0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
175 tayangan16 halaman

Kekuatan Kuningan dan Ikatan Material

Teks tersebut memberikan penjelasan mengenai: 1. Ikatan kimia primer beserta contohnya seperti ikatan ion, kovalen, dan logam 2. Struktur kristal, atom, dan sistem kristal 3. Konsep lattice, unit cell, FCC, BCC, HCP, dan coordination number

Diunggah oleh

Wildan Fachrezi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
175 tayangan16 halaman

Kekuatan Kuningan dan Ikatan Material

Teks tersebut memberikan penjelasan mengenai: 1. Ikatan kimia primer beserta contohnya seperti ikatan ion, kovalen, dan logam 2. Struktur kristal, atom, dan sistem kristal 3. Konsep lattice, unit cell, FCC, BCC, HCP, dan coordination number

Diunggah oleh

Wildan Fachrezi
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

JAWABAN KISI-KISI UTS

1) Berikan penjelasan mengapa suatu material dapat dijadikan suatu era atau peradaban manusia!
Karena suatu material pada zamannya terus berubah yaitu pada msa praaksara menggunakan alat dari
batu sebagai kapak, tulang belulang untuk memudahkan aktivitasnya hingga kini telah berubah menjadi
suatu berbagai material tunggal hingga perpaduan yang memiliki manfaat dan kegunaan lebih baik lagi
sehingga dapat dikatan material dapat dijadikan era atau peradaban manusia.

2). Apakah ada kaitan antara processing , propertis, performance dan material internal struktur
Karena proses (pembuatan),struktur (perpaduan
bahan),propertice(karakteristik),performance(penggunaan).Jika dianalogikan yaitu jika untuk menghasilkan
penggunaan atau performance yang baik maka material yang dihasilkan memiliki karakteristik yang baik
melewati uji test dan karakteristik yang baik dihasilkan darai perpaduan atau struktur material yang
baik.Sedangkan untuk menghasilkan struktur yang baik dipengaruhi peroses pembutan yang baik pula,yang
artinya keempat thap diatas saling mempengaruhi satu sama lain.

3). Berikan kharakteristik ikatan primer dengan menunjukkan contoh material dan propertisnya
Ikatan Primer adalah ikatan kimia dimana ikatan gata antar atomnya relatif besar. Ikatan primer ini
terdiri atas ikatan ion, ikatan kovalen, dan ikatan logam.
1. Ikatan ion
Ada beberapa definisi tentang ikatan ion, yaitu:
- Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi akibat gaya tarik-menarik lantara ion positif dan ion negatif.
- Ikatan ion terjadi antara unsur logam dengan unsur nonlogam.
- Ikatan ion terjadi karena adanya serah terima elektron dari satu atom ke atom yang lain.
- Ikatan ion ini sangat stabil, khususnya bila menyangkut ion bervalensi ganda.
Ciri-ciri senyawa ionik:
a. Mempunyai titik didih dan titik leleh tinggi.
b. Gaya tarik menarik antarpartikel sangat kuat.
c. Tidak dapat menghantarkan listrik karena ion-ion yang berada dalam kristal sulit bergerak.
Contoh Pembentukan Ikatan Ion
Natrium tergolong unsur logam dengan energi ionisasi yang relatif rendah. Artinya mudah melepas elektron.
Di lain pihak, klorin adalah unsur nonlogam dengan daya tarik elektron yang relatif besar. Artinya
klorin mempunyai kecenderungan besar untuk menarik elektron. Ketika natrium direaksikan dengan
klorin, klorin akan menarik elektron dan natrium. Natrium berubah menjadi ion positif (Na+),
sedangkan klorin berubah menjadi ion negatif (Cl-). Ion ion tersebut kemudian mengalami tarik-
menarik karena gaya Coulomb sehingga membentuk NaCl.
Rumus Kimia Senyawa Ion
Sesuai dengan aturan oktet, atom natrium akan melepas 1 elektron, sedangkan atom klorin akan menyerap 1
elektron. Jadi, setiap 1 atom klorin membutuhkan 1 atom natrium. Akan tetapi, tidak bisa diartikan
bahwa satu ion Na+ hanya terikat pada satu ion Cl-. Dalam kristal NaCl, setiap atom Na+ dikelilingi
oleh 6 ion Cl- dan setiap ion Cl- dikelilingi oleh 6 ion Na+ dalam suatu struktur tiga dimensi berbentuk
kubus. Rumus kimia NaCl adalah rumus empiris, menyatakan bahwa perbandingan ion Na+ dan Cl-
adalah 1:1.
2. Ikatan kovalen
Ada beberapa definisi tentang ikatan kovalen, yaitu:
a. Ikatan kovalen adalah ikatan kimia yang sangat kuat dimana gaya antar atomnya ditimbulkan dari
penggunaan bersama elektron.
b. Ikatan kovalen terjadi antara unsur nonlogam dengan unsur non logam, serta mempunyai perbedaan
elektronegatifitas yang kecil.
c. Ikatan kovalen terjadi karena pemakaian bersama elektron-elektron oleh dua atom.
d. Ikatan kovalen terjadi antara unsur nonlogam dengan unsur nonlogam.

Contoh Pembentukan Ikatan Kovalen


Pembentukan ikatan dalam molekul H2 tidak melalui pelepasan dan penyerapan elektron. Sebagai unsur
nonlogam, atom-atom hidrogen mempunyai daya tarik elektron yang cukup besar. Oleh karena
peasangan elektron yang terbentuk ditarik oleh kedua inti atom hidrogen yang berikatan, kedua atom
tersebut menjadi saling terikat. Ikatan yang terbentuk dengan cara penggunaan bersama pasangan
elektron ini yang dimaksud dengan ikatan kovalen.
Rumus Kimia Senyawa Kovalen
Dengan mengacu pada aturan oktet, kita dapat memprediksikan rumus molekul dari senyawa yang berikatan
kovalen. Dalam hal ini, jumlah elektron yang dipasangkan harus disamakan. Akan tetapi, perlu diingat
bahwa aturan oktet tidak selalui dipatuhi, terdapat beberapa senyawa kovalen yang melanggar aturan
oktet. Contohnya adalah ikatan antara H dan O dalam H2O. Konfigurasi elektron H dan O adalah H
memerlukan 1 elektron dan O memerlukan 2 elektron. Agar atom O dan H mengikuti kaidah oktet,
jumlah atom H yang diberikan harus menjadi dua, sedangkan atom O satu, sehingga rumus molekul
senyawa adalah H2O.
3. Ikatan logam
Ikatan logam adalah ikatan kimia yang terbentuk akibat penggunaan bersama electron elektron valensi
antara tomatom logam.
Ciri-ciri ikatan logam :
-Atom-atom logam bisa diibaratkan seperti bola pingpong yang terjejal rapat satu sama lain.
-Atom logam memiliki sedikit elektron valensi, sehingga sangat mudah untuk dilepaskan dan membentuk
ion positif.
-Kulit terluar atom logam relatif longgar (terdapat banyak tempat kosong) sehingga elektron bisa berpindah
dari 1 atom ke atom lain.
-Mobilitas elektron dalam logam sedemikian bebas, sehingga elektron valensi logam mengalami suatu
delokalisasi yaitu suatu keadaan dimana elektron valensi tersebut tidak tetap posisinya pada 1 atom,
tetapi senantiasa berpindah-pindah dari 1 atom ke atom lain.
-Elektron-elektron valensi tersebut berbaur membentuk awan elektron yang menyelimuti ion-ion positif
logam.
Adanya ikatan logam menyebabkan logam bersifat:

1. Memiliki konduktivitas termal dan listrik yang tinggi.


2. Berkilau dan memantulkan cahaya.
3. Dapat ditempa.
4. Memiliki variasi kekuatan mekanik.

Contoh : Contoh: logam besi, seng, dan perak.

4). Jelaskan perbedaan antara atomic structures, crystal structures dan crystal system
Struktur Atom :
-Definisi :Struktur atom adalah susunan partikel subatom dalam suatu atom.
-Struktur :Struktur atom adalah struktur yang kompleks.
-Komponen :Atom tersusun atas partikel subatom: elektron, proton, dan neutron.
-Variasi :Struktur atom keseluruhannya sama di semua atom

Struktur Kristal
-Definisi :Struktur kristal adalah susunan atom atau molekul dalam kristal.
-Struktur :Struktur kristal adalah struktur kisi yang terorganisasi dengan baik.
-Komponen :Kristal terdiri dari kation dan anion atau ion logam dan elektron bebas.
-Variasi:Struktur kristal berbeda satu sama lain tergantung pada komponen yang ada di kristal.
Sistem Kristal
-Definisi : Suatu struktur kristal dibangun oleh sel unit, sekumpulan atom yang tersusun secara khusus,
yang secara periodik berulang dalam tiga dimensi dalam suatu kisi.
1.Bila ditinjau dan telaah lebih dalam mengenai pengertian kristal, mengandung pengertian sebagai
berikut :
Bahan padat homogen, biasanya anisotrop dan tembus cahaya :

 tidak termasuk didalamnya cair dan gas


 tidak dapat diuraikan kesenyawa lain yang lebih sederhana oleh proses fisika
 terbentuknya oleh proses alam

2. Mengikuti hukum-hukum ilmu pasti sehingga susunan bidang-bidangnya mengikuti hukum geometri :

 jumlah bidang suatu kristal selalu tetap


 macam atau model bentuk dari suatu bidang kristal selalu tetap
 sifat keteraturannya tercermin pada bentuk luar dari kristal yang tetap.

Proses Pembentukan Kristal

 Fase cair ke padat : kristalisasi suatu lelehan atau cairan sering terjadi pada skala luas dibawah kondisi
alam maupun industri. Pada fase ini cairan atau lelehan dasar pembentuk kristal akan membeku atau
memadat dan membentuk kristal. Biasanya dipengaruhi oleh perubahan suhu lingkungan.
 Fase gas ke padat (sublimasi) : kristal dibentuk langsung dari uap tanpa melalui fase cair. Bentuk kristal
biasanya berukuran kecil dan kadang-kadang berbentuk rangka (skeletal form). Pada fase ini, kristal
yang terbentuk adalah hasil sublimasi gas-gas yang memadat karena perubahan lingkungan. Umumnya
gas-gas tersebut adalah hasil dari aktifitas vulkanis atau dari gunung api dan membeku karena perubahan
temperature.
 Fase padat ke padat : proses ini dapat terjadi pada agregat kristal dibawah pengaruh tekanan dan
temperatur (deformasi). Yang berubah adalah struktur kristalnya, sedangkan susunan unsur kimia tetap
(rekristalisasi). Fase ini hanya mengubah kristal yang sudah terbentuk sebelumnya karena terkena
tekanan dan temperatur yang berubah secara signifikan. Sehingga kristal tersebut akan berubah bentuk
dan unsur-unsur fisiknya. Namun, komposisi dan unsur kimianya tidak berubah karena tidak adanya
faktor lain yang terlibat kecuali tekanan dan temperature
 Sistem kristal ada 7,yaitu:kubus,tetragonal,ortrobik,heksagonal,trigonal,monoklin,dan triklin

5). Jelaksan yang dimaksud dengan: lattice, unit cell, FCC, BCC, HCP, APF, dan Coordination
Number

Lattice:kisi-kisi. pola-pola geometris dari molekul-molekul, atom-atom dll.


Unit cell:susunan spatial atom-atom yang mengekor secara tiga dimensi untuk menggambarkan
kristalnya.
FCC: suatu struktur kristal dengan sebuah atom di tiap-tiap pojok kubus dan satu ditengah disetiap sisi
kubus.
BCC: struktur yang berbentuk bentuk kubus dimana terdapat atom-atom disetiap pojoknya dan satu
berada ditengah
HCP:Struktur Kristal berbentuk heksagonal tersusun dari beberapa bagian, bagian muka atas dan
bawah yang terdiri dari 6 atom dan mengelilingi 1 atom pusat serta diantara muka unit sel ini terdapat 3
atom
APF: ialah Fraksi Volume yang diisi oleh atom, yang secara matematis diperoleh dari Volume atom
pada unit cell satuan dibagi dengan Volume unit cell satuan.
Coordination number: jumlah atom tetangga yang bersebelahan dengan suatu atom pusat di dalam
sebuah molekul atau kristal.

6. Sebutkan tipe defect yang terdapat pada material solid


Kelebihan:
1. Praktis digunakan
2. Murah
3. Tahan lama
Kekurangan:
1. Mudah terbakar
2. Tidak ramah lingkungan

7. Mengapa defect untuk material metal berbeda dengan material ceramic

Bak sampah,kursi tunggu,dan wahan permainan

8. Apakah defect yang terjadi dimaterial merupakan suatu hal yang tidak diinginkan.

Plastisitas

9. Apa yang dimaksud dengan mechanical properties


Monomer

10. a. kecenderungan bahan padat untuk


kembali ke bentuk aslinya setelah terdeformasi.
b. Plastisitas adalah Ketidakmampuan suatu benda untuk
kembali ke bentuk semula setelah gaya luar yang
diberikan hilang.
c. angka yang digunakan untuk mengukur objek atau ketahanan bahan untuk mengalami deformasi
elastis ketika gaya diterapkan pada benda itu.
d. Titik luluh adalah titik pada kurva tegangan-regangan yang menunjukkan batas perilaku elastis dan
awal perilaku plastik
e. tegangan maksimum yang bisa ditahan oleh sebuah bahan ketika diregangkan atau ditarik,
sebelum bahan tersebut patah
f. Tegangan (stress) didefinisikan sebagai perbandingan antara gaya yang bekerja pada benda dengan
luas penampang benda
g. Strain adalah Perbandingan antara pertambahan panjang terhadap panjang mula – mula
h. Poisson ratio adalah konstanta elastisitas yang dimiliki oleh setiap material
i. Daktilitas adalah ukuran kemampuan suatu material untuk mengalami deformasi plastis yang
signifikan sebelum pecah, yang dapat dinyatakan sebagai persen perpanjangan atau persen pengurangan
area dari uji tarik
j. Suatu bahan rapuh jika, ketika mengalami tekanan , ia pecah dengan sedikit deformasi elastis dan
tanpa deformasi plastis yang signifikan . Bahan rapuh menyerap energi yang relatif sedikit sebelum
patah, bahkan yang berkekuatan tinggi
k. Ketangguhan suatu bahan adalah kemampuan menyerap energi pada daerah plastik. Kemampuan
untuk menahan beban yang kadang-kadang di atas tegangan luluh tanpa terjadi patah
l. Kekerasan (Hardness) adalah salah satu sifat mekanik (Mechanical properties) dari suatu material.

11). Buatlah kurva tegangan vs regangan untuk jenis material ductile dan brittle, buat dalam 1
kurva.
12). Jelaskan dengan singkat mengenai hukum hooke
Hukum Hooke ini menjelaskan mengenai hubungan antara gaya yang diberikan pada sebuah pegas
ditinjau dari pertambahan panjang yang dialami oleh pegas tersebut. Besarnya perbandingan antara
gaya dengan pertambahan panjang pegas adalah konstan.

13). Toughness : Tensile Testing Machine,prinsip pengujian ini adalah spesimen ditarik dengan laju
pembebanan yang lambat hingga spesimen itu putus.
Hardness : Rockwell Hardness Test,pengujian ini merupakan pengujian kekerasan yang paling sederhana
dan tidak membutuhkan kemampuan khusus. Caranya yaitu dengan melakukan dua kali pembenanan yaitu
dengan beban minor terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan beban mayor.

14). Sebutkan 3 metode dalam mekanisme penguatan material


Mekanisme penguatan ada tiga methode yaitu pengerasan tegangan ( strain hardening), penguatan
larutan padat (soild solution streng thening), penghalusan butin (grain size reduction)

15). Jelaskan mekanisme penguatan material dengan menggunakan teknik grain size reduction
Penguatan material dengan menggunakan metode Grain size reduction yaitu dengan menggunakan
atom lain yang disisipkan atau teknik metalurgi

16). Jelaskan mekanisme penguatan material dengan menggunakan teknik strain hardening
Strain hardening (pengerasan regangan) adalah penguatan logam untuk deformasi plastik (perubahan
bentuk secara permanen atau tidak dapat kembali seperti semula). Penguatan ini terjadi karena dislokasi
gerakan dalam struktur kristal dari material. Deformasi bahan disebabkan oleh slip (pergeseran) pada
bidang kristal tertentu. Jika gaya yang menyebabkan slip ditentukan dengan pengandaian bahwa seluruh
atom pada bidang slip kristal serempak bergeser, maka gaya tersebut akan besar sekali. Dalam kristal
terdapat cacat kisi yang dinamakan dislokasi. Dengan pergerakan dislokasi pada bidang slip yang
menyebabkan deformasi dengan memerlukan tegangan yang sangat kecil. Kalau kristal dipotong menjadi
pelat tipis dan dipoles secara elektrolisa, maka akan terlihat di bawah mikroskop elektron, sejumlah cacat
yang disebut dislokasi. Dislokasi merupakan cacat kisi yang menentukan kekuatan bahan berkristal. Karena
adanya tegangan dari luars, dislokasi akan bergerak kepermukaan luar, sehingga terjadi deformasi. Selama
bergerak dislokasi bereaksi satu sama lain. Hasil reaksi ada yang mudah bergerak dan ada yang sulit
bergerak. Yang sulit bergerak berfungsi sebagai sumber dislokasi baru (multiplikasi dislokasi). Sehingga
kerapatan dislokasi semakin tinggi. Semakin tinggi kerapatan dislokasi, maka semakin sulit dislokasi
bergerak sehingga kekuatan logam akan naik. Strain hardening (pengerasan regangan) terjadi selama
pengujian tarik. Pada proses uji tarik regangan akan bertambah sehingga kekuatan tarik, kekuatan mulur
dan kekerasannya akan meningkat pula sedangkan massa jenis dan hantaran listriknya menurun. Hal ini
juga mengakibatkan menurunnya keuletan. Kristal logam mempunyai kekhasan dalam keliatan yang lebih
besar dan pengerasan yang luar biasa. Sebagai contoh, kekuatan mulur baja lunak sekitar 180 MPa dan
dapat ditingkatkan sampai kira – kira 900 MPa oleh pengerasan regangan.

17). Jelaskan mekanisme penguatan material dengan menggunakan teknik solid solution
Mekanisme dengan menggunakan teknik solid solution adalah dengan menggunakan atom lain yang
disisipkan atau mengganti salah satu atom dalam unit sel. Berdasarkan keterangan diatas, logam
dalam keadaan murninya memiliki sifat yang lemah dan lebih lembut. Dengan ditambahkannya atom lain
yang disisipkan atau digantikan, maka kekuatan dan kekerasan dari suatu material akan lebih besar
dibanding dalam keadaan murninya. Hal ini dikarenakan, atom sisipan tadi akan mengalami dislokasi.
Ukuran atom yang kecil dan besar yang terlarut akan menurunkan energi regangan. Atom sisipan yang
berukuran kecil akan menurunkan energi regangan tekan sedangkan atom sisipan berukuran besar akan
menurunkan energi regangan tarik. Semakin banyak terdapat atom sisipan tadi, maka energi regangan lama
kelamaan akan hilang dan dislokasi juga semakin kecil hingga hilan.

18). Istilahnya:
a. Heat treatmen adalah proses pengubahan sifat logam, terutama baja, melalui pengubahan struktur
mikro dengan cara pemanasan dan pengaturan laju pendinginan.
b. HOT WORKING adalah proses pembentukan dengan cara memanaskan benda kerja sampai diatas
suhu rekristalisasi,kemudian diberikan gaya luar sehingga terjadi perubahan bentuk yang diinginkan.
c. Hardenning adalah proses perlakuan panas yang dilakukan untuk menghasilkan suatu benda kerja
yang keras, proses ini dilakukan pada temperatur tinggi yaitu pada temperatur austenisasi yang
digunakan untuk melarutkan sementit dalam austenit yang kemudian di quench.
d. Temperring adalah suatu teknik perlakuan panas untuk logam dan alloy. Dengan baja, penemperan
dilakukan untuk mengeraskan dengan cara mengubah martensit yang getas menjadi bainit atau ferit.
Dalam metalurgi, selalu ada tawar menawar antara kelenturan (ductility) dan kegetasan (brittleness).
e. Normalizing adalah proses perlakuan panas dimana proses pemanasan mencapai temperatur
austenisasi (temperatur eutectoid), dan kemuadian didinginkan perlahan pada udara (still air atau
slightly agitated air).
f. Annealing sebuah bahasa Peristilahan atau Glossary yang artinya merupakan Pelunakan. Yang
dimaksudkan adalah proses pemanasan material sampai temperatur austenit lalu ditahan beberapa
waktu dan kemudian pendinginannya dilakukan secara perlahan - lahan, didalam sebuah tungku.
g. Case hardening adalah Suatu Proses Kimia Yang dilakukan Pada saat temperatur (Suhu) Yang sesuai.
Biasanya Case Hardening dilakukan terhadap Benda-benda Yang terbuat dari Logam. Tujuan dari
Case Hardening adalah Agar permukaan logam tersebut bersifat Keras, dan tetap membiarkan bagian
bawah Logam tetap Lunak.
h. Casting adalah salah satu metoda pembuatan atau pembentukan produk melalui pencairan logam di
dalam tungku peleburan kemudian ditungkan/ dicor kedalam rongga cetakan yang dimiliki bentuk
geometri seperti produk akhirnya.
i. Forging atau penempaan adalah proses deformasi di mana benda kerja ditekan di antara dua die
(cetakan). ... Proses penekanan tersebut akan menghasilkan bentuk benda kerja yang sesuai dengan apa
yang diinginkan. Proses penempaan merupakan salah satu dari beberapa jenis pengerjaan logam yang
paling tua.
j. Rolling adalah suatu proses deformasi dimana ketebalan dari benda kerja direduksi(dikurangi)
menggunakan daya tekan dan menggunakan dua buah roll atau lebih. Roll berputar untuk menarik dan
menekan secara bersamaan benda kerja yang berada diantaranya.
k. Ekstrusi adalah proses dimana logam dibentuk dengan cara menekannya melalui rongga cetakan.
Tekanan yang digunakan sangat besar. Proses ini dapat digunakan untuk membuat batang silinder,
tabung atau profil-profil tertentu.
l. Deep drawing adalah proses pengerjaan logam yang digunakan untuk membentuk lembaran/plat
menjadi bentk seperti mangkuk, panel mobil, panci dan lain-lain. Pembentukannya dengan melakukan
penekanan terhadap bagian tengah dari bakalan (blank) dengan sebuah penekanan (punch) kedaam
rongga cetakan (dies) sampai terjadi aliran material masuk ke dalam cetakan.

19). fracture merupakan berpisahnya suatu benda menjadi 2 bagian atau lebih. Ada 2 jenis fracture pada logam
berdasarkan kemampuannya mengalami deformasi plastis, yaitu ductile fracture dan brittle fracture.

20). ductile fracture adalah mengalami deformasi plastis dengan waktu yang relatif lambat (stabil) sepanjang
terjadinya crack. Pada brittle fracture, perambatan crack terjadi secara cepat (tidak stabil) dan tidak
mengalami deformasi plastis. Ada 2 alasan kenapa ductile fracture lebih dipilih daripada brittle fracture;
Pertama, karena adanya deformasi plastis pada ductile fracture dapat memberikan peringatan jika terjadi
failure, berbeda dengan brittle fracture yang terjadi secara cepat dan tiba-tiba. Kedua, pada material
mengalami ductile fracture biasanya bersifat liat.

21. bagaimana mekanisme terjadinya brittle fracture


Pada brittle fracture umumnya diawali pada saat meningkatnya tegangan, seperti inklusi yang besar,
retak atau cacat permukaan, atau ujung yang tajam atau takikan. Penyebab awal yang paling sering terjadi
pada brittle fracture adalah retak lelah. Britle fracture karakternya tersembunyi disebabkan terjadinya di
bawah pembebanan statis pada tegangan di bawah kekuatan mulur dan tanpa peringatan awal.

22. bagaimana mekanisme terjadinya ductile fracture


Ductile fracture (Perpatahan Ulet) disertai dengan deformasi plastis yang signifikan.Perpatahan ulet
umumnya lebih disukai karena bahan ulet umumnya lebih tangguh danmemberikan peringatan lebih dahulu
sebelum terjadinya kerusakan.

Ductile fracture didahului deformasi plastis yg meluas.

Ductile fracture ditandai adanya void yang saling bertemu.


Ductile fracture prosesnya lambat, memungkinkan adanya upaya pencegahan.
Ductile fracture biasanya mengikuti jalur transgranular Jika kepadatan inklusilebih sepanjang batas butir,
retak tumbuh sepanjang batas kristal yang mengarahke ductile fracture intergranular.
Jika inklusi tidak terbentuk, void terbentuk di daerah yang kosentrasi cacatnyatinggi dan mengarah ke
bidang slip dan ketidakstabilan makroskopikmengakibatkan pengecitan dimensi atau shear fracture.

23. apa yang dimaksud dengan konsentrasi tegangan


Konsentrasi tegangan terjadi pada daerah-daerah benda yang dimensinya berubah drastis, misalnya di
sekitar lubang, discontinuity, defect, dll. Pemicu lain dari konsentrasi tegangan diantaranya
adalah fillet, notch, inclusion, dll. Konsentrasi tegangan akan menurunkan umur fatik (fatigue life).
Besarnya konsentrasi tegangan dapat diketahui dengan menghitung faktor konsentrasi tegangan (stress
concentration factor), dimana SCF merupakan perbandingan antara tegangan tertinggi yang berada di
sekitar discontinuity (σ max) dengan tegangan yang terjadi pada kondisi mulus (σ nom).

Kt= σ max / σ nom

24. apa yang dimaksud dengan phase diagram

Diagram fase adalah sejenis grafik yang digunakan untuk menunjukkan kondisi kesetimbangan antara fase-
fase yang berbeda dari suatu zat yang sama. Dalam matematika dan fisika, diagram fase juga mempunyai
arti sinonim dengan ruang fase.

25. berikan contoh interpretasi dari phase diagram yang dimulai dengan (1) the phases that are
present, (2)
the compositions of these phases, and (3) the percentages or fractions of the phases
Phase present :

paduan komposisi 60 wt% Ni – 40 wt% Cu pada 1100C akan ditempatkan di titik A karena ini berada di
dalam kawasan, hanya fase tunggal yang akan hadir. Di sisi lain, paduan 35% berat Ni-65% berat Cu pada
1250C (titik B) akan terdiri dari fase cair dan pada kesetimbangan

Amount phase :

Komposisi perlu ditentukan hanya dalam satu konstituen untuk biner paduan; untuk perhitungan
sebelumnya, persen berat nikel akan digunakan (yaitu, C0 35% berat Ni,% berat Ni, dan CL 31,5% berat
Ni), dan

Composition phase

pertimbangkan paduan 60% berat Ni – 40% berat Cu pada 1100 C. Pada komposisi dan suhu ini, hanya
fase yang ada, yang memiliki komposisi 60% berat Ni — 40% berat Cu.

26. apa yang dimaksud dengan binary eutectic systms


binary eutectic system menggambarkan diagram fase 2 komponen dimana teridiri dari ∝, dan 𝛽 dan
fase yang mungkin terbentuk adalah Kristal murni ∝, Kristal murni 𝛽 dan cairan dengan komposisi antara
∝ murni dan 𝛽 murni. Kurva yang memisahkan antara ∝+L, Liquid, dan 𝛽+L dinamakan garis liquidus.
Sedangkan garis horizontal yang memisahkan bagian ∝+L, 𝛽+L, dan ∝+ 𝛽 all solid dinamakan titik
solidus. Titik E dimana garis liquidus dan solidus berpotongan disebut titik eutectic. Ketika suatu system
dengan tekanan konstan, titik eutektik merupakan titik invariant.
27. Istilah-istilah:
a. Austenite: merupakan larutan padat pada intersisi atom karbon dalam besi yang mempunyai
struktur FCC. Austenite stabil diatas temperature 723o C. dalam diagram fasa austenite dinotasikan
dengan 𝛾.
b. Cementite: senyawa besi dengan karbon yang umum dikenal sebagai karbida besi dengan
prosentase karbon 6,67%C. yang bersifat keras sekitar 5-68HRC
c. Ferrite: larutan padatkarbon dan unsur paduan lainya pada besi kubus pusat badan (Fe). Ferit
terbentuk akibat proses pendinginan yang lambat dari austenit baja hypotektoid pada saat mencapai A3.
ferit bersifat sangat lunak,ulet dan memiliki kekerasan sekitar BHN dan memiliki konduktifitas yang
tinggi.
d. Pearlite: campuran sementit dan ferit yang memiliki kekerasan sekitar 10-30HRC. perlit yang
terbentuk sedikit dibawah temperatur eutektoid memiliki kekerasan yang lebih rendah dan memerlukan
waktu inkubasiyang lebih banyak.
e. Bainite: fasa yang kurang stabil yang diperoleh dari austenit pada temperatur yang lebih rendah
dari temperatur transformasi ke perlit dan lebih tinggi dari transformasi ke martensit.
f. Martensite: larutan padat dari karbon yang lewatjenuh pada besi alfa sehingga latis-latis sel
satuanya terdistorsi.
g. Phase equilibrium: Ketika sistem memiliki dua atau lebih fase, maka sistem itu dikatakan
setimbang apabila massa dari setiap fase mencapai kesetimbangan dan tidak berubah.
h. Solvent: zat yang jumlahnya lebih banyak daripada zat-zat lain dalam larutan
i. Solute: Zat yang jumlahnya lebih sedikit di dalam larutan
j. Solubility limit: menunjukkan konsentrasi maksimum pada sebuah fasa larutan, yang
menyatakan batas kelarutan maksimum unsur terlarut didalam pelarutnya.

28. buatlah transformasi diagram untuk fe-c


29. apa yang dimaksud ferros material
Logam ferrous adalah logam mana pun yang
terutama terdiri dari besi dan memiliki sifat
magnetik di dalamnya. Beberapa logam umum
yang umum termasuk: Baja paduan, Baja karbon,
Besi tempa. Logam ferrous ini mudah didaur
ulang. Baja karbon adalah besi ferrous biasa
yang didaur ulang dan digunakan kembali.

30. sebutkan klasifikasi steel berdasarkan SAE Major Classification


SAE (Society of Automotive Engineers) menetapkan standard baja yaitu SAE steel grades. Ini terdiri
dari empat digit yang menjadi repsrenstasi komposisi kimia. AISI memakai standard dengan system
penomoran yang sama dengan SAE, namun menambahkan huruf untuk menujukan proses pembuatan baja.
Sebagai contoh prefix “C” untuk open hearth furnace, basic oxygen furnace (BOF) dan “E” untuk electric
arc furnace.

Sistem penomoran AISI/SAE:


Gambar 1. Digit penomoran AISI/SAE.

Dua digit pertama menggambarkan tipe material, yaitu element utama pada digit pertama dan secondary
element pada digit kedua. Dua digit terakhir adalah kandungan element karbon yang dinyatakan dalam
seperseratus persen.
Contoh 1060, artinya 1 untuk baja karbon (carbon steel), 0 untuk menunjukan plain (tidak ditambahkan
sulfur dan phospor). Dua digit terakhir yaitu 60 adalah kandungan karbon sebesar 0,60 %.
AISI/SAE Tipe
1XXX Carbon steels
2XXX Nickel steels
3XXX Nickel-chromium steels
4XXX Molybdenum steels
5XXX Chromium steels
6XXX Chromium-vanadium steels
7XXX Tungsten steels
8XXX Nickel-chromium-vanadium steels
9XXX Silicon-manganese steels

Untuk baja karbon, digit kedua adalah:


10XX 0 menunjukan plain carbon
11XX 1 menunjukan resulfurized (ditambahkan sulfur)
12XX 2 menunjukan resulfurized dan rephosporized
(ditambahkan sulfur dan phosphor)

31. Jelaskan istilah berikut :


a. Baja Karbon Rendah (low carbon steel)
Baja ini dengan komposisi karbon kurang dari 2%. Fasa dan struktur mikronya adalah ferrit dan perlit. Baja
ini tidak bisa dikeraskan dengan cara perlakuan panas (martensit) hanya bisa dengan pengerjaan dingin.
Sifat mekaniknya lunak, lemah dan memiliki keuletan dan ketangguhan yang baik. Serta mampu mesin
(machinability) dan mampu las nya (weldability) baik.
b. Baja Karbon Sedang ( medium carbon steel)
Baja Mil memiliki komposisi karbon antara 0,2%-0,5% C (berat). Dapat dikeraskan dengan perlakuan
panas dengan cara memanaskan hingga fasa austenit dan setelah ditahan beberapa saat didinginkan dengan
cepat ke dalam air atau sering disebut quenching untuk memperoleh fasa ang keras yaitu martensit. Baja ini
terdiri dari baja karbon sedang biasa (plain) dan baja mampu keras. Kandungan karbon yang relatif tinggi
itu dapat meningkatkan kekerasannya. Namun tidak cocok untuk di las, dengan kata lain mampu las nya
rendah. Dengan penambahan unsur lain seperti Cr, Ni, dan Mo lebih meningkatkan mampu kerasnya. Baja
ini lebih kuat dari baja karbon rendah dan cocok untuk komponen mesin, roda kereta api, roda gigi (gear),
poros engkol (crankshaft) serta komponen struktur yang memerlukan kekuatan tinggi, ketahanan
aus,dantangguh
c. Baja Karbon Tinggi (high carbon steel)
Baja karbon tinggi memiliki komposisi antara 0,6- 1,4% C (berat). Kekerasan dan kekuatannya sangat
tinggi, namun keuletannya kurang. baja ini cocok untuk baja perkakas, dies (cetakan), pegas, kawat
kekuatan tinggi dan alat potong yang dapat dikeraskan dan ditemper dengan baik. Baja ini terdiri dari baja
karbon tinggi biasa dan baja perkakas. Khusus untuk baja perkakas biasanya mengandung Cr, V, W, dan
Mo. Dalam pemaduannya unsur-unsur tersebut bersenyawa dengan karbon menjadi senyawa yang sangat
keras sehingga ketahanan aus sangat baik.
d. Baja (Steel)
Baja paduan adalah baja paduan dengan berbagai elemen dalam jumlah total antara 1,0% dan 50% berat
untuk meningkatkan sifat mekanik.
e. ASTM (American Standard Testing and Material)
ASTM Internasional merupakan organisasi internasional sukarela yang mengembangkan standardisasi
teknik untuk material, produk, sistem dan jasa. ASTM Internasional yang berpusat di Amerika Serikat.
ASTM merupakan singkatan dari American Society for Testing and Material, dibentuk pertama kali pada
tahun 1898 oleh sekelompokinsinyur dan ilmuwan untuk mengatasi bahan baku besi pada rel kereta api
yang selalu bermasalah. Sekarang ini, ASTM mempunyai lebih dari 12.000 buah standar. Standar ASTM
banyak digunakan pada negara-negara maju maupun berkembang dalam penelitian akademisi maupun
industri.

f. SAE (Society of Automotive Engineers)


menetapkan standard baja yaitu SAE steel grades. Ini terdiri dari empat digit yang menjadi repsrenstasi
komposisi kimia. AISI memakai standard dengan system penomoran yang sama dengan SAE, namun
menambahkan huruf untuk menujukan proses pembuatan baja. Sebagai contoh prefix “C” untuk open
hearth furnace, basic oxygen furnace (BOF) dan “E” untuk electric arc furnace.
g. AISI (The American Iron & Steel Institue)
Memiliki standard yang diterima luas di Amerika serikat dan Negara lainnya. Tetapi standard AISI tidak
mencakup semua jenis logam/metal, dan tidak begitu informatif megenai properties beberapa
logam. Kemudian dua organisasi Standard Amerika, ASTM (American Society For Testing & Metal) dan
SAE (Society of Automotive Engineers) mengembangkan sebuah standard untuk logam yaitu UNS (The
Unified Numbering)/
h. monel
Monel adalah sebuah logam baja putih yang sangat kuat dan eksotis, Baja Putih atau yang sering disebut
Monel ini merupakan logam dengan kandungan utamanya Nikel (nickel), yang dipadukan dengan Tembaga
(copper) serta sedikit kandungan besi (iron) dan mineral. Kekuatan dan keindahannya yang menyebabkan
munculnya berbagai inspirasi untuk mengexplore lebih jauh dalam hal fashion dan accessories. Berbeda
dengan logam lainnya, eksotisme monel sangat elegan jika di padukan dengan gaya anak muda masakini.
Kami mencoba mengapresiasikan keinginan pasangan muda dengan menciptakan liontin soulmate, inisial
pasangan dan lain sebagainya. Monel juga bisa digunakan untuk souvenir pernikahan dan acessories
lainnya seperti cincin, gelang dan kalung.
i. Nimonics
Nimonics adalah sebarang alloy berasaskan nikel yang digunakan pada suhu tinggi, seperti dalam
bilah turbin gas.
j. Vanadium
Vanadium adalah salah satu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang V dan nomor
atom 23. Salah satu senyawa yang mengandung vanadium antara lain vanadium pentaoksida (V2O5), yang
digunakan sebagai katalis dalam pembuatan asam sulfat dan anhidrida maleat, serta dalam pembuatan
keramik. Vanadium juga merupakan Logam mulia yang cukup keras, Logam ini hanya bisa ditemukan di
tempat-tempat tertentu, seperti pada alga atau ganggang, kerang, dan kepiting. Vanadium ditemukan
pertama kali oleh seorang ahli mineral (mineralogist) asal Meksiko bernama Andrés Manuel del Río, pada
tahun 1801, yang ia namai erythronium, karena ia menemukannya pada sebuah batu mineral berwarna
kemerah-merahan yang diberi nama vanadinite. Lalu seorang ahli kimia Swedia menyempurnakan temuan
del Río, dan kemudian diberi nama Vanadium.

32. Klasifikase aluminum alloy disusun oleh IADS.


Klasifikasi yang diterima di beberapa Negara
a. Paduan aluminum tempa
Setiap paduan ini disusun menggunakan 4 digit nomor
 nomor pertama (unsure paduan utama)
- 2xxx → tembaga (1,9 – 6,8 %)
- 4xxx → silicon (3,6 – 13,5%)
- 3xxx → mancanese (0,3 – 1,5 %)
- 1xxx → aluminum murni (99,0 %)
- 5xxx → magnesium (0,5 – 5,5 %)
- 6xxx → magnesium (0,4-1,5 %) + silicon ( 0,2 – 1,7 %)
- 7xxx → 2inc (1 – 8,2 % ) + magnesium
- 8xxxx → lithium
 Nomor kedua ( modifikasi paduan dan batasan persentase impuritiesnya)
 2 nomor terakhir ( persentase kemurnian pada aluminumnya)
b. Paduan aluminum cor
Desionasi dengan 4 digit dengan titik decimal memisahkan angka ketiga dan keempat
 Angka pertama ( kelompok paduan sesuai dengan elemen paduan)
- 1xx → aluminum 99,0%
- 2xx → tembaga 4-4,6%
- 3xx →silicon 5-17% dengan tembaga dan magnesium
- 4xx →silicon 5-12%
- 5xx →magnesium 4-10%
- 7xx → 2inc 6,2-7,5%
- 8xx →tin
- 9xx →lainnya
 Angka kedua+ketiga (paduan alluminium/kemurnian paduan)
 Digit terakhir (bentuk produk: pengecoran “O”, ingat “1” dan “2”

Aplikasi:
a. Alluminium 2024-T3,T42, T351, T81:
Untuk tegangan tarik yang tinggi, ketangguhan tinggi sertakarakteristik perambatan retak yang baik.
b. Alluminium-lithium
10% lebih ringan dan kaku dari alluminium alloy konvensional

33. Pembacaan 4 digit (1xxx)


a. Digit ke-1
Mengindikasikan kelompok paduan berdasarkan pada unsure paduan utamaanya
- 2xxx → tembaga (1,9 – 6,8 %)
- 4xxx → silicon (3,6 – 13,5%)
- 3xxx → mancanese (0,3 – 1,5 %)
- 1xxx → aluminum murni (99,0 %)
- 5xxx → magnesium (0,5 – 5,5 %)
- 6xxx → magnesium (0,4-1,5 %) + silicon ( 0,2 – 1,7 %)
- 7xxx → 2inc (1 – 8,2 % ) + magnesium
- 8xxxx → lithium
b. Digit ke-2
Mengindikasi modifikasi paduan dan batasan persentaseimpuritasnya
c. Dua digit terakhir
Mengindikasi persentasse kemurnianpaduan alluminiumnya.

34. apakah arti T3 dan T6 pada jenis aluminum al 7075 T3 dan al 7075 T6
- Al 7075 T6 merupakan paduan alluminium, seng, magnesium, dan timah

- Al 7075 T3

35. Brass
Paduan paduan tembaga(cu alloy), namun kuningan adalah paduan tembaga(cu) dan seng(2n). cu 64-69%, 2n
30-35%
Bronze
Paduan tembaga (Cu) dan timah putih (Sn) maksimum 20% Sn
Munta
Paduan Cu 60% dan Zn 40 %

36. apa yang dimaksud dengan komposit, berikan contoh aplikasi pada pesawat
Komposit adalah material yang tersusun atas campuran dua atau lebih material dengan sifat yang berbeda,
dan menghasilkan sebuah material baru yang memiliki sifat –sifat berbeda dengan material-material
penyusunnya. Material komposit yang sering digunakan pada industri dirgantara adalah carbon fiber,
boron, fiberglass serta kevlar.

37. Phase rinfoced ( penguat) yaitu bagian utama dari komposit yang berfungsi sebagai penanggung beban
utama.
Phase matrix yaitu phasa dalam komposit yang mempunyai bagian atau fraksi volume terbesar ( dominan)

38. Sandwich panel atau lebih dikenal dengan aluminium composite panel adalah material bangunan yang
diperkenalkan sekitar tahun 1964. ... Sandwich Panel atau Aluminium Composite Panel (ACP) merupakan
material bangunan yang kuat, permukaan sudah rata, mudah dipasang dan tak kalah pentingnya, mudah dalam
hal pemeliharaan
-Industri pesawat terbang dimana dibutuhkan material yang dapat mendukung kinerja mesin dengan cara
menggunakan material yang ringan untuk penutup beberapa bagian interior pesawat.

39. apa arti komposit mempunyai arah 0 deg dan 90 deg


Komposit yang memiliki fleksibilitas dan ketangguhan yang mempunyai batas 0 -90 dalam tekanan
yang berlebih

40. Hand layy-up adalah metoda yang paling sederhana dan


merupakan proses denga nmetode terbuka dari proses inspeksi komposit

41. Kelebihan material polymer : tahan terhadap korosi, tidak menghantar panas dan listrik yang
bagus, Perbandingan kuat/berat yang baik, gampang diproses dan dicetak menjadi berbagai bentuk, Mudah
ditambah aditif, modifier dan warna Dapat transparan
42. Termoset dan termoplastik adalah dua kelas polimer yang berbeda, yang dibedakan berdasarkan
perilaku mereka di hadapan panas. Perbedaan utama antara plastik termoplastik dan termoset adalah, bahan
termoplastik memiliki titik leleh yang rendah; oleh karena itu, mereka dapat dibentuk ulang atau didaur
ulang dengan memaparkannya ke panas.

Anda mungkin juga menyukai