Kekuatan Kuningan dan Ikatan Material
Kekuatan Kuningan dan Ikatan Material
1) Berikan penjelasan mengapa suatu material dapat dijadikan suatu era atau peradaban manusia!
Karena suatu material pada zamannya terus berubah yaitu pada msa praaksara menggunakan alat dari
batu sebagai kapak, tulang belulang untuk memudahkan aktivitasnya hingga kini telah berubah menjadi
suatu berbagai material tunggal hingga perpaduan yang memiliki manfaat dan kegunaan lebih baik lagi
sehingga dapat dikatan material dapat dijadikan era atau peradaban manusia.
2). Apakah ada kaitan antara processing , propertis, performance dan material internal struktur
Karena proses (pembuatan),struktur (perpaduan
bahan),propertice(karakteristik),performance(penggunaan).Jika dianalogikan yaitu jika untuk menghasilkan
penggunaan atau performance yang baik maka material yang dihasilkan memiliki karakteristik yang baik
melewati uji test dan karakteristik yang baik dihasilkan darai perpaduan atau struktur material yang
baik.Sedangkan untuk menghasilkan struktur yang baik dipengaruhi peroses pembutan yang baik pula,yang
artinya keempat thap diatas saling mempengaruhi satu sama lain.
3). Berikan kharakteristik ikatan primer dengan menunjukkan contoh material dan propertisnya
Ikatan Primer adalah ikatan kimia dimana ikatan gata antar atomnya relatif besar. Ikatan primer ini
terdiri atas ikatan ion, ikatan kovalen, dan ikatan logam.
1. Ikatan ion
Ada beberapa definisi tentang ikatan ion, yaitu:
- Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi akibat gaya tarik-menarik lantara ion positif dan ion negatif.
- Ikatan ion terjadi antara unsur logam dengan unsur nonlogam.
- Ikatan ion terjadi karena adanya serah terima elektron dari satu atom ke atom yang lain.
- Ikatan ion ini sangat stabil, khususnya bila menyangkut ion bervalensi ganda.
Ciri-ciri senyawa ionik:
a. Mempunyai titik didih dan titik leleh tinggi.
b. Gaya tarik menarik antarpartikel sangat kuat.
c. Tidak dapat menghantarkan listrik karena ion-ion yang berada dalam kristal sulit bergerak.
Contoh Pembentukan Ikatan Ion
Natrium tergolong unsur logam dengan energi ionisasi yang relatif rendah. Artinya mudah melepas elektron.
Di lain pihak, klorin adalah unsur nonlogam dengan daya tarik elektron yang relatif besar. Artinya
klorin mempunyai kecenderungan besar untuk menarik elektron. Ketika natrium direaksikan dengan
klorin, klorin akan menarik elektron dan natrium. Natrium berubah menjadi ion positif (Na+),
sedangkan klorin berubah menjadi ion negatif (Cl-). Ion ion tersebut kemudian mengalami tarik-
menarik karena gaya Coulomb sehingga membentuk NaCl.
Rumus Kimia Senyawa Ion
Sesuai dengan aturan oktet, atom natrium akan melepas 1 elektron, sedangkan atom klorin akan menyerap 1
elektron. Jadi, setiap 1 atom klorin membutuhkan 1 atom natrium. Akan tetapi, tidak bisa diartikan
bahwa satu ion Na+ hanya terikat pada satu ion Cl-. Dalam kristal NaCl, setiap atom Na+ dikelilingi
oleh 6 ion Cl- dan setiap ion Cl- dikelilingi oleh 6 ion Na+ dalam suatu struktur tiga dimensi berbentuk
kubus. Rumus kimia NaCl adalah rumus empiris, menyatakan bahwa perbandingan ion Na+ dan Cl-
adalah 1:1.
2. Ikatan kovalen
Ada beberapa definisi tentang ikatan kovalen, yaitu:
a. Ikatan kovalen adalah ikatan kimia yang sangat kuat dimana gaya antar atomnya ditimbulkan dari
penggunaan bersama elektron.
b. Ikatan kovalen terjadi antara unsur nonlogam dengan unsur non logam, serta mempunyai perbedaan
elektronegatifitas yang kecil.
c. Ikatan kovalen terjadi karena pemakaian bersama elektron-elektron oleh dua atom.
d. Ikatan kovalen terjadi antara unsur nonlogam dengan unsur nonlogam.
4). Jelaskan perbedaan antara atomic structures, crystal structures dan crystal system
Struktur Atom :
-Definisi :Struktur atom adalah susunan partikel subatom dalam suatu atom.
-Struktur :Struktur atom adalah struktur yang kompleks.
-Komponen :Atom tersusun atas partikel subatom: elektron, proton, dan neutron.
-Variasi :Struktur atom keseluruhannya sama di semua atom
Struktur Kristal
-Definisi :Struktur kristal adalah susunan atom atau molekul dalam kristal.
-Struktur :Struktur kristal adalah struktur kisi yang terorganisasi dengan baik.
-Komponen :Kristal terdiri dari kation dan anion atau ion logam dan elektron bebas.
-Variasi:Struktur kristal berbeda satu sama lain tergantung pada komponen yang ada di kristal.
Sistem Kristal
-Definisi : Suatu struktur kristal dibangun oleh sel unit, sekumpulan atom yang tersusun secara khusus,
yang secara periodik berulang dalam tiga dimensi dalam suatu kisi.
1.Bila ditinjau dan telaah lebih dalam mengenai pengertian kristal, mengandung pengertian sebagai
berikut :
Bahan padat homogen, biasanya anisotrop dan tembus cahaya :
2. Mengikuti hukum-hukum ilmu pasti sehingga susunan bidang-bidangnya mengikuti hukum geometri :
Fase cair ke padat : kristalisasi suatu lelehan atau cairan sering terjadi pada skala luas dibawah kondisi
alam maupun industri. Pada fase ini cairan atau lelehan dasar pembentuk kristal akan membeku atau
memadat dan membentuk kristal. Biasanya dipengaruhi oleh perubahan suhu lingkungan.
Fase gas ke padat (sublimasi) : kristal dibentuk langsung dari uap tanpa melalui fase cair. Bentuk kristal
biasanya berukuran kecil dan kadang-kadang berbentuk rangka (skeletal form). Pada fase ini, kristal
yang terbentuk adalah hasil sublimasi gas-gas yang memadat karena perubahan lingkungan. Umumnya
gas-gas tersebut adalah hasil dari aktifitas vulkanis atau dari gunung api dan membeku karena perubahan
temperature.
Fase padat ke padat : proses ini dapat terjadi pada agregat kristal dibawah pengaruh tekanan dan
temperatur (deformasi). Yang berubah adalah struktur kristalnya, sedangkan susunan unsur kimia tetap
(rekristalisasi). Fase ini hanya mengubah kristal yang sudah terbentuk sebelumnya karena terkena
tekanan dan temperatur yang berubah secara signifikan. Sehingga kristal tersebut akan berubah bentuk
dan unsur-unsur fisiknya. Namun, komposisi dan unsur kimianya tidak berubah karena tidak adanya
faktor lain yang terlibat kecuali tekanan dan temperature
Sistem kristal ada 7,yaitu:kubus,tetragonal,ortrobik,heksagonal,trigonal,monoklin,dan triklin
5). Jelaksan yang dimaksud dengan: lattice, unit cell, FCC, BCC, HCP, APF, dan Coordination
Number
8. Apakah defect yang terjadi dimaterial merupakan suatu hal yang tidak diinginkan.
Plastisitas
11). Buatlah kurva tegangan vs regangan untuk jenis material ductile dan brittle, buat dalam 1
kurva.
12). Jelaskan dengan singkat mengenai hukum hooke
Hukum Hooke ini menjelaskan mengenai hubungan antara gaya yang diberikan pada sebuah pegas
ditinjau dari pertambahan panjang yang dialami oleh pegas tersebut. Besarnya perbandingan antara
gaya dengan pertambahan panjang pegas adalah konstan.
13). Toughness : Tensile Testing Machine,prinsip pengujian ini adalah spesimen ditarik dengan laju
pembebanan yang lambat hingga spesimen itu putus.
Hardness : Rockwell Hardness Test,pengujian ini merupakan pengujian kekerasan yang paling sederhana
dan tidak membutuhkan kemampuan khusus. Caranya yaitu dengan melakukan dua kali pembenanan yaitu
dengan beban minor terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan beban mayor.
15). Jelaskan mekanisme penguatan material dengan menggunakan teknik grain size reduction
Penguatan material dengan menggunakan metode Grain size reduction yaitu dengan menggunakan
atom lain yang disisipkan atau teknik metalurgi
16). Jelaskan mekanisme penguatan material dengan menggunakan teknik strain hardening
Strain hardening (pengerasan regangan) adalah penguatan logam untuk deformasi plastik (perubahan
bentuk secara permanen atau tidak dapat kembali seperti semula). Penguatan ini terjadi karena dislokasi
gerakan dalam struktur kristal dari material. Deformasi bahan disebabkan oleh slip (pergeseran) pada
bidang kristal tertentu. Jika gaya yang menyebabkan slip ditentukan dengan pengandaian bahwa seluruh
atom pada bidang slip kristal serempak bergeser, maka gaya tersebut akan besar sekali. Dalam kristal
terdapat cacat kisi yang dinamakan dislokasi. Dengan pergerakan dislokasi pada bidang slip yang
menyebabkan deformasi dengan memerlukan tegangan yang sangat kecil. Kalau kristal dipotong menjadi
pelat tipis dan dipoles secara elektrolisa, maka akan terlihat di bawah mikroskop elektron, sejumlah cacat
yang disebut dislokasi. Dislokasi merupakan cacat kisi yang menentukan kekuatan bahan berkristal. Karena
adanya tegangan dari luars, dislokasi akan bergerak kepermukaan luar, sehingga terjadi deformasi. Selama
bergerak dislokasi bereaksi satu sama lain. Hasil reaksi ada yang mudah bergerak dan ada yang sulit
bergerak. Yang sulit bergerak berfungsi sebagai sumber dislokasi baru (multiplikasi dislokasi). Sehingga
kerapatan dislokasi semakin tinggi. Semakin tinggi kerapatan dislokasi, maka semakin sulit dislokasi
bergerak sehingga kekuatan logam akan naik. Strain hardening (pengerasan regangan) terjadi selama
pengujian tarik. Pada proses uji tarik regangan akan bertambah sehingga kekuatan tarik, kekuatan mulur
dan kekerasannya akan meningkat pula sedangkan massa jenis dan hantaran listriknya menurun. Hal ini
juga mengakibatkan menurunnya keuletan. Kristal logam mempunyai kekhasan dalam keliatan yang lebih
besar dan pengerasan yang luar biasa. Sebagai contoh, kekuatan mulur baja lunak sekitar 180 MPa dan
dapat ditingkatkan sampai kira – kira 900 MPa oleh pengerasan regangan.
17). Jelaskan mekanisme penguatan material dengan menggunakan teknik solid solution
Mekanisme dengan menggunakan teknik solid solution adalah dengan menggunakan atom lain yang
disisipkan atau mengganti salah satu atom dalam unit sel. Berdasarkan keterangan diatas, logam
dalam keadaan murninya memiliki sifat yang lemah dan lebih lembut. Dengan ditambahkannya atom lain
yang disisipkan atau digantikan, maka kekuatan dan kekerasan dari suatu material akan lebih besar
dibanding dalam keadaan murninya. Hal ini dikarenakan, atom sisipan tadi akan mengalami dislokasi.
Ukuran atom yang kecil dan besar yang terlarut akan menurunkan energi regangan. Atom sisipan yang
berukuran kecil akan menurunkan energi regangan tekan sedangkan atom sisipan berukuran besar akan
menurunkan energi regangan tarik. Semakin banyak terdapat atom sisipan tadi, maka energi regangan lama
kelamaan akan hilang dan dislokasi juga semakin kecil hingga hilan.
18). Istilahnya:
a. Heat treatmen adalah proses pengubahan sifat logam, terutama baja, melalui pengubahan struktur
mikro dengan cara pemanasan dan pengaturan laju pendinginan.
b. HOT WORKING adalah proses pembentukan dengan cara memanaskan benda kerja sampai diatas
suhu rekristalisasi,kemudian diberikan gaya luar sehingga terjadi perubahan bentuk yang diinginkan.
c. Hardenning adalah proses perlakuan panas yang dilakukan untuk menghasilkan suatu benda kerja
yang keras, proses ini dilakukan pada temperatur tinggi yaitu pada temperatur austenisasi yang
digunakan untuk melarutkan sementit dalam austenit yang kemudian di quench.
d. Temperring adalah suatu teknik perlakuan panas untuk logam dan alloy. Dengan baja, penemperan
dilakukan untuk mengeraskan dengan cara mengubah martensit yang getas menjadi bainit atau ferit.
Dalam metalurgi, selalu ada tawar menawar antara kelenturan (ductility) dan kegetasan (brittleness).
e. Normalizing adalah proses perlakuan panas dimana proses pemanasan mencapai temperatur
austenisasi (temperatur eutectoid), dan kemuadian didinginkan perlahan pada udara (still air atau
slightly agitated air).
f. Annealing sebuah bahasa Peristilahan atau Glossary yang artinya merupakan Pelunakan. Yang
dimaksudkan adalah proses pemanasan material sampai temperatur austenit lalu ditahan beberapa
waktu dan kemudian pendinginannya dilakukan secara perlahan - lahan, didalam sebuah tungku.
g. Case hardening adalah Suatu Proses Kimia Yang dilakukan Pada saat temperatur (Suhu) Yang sesuai.
Biasanya Case Hardening dilakukan terhadap Benda-benda Yang terbuat dari Logam. Tujuan dari
Case Hardening adalah Agar permukaan logam tersebut bersifat Keras, dan tetap membiarkan bagian
bawah Logam tetap Lunak.
h. Casting adalah salah satu metoda pembuatan atau pembentukan produk melalui pencairan logam di
dalam tungku peleburan kemudian ditungkan/ dicor kedalam rongga cetakan yang dimiliki bentuk
geometri seperti produk akhirnya.
i. Forging atau penempaan adalah proses deformasi di mana benda kerja ditekan di antara dua die
(cetakan). ... Proses penekanan tersebut akan menghasilkan bentuk benda kerja yang sesuai dengan apa
yang diinginkan. Proses penempaan merupakan salah satu dari beberapa jenis pengerjaan logam yang
paling tua.
j. Rolling adalah suatu proses deformasi dimana ketebalan dari benda kerja direduksi(dikurangi)
menggunakan daya tekan dan menggunakan dua buah roll atau lebih. Roll berputar untuk menarik dan
menekan secara bersamaan benda kerja yang berada diantaranya.
k. Ekstrusi adalah proses dimana logam dibentuk dengan cara menekannya melalui rongga cetakan.
Tekanan yang digunakan sangat besar. Proses ini dapat digunakan untuk membuat batang silinder,
tabung atau profil-profil tertentu.
l. Deep drawing adalah proses pengerjaan logam yang digunakan untuk membentuk lembaran/plat
menjadi bentk seperti mangkuk, panel mobil, panci dan lain-lain. Pembentukannya dengan melakukan
penekanan terhadap bagian tengah dari bakalan (blank) dengan sebuah penekanan (punch) kedaam
rongga cetakan (dies) sampai terjadi aliran material masuk ke dalam cetakan.
19). fracture merupakan berpisahnya suatu benda menjadi 2 bagian atau lebih. Ada 2 jenis fracture pada logam
berdasarkan kemampuannya mengalami deformasi plastis, yaitu ductile fracture dan brittle fracture.
20). ductile fracture adalah mengalami deformasi plastis dengan waktu yang relatif lambat (stabil) sepanjang
terjadinya crack. Pada brittle fracture, perambatan crack terjadi secara cepat (tidak stabil) dan tidak
mengalami deformasi plastis. Ada 2 alasan kenapa ductile fracture lebih dipilih daripada brittle fracture;
Pertama, karena adanya deformasi plastis pada ductile fracture dapat memberikan peringatan jika terjadi
failure, berbeda dengan brittle fracture yang terjadi secara cepat dan tiba-tiba. Kedua, pada material
mengalami ductile fracture biasanya bersifat liat.
Diagram fase adalah sejenis grafik yang digunakan untuk menunjukkan kondisi kesetimbangan antara fase-
fase yang berbeda dari suatu zat yang sama. Dalam matematika dan fisika, diagram fase juga mempunyai
arti sinonim dengan ruang fase.
25. berikan contoh interpretasi dari phase diagram yang dimulai dengan (1) the phases that are
present, (2)
the compositions of these phases, and (3) the percentages or fractions of the phases
Phase present :
paduan komposisi 60 wt% Ni – 40 wt% Cu pada 1100C akan ditempatkan di titik A karena ini berada di
dalam kawasan, hanya fase tunggal yang akan hadir. Di sisi lain, paduan 35% berat Ni-65% berat Cu pada
1250C (titik B) akan terdiri dari fase cair dan pada kesetimbangan
Amount phase :
Komposisi perlu ditentukan hanya dalam satu konstituen untuk biner paduan; untuk perhitungan
sebelumnya, persen berat nikel akan digunakan (yaitu, C0 35% berat Ni,% berat Ni, dan CL 31,5% berat
Ni), dan
Composition phase
pertimbangkan paduan 60% berat Ni – 40% berat Cu pada 1100 C. Pada komposisi dan suhu ini, hanya
fase yang ada, yang memiliki komposisi 60% berat Ni — 40% berat Cu.
Dua digit pertama menggambarkan tipe material, yaitu element utama pada digit pertama dan secondary
element pada digit kedua. Dua digit terakhir adalah kandungan element karbon yang dinyatakan dalam
seperseratus persen.
Contoh 1060, artinya 1 untuk baja karbon (carbon steel), 0 untuk menunjukan plain (tidak ditambahkan
sulfur dan phospor). Dua digit terakhir yaitu 60 adalah kandungan karbon sebesar 0,60 %.
AISI/SAE Tipe
1XXX Carbon steels
2XXX Nickel steels
3XXX Nickel-chromium steels
4XXX Molybdenum steels
5XXX Chromium steels
6XXX Chromium-vanadium steels
7XXX Tungsten steels
8XXX Nickel-chromium-vanadium steels
9XXX Silicon-manganese steels
Aplikasi:
a. Alluminium 2024-T3,T42, T351, T81:
Untuk tegangan tarik yang tinggi, ketangguhan tinggi sertakarakteristik perambatan retak yang baik.
b. Alluminium-lithium
10% lebih ringan dan kaku dari alluminium alloy konvensional
34. apakah arti T3 dan T6 pada jenis aluminum al 7075 T3 dan al 7075 T6
- Al 7075 T6 merupakan paduan alluminium, seng, magnesium, dan timah
- Al 7075 T3
35. Brass
Paduan paduan tembaga(cu alloy), namun kuningan adalah paduan tembaga(cu) dan seng(2n). cu 64-69%, 2n
30-35%
Bronze
Paduan tembaga (Cu) dan timah putih (Sn) maksimum 20% Sn
Munta
Paduan Cu 60% dan Zn 40 %
36. apa yang dimaksud dengan komposit, berikan contoh aplikasi pada pesawat
Komposit adalah material yang tersusun atas campuran dua atau lebih material dengan sifat yang berbeda,
dan menghasilkan sebuah material baru yang memiliki sifat –sifat berbeda dengan material-material
penyusunnya. Material komposit yang sering digunakan pada industri dirgantara adalah carbon fiber,
boron, fiberglass serta kevlar.
37. Phase rinfoced ( penguat) yaitu bagian utama dari komposit yang berfungsi sebagai penanggung beban
utama.
Phase matrix yaitu phasa dalam komposit yang mempunyai bagian atau fraksi volume terbesar ( dominan)
38. Sandwich panel atau lebih dikenal dengan aluminium composite panel adalah material bangunan yang
diperkenalkan sekitar tahun 1964. ... Sandwich Panel atau Aluminium Composite Panel (ACP) merupakan
material bangunan yang kuat, permukaan sudah rata, mudah dipasang dan tak kalah pentingnya, mudah dalam
hal pemeliharaan
-Industri pesawat terbang dimana dibutuhkan material yang dapat mendukung kinerja mesin dengan cara
menggunakan material yang ringan untuk penutup beberapa bagian interior pesawat.
41. Kelebihan material polymer : tahan terhadap korosi, tidak menghantar panas dan listrik yang
bagus, Perbandingan kuat/berat yang baik, gampang diproses dan dicetak menjadi berbagai bentuk, Mudah
ditambah aditif, modifier dan warna Dapat transparan
42. Termoset dan termoplastik adalah dua kelas polimer yang berbeda, yang dibedakan berdasarkan
perilaku mereka di hadapan panas. Perbedaan utama antara plastik termoplastik dan termoset adalah, bahan
termoplastik memiliki titik leleh yang rendah; oleh karena itu, mereka dapat dibentuk ulang atau didaur
ulang dengan memaparkannya ke panas.