Anda di halaman 1dari 5

A.

PENDAHULUAN
Kebersihan tangan adalah cara yang paling sederhana dan efektif untuk
mencegah transmisi silang di rumah sakit. Sebuah tindakan yang mudah
dilakukan - sehingga tingkat kepatuhannya seringkali diabaikan. Padahal menurut
penelitian, dengan melakukan kebersihan tangan yang benar sekitar 30 – 40 %
penyakit menular dapat dicegah.

Kegagalan dalam menjaga kebersihan tangan adalah penyebab utama infeksi


rumah sakit dan mengakibatkan penyebaran mikroorganisme multi resisten di
fasilitas pelayanan kesehatan (dr. Endang Rahayu – Menkes RI, 2009).

Kegagalan untuk melakukan kebersihan dan kesehatan tangan yang tepat


dianggap sebagai penyebab utama infeksi rumah sakit dan penyebaran
mikroorganisme multiresisten di fasilitas pelayanan kesehatan dan telah diakui
sebagai kontributor yang penting terhadap timbulnya wabah (Boyce dan Pittet
2002).

Dari sudut pandang pencegahan dan pengendalian infeksi, praktek


membersihkan tangan dimaksudkan untuk mencegah infeksi yang ditularkan
melalui tangan dengan menghilangkan semua kotoran serta menghambat atau
membunuh mikroorganisme pada kulit. Mikroorganisme ini tidak hanya mencakup
sebagian besar organisme yang diperoleh dari kontak dengan pasien dan
lingkungan, tetapi juga sejumlah mikroorganisme permanen yang tinggal di lapisan
terdalam kulit.

B. LATAR BELAKANG
Kebersihan tangan merupakan pilar utama penyebaran infeksi, sehingga
sebagai petugas di fasilitas kesehatan harus memperhatikan pentingnya
kebersihan tangan.
Dari hal diatas, Klinik Permata Husada akan mempehatikan pentingnya praktik
cuci tangan yang benar baik oleh petugas maupun pengunjung klinik.

C. TUJUAN UMUM & KHUSUS


a. Tujuan Umum
Membantu semua petugas pemberi pelayanan di bidang kesehatan baik yang
secara langsung kontak dengan pasien atau tidak secara langsung untuk
memahami prinsip dasar pencegahan infeksi rumah sakit melalui
pelaksanaan kebersihan tangan / hand hygiene yang baik dan benar - sesuai
dengan panduan yang sudah ditetapkan oleh WHO (World Health
Organization).

b. Tujuan khusus
1. Menghilangkan atau meminimalkan mikroorganisme di tangan.
2. Mencegah perpindahan mikroorganisme dari lingkungan ke pasien dan
dari pasien ke petugas kesehatan.
3. Meningkatkan kesadaran dan kepatuhan petugas kesehatan untuk
mempraktekkan kebersihan tangan.

D. KEGIATAN POKOK
Mengelola program kebersihan tangan di Klinik Permata Husada

RINCIAN KEGIATAN
1. Perbaikan sarana dan prasarana kebersihan tangan
2. Monitoring penerapan HH: petugas klinis dan non-klinis.
3. Edukasi dan training seluruh staf Klinik Permata Husada (mandatory training).
4. Audit HH petugas klinis dan non-klinis.
5. Evaluasi dan feedback.

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


1. Melakukan koordinasi dengan bagian terkait.
2. Melakukan sosialisasi kepada para petugas dan karyawan Klinik Permata
Husada serta Melakukan evaluasi secara berkala.
3. Memberikan feedback kepada bagian terkait.

F. SASARAN
Tercapainya peningkatan angka kepatuhan kebersihan tangan petugas sebesar ≥
80 %.
I. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN

NO KEGIATAN BULAN

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

1 Perbaikan sarana dan prasarana


kebersihan tangan
2 Monitoring penerapan HH: petugas
klinis dan non-klinis.

3 Edukasi dan training seluruh staf RS


4 Audit HH petugas klinis
5 Evaluasi dan feedback.
II. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN & PELAPORAN

Tim PPI mengadakan evaluasi pelaksanaan kegiatan 3 (tiga) kali setahun.


Hasil evaluasi ini akan dilaporkan secara tertulis setiap 6 bulan kepada Ketua PPI
dan Direktur RS Klinik Permata Husada.

III. PENCATATAN, PELAPORAN & EVALUASI KEGIATAN

Tim PPI akan membuat analisis terhadap hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan
selama 1 tahun. Hasil evaluasi ini akan dilaporkan sesuai jadwal kepada Ketua
PPI dan Direktur Klinik Permata Husada sebagai bahan rekomendasi.

Pasuruan,
Ketua Tim PPI

dr. Anis Trisnawati P