Anda di halaman 1dari 2

Fraktur Terbuka

No. Dokumen : SOP


No. Revisi :
SOP
Tanggal Terbit :

Halaman : 1/2

YULIA KARTIKA
Puskesmas Tragah
NIP 19800315 200903 2 002

1. Pengertian Fraktur terbuka merupakan suatu fraktur dimana terjadi hubungan dengan
lingkungan luar melalui kulit sehingga terjadi kontaminasi bakteri sehingga timbul
komplikasi berupa infeksi.
2. Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanaan Tinea Unguinum di Puskesmas Tragah.
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Tragah Tentang
4. Refrensi Permenkes no. 5 tahun 2014 tentang Panduan Praktik Klinik bagi Dokter di
Fasyankes Primer.
5. Alat dan Bahan 1. Alat Tulis
2. Buku Regsiter
3. Rekam Medis
6. Prosedur / 1. Anamnesa keluhan pasien.
Langkah-langkah 2. Mencatat hasil anamnesa di kartu status pasien
3. Pemeriksaan fisik dan pemeriksaan tanda-tanda vital meliputi: tekanan
darah, nadi , pernafasan. Pemeriksaan khusus:
a. Inspeksi (look)
Adanya luka terbuka pada kulit yang dapat berupa tusukan tulang yang
tajam keluar menembus kulit atau dari luar oleh karena tertembus,
misalnya oleh peluru atau trauma langsung dengan fraktur yang terpapar
dengan dunia luar.
b. Palpasi (feel)
1. Robekan kulit yang terpapar dunia luar
2. Nyeri tekan
3. Terabanya jaringan tulang yang menonjol keluar
4. Adanya deformitas
5. Panjang anggota gerak berkurang dibandingkan sisi yang sehat
c. Gerak (move)
Umumnya tidak dapat digerakkan
4. Penegakan diagnosis fraktur terbuka
5. Pemberian terapi :
Prinsip penanganan fraktur terbuka
a. Semua fraktur terbuka dikelola secara emergensi.
b. Lakukan penilaian awal akan adanya cedera lain yang dapat mengancam
jiwa.
c. Lakukan irigasi luka, dengan cairan NaCl fisiologis
d. Lakukan stabilisasi fraktur
e. Pasang cairan dan berikan antibiotika intravena yang sesuai dan adekuat
misalnya golongan cephalosporin (ceftriaxon, cefixime) kemudian
segera rujuk ke layanan sekunder.

1/2
7. Diagram Alir
Mula
i

Anamnesa Kartu status


pemeriksaan fisik

Penegakan diagnosis
fraktur terbuka

a. Semua fraktur terbuka dikelola secara emergensi.

b. Lakukan penilaian awal akan adanya cedera lain yang dapat


mengancam jiwa.

c. Lakukan irigasi luka

d. Lakukan stabilisasi fraktur

Form informed
Rujuk RS
consent

Lembar observasi
pasien rujukan

6. Unit Terkait 1. UGD


2. Poli Umum

3. KIA/Kb/Imunisasi
7. Rekaman No Yang dirubah Isi perubahan Tanggal mulai diberlakukan
Historis

2/2