Anda di halaman 1dari 4

DONAT

Donat (doughnut atau donut dalam bahasa Inggris) adalah penganan yang
digoreng, dibuat dari adonan tepung terigu, gula, telur dan mentega. Donat yang
paling umum adalah donat berbentuk cincin dengan lubang di tengah dan donat
berbentuk bundar dengan isi yang rasanya manis, seperti berbagai
jenis selai, jelly, krim, dan custard. Lubang pada donat berbentuk cincin dulunya
dimaksudkan agar donat cepat matang sewaktu digoreng. Adonan donat yang
tersisa sewaktu membuat donat berbentuk cincin sering dicampurkan lagi ke
dalam adonan untuk membuat donat baru. Bahan dasar yang digunakan dalam
pembuatan donat pada umumnya adalah terigu, kentang, ataupun ubi.
Dalam pembuatan donat ada tiga hal mendasar yang akan menentukan
keberhasilan donat. Yang pertama ialah takaran bahan. Takaran bahan haruslah
pas, karena jika takaranya salah maka donat menjadi bantat atau gagal
mengembang, jika hal ini terjadi maka rasa donat menjadi tidak terlalu
empuk. Yang kedua adalah proses pembuatanya dan yang ketiga adalah cara
menggorengnya.
Proses pembuatan donat yaitu persapkan bahan-bahan seperti tepung
terigu sebanyak 500 gram, air dingin sebanyak 200 ml, telur sebanyak 2 butir, ragi
instan sebanyak 11 gram atau 1 sachet, susu bubuk sebanyak 50 gram (3 sdm),
gula pasir sebanyak 4 sdm, garam sebanyak ½ sdt dan margarine atau mentega
sebanyak 3 sdm. Pembuatan adonan dibagi menjadi 2 adonan.

Adonan pertama
1. Campurkan bahan-bahan kering seperti tepung terigu, ragi dan garam
kemudian aduk hingga rata.
2. Campurkan dengan air dan aduk adonan hingga tercampur rata. Setelah itu
tutup adonan dan diamkan adonan selama 80 hingga 90 menit.

Adonan kedua
1. Campurkan kuning telur, gula pasir, tepung terigu dan mentega/margarine.
2. Aduk adonan sampai tercampur rata dan uleni hingga adonan kalis dan elastis.

 Jika sudah membuat kedua adonan, maka campurkan kedua adonan hingga rata
kemudian tutup adonan dan diamkan selama 15 menit.
 Jika sudah mengembang maka anda bisa mencetaknya.
 Ambil adonan kira-kira sebanyak 50 gram.
 Bentuk menjadi bulat lalu lubangi bagian tengahnya. Anda bisa melubangi
secara manual atau bisa juga anda menggunakan sumpit. Apabila anda ingin
membuat donat berbentuk bulat, maka anda bisa mengisinya dengan coklat
atau selai sesuai selera.
 Sebelum di goreng, diamkan adonan yang sudah di bentuk selama 10 menit.
 Goreng adonan donat dalam minyak yang tidak terlalu panas, karena minyak
yang terlalu panas akan menyebabkan adonan luar donat menjadi gosong
sedangkan dalamnya masih belum matang.
 Goreng donat selama 2 menit, lalu angkat dan tiriskan.

MODIFIKASI DONAT

1. Donat Indomie Goreng

Baru-baru ini makanan modifikasi donat sedang banyak di cari oleh


masyarakat di indonesia, yaitu donat yang berbahan dasar dari indomie goreng.
Donat indomie pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tanggal 24 Mei 2018
oleh sebuah kafe di kawasan Kapten Tendean, Jakarta Selatan Xcofee. Sejak saat
itu, donat indomie pun mulai di jual di berbagai daerah di Indonesia.
Proses pembuatan donat indomie adalah dengan menyiapkan bahan-bahan
seperti 1 bungkus Indomie goreng, 2 butir telur, 1 bungkus tepung bumbu, 250 gr
tepung roti, cetakan donat berukuran besar dan bahan pelengkap seperti sosis yang
sudah dipotong-potong, daun bawang yang sudah diiris tipis, keju mozzarela.
Proses pembuatan donat indomie sebagai berikut:

 Rebus Indomie goreng terlebih dahulu, sampai matang. Tiriskan.


 Campur dengan bumbu indomie. Kemudian masukkan potongan sosis,
keju mozzarela dan irisan daun bawang secukupnya.
 Tambahkan satu butir telur yang sudah dikocok lepas. Aduk sampai
merata.
 Tuangkan adonan ke dalam cetakan donat. Lalu kukus sebentar. Angkat
dan keluarkan dari cetakan. Kemudian balurkan donat mi ke tepung
bumbu. Celupkan dalam telur yang sudah dikocok lepas. Terakhir,
gulingkan di atas tepung panir hingga seluruh bagian tertutupi.
 Goreng donat indomie dengan api sedang, hingga warnanya berubah
kuning keemasan.
 Angkat dan sajikan indomie donat goreng dengan saus sambal.

2. Donat Brokoli
Salah satu sayuran yang dapat dijadikan donat adalah brokoli. Pemilihan
brokoli sebagai bahan pembuat donat karena brokoli merupakan sayuran yang
banyak disukai dan tinggi akan manfaat. Kandungan gizi pada brokoli sangat
tinggi kandungan vitaminnya, vitamin A, vitamin B, vitamin C dan vitamin K
lalu terkandung pula antioksidan membuat lengkap sudah sayuran hijau nan
unik ini. Sejumlah mineral penting juga mampu dihasilkan oleh brokoli.
Manfaat-manfaat brokoli antara lain mngontrol kolestrol, baik untuk kesehatan
mata, baik untuk sistem pencernaan, sumber antoksidan, mencegah kanker,
mengontrol tekanan darah, dan lainnya.

Bahan-bahan/bumbu-bumbu :
350 gram tepung terigu protein tinggi
2 sendok teh ragi instan
25 gram gula pasir
15 gram susu bubuk
1/2 sendok teh baking powder
1 butir telur
100 gram brokoli seduh
75 ml air
35 margarin
1 sendok teh garam
minyak padat untuk menggoreng

Bahan Olesan:
50 gram mentega tawar kocok lembut

Bahan Taburan:
70 gram keju cheddar parut

Cara Pengolahan :

Blender air dan brokoli. Ukur 150 gram. Sisihkan.


Campur tepung terigu, ragi instan, gula pasir, susu bubuk, dan baking
powder. Aduk rata.
Tambahkan telur. Uleni rata. Masukkan campuran brokoli sedikit-sedikit
sambil diuleni sampai kalis.
Tambahkan margarin dan garam. Uleni sampai elastis. Diamkan 20 menit.
Kempiskan adonan.
Timbang masing-masing 25 gram. Bulatkan. Diamkan 10 menit. Pipihkan
sedikit adonan. Lubangi tengahnya.
Letakkan di loyang yang ditabur sedikit tepung terigu. Diamkan 45 menit
sampai mengembang.
Goreng dalam minyak padat yang sudah dipanaskan di atas api sedang
sampai matang. Angkat dan tiriskan.
Oleskan mentega tipis-tipis di atas donat. Tabur keju.