Anda di halaman 1dari 10

TUGAS KECIL UTILITAS I

I. PERHITUNGAN DALAM PENYEDIAAN AIR BERSIH


1. CARA MENGHITUNG RESERVOIR
1. ∂ ditentukan = 0,50 – 1,50 m
𝐹
𝑙=𝜕
𝐼 𝐼
𝑃 = 𝜕×𝑙 = 𝐹
2. dengan jalan merubah kecepatan (V)
Ketentuan: 𝑙 = 1⁄2 . 𝑃
∂ = 0,50 – 1,50 m
V≤ 0,005 m/dt

CONTOH SOAL:
Diketahui:
Jumlah rumah di sebuah desa = 300 rumah.
Tiap rumah berpenghuni = 5 orang.
Pemakaian air per orang tiap hari = 150 liter
Pertanyaan:
a. Berapa banyak air yang harus disiapkan setiap hari?
b. Berapa besar bak reservoir yang harus disediakan?
Jawaban:
a. Banyaknya air yang harus disediakan (Q)
= 1500 x 150
= 225.000 l/hari ; 1000 l = 1 m³ = 1.000.000 cc (cm³)
= 225 m³/hari

b. T = 2 jam
1 3 3
𝑄= × 225 𝑚 ⁄ℎ𝑎𝑟𝑖 = 18,7 𝑚 ⁄2𝑗𝑎𝑚
12
𝑄 =𝐹×𝑉
T = 2 jam
V = 0,003 m/dt
Isi bak (I) = Q x T
= 0,0028 x 7200
= 20,16
𝑄 18,7
𝐿𝑢𝑎𝑠 (𝐹) = =
𝑉 0,003
= 6233,3 m2

Untuk peak hour 2 – 8 jam


Cara 1:
𝐼 =𝜕×𝑙×𝑃
𝐹𝑉−1= 𝜕 × 𝑙
𝑄 =𝐹×𝑉

1
TUGAS KECIL UTILITAS I

𝑄
𝐹𝑣−1 =
𝑉
18,7
= = 6.233,3 𝑚2
0,003
𝐼 =𝜕×𝑙×𝑃
18,7 = 6.233,3 × 𝑃
18,7
𝑃 = 𝑚
6.233,33
𝐹 = 𝜕 × 𝑙 ; 𝑙 = 1⁄2 𝑃
𝐹
𝜕 =
𝑙

Jadi besar ukuran bak:


𝐼 = 𝜕 × 𝑙 × 𝑃 = 18,7 m3

2. PERHITUNGAN KEBUTUHAN AIR:


a. Berdasarkan Jumlah Penghuni:
𝑄𝜕
𝑄ℎ = ; Qh = Pemakaian air rata-rata (m3/jam)
𝑇
Q∂ = Pemakaian air rata-rata sehari (m3)
T = Jangka waktu pemakaian

Pemakaian air pada jam puncak (peak hour):


𝑄ℎ𝑚𝑎𝑥 = (𝐶1 ). (𝑄ℎ) ; C1 = konstanta berkisar antara 1,5 – 2,0, tergantung lokasi,
sifat penggunaan gedung, dsb.
Pemakaian air pada menit puncak (peak minute):
𝑄𝑚𝑚𝑎𝑥 = (𝐶2 ). (𝑄ℎ ∕ 60) : C2 = konstanta berkisar 3,0 – 4,0
CONTOH:
Misalnya suatu gedung kantor seluas 10.000 m2, dapat diperkirakan jumlah penghuninya:
(0,6).(10.000)
= 1.200 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔
5
kalau diambil pemakaian air 100 liter/hari/orang, maka pemakaian air sehari adalah:
(1200).(100) = 120.000 liter = 120 m3/hari
Perlu tambahan sekitar 20% untuk mengatasi kebocoran air, pancuran air, tambahan air
untuk ketel pemanas gedung atau mesin pendingin gedung (kalau ada), penyiraman
taman, dsb. Sehingga pemakaian air rata-rata sehari menjadi:
𝑄𝜕 = (1,20). (120) = 144 𝑚3 /𝑗𝑎𝑚
Kalau dianggap pemakaian air selama 8 jam, maka:
144 𝑚3
𝑄ℎ = = 18
8 𝑗𝑎𝑚
Dengan menetapkan C1= 2; C2= 3, maka:
𝑄ℎ𝑚𝑎𝑥 = (2). (18) = 36 𝑚³/𝑗𝑎𝑚
𝑄𝑚𝑚𝑎𝑥 = (3). (18⁄60) = 0,9 𝑚3 ⁄𝑚𝑒𝑛𝑖𝑡

2
TUGAS KECIL UTILITAS I

b. Berdasarkan jenis dan jumlah alat plumbing:


Contoh:
Sebuah gedung Apartemen disediakan untuk 50 keluarga, dengan rincian:
30 keluarga disediakan 1 kamar tidur.
20 keluarga disediakan 2 kamar tidur.
Setiap keluarga disediakan: 1 kloset duduk + bak penggelontornya;
1 bath tub/bak mandi.
1 bak cuci tangan.
1 bak cuci dapur.
Fasilitas bersama disediakan 8 bak cuci pakaian termasuk mesin cuci listrik.

Penggunaan alat plumbing disini dinilai lebih rendah frekuensinya disbanding Tabel 3.13,
karena dalam gedung semacam ini penggunan alat plumbing terbatas untuk masing-
masing keluarga.

Penggunaan air dapat diperkirakan sbb:


Alat Plumbing Penggunaan TOTAL
1. Kloset 13 l x 50 x 3 kali/jam 1.950 l/jam
2. Bak Mandi 125 l x 50 x 1 kali/jam 6.200 l/jam
3. Bak Cuci Tangan 10 l x 50 x 1 kali/jam 500 l/jam
4. Bak Cuci Dapur 15 l x 50 x 3 kali/jam 2.250 l/jam
5. Bak Cuci Pakaian 15 l x 8 x 6 kali/jam 720 l/jam
JUMLAH TOTAL 11.670 l/jam

Faktor penggunaan serentak untuk semua alat plumbing sebesar 38% kecuali untuk bak
cuci pakaian sebesar 55% berdasarkan table 3.15:
Jadi laju aliran airnya sbb:

10.950 l/jam x 38% = 3.285 l/jam


720 l/jam x 55% = 396 l/jam
Jumlah (Qh) = 3.681 l/jam

Sebagai pembanding,berdasarkan tabel 3.12 dengan jumlah penghuni 2 orang untuk


apartemen 1 kamar tidur dan 4 orang untuk apartemen dengan 2 kamar tidur.

Jumlah Penghuni: 30 x 2 orang = 60 orang


20 x 4 orang = 80 orang+
Jumlah = 140 orang
Dari table 3.12 dapat dihitung:
𝑄𝜕 = 250 𝑙/ℎ𝑎𝑟𝑖 𝑥 140 = 35.000 𝑙/ℎ𝑎𝑟𝑖
𝑄ℎ = 35.000 /10𝑙 /𝑗𝑎𝑚 = 3500 𝑙/𝑗𝑎𝑚
Ternyata hasilnya tidak jauh beda antara kedua cara tersebut
3.681 l/jam ≈ 3.500 l/jam.

3
TUGAS KECIL UTILITAS I

c. Berdasarkan unit beban alat Plumbing


Contoh:
Sebuah gedung perkantoran dengan 4 tingkat memiliki alat plumbing di setiap tingkatnya
yang terdiri atas:
3 kloset duduk + katup gelontor;
3 bak cuci tangan;
1 peturasan (dengan bak gelontor bersama dan sebuah bak cuci kain pel).

Dari tabel 3.16 dapat dihitung unit beban alat plumbing lantai 4 sebagai berikut:
Alat Plumbing Jumlah Beban unit total
Kloset 3 10 30
Bak cuci tangan 3 2 6
Peturasan 1 3 3
Bak cuci pel 1 4 4
43

Dengan gambar 3.61 (b) kurva (1), diperoleh pemakaian air serentak lantai 4 kira-kira
sebesar 180 l/menit.
Karena alat plumbing pada setiap lantai dalam contoh ini sama, maka jumlah unit beban
alat plumbing seluruh gedung:
4 x 43 = 172
Dan dari kurva tersebut diperoleh pemakaian air serentak sebesar 330 l/menit. Ini adalah
pemakaian air puncak untuk gedung keseluruhan (Qmmax).

4
TUGAS KECIL UTILITAS I

KETENTUAN UNTUK TUGAS PERHITUNGAN (I)


1. Untuk NRP dengan akhiran 0,1,2
No. Soal Ketentuan
1. Reservoir Jumlah rumah 100 rmh
Jumlah penghuni 3 orang
pemakaian 100 ltr
2. a. berdasarkan jumlah penghuni Luas gedung 20.000 m2
pemakaian 150 ltr
Lama pemakaian 8 jam
2. b. berdasarkan jumlah alat plumbing Untuk 40 keluarga
(1 kmr tidur = 20 KK)
(2 kmr tidur = 20 KK)
Alat plumbing 1 kloset duduk , 1 bath tub
1 bak cuci 8 bak cuci bersama
2. c. berdasarkan unit beban Lantai bangunan 5 lantai
Alat plumbing 2 kloset duduk , 2 bak cuci tangan
1 peturasan

2. Untuk NRP dengan akhiran 3,4,5


No. Soal Ketentuan
1. Reservoir Jumlah rumah 500 rmh
Jumlah penghuni 2 orang
pemakaian 100 ltr
2. a. berdasarkan jumlah penghuni Luas gedung 30.000 m2
pemakaian 100 ltr
Lama pemakaian 8 jam
2. b. berdasarkan jumlah alat plumbing Untuk 60 keluarga
(1 kmr tidur = 30 KK)
(2 kmr tidur = 30 KK)
Alat plumbing 1 kloset duduk , 1 bath tub
1 bak cuci 8 bak cuci bersama
2. c. berdasarkan unit beban Lantai bangunan 4 lantai
Alat plumbing 3 kloset duduk , 2 bak cuci tangan
1 peturasan

2. Untuk NRP dengan akhiran 6,7,8,9


No. Soal Ketentuan
1. Reservoir Jumlah rumah 350 rmh
Jumlah penghuni 4 orang
pemakaian 150 ltr
2. a. berdasarkan jumlah penghuni Luas gedung 15.000 m2
pemakaian 150 ltr
Lama pemakaian 8 jam
2. b. berdasarkan jumlah alat plumbing Untuk 60 keluarga
(1 kmr tidur = 40 KK)
(2 kmr tidur = 20 KK)
Alat plumbing 1 kloset duduk , 1 bath tub
1 bak cuci 8 bak cuci bersama
2. c. berdasarkan unit beban Lantai bangunan 5 lantai
Alat plumbing 2 kloset duduk ,3 bak cuci tangan
2 peturasan
Apabila ada yang belum ditentukan silahkan disamakan dengan ketentuan pada contoh soal

5
TUGAS KECIL UTILITAS I

II. DESAIN JARINGAN UTILITAS


1. Jaringan Distribusi Air bersih
a. Pilihan sumber air bersih (PDAM/Sumur)
b. Letak tower air + pompa (pilihan dgn sistem upfeed atau down feed)
c. Jaringan pipa air bersih
2. Jaringan Pembuangan air kotor
a. Pemilihan sistem pemipaan (pisah atau gabung antara air bekas dengan air
kotor)
b. Perkiraan posisi septictank ada di depan bangunan (terserah anda)
c. Jaringan pembuangan air kotor
 Air kotor dari dapur
 Air kotor bekas dari kamar mandi
 Air kotor dari toilet
3. Setiap mahasiswa diharapkan mengerjakan tugas secara mandiri dan menghindari
meniru pekerjaan teman.
4. Gambar bisa digambar ulang atau discan karena tugas disajikan tanpa skala.
5. Gunakan garis warna berbeda untuk menunjukkan jenis jaringan yang berbeda
6. Jika ada pertanyaan kita diskusikan minggu depan.

6
TUGAS KECIL UTILITAS I

A. Untuk NRP dengan akhiran 1,4,7 B. Untuk NRP dengan akhiran 2,5,8

7
TUGAS KECIL UTILITAS I

B. Untuk NRP dengan akhiran 3,6,9,0

Selamat mengerjakan!!

8
TUGAS KECIL UTILITAS I

3. TALANG PIPA/PIPA PENYALUR


Perhitungan intensitas sama dengan talang randu.
Perhitungan diameter talang pipa sebagai berikut:
Luas atap = 125 m2
3,25
× 125 0,40625 1,354 3
𝑄= 1000 = = 𝑚 /𝑑𝑡
5 × 60 300 1000
Tinggi jatuh = h = 3 m.
Kecepatan 𝑉 = √2 × 9,8 × ℎ
= √2 × 9,8 × 3
= 7,07 m/dt

Luas Pipa:
𝑄 1,354 1 1,7653
𝐹= = 𝑥 = 𝑚²
𝑉 1000 7,67 10.000
𝜕 = 1,4992 𝑐𝑚 ; 𝐹 = 𝜋𝑟 2
𝜕 =2𝑟
Untuk keamanan dan dari pengalaman, diameter pipa dikalikan 3,5, yaitu:
3,5 𝑥 1,4992 𝑐𝑚 = 5,2472 𝑐𝑚 (±∅ 2 𝑖𝑛𝑐ℎ)
Tabel:
Luas atap rumah (m2) Diameter talang pipa
30 – 125 ∅2"
125 – 250 ∅3"
250 – 500 ∅4"
500 – 750 ∅5"
750 - 1000 ∅6"

9
TUGAS KECIL UTILITAS I

Daftar diameter talang pipa di atas berlaku pula bila tinggi jatuh (h) > 3 m. Selanjutnya talang pipa setinggi 1,75 m dari bawah berupa pipa baja
galvanis untuk menghindari penyok-penyok akibat benturan yang tidak disengaja.

10