Makalah
Matematika Wajib
‘’Nilai Mutlak dan Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel’’.
Dan Nilai Mutlak
Nama : Anastasya Tri Meilani Cristin
Kelas : X IPA 6
SMA NEGERI 5 KOTA KUPANG
TAHUN AJARAN 2018/2019
Kata pengantar
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segalah rahmat-NYA sehingga
makalah ini dapat tersusun hingga selesai. Tidak lupa penulis juga mengucapkan banyak
terima kasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan
sumbangan baik materi maupun pikirannya.
Dan harapan saya semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman
bagi para pembaca dan penulis sendiri, Untuk kedepannya dapat memperbaiki bentuk
maupun menambahi isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.
Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman penulis, penulis yakin masih
banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh Karena itu penulis sangat mengharapkan
saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.
Noelbaki, 18 mei, 2019
Penulis
Daftar Isi
Halaman sampul ……………………………………………………………………………………………………i
Kata pengantar ……………………………………………………………………………………………………..ii
Daftar isi ……………………………………………………………………………………………………………..iii
Bab I Pendahuluan ……………………………………………………………………………………………1
A. Latar belakang masalah ……………………………………………………………………………1
B. Tujuan ………………………………………………………………………………………………………1
Bab II Pembahasan ………………………………………………………………………………………………2
Bab III Penutup …………………………………………………………………………………………………….18
A. Kesimpulan …………………………………………………………………………………………………18
B. Saran …………………………………………………………………………………………………………19
Daftar Pustaka…………………………………………………………………………………………………………19
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam pembuatan makalah ini, saya memilih judul “Nilai Mutlak dan Sistem Persamaan
Linear Tiga Variabel”. Materi ini merupakan materi belajar matematika yang biasa sering
digunakan dalam kehidupan sehari - hari.
Dalam Makalah ini kita akan membahas tentang Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai
Mutlak dan Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel, dalam bagian makalah ini dibahas
tentang nilai mutlak, Persamaan Nilai mutlak, sifat-sifat Pertidaksamaan Nilai Mutlak dan aplikasi
Persamaan dan Pertidaksamaan Nilai Mutlak dan Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel dalam
kehidupan sehari-hari. Materi ini merupakan Persyaratan untuk memperoleh nilai dalam mata
pelajaran matematika.
Dan tidak hanya itu, dalam pengambilan makalah ini, masih banyak beberapa pembaca
yang belum mengetahui dan memahami tentang materi ini. Sehingga sering membuat keliruan
dalam mengaplikasikanya dalam kehidupan sehari – hari.
B. Tujuan
Adapun tujuan dalam pembuatan Maklah ini, yakni :
· Memberikan dan menambah wawasan kepada pembaca.
· memberikan kemudahan dalam pembelajaran
· Dan diutamakan untuk memenuhi tugas mata pelajaran matematika
BAB II
PEMBAHASAN
A. NILAI MUTLAK
Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita diharapkan pada permasalahan yang berhubungan
dengan jarak. Misalnya kita ingin menghitung jarak antara kota yang satu dengan kota yang lainya, atau
jarak antara dua patok tertentu. Dalam kaitannya dengan pengukuran jarak antara dua tempat ini, timbulah
sesuatu keistimewaan, bahwa jarak ini nilainya selalu positif. Dengan kata lain pengukuran jarak antara
dua tempat nilainya tidak pernah negatif.
Secara khusus, dalam matematika untuk memberikan jaminan bahas sesuatu itu nilainya selalu
positif diberikanlah suatu pengertian yang sering kita namakan sebagai nilai mutlak.
Jadi, Nilai Mutlak adalah suatu konsep dalam matematika yang menyatakan selalu positif. Secara
matematis pengertian nilai mutlak dari setiap bilangan real x yang ditulis dengan simbol │x│, ialah nilai
positif dari nilai x dan -x.
Nilai mutlak atau disebut juga nilai absolut menggambarkan jarak nomor di baris nomor dari 0
tanpa mempertimbangkan jumlah dari arah mana nol terletak. Nilai absolut dari nomor tidak pernah
negatif.
PENJELASAN NILAI MUTLAK
Misalnya Nilai absolut dari 5 adalah 5 (jarak dari 0 yaitu 5 unit), Nilai mutlak dari -5 adalah 5 (jarak dari
0: 5 unit).
contohnya di bawah ini.
Simbol untuk nilai mutlak adalah dua garis lurus, sekitarnya jumlah atau ekspresi yang mengindikasikan
nilai mutlak.
| 6 | = 6 berarti nilai absolut dari 6 adalah 6.
| -6 | = 6 berarti nilai absolut dari -6 adalah 6.
| -2 – x | berarti nilai absolut dari -2 dikurangi x.
– | x | berarti nilai negatif dari nilai absolut dari x.
Dari sudut pandang geometri, nilai mutlak dari x ditulis | x |, adalah jarak dari x ke 0 pada garis
bilangan real. Karena jarak selalu positif atau nol maka nilai mutlak x juga selalu bernilai positif atau nol
untuk setiap x bilangan real.
Secara formal, nilai mutlak x didefinisikan dengan :
| x | = -x jika x ≥ 0
| x | = -x jika x < 0
Definisi diatas dapat kita maknai sebagai berikut :
Nilai mutlak bilangan positif atau nol adalah bilangan itu sendiri dan nilai mutlak bilangan negatif
adalah lawan dari bilangan tersebut.
Sebagai contoh,
|7|=7
|0|=0
| -4 | = -(-4) = 4
Jadi, jelas bahwa nilai mutlak setiap bilangan real akan selalu bernilai positif atau nol.
PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN NILAI MUTLAK
Secara intuitif, dapat kita simpulkan sebagai berikut :
SIFAT : Untuk a > 0 berlaku
a. | x | = a ⇔ x = a atau x = -a
b. | x | < a ⇔ -a < x < a
c. | x | > a ⇔ x < -a atau x > a
Contoh 1
Tentukan himpunan penyelesaian dari |2x - 7| = 3
Jawab :
Berdasarkan sifat a :
|2x - 7| = 3 ⇔ 2x - 7 = 3 atau 2x - 7 = -3
|2x - 7| = 3 ⇔ 2x = 10 atau 2x = 4
|2x - 7| = 3 ⇔ x = 5 atau x = 2
Jadi, HP = {2, 5}.
Contoh 2
Tentukan himpunan penyelesaian dari |2x - 1| = |x + 4|
Jawab :
Berdasarkan sifat a :
|2x - 1| = |x + 4| ⇔ 2x - 1 = x + 4 atau 2x - 1 = -(x + 4)
|2x - 1| = |x + 4| ⇔ x = 5 atau 3x = -3
|2x - 1| = |x + 4| ⇔ x = 5 atau x = -1
Jadi, HP = {-1, 5}.
Contoh 3
Tentukan himpunan penyelesaian dari |2x - 1| < 7
Jawab :
Berdasarkan sifat b :
|2x - 1| < 7 ⇔ -7 < 2x - 1 < 7
|2x - 1| < 7 ⇔ -6 < 2x < 8
|2x - 1| < 7 ⇔ -3 < x < 4
Jadi, HP = {-3 < x < 4}.
MENGGUNAKAN DEFINISI UNTUK MENYELESAIKAN PERSAMAAN DAN
PERTIDAKSAMAAN NILAI MUTLAK
Dalam menyelesaikan persamaan dan pertaksamaan nilai mutlak bentuk linier dengan menggunakan
definisi, akan sangat membantu jika bentuk |ax + b| kita jabarkan menjadi
|ax + b| = ax + b jika x ≥ -b/a
|ax + b| = -(ax + b) jika x < -b/a
Untuk langkah-langkah penyelesaiannya dapat disimak pada contoh-contoh berikut.
1. Jabarkan bentuk nilai mutlak berikut :
a. |4x - 3|
b. |2x + 8|
Jawab :
a. Untuk |4x - 3|
|4x - 3| = 4x - 3 jika x ≥ 3/4
|4x - 3| = -(4x - 3) jika x < 3/4
b. Untuk |2x + 8|
|2x + 8| = 2x + 8 jika x ≥ -4
|2x + 8| = -(2x + 8) jika x < -4
APLIKASI NILAI MUTLAK DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
1. Dalam Baris-Berbaris.
Perhatikan gambar di bawah ini.
Kegiatan pramuka merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang diadakan di sekolah. Suatu
pasukan pramuka sedang belajar baris berbaris di lapangan sekolah pada hari Sabtu. Sebuah perintah
dari pimpinan regu, yaitu “Maju 4 langkah, jalan!”, hal ini berarti jarak pergerakan barisan adalah 4
langkah kedepan. Jika perintah pimpinan pasukan adalah “Mundur 3 langkah, jalan!”, hal ini berarti
bahwa pasukan akan bergerak ke belakang sejauh 3 langkah. Demikian seterusnya. Besar pergerakan
langkah pasukan tersebut merupakan nilai mutlak, tidak ditentukan arah. Contoh, “maju 4 langkah”,
berarti mutlak 4 langkah dari posisi diam dan “mundur 3 langkah”, berarti mutlak 3 langkah dari posisi
diam. Dalam hal ini, yang dilihat adalah nilainya, bukan arahnya.
2. Seorang anak bermain lompat-lompatan di lapangan. Dari posisi diam,si anak melompat ke depan
2 langkah, kemudian 3 langkah ke belakang, dilanjutkan 2 langkah ke depan, kemudian 1 langkah ke
belakang, dan akhirnya 1 langkah lagi ke belakang. Secara matematis, ilustrasi ini dapat dinyatakan
sebagai berikut. Definiskan lompatan ke depan adalah searah dengan sumbu x positif. Dengan demikian,
lompatan ke belakang adalah searah dengan sumbu x negatif.
Perhatikan sketsa lompatan berikut.
Ke belakang 1 langkah
Ke belakang 1 langkah
Ke depan 2 langkah
Ke belakang 3 langkah
Ke depan 2 langkah
Dari gambar di atas, kita misalkan bahwa x = 0 adalah posisi diam si anak. Anak panah yang pertama di
atas garis bilangan menunjukkan langkah pertama si anak sejauh 2 langkah ke depan (mengarah ke sumbu
x positif atau +2). Anak panah kedua menunjukkan 3 langkah si anak ke belakang (mengarah ke sumbu x
negatif atau –3) dari posisi akhir langkah pertama. Demikian seterusnya sampai akhirnya si anak berhenti
pada langkah kelima. Jadi, kita dapat melihat pergerakan akhir si anak dari posisi awal adalah 1 langkah
saja ke belakang (x = –1 atau x = (+2) + (–3) + (+2) + (–1) + (–1) = –1), tetapi banyak langkah yang
dijalani si anak merupakan konsep nilai mutlak. Kita hanya menghitung banyak langkah, bukan arahnya,
sehingga banyak langkahnya adalah |2| + |–3| + |2| + |–1| + |–1| = 9 (atau 9 langkah).
3. Perhatikan di sungai ini.
Sungai pada keadaan tertentu mempunyai sifat cepat meluap di musim hujan dan cepat kering di musim
kemarau. Diketahui debit air sungai tersebut adalah p liter/detik pada cuaca normal dan mengalami
perubahan debit sebesar q liter/detik di cuaca tidak normal. Tunjukkan nilai penurunan minimum dan
peningkatan maksimum debit air sungai tersebut.
Penyelesaian :
4. Seorang bayi lahir prematur di sebuah Rumah Sakit Ibu dan Anak. Untuk mengatur suhu tubuh bayi
tetap stabil di suhu 34oC, maka harus dimasukkan ke inkubator selama 2 hari. Suhu inkubator harus
dipertahankan berkisar antara 32oC hingga 35oC. Bayi tersebut lahir dengan BB seberat 2.100-2.500
gram. Jika pengaruh suhu ruangan membuat suhu inkubator menyimpang sebesar 0,2oC, tentukan
interval perubahan suhu inkubator.
Penyelesaian :
5. Tentara melakukan latihan menembak di sebuah daerah yang bebas dari warga sipil. Dia
berencana menembak objek yang telah ditentukan dengan jarak tertentu. Jika x = 0 adalah posisi diam
tentara tersebut, maka pola lintasan peluru yang mengarah ke objek dan diperkirakan memenuhi
persamaan 0,480x – y + 0,33 = 0. Kecepatan angin dan hentakan senjata akan mempengaruhi pergerakan
peluru sehingga kemungkinan lintasan peluru dapat berubah menjadi y – 0,475x – 0,35 = 0. Pada jarak
berapakah lintasan peluru akan menyimpang sejauh 0,05 m akibat pengaruh perubahan arah tersebut?
Penyelesaian :
B. SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL
1.1 Pengertian sistem persamaan linear tiga variabel (SPLTV)
Sistem Persamaan linear tiga variabel (SPLTV) adalah sebuah konsep dalam ilmu
matematika yang digunakan untuk menyelesaikan kasus yang tidak dapat diselesaikan
menggunakan persamaan linear satu dan dua variabel
2.2 Contoh sistem persamaan linear tiga variable
CONTOH 1
Ahmad membeli di sebuah Toko peralatan sekolah berupa 4 buah penggaris, 6 buah
buku tulis dan 2 buah pena dengan menghabiskan biaya sebesar Rp 19.000,00. Di
Toko yang samaSulaiman berbelanja 3 buah buku tulis dan sebuah penggaris dengan
menghabiskan uangRp 7.000,00. Jika harga sebuah penggaris adalahRp 1.000,00
maka berpakah harga sebuah pena?
Untuk menyelesaikan kasus diatas, kita dapat menggunakan konsep sistem persamaan
tiga variabel.
Pembahasan!
Dimisalkan bahwa;
X = harga sebuah penggaris
Y = harga sebuah buku
Z = harga sebuah pena
Diketahui:
4X + 6Y + 2Z = 19.000 persamaan (I)
3Y + X = 7.000 persamaan (II)
X = 1.000 persamaan (III)
Ditanya:
Z=?
Dijawab:
Kita selesaikan terlebih dahulu persamaan (II) dengan bantuan persamaan (III), untuk
mengetahu inilai Y (harga sebuah buku).
3Y + X = 7.000 ( X = 1.000 )
3Y + 1.000 = 7.000
3Y = 7.000 – 1.000
3Y = 6.000
Y = 6.000/3
Y = 2.000 persamaan (IV)
Kita lanjutkan untuk menyelesaikan persamaan (I) dengan bantuan persamaan (III)
dan persamaan (IV) yang dihasilkan dari penghitungan di atas untuk mencari nilai Z
(harga sebuah pena).
Kita sudah memiliki nilai;
Y = 2.000 dan,
X = 1.000.
Maka,
4X + 6Y + 2Z = 19.000
4(1.000) + 6(2.000) + 2Z = 19.000
4.000 + 12.000 + 2Z = 19.000
16.000 + 2Z = 19.000
2Z = 19.000 – 16.000
2Z = 3.000
Z = 3.000/2
Z = 1.500
Sudah terjawab masing – masing nilai X, Y dan Z sebagai berikut;
X = 1.000
Y = 2.000
Z = 1.500
Jadi, harga sebuah pena adalahRp 1.500,00
Contoh 2
Memodelkan Permasalahan Keuangan
Suatu perusahaan rumahan meminjamRp 2.250.000.000,00dari tiga bank yang
berbeda untuk memperluas jangkauan bisnisnya. Suku bunga dari ketiga bank
tersebut adalah 5%, 6%, dan 7 %.Tentukan berapa pinjaman perusahaan tersebut
terhadap masing-masing bank jika bunga tahunan yang harus dibayar perusahaan
tersebut adalahRp 130.000.000,00 dan banyaknya uang yang dipinjam dengan bunga
5% sama dengan dua kali uang yang dipinjam dengan bunga 7%?
Pembahasan
Misalkanx, y, dan z secara berturut-turut adalah banyaknya uang yang dipinjam
dengan bunga 5%, 6%, dan 7%.Ini berarti yang menjadi persamaan pertama kita
adalah x + y + z = 2.250 (dalam jutaan). Persamaan kedua diperoleh dari total bunga
pertahunnya, yaituRp 130.000.000,00: 0,05x + 0,06y + 0,07z = 130. Sedangkan
persamaan ketiga dapat diperoleh dari kalimat, “banyaknya uang yang dipinjam
dengan bunga 5% sama dengan dua kali uang yang dipinjam dengan bunga 7%”,
sehingga persamaannya adalah x = 2z. Ketiga persamaan tersebut membentuk sistem
seperti berikut.
𝑥 + 𝑦 + 𝑧 = 2.250
{0,05𝑥 + 0,06 + 0,07𝑧 = 130
𝑥 = 2𝑧
Suku-x pada persamaan pertama adalah 1.Apabila dituliskan kembali kedalam bentuk
standar, sistem tersebut akan menjadi
𝑥 + 𝑦 + 𝑧 = 2.250
{5𝑥 + 6𝑦 + 7𝑧 = 13.000
𝑥 − 2𝑧 = 0
Gunakan –5P1 + P2 untuk mengeliminasi suku-x di P2, dan –P1 + P3 untuk
mengeliminasi suku-x di P3.
-5P1 -5x-5y-5z = -11.250
-P1 -x-y-z = -2.250
P2 5x+6y+7z = 13.000 P3 x-2z =0
y+2z = 1.750 -y-3z = -2.250
Sehingga, P2 yang baru adalah y + 2z = 1.750 dan P3 yang baru adalah y + 3z = 2.250
(setelah di kalian dengan –1), yang menghasilkan sistem berikut.
𝑥 + 𝑦 + 𝑧 = 2.250
{ 𝑦 + 2𝑧 = 1.750
𝑦 + 3𝑧 = 2.250
Dengan menyelesaikan subsistem 2 × 2 (dua persamaan terakhir) menggunakan –P2 +
P3 menghasilkan z = 500. Selanjutnya dengan menerapkan substitusi balik akan
menghasilkan x = 1.000 dan y = 750. Diperoleh selesaian SPLTV tersebut adalah
(1.000, 750, 500).Ini berarti bahwa perusahaan tersebut meminjam 1 miliar rupiah
pada bunga 5%, 750 juta rupiah pada bunga 6%, dan 500 juta rupiah pada bunga 7%.
Contoh Soal 3
Menentukan Harga Barang
Pada sebuah took buku, Ana membeli 4 buku,2 pulpen dan 3 pensil dengan harga
Rp.26.000,00. Lia membeli 3 buku,3 pulpen dan 1 pensil dengan harga Rp.21.000,00.
Nisa membeli 3 buku dan 1 pensil dengan hargaRp. 12.000,00. Jika Lola membeli 2
pulpen dan 3 pensil, maka tentukan biaya yang harus dikeluarkan oleh Lola !
Pembahasan:
Dimisalkan buku=x, pulpen=y, pensil=z
Dari soal, dapat disusun system persamaan linear sebagai berikut:
1). 4x + 2y + 3z = 26.000
2). 3x + 3y + z = 21.000
3). 3x + z = 12.000
Ditanya : 2y + 3z = ….?
Untuk menjawab pertanyaan seperti ini umum nya yang harus kita cari terlebih dahulu
adalah harga satuan masing-masing barang. Karena yang ditanya harga 2y + 3z, maka
kita hanya perlu mencari harga satuan y dan z.
Dari 3x + 3y + z = 21.000 dan3x + z = 12.000, diperoleh dengan harga satuan pulpen
yaitu:
3x + 3y + z = 21.000
3x + z = 12.000 –
3y = 9.000
y = 3.000
Selanjutnya, substitusi nilai y pada persamaan 1 dan 2 sebagai berikut:
4x + 2(3.000) + 3z = 26.000
3x + 3(3.000) + z = 21.000
4x + 6.000 + 3z = 26.000
3x + 9.000 + z = 21.000
4x + 3z = 20.000|𝑥3
3x + z = 12.000|𝑥4
12x + 9z = 60.000
12x + 4z = 48.000 -
5z = 12.000
z = 2.400
Jadi, harga 2 pulpendan 3 pensil adalah:
2y + 3z = 2(3.000) + 3(2.400) = 13.200,00
Sistem persamaan linear ditemukan hampir di semua cabang ilmu pengetahuan. Di bidang ilmu
ukur, diperlukan untuk mencari titik potong dua garis dalam satu bidang. Di bidang ekonomi atau
model regresi statistik sering ditemukan sistem persamaan dengan banyaknya persamaan sama
dengan banyaknya variabel dalam hal memperoleh jawaban tunggal bagi variabel. Apabila
variabel lebih banyak dari persamaan, seperti dalam perancangan linear, umumnya diperoleh
jawaban yang tak hingga banyaknya. Namun dalam teknik listrik sering ditemukan variabel lebih
sedikit dari persamaan. Karena beberapa dari persamaan mempunyai sifat ketergantungan maka
jawaban masih mungkin untuk diperoleh.
APLIKASI DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
MASALAH 1
Petani di Desa Nunkurus (Kabupaten Kupang)
Mata pencaharian masyarakat di Desa Nunkurus pada umumnya bekerja sebagai
petani padi dan palawija. Ketika musim tanam tiba, ada permasalahan yang dihadapi para
petani padi di Kecamatan Kupang Timur. Hal ini terkait pemakaian pupuk yang harganya
cukup mahal. Contoh permasalahannya adalah sebagai berikut.
Pak Amos memiliki dua hektar sawah yang ditanami padi dan sudah saatnya diberi
pupuk. Ada tiga (3) jenis pupuk yang harus disediakan yaitu Urea, SS, TSP. Ketiga jenis
pupuk inilah yang harus digunakan para petani agar hasil panen padi maksimal. Harga tiap-
tiap karung pupuk berturut-turut adalah Rp.75.000,00; Rp120.000,00; dan Rp.150.000,00. Pak
Amos membutuhkan sebanyak 40 karung untuk sawah yang ditanami padi.
Pemakaian pupuk Urea 2 kali banyaknya dari pupuk SS. Sementara dana yang
disediakan Pak Amos untuk membeli pupuk adalah Rp4.020.000,00. Berapa karung untuk
setiap jenis pupuk yang harus dibeli Pak Amos?
Menurut kamu, kira-kira apa tujuan masalah ini dipecahkan? Strategi apa yang dapat
digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut? Jika kamu mengalami kesulita, silakan
berdiskusi dengan teman atau bertanya kepada guru. Sebagai arahan/petunjuk pengerjaan
masalah, ikuti pertanyaan-pertanyaan berikut:
1. Bagaimana kamu menggunakan variabel untuk menyatakan banyak pupuk yang digunakan untuk
setiap jenisnya dan hubungan pemakaian antar jenis pupuk?
2. Bagaimana kamu menggunakan variabel untuk menyatakan hubungan harga setiap jenis pupuk
dengan dana yang tersedia?
3. Apa yang kamu temukan dari hubungan-hubungan tersebut? Adakah kaitannya dengan dengan
pengetahuan yang kamu miliki dengan melakukan manipulasi aljabar?
4. Adakah kesulitan yang harus kamu diskusikan dengan teman atau bertanya kepada guru untuk
menentukan hubungan antar variabel, melakukan manipulasi aljabar dan kepastian strategi yang
kamu pilih?
5. Adakah variabel yang harus kamu tentukan nilainya? Bagaimana caranya, apakah prinsip analogi
(cara yang mirip) dapat digunakan ketika kamu menentukan nilai variabel pada sistem persamaan
dua variabel?
6. Berapa karung pupuk yang harus dibeli Pak Amos untuk setiap jenisnya?
MASALAH 2
Nenek moyang kita memiliki keahlian seni ukir (seni pahat). Mereka dapat membuat berbagai
jenis patung dan ornamen –ornamen yang memiliki nilai estetika yang cukup tinggi. Pak Wayan
memiliki keterampilan memahat patung yang diwarisi dari kakeknya. Ia selalu bekerja dengan dibantu
dua anaknya, yaitu I Gede dan Putu yang sedang duduk di bangku sekolah SMK Jurusan Teknik
Bangunan. Berbagai hasil ukirannya dapat dilihat dan dibeli di daerah wisata, terutama di daerah wisata
Bali.
Suatu ketika Pak Wayan mendapat pesanan untuk membuat 3 ukiran patung dan 1 ornamen
rumah dari seorang turis asal Belanda dengan batas waktu pembuatan diberikan selama 5 hari. Pak
Wayan dan Putu dapat menyelesaikan pesanan di atas dalam waktu 7 hari. Jika Pak Wayan bekerja
bersama I Gede, mereka dapat menyelesaikan pesanan dalam waktu 6 hari. Karena Putu dan I Gede
bekerja setelah pulang sekolah, mereka berdua membutuhkan waktu 8 hari untuk menyelesaikan
pesanan ukiran tersebut. Dapatkah pesanan ukiran diselesaikan/terpenuhi, jika Pak Wayan dibantu kedua
anaknya dengan batas waktu yang diberikan?
Sebelum kamu menyelesaikan masalah, koordinasi pengetahuan dan keterampilan yang sudah
kamu miliki untuk menemukan aturan-aturan, hubungan-hubungan dan struktur-struktur yang belum
diketahui. Dalam menyelesaikan masalah di atas, langkah-langkah penyelesaiannya dapat dilihat dalam
beberapa pertanyaan berikut.
1. Bagaimana kamu menentukan kecepatan Pak Wayan, putu dan I Gede bekerja menyelesaikan satu
jenis pesanan ukiran tersebut?
2. Dapatkah kamu menentukan hubungan tiap-tiap kecepatan untuk menyelesaikan pekerjaan dalam
bentuk persamaan?
3. Apa yang kamu temukan dari hubungan-hubungan tersebut? Adakah kaitannya dengan pengetahuan
yang kamu miliki dengan melakukan manipulasi aljabar?
4. Adakah variabel yang kamu tentukan nilainya? Bagaimana caranya, apakah prinsip analogi (cara
yang mirip) dapat digunakan ketika kamu menentukan nilai variabel pada sistem persamaan dua
variabel?
5. Bagaimana hubungan antara konsep jarak dan kecepatan dalam menentukan lama waktu yang
digunakan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan?
6. Adakah jawaban permasalahan yang kamu temukan?
MASALAH 3
Tiga tukang cat, Joni, Deni dan Ari yang biasa bekerja secara bersama-sama. Mereka
dapat mengecat eksterior (bagian luar) sebuah rumah dalam waktu 10 jam kerja. Pengalaman
Deni dan Ari pernah bersama-sama mengecat rumah yang serupa dalam waktu 15 jam kerja.
Suatu hari, ketiga tukang cat ini bekerja mengecat rumah serupa selama 4 jam kerja. Setelah
itu, Ari pergi karena suatu keperluan mendadak. Joni dan Deni memerlukan tambahan waktu 8
jam kerja lagi untuk menyelesaikan pengecatan rumah. Tentukan waktu yang dibutuhkan
masing-masing tukang cat, jika masing-masing bekerja sendirian!
MASALAH 4
Suatu tempat parkir dipenuhi tiga jenis kendaraan yaitu sepeda motor, mobil dan
mobil van. Luas parkir mobil van adalah lima kali luas parkir sepeda motor, sedangkan tiga
kali luas parkir untuk mobil sama dengan luas parkir untuk mobil van dan sepeda motor. Jika
tempat parkir penuh dan banyak kendaraan yang terparkir sebanyak 180, hitunglah banyak
setiap kendaraan yang parkir!
MASALAH 5
Jumlah tiga bilangan sama dengan 45. Bilangan pertama ditambah 4 sama dengan
bilangan kedua, dan bilangan ketiga dikurangi 17 sama dengan bilangan pertama. Tentukan
masing-masing bilangan tersebut.
MASALAH 6
Sebuah bilangan terdiri atas tiga angka yang jumlahnya 9. Angka satuannya tiga
lebih daripada angka puluhan. Jika angka ratusan dan angka puluhan ditukar letaknya, maka
diperoleh bilangan yaang sama. Tentukan bilangan tersebut.
BAB IV
PENUTUP
Kesimpulan
Telah kita ketahui bahwa matematika adalah ilmu dasar dari hampir semua mata pelajaran, dan
sering digunakan pula dalam kehidupan sehari – hari. dalam materi nilai mutlak merupakan salah satu
ilmu yang biasa digunakan dalam pembangunan, karena hasil nilai yang selalu positif memudahkan
untuk menyelesaikan berbagi mascam masalah. dan kaerana sifat-sifatnya yang tidak terlalu banyak dan
mudah dipahami. sehingga membuat materi ini sering diaplikasikan kedalam kehidupan sehari-hari.
Konsep persamaan dan pertidaksamaan nilai mutlak linear satu variable telah ditemukan dan diterapkan
dalam penyelesaian masalah kehidupan dan masalah matematika.
Kita akan menemukan konsep dan berbagai sifat sistem persamaan linear dua dan tiga variabel
melalui penyelesaian masalah nyata yang sangat bermanfaat bagi dunia kerja dan kehidupan kita.
Persamaan dan pertidaksamaan linear memiliki himpunan penyelesaian, demikian juga sistem persamaan
dan pertidaksamaan linear. Pada bahasan sistem persamaan linear dua dan tiga variabel, akan dipelajari
dengan berbagai metode penyelesainnya untuk menentukan himpunan penyelesaian sistem persamaan dan
pertidaksamaan tersebut. Seluruh konsep dan aturan-aturan yang ditemukan akan diaplikasikan dalam
penyelesaian masalah yang menuntut kamu berpikir kreatif, tangguh menghadapi masalah, mengajukan
ide-ide secara bebas dan terbuka, baik terhadap teman maupun terhadap guru.
Jadi dengan menggunakan sistem persamaan linear tiga variabel kita dapat memecahkan
permasalahan sehari-hari. Terdapat tiga metode penyelesaian SPLTV ini yaitu substitusi,
eliminasi, dan determinan. Terkadang untuk menyelasaikan SPLTV dapat menggunakan metode
campuran dari ketiga metode tersebut.
Saran
Dalam mempelajari materi nilai mutlak ini, terlebih dahulu kita harus memahami konsep dari nilai
mutlak itu sendiri, sehingga kita bisa lebih mudah dalam menyelesaikan soal-soal baik persamaan
maupun pertidaksamaan nilai mutlak.dengan mempelajari materi nilai mutlak juga, kita bisa
penerapkanya dalam kehidupan sehari-hari, contohnya ; jika kita ingin menghitung jarak antar kota yang
satu dengan kota yang lain atau jarak antara dua patok tertentu kita bisa menggunakan konsep nilai
mutlak.
Kita harus mempelajari SPLTV ini secara lebih mendalam lagi agar kita dapat
menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari –hari dengan lebih mudah.
DAFTAR PUSTAKA
http://www.joomla.org
http://id.wikepedia.com
http:// Indonesia.org.com
http:// id.pengetahuan.co.id
http://binasetya.co.id
http://bobbyfiles.wordpers.com