Anda di halaman 1dari 16

Assalamu alaikum wr.

wb

Sebelumnya terima kasih kepada YTH bang Mrsyahrudin yg sudah dan


semua sesepuh juga pencinta blog IKS, semoga blog ini semakin jaya.
Alhamdulillah sewaktu saya ke hulu sungai Barito Kalteng saya ketemu
dengan seorng kakek tua sederhana dan bersahaja beliau biasa dipanggil
Kai/ mbah Gayat ( beliau mempunyai kelebihan yg luar biasa tapi saya
tidak tuliskan), saya tidak tahu juga kalau beliau akan membuka
ilmunya kepada saya karena setiap ketemu biasa saja paling kalau
ketemu saya belikan rokok atau sekedar segelas teh. Pada suatu hari
waktu saya mau berangkat beliau bercerita hanya saja karena tidak ada
tulisan jadi saya tulis dipostingan ini dengan digabungkan dari
wawasan yg pernah saya tahu juga dari berbagai sumber sekedar untuk
bahan menambah wawasan jadi seandainya ada yg tdk sefaham terlebih
dulu saya meminta maaf karena niat saya hanya ingin berbagi dan
berharap manfaat khususnya untuk pengunjung blog ini.
....(NUR KUN HU DZULLAH) Syahadat Kosong, alam masih belum ada apa2
(JIBU) kecuali rahasia sirr, namanya la sautin wala harfin = tidak
bersuara dan tidak berhuruf (..xxx..) artinya Aku Adalah Aku atau Dia
Adalah Dia, yg merupakan nama bathin hanya satu kata tapi bermakna
syahadat dan berarti beberapa kata, yg menjadi rahasia dan
dikeramatkan. Seandainya dibuka atau dipaparkan tentu saja bukanlah
rahasia lagi tapi jadi rahasia umum namanya.
( Dalam buku Mencari Nama Tuhan Yang ke 100 penulis menyebut nama itu
adalah Ahad artinya Maha Satu-Satunya, satu kata tapi bermakna
syahadat, satu kata tapi artinya beberapa kata Maha Satu-Satunya jadi
artinya bukan esa atau satu karena satu pasti ada dua, tiga dst, AHAD
adalah nama dzohir Allah yg ke 100 yg termaktub dalam surah al Ikhlas
bukan al Ahad bukan pula Al Wahid, nama itulah yg jadi amalan atau
wirid salah seorang sahabat Rasulullah yg mendapat kemulian yg begitu
besar bahkan dalam sebuah riwayat bahwasanya Rasulullah mendengar
suara terompah/ sandal sahabat Rasulullah Bilal bin Rabah di surga (
Bilal bin Rabah adalah seorang budak negro yg dibebaskan dan menjadi
muslim lalu menjadi 10 sahabat yg dijamin masuk surga, Bilal bin Rabah
adalah muadzin/ tukang adzan pertama).
Yang merupakan nama Allah juga terdapat dalam Alquran adalah HAIRUL
MAKIRIN bukan termasuk dalam Asmaul Husna.
Nur yang awal2 adalah Nur Habibi ( Bahwasanya yang pertama-tama
terjadi pada Diriku sesudah Nur yang awal2 adalah Nur Habibi) atau
Dzat Allah, daripada NurNya dengan berfirman KUN yg menerbitkan Nur
Muhammad.
(NUR KUN "HU DZATULLAH") Syahadat Diri Nur Muhammad, yang merasa
bahwa dirinya Tuhan karena belum tahu ada Allah sehingga mendengar
firman ALASTU BIROBBIKUM, Nur Muhammad terpukau dengan segala
keindahan yg dilihatnya sehingga terucap ALLAHUMMA.
(NUR KUN ILLA HUWA HAQ) Syahadat Bathin, pengakuan tentang Allah
Yang
Maha Haq. Sehingga abadilah syahadat karena ada KHOLIK dan MAKHLUK
yaitu Syahadat Allah " LAA ILAHA ILLALLAH" dan Syahadat Rasul
"MUHAMMAD RASULULLAH".
( Di zaman nabi Musa AS juga ada yg termaktub dalam Alquran " INNANI
ANALLAHU" Syahadat Awal Allah ketika nabi Musa AS berdialog langsung
di bukit Thursina, sebelum syahadat nabi Musa "LAA ILAHA ILLALLAH
MUSA KALAMULLAH" . Ada pula syahadat nabi yg lain seperti syahadat
nabi Ibrahim AS "LAA ILAHA ILLALLAH IBRAHIM KHOLILULLAH".
Syahadat
nabi Isa AS "LAA ILAHA ILLALLAH ISA RUHULLAH dll).
Terucap pula firman pengasihan Allah kepada Nur Muhammad ( DZOHIRU
ROBBI WALBATHINU ABDI dalam riwayat lain ada tambahan ILLALLAH
HUWALLAH HUWA RUHUM) dalam sebuah riwayat juga dikatakan
DZOHIRU ROBBI
WALBATHINU ABDUH artinya Zahir Tuhan itu ada pada Bathin HambaNya
(di
dalam Ilmu Hakikat. Ilmu Hakikat inilah yang sebenarnya untuk
meng-Esakan Allah, dengan mengenal Diri agar bisa sempurna untuk
mengenal Allah SWT).
Maka, Nur Muhammad memuji diri sendiri kepada Nur Habibi yang awal2.
Dzikir Nur yang awal2 yaitu :
"LAA ILAHA ILLALLAH MUHAMMAD WUJUDULLAH"

"LAA ILAHA ILLALLAH NUR HAQQULLAH"

"LAA ILAHA ILLALLAH MUHAMMAD ASTAGHFIRULLAH"

Maka terucaplah shalawat Nur Muhammad yg pertama 'KUN SHOLLI ALA


MUHAMMAD" kepada alam semesta yg disambut dengan SHOLALLAHU
ALAIHI
WASSALAM.
Daripada Nur Muhammad pula Arsy, Lauhul Mahfud dan alam semesta
tercipta serta Nabi Adam dan diri kita.
Syech Abdul Asysyahrani Rahimahullah Alaihi berkata : "INNALLAHA
KHALAQA RUHUN NABI SAW MIN DZATIHI WAKHALAQAL 'ALAAMI
MINNURI MUHAMMAD
SAW."
Artinya " Sesungguhnya Allah telah menjadikan Roh Nabi Muhammad dari
pada Dzat Allah dan sekalian Alam ini dijadikan dari pada Nur Muhammad
SAW ".

Ada beberapa syahadat lagi yg terdapat di dalam Suluk Sujinah ( suluk


ini terdiri dari tujuh pupuh yg membahas seputar ilmu tasawuf seperti
Nur Muhammad,roh dll). Saya tuliskan sinopsis dari Suluk Sujinah dalam
pupuh pertama yaitu Pupuh Asmaradana mengenai syahadat tujuh dan
syahadat tiga.
Adapun syahadat tujuh adalah,
Syahadat orang awam, yaitu asyhadu an la ilaha illa Allah wa asyhadu
anna Muhammadan rasulullah.
Syahadah al-tariqah, yaitu la ma'budah illa Allah,
Syahadah haqiqah, yaitu la maujuda illa Allah,
Syahadah ma'rifah, yaitu la ya'rifu illa Allah.
Syahadat batin, yaitu Allah-Allah jero ciptane/ di dalam ciptaannya,
Syahadat gaib, yaitu yahu-yahu,
dan Syahadah barzah, yaitu haq-haq.

Sedangkan syahadat tiga adalah,


syahadat muta'awwilah (permulaan) ialah syahadat lafal yang dikerjakan
lahir batin, yaitu syahida ilahu annahu la ilaha illa huwa,
syahadah mutawassithah (pertengahan), lafalnya, syahidina 'ala anfusina,
dan syahadah muta'ahhirah (terakhir), lafalnya, la ilaha illa huwa.
Syahadat yang dipergunakan sehari-hari disebut syahadat syari'ah,
lafalnya la ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah.
Ada pula yang lain Syahadat yang di pakai oleh Ahli Bai'at yaitu
"ASYHADU ALLA ILAHA ILLALLAHU MUHAMMADURRASULULLAH".
Mungkin masih ada beberapa syahadat lain lagi seperti syahadat diri,
syahadat ruh dll yg bisa jadi banyak versi tapi saya rasa cukup
tulisan di atas tentang macam2 syahadat.

Aplikasi:
saya tuliskan yg bisa dipakai untuk umum sesuai niat untuk apa yaitu:
Kita pakai pernafasan perut/dada biasa yaitu saat menarik nafas dengan
menyebut Syahadat gaib, Tarik nafas dari hidung ucapkan dalam hati
"YAHU" dengan "HU" ( panjang) sampai perut/dada penuh tahan dan naikan
lidah dilekukkan di lelangit mulut lalu baca syahadat silahkan pilih
syahadat2 di atas atau yg umum saja "LAA ILAHA ILLALLAH" 11x atau 21x
lalu keraskan perut sedikit setelah itu keluarkan nafas pelan2 dari
mulut...ulangi 3x atau 7x.
Fungsi insya Allah banyak sekali seperti pagar gaib diri,
membersihkan/menambah aura, dll sesuaikan niat, kalau saya sederhana
saja untuk sekedar mencari ketenangan bathin dan ingin hening bila ada
masalah.
Demikian yg bisa saya tulis dan tidak sedikit pun bermaksud menggurui,
kalau ada khilaf salah kata atau bahkan menyinggung dalam tulisanku
dengan segala kerendahan hati kurang lebihnya mohon dimaafkan.Wallahu
a'lamu bisshowab. Terima kasih.

LAM JALALLAH

Lam Jalalah adalah simbol/huruf/abjad lam kembar dalam tulisan kalimah "ALLAH".
...
Sedangkan lam jalalah itu sendiri singkatan dari
"LA HAULA WA LA QUATA ILLA BILLAH"
yang berarti "Tidak ada Daya Dan Upaya Dan Tidak Ada Kekuatan Kecuali Dengan Bantuan Allah".
...
Makna jalalah itu sendiri adalah Kebesaran dan Keagungan Allah, maka Lam Jalalah adalah lambang
Kebesaran Allah.
Didalamnya terkandung rahasia Asma Allah Al-Jalal yang berarti Maha Tinggi dan Al-Jaliil yang berarti
Yang Maha Agung dan Mulia.
...
Allah SWT. telah berfirman yang bermaksud :
"ALLAH mempunyai Asmaa-Ul-Husna (nama-nama yang agung yang sesuai dengan sifat-sifat ALLAH
SWT.),
maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut Asma-ul-husna itu."
(Surah Al-A'raf:180)
...
Rasulullah shallallah'alaihi wasallam bersabda; 'laa haula wa la quwwata illa billah'
adalah salah satu dari sekian banyak perbendaharaan surga."
(HR. an-Nasa-i)
...
Abu Dzar Al-Ghifari berkata:
"Aku dibimbing olehNya untuk selalu mengucapkan laa haula wala quwwata illa billah (yakni tidak ada
daya upaya dan tidak ada kekuatan kecuali dengan bantuan Allah), karena kalimat ini adalah simpanan
perbendaharaan yang diletakkan di bawah Arsy Allah".
(HR. Ahmad dalam Musnadnya jilid 5 hal. 159).
...
Simbol ini hanya satu-satunya karena itu adalah sifat-Nya yang Maha Esa. Dengan-Nya kita mendapatkan
nikmat dan anugerah yang tiada terkira. LAM JALALAH... Pecahan daripada Rahasia ALLAH, ADAM dan
MUHAMMAD.
...
Dikatakan LAM JALALAH mempunyai Fadilah Dan bermacam-macam kaifiat kegunaan. Ianya boleh
menjadi berdasarkan niat seseorang. Tetapi ada satu KUNCI LAM JALALAH iaitu IMAN, IHSAN dan
TAQWA... IKHLAS dan REDHA... Kebanyakan pengamal LAM JALALAH selalu menggunakan LAM JALALAH
untuk itu dan ini dan sebagainya (Lebih kepada urusan duniawi) tetapi lupa bahwa LAM JALALAH
sepatutnya digunakan untuk Membersihkan diri Sendiri daripada sifat-sifat Mazmumah, dari unsur-unsur
syirik nyata dan tersembunyi.
...
Berkeyakinan mentauhid,mengesakan mengagungkan kebesaranNya. Menafikan segala sesuatu
melainkan Allah.Tiada yang Nyata selain Allah.
LAA HAULA WA LA QUATA ILLA BILLAH
"Tidak ada Daya Dan Upaya Dan Tidak Ada Kekuatan Kecuali Dengan Bantuan Allah".
...
Inilah INTI UTAMA pelajaran LAM JALALAH.

NAFAS LAM JALALAH

Yang sebenar benarnya AKU itu nyata pada DIRIMU, kepada Sifat yang disifatkan, Maka karamkanlah
DIRIMU dalam lautan tidak bertepi itu niscaya yang ada bukan lagi ENGKAU atau AKU MU tetapi AKU
DZAT yang melahirkan segalanya, Aku dalam rupamu Yakni SifatKu Yang Nyata dalam KelakuanMu,
Engkau Tiada UPAYA dan KEKUATAN untuk melakukan segala gerak itu malahan Engkau melakukan atas
Kurnia dan Rahmatku semata-mata
---------------
Kenapa engkau masih merasa ada kewujudan dalam hidup ini sedangkan WUJUD itu adalah Aku semata-
mata, Yang mengerjakan kelakuanmu itu Aku atas Kudrat dan IradatKu, Yang menentukan waktu pun
Aku, Aku punya Ilmu, Tanpa itu Engkau Tiada, Aku sengaja menyatakan DIRIKU padamu dan Aku memuji
DiriKu diatas lidahmu.
---------------
Jangan sekali-kali ada rasa didalam hatimu bahwa engkau mempunyai kemampuan untuk memujiKu,
Ketahuilah bahwa engkau adalah hambaKu yang FAKIR berhak menerima PemberianKu dengan kasih dan
sayangku akan kupersembahkan sedikit rahasia tentang DIRIKU pada MU
---------------
sebenarnya lafas ALIF-LAM-LAM-HA mengandungi seribu satu rahasia tersirat, hanya yang mengaji dan
mengkaji jualah yang mengerti rahasia sebenarnya, Kata Para Wali dan Alim Ulama bahwa lafas ALLAH
inilah yang sebenar-benarnya rahasia, terletak ia didalam dirimu
.
1 LA ( Lam Alif ) :
Ucapan bagi Tubuhmu, menjaga kulit dan bulumu, Qalbi kepada Baitullah
.
2 ILAAHA ( Alif Lam Ha ) :
Ucapan bagi Hatimu, penjaga daging dan darahmu, Qalbi kepada Baitul makmur
.
3 ILLA ( Alif Lam Alif ) :
Ucapan bagi Nyawamu, penjaga urat dan tulangmu, Qalbi kepada Arasy
.
4 Allah ( Alif lam Lam Ha ) :
Ucapan kepada Rahasiamu, penjaga urat dan sumsum Mu, Qalbi kepada Allah
---------------
Tarik nafas dengan kalimah HU, kemudian tahan, disaat menahan baca dalam hati kalimah ini
"USALLI LAM JALALAH, Ruh aku ruh Allah, rahasiaku rahasia Allah, kedudukanku mengadap kiblat
baitullah, ALLAH HU LAA ILAAHA ILLALLAH MUHAMMADUR RASULULLAH"
kemudian hembuskan nafas dengan kalimah ALLAH, amalkan 2x dalam 24 jam, (siang 1x, malam 1x)
---------------
ALIF itu adalah AHDIAH DZAT :
LA TAAYUN pun aku, SIRRULLAH pun aku juga, Inilah ASAL NIAT yang tiada huruf dan tiada suara, Inilah
USALLI artinya Aku sifatnya NAFSI WUJUD
.
Adapun ALIF itu dalil menyatakan maknanya DZAT, mertabat INSAN dan AHADIAH, Dengan kebesaran
ALIF ini maka jadilah LAM yakni dengan kebesaran dan kekayaan SIFAT DZAT, Artinya ESA pada pihak
TANZIL
.
LAM AWAL atau ALIF DIATAS :
Adapun ALIF DI-ATAS itu dalil menyatakan SIFAT huruf ALIF diatas, Maka jadilah LAM AWAL maknanya
SIFATKU SEMATA-MATA, mertabatnya WAHDAH Yakni TA'AYUN AWAL, Artinya NYATA AKU YANG
PERTAMA Yakni TAJALLI SIFATKU (Allah), Menjadi NUR MUHAMMAD - AIN SABITAH - WUJUD IDHAFI -
INSAN KAMIL pun aku juga, Menanggung NamaNya ALLAH,
Inilah asal yang sebenarnya SIFAT MAANI
.
LAM AKHIR atau ALIF DIBAWAH :
Adapun ALIF Di-bawah itu dalil menyatakan ASMA'KU, Huruf ALIF dibawah menjadi LAM AKHIR
maknanya ASMA' Martabat WAHIDIAH yang bernama ALLAH Yakni TA'AYUN TSANI, Artinya NYATA YANG
KEDUA Maka Tajallilah RUH ADAM dengan kebesaranku, kelimpahan Ruh inilah menjadi Tubuh Adam
daripada huruf Alif Di-Atas
.
Maka huruf ini Maknanya DZAT ALIF Di-Atas Maka jadilah LAM AWAL, Maknanya Sifat ALIF dibawah
Maka jadilah LAM AKHIR maknanya ASMA' ALIF didepan Maka jadilah maknanya AF'AL, Maka 4 huruf itu
adalah empat Sifat ALIF LAM LAM HA
---------------
Pertama RUH JASMANI Yaitu TUBUHKU Yakni DIRI TAJALLI
.
Kedua RUH RUHANI Yaitu HATIKU Yakni DIRI TERPERI
.
Ketiga RUH IDHAFI Yaitu NYAWAKU Yakni DIRI YANG TERPERI
.
Keempat RUH AL-QUDDUS Yaitu RAHASIAKU Yakni DIRI YANG WUJUD
---------------
Maka Adapun Nama ALLAH itu jadi TUBUH padamu, Tubuh kepada ALLAH itu jadi NYAWA padamu, Hati
kepada Allah itu jadi NYAWA kepadamu, Nyawa kepada Allah itu jadi RAHASIA kepadamu
.
Maka Adapun yang bernama TUBUH itu PERBUATAN yang datang daripada HATI, Perbuatan Hati datang
daripada Nyawa, Perbuatan Nyawa datang daripada Rahasia, Perbuatan Rahasia datang daripada
AF'ALKU (Allah)
.
Maka Adapun yang bernama MATA itu ialah untuk MELIHAT, dan orang yang melihat itu tempatnya pada
MATA HATI pada JANTUNG,
Didalam Jantung ada FUAD,
Didalam Fuad ada CAHAYA,
Didalam Cahaya ada RAHASIA,
Didalam Rahasia itu adalah Seperti Firman Allah yang berbunyi :
"Al Insanu Sirri... Wa Ana Sirruhu,
Insan itu adalah rahasiaKu dan Akulah rahasianya"

KUASA ILMU KUN FAYAKUN

Mengenal Allah Ta'ala adalah awal permulaan engkau beragama, apakah mungkin engkau membawa
kehidupan beragama tanpa mengenal Allah???
...
Apakah engkau telah lupa akan pesanan Nabi dan Imam Ali as yang sangat penting ini, Apabila ada
manusia yang coba membuka persoalan mengenal Allah atau Makrifatullah orang-orang Syariat
kebanyakan sering memandang sebagai tidak penting bahkan dicap Sesat Dan Bid'ah
...
Kaum SYARIAT kebanyakannya mengenepikan ilmu-ilmu tentang Makrifatullah ini, sedangkan ILMU
MARIFAT inilah ilmu asas yang menjadi asas pengajian pondok di masa silam
...
Awaluddin Makrifatullah, Setelah Mengenal Allah Maka Bermulalah Agama, amanah dan tanggung-
jawab hinggalah ke Penghujung Agama yaitu Sakratul Maut, Matilah Kamu di Dalam Islam dan
Makrifatullah bersama membawa dan menyempurnakan amanah dan tanggung-jawab, karena di Akhirat
sana tidak ada Agama, yang ada hanyalah buah hasil dari agama engkau didunia
...
sebagai umat Islam yang beriman pun engkau perlu tahu akan kedahsyatan Allah jika berkehendak (kun
fayakun) yang bisa kita lihat lebih jauh di sini, Kekuasaan dan kemuliaan-Nya tidak terbantahkan dan
selalu ada bukti yang bisa kita lihat, telah dan percayai, seperti yang akan dibagikan kali ini
...
Allah yang menjadikan langit dan bumi, maka tidak ada yang mustahil bagi-Nya, tapi jika ingin tahu lebih
dalam mengenai kuasa-Nya, berikut inilah ulasannya
...
1. Dalam Ali 'Imran: 59 disebutkan bagaimana Adam diciptakan oleh Allah hanya dalam waktu sekejap
bahwa sesungguhnya misal penciptaan Isa di sisi Allah merupakan layaknya penciptaan Adam dan Adam
diciptakan dari tanah oleh Allah, Allah hanya cukup berfirman "Jadilah" dan jadilah Adam. Allah
menunjukkan keajaiban dan kuasa-Nya di sini. Dari tanah terbentuklah manusia yang bernama Adam
hanya dengan seketika saja saat Allah berfirman
...
2. Dalam Ali 'Imran: 47 juga dinyatakan betapa dahsyat apa yang terjadi apabila Allah sudah
berkehendak. Di sana tertulis bagaimana Maryam mengatakan kepada Allah bahwa ia tidak percaya
kalau ia akan punya anak karena ia pun belum pernah disentuh oleh seorang pria pun dan dengan
perantaraan Jibril, Allah pun berfirman kepadanya bahwa apa yang dikehendaki-Nya maka akan tercipta.
Sesuatu yang ditetapkan atas kehendak Allah, hanya dengan satu kata "Jadilah", maka akan benar-benar
jadi.
...
3. Dalam Maryam: 35 pun dahsyatnya kehendak Allah disebutkan bahwa Allah adalah Maha Suci maka
tidak layak bagi-Nya untuk memiliki anak dan jika sudah menetapkan sesuatu, maka hanya dengan satu
kata atau firman
"Jadilah", maka apa yang dikehendaki-Nya untuk tercipta bakal jadi seketika itu juga tanpa perlu
diragukan lagi.
...
4. Dalam Al Mu'min: 68 juga dikatakan tentang kuasa Allah dalam menentukan kematian dan kehidupan
karena memang hanya Allah yang sanggup menghidupkan dan mematikan, jadi kalau sesuatu urusan
ditetapkan oleh-Nya, cukup dengan kata "Jadilah", apapun itu akan jadi, bahkan apa yang menurut
manusia tidak mungkin pun bisa diperbuat-Nya secara ajaib
...
5. Dalam Al An'aam: 73 kehendak Allah yang dahsyat juga disinggung bahwa Allah-lah yang menciptakan
langit dan bumi dan segala perkataan-Nya adalah benar adanya apalagi pada waktu Allah mengatakan
bahwa "Jadilah, lalu terjadilah". Segala kekuasaan ada di tangan-Nya pada waktu sangkakala ditiup.
Allah-lah yang mengetahui segala hal ghaib dan nyata, dan Allah-lah yang Maha Mengetahui dan Maha
Bijaksana tidak ada duanya
...
6. Dalam Yaasiin: 82 juga disebutkan bagaimana Allah berkehendak dan dalam menetapkan suatu hal
secara tegas bahwa sebenarnya keadaan-Nya jika sesuatu dikehendaki-Nya, Dia hanya tinggal
mengatakan "Jadilah!" dan terjadilah ia secara sekejap
...
7. Dalam An Nahl: 40 pun ada tentang kedahsyatan kehendak Allah bahwa apapun yang dikehendaki-
Nya, kepadanya akan dikatakan "kun (jadilah)" dan seketika itu ia akan jadi
...
8. Dalam Al Baqarah: 117 juga ada tentang bagaimana kehendak dan kuasa Allah dalam menciptakan
langit dan bumi. Dan karena Dia-lah sebagai Pencipta langit dan bumi, maka sesuatu apapun itu yang
dikehendaki-Nya bisa langsung jadi hanya dengan mengatakan "Jadilah!"
...
Seperti yang kita imani bahwa Allah adalah Allah yang Maha Kuasa, Maha Besar dan tidak ada yang
mustahil bagi-Nya. Hanya dengan satu kata dan firman-Nya yang tegas, apapun yang dikehendaki-Nya
bisa dijadikan secara sekejap menunjukkan bahwa Dia-lah yang empunya kuasa, langit, bumi serta isinya.
Itulah kedahsyatan Allah jika berkehendak (kun fayakun) dan tidak ada yang dapat membantah
...
Maka dari itu Kunci Ilmu Asma' Kun Fayakun di atas mulai dari 1,2,3,4,5,6,7,sampai 8 akan bisa engkau
kuasai dengan cara menghafalkan ayatnya yaitu sebagai CONTOH berikut ini :
"Inna Matsala 'iisa 'Indallahi Kamatsali Aadama Khalaqahu Min Turaabin Tsumma Qaala Lahu Kun
Fayakuun"
(Qur'an Surah Ali'Imran, Ayat 59)
Artinya : Sesungguhnya penciptaan Isa di sisi Allah, adalah seperti halnya penciptaan Adam. Allah
menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah", maka jadilah dia
...
Jadi Kunci Ilmu Asma' Kun Fayakun ini harus engkau tebus dengan cara mewiridkannya sebanyak 999 kali
pada setiap malam kelahiran-Mu, maka hasilnya hanya engkaulah yang tahu.

LENYAP DI DALAM KOSONG

Inilah Ilmu Rahasia Ma'rifat Allah Ta'ala, dari pada Dunia, datang dari pada Akhirat.
Engkau itu sampai kepadaKu,
"Hai, hambaKu yang Aku cintai".
Maha Suci Aku beserta Engkau Jikalau Engkau berada di dalam AKU.
Maka lenyaplah Engkau di dalam Kosong.
AHMAD itulah yang disebut diri yang Ghaib.
MUHAMMAD itulah yang disebut diri yang Zahir.
.
Berkata Nabi SAW : "Ikuti Aku.. Ikuti Aku…"
Kalau Engkau tiada mengikuti maka Engkau adalah 'Sesat'.
Sebab itulah kami ajarkan kalimat Tauhid "LAA ILLAHA ILLALLAH"
Sebab itulah kami perintahkan kalimat Syahadat
"ASYHADU ALLA ILLAHA ILLALLAH WA ASYHADU ANNA MUHAMMADDARASULULLAH"
Jikalau Engkau itu berpegang pada keduanya maka selamatlah Engkau Dunia dan Akhirat.
Dan Engkau di dalam Mukmin yang sebenar-benarnya.
.
Bahwasanya, Kalimat Tauhid itu ialah Maqam Ruh yang tiada lupa ia kepada yang menjadikannya setiap
saat.
Kalimat Syahadat itulah yang menyempurnakan apa-apa yang di perintahkan oleh nabi Muhammad SAW.

.
Maka Engkau itu rindu selalu kepadaKu yang menjadikan semesta Alam.
Itulah yang disebut engkau bertubuh "NURULLAH’"
Itulah yang disebut lenyap dengan AKU.

.
Asal Engkau yang Aku jadikan mula-mula adalah satu Rahasia Nur, yang disebut Nur Dzat.
NUR DZAT menjadi Diri, kemudian Diri Engkau Ghaib di dalam Nur Allah, kemudian Ghaib lagi yang
disebut Kosong.
kemudian berkata di dalam Kun,
KUN itulah yang disebut Alif,
ALIF itulah yang disebut Diri,
Maka Ghaiblah Alif itu menjadi LAISA, lalu berkatalah Ia HAQ.
Yang Haq itulah yang disebut tiada berwujud dan tiada bernama.
Maka Engkau itu yang dinamakan AKU, sebab itu bukan diluar bukan di dalam.
Sehingga meliputi Aku semesta sekalian Alam. Maka Laisa-lah Aku didalam Diri Engkau itu.
.
Jikalau Engkau Mengenalkan Aku, Maka Engkau itu adalah di dalam KalimahKu.
Sesudah Engkau di dalam KalimahKu,
Maka Engkau itu bertubuh Syahadat dan Sesudah bernama Syahadat,
Maka Engkau itu bernama Muhammad
Jikalau Engkau sudah bernama Muhammad Zahirnya
Maka batinnya itu bernama Ahmad
lalu sesudah bernama Ahmad,
Maka Engkau itu Ghaib dengan HU
Maka Akulah itu.
.
Engkau dengarkan bunyi di dalam Tubuh Engkau yang berbunyi 'WUJUD DZAT'
Wujud itu berbunyi HU dan Dzat itu berbunyi ALLAH,
Oleh karena itu yang bunyi hanya Kosong,
Maka Kosong itu Maknanya Fana, hanya dirinya-lah yang ada.
Yang beserta Melihat dan Mendengar, Semuanya lenyap di dalam yang KOSONG (AKU).

INI ASAL MULA KALIMAH SYAHADAT

INI ASAL MULA KALIMAH SYAHADAT


Yang dipetik dari kitab TAUHID AQIDUL IMAN
.
Penyaksian dan pengucapan dua kalimah syahadat sebenarnya adalah Muhammad mengaku Allah
sebagai Tuhan, dan Pengesahan Allah kepada Muhammad sebagai Rasul, Pengakuan dan penyaksian ini
berlaku didalam diri kita sendiri.
Bila kita menyebut atau mengatakan Allah menjadikan sesuatu hendaklah kita paham dan beriktikad
dengan iktikad selain dari Allah tidak ada, hanya Allah jua yang ada,
Dengan pemahaman dan iktikad begini disetiap saat dan ketika bermakna kita sedang
mengaplikasikan"Laa ilaha illallah" Tiada Nyata Hanya Allah" didalam kehidupan sehari-hari kita.
Untuk berpegang dengan iktiqad begini, bukan sekedar mengatakan tetapi hendaklah mengikut Firman
Allah berkaitan iktiqad dan tauhid
---------------
Firman Allah : "Dan sesungguhnya Kami telah menerangkan jalan-jalan menetapkan iktiqad dan tauhid
dengan berbagai cara di dalam Al-Quran ini supaya mereka ingat dalam pada itu, penerangan yang
berbagai cara itu tidak menjadikan mereka baik melainkan bertambah liar"
---------------
Coba kita katakan bagaimanakah kita mau berpegang dengan ilmu pengetahuan kita secara terus tanpa
sembarang taklid supaya kita tidak mensyirikkan Allah, Apakah sebenarnya Syirik itu ?
Syirik ialah menduakan sama ada zatnya, sifatnya, namanya dan perbuatan Allah, atau mengadakan
tuhan yang lain selain dari Allah.
Asas syirik ialah meletakkan segala sifat yang wajib bagi Allah kepada selain dari Allah, termasuk kepada
diri sendiri yaitu keakuan diri sendiri
Coba kita mengambil paham dari asalnya, Asal mulanya hanya Allah jua yang ada, semasa ia bersendirian
dia tidak bernama, ketika itu tiada tuhan tiada hamba, Hanya zatnya (kewujudannya) saja, Tiada yang
lain
---------------
Dalam keadaan ini ia dikatakan berada didalam keadaan perbendaharaan yang tersembunyi, Kasih ia
kepada zatnya sendiri, dia suka untuk memperkenalkan dirinya sendiri, maka dizahirkan dirinya didalam
bentuk sifatnya, namanya dan perbuatannya sendiri.
Apabila terzahirnya penzahiran yang pertama yang dinamakan Nur Muhammad, maka ia pun
menamakan dirinya sebagai Allah.
Ketika terzahirnya Nur Muhammad disini juga telah berlakunya perebutan siapa Tuhan (maksudnya Allah
mengatakan dia tuhan dan Nur Muhammad juga mengakui dia adalah Tuhan (sebab Nur Muhammad
telah merasai sifat-sifat yang wajib bagi Allah adalah Miliknya)
---------------
Disini diceritakan satu cerita untuk membawa kepada paham jua, berlakulah dialog antara Allah dengan
Nur Muhammad.
Allah mengatakan dia tuhan begitu juga Nur Muhammad mengatakan ia Tuhan, Disini berlaku satu
permainan petak umpet (sembunyi) (Menghampirkan kepada paham jua)
Perjanjian telah dibuat diantara Allah dengan Nur Muhammad, siapa yang jumpa siapa dialah Tuhan,
Mula-mula giliran Nur Muhammad menyembunyikan dirinya, dengan senang Allah menjumpainya.
Sampai masanya Allah menyembunyikan dirinya, maka Nur Muhammad tidak dapat menemui Allah,
Maka mengakulah Nur Muhammad akan ketuhanan Allah dengan kalimah Laa ilaha illallah
---------------
Setelah Nur Muhammad mengakui akan ketuhanan Allah, maka Allah pun mengakui akan kerasulan
Muhammad dengan Kalimah Muhammadar Rasulullah
---------------
Inilah asal dua kalimah syahadat, Kenapa Nur Muhammad tidak dapat mencari Allah ?
Sebab Allah telah menyembunyikan dirinya didalam Nur Muhammad, Allah telah menzahirkan dirinya
dari satu penzahiran kesatu penzahiran, Allah telah menyatakan dirinya dari satu kenyataan ke satu
kenyataan.
Pada satu penzahiran dan kenyataan dinamakan dengan satu nama lain, Penzahiran dan kenyataan Allah
inilah yang dipanggil sebagai makhluk
---------------
Makhluk sebenarnya adalah merupakan penzahiran atau kenyataan zat, sifat, nama dan perbuatan Allah
dan dinamakan dengan berbagai nama.
Ada makhluk atau selain dari Allah itu sebenarnya merupakan penzahiran atau kenyataan zat, sifat, nama
dan perbuatan Allah sendiri, yang dinamakan dengan makhluk.
Sebenarnya makhluk itu menyatakan penzahiran zat, sifat, nama dan perbuatan Allah, makhluk tidak
mempunyai ujud sendiri, kenyataan (zat, sifat, nama dan perbuatan) Allah dikatakan ujud makhluk
---------------
Firman Allah : "Dan pada bumi ada tanda-tanda (yang membuktikan keesaan dan kekuasaan Allah) bagi
orang-orang (yang mau mencapai pengetahuan) yang yakin, Dan juga pada diri kamu sendiri, Maka
mengapa kamu tidak mau melihat serta memikirkan (dalil-dalil dan bukti itu)?
---------------
Dengan ini menunjukkan kepada kita bahwa makhluk tidak pernah ada karna adanya makhluk
sebenarnya kenyataan dan penzahiran zat, sifat, nama dan perbuatan Allah itu sendiri
Jadi ada makhluk hanya ada pada sebutan, tidak pernah ada pada hakikatnya, Ini adalah satu cerita
kiasan untuk kita renungi, Para Rasul, Nabi, Aulia, Ulama terdahulu tinggi dengan kiasan, Allah juga
menggunakan bahasa kiasan didalam firmannya, sebab itu didalam ayat Quran ada ayat-ayat yang tidak
dapat dipahami secara terus oleh para sahabat dan memerlukan kepada pentafsiran melalui Nabi
Muhammad yang dipanggil sebagai hadist
---------------
Bukan semua orang bisa memahami bahasa Al-quran, bahasa Al-quran ialah Kalam Allah, yaitu kata-kata
Allah sendiri, Oleh kerana Nabi Muhammad berbangsa Arab maka Allah telah memberikan dan
mengilhamkan al-quran yaitu kata-kata Allah kedalam bahasa Arab.
Sebenarnya kata-kata Allah itu adalah bahasa Allah sendiri, Allah tahu semua bahasa, orang yang hampir
dengan Allah akan diberi faham melalui kalamullah, Carilah Al-Quran yang terpelihara, yang tidak
dimakan oleh api, tidak basah oleh hujan, yang Allah pelihara sehingga ke hari Akhirat
.
Firman Allah : "Al-Quran tetap datangnya dari Allah dengan tidak syak lagi, bahkan ia ayat-ayat
keterangan yang jelas nyata, yang terpelihara di dalam dada orang-orang yang berilmu, dan tiadalah yang
mengingkari ayat-ayat keterangan Kami melainkan orang-orang yang zalim"
---------------
Firman Allah : "Sesungguhnya Kamilah yang berkuasa mengumpulkan Al-Quran itu (dalam dadamu), dan
menetapkan bacaannya (pada lidahmu)"
---------------
Firman Allah : "Oleh itu, apabila Kami telah menyempurnakan bacaannya, maka bacalah menurut
bacaannya itu"
---------------
Firman Allah : "Kemudian, sesungguhnya kepada Kamilah terserah urusan menjelaskan kandungannya
(yang memerlukan penjelasan)"
.
Cuba kita lihat pentajalian Allah didalam tiga peringkat yaitu dari Allah, Muhammad dan Adam, Allah kita
semua tahu, Dialah yang menjadikan makhluk yang zahir dan batin
.
Allah berfirman : huwal awalu, huwal akhiru, huwaz zahiru, huwal batinu.. Dari sini cobalah sama-sama
kita cari apakah makna tersirat dari perkataan menjadikan itu
---------------
Nabi pernah bersabda : "Ana abu ar-ruh, wa adam abu basyar"
Dari Makna sabda Nabi ini dapatlah kita tafsirkan bahwa Muhammad itu adalah asal kejadian roh, Allah
berfirman bahwa dia meniupkan ruhNya (Rohullah) kedalam jasad Adam, maka disini pecahkanlah
rahasia ruh ini
---------------
Diantara firman Allah : "Kemudian apabila Aku sempurnakan kejadiannya, serta Aku tiupkan padanya roh
Ku, maka hendaklah kamu sujud kepadanya"
---------------
dan sabda nabi Muhammad Aku bapak atau asal kejadian Ruh.... Dari sabda Nabi juga telah
menerangkan kepada kita dan Adam bapak atau asal kejadian Jasad... Asal kejadian jasad kita adalah dari
Adam, Asal kejadian ruh kita dari Muhammad, asal kejadian Muhammad dari Allah
---------------
Kalau mengikut pentajalian dari permulaan bahwa Dari Allah ditajallikan Muhammad (asal kejadian roh),
dari Muhammad ditajallikan Adam.
Allah memberitahu kepada kita dia menjadikan Muhammad karna dia, hanya Muhammad yang
mengenal Allah sebab Hanya Muhammad yang dizahirkan dari zat Allah, penzahiran yang kemudian
adalah dari Muhammad ( yaitu sifatullah ) sebab itulah Allah ada berfirman kejadikan keseluruhan alam
karna Muhammad, maksudnya dari segi penzahiran, kesemuanya terzahirnya dari sifatullah ( yang
dinamakan Muhammad ), hanya sifat Allah yang terzahir dari Zatnya
Boleh juga disebut dari zat Allah ditajallikan sifat Allah, dari sifat Allah ditajallikan nama Allah, dari nama
Allah ditajallikan perbuatan Allah (ianya berlaku secara tertib yang selalu disebut dengan fitratullah)
---------------
Cuba kita lihat firman Allah didalam hadis Qudsi : "Insan itu rahasia aku, Aku rahasia insan, rahasia itu
sifat Aku, sifat itu tidak lain daripada Aku jua"
---------------
Seperti yang diketahui diatas bahwa sifat Allah ialah Muhammad, dapatlah diartikan insan itu rahasia
Allah, Allah itu rahasia insan, rahasia itu ialah Muhammad, Muhammad itu tidak lain dari Allah jua..
Muhammad pula adalah asal kejadian roh, Carilah rahasia muhammad pada roh....Coba kita pahami
rahasia insan itu
.
Insan terdiri dari :
.
- Yang rahasia yaitu kenyataan dari (huwal awalu huwal akhiru - maksudnya Dia yaitu zat Allah dari Awal
dulu semasa dia bersendirian sekarang dan sampai bila-bila pun, hanya dia yang nyata, hanya dia yang
ada.. Menjadi rahasia Insan )
.
- Yang batin yaitu yang tersembunyi (Allah juga berfirman huwal batinu, dialah yang batin) ternyata
kepada diri insan sebagai roh, Asal kejadian roh dari Muhammad berdasarkan kepada sabda Nabi
Muhammad "Aku adalah asal kejadian roh Ana abu ar-ruh)
.
- yang nyata (Allah juga berfirman huwaz zahiri - Dialah yang zahir).. Ternyata kepada diri insan sebagai
jasad - Asal kejadian jasad dari Adam berdasarkan kepada sabda nabi dan adam adalah asal kejadian
kepada jasad
---------------
Dari sini coba kita lihat bahwa insan itu terdiri dari diri rahasia Allah (huwal awalu, huwal akhiru) Kedua
dari diri batin Allah yaitu (huwal batinu) dan ketiga diri zahir Allah (huwaz zahiru) dipanggil dengan nama
insan atau manusia.
Jadi sebenarnya manusia itu adalah satu nama yang telah diberikan untuk menerangkan diri Dia yang
awal, Dia yang akhir, Dia yang batin dan Dia yang zahir.
Ini menunjukkan manusia itu hanyalah satu nama bagi penzahiran Allah yang tidak ada apa-apa pun
padanya, Jadi segala zat, sifat, nama dan perbuatan yang terlihat pada zahir, batin dan rahasia manusia
itu kesemuanya menceritakan akan tajalli Allah.
---------------
Dari sini pahamlah kita bahwa rahasia manusia itu adalah Allah, Roh manusia itu Muhammad, Jasad
manusia itu Adam, Kita semua disini paham dan tahu yang Allah menghidupkan roh (Muhammad), roh
pula menghidupkan jasad (Adam), Ini adalah kata-kata bagi menunjukkan tertib nya penzahiran Allah
mengikut fitratullah
.
Jasad (Adam) sebenarnya mati, jika tidak dihidupkan oleh roh ( Muhammad), Muhammad juga tidak
hidup jika tidak dihidupkan oleh Allah, Membawa makna hanya Allah yang hidup dan menghidupkan roh
---------------
Ini bersesuaian dengan firman Allah : "Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda
(kekuasaan) Kami keseluruh ufuk alam dan pada DIRI MEREKA SENDIRI, hingga jelas bagi mereka bahwa
Al Quran itu adalah benar, Tidak cukupkah bahwa sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala
sesuatu?"
---------------
Lagi firman Allah yang bermaksud : "Semua yang ada adalah fana (binasa), Dan yang baqa (kekal) itu
adalah wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan"
.
Secara keseluruhannya segala sifat yang wajib bagi Allah hanya milik Allah jua, Selain dari Allah bersifat
dengan segala sifat yang mustahil bagi Allah.
Contoh nya Allah bersifat dengan sifat ada, selain dari Allah bersifat dengan sifat tidak ada, Allah bersifat
dengan sifat hidup, selain dari Allah bersifat dengan sifat mati
---------------
Inilah yang mesti dipahamkan apabila kita menghuraikan yang Allah itu bersifat dengan sifat bersalahan
Allah bagi segala yang baharu, yaitu paham daripada mula asal diantara Allah dengan makhluk sebelum
pentajalian berlaku.
Setelah berlakunya pentajalian Allah kepada makhluk sifat Allah sedia kekal seperti dahulu juga, sedia
kekalnya sifat Allah dari dahulu sekarang dan selama-lamanya,
---------------
Kepada yang sudah boleh berada kepada kesadaran roh (Muhammad), coba rasa sendiri roh itu ada atau
tidak ada, roh itu mendengar atau tidak mendengar dan bandingkan segala sifat yang wajib bagi Allah
yang lain, Jika kita rasa roh mendengar, roh melihat, roh berkata-kata (ini menerangkan kepada kita
bahwa Muhammad sedang mengaku dirinya sebagai tuhan)
---------------
Firman Allah : "Sesungguhnya Akulah Allah, tiada tuhan melainkan Aku, oleh itu sembahlah akan Daku,
dan dirikanlah solat untuk mengingati aku"
---------------
Allah sudah dari asal lagi sudah mengaku dirinya sebagai tuhan (Dialah yang awal, Dialah yang akhir,
dialah yang batin dan dialah yang zahir)
.
Allah telah menyembunyikan dirinya didalam Muhammad (maksudnya segala sifat ketuhanan yang
ternyata kepada (roh) Muhammad itu adalah sifat Allah sendiri tetapi tidak disadari oleh roh
(Muhammad), maksudnya Roh (Muhammad) tidak menyadari bahwa sifat yang wajib bagi Allah yang
ternyata kepada roh (Muhammad) adalah sifat (roh) Muhammad itu sendiri
.
Muhammad tidak mampu mencari Allah diluar dari dirinya akhirnya dia mengakuilah bahwa segala sifat
yang wajib bagi Allah yang ternyata pada Muhammad itu sebenarnya sifat Allah jua
.
Apabila roh (muhammad) menyadari dan mengakui bahwa segala sifat yang wajib bagi Allah yang
ternyata kepada Roh (Muhammad) adalah sifat Allah sendiri, disinilah tertunai Kalimah tauhid (Laa ilaha
illallah) inilah yang dikatakan Muhammad mengaku Allah sebagai tuhan
.
Muhammad (roh) yang telah mengaku sifat yang wajib bagi Allah yang ternyata padanya itu adalah sifat
Allah sendiri
.
Roh (Muhammad) inilah yang telah diakui oleh Allah sebagai hamba dan pesuruhnya yang ditajallikan
atau dianugerahkan sifat terpuji Allah yaitu sidiq, amanah, tablik dan fatonah, Disinilah ternyatanya
kalimah rasul Muhammadar Rasulullah
.
LAA ILAHA ILLALLAH : Muhammad mengaku Allah sebagai Tuhan
.
MUHAMMADAR RASULULLAH : Allah mengaku Muhammad sebagai rasul.
---------------
Allah ialah zat kepada Muhammad, Muhammad ialah sifat kepada Allah