Anda di halaman 1dari 15

MODUL PRAKTIKUM 4

DISCHARGE PLANNING
Ns. Ike Nesdia Rahmawati, S.Kep., M.Kep

DEPARTEMEN MANAJEMEN KEPERAWATAN


JURUSAN KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2017

NAMA :
NIM :
ANGKATAN :
PROGRAM/KELAS :
Kepemimpinan, Manajemen, dan Kewirausahaan dalam Keperawatan Universitas Brawijaya 2017

MODUL PRAKTIKUM 4
DISCHARGE PLANNING

ISI MODUL:
1. Deskripsi modul
2. Tujuan Pembelajaran
3. Langkah Kegiatan Pembelajaran
4. Materi Pokok
5. Evaluasi
6. Penugasan
7. Referensi

DESKRIPSI MODUL
Modul praktikum berisi materi dan panduan tentang praktikum kegiatan discharge
planning. Mahasiswa diberikan kesempatan untuk mempelajari, menggali, dan
memahami tentang kegiatan discharge planning meliputi konsep, alur, dan form
yang diperlukan. Kegiatan belajar mahasiswa berorientasi pada pemahaman
konsep dan pencapaian keterampilan dalam melakukan kegiatan discharge
planning yang dilakukan secara kelompok.

TUJUAN PEMBELAJARAN
A. Tujuan Pembelajaran Umum
Setelah menyelesaikan praktikum ini, mahasiswa diharapkan mampu melakukan
kegiatan discharge planning dengan benar sesuai prosedur.

B. Tujuan Pembelajaran Khusus


Kompetensi Kognitif
Mahasiswa mampu:
1. Memahami elem kunci discharge planning
2. Memahami tujuan dan prosedur discharge planning
3. Memahami pengisian form discharge planning
1
Modul 4 - Discharge Planning
Kepemimpinan, Manajemen, dan Kewirausahaan dalam Keperawatan Universitas Brawijaya 2017

Kompetensi Psikomotor
Mahasiswa mampu:
1. Melakukan kegiatan discharge planning
2. Mengisi form discharge planning
Kompetensi Afektif
Mahasiswa menunjukkan sikap:
1. Disiplin
2. Percaya diri
3. Partisipasi aktif

LANGKAH KEGIATAN PEMBELAJARAN


Kegiatan praktikum dalam modul ini dilakukan dalam 1 kali pertemuan dengan
beban SKS yang ditetapkan adalah 1 SKS praktikum atau selama 170 menit.
Adapun langkah-langkah pembelajaran praktikum yang akan dilakukan adalah
sebagai berikut:
A. Langkah 1 (15 menit)
1. Fasilitator membuka kegiatan pembelajaran praktikum dan
memperkenalkan diri
2. Fasilitator menginstruksikan mahasiswa untuk duduk sesuai dengan
kelompok yang telah ditetapkan sebelumnya (3-4 orang/kelompok)
3. Fasilitator menyampaikan tujuan pembelajaran umum dan tujuan
pembelajaran khusus
4. Fasilitator memastikan kesiapan mahasiswa untuk mengikuti praktikum
dan memberikan pretest kepada mahasiswa

B. Langkah 2 (30 menit)


1. Fasilitator menyampaikan pokok bahasan:
a. Review singkat materi tentang konsep discharge planning
b. Alur kegiatan discharge planning dan cara pengisian form
c. Demonstrasi praktik kegiatan discharge planning

2
Modul 4 - Discharge Planning
Kepemimpinan, Manajemen, dan Kewirausahaan dalam Keperawatan Universitas Brawijaya 2017

2. Fasilitator memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk menanyakan


hal-hal yang kurang jelas dan fasilitator menjawab pertanyaan peserta
tersebut.
C. Langkah 3 (90 menit)
1. Fasilitator menginstruksikan mahasiswa untuk mempraktikkan kegiatan
discharge planning .
D. Langkah 4 (15 menit)
1. Fasilitator memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk menanyakan
hal yang kurang jelas dan memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut
2. Fasilitator menjelaskan tugas terstruktur kepada mahasiswa
3. Fasilitator menutup sesi pembelajaran praktikum

MATERI POKOK

KONSEP DISCHARGE PLANNING


1. Evidence based dalam melibatkan pasien dan keluarga pada saat
perencanaan pulang (discharge planning)
Hampir 20% pasien mengalami kejadian adverse event dalam 30 hari
setelah keluar dari rumah sakit (KRS). Penelitian menunjukkan bahwa sebanyak
tiga perempat dari kejadian tersebut dapat dicegah atau diperbaiki. Komplikasi
pasca-discharge secara umum meliputi: kejadian efek samping obat yang tidak
diinginkan, infeksi yang didapat dari rumah sakit (Hospital Aquired
Infections/HAIs), dan kompikasi dari prosedur tindakan. Beberapa komplikasi
tersebut berkaitan dengan proses discharge, yaitu antara lain:
a. Perubahan atau perbedaan obat yang dikonsumsi sebelum dan sesudah
discharge
b. Persiapan pasien dan keluarga terkait dengan obat, tanda bahaya, atau gaya
hidup tidak adekuat
c. Informasi yang diberikan oleh tenaga kesehatan tidak sesuai dengan yang
dipahami pasien.
d. Penyedia layanan rawat inap dan rawat jalan tidak terhubung dengan baik.
3
Modul 4 - Discharge Planning
Kepemimpinan, Manajemen, dan Kewirausahaan dalam Keperawatan Universitas Brawijaya 2017

Melibatkan pasien dan keluarga dalam discharge planning dapat meningkatkan


outcome pasien, mengurangi readmisi yang tidak terencana, dan meningkatkan
kepuasan pasien. Rumah sakit berfokus pada transisi dalam perawatan sebagai
cara untuk meningkatkan kualitas rumah sakit dan keselamatan.
Untuk meningkatkan kualitas dan mengurangi readmisi, rumah sakit akan
menggunakan format discharge planning IDEAL dari AHRQ untuk melibatkan
pasien dan keluarga dalam mempersiapkan perencanaan pulang.

2. Elemen kunci discharge planning IDEAL


a. Include the patient and family as full partners in the discharge planning
process (Melibatkan pasien dan keluarga sebagai rekan dalam proses
discharge planning)
b. Discuss with the patient and family five key areas to prevent problems at
home (Mendiskusikan dengan pasien dan keluarga lima area utama untuk
mencegah masalah di rumah)
1) Menggambarkan akan seperti apa hidup di rumah
2) Memberikan penjelasan tentang obat
3) Menekankan pada tanda gejala dan masalah yang perlu diwaspadai
4) Menjelaskan hasil pemeriksaan
5) Menetapkan jadwal kontrol
c. Educate the patient and family in plain language about the patient’s
condition, the discharge process, and next steps throughout the hospital
stay (Mengajarkan pasien dan keluarga menggunakan bahasa yang
sederhana tentang kondisi pasien, proses discharge, dan langkah
selanjutnya selama tinggal di rumah sakit)
d. Assess how well doctors and nurses explain the diagnosis, condition, and
next steps in the patient’s care to the patient and family and use teach
back (Mengkaji seberapa bagus dokter atau perawat dalam menjelaskan
kepada pasien dan keluarga tentang diagnosis, kondisi, dan langkah
selanjutnya dalam perawatan dengan cara meminta pasien dan keluarga
menjelaskan ulang informasi tersebut)
4
Modul 4 - Discharge Planning
Kepemimpinan, Manajemen, dan Kewirausahaan dalam Keperawatan Universitas Brawijaya 2017

e. Listen to and honor the patient’s and family’s goals, preferences,


observations, and concerns (Mendengarkan dan menghormati tujuan,
pilihan, observasi, dan perhatian dari pasien dan keluarga)

3. Implementasi discharge planning IDEAL


a. Include
 Selalu melibatkan pasien dan keluarga dalam discharge planning.
Perlu diingat bahwa discharge planning tidak dilakukan dalam satu
waktu tetapi merupakan proses yang dilakukan selama pasien dirawat
di rumah sakit.
 Mengidentifikasi keluarga atau teman yang akan merawat pasien di
rumah dan melibatkan mereka dalam diskusi discharge planning.
b. Discuss
1) Menggambarkan akan seperti apa hidup di rumah, meliputi:
lingkungan rumah, dukungan yang dibutuhkan, apa yang boleh dan
tidak boleh dimakan pasien, dan aktivitas apa yang boleh dilakukan
dan yang dihindari
2) Memberikan penjelasan tentang obat, gunakan daftar obat untuk
membahas indikasi obat, dosis, cara mengonsumsi dan potensi efek
samping.
3) Menekankan pada tanda gejala dan masalah yang perlu diwaspadai.
Mengidentifikasi tanda gejala atau masalah yang perlu diwaspadai.
Tuliskan nama dan kontak informasi seseorang untuk dihubungi jika
ada masalah.
4) Menjelaskan hasil pemeriksaan kepada pasien dan keluarga. Jika jasil
pemeriksaan tidak tersedia pada saat discharge, beritahu pasien dan
keluarga kapan mereka akan mendapatkan hasilnya dan tetapkan siapa
yang dapat mereka hubungi jika pada tanggal tersebut mereka belum
menerima hasilnya.
5) Menetapkan jadwal kontrol dan pastikan pasien mengetahui perawatan
lanjutan apa yang mereka butuhkan.
5
Modul 4 - Discharge Planning
Kepemimpinan, Manajemen, dan Kewirausahaan dalam Keperawatan Universitas Brawijaya 2017

c. Educate
Memberikan seluruh informasi sekaligus pada saat pasien akan keluar
rumah sakit tidak akan efektif. Oleh karena itu, discharge planning harus
dilakukan dalam proses yang berkelanjutan selama pasien dirawat di
rumah sakit, tidak pada satu waktu. Perawat dapat:
 Tetapkan tujuan pasien dan keluarga sejak pasien masuk rumah sakit
dan catat progress pencapaian tujuan tersebut setiap hari
 Libatkan pasien dan keluarga saat operan dan ronde keperawatan
 Berikan daftar tertulis obat-obatan pasien setiap pagi
 Berikan penjelasan setiap kali memberikan obat mencakup indikasi,
dosis, cara mengonsumsi, dan efek sampingnya.
 Dorong pasien dan keluarga untuk terlibat dalam praktik perawatan
untuk mendukung kemampuan dan kepercayaan diri mereka dalam
perawatan di rumah.
d. Assess
 Berikan informasi kepada pasien dan keluarga sedikit demi sedikit dan
lakukan pengulangan selama pasien dirawat di rumah sakit.
 Minta pasien dan keluarga untuk menyampaikan kembali informasi
yang telah diberikan untuk memastikan pemahaman mereka.
e. Listen
 Mintalah pasien dan keluarga untuk menuliskan pertanyaan atau
masalah
 Gunakan pertanyaan terbuka untuk menggali pertanyaan atau masalah
pasien
 Gunakan ceklis untuk memastikan kesiapan pasien dan keluarga untuk
pulang
 Jadwalkan sedikitnya satu pertemuan khusus untuk perencanaan
pulang dengan pasien dan keluarga

6
Modul 4 - Discharge Planning
Kepemimpinan, Manajemen, dan Kewirausahaan dalam Keperawatan Universitas Brawijaya 2017

4. Prosdur dischare planning IDEAL


Informasi di bawah ini menggambarkan elemen kunci dari discharge planning
IDEAL sejak pasien masuk rumah sakit sampai dengan pasien pulang. Perhatikan
bahwa proses ini meliputi setidaknya satu pertemuan antara pasien, keluarga, dan
perawat untuk membantu pasien dan keluarga merasa siap saat pulang.

No Kegiatan Dilakukan Tidak


Dilakukan
Pengkajian awal keperawatan
1. Mengidentifikasi siapa keluarga yang akan merawat
pasien di rumah dan memastikan keluarga tersebut
yang harus memahami instruksi perawatan di rumah.
Jangan diasumsikan bahwa keluarga yang menunggu
pasien di rumah sakit adalah keluarga yang akan
merawat pasien di rumah.
2. Tetapkan tujuan pasien dan keluarga terkait kapan dan
bagaimana mereka keluar dari rumah sakit. melalui
masukan dari dokter penanggung jawab pasien dan
diskusi bersama pasien dan keluarga untuk menetapkan
tujuan yang realistis
3. Informasikan kepada pasien dan keluarga tentang
langkah-langkah proses discharge planning. Prosedur
yang biasa dilakukan seperti membuat handout pasien,
atau poster yang berisi roadmap untuk pasien pulang.
Roadmap tersebut misalnya mencakup informasi
tentang “saya dapat makan secara mandiri” atau “saya
dapat berjalan 20 langkah”.
Selama perawatan
4. Ajarkan pasien dan keluarga tentang kondisi pasien di
setiap kesempatan, seperti pada saat operan, ronde
keperawatan, pemeriksaan tanda-tanda vital, panggilan
perawat, dan kesempatan lain. Minta pasien dan
keluarga menjelaskan kembali.
5. Jelaskan obat-obatan pada pasien dan keluarga
(misalnya, mencetak daftar obat setiap pagi) dan pada
saat memberikan obat.
Jelaskan indikasi, dosis, efek samping masing-masing
obat, dan pastikan pasien tahu tentang perubahan obat-
obatan yang mereka konsumsi. Minta pasien dan
keluarga menjelaskan kembali.
6. Diskusikan tujuan pasien, keluarga, dan dokter serta
proses discharge planning. Ketika tujuan sudah
ditetapkan saat pasien masuk, tinjau kembali tujuan-
7
Modul 4 - Discharge Planning
Kepemimpinan, Manajemen, dan Kewirausahaan dalam Keperawatan Universitas Brawijaya 2017

No Kegiatan Dilakukan Tidak


Dilakukan
tujuan tersebut untuk memastikan pasien dan keluarga
memahami bagaimana mereka berproses untuk
kesiapan pulang.
7. Libatkan pasien dan keluarga dalam praktik perawatan
untuk meningkatkan kepercayaan diri dalam perawatan
di rumah. Contoh praktik perawatan dapat mencakup
penggantian balutan luka, membantu pasien untuk
makan atau pergi ke kamar mandi, atau membantu
latihan rehabilitasi.
Sebelum pertemuan discharge planning
8. Berikan kepada pasien dan keluarga form 2a dan 2b:
ceklis dan booklet persiapan pulang
9. Jadwalkan pertemuan discharge planning bersama
pasien, keluarga dan perawat
Pertemuan discharge planning (1 atau 2 hari sebelum
keluar rumah sakit)
10. Gunakan form 2a dan 2b: ceklis dan booklet persiapan
pulang untuk memulai diskusi terkait pertanyaan,
kebutuhan, dan hal apa yang perlu diperhatikan saat
pulang
 Jika pasien atau keluarga tidak membaca atau
mengisi ceklis, lakukan review secara verbal.
Yakinkan dengan bertanya jika mereka memiliki
pertanyaan atau perhatian lain kemudian dibuat
list. Percakapan dapat dimulai dengan bertanya
“menurut anda seperti apakah jika anda keluar dari
rumah sakit nanti?”
 Ulangi pertanyaan atau kekhawatiran pasien dalam
kata-kata Anda sendiri untuk memastikan Anda
mengerti.
 Minta pasien untuk menjelaskan kembali
informasi yang diberikan untuk memeriksa apakah
pasien mengerti.
 Jika tenaga kesehatan lain diperlukan untuk
mengatasi masalah (misalnya, apoteker, dokter,
atau perawat), atur pertemuan tersebut.
11. Diskusikan dengan pasien terkait jadwal kontrol.
Tanyakan jika pasien memilih hari dan jam tertentu
untuk kontrol
Saat KRS
12. Review daftar obat dengan pasien dan keluarga. Minta
pasien untuk mengulang kembali daftar obat, indikasi,
dosis, waktu dan cara mengonsumsi. Pastikan pasien

8
Modul 4 - Discharge Planning
Kepemimpinan, Manajemen, dan Kewirausahaan dalam Keperawatan Universitas Brawijaya 2017

No Kegiatan Dilakukan Tidak


Dilakukan
mudah untuk membacanya. Cetak daftar obat tersebut
dan memberikan ke pasien untuk dibawa pulang.
13. Berikan kepada pasien dan keluarga jadwal kontrol.
Cantumkan nama dokter, waktu dan lokasi kontrol.
14. Berikan kepada pasien nama, nomor telepon, dan posisi
salah satu tenaga kesehatan yang dapat dihubungi jika
ada masalah setelah pulang. Yakinkan kontak person
tersebut memahami kondisi pasien (misalnya jika
dokter penanggung jawab pasien yang menjadi kontak
person, pastikan dokter tersebut telah memiliki salinan
dari resume discharge planning pasien.

EVALUASI
A. KOGNITIF
Evaluasi dari pencapaian kompetensi ini akan dilakukan oleh fasilitator
sebelum praktikum dimulai dengan menilai kemampuan mahasiswa dalam:
1. Menyebutkan dan menjelaskan elemen kunci discharge planning.
2. Menjelaskan tujuan dan prosedur discharge planning.
3. Menyebutkan tahapan pengisian form discharge planning.
B. PSIKOMOTOR
Kegiatan Pencapaian Indikator Skor
Mahasiswa 1 2 3 4
Praktikum Mahasiswa Kemampuan Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa
di Labskill mampu komunikasi tidak mampu kurang mampu mampu
melakukan melakukan mampu melakukan melakukan
prosedur komunikasi melakukan komunikasi komunikasi
discharge secara komunikasi secara secara
planning profesional secara profesional profesional
profesional tetapi kurang dan
sistematis sistematis
Ketaatan <50% 50-69% 70-85% >85%
pada prosedur prosedur prosedur prosedur
prosedur dilakukan dilakukan dilakukan dilakukan
Kemahiran Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa Mahasiswa
dalam tidak mampu mampu mampu mampu
melakukan melakukan melakukan melakukan melakukan
prosedur prosedur prosedur prosedur prosedur
secara dengan secara
dengan arahan mandiri
banyak minmal dengan
arahan lancar
9
Modul 4 - Discharge Planning
Kepemimpinan, Manajemen, dan Kewirausahaan dalam Keperawatan Universitas Brawijaya 2017

C. AFEKTIF
No Atribut Definisi Indikator Skor
Softskill 1 2 3 4
1. Disiplin Ketepatan Kehadiran di Tidak hadir Datang Datang Datang
waktu kelas di kelas terlambat terlambat tepat waktu
dalam lebih dari 15 1-15 menit
mengikuti menit
kegiatan
praktikum
Ketaatan dan Penyerahan Terlambat > Terlambat 2 Terlambat 1 Tepat waktu
kepatuhan tugas dan 2hari & hari & sering hari & jarng & tidak
dalam Kepatuhan selalu melanggar melanggar pernah
melaksanakan pada tata melanggar melanggar
tugas dan tata tertib
tertib
praktikum
2. Percaya Keberanian Berani tampil Tidak berani Berani Berani Berani
Diri dan mencoba tampil tampil tampil tampil
kepercayaan melakukan mencoba mencoba mencoba mencoba
peserta didik kegiatan melakukan melakukan melakukan melakukan
dalam praktikum kegiatan kegiatan kegiatan kegiatan
melakukan praktikum praktikum praktikum praktikum
keterampilan dengan dengan dengan
canggung/ sedikit tidak
grogi canggung/ canggung/
grogi grogi
3. Partisipasi Keikutsertaan Penyampaian Tidak Jarang Sering Selalu
Aktif secara aktif pendapat baik pernah
dalam lisan maupun
setiap tulisan melalui
kegiatan bertanya,mem
praktikum berikan
jawaban
penyampaian
ide

10
Modul 4 - Discharge Planning
Kepemimpinan, Manajemen, dan Kewirausahaan dalam Keperawatan Universitas Brawijaya 2017

PENUGASAN
1. Mahasiswa diwajibkan untuk melakukan pembelajaran mandiri (Self Directed
Learning) untuk mencapai kompetensi kognitif yang diharapkan. Pertanyaan
yang ada di kompetensi kognitif wajib sudah dikuasai sebelum praktikum
dimulai.
2. Mahasiswa dalam melakukan praktik secara berkelompok dan dapat
menghubungi fasilitator jika diperlukan dalam penguatan pelaksanaan
prosedur yang dilakukan

REFERENSI
Agency for Healthcare Research and Quality. (2013). IDEAL Discharge Planning
Overview, Process, and Checklist. Website: https://www.ahrq.gov/sites/
default/files/wysiwyg/professionals/systems/hospital/engagingfamilies/strat
egy4/Strat4_Tool_1_IDEAL_chklst_508.pdf diakses tanggal 6-3-2017

Anthony MK, Hudson-Barr D. A patient-centered model of care for hospital


discharge. Clin Nurs Res 2004;13(2):117–36.
Bauer M, Fitzgerald L, Haesler E, et al. Hospital discharge planning for frail older
people and their family. Are we delivering best practice? A review of the
evidence. J Clin Nurs 2009;18(18):2539–46.
Foster, A.J., Murff, H.J., Peterson, J.F., Gandhi, T.K., dan Bates, D.W. (2003).
The Incidence and Severity of Adverse Events Affecting Patients after
Discharge from the Hospital. Ann Intern Med, 138, (3), pp. 161-167

Jencks SF, Williams MV, Coleman EA. Rehospitalizations among patients in the
Medicare fee-for-service program. N Engl J Med 2009;360(14):1418–28.
Kripalani S, Jackson AT, Schnipper JL, et al. Promoting effective transitions of
care at hospital discharge: a review of key issues for hospitalists. J Hosp
Med 2007;2(5):314–23.
Nursalam, (2015), Manajemen Keperawatan: Aplikasi dalam Praktik
Keperawatan Profesional. Jakarta: Salemba Medika

Popejoy LL, Moylan K, Galambos C. A review of discharge planning research of


older adults 1990–2008. West J Nurs Res 2009;31(7):923–47.

Shepperd, S., McClaran, J., Phillips, C.O., et al. (2010). Discharge planning from
hospital to home. Cochrane Database Syst Rev, 20, (1), CD000313

11
Modul 4 - Discharge Planning
Lampiran
Form Discharge Planning IDEAL
Tuliskan nama/inisial dan tanggal pada masing-masing kegiatan yang sudah dilaksanakan
Nama Pasien: __________________________
Pengkajian Awal Sebelum pertemuan discharge Selama pertemuan discharge Saat pasien KRS
planning planning
____ Identifikasi keluarga yang ____ Berikan form dan booklet ____ Diskusikan pertanyaan Obat
akan merawat pasien di rumah kepada pasien dan keluarga pasien ____ Daftar obat
____ Tetapkan tujuan pasien dan serta berikan penjelasan ____ Diskusikan pertanyaan ____ Review daftar obat dengan
keluarga tinggal di rumah ____ Jadwalkan pertemuan keluarga pasien dan keluarga
sakit discharge planning ____ Review instruksi discharge ____ Mintalah pasien dan
____ Informasikan pasien dan (jika diiperlukan) keluarga mengulang
keluarga tentang proses Hari/Tanggal : ____ Mintalah pasien dan keluarga informasi yang sudah
discharge planning Jam : mengulang informasi yang didapat
sudah didapat
____ Tawarkan jadwal kontrol Kontrol
____ Jadwal kontrol
Hari/tanggal : 1) Nama dokter :
Jam : Hari/tanggal :
Tindakan : Jam :
2) Nama dokter :
Dokter : Hari/tanggal :
Lainnya : Jam :
____ Mengatur homecare (jika
diperlukan)
____ Tulis surat kontrol dan
berikan ke pasien dan
keluarga
____ Tulis contact person untuk
memberikan tindak lanjut
setelah pasien pulang
Form Harian Discharge Planning IDEAL
Tuliskan nama/inisial dan tanggal pada masing-masing kegiatan yang sudah dilaksanakan
Nama Pasien: __________________________
Hari ke-1 Hari ke-2 Hari ke-3 Hari ke-4
____ Ajarkan pasien dan keluarga ____ Ajarkan pasien dan keluarga ____ Ajarkan pasien dan keluarga ____ Ajarkan pasien dan keluarga
tentang kondisi dan minta tentang kondisi dan minta tentang kondisi dan minta tentang kondisi dan minta
pasien mengulangnya pasien mengulangnya pasien mengulangnya pasien mengulangnya
____ Mendiskusikan progress ____ Mendiskusikan progress ____ Mendiskusikan progress ____ Mendiskusikan progress
pencapaian tujuan antara pencapaian tujuan antara pencapaian tujuan antara pencapaian tujuan antara
pasien, keluarga, dan dokter pasien, keluarga, dan dokter pasien, keluarga, dan dokter pasien, keluarga, dan dokter
____ Menjelaskan obat-obatan ____ Menjelaskan obat-obatan ____ Menjelaskan obat-obatan ____ Menjelaskan obat-obatan
kepada pasien dan keluarga kepada pasien dan keluarga kepada pasien dan keluarga kepada pasien dan keluarga
___ Pagi ___ Pagi ___ Pagi ___ Pagi
___ Siang ___ Siang ___ Siang ___ Siang
___ Sore ___ Sore ___ Sore ___ Sore
___ Malam ___ Malam ___ Malam ___ Malam
____ Melibatkan pasien dan ____ Melibatkan pasien dan ____ Melibatkan pasien dan ____ Melibatkan pasien dan
keluarga dalam praktik keluarga dalam praktik keluarga dalam praktik keluarga dalam praktik
perawatan, yaitu: perawatan, yaitu: perawatan, yaitu: perawatan, yaitu:

Catatan: