0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan4 halaman

Pathway LP Waham

Dokumen tersebut membahas tentang perubahan proses pikir berupa waham, termasuk faktor risiko, gejala, penyebab, dan intervensi keperawatan. Beberapa poin penting adalah bahwa waham disebabkan oleh faktor psikologis, sosial, dan biologis; gejalanya meliputi perubahan proses pikir dan emosi; serta intervensi meliputi identifikasi gejala, pemenuhan kebutuhan, dan latihan keterampilan.

Diunggah oleh

Christin
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1K tayangan4 halaman

Pathway LP Waham

Dokumen tersebut membahas tentang perubahan proses pikir berupa waham, termasuk faktor risiko, gejala, penyebab, dan intervensi keperawatan. Beberapa poin penting adalah bahwa waham disebabkan oleh faktor psikologis, sosial, dan biologis; gejalanya meliputi perubahan proses pikir dan emosi; serta intervensi meliputi identifikasi gejala, pemenuhan kebutuhan, dan latihan keterampilan.

Diunggah oleh

Christin
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai XLSX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pathway Keperawatan Jiwa

Perubahan Proses Pikir: Waham

Faktor Predisposisi:

1. Faktor perkembangan
00Stress dengan
Stress dan ansietas yang berakir dengan
00gangguan
gangguan presepsi dandan emosi tidak efektif. Koping individu
2. Faktor sosial budaya dan atau koping keluarga inefektif
00Seseorang yang merasa di asingkan.
3. Faktor psikologi
00Hubungan yang tidak harmonis, peran ganda,
dan 00pengingkaran
Hubungan kenyataan.
yang tidak harmonis, peran ganda,
4. dan
Faktor biologis kenyataan.
pengingkaran
00Disebabkan atrofi otak, pembesaran ventrikel di
00otak atau perubahan pada sel kortikal dan
limbik.
(Fitria, 2009).
Penyebab

Rentang Respon
(Yusuf dkk, 2015)
Mekanisme Koping:
1. Regresi; berhubungan Respons Adaptif Respo
00dengan masalah proses
00informasi dan upaya
00untuk menanggulangi - Pikiran logis - Gangg
00ansietas, hanya - Kadang-kadang
- Persepsi akurat 0proses piker 0halusi
00mempunyai sedikit - Emosi konsisten dgn - Perub
00energi yang tertinggal 0terganggu
0pengalaman - Ilusi - Perila
00untuk aktivitas hidup - Perilaku sesuai 0terorg
00sehari-hari - Emosi berlebih
- Hubungan sosial - Perilaku yang tidak - Isolas
2. Proyeksi; sebagai upaya
00untuk menjelaskan 0biasa
00kerancuan persepsi. - Menarik diri
3. Menarik diri; Pada
00keluarga: mengingkari
(Fitria, 2009).

Tanda dan Gejala (Fitria, 2009)


)
Subjektif Objektif
Jenis Perubahan Proses Pikir: - Klien mengatakan bahwa - Klien terus berbicara
Waham 0dirinya adalah orang yang 0tentang kemampuan y
1. Waham kebesaran (keyakinan 0paling hebat 0dimiliki
00secara berlebihan bahwa - Klien mangatakan bahwa ia - Pembicaraan klien
secara berlebihan
00dirinya bahwa dan
memiliki kekuatan
dirinya memiliki kekuatan dan 0memiliki kebesaran atau 0cenderung berulang-u
Problem 00 kelebihan) 0kekuasaan khusus. - Isi pembicaraan tidak
kelebihan)
2. Waham curiga (keyakinan 0dengan kenyataan.
00bahwa orang lain/kelompok
00ingin menciderai atau
00merugiakan dirinya)
3. Waham agama (keyakinan
00terhadap agama secara
00berlebihan)
4. Waham somatic (Keyakinan
00bahwa tubuhnya terganggu
00atau terserang penyakit) Diagnosa Keperawatan Utama:
5. Waham nihilistic (Keyakinan Perubahan Proses Pikir: Waham
00seseorang bahwa dirinya telah
00meninggal dunia).
(Fitria, 2009).
4. Waham somatic (Keyakinan
00bahwa tubuhnya terganggu
00atau terserang penyakit) Diagnosa Keperawatan Utama:
5. Waham nihilistic (Keyakinan Perubahan Proses Pikir: Waham
00seseorang bahwa dirinya telah
00meninggal dunia).
(Fitria, 2009).

1. Daftar Masalah yang terkait :


00a. Resiko Tinggi Perilaku kekerasan
00b. Perubahan Proses Pikir: Waham
00c. Isolasi sosial
00d. Harga diri Rendah

2. Pohon Masalah

Effect Resiko Tinggi Perilaku kekerasa

Core Problem Perubahan Proses Pikir: Waha

Causa Isolasi Sosial: Menarik Diri


(Fitria, 2009). Harga Diri Rendah Kronis

Efek
a
am

Faktor Presipitasi:

1. Faktor sosial budaya


00Perpisahan dengan orang yang berarti atau di
00asingkan dari kelompok.
ktif 2. Faktor biokimia
00Dopamin, norepinepin, dan zat halusinogen lain nya
3. Faktor psikologis
00Kecemasan yang memanjang dan selalu menghidar,
00karena tidak dapat mengatasi masalah tersebut.
(Fitria, 2009).

Proses terjadinya Waham:


1. Fase of human need
00(Kebutuhan manusia
00rendah)
2. Fase lack of self esteem
00(Kepercayaan diri
Respons Maladaptif 00rendah)
3. Fase control internal
00external (Pengendalian
- Gangguan isi piker 00Internal dan Eksternal)
0halusinasi 4. Fase envinment support
- Perubahan proses emosi 00(Dukungan Lingkungan)
- Perilaku tidak 5. Fase comforting
0terorganisasi 00(Nyaman)
- Isolasi sosial 6. Fase improving
00(Peningkatan)
(Fitria, 2009).

Intervensi :
Strategi Pelaksanaan Waham (Pasien)
09)
SP I
(Identifikasi tanda dan gejala waham;
berbicara Bantu orientasi realita: panggil nama,
mampuan yang orientasi waktu, orang dan
tempat/lingkungan; Diskusikan
an klien kebutuhan pasien yang tidak terpenuhi;
berulang-ulang Bantu pasien memenuhi kebutuhannya
araan tidak sesuai yang realistis; Masukan pada jadual
nyataan. pemenuhan kebutuhan)

SP II
(Evaluasi kegiatan pemenuhan
kebutuhan pasien dan berikan pujian;
Diskusikan kemampuan yang dimiliki;
Latih kemampuan yang dipilih, berikan
pujian; Masukan pada jadual
pemenuhan kebutuhan dan kegiatan
a: yang telah dilatih).
m
SP III
(Evaluasi kegiatan pemenuhan
kebutuhan pasien, kegiatan yang
pujian; Masukan pada jadual
pemenuhan kebutuhan dan kegiatan
a: yang telah dilatih).
m
SP III
(Evaluasi kegiatan pemenuhan
kebutuhan pasien, kegiatan yang
dilakukan pasien dan berikan pujian;
Jelaskan tentang obat yang diminum (6
benar: jenis, guna, dosisi, frekuensi,
cara, kontinuitas minum obat, dan
tanyakan manfaat yang dirasakan
pasien; Masukan pada jadual
pemenuhan kebutuhan dan kegiatan
yang telah dilatih dan obat)
SP IV
(Evaluasi kegiatan pemenuhan
kebutuhan pasien, kegiatan yang telah
ku kekerasan dilatih, minum obat dan berikan pujian;
Diskusikan kebutuhan lain dan cara
Pikir: Waham pemenuhannya; Diskusikan
kemampuan yang dimiliki dan memilih
enarik Diri yang akan dilatih. Kemudian latih;
Masukan pada jadual pemenuhan
dah Kronis kebutuhan dan kegiatan yang telah
dilatih dan minum obat)

SP V
(Evaluasi kegiatan pemenuhan
kebutuhan pasien, kegiatan yang telah
dilatih, minum obat dan berikan pujian;
Nilai kemampuan yang telah mandiri;
Nilai apakah frekuensi munculnya
waham berkurang, apakah waham
terkontrol)
(Muhith, 2015).

Anda mungkin juga menyukai