0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
115 tayangan2 halaman

Sintaks Pembelajaran Discovery Learning

Model pembelajaran discovery learning terdiri atas beberapa langkah, yaitu guru menyampaikan tujuan dan topik pelajaran, memberikan stimulus kepada siswa untuk menemukan pengetahuan baru secara mandiri melalui diskusi kelompok dan presentasi, serta menarik kesimpulan bersama pada akhir proses pembelajaran. Video demontrasi menunjukkan penerapan model ini dalam pembelajaran trigonometri yang melibatkan siswa secara aktif dalam diskusi kelomp

Diunggah oleh

NOVANDRY RIZKY
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
115 tayangan2 halaman

Sintaks Pembelajaran Discovery Learning

Model pembelajaran discovery learning terdiri atas beberapa langkah, yaitu guru menyampaikan tujuan dan topik pelajaran, memberikan stimulus kepada siswa untuk menemukan pengetahuan baru secara mandiri melalui diskusi kelompok dan presentasi, serta menarik kesimpulan bersama pada akhir proses pembelajaran. Video demontrasi menunjukkan penerapan model ini dalam pembelajaran trigonometri yang melibatkan siswa secara aktif dalam diskusi kelomp

Diunggah oleh

NOVANDRY RIZKY
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Langkah - langkah Model Pembelajaran Discovery Learning

Ada beberapa langkah dari model pembelajaran discovery learning. Untuk uraiannya adalah sebagai
berikut:

1. Guru menyampaikan tujuan dari pembelajaran kepada siswa


2. Guru menyampaikan topik - topik yang harus dipelajari oleh siswa
3. Guru menggunakan suatu bahan belajar yang berupa ilustrasi, contoh - contoh, atau tugas yang
nantinya dipelajari oleh siswa.
4. Guru memberikan rangsangan/stimulus dimana nantinya siswa akan melakukan tanya jawab
terhadap materi yang disampaikan untuk memperdalam pemahaman awal siswa dalam
pemecahan masalah.
5. Guru memerintahkan kepada siswa untuk membentuk kelompok. Guru membentuk kelompok
yang heterogen dan beranggotakan 4 – 5 siswa
6. Guru memberikan lembar kerja siswa untuk dikerjakan oleh siswa bersama dengan
kelompoknya.
7. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan identifikasi terhadap masalah
yang disajikan kemudian dilanjutkan dengan menentukan salah satu solusi pemecahan masalah
yang dianggap sangat relevan bersama kelompoknya.
8. Siswa diberikan kesempatan untuk melakukan proses pengumpulan informasi sebanyak-
banyaknya yang relevan.
9. Pengolahan data, pada tahap ini semua informasi yang dikumpulkan siswa baik melalui tanya
jawab, diskusi dalam kelompok maupun hasil bacaan dari berbagai sumber belajar. Dengan
begitu siswa akan mendapatkan pengetahuan atau pemahaman baru tentang alternatif dari
jawaban untuk penyelesaian masalah.
10. Tahap pembuktian. Pada tahap ini siswa akan melakukan kajian ulang secara cermat sebagai
dasar pembuktian benar atau tidaknya hipotesis yang ditetapkan dengan temuan alternatif
dihubungkan dengan hasil premrosesan data.
11. Tiap kelompok mengumpulkan atau memperesentasikan hasil diskusi.
12. Guru bersama dengan siswa menarik kesimpulan dari hasil diskusi yang dilakukan
13. Guru memberikan latihan soal-soal kepada siswa

Berikut ini merupakan link video kegiatan belajar materi trigonometri dengan model
pembelajarann discovery learning : https://www.youtube.com/watch?v=P7_rLiFzydY
Adapun sintak/langkah-langkah pembelajaran dari video tersebut yaitu :
1. Guru mengawali pelajaran dengan salam pembuka dan kemudian berdoa bersama siswa
2. Guru mengabsen siswa kemudian menanyakan keadaan siswa.
3. Guru menyampaikan topik materi pelajaran yang akan dibahas
4. Guru menyampaikan kompetensi dasar dan indikator pencapaian siswa
5. Guru menampilkan video pembelajaran dengan LCD yang menyampaikan tentang kegunaan dan
pemenerapan trigonometri dalam kehidupan.
6. Guru memberikan stimulus berupa pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang
akan dilakukan sebagai modal awal siswa menghadapi materi yang akan disampaikan
7. Guru memerintahkan kepada siswa untuk duduk sesuai dengan kelompok yang telah dibentuk
sebelumnya. Kelompok yang dibentuk terdiri dari 4 siswa yang heterogen.
8. Guru membagikan lembar kerja siswa ke tiap-tiap kelompok untuk didiskusikan dan dikerjakan
bersama oleh kelompok
9. Guru membantu mengarahkan dan menfasilitasi diskusi di kelompok
10. Guru meminta perwakilan kelompok untuk melakukan presentasi didepan kelas, sementara
kelompok yang lain mendengarkan dan memberi tanggapan
11. Guru bersama dengan siswa melakukan penarikan kesimpulan dari hasil diskusi kelompok pada
kegiatan belajar yang dilakukan.
12. Guru memberikan tugas yang ada di buku paket untuk dikerjakan oleh siswa dan dikumpulkan
13. Guru menginformasikan kepada siswa mengenai materi yang akan dipelajari dipertemuan
selanjutnya dan siswa dapat mempersiapkan diri dengan mengumpulkan informasi dari berbagai
sumber belajar.
14. Guru bersama sama dengan siswa menutup kegiatan belajar.

apakah sintak model pembelajaran discovery learning dalam video tersebut sesuai dengan catatan
sintak model pembelajaran discovery learning Anda?
Pada video tersebut guru secara keseluruhan telah menampilkan model pembelajaran discovery
learning. Berdasarkan hasil pengamatan saya, sintak model pembelajaran discovery learning pada
video tersebut sudah sesuai dengan catatan langkah-langkah/ sintak model pembelajaran discovery
learning yang saya rangkum. Terlihat bahwa siswa antusias mengikuti pembelajaran dengan model
pembelajaran tersebut dan mendorong siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran. Dengan
menggunakan model pembelajaran discovery learnin ini semua siswa di tiap kelompok dapat
berpartisipasi aktif mengerjakan tugas berupa lembar kerja siswa yang diberikan yang kemudian
dipresentasikan oleh perwakilan siswa di tiap kelompok. Akan tetapi disini setelah siswa yang
mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan hasil diskusi kelompok mereka selesai
mempresentasikan nya, tidak terlihat siswa dari kelompok lain untuk menanggapi maupun
memberikan masukan dan pertanyaan sehingga disini tidak terlaksananya kegiatan diskusi maupun
tanya jawab antar siswa.

Anda mungkin juga menyukai