separo menghibur separo mengejek. mengentakkan kakinya. semakin tersihir dirimu. temanku sayang.b u k u . antrean. rumahnya sendiri. anak cantik. Adela Pennyfather. seolah dia sedang menghibur anak kecil.” “Kami juga sudah ke sana. gadis kecil. “Dan kau Ratu Narnia juga. karena saat itu mantra sedang berkerja dengan kekuatan penuh. pesawat terbang. c o m .” “Wah. Dan kali ini dia tidak terpikir bahwa dirinya sedang disihir.” 132 | R a t u .” “Madam. kau tidak bisa meminta orang lain mengingatnya. ini permainan yang lebih menarik daripada yang lain. bioskop.” kata Jill. Kurasa dunia lain itu pasti hanya mimpi. Dia sangat marah karena bisa merasakan sihir semakin menguasai dirinya. perangkat radio.” kata sang pangeran dengan tegas.” kata si penyihir. “Kami datang dari dunia yang lain. buku kupon. di mana dunia lain ini? Kapal dan kereta macam apa yang menghubungkannya dengan dunia kami?” Tentu saja banyak hal langsung menyerbu pikiran Jill: Sekolah Eksperimen. menunjukkan sihir itu belum sepenuhnya bekerja. “kau akan menjadi raja banyak tanah impian yang kausukai. b l o g s p o t . Tapi tentu saja. “Ceritakan.) Jill tidak bisa mengingat nama-nama benda di dunia kita.orang bermimpi sama. (Tring tring--tring--bunyi denting instrumen si penyihir. mobil-mobil. fakta bahwa dia masih bisa merasakannya. Tapi hal-hal ini sepertinya berbayang dan jauh. Dan tentu saja.

“Wah. hanya mimpi. “Ya.” 133 | R a t u . Kita semua bermimpi beberapa menit belakangan ini. b l o g s p o t . aku takkan heran.” “Ya ampun. kita semua pernah melihat matahari. “Tidak pernah ada dunia kecuali duniamu.” kata Jill dan Scrubb. “Aku tidak mengerti apa maksudmu dengan dunia. menurutku. “Tidak pernah ada dunia seperti itu. dan kau tetap tidak akan bisa membuatku melupakan Narnia.b u k u .” kata si penyihir. “tidak pernah ada dunia seperti itu. Puddleglum! Kaulah satu-satunya yang punya pikiran sehat. Puddleglum masih berjuang keras.” kata mereka.” kata si penyihir sambil terus memetik alat musiknya.” kata Jill. itu dia!” teriak sang pangeran. “Ya. Tidak ada yang lebih mungkin lagi. “Tentu saja! Berkat Aslan bagi marsh-wiggle yang jujur ini. “Tapi kau bisa main alat musik itu sampai jarimu putus. bicara seperti orang kehabisan udara. “Bagus.” Kata-kata Puddleglum memberi efek menyadarkan.” katanya. Ketiga temannya bernapas lagi dan saling memandang seperti orang-orang yang baru dibangunkan.” kata si penyihir. “Tidak. c o m . Itu hanya mimpi. dan seluruh Dunia Atas. Tapi aku tahu aku pernah di sana. Dan aku melihat matahari tinggi di langit tengah hari saat aku tidak bisa menatapnya langsung karena silau. Bagaimana kita bisa lupa? Tentu saja. Kami tidak akan pernah melihatnya lagi. Aku pernah melihat langit penuh bintang. menurutku. Kau bisa saja menghapusnya dan mengubahnya jadi gelap seperti ini.” “Tidak pernah ada dunia selain duniaku. Aku pernah melihat matahari terbit dari batik lautan di pagi hari dan tenggelam di belakang gunung-gunung saat malam. tentu saja!” kata Scrubb.

Kalian hanya bisa memberitahuku bentuknya seperti lampu. Lalu terdengar suara si penyihir. tring. Dia memberi cahaya bagi seluruh Dunia Atas dan tergantung di langit. b l o g s p o t . Lampu itu nyata. Dengan perlahan-lahan dan nada berat. “Pasti begitu.” Dan mereka semua tidak mengatakan apa pun.” kata Scrubb. “Tidak ada matahari. kuning. Yang Mulia?” tanya si penyihir. di tengah siang musim panas yang membuat mengantuk. cerita anak-anak. Benda yang kami sebut matahari itu mirip lampu. si penyihir mengulangi. “Bisakah kalian menceritakan seperti apa bentuknya?” tanya si penyihir (tring. dan dia berkata: “Apakah matahari yang kalian bicarakan ini? Apakah kata itu ada artinya?” “Ya. Benda itu bulat. dan memberi cahaya pada seluruh ruangan. aku mengerti sekarang. Matahari kalian hanya dalam mimpi. tentu saja.b u k u . dan tergantung di langit-langit. tapi jauh lebih besar dan terang. dia menambahkan. matahari hanya dongeng. dan tidak ada apa pun dalam mimpi yang tidak dicontoh dari lampu.” “Ya. dengan tawa lembutnya yang merdu. 134 | R a t u .” Dan sementara dia mengatakan ini. “Kau lihat lampu itu.” kata sang pangeran dengan sangat dingin dan sopan.” kata Jill dengan suara berat dan putus asa. kemudian. ketika mereka semua masih berpikir bagaimana menjawabnya. bunyi denting musik). “Yang Mulia. tring.” “Tergantung di mana. c o m . kalian tidak bisa memberitahuku. mendekur lembut seperti suara merpati yang hinggap tinggi di pohon elm dalam kebun tua. kata-katanya sepertinya masuk akal. pukul tiga. “Kalian mengerti? Ketika kalian berusaha memikirkan dengan jelas apakah matahari ini.

dan pergulatan dalam pikiran mereka. Tapi sangat sulit mengatakannya. Dia merasa ada bobot sangat berat di atas bibirnya. c o m . tidak mirip surai kuda. dengan kekuatan yang sepertinya mengeluarkan semua tenaganya. Selama beberapa menit terakhir Jill telah merasa ada sesuatu yang harus dia ingat sekuat tenaga.” kata Scrubb. “Nama yang bagus! Apa artinya?” “Dia Singa Agung yang memanggil kami keluar dari dunia kami. “Tidak ada matahari. Akhirnya. dia berkata: “Ada Aslan. si marsh- wiggle. minta ampun!” kata Scrubb.b u k u . “Tidak pernah ada matahari. “dan mengirim kami ke sini untuk menemukan Pangeran Rilian. Dan dia sangat kuat. b l o g s p o t . Tidak ada matahari. Paling tidak. surainya lebih mirip wig hakim.” kata sang pangeran.” kata si penyihir. singa adalah agak--hanya agak--ingat--mirip kucing besar-- dengan surai. “Oh. tahu bukan. “Tidak.” kata sang ratu.Si penyihir mengulangi dengan nada yang lebih lembut dan dalam.” “Yah. “Aku suka kucing.” “Aslan?” tanya si penyihir. Dan sekarang dia ingat. denting petikan alat musiknya sedikit mencepat. “Tentu.” “Apakah singa itu?” tanya si penyihir. dan anak-anak.” Setelah berhenti sejenak. Tidak pernah ada matahari. mereka berempat berkata bersama. “Kau benar.” Rasanya sangat melegakan bisa menyerah dan mengatakan hal itu. Dan warnanya kuning.” 135 | R a t u . “Tidakkah kau tahu? Bagaimana kita bisa menggambarkannya padanya? Apakah kau pernah melihat kucing ?.

dan memang begitu. tidak ada langit. mata mereka setengah terpejam. tidak ada matahari. Kau sudah melihat kucing. sihir hampir sempurna. Si penyihir menggeleng. dan 136 | R a t u . tapi sejujurnya.b u k u . tidak ada Aslan. aroma manis yang berat semakin berkurang. Karena meskipun belum seluruh api itu padam. Kekuatan mereka hilang. semua tidur. Tapi. c o m . b l o g s p o t . tidur. Tapi dia tahu dia pasti tetap terluka cukup parah. tidur nyenyak. Yah. Dan mari kita memulai hidup yang lebih bijaksana besok. Dan sekarang. Kau sudah melihat lampu. dan berdarah dingin seperti kaki bebek. dan sekarang kau ingin kucing yang lebih besar dan bagus. Kemudian dia melakukan hal yang sangat berani. tidur tanpa mimpi-mimpi bodoh. pipi mereka merona. Dengan kaki telanjangnya dia menginjak-injak api. keras. kalian semua. malulah! Apakah kau tidak malu bermain seperti ini? Ayolah. tidak ada Dunia Atas. Pertama-tama. berjalan ke api. tapi sebagian besar sudah. akan lebih cocok kalau kalian semua lebih muda. “Aku mengerti. jadi kau membayangkan lampu yang lebih besar dan bagus dan menyebutnya matahari. yang satu-satunya dunia. karena kakinya (yang telanjang) berselaput. dan itu disebut singa. duniaku ini. ke tempat tidur. bantal-bantal empuk. Dia tahu dia tidak mungkin terluka lebih parah daripada manusia. dengan susah payah mengumpulkan kekuatannya. kau pria dewasa.” katanya. pangeranku. mematikan sebagian besar sampai menjadi abu di perapian itu. ini bagus untuk dipercaya. Dan lihat saja bagaimana kalian tidak bisa mengembangkan imajinasi kalian tanpa mencontohnya dari dunia nyata. pertama-tama. Tinggalkan permainan kekanak-kanakan ini. Dan tiga hal langsung terjadi pada saat yang sama.” Sang pangeran dan anak-anak berdiri dengan kepala tertunduk rendah. begitu nama yang kausebutkan. Tidak ada Narnia. “kau melakukan hal yang sama dengan singa-mu. seperti yang kaulakukan dengan matahari-mu. Tapi Puddleglum. Aku punya pekerjaan bagi kalian di dunia nyata. Tapi bahkan kalian pun sudah terlalu tua untuk permainan seperti lni. Sementara untukmu.

Aku seseorang yang selalu lebih suka tahu kemungkinan yang terburuk ke mudian berusaha sebaik mungkin. dan Aslan se ndiri. Jadi aku tidak akan menyanggah apa pun yang kaukatakan. dengan suara keras dan kasar.” Ketiga. Aku di sisi Aslan bahkan kalau tidak ada Aslan untuk memimpin duniaku. rumput. terima kasih banyak untuk makan malammu. atau mengarang-ngarang. “Maaf. bintang.” katanya. Semua yang kaukata kan cukup benar. Dan itu lucu. kalau dipikir lagi. “Apa yang kaulakukan? Berani menyentuh apiku lagi. hal-hal yang dikarang itu se pertinya jauh lebih penting daripada yang nyata. Tapi ada beber apa hal lain yang harus dilakukan. sangat berbeda dengan semua nada manis yang digunakannya sampai sekarang. bulan. kembali dari perapian. berteriak. Jadi. Karena itulah aku akan tetap berdiri di dunia mainan. Sang pangeran dan kedua anak mendongak lagi dan membuka mata mereka. Kami hanya anak kecil bermain-main. Ini langsung membuat otak semuanya jauh lebih jernih. Aku akan hidup seperti orang Narnia sebisaku bahkan kalau tidak ada Narnia. berjalan timpang karena rasa sakit. dalam hal itu. yang tentu saja sama sekali bukan bau yang memabukkan. dan aku akan mengubah darah dalam pembuluh- pembuluhmu menjadi api. “Maaf. kami akan langsung meninggalkan negerimu dan meraba- raba dalam kegelapan untuk menghabiskan akhir hidup kami mencari 137 | R a t u . Kedua. b l o g s p o t . Tidak ada yang bisa menghilangkan sihir sebaik kejutan rasa sakit. Kalau begitu aku hany a bisa bilang. kalau kedua pemuda dan gadis muda ini siap.yang tersisa tercium seperti marsh-wiggle gosong. semua hal itu--poho n-pohon.b u k u . rasa sakit itu sendiri membuat pikiran Puddleglum langsung jernih dan dia langsung menyadari apa yang dipikirkannya. Kalau kami melakukan itu. matahari. Kalau kami hanya b ermimpi. kalau kau benar. si penyihir. lumpur bau. aku tidak heran. Tapi empat anak kecil yang bermain-main bisa membuat dunia mainan yang menghancurkan dunia nyatamu. c o m . Ma'am.

Mata besar yang membara. Tapi sang pangeran bertindak tepat waktu. Secepat kilat tubuhnya melingkar lagi. hore! Puddleglum hebat!” teriak Scrubb dan Jill. perubahan itu telah sempurna. menurutku. tapi sebenarnya terjadi begitu cepat sehingga mereka hanya melihatnya sekejap. dan sepertinya menjadi satu dengan pilar hijau jalinan kakinya. Kakinya saling menjalin. Semua mi butuh waktu untuk diceritakan. berusaha mengikat tangan Pangeran yang memegang pedang. hijau seperti racun.” “Oh.b u k u . tapi tidak ada ruginya kalau dunia tempat yang semembosankan katamu. Bukannya hidup kami akan cukup panjang. Sang pangeran menangkap leher makhluk itu dengan tangan kirinya. Tapi sang pangeran berteriak tiba-tiba. Juntaian gaun hijaunya menebal dan menjadi keras. setebal pinggang Jill. dan ular kobra besar jelmaan si penyihir. Tangannya seolah terikat pada sisi tubuhnya. Dan pilar hijau bergerak itu menggelung dan mengayun seolah tidak punya persendian.Dunia Atas. “Hati-hati! Lihat si penyihir. c o m . atau malah seluruhnya terdiri atas persendian. kecuali matanya. dan tapaknya telah menghilang. Dia mengangkat tangan dan berhasil membebaskannya: lingkaran hidup itu mengetat di sekeliling dadanya--siap mematahkan rusuk-rusuknya seperti kayu bakar kalau dieratkan lagi. Kepalanya sekarang mendongak jauh ke belakang dan sementara hidungnya tumbuh semakin panjang. telah menggerakkan gelungan badannya yang menjijikkan membelit kaki Pangeran. Tindakan ini membuat wajah ular itu (kalau kau bisa menyebutnya wajah) 138 | R a t u . Alat musik jatuh dari tangan si penyihir.” Ketika mereka melihat. berusaha mencekiknya sampai kehabisan napas. tanpa alis atau bulu mata. setiap bagian lain dari wajahnya seolah menghilang. Lama sebelum ada waktu untuk melakukan apa pun. seluruh rambut mereka hampir berdiri tegak. b l o g s p o t .

aku tidak ragu. Tapi lihatlah gadis itu. Ketiga pukulan itu menghantam pada saat yang sama: pukulan Scrubb (yang bahkan tidak melukai kulit ular itu dan tidak berguna sama sekali) di tubuh si ular di bawah tangan Pangeran. terima kasih.” kata Rilian akhirnya. “Teman- teman.b u k u . Dia berkata pada dirinya sendiri. bertahun-tahun yang lalu. Lidah bercabang bergetar mengerikan keluar-masuk. “Kau sangat berani. “Ini jelas cacing yang sama yang kukejar tanpa hasil di mata air di hutan Narnia. setelah mengatur napas. Pukulan itu pun tidak mematikan. Tapi aku senang. Makhluk itu terus bergelung-gelung dan bergerak seperti per lama setelah dia mati. Rilian menghantamkan pedangnya dengan pukulan sekeras yang dia bisa.berhadapan kira-kira sepuluh sentimeter dengan wajahnya sendiri. dalam waktu lama. “Aku baik-baik saja. dan lantai.” kata Jill. tapi pukulan sang pangeran dan Puddleglum sama-sama jatuh pada leher si ular. kau pasti keturunan bangsawan 139 | R a t u .” Maksudnya Jill.” Kemudian ketiga pemenang berdiri saling memandang dan terengah-engah. Sementara itu Scrubb dan Puddleglum sudah mengeluarkan senjata mereka dan berlari membantu. teman-teman. Dengan tangan kanannya. jadi sangat kotor. bahwa penyihir jahat ini akhirnya menjelma menjadi ular akhirnya. terima kasih. “Aku benar-benar berharap aku tidak pingsan--atau muntah--atau melakukan sesuatu yang bodoh. Sama sekali tidak sesuai dengan hati. Jill dengan sangat bijaksana telah duduk dan diam. Selama ini aku telah menjadi budak pembunuh ibuku. Dengan tebasan berkali-kali mereka memotong kepalanya. tapi tidak bisa mencapainya. ataupun kehormatanku untuk membunuh seorang perempuan. “Nona. membungkuk ke arahnya. c o m . berkata. tanpa berkata-kata lagi. meskipun ular itu mulai melonggarkan belitannya pada kaki dan dada Rilian. dan karena itu. Lalu sang pangeran. seperti yang kaubayangkan.” “Ibuku yang terhormat telah terbalaskan dendamnya. b l o g s p o t .” kata sang pangeran.

di duniamu sendiri. c o m . Ini ada sedikit anggur tersisa.” “Ide yang sangat bagus. b l o g s p o t . teman-teman.b u k u . Tapi mari. Sir. Setelah itu membuat rencana. Mari kita menyegarkan diri dan saling bersulang.” kata Scrubb. *** 140 | R a t u .

tidak ada yang bisa menebak. Kalaupun bukan ini yang terjadi. dan hanya beberapa mil jauhnya. hanya beberapa meter tanah yang memisahkan terowongan dari udara bebas.b u k u . selalu bersama si penyihir. Apa yang akan dikatakan para earthman kalau dia pergi ke pelabuhan tanpa si penyihir. mereka semua duduk dan menyegarkan diri. Rilian menjelaskan ada cukup banyak jalan keluar yang bisa digunakan untuk naik ke Permukaan tanah. Di sisi lain. dirobek-robek memanjang. tentu saja. dia pernah dibawa melalui sebagian besar jalan ini. jalan keluar baru. dan langsung meminta kapal. Si penyihir telah mengunci pintu dan menyuruh para earthman untuk tidak mengganggunya. Urusan pertama mereka. ada di sisi laut sebelah sini. yang akan digunakan untuk menyerang Dunia Atas. Tapi sepertinya mereka akan menanyakan berbagai hal. c o m . Mungkin saja sekarang terowongan itu sudah selesai. dan membicarakan rencana melarikan diri dari Dunia Bawah. kaki Puddleglum yang terbakar. dan dia selalu mencapai jalan-jalan keluar ini dengan naik kapal menyeberangi Laut Tanpa Matahari. dan keluar dari jalan itu dalam beberapa jam--kalau saja mereka bisa mencapainya tanpa 141 | R a t u . Mungkin si penyihir kembali untuk memberitahukan hal ini padanya dan untuk memulai serangan. bisa menjadi pembalut yang cukup baik. Beberapa pakaian bersih dari kamar tidur sang pangeran. mereka mungkin bisa menggali sendiri.BAB TIGA BELAS Dunia Bawah Tanpa Ratu SEMUA merasa mereka pantas mendapat apa yang Scrubb sebut “saat bernapas”. Sang pangeran tahu bahwa jalan itu hampir selesai. jadi tidak ada bahaya interupsi saat itu. Ketika ini telah dilakukan. b l o g s p o t . Tapi dia tidak pernah keluar sendiri. dan diberi mentega serta minyak sayur tebal-tebal dari meja makan. dan bersama tiga orang asing.

sehingga mereka bisa melihat langit- langit berbatu yang mungkin telah tersembunyi kegelapan sejak dunia diciptakan. “Dengar. Yang lain berkumpul di sekelilingnya untuk melihat ke luar. Sekarang sepertinya ada suara-suara juga geram tetap yang bukan suara.b u k u . 142 | R a t u . telah mendengar suara itu. Kemudian suara itu semakin keras seperti gumam laut. Tapi itulah kesulitannya.” katanya. b l o g s p o t . dan k alau saja mereka menemukan tempat itu tanpa penjag aan. dan menyingkap gordennya. Selama beberapa saat suara itu sudah menjadi samar-sama hampir teredam seperti angin lembut. Tapi suara itu mulai dan meningkat begitu bertahap sehingga mereka tidak tahu kapan mereka pertama kali mendengarnya. “Kalau bertanya padaku--” Puddleglum memulai. c o m . berdiri menutupinya. berjalan ke jendela. atau suara lalu lintas di tempat yang sangat jauh.dihentikan. Hal pertama yang mereka lihat adalah kilau merah yang besar. Dan di jalan-jalan itu sesuatu yang sangat aneh sedang terjadi. tapi Scrubb memotong.” Dia bangkit. Tapi cahaya itu juga menerangi banyak jalan yang menjulur dari tempatnya ke istana. “Demi sang singa. Bayangannya membuat petak-petak merah pada atap Dunia Bawah ribuan meter di bawah mereka. “suara apa itu?” “Aku sudah cukup lama bertanya-tanya!” kata Jill. Kalau itu sendiri datang dari sisi jauh kota sehingga banyak bangunan. sebenarnya. Kerumunan earthman yang penuh sesak dan diam telah menghilang. kelabu dan besar.” kata Pangeran Rilian. Mereka semua. “sepertinya keheningan tempat ini akhirnya punya lidah juga. Kemudian terdengar gemuruh dan desis.

taut pasang. Lihat! Semua kapal bergerak ke kota! Ya ampun. “Kapal itu sudah mencapai sisi jauh pelabuhan dia berada di jalan. aku tidak ragu. lihat!” kata sang pangeran. c o m .” “Lihat kapal itu!” kata Scrubb. “Apakah mereka yang berteriak?” “Ini hampir tidak mungkin. “Kenapa dia main begitu cepat? Tidak ada yang mendayungnya.” “Dan cahaya merah di sana itu apa?” tanya Jill. “Apakah ada yang terbakar?” “Kalau kalian bertanya padaku.” “Lihat.” kata sang pangeran. Tapi hal paling aneh. “Aku tidak pernah mendengar satu pun makhluk itu bicara dengan suara keras dalam tahun-tahun menyedihkan saat aku ditahan. untung istana ini di dataran yang lebih tinggi. Tapi dari pelabuhan datang raungan dalam dan bergemuruh yang semakin lama semakin keras dan sudah mengguncangkan seluruh kota. atau bertiga-tiga. b l o g s p o t . Banjir akan melanda kita. Mereka bersikap seperti orang yang tidak ingin dilihat: menyelinap dalam bayangan menara- menara jaga atau di ambang-ambang pintu. Ada kutukan barn. Sebagai gantinya di sana ada makhluk-makhluk yang bergerak sendiri-sendiri. Tapi air naik sangat cepat. Teriakan dan jeritan terdengar dari mana-mana. “Apa yang terjadi pada para earthman?” kata Scrubb. Demi Aslan. “menurutku ada api utama di Bumi yang keluar untuk membuat kawah barn. aku tidak heran. berdua-dua. Kita berada tepat di tengahnya. kemudian bergerak cepat- cepat menyeberangi tempat terbuka ke tempat persembunyian yang baru.” kata Puddleglum.” 143 | R a t u . bagi siapa pun yang pernah mengenal gnome. adalah keributannya.b u k u .

“Aku mau menyelamatkan kudaku. Tiap kuda bisa membawa dua orang kalau perlu. “Oh. dan sekarang Dunia Bawah hancur berkeping-keping. mereka jelas para earthman) bergerak dari arah pelabuhan. Dia jenis orang yang tidak keberatan mati kalau dia tahu orang yang membunuhnya akan terbakar. “Aku tidak menyukal itu”--dan dia menunjuk ke jalanan di bawah. “Si penyihir telah menebar mantra sehingga kapan pun dia terbunuh. c o m . Semuanya memandang ke bawah. “Ketika pedang kita memenggal kepala si penyihir. dan kuda si penyihir.” kata sang pangeran. Lusinan makhluk (dan sekarang setelah mendekat. bergerak cepat dan berlindung. Snowflake (kuda yang hebat dan pantas mendapat majikan yang lain) yang dikandangkan di halaman. Sir.” “Benar. “Air dan api dan semua makhluk itu memenuhi jalan. apa yang akan terjadi?” jerit Jill.b u k u .” kata Puddleglum.” kata Puddleglum. Coalblack. Setelah itu. dan kalau kita memaksa mereka. 144 | R a t u . pukulan itu mengakhiri semua sihirnya.” “Benar sekali. Kita sedang melihat akhir dari Dunia Bawah. di saat yang sama kerajaannya akan hancur berkeping-keping. Tapi mereka tidak bergerak seperti kerumunan tanpa tujuan. “Tidak menurutku. mereka bisa mengarungi banjir. Mereka bertingkah seperti prajurit modern sedang menyerang. mari buat rakit untuk pergi ke dataran yang lebih tinggi dan berdoa semoga kita menemukan jalan keluar.” kata sang pangeran. terkubur.” “Tapi apakah kita akan diam di sini dan--menunggu?” gagap Jill.” “Kuberitahu apa itu. “Kecuali kalau ternyata ini juga akhir seluruh Bumi.” “Maukah Yang Mulia mengenakan baju besi?” tanya Puddleglum. berusaha supaya tidak terlihat dari jendela-jendela istana. wiggle yang baik. b l o g s p o t . atau tenggelam beberapa menit kemudian.

dan baunya busuk penuh sihir dan perbudakan. dan padanya. Jill. Maaf aku menyebalkan dan begitu cerewet. Dan itu saja sudah cukup. Kemudian.b u k u . “Dengar. “ini berarti Aslan akan menjadi pembimbing yang baik.” katanya. kemudian semua saling berjabat tangan. mengulurkan tameng itu ke arah mereka. mari turun ke kota dan menghadapi petualangan yang ada di depan kita. “Aku tidak berani melihat bagian dalam baju best itu lagi. Sang pangeran membuka pintu dan mereka semua menuruni tangga: ketiga pemuda dengan pedang terhunus dan Jill dengan pisau terhunus. “Sampai berjumpa lagi. dan sekarang. Kuharap kau bisa pulang dengan selamat. menurutku. ini. ada gambar sang singa.” dan Jill berkata. “Sejam yang lalu warnanya hitam dan tanpa hiasan. entah dia berkehendak kita hidup atau mati. seperti teman- teman baik yang sebentar lagi akan berpisah. lebih merah daripada darah atau buah ceri. b l o g s p o t .” kata sang pangeran. karena mereka tidak terbiasa melakukannya di sekolah. “Sampai berjumpa lagi.” Dan mereka semua melakukan yang dikatakan sang pangeran.” kata sang pangeran.” Dan inilah pertama kalinya mereka menggunakan nama depan mereka. dia berkata. “Tak ragu lagi. Lampu suram dan menyedihkan itu masih menyala dan dengan cahayanya mereka tidak menemui 145 | R a t u . Eustace.” Tameng itu telah berubah secemerlang perak.” Dia meninggalkan ruangan dan kembali dengan binar aneh di matanya beberapa saat kemudian. Dan aku minta maaf aku begitu mengesalkan. teman-teman. Tapi ketika Scrubb berjabat tangan dengan Jill. kita harus berlutut dan berdoa. Para penjaga telah menghilang dan ruang besar di kaki tangga ruang Pangeran kosong. Tapi aku akan membawa tamengnya. c o m . Sekarang. “Aku memakainya seperti ruang bawah tanah yang bisa bergerak.

“Ya. Coalblack! Tenang sekarang. yang ikut sekolah berkuda di saat liburan.” kata Eustace. “ketika seseorang sudah memulai petualangan seperti itu.” (Sekarang dia membuka pintu kandang. c o m .) “Hei. Dia menjerit (jeritannya juga sangat mirip jeritan babi) dan berlari ke bawah bangku. dan sepi. Lalu dia berlari melalui pintu yang jauh. Saat mereka berbelok di sudut menuju aula utama di lantai dasarlah mereka bertemu earthman yang pertama--makhluk gemuk berkulit putih dengan wajah sangat mirip babi yang sedang menghabiskan semua sisa makanan di meja. dia harus mengucapkan selamat tinggal pada harapan dan ketakutan. kalau tidak kematian atau penyelamatan akan datang terlambat untuk menyelamatkan kehormatan dan akal sehatnya. menurutku.” kata sang pangeran.kesulitan melewati lorong demi lorong. seperti rumah ketika ditemui di tempat seperti Dunia Bawah) ketika Eustace berkata. baru saja menangkap aroma kandang kuda (aroma yang terasa sangat manis. Ho. Di dalam istana segalanya masih hening. Snowflake! Kau tidak akan dilupakan. “Teman-teman.” “Dan pasti artinya tidak bagus bagi kita. tidak seperti ketika mereka berada di ruangan di atas. “Kembang api!” kata Jill dengan nada heran.” kata Puddleglum.b u k u . “tapi kau tidak mungkin membayangkan para earthman itu memasangnya untuk bersenang-senang! Itu pasti tanda. terlalu cepat untuk diikuti. Dari aula mereka keluar ke halaman. Suara-suara dari luar istana tidak mudah terdengar di sini. jujur.” 146 | R a t u . “Ya ampun! Lihat itu!” Roket besar terbang entah dari mana di luar dinding- dinding istana dan pecah menjadi bintang-bintang hijau. kudaku yang cantik. Jill. melambaikan ekor panjangnya di luar raihan tangan Puddleglum tepat waktu. saudara! Tenang. b l o g s p o t .

dan dia serta sang pangeran memasang pelana dan kekang dalam beberapa menit saja. Jill menunggangi Snowflake. maju tanpa takut di antara kedua binatang yang mengentak-entakkan kaki dan mendengus-dengus itu. dan menyanyikan bagian-bagian lagu lama tentang Corin si Tinju Petir dari Archenland. selalu menuju ke arah cahaya merah tapi sedikit ke arah kirinya. menunjuk ke kanan. Eustace naik ke belakang sang pangeran di punggung Coalblack. c o m . diikuti enam earthman dengan berbagai bentuk dan ukuran yang baru saja keluar dari jalan samping dan melangkah ke bayangan rumah tempat tidak ada yang bisa melihat mereka. “Jalan ke sana menurun curam. kurang dari seratus meter jauhnya. Tidak seperti ketiga temannya. mencercah ke dinding-dinding rumah.b u k u . yang begitu ketakutan masuk di lubang hitam antara satu gua dan gua lain.” kata Puddleglum mengamati. dengan harapan mereka bisa menemukan jalan ke lorong yang baru digali. Sang pangeran memimpin mereka. “Beranilah!” kata sang pangeran. Rencananya adalah mengitari api (kalau itu memang api) ke arah dataran yang lebih tinggi. Sebenarnya. Air baru naik sampai tengah bukit paling besar kota ini. Kedua kuda ketakutan karena cahaya-cahaya dan suara-suara yang aneh. mereka keluar dari gerbang utama ke jalanan. dia begitu senang terbebaskan dari kutukan yang begitu 147 | R a t u . “Tidak banyak bahaya akan terbakar. air. Kemudian dengan gema ketukan kaki yang menggemuruh. Aku lebih mengkhawatirkan itu “ dan dia menunjuk dengan pedangnya ke arah earthman tinggi besar yang membawa gading babi hutan. Air bisa naik setinggi itu dalam setengah jam pertama dan tidak bisa naik lebih tinggi lagi dalam dua jam berikutnya. Di sana. Rilian hampir seperti sedang bersenang-senang. b l o g s p o t . dan Puddleglum naik ke belakangnya. Itu sisi bagusnya. Dia bersiul sambil berkuda. Kedua hewan itu tampak sangat gagah ketika keluar ke halaman. menggelengkan kepala mereka. Jill.

panggilan. yang sepertinya tidak mendekat. b l o g s p o t . Tapi dengan sinarnya 148 | R a t u .lama sehingga semua bahaya lain menjadi seperti permainan belaka. Tapi teman-temannya merasa perjalanan itu mengerikan. akan menghilang dalam kegelapan. “Tapi ketika mereka telah mendaki banyak jalanan curam dan sudah jauh dari banjir. Di atas mereka ada petak- petak besar cahaya suram di langit-langit Underworld. Di depan ada kilau cahaya misterius. dan tempat-tempat itu gelap total. Dan berbagai macam kembang api terbang ke udara. selalu berusaha menyembun yikan diri mereka sendiri. dan decakan. dan sebagian dengan cahaya yang sa ngat berbeda yang datang dari lampu-lampu gnome ya ng mengerikan. mata-mata yang besar seperti ikan dan kecil seperti beruang. sebagian kota diterangi cahaya merah. tawa. c o m . tanduk dan taring. selalu dengan tatapan menusuk para petualang. Di belakang mereka ada suara tabrakan dan tumbukan kapal-kapal. hidung tipis dan dagu begitu panjang sehingga tampak seperti janggut. pekikan. Tidak ada yang bisa menebak apa artinya. jeritan. Mereka sekarang sudah dekat cahaya merah itu dan hampir sejajar dengannya. Sesekali sekelompok earthman terlalu besar atau terlalu dekat. Ada bulu-bulu dan rambut-rambut kaku. Dan arah yang sama samar-samar datang jeritan. dan nyaris keluar dari kota di sisi datarannya. dan bentakan yang terus-menerus.b u k u . situasi menjadi semakin gawat. Dan keluar masuk tempat-tempat itu para earthm an mengendap dan menyelinap. Ada wajah-wajah yang besar dan yang kecil. Kemudian sang pangeran akan menghunus pedangnya dan berpura- pura akan mengejar mereka. teriakan. Lebih dekat pada mereka. Tapi ada banyak tempat yang tidak dit erangi cahaya mana pun. meskipun mereka belum bisa melihat apa sesungguhnya sumber cahaya itu. Dan makhluk-makhluk itu. dengan segala jenis cicitan. serta gemuruh bangunan-bangunan runtuh.

” puji sang pangeran. “Dan kita tidak akan bisa menembus berigu banyak. tahu? Siapa pun bisa mengira itu jeritan babi disembelih.” Si marsh-wiggle menyelinap ke dalam baying-bayang secepat kucing. Kita bisa mendapat cerita yang sesungguhnya atau tahu apa yang membuat mereka ingin menyerang kita. selama beberapa saat yang memualkan. Kemudian tiba-tiba dari belakang mereka terdengar jeritan yang mengerikan. Beranilah! Marl kita maju sampai ke ujung rumah itu. bercampur dengan suara familier Puddleglum. “Eustace.” kata sang pangeran. berkata. saat mereka melewati persembunyianmu. dan kapan pun mereka berhenti. “Kalau Yang Mulia minta pendapatku. hajarlah sebanyak mungkin. Yang lain. Ratusan-mungkin ribuan--gnome semua bergerak ke arahnya. Tapi mereka melakukannya dengan bergelombang. yang bertangan panjang. “Nah! Jangan menjerit sebelum disakiti.” kata Puddleglum. aku tidak ragu. “Kalau begitu. Dan saat mencapainya.” “Perburuan yang baik. b l o g s p o t . Puddleglum. c o m . beberapa makhluk jahat ini akan mengikuti kami. 149 | R a t u .” “Tapi tidakkah yang lain akan menyerang kita untuk menyelamatkan yang kita tangkap?” tanya Jill dengan suara yang tidak seberani yang diusahakannya. Puddleglum yang baik.” kata sang pangeran. berlindunglah pada bayangannya. langsung memutar Coalblack dan kembali ke sudut rumah.” katanya. Mereka rapat di belakang kita. Sekarang. atau kau akan benar-benar disakiti. mereka berpaling dan menatap para petualang. Madam.b u k u . dan kau harus menyerahkan dirimu pada sang singa. Gadis ini dan aku akan maju sedikit lagi. “kau akan melihat kami mau di sekelilingmu.” “Itu juga yang kupikirkan. “menurutku mereka bermaksud memotong Plan kita di depan. Kau. terus maju dengan tenang.mereka bisa melihat para musuh dengan lebih jelas.

” 150 | R a t u . Dia memiliki semacam jengger ayam (tapi keras). Gnome itu sangat kecil dan menyedihkan. Aku tidak melakukannya. dan ketiganya menatap dalam diam ketika Puddleglum menarik tangkapannya ke luar ke bawah penerangan cahaya. Puddleglum yang baik. Kalau saja mereka tidak berada dalam situasi yang begitu gawat. “sekali gigit dan kau mati. mata merah muda yang kecil.” gagap si gnome. ampun.” kata Puddleglum. “Nah. dan kau akan mati.” jawab makhluk itu. Berbohong pada kami.b u k u . orang-orang baik. Tapi bahkan marshwiggle pun capek digigit-gigit. earthman. hanya kira-kira setinggi satu meter. “Kalau saja aku punya tangan manusia yang payah dan lembek (maafkan aku. Bukan aku. mereka pasti tertawa terbahak-bahak ketika melihatnya. Yang Mulia. “dan apa yang para earthman lakukan hari ini. Buka mulutnya. dan mulut serta dagu begitu besar dan bundar sehinga wajahnya tampak seperti kuda nil mini.” “Tidak melakukan apa?” tanya Puddleglum. berdiri di depannya dengan pedang diacungkan sangat dekat dengan leher si tawanan.” cicit si earthman. dan kau boleh bebas.” Kemudian dia turun. seperti gnome yang jujur.” “Baiklah.” kata sang pangeran. di bagian atas kepalanya. “Berjanjilah jangan beritahu Ratu apa pun yang kukatakan. Yang Mulia) aku pasti sudah berdarah-darah sekarang. dan dia tidak bisa menggigit juga. Puddleglum. “bicaralah. tolong.” kata sang pangeran pada si gnome.” “Oo-ee-ee. c o m . “Beritahu namamu. b l o g s p o t .” “Oh.“tolonglah. pegang kendali Coalblack. bebaskan aku. “Apa pun yang Yang Mulia katakan aku lakukan.” kata sang pangeran. “bebaskan aku. bagaimana dia bisa bicara kalau kau mendekap mulutnya begitu erat?” “Tidak bisa bicara.

” “Apa?” jerit si gnome. *** 151 | R a t u . c o m . seperti kau menyebutnya. Dia menatap berkeliling ke keempat petualang dengan mata merahnya yang berkejap-kejap. “Sang Ratu. b l o g s p o t . “Mati? Penyihir itu sudah mati? Dan dibunuh Yang Mulia!” Dia mengembuskan napas lega dan menambahkan. tertawa sekali- dua kali. kalau begitu Yang Mulia teman kami!” Sang pangeran menurunkan pedangnya sedikit. “sudah mati. “Wah. Aku sendiri yang membunuhnya. dan memulai.” kata sang pangeran tegas. membuka mulutnya yang aneh lebar-lebar karena terkejut.b u k u . Puddleglum membiarkan makhluk itu duduk.

kami gnome malang dari Bism yang dipanggil si penyihir ke sini dengan sihir untuk melakukan pekerjaan baginya. b l o g s p o t . aku harus bilang--sedih dan diam.” kata Golg. Ugh! Kau bahkan hampir merasa tinggal di atas. negeri si penyihir.b u k u . aku pasti dikutuk.” kata Eustace. ya. ribuan meter d i bawah kita. c o m . Dan kami semua membuang karung. Kemudian semua berbalik dan meliha t cahaya merah besar di situ.” “Ya ampun. Tapi kami melupakan semua itu sampai ledakan itu terdengar dan kutukan dipatahkan. adalah apa yang kami sebut Tanah Dangkal. bungkusan. “apakah ada negeri lain lebih di bawah?” “Oh. Dan semua berkata pada dirinya sendiri. dan aku tidak akan membawanya lebih jauh lagi: itu sa ja. “Dan aku akan memberitahu Yang Mulia semua yang kuketahui. menari. Kira-kira satu jam yang lalu kami semua sedang melakukan pekerjaan kami--pekerjaan wanita itu. Yang Mulia. semua berkata pada dirinya sendiri. Ini terlalu dekat dengan permukaan bagi kami. kami menyebutnya Tanah Bism. aku sudah sangat lama tidak bernyanyi. di permukaan itu sendiri. Begitu mereka mendengarnya. “Tempat-tempat yang indah. Apa itu? Dan semuanya menjawab send iri dan berkata. Negeri tempat kita berada sekarang. Mengertilah. atau menjerit. apa itu? Dan semuanya berpikir sendiri. Itu rekahan atau retakan yang terbuka dan cahaya hangat yang menyenangkan datang dari d alamnya dari Dunia yang Sangat Dalam. Aku sam a sekali tidak tahu mengapa aku membawa beban ini.BAB EMPAT BELAS Dasar Dunia “NAMAKU Golg. Kami 152 | R a t u . da n peralatan kami. Wah. Kemudian terdengar ledakan dan dentuman keras. Kemudian semua berkata pada dirinya sendiri. sama seperti yang kami lakukan sehari- hari selama bertahun-tahun.” kata si gnome.

kami tidak tahu si penyihir sudah mati. Dan kau bisa melihat mereka di sana meluncurkan roket dan berdiri dengan kepala untuk menyatakan kegembiraan. atau memikirkan apa pun. c o m .tidak tahu siapa kami atau di mana tempat kami. Kami pikir dia akan memerhatikan dari istana. kecuali apa yang dia masukkan ke kepala kami. Kami berusaha menyelinap pergi tanpa dilihat. dan beritahu aku kau tidak sedang mempersiapkan perang?” “Tentu saja kami mempersiapkan perang.” kata Puddleglum hati-hati. penampilannya dulu. Mr Golg.” “Kurasa ini hebat sekali.” kata Jill.b u k u . Tatap wajahku. “Aku sangat senang kita juga membebaskan para gnome selain diri kita sendiri ketika kita memenggal si penyihir! Dan aku sangat gembira mereka tidak lagi mengerikan dan suram seperti sang pangeran dulu--yah. Dan aku sangat memohon pada Yang Mulia supaya segera membebaskanku supaya bisa bergabung dengan mereka. kalau menurutku.” “Itu semua bagus sekali. Kemudian ketika kalian berempat keluar dengan pedang terhunus dan kuda. Kami tidak bisa melakukan apa pun. Pole. Aku hampir lupa bagaimana bercanda atau menari. tentu saja semua orang berkata pada dirinya sendiri. b l o g s p o t . Dan kami sudah memutuskan untuk berjuang sekuat tenaga daripada kehilangan harapan untuk kembali ke Bism. karena tidak tahu bahwa Yang Mulia tidak berpihak pada si penyihir.” kata Golg. “Tahu bukan. Yang Mulia. “Tapi para gnome itu tidak tampak seperti kumpulan yang sedang melarikan diri bagiku. semua itu kembali. Dan hal-hal suram dan menyedihkanlah yang dia masukkan di sana bertahun-tahun ini. Dan tentu saja kami semua pergi secepat yang kami bisa untuk menuruni rekahan dan pulang ke tempat kami sendiri.” 153 | R a t u . Mereka lebih mirip formasi militer. Perang dimulai. Tapi begitu ledakan itu terdengar dan rekahan terbuka dan taut mulai naik.

Seluruh rombongan berangkat. Golg yang baik. dan Jill berkata. Puddleglum naik di belakang Jill. Kami tinggal di sana. yang dimaksudkan si penyihir untuk menjadi jalan tentara ke Dunia Atas?” “Ee-ee-ee!” cicit Golg.” kata Golg. Kau tidak mungkin benar-benar menyukainya--merangkak- rangkak ke sana kemari seperti serangga di atas tanah!” “Bagaimana kalau menunjukkan jalan itu kepada kami sekarang juga?” kata Puddleglum.” teriak sang pangeran. satu pertanyaan lagi. Aku tidak berani pergi ke dekatnya. Tapi tidak ada gunanya Yang Mulia memintaku ikut dengan kalian ke sana. tinggal di sana. “Ya. hanya kekosongan raksasa mengerikan yang disebut langit. Kami menyukainya.” kata Golg. Aku lebih baik mati. telah dikutuk seperti dirimu dan teman-temanmu. “Apa yang sangat mengerikan di sana?” “Terlalu dekat ke permukaan. Kami akan disuruh ke luar--ke dunia luar. Dan penggalian sudah begitu jauh sehingga beberapa ayunan pacul bisa membawamu ke sana. dan baru saja mendapat kesadaranku lagi. 154 | R a t u . Dan sekarang. dan Golg memimpin di depan. “Itulah hal paling buruk yang dilakukan si penyihir pada kami. Apakah kau tahu jalan ke lorong yang baru digali itu. Mereka bilang tidak ada atap di sana. “Aku percaya gnome ini jujur. rakyat Dunia Atas.” “Kenapa?” tanya Eustace gugup.b u k u . b l o g s p o t . “Saat yang baik. “Bebaskan dia. “Tapi di sana sama sekali tidak mengerikan.” “Hore! Kenapa tidak bilang dari tadi?” teriak Eustace. Aku sendiri. Puddleglum. Aku akan menunjukkan awalnya bagi kalian.” kata sang pangeran. aku tahu jalan mengerikan itu. c o m . ke luar. menggigil.” “Aku tahu kalian. Sang pangeran kembali menunggangi kudanya. “Tapi kupikir itu karena kalian tidak bisa menemukan jalan ke bawah ini.

berdiri dengan kepala. Dan sang pangeran harus menceritakan kisah kutukan dan pembebasannya sendiri paling tidak sepuluh kali. melompat. mata mereka harus membiasakan diri). Dengan cara ini mereka mencapai sisi rekahan. ratusan earthman sedang bergerak. tajam. sesuatu yang mirip lading-ladang dan kebun-kebun yang berpendar panas tak tertahankan--meskipun mereka tampak suram bila dibandingkan dengan sungai. menyenangkan. “Yang Mulia. dan. Ada warna biru. c o m .b u k u . Dalamnya rekangan itu begitu terang sehingga awalnya membuat silau mata dan mereka tidak bisa melihat apa-apa. dan melepaskan kembang api besar. hijau. dan ratusan bahkan ribuan gnome. dan 155 | R a t u . dan melihat ke dalamnya. di tepian sungai itu. bermain lompat kodok. merah.” kata Golg (dan ketika mereka berpaling untuk melihatnya. Ketika sudah terbiasa. “Yang Mulia. kenapa kalian tidak ikut turun ke Bism? Kalian akan jauh lebih bahagia di sana daripada di negeri dingin. sehingga dalam beberapa menit seluruh Dunia Bawah penuh teriakan dan jerikan. mereka merasa bisa melihat sungai api. tampak hitam seperti lalat dalam semua cahaya terang itu. dan putih semua berbaur jadi satu: kaca bias yang sangat baik dengan matahari tropis menyinarinya di tengah hari bisa memberikan efek yang sama. Panas yang kuat menerpa wajah mereka. dan membuatmu bersin.Sambil berjalan. Mereka turun dari kuda dan mendekati tepiannya. mengerumuni Coalblack dan Snowflake. dia terus-menerus meneriakkan kabar baik bahwa si penyihir sudah mati dan keempat orang Dunia Atas ini tidak berbahaya. Rekahan itu kira- kira tiga ratus meter panjangnya dan mungkin enam puluh meter lebarnva. Menuruni sisi kasar rekahan itu. Dan mereka yang mendengarnya dari Golg meneriakkannya pada yang lain. berputar-putar. Aroma itu kaya. tanpa perlindungan. bercampur aroma yang tidak mirip apa pun yang pernah mereka cium. b l o g s p o t . mereka tidak bisa melihat apa pun kecuali kegelapan beberapa saat.

Mereka bicara pada kami dari dalam api. aku setengah berpikir akan turun ke sana bersamamu. dia pasti berkata kita tidak bisa menolak petualangan ke Bism tanpa kehilangan kehormatan kita.” Jill melirik cepat kepada Eustace. Dia merasa yakin temannya itu bahkan lebih tidak menyukai ide masuk ke rekahan itu daripada dirinya. Semangatnya hilang ketika melihat wajah Eustace agak berbeda. Reepicheep si tikus ada di sini. Karena ini petualangan yang sangat menarik. Yang Mulia. turunlah untuk sekadar kunjungan singkat. Dia lebih mirip sang pangeran daripada Scrubb lama di Sekolah Eksperimen. c o m . b l o g s p o t . “Karena mereka begitu panas sehingga putih dan sulit dilihat. aku bisa menanggung ingatan bahwa aku pernah mendapat kesempatan untuk masuk ke bagian terdalam Bumi dan tidak mengambil kesempatan itu. Hanya salamander yang tinggal dalam api.” 156 | R a t u .” kata Golg. Mereka sangat pandai bicara: sangat cerdik dan bisa bicara dengan jelas. dan hari-hari ketika dia berlayar bersama Raja Caspian. Tapi bisakah manusia tinggal di sana? Kau tidak berenang di sungai api itu. Tapi dengan ketakutan dia mendengar sang pangeran berkata: “Sungguh. Dan aku tidak tahu bagaimana.b u k u . Tapi mereka mirip naga- naga kecil. Kami tidak melakukannya. kembali padanya. tidak. dan mungkin tidak pernah ada manusia fana yang melihat Bism sebelum ini atau punya kesempatan ini lagi. Yang Mulia. “Yang Mulia. Karena semua petualangannya. “Sulit menjelaskannya. bukan?” “Oh. Golg yang baik.telanjang di atas. Atau paling tidak.” Jill berpikir yang lain tidak akan mendengarkan tawaran itu sama sekali. “Kalau teman lamaku.” katanya.” “Binatang apa salamander kalian itu?” tanya sang pangeran. saat tahun-tahun berlalu.

Di Bism sana kami memilikinya hidup dan berkembang. “Wah. kalau Yang Mulia memang sudah siap kembali ke Dunia. perak sungguhan. “Seolah kita tidak tahu bahwa kita berada di bawah tambang paling dalam bahkan di sini pun. “Turun di sini. “Aku pernah mendengar goresan-goresan kecil di pasir yang kalian Orang-orang Atas sebut tambang.” kata Rilian sampai berpikir. ayo.” kata Golg. “sudah saatnya kita kembali ke jalur penggalian itu. “Tapi aku meninggalkan setengah hatiku di Tanah Bism. yang kurasa pasti akan membuatnya senang.” “Dan aku tidak mau turun ke lubang itu.” “Kalau Yang Mulia ingin melihat ayahmu saat dia masih hidup.b u k u . Di sana aku akan memetikkan segerumbul batu delima yang bisa kalian makan dan memeraskan secangkir penuh jus berlian. Dan mungkin. batu-batu mulia mati.” kata Puddleglum.” “Ayahku pergi ke ujung dunia. perak mati.” kata Golg. ayo jalan!” kata Jill memohon.” “Tolonglah!” kata Jill memohon. apa pun yang dikatakan orang.” “Ya. “ada sebagian jalan yang lebih rendah daripada ini. 157 | R a t u . c o m . berlian sungguhan.” “Huh!” kata Jill kasar. “Aku khawatir itulah yang harus kita lakukan. ayo. Kalian tidak akan peduli lagi pada harta karun yang dingin dan mati dari tambang- tambang dangkal kalian setelah mencoba yang masih hidup di Bism.” tambah Jill.” kata Golg. Tapi di situlah kalian mendapat emas mati. b l o g s p o t .” kata sang pangeran sambil mendesah. “Bukankah hebat kalau putranya pergi ke dasar dunia. “aku bisa menunjukkan pada kalian emas sungguhan. kalau banjir masih terus naik “ “Oh.

Hanya sedikit yang tinggal untuk mengikutinya. b l o g s p o t . Yang Mulia. Pucat. 158 | R a t u . Aroma panas yang membuat gila itu menghilang. dengan getar seperti ribuan kereta menabrak ribuan pasang bemper. c o m .b u k u . dengan derakan yang menulikan telinga. atau alasan yang lain. Dari setiap sisi para gnome yang terlambat berlari ke arahnya. ke jurang. bibir batu itu menutup. dan melompat. Dia menutup. Saat mereka memerhatikan. Mereka melompat kepala terlebih dulu dan.” teriak Golg. Sekarang dia setipis rekahan di pilar. Para petualang sendirian di Dunia Bawah yang sekarang tampak jauh lebih gelap daripada sebelumnya. “Ada lampu sepanjang jalan ke sana. Cepat! Cepat!” Dan di saat yang sama. remang-remang. “Rekahan ini menutup.” “Berapa lama lampu itu akan menyala?” tanya Puddleglum. Dia menutup. Mereka tidak menunggu untuk menuruni tebingnya. batu-batu bergerak. entah karena semburan udara panas yang begitu kuat dari bawah. “Di mana jalannya?” tanya Puddleglum. mereka bisa terlihat mengambang turun seperti daun-daun. “Selamat tinggal. rekahan itu sudah semakin sempit. Semakin banyak dan semakin banyak mereka mengambang. Aku pergi. Sekarang dia hanya seutas benang yang sangat terang. Saat itu suara mendesis seperti suara api (mereka bertanya-tanya setelahnya apakah itu suara salamander) datang mengambang dari kedalaman Bism. dan mati.” kata Golg. Kemudian. lampu-lampu memberi tanda arah jalan. “Cepat! Cepat! Cepat! Ke jurang. “Yang Mulia bisa melihat awal jalan itu di sisi jauh rekahan ini. Rekahan itu sekarang tidak lebih lebar daripada kali kecil. ke jurang!” katanya. sehingga kegelapan hampir menutupi sungai api dan kilauan batu-batu mulia yang hidup.

aku tidak heran. Ketika mereka melihat ke belakang mereka bisa melihat air meluas. 159 | R a t u . Seluruh bukit di Dunia Bawah sekarang menjadi pulau. c o m . kuda-kuda tidak mungkin menang. “sepuluh banding satu kita sudah tinggal terlalu lama. meskipun belum ada lampu yang mati. kedua kuda tidak bisa terus tanpa istirahat. dan bahkan di bagian yang lebih rendah di belakang mereka. dan hanya di pulau-pulau itulah lampu tetap menyala.b u k u . di sisi lain lembah. lampu-lampu berjajar mendaki sejauh yang bisa mereka lihat. b l o g s p o t . Tidak lama kemudian ada kegelapan total di mana-mana kecuali di jalan yang mereka ikuti. Mereka pasti berpikir Golg menunjukkan arah yang salah kalau saja tidak melihat. dan meskipun air menampar- nampar kaki-kaki kedua kuda. cahaya lampu menerangi air.” kata Puddleglum. dan kalau harus berenang. “Sekarang. Tapi jalan itu hampir langsung menurun lagi. Lampu-lampu itu akan mati dalam beberapa menit lagi. Mereka berhenti: dan dalam keheningan mereka bisa mendengar suara debur air. Tapi di dasar lembah lampu-lampu menerangi air yang bergerak. Keadaan pasti cukup menakutkan di dasar lima menit kemudian karena air naik merambah lembah seperti berkejaran. Meskipun mereka punya alasan yang kuat untuk terburu-buru.” Mereka memacu kuda sampai berlari dan berderap di jalan yang gelap dengan gagah.” kata Pangeran. mereka bisa mencapai sisi seberang dengan selamat. Mereka berlari menuruni bukit. Lalu dimulailah perjalanan naik yang lambat dan melelahkan tanpa pemandangan apa pun kecuali lampu-lampu pucat yang mendaki dan terus mendaki sejauh yang bisa dilihat. Setiap saat ada lampu yang padam. tapi lebih baik kita tetap mencoba. “Hati-hati. Tapi saat itu air baru tiga puluh sampai lima puluh sentimeter tingginya.

bukan?” “Mereka selalu begitu.” kata sang pangeran. ini semua sangat 160 | R a t u . teman. Sementara itu. “Yah. “Dan semua binatang yang tidur itu.” “Itu cukup menghibur.” “Itu mungkin saja. bukan?” teriak Eustace. “Aku ingin tahu apakah--siapa namanya itu--Bapak Waktu--sudah tenggelam sekarang.” kata Jill.” “Kau tidak berpikir mereka akan mati. Kalau mereka bisa yakin akan keluar. “Kalau kita tidak bisa menemukan jalan keluar. kau tidak bisa berharap mereka bisa bertahan selamanya. dan tanda- tanda lain bahwa penggali baru saja meninggalkan kerja mereka. dan kadang-kadang berpikir itu hanya imajinasinya. dataran berubah. “Tapi mereka lebih hijau sekarang.b u k u . c o m . Mereka mulai melewati pacul. “Ah.” kata Eustace. Jill kadang-kadang berpikir Puddleglum benar tentang lampu-lampu.” Selama kira-kira sejam selanjutnya. Nah. Langit-langit Dunia Bawah begitu dekat sehingga bahkan dengan cahaya temaram itu mereka sekarang bisa melihatnya dengan cukup jelas. kereta dorong. Aku juga memerhatikan air. Dan dinding-dinding kasar raksasa Dunia Bawah bisa dilihat semakin mendekat di kedua sisi. bagaimanapun cara kerja mereka. bukan?” jawab si marsh-wiggle. “Aku lebih tertarik pada lampu-lampu di jalan Kelihatannya agak pucat. “Tidakkah kauingat bagaimana kita harus berjalan turun terus untuk mencapai laut tanpa matahari? Kurasa air belum mencapai gua Bapak Waktu. b l o g s p o t . sekarang mari kita terus.” kata Puddleglum.” kata Jill. dan kurasa air tidak naik secepat tadi. Aku minta maaf.” “Kurasa kita belum setinggi itu. Jalan itu membawa mereka ke terowongan terjal. Akulah yang harus disalahkan karena kesombongan dan fantasiku yang menunda perjalanan kita di mulut jalan masuk ke Tanah Bism. Scrubb. “Tapi jangan biarkan itu merusak semangatmu. sekop.” kata Puddleglum.

“Wah. Saat itulah Jill memerhatikan kegelapan yang semakin merata. yang di depan mereka. b l o g s p o t . Puddleglum dan Eustace maju terlebih dulu dengan tangan diulurkan ke depan.” Jill diam saja. mati semua. Kemudian tiba-tiba (dia tidak bisa menahannya) Jill menjerit pelan.b u k u . “Entah kita hidup atau mati. “Beranilah. ini selalu tindakan bijaksana untuk dilakukan. Tidak ragu lagi sekarang. Wajah-wajah teman-temannya tampak aneh dan menakutkan dalam cahaya hijau.” “Itu benar. Lampu-lampu di belakang mereka juga. karena suaramulah yang akan mengkhianatimu.) “Kita bisa saja terus atau tetap berdiri di sini. dan sulit berbalik kembali. Jill tahu betapa bijaksana dirinya untuk diam saja. teman-teman. Tapi pikiran akan masuk ke lubang yang akan semakin sempit dan semakin sempit.” kata suara Puddleglum.menggembirakan. c o m . sambil menuntun kuda-kuda. karena takut akan menabrak sesuatu. Lampu-lampu. Sir.” terdengar suara Eustace lama kemudian. Aslan akan melindungi kita. Dan ketika mendengar getar dalam suara temannya.” kata Eustace. “apakah mataku yang aneh atau ada petak cahaya di sana?” 161 | R a t u . Jill dan sang pangeran mengikuti. Akhirnya langit-langit begitu rendah sehingga kepala Puddleglum dan sang pangeran menghantamnya. Jalan tidak rata dan mereka harus maju dengan hati- hati. Kemudian mereka berada dalam kegelapan total. “Dan kalian harus selalu ingat bahwa ada satu hal baik dalam terperangkap dl bawah ini: kita menghemat biaya penguburan. sangat tidak menyenangkan.” terdengar suara Pangeran Rilian. Mereka turun dari kuda dan menuntunnya. (Kalau kau tidak ingin yang lain tahu betapa takutnya dirimu.

“Itu cahaya biru yang dingin.” kata Eustace. b l o g s p o t . “Cahaya itu di atas kita. “Stop.” “Lebih baik daripada tidak sama sekali. Ada sejenis “ “Tapi bukan cahaya siang. Puddleglum berteriak. Apa yang kaukatakan. bukan batu.” kata Puddleglum. Bagaimana.” kata Jill. Pole. Sebelum yang lain bisa menjawabnya.” kata sang pangeran. “Bisakah kita keluar mencapainya?” “Letaknya tidak tepat di atas. c o m . Scrubb?” “Demi sang singa. Aku mencapai jalan buntu. kalau kau naik ke bahuku dan mencari tahu apakah kau bisa meraihnya?” *** 162 | R a t u . Dan ini tanah. tapi letaknya dalam dinding yang kutabrak ini. “Eustace benar.b u k u .

” dan. “Atau memasukkan kakimu ke mulutku.. Yang lain hanya bisa mendengar.” Kemudian mereka mendongak dan segera melihat siluet hitam kepala Jill di petak cahaya itu. Jadi tanganmu bebas untuk berpegangan pada dinding tanah. “Bagaimana?” mereka semua berteriak gugup. tapi tiba-tiba kata-katanya terpotong jeritan: bukan jeritan keras. “Aku bisa keluar dari situ kalau lebih tinggi. tapi mereka tidak bisa mendengar kata-katanya. Setelah itu suaranya kembali dan sepertinya Jill berteriak sekeras mungkin. Aku bisa menyeimbangkan diriku dengan berpegangan di dinding. Dua hal terjadi pada saat yang sama. “Belum banyak. bukan melihat. “Kau tidak perlu mencolokkan jarimu ke mataku. “Puddleglum.b u k u . sudah benar. “Sekarang. Mereka mendengarnya berkata.” Mereka bisa mendengar dia bergerak kemudian lebih banyak bagian dirinya yang kelihatan di bawah cahaya abu-abu lubang itu. b l o g s p o t .” “Apa yang kaulihat melaluinya?” tanya Eustace. upaya Jill naik ke punggung si marsh-wiggle.” dan.” dan. aku akan memegangi kakimu. c o m . lepaskan kakiku supaya aku bisa berdiri di bahumu bukannya duduk.” kata Jill. “Hore. Bahkan seluruh tubuhnya sampai ke pinggang. “Ini lubang. dan mereka bisa 163 | R a t u .” teriak suara Jill.” Jill memulai. Kedengarannya mulutnya tertutup atau ada sesuatu yang disumbatkan kepadanya. Petak cahaya itu tertutup sama sekali beberapa saat.BAB LIMA BELAS Jill Hilang PETAK cahaya itu tidak menerangi apa pun dalam kegelapan tempat mereka berdiri. “Ya.

Nasib menjadi pembunuh Pole. Juga ada banyak suara dan banyak benda putih beterbangan di udara.mendengar suara derakan dan perkelahian. Saat itulah dia berteriak pada Puddleglum untuk membiarkannya berdiri pada bahu temannya itu.” gerutu Puddleglum.” “Aku ingin tahu apakah aku cukup kecil untuk melalui lubang yang dilalui Jill?” kata Eustace.” “Jangan menganggapnya seburuk itu. Nasib. “Kita belum selamat dari kematian karena kelaparan di lubang ini. sama seperti sudah nasibku makan Rusa yang Bisa Berbicara di Harfang.b u k u . dan cahayanya pucat kebiruan. “Jill! Jill!” teriak mereka panik. tapi tidak ada jawaban. Ini! Tidak. Jill menghilang. bukannya ke atas seolah dari pintu ruang bawah tanah. Udara rasanya sangat dingin. Sir. “Kenapa kau melepaskan kakinya?” kata Eustace.” kata Puddleglum. “Aku sudah kacau sejak lahir. kepada dunia yang begitu ingin dilihatnya. Terlambat!” Lubang itu. kecuali bahwa dia tidak melihat di siang hari. Yang sebenarnya terjadi pada Jill adalah ini.” kata sang pangeran. aku tidak heran. Begitu dia mengeluarkan kepalanya dari lubang dia mendapati dirinya melihat ke bawah seolah dari jendela lantai atas. “Kita telah mengirimkan gadis pemberani itu ke tangan musuh dan tinggal di belakang demi keamanan.” “Ini peristiwa paling memalukan dan menyedihkan yang terjadi pada kita. “Aku tidak tahu. b l o g s p o t . c o m . dan suara si marsh-wiggle berteriak. Bukannya itu salahku juga. Dia sudah begitu lama berada dalam kegelapan sehingga awalnya matanya tidak bisa mengenali apa yang mereka lihat. “Cepat! Tolong! Pegang kakinya! Ada yang menariknya. dan cahaya yang dingin yang mengisinya sekarang jelas lagi. di sini. Scrubb. tentu saja. 164 | R a t u .

cahaya biru pucat itu cahaya bulan. Dia sedang melihat keluar dari lubang di gundukan terjal yang menurun dan dasarnya kira-kira lima meter di bawahnya. Semua ini butuh waktu lama untuk diceritakan. tapi juga keluar di tengah Narnia. sangat manis tapi juga agak menakutkan . dan musik empat alat gesek. Suara-suara yang didengarnya ternyata ada dua jenis: entakan ritmis beberapa kaki. tapi tentu saja hanya butuh sedikit waktu untuk dilihat. dan benda putih di tanah adalah salju.) Mereka tidak 165 | R a t u . tiga seruling. semua mengenakan pakaian yang terbaik. dia bisa melihat dan mendengar jauh lebih baik. “Hore! Tidak apa-apa. Kemudian Jill tersentak! Orang-orang itu faun-faun kecil yang kurus. Setelah melakukannya. Dan benda- benda hitam tinggi di belakang para penari adalah pohon-pohon. Sesaat mereka tampak seolah bergerak begitu saja. dan kita sudah sampai di rumah. Mereka bukan saja mencapai dunia luar.musik liar itu. b l o g s p o t . Banyak orang bergerak. Jill berbalik hampir seketika untuk berteriak pada yang lain. dengan rajin mereka melempari bola-bola salju. Saat berjalan berkeliling. Mengeliling para penari adalah para dwarf. dan sebuah drum. Dia juga bisa menempatkan diri dengan lebih baik. kebanyakan berwarna merah dengan tudung berpinggiran bulu serta pita emas dan bot besar berpinggiran bulu. (Itulah benda-benda putih yang Jill lihat beterbangan di udara. Lalu tiba-tiba sekali dia menyadarinya. kemudian Jill melihat mereka sebenarnya berdansa-dansa dengan begitu banyak gerakan kaki yang sulit dan gerakan yang butuh waktu untuk dimengerti. dan musik itu-. Kita sudah di luar. penuh sihir baik seperti musik si penyihir penuh sihir jahat--membuatnya lebih menyadari keberadaannya.” Tapi alasan dia tidak pernah mengatakan lebih dari “Hore” adalah ini. Jill merasa bisa pingsan karena senang. Dan tentu saja! Ada bintang-bintang bersinar di langit hitam beku di atas sana. Semuanya sangat putih.b u k u . dan dryad dengan rambut berkibar bermahkota daun. c o m .

masih dalam kegelapan di belakangnya. Tapi tim penari. dan pemusik yang baik bisa berjalan terus berjam-jam tanpa sekali pun ada yang kena lempar. dua puluh bola salju pun tidak bisa merusak suasana hatinya saat itu. masih belum tahu kabar gembira itu. Aku berhar ap kau bisa melihatnya sendiri. mereka akan berdansa sampai fajar. Dia tidak keberatan. Mereka melemparkan bola-bola salju itu di atas para penari dengan pengaturan waktu sangat tepat dengan musiknya dan dengan bidikan yang sangat baik sehingga semua penari berada pada tempat yang tepat di saat yang tepat. dan memandang ke beberapa arah 166 | R a t u .” Orang-orang Narnia yang tidak memerhatikan lubang kecil di sisi bukit. karena sesekali beberapa penari akan bergerak agak salah dan wajah mereka akan kena lemparan bola salju.b u k u . dwarf. Ini disebut Tari Salju Besar dan dilakukan setiap tahun di Narnia di malam terang bulan pertama ketika tanah telah tertutup salju. kau tidak bisa bicara dengan mulut penuh salju. dan cahaya bulan membangkitkan darah hutan mereka yang liar dan membuatnya semaki n liar. Di malam yang cerah ketika udara dingin. dan berteriak ke arah para penari. b l o g s p o t . Tapi betapa gembiranya pun dirimu.melemparkan bola-bola salju itu pada para penari seperti yang mungkin dilakukan anak-anak nakal di Inggris. Yang telah menghentikan Jill ketika mengatakan “Hore” adalah tentu saja bola salju cukup besar yang melayang melintasi para penari dari dwarf di sisi seberang dan menghantamnya tepat di mulut. Dan ketika. Dia merangkak sejauh mungkin keluar lubang. Tolong bantu kami keluar. sehingga tidak ada yang akan kena lemparan. pukulan genderang. setelah meludah-ludah. dia bisa bicara lagi. dia begitu gembira sehingga lupa bahwa yang lain. “Tolong! Tolong! Kami terperangkap dalam bukit. Tentu saja ini juga sejenis permainan selain tarian. kemudian semua akan tertawa. c o m . tentu saja sangat terkejut. suara burung hantu.

mereka semua berlari ke arahnya. Dan salah satunya adalah Pangeran Rilian. b l o g s p o t . “Hus!” kata si panther.” Jill sudah berada di tengah kerumunan ketika mengatakan ini. dia bilang Pangeran Rilian itu kuda!” 167 | R a t u . dan berlari masuk hutan secepat mungkin. yang berlari datang. Landak berjalan secepat kaki pendek mereka bisa membawa mereka. c o m .” kata seekor beruang tua. “Apa yang dikatakannya tentang Pangeran Rilian?” kata yang lain.” kata seseorang. kemudian bangkit dan berkata: “Oh. “Wah. adalah yang terakhir mengikuti rombongan itu. “Pacul dan sekop. dan banyak yang merangkak naik ke gundukan tanah. mereka semua langsung sibuk.” “Benar. dan tidak dilihatnya sebelumnya. Tapi begitu mengerti apa yang dikatakan Jill. dan tidak heran setelah tersesat dalam bukit. Mereka hampir sama baiknya dengan dwarf. tolong bantu yang lain keluar. pacul dan sekop. selain kuda- kuda. Beruang dan musang mengikuti dengan langkah lebih pelan. begitu juga para burung hantu. Dan Jill memegang mereka dan dengan demikian keluar dari lubang dan mulai menuruni gundukan tanah itu kepala terlebih dulu.b u k u . Dia tidak tahu apa yang dia katakan. menggerak-gerakkan ekornya dengan gembira. Tapi ketika melihat Jill. “Bangunkan Tikus Tanah. karena selain para penari ada berbagai makhluk yang menonton tarian itu. Panther besar. dan lebih dari selusin tangan diulurkan untuk membantunya. “Anak malang itu gila. anak-anak. Ada tiga orang lain.yang salah sebelum menemukan sumber suara itu. mereka hebat soal menggali. Bajing- bajing keluar dari pepohonan begitu banyak sehingga seperti hujan. Lari ambil peralatan kita!” kata para dwarf.

Ja-ja-jangan begitu bodoh. Dia berpikir lubang itu hanya mengarah ke gua lain. dia bilang begitu. menghunus pedangnya. Tapi sebelum faun itu kembali. Dan dari bawah sana dia tidak bisa melihat bahwa cahaya biru pucat itu cahaya bulan.” kata bajing yang lain bahkan lebih kurang ajar lagi. dia berpikir musuh menangkap Jill. dan mengeluarkan kepalanya. “Tidak. semua dwarf datang lagi dengan membawa sekop serta pacul dan langsung bekerja di dinding bukit. untuk mengambilkan minuman hangat baginya. dan faun yang baik berlari di antara pepohonan ke tempat Jill bisa melihat cahaya api di mulut gua.” dan. Dia bicara seperti itu karena giginya sekarang bergemeletuk karena dingin. bukan?” Jill buru-buru mendekat dan tidak tahu harus tertawa at au menangis ketika melihat wajah Eustace. yang memiliki penerangan fosfor dan penuh makhluk-jahat-entah-apa yang menghuni Dunia Bawah. c o m . dia melakukan 168 | R a t u . Seperti sang pangeran dan Puddleglum. Dengan segera salah satu dryad memberinya mantel bulu yang dijatuhkan dwarf ketika dia berlari untuk mengambil peralatan tambangnya. dan tan gan kanan Eustace memegang pedang yang diayunkannya pada siapa pun yang mendekatinya. b l o g s p o t . Karena tentu saja Eustace mengalami hal yang sangat berbeda dengan Jill beberapa menit terakhir itu. “Itu b-b-b-benar.” kata Jill. “Dia yang paling ganas. Kemudian Jill m endengar teriakan “Hai! Apa yang kalian lakukan? Turun kan pedang itu.b u k u . dia tidak bilang begitu. tampak dari kegelapan lubang itu. sangat puc at dan kotor. “Ya. Dia telah mendengar Jill berteriak dan melihatnya menghilang entah ke mana. Jadi ketika dia membujuk Puddleglum untuk memanggulnya.” kata seekor bajing dengan nada sangat kurang ajar.

dan selusin tangan dwarf yang kekar dan berbulu membantunya keluar seperti mereka membantu Jill beberapa menit sebelumnya. jadi ketika dia melihat keluar dia menghantamkan kepalanya pada puncak lubang dan membuat salju runtuh ke wajahnya. dan jauh lebih kaku daripada Jill. “Ah. Dia mulai melihat hal-hal yang tidak ada. dan sekarang suara sekop dan pacul bekerja sama riangnya dengan suara entakan kaki faun dan dryad ketika menari sepuluh menit sebelumnya. c o m . panas. Tidakkah kaulihat? Kita keluar di Narnia. Ini semua terlalu berat baginya. b l o g s p o t . Eustace sedikit lebih besar. “Mereka teman. tidak mengherankan dia berusaha mengusir mereka. “Stop. Semuanya baik-baik saja. Eustace. Di luar sini. Membuatnya gila. ketika dia bisa melihat lagi. Saat menjauh.” Jill bergabung dengan Eustace dan mereka saling berjabat tangan serta menghirup udara tengah malam dalam-dalam. rasa tanah pasti hanya mimpi. Kemudian Jill merangkak naik gundukan tanah itu dan memasukkan kepalanya pada lubang gelap itu dan meneriakkan kabar gembira tersebut pada para tawanan. bagi keduanya. Sehingga. dalam udara dingin. tapi lubang itu terlalu kecil bagi mereka.” Kemudian Eustace mengamati. dan minta maaf pada para dwarf (dan para dwarf bilang tidak apa-apa). Hanya sepuluh menit! Tapi Jill dan Eustace telah merasa semua bahaya yang mereka hadapi dalam gelap. aku tidak heran. Dan mantel hangat dibawakan bagi Eustace juga minuman hangat. Pole yang malang. para dwarf sudah membongkar tumpukan salju dan tanah pada bukit itu di sekitar lubang awal. Sementara mereka minum.hal yang sangat berani.b u k u . Yang lain mau saja melakukannya lebih dulu.” teriak Jill. dan melihat selusin makhluk mendatanginya secepat mereka bisa berlari. dengan bulan dan bintang-bintang di atas (bintang-bintang Narnia lebih dekat daripada bintang-bintang di dunia 169 | R a t u . dia mendengar Puddleglum bergumam. stop.

Tidak ada orang di dunia kita yang bisa mengerjakan apa yang dilakukan para dwarf dan Tikus Tanah yang Bisa Berbicara di Narnia. menjadi keheningan. Sebelum mereka menghabiskan minuman panas mereka. Bahkan para faun pun membuat diri mereka berguna dengan membawa tanah dalam keranjang-keranjang kecil. Karena itulah tidak lama sebelum mereka bisa membuka rekahan lebar gelap di sisi bukit. bertopi kerucut. tidak ada yang bisa memercayai adanya Dunia Bawah. menuntun kedua kuda. “Wah. masih sangat mengantuk. itu Puddleglum tua--Puddleglum tua dari Rawa Timur--apa yang telah kaulakukan. Beruang-beruang dan burung hantu cukup puas dengan memberikan saran-saran. menghangatkan diri. Puddleglum?--ada kelompok yang mencarimu--Lord Trumpkin memasang pengumuman--ada hadiahnya!” Tapi semua ini terhenti. dan tidak begitu gembira. itu wiggle--wah. Rilian sang pangeran. berkaki panjang. Tapi begitu mereka mengerti permasalahannya. sosok tinggi. b l o g s p o t . tapi tentu saja. si marsh-wiggle. Saat Puddleglum muncul. baru dibangunkan.b u k u . tikus tanah dan dwarf tidak menganggapnya pekerjaan. kira-kira selusin tikus tanah. Dan dari kegelapan keluarlah ke cahaya bulan--ini akan cukup mengerikan kalau mereka tidak tahu siapa kedua makhluk itu pertama-tama. Mereka suka menggali. dan terus bertanya pada anak-anak apakah mereka ingin masuk gua (di sanalah Jill melihat api tadi). dan makan malam. dan para bajing berdansa dan melompat ke sana kemari dengan gembira. teriakan-teriakan terdengar dari segala arah. c o m . Tapi anak-anak tidak bisa pergi sebelum melihat teman-teman mereka bebas. sama cepatnya suara menghilang di asrama yang 170 | R a t u . tiba.kita) dan dengan wajah-wajah ramah dan gembira di sekeliling mereka. serentak. meskipun Jill tidak pernah benar-benar mengerti apa sebenarnya yang mereka lakukan. mereka bergabung dengan penuh semangat. kemudian.

waktu masih muda.b u k u . ada sesuatu pada wajahnya yang tidak mungkin salah dimengerti. Hasil perjalanan mereka ternyata pantas bagi semua rasa sakit yang mereka alami. Raja Caspian. Karena sekarang mereka melihat sang pangeran. Ada beberapa yang cukup tua dan bisa mengingat bagaimana ayahnya. berdebu. kesatria. “Kumohon. sehingga mata Jill berkaca-kaca.nakal kalau kepala sekolah membuka pintu. Tapi kurasa dia pasti mengenalinya. Tidak ada yang pantas dibicarakan tentang diriku. Jangan menceritakannya padaku dengan hati-hati. orang-orang baik. Jill mendengar Puddleglum berkata pada mereka yang mengelilinginya. Aku ingin mendengar berita.” kata sang pangeran. aku tidak akan heran?” Dan semua makhluk 171 | R a t u . atau beruang yang begitu lapar seperti yang kami berempat alami malam ini. c o m . berciuman. Meskipun dia pucat karena penahanan yang lama di Dunia Bawah. dwarf yang baik. disiapkan untuk akhir Tari Salju “ “Tentu saja. Itulah pancaran karisma semua Raja Narnia yang sejati. dan melihat kemiripannya. Tidak ada yang meragukan siapa dirinya. dryad. karena aku lebih suka mendengar semuanya sekaligus. dan lelah. Segera semua kepala tertunduk dan semua lutut tertekuk. Yang Mulia.” kata dwarf yang paling tua. “Tidak. Apakah kapal sang raja karam? Ada kebakaran hutan? Tidak ada perang di perbatasan Calormen? Atau ada beberapa naga. sesaat kemudian semua berteriak dan menjerit. “ada upaya menyediakan makan malam di gua di sana. dan faun yang mengingatnya dari hari-hari sebelum dia dikutuk. kusut. yang memerintah dengan berkah Aslan dan duduk di Cair Paravel dl takhta Peter sang Raja Agung. melompat-lompat dan menari-nari gembira. tidak. ceritaku harus menunggu. b l o g s p o t . “Karena belum pernah ada pangeran.” Seluruh kerumunan itu mulai bergerak melalui pepohonan ke arah gua. dan berpelukan. dwarf. berjabat tangan. berpakaian hitam. Ada banyak binatang.

bagaimana si penyihir jahat (tidak ragu lagi pasti sejenis dengan Penyihir Putih yang membuat Musim Dingin Panjang di Narnia dulu sekali) telah merencanakan semua ini. c o m . “Bukankah itu benar-benar kata- kata marsh-wiggle?” Kedua anak hampir jatuh karena lelah dan lapar. Tapi tetap saja. Dan mereka mengerti bagaimana si penyihir telah menggali ke bawah Narnia dan akan menyerang lalu memimpinnya melalui Rilian: dan bagaimana Rilian tidak pernah membayangkan bahwa negeri yang diberikan si penyihir padanya (dia menjadi raja.” *** 172 | R a t u . lemari. mereka melihat bagaimana si penyihir bersekutu dan berteman dengan para raksasa berbahaya di Harfang. Dan dari cerita anak-anak. tapi sebenarnya tetap budak si penyihir) adalah negerinya sendiri. mereka sudah lelap ketika makan malam disiapkan. dan piring-piring makan di lantai batu yang halus.itu tertawa keras-keras dan berkata. sama seperti dalam dapur rumah pertanian. “adalah semua penyihir dari utara itu punya maksud yang sama. Yang Mulia. b l o g s p o t . dan penampilannya saja. “Dan pelajaran bagi kita semua. Dan sekarang mereka semua mengerti. Pangeran Rilian menceritakan seluruh petualangannya pada binatang- binatang dan dwarf yang lebih tua dan bijaksana.b u k u . piring-piring saji. tapi kehangatan gua.” kata dwarf yang paling tua. Dan sementara mereka tidur. menyegarkan mereka sedikit. dengan perapian di dinding. pertama-tama membunuh ibu Rilian kemudian mengutuk Rilian sendiri. tapi setiap zaman mereka punya rencana yang berbeda untuk memperolehnya. cangkir-cangkir.

kalian berdua!” teriak Jill keras-keras.” kata Jill. untuk sesaat yang mengerikan. Jill mengira dirinya kembali berada di Dunia Bawah. kuu-kuu. dan melihat api yang menyenangkan menyala (seolah baru dinyalakan) di perapian baru dan. c o m . keduanya masih tidur nyenyak. Jill duduk dan memandang ke sekeliling. “Hai. b l o g s p o t . lebih jauh lagi. Mereka telah makan malam dengan enak. dia ingat semua keadaan yang menyenangkan itu. Samar-samar dia ingat para dwarf berkumpul di sekeliling api dengan penggorengan lebih besar daripada diri mereka sendiri. “Waktu untuk istirahat. melirik sekumpulan bulu yang bertengger di atas jam besar di sudut gua. dan suara desis serta aroma nikmat sosis. tapi benar-benar sosis daging berbumbu. Dan bukan sosis payah yang separonya terisi kacang kedelai pula. kurasa. “Kapan kalian akan bangun?” “Sstt. gemuk. Kuukuu!” “Wah. meskipun sudah sangat mengantuk sebelum semua berakhir. kuu-kuu. dan kentang panggang. dan es untuk menyegarkanmu setelah semua makanan panas itu. Tapi ketika melihat dia berbaring di kasur isi tanaman heather dengan mantel bulu menyelimuti dirinya. Dan gelas besar penuh cokelat panas. semua berdesakan dalam gua itu.BAB ENAM BELAS Penyembuhan KETIKA bangun keesokan paginya dan mendapati dirinya berada dalam gua. sinar matahari pagi datang dari mulut gua. Tidur nyenyak. chestnut panggang. apel bakar dengan kismis mengisi tempat yang tadinya berisi bijinya.b u k u . dan hanya sedikit gosong. Tidak usah bekerja. Puddleglum dan Eustace berbaring tidak jauh. sstt!” kata suara mengantuk dari atasnya. “Kurasa ini Glimfeather!” 173 | R a t u . panas.

Tidak baik membiarkan mereka menunggu. Karena sepertinya tidak ada harapan akan mendapat informasi apa pun dari burung hantu itu. Aku tidak tahu apakah pernah ada yang melakukannya sebelumnya. “Mungkin kau lebih baik membangunkan Putra Adam. “Ah! Kau sudah bangun akhirnya. Putri Hawa.” katanya. Kalian harus berangkat beberapa menit lagi dan dua centaurus sudah berbaik hati akan membiarkan kalian naik di punggung mereka kembali ke Cair Paravel. Selamat pagi “ kemudian kepalanya kembali menghilang. dan Aslan menyuruhnya kembali dan memberitahunya dia akan menemukan putranya yang sudah lama hilang menunggunya ketika dia kembali ke Narnia.” gumam si burung hantu. c o m . “Benar. kau pasti tahu itu kehormatan sangat spesial dan belum pernah terjadi. kaki kambingnya membuat suara ketak- ketuk pada lantai batu. di Cair Paravel.” 174 | R a t u .” jawab si faun. Kabar untuk sang pangeran. “Aku datang dengan membawa pesan untuk sang pangeran kira-kira jam dua pagi. Dia sudah pergi.b u k u . ayahnya. Jill bangun dan mulai melihat berkeliling untuk mencari tempat cuci muka dan sarapan. Tapi hampir seketika faun kecil masuk ke gua. Bajing- bajing membawa kabar gembira. “Kapal Yang Mulia diharapkan akan merapat sebentar lagi. “Tentu saja. b l o g s p o t .” Dia menambahkan dengan suara pelan. mengangkat kepalanya dari bawah sayap dan membuka sebelah mata. Kalian juga akan menyusul. “Dia sudah pergi untuk menemui sang raja.” “Di mana sang pangeran?” adalah pertanyaan pertama yang diajukan Eustace dan Puddleglum begitu mereka terbangun. Sepertinya Raja bertemu Aslan--aku tidak tahu hanya penampakan atau bertemu langsung-- sebelum dia pergi jauh. yang namanya Orruns. benar. diizinkan naik ke punggung centaurus.

ikan. Dan tentu saja keduanya ingin sarapan. tidakkah kau mengerti? Centaurus punya perut manusia dan perut kuda. b l o g s p o t . “Menurutku. “Apakah mereka makan banyak sekali saat sarapan?” “Wah. Centaurus bernama Cloudbirth. Putra Adam. Dan setelah itu dia mengurus bagian kuda dari dirinya dengan merumput selama kira- kira sejam dan menyelesaikannya dengan dedak hangat.” “Kalau begitu mereka pasti menunggu waktu siang sebelum mulai sarapan. kopi.b u k u .” kata Eustace. *** Sarapan terdiri atas telur orak-arik dan roti panggang dan Eustace makan seolah dia tidak baru saja makan besar tengah malam kemarin.” kata si faun. c o m . penyembuh yang terkenal.” kata Orruns. ham dingin. “Ah!” kata Puddleglum dengan nada hampir senang. Kurasa para centaurus belum menyelesaikan sarapan mereka sendiri. “Mereka bangun sebelum matahari terbit. Kalian lihat saja. bacon. menatap heran pada mulut Eustace yang penuh. aku tidak heran. Eustace sekarang sudah bangun dan Jill membantu Orruns menyiapkan sarapan. ginjal.” “Ya ampun!” kata Eustace. gandum.” Tapi dia cukup senang bisa tetap di tempat tidur. roti panggang. Puddleglum disuruh tetap di tempat tidur. “Tidak perlu terburu-buru seperti itu. “Aku berani bertaruh sekarang sudah sekitar jam sepuluh. dan bir. masuk untuk melihat kaki marsh-wiggle itu yang terbakar. “dia akan memotong kakiku pada lutut. atau (seperti yang dikatakan Orruns) “dukun”. Jadi pertama-tama dia makan bubur.” kata Eustace. selai jeruk. “Mereka mulai sarapan begitu bangun.” kata Orruns.” “Oh tidak. Putra Adam. “Tidak. dan 175 | R a t u .” “Kalau begitu mereka pasti bangun sangat siang. telur orak-arik.

Mereka makhluk yang khidmat dan ajaib. mendekati sisi tempat tidur si marsh-wiggle. b l o g s p o t .” Saat itu terdengar suara kaki kuda mengetuk batu di mulut gua.” jawab Puddleglum. menurutku. penuh kebijaksaan kuno yang mereka pelajari dari bintang-bintang. Dan pangeran itu--dia baik--tapi apakah kalian pikir dia cukup kuat? Pikirannya sudah dihancurkan kehidupan di bawah tanah.” 176 | R a t u . “Kau memang menyebalkan. tidak mudah dibuat gembira atau marah.” “Dan aku berharap bisa bertemu denganmu lagi.b u k u . Kedua centaurus. “Aku menyesal menyebutmu menyebalkan. “Kurasa aku juga tidak akan melihat wigwam tuaku lagi. “Kau teman terbaik di dunia. padahal kau sebenarnya sama beraninya dengan--singa. aku tidak heran.” kata Jill. Karena itulah sangat merepotkan kalau mengajak centaurus menginap di akhir minggu. tapi kemarahan mereka merupakan gelombang mengerikan kalau datang. Puddleglum sayang. “Tidak banyak kesempatan untuk itu.sekantong gula. Benar-benar sangat merepotkan. satu dengan janggut hitam dan yang lain dengan janggut pirang emas menutupi dada bidang mereka yang telanjang. Tidak ada yang menganggap centaurus lucu ketika melihatnya. Kemudian anak-anak menjadi sangat sopan dan menyelesaikan sarapan mereka dengan cepat. dan anak-anak mendongak. menundukkan kepala mereka sedikit supaya bisa melihat ke dalam gua.” tambah Jill. c o m .” kata Eustace. Dan kau bicara seolah takut segalanya. berdiri menunggu mereka. Sepertinya kegilaannya bisa muncul kapan pun.” “Puddleglum!” kata Jill.” “Aku juga. Kau terdengar seperti orang yang menghadiri pemakaman tapi aku percaya kau benar-benar gembira. “Selamat tinggal.

“Nah, omong-omong tentang pemakaman,” kata Puddleglum, tapi
Jill, yang mendengar kedua centaurus mengetuk dengan kaki mereka
di belakangnya, mengagetkan Puddleglum dengan memeluk lehernya
yang kurus dan mencium wajahnya yang seperti lumpur, sementara
Eustace menjabat tangannya. Kemudian mereka berdua berlari kepada
para centaurus, dan si marsh-wiggle kembali berbaring, berkata pada
dirinya sendiri, “Yah, aku tidak bermimpi gadis itu akan melakukan
itu. Meskipun aku memang tampan.”
Menunggang centaurus, tentu saja, kehormatan besar (dan selain Jill
dan Eustace, mungkin tidak ada manusia lain di dunia yang pernah
melakukannya) tapi sangat tidak nyaman. Karena tidak ada orang
yang masih menyayangi hidupnya akan mengusulkan untuk
memasangkan pelana pada centaurus, dan menungga ng tanpa pelana
sama sekali tidak menyenangkan, teru tama kalau, seperti Eustace,
kau tidak pernah belajar menunggang kuda. Para centaurus sangat
sopan denga n cara yang khidmat, anggun, dan dewasa, dan saat m
ereka berlari melalui hutan-hutan Narnia mereka bicara, tanpa
menoleh, menceritakan pada anak-anak keguna an daun-daun dan
akar-akaran, pengaruh planet-planet, dan kesembilan nama Aslan
dengan artinya masing-masing, dan hal-hal seperti itu.
Tapi bagaimanapun kaku dan lelahnya kedua anak manusia itu,
mereka mau memberikan. apa pun untuk mengulangi perjalanan itu:
untuk melihat padang-padang dan tebing-tebing itu berkilau karena
salju kemarin malam, untuk bertemu kelinci-kelinci, bajing-bajing,
dan burung-burung yang mengucapkan selamat pagi padamu, untuk
menghirup lagi udara Narnia dan mendengar suara pohonpohon
Narnia.
Mereka mencapai sungai, mengalir jernih dan biru dalam cahaya
matahari musim dingin, jauh di bawah jembatan terakhir (yang berada
di kota kecil beratap merah Beruna) dan dibawa menyeberang di rakit
oleh pengemudi feri, yang marsh-wiggle, karena marsh-wigglelah

177 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

yang melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan air dan ikan di
Narnia. Dan ketika telah menyeberang, mereka meneruskan
perjalanan di sisi selatan sungai dan akhirnya mencapai Cair Paravel
itu sendiri.
Dan ketika tiba, mereka melihat kapal besar yang mereka lihat
ketika pertama menginjakkan kaki di Narnia, berlayar di sungai
seperti burung besar. Seisi istana sekali lagi berkumpul di padang
antara istana dan teluk untuk menyambut kedatangan Raja Caspian.
Rilian, yang telah mengganti pakaian hitamnya, dan sekarang
mengenakan mantel merah di atas baju rantai perak, berdiri di dekat
tepian air, dengan kepala tanpa topi, untuk menyambut ayahnya. Si
dwarf Trumpkin duduk di sebelahnya di atas kursi yang ditarik
keledainya. Anak-anak melihat tidak mungkin mendekati sang
pangeran karena kerumunan orang, selain itu, mereka juga merasa
agak malu. Jadi mereka meminta pada para centaurus apakah mereka
boleh duduk di punggung mereka lebih lama lagi sehingga bisa
melihat segalanya dari atas kepala kerumunan itu. Dan para centaurus
mengizinkan.
Suara terompet perak terdengar melintasi air dari dek kapal. Para
pelaut melempar talitemali, tikus-tikus (yang bisa bicara, tentu saja)
dan marsh-wiggle cepat-cepat menambatkannya, lalu kapal berhenti.
Para pemusik, tersembunyi di suatu tempat dalam kerumunan, mulai
memainkan lagu yang khidmat dan bernada kemenangan. Dan tak
lama kemudian sekoci Raja sudah siap dan para tikus menjalankannya
ke dermaga.
Jill membayangkan akan melihat raja yang sudah tua akan menaiki
sekoci itu. Tapi ternyata sesuatu terjadi. Seorang bangsawan berwajah
pucat menepi dan berlutut di depan sang pangeran dan Trumpkin.
Mereka bertiga bicara dengan kepala berdekatan beberapa menit,
sehingga tidak ada yang bisa mendengar apa yang mereka katakan.

178 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

Musik terus bermain, tapi kau bisa merasakan semuanya merasa tidak
tenang.
Kemudian empat kesatria membawa sesuatu dan bergerak sangat
pelan, muncul dari sekoci. Ketika mereka mulai melangkah di
dermaga, kau bisa melihat apa yang mereka bawa: sang raja tua di
tempat tidur, sangat pucat dan diam. Mereka meletakkannya. Sang
pangeran berlutut di sisinya dan memeluknya. Mereka bisa melihat
Raja Caspian mengangkat tangannya untuk memberkati putranya.
Dan semuanya bersorak, tapi ini sorakan yang tidak terlalu
bersemangat, karena mereka semua merasa ada yang salah. Kemudian
tiba-tiba kepala sang raja kembali tergolek di bantalnya, para pemusik
berhenti bermain dan ada keheningan. Sang pangeran, berlutut di sisi
tempat tidur sang raja, menyandarkan kepalanya ke sana dan
menangis.
Terdengar bisik-bisik dan gerakan-gerakan gelisah. Kemudian Jill
melihat semua yang mengenakan topi, kerudung, helm, atau tudung
melepaskannya--termasuk Eustace. Kemudian Jill mendengar suara
gemeresik dan kibaran di atas istana, ketika dia mendongak dia
melihat bendera besar bergambar singa emas diturunkan ke setengah
tiang. Dan setelah itu, dengan perlahan, hati-hati, dengan denting
sedih dan tiupan terompet yang mengiris hati, musik dimulai lagi, kali
ini dengan nada yang membuat hatimu berduka. Mereka berdua
turun dari centaurus masing-masing (yang tidak memerhatikan
mereka).
“Aku ingin berada di rumah,” kata Jill.
Eustace mengangguk, tanpa kata, dan menggigit bibirnya.
“Aku datang,” kata suara berat di belakang mereka.
Mereka berbalik dan melihat sang singa sendiri, begitu cemerlang,
nyata, dan kuat sehingga semuanya langsung mulai tampak pucat dan
tidak nyata bila dibandingkan dengannya. Dan dalam waktu yang
179 | R a t u - b u k u . b l o g s p o t . c o m

“Maafkan aku.” kata Jill. Tapi kali ini mereka tidak merasa melayang di udara. Janggutnya yang putih panjang bergerak seperti rumput laut. Aku tidak selalu marah. dan berkata: “Jangan pikirkan itu lagi. Tapi anehnya musik duka bagi Raja Caspian masih terdengar. di padang rumput halus. “bolehkah kami pulang sekarang?” “Ya. di pasir emas dasar airnya. tinggi di atas akhir daratan tempat Narnia berada. Kemudian dia membuka mulutnya dan meniup. c o m .lebih singkat daripada yang dibutuhkan untuk bernapas Jill melupakan Raja Narnia yang baru saja meninggal dan hanya ingat bagaimana dia membuat Eustace jatuh dari tebing. Aku datang untuk membawa kalian pulang. Kemudian mereka melihat bahwa mereka sekali lagi berada di puncak Gunung Aslan. mereka malah tetap diam. dengan air mengalir di atasnya seperti kaca hidup. dan tiba-tiba mereka berdiri di terik matahari tengah musim panas. jenazah Raja. dan tiupan liar Aslan menjauhkan kapal. Kemudian sang singa memanggil mereka mendekat melalui tatapannya. Mereka berjalan di tepi sungai dan sang singa berjalan di depan mereka. terbaringlah Raja Caspian. Dan mereka bertiga 180 | R a t u .” tapi tidak bisa bicara. dan anak-anak melihat ke sungai. Semua itu melayang di udara seperti asap. Dan dia ingin berkata.” “Tolonglah. Kemudian Aslan berhenti. dan di sebelah sungai jernih dan segar. Kau telah melakukan pekerjaan yang kutugaskan pada kalian di Narnia. dan bagaimana dia telah melupakan hampir semua tanda. Dan di sana. meskipun tidak ada yang tahu dari mana asalnya. dan menunduk lalu menyentuh wajah pucat mereka dengan lidahnya. dan dia menjadi begitu indah. salju.b u k u . istana. mati. dan musiknya begitu sedih. dan langit musim dingin. sehingga Jill tidak tahu mana yang membuat matanya berkaca-kaca. b l o g s p o t . dan tentang semua pertengkaran dan bentakan. di antara pepohonan besar.” kata Aslan. Aslan.

dan semakin pendek. b l o g s p o t . Putra Adam. 181 | R a t u .” kata Aslan.berdiri dan menangis. “Tusukkan pada telapak kakiku. Dan raja yang mati itu mulai berubah. Di saat yang sama musik yang menyedihkan itu berhenti. lain menghilang seluruhnya. Dan darah itu jatuh ke sungai di atas jenazah sang raja. Duri itu sepanjang tiga puluh sentimeter dan setajam anggar. Dan pipinya yang tirus semakin berisi dan segar. “pergilah ke semak-semak itu dan petiklah duri yang akan kautemukan di sana. lalu matanya terbuka dan berbinar gembira. lebih merah daripada merah yang pernah kaulihat atau bayangkan. setiap air mata lebih berharga daripada sebutir berlian keras di dunia. dan bawakan padaku. orang sepertinya tidak punya umur tertentu di gunung itu. Dan Jill memerhatikan bahwa Eustace tampak tidak seperti anak kecil menangis. atau anak yang menangis dan berusaha menyembunyikan.b u k u . tapi sebenarnya. Kemudian Eustace mengetatkan giginya dan menusukkan duri itu ke telapak sang singa. dan semua kerut- kerutnya menjadi halus. itulah yang paling mirip menurutnya. “Ya.” Eustace menurut. dan dari abu-abu menjadi kuning. seperti yang dia katakan. Dan dari sana muncul tetes besar darah. Janggut putihnya menjadi abu-abu.” kata Aslan. mengulurkan kaki depan kanannya dan mengembangkan cakar besarnya kepada Eustace. bahkan masih anak-anak. dan tiba-tiba dia melompat dan berdiri di hadapan mereka-pria yang sangat muda. c o m .” kata Aslan. Paling tidak. Bahkan sang singa menangis: air mata singa yang besar-besar. “Haruskah?” kata Eustace. “Putra Adam. sementara bibirnya tersenyum. tapi seperti orang dewasa menangis.

Tapi tidakkah kau lihat? Aku akan jadi hantu kalau muncul di Narnia sekarang. Tapi bukankah kau--? Maksudku tidakkah kau “ “Oh. “Tapi. “Wah! Eustace!” katanya.” kata Caspian.” kata sang singa dengan suara sangat tenang. karena orang tidak memiliki umur tertentu di negeri Aslan.(Tapi Jill tidak bisa menentukan yang mana. hampir (menurut Jill) seolah dia tertawa.) Dan dia buru-buru menghampiri Aslan dan mengembangkan tangannya sejauh yang dia bisa untuk memeluk leher yang besar itu. tapi kemudian berhenti dengan ekspresi kaget. Bahkan aku pun sudah. Bahkan di dunia ini anak- anak paling bodohlah yang paling kekanak-kanakan dan orang dewasa paling bodohlah yang paling dewasa. Dia tertawa keras kaget dan gembira. karena aku tidak boleh berada di sana lagi. Hanya sedikit yang belum. “Dia sudah meninggal. Kebanyakan orang begitu. Akhirnya Caspian berpaling pada yang lain. atau omong kosong seperti itu. Bagaimana dengan pedang kedua terbaikku yang kaupatahkan pada ular laut itu?” ™ Eustace melangkah maju dengan kedua tangan mengembang. Tapi seseorang tidak bisa jadi 182 | R a t u . c o m . jangan begitu menyebalkan.” kata Eustace. dan Aslan memberinya ciuman liar seekor singa. dan dia memberi Aslan ciuman kuat seorang raja. “Lihat ini” katanya gugup.” “Oh.b u k u . “Ini semua bagus sekali. memandang Aslan. “Eustace! Jadi kau sudah mencapai akhir dunia juga. “Tidakkah dia sudah-eh- meninggal?” “Ya. b l o g s p o t .” kata Caspian. “aku mengerti apa yang membuatmu takut. Kaupikir aku hantu. tahu bukan.

Apakah itu salah?” “Kau tidak bisa berbuat salah lagi. dan begitu cabang itu berada di tangannya. Dia memimpin mereka dengan cepat melalui hutan. Tapi kurasa itu juga bukan negerimu. Kalian harus kembali ke dunia kalian sementara waktu. b l o g s p o t . Aku tidak tahu. dinding Sekolah Eksperimen muncul di depan mereka. “Dan kau boleh melihat dunia mereka--selama lima menit waktu mereka. Putra-putra Adam.” kata Caspian. karena yang akan kalian hadapi ini pengecut dan anak-anak. Tapi tidak sekarang. “Saat kalian bertemu lagi denganku di sini. “Tapi hanya gunakan sisi yang tumpul.” kata Aslan. karena kau sekarang di sini.b u k u .” kata Aslan pada Jill. Kau tidak melakukan apa pun dalam waktu itu.” Harapan besar mengembang di hati anak-anak. “Mereka hanya akan melihat punggungku. Tapi Aslan mengelengkan kepalanya. “Sekarang.” “Sir. “Tidak.” katanya. dia berubah menjadi cambuk berkuda yang baru.” kata Aslan. Mereka melihat 183 | R a t u . dan sebelum berjalan jauh. Aku mungkin akan jadi hantu kalau datang ke negerimu. “petik cabang pada semak itu. anakku. bukan kesatria. Aslan?” kata Jill. hunus pedang kalian. Sepertinya dia mengenal tempat itu sama baiknya dengan anak-anak.” Kemudian Aslan menjelaskan pada Caspian apa yang akan menyambut Jill dan Eustace dan segalanya tentang Sekolah Eksperimen.” “Apakah kau akan ikut kami.hantu di negerinya sendiri. “aku selalu ingin melihat sekilas saja dunia mereka. “Putri. Kemudian Aslan mengaum sehingga matahari bergetar di langit dan sembilan meter dinding runtuh di depan mereka. karena kau sudah meninggal. c o m . kalian akan tinggal.” kata Aslan. sayangku.” Jill melakukannya.

Caspian. dengan kekuatan Aslan dalam diri mereka. dan singa seukuran gajah kecil berbaring di lubangnya. Karena mereka melihat dinding runtuh. “Spotty” Sorrier. dan semua kekejaman. narapidana yang lari dari penjara dan merobohkan dinding serta membawa pedang. dan kelicikan hampir menghilang dalam satu ekspresi ketakutan.b u k u . Wajah-wajah mereka berubah. kejahatan. Dalam semua keributan ini Jill dan Eustace menyelinap diam-diam ke dalam dan mengganti pakaian indah 184 | R a t u . dinding yang runtuh. Jill melecutkan cambuknya ke arah anak-anak perempuan dan Caspian serta Eustace memukulkan bagian tumpul pedang mereka ke arah anak-anak laki-laki begitu hebatnya sehingga dalam dua menit para penindas itu berlarian sambil berteriak-teriak. Karena. b l o g s p o t . dan ketiga orang berpakaian berkilauan dan membawa senjata mengejar mereka. Aslan berpaling pada Jill dan Eustace lalu meniup mereka dan menyentuh dahi mereka dengan lidahnya. Jill. dan si kembar Garrett yang menjijikkan. kesombongan. “Pembunuh! Fasis! Singa! Ini tidak adil.” Kemudian Kepala Sekolah (yang omong-omong. semua di bawah langit musim gugur yang membosankan yang mereka lihat sebelum petualangan mereka dimulai. dan Eustace (yang tidak dikenalinya) dia berteriak histeris lalu kembali ke sekolah dan mulai menelepon polisi dengan cerita tentang singa yang lari dari sirkus. Tapi tiba-tiba mereka berhenti. ke bawah ke halaman sekolah dan ke atas ke atap gimnasium. Kebanyakan anggota geng ada di sana--Adela Pennyfather dan Cholmondely Major. Bannister besar. c o m . Di saat yang sama Jill melihat orang-orang yang sangat dia kenal berlari melintasi lapangan ke arah mereka. Kemudian dia berbaring di depan lubang yang telah dia buat di dinding dan menghadapkan punggungnya yang keemasan ke Inggris. dan wajahnya yang anggun ke arah tanahnya sendiri. Edith Winterblott. seorang wanita) datang berlari-lari untuk melihat apa yang terjadi.melalui lubang itu. Dan ketika dia melihat sang singa.

Ketika polisi tiba. mereka memasukkannya ke Parlemen tempat wanita itu hidup bahagia selamanya.mereka ke baju biasa. tapi Jill menyelundupkan pakaiannya ke rumah dan mengenakannya pada pesta kostum liburan berikutnya. dan Kepala Sekolah yang bertingkah seperti orang gila. berlayar ke sana kemari. b l o g s p o t . Dan dalam penyelidikan itu semua hal tentang Sekolah Eksperimen terungkap. Dan mulai hari itu berbagai hal berubah menjadi semakin baik di Sekolah Eksperimen. Dan ketika mereka melihat dia bahkan tidak bisa melakukan itu dengan baik. dengan perintah Aslan. Setelah itu. di atas laut bawah tanah yang dingin dan gelap. Dan dinding itu. Tapi jauh di Narnia. dan sering kali di hari musim panas yang panas rakyat Narnia masuk ke sana membawa kapal dan lentera dan turun ke air. Rekahan di bukit itu masih terbuka. dan kira-kira sepuluh anak dikeluarkan. Eustace menguburkan pakaian indahnya diam-diam suatu malam di halaman sekolah. dan berduka baginya.b u k u . jadi mereka mengangkatnya menjadi Inspektur Sekolah supaya merepotkan para kepala sekolah lain. bertukar cerita tentang kota- 185 | R a t u . dan tidak ada narapidana. dan menemukan tidak ada singa. Dia sendiri memerintah Narnia dengan baik dan negeri itu makmur di masa pemerintahannya. raja yang kesepuluh yang memakai nama itu. utuh kembali. ada penyelidikan tentang semuanya. c o m . Raja Rilian menguburkan ayahnya. bernyanyi. Dan Jill serta Eustace selalu berteman. dan tempat itu menjadi sekolah yang cukup baik. teman- teman Kepala Sekolah merasa dia tidak bisa menjadi Kepala Sekolah lagi. meskipun Puddleglum (yang kakinya sembuh sempurna dalam waktu tiga minggu) sering kali mengatakan bahwa pagi hari yang cerah bisa berubah jadi berhujan di siangnya. dan kau tidak bisa mengharapkan masa bahagia akan berlangsung terus. tidak ada dinding runtuh. Caspian si Navigator. dan Caspian kembali ke dunianya sendiri.

kota yang ada jauh di dasar sana.com - 186 | R a t u .blogspot. -END- E-Book by Ratu-buku. Kalau kau cukup beruntung untuk pergi ke Narnia. b l o g s p o t .b u k u . c o m . jangan lupa berkunjung ke gua-gua itu.