Anda di halaman 1dari 32

LISTRIK STATIS

Gaya Coulomb
Gaya coulomb adalah gaya tarik menarik atau tolak menolak antara dua atu
lebih partikel bermuatan. Sesuai dengan hokum coloumb, besar gaya tarik
menarik atau tolak menolak antara 2 partikel bermuatan sebanding  dengan
besar masing-masing muatan dan berbanding terbalik dngan kuadrat jarak
antarmuatan, secara matematis

Dengan
F = gaya coloumb(N),
q1= muatan partikel pertama,
q2= muatan partikel kedua,
r = jarak antara kedua muatan,

εo=permitivitas listrik vakum=8,85. 10-12 C2/Nm2. 


Medan Listrik
Medan listrik adalah ruang disekitar benda bermuatan listrik di mana benda
bermuatan listrik lainnya yang diletakkan dalam ruang ini akan mendapatkan
gaya listrik.

Medan listrik oleh muatan titik


Kuat medan listrik adalah besaran yang menyatakan gaya coloumb
persatuan muatan. Secara matematis

Medan listrik oleh bola konduktor bermuatan


Grafik hubungan antara kuat medan listrik (E) dan jarak titik ke pusat bola (r)
dapat digambarkan sebagai berikut :

Medan listrik diantara dua keeping sejajar muatan


Dua keping sejajar diberikan muatan listrik sama besar tetapi berlainan jenis.
Kuata medan listrik di antara kedua keping tersebut adalah

Dimana
E = kuat medan listrik (N/C)
δ = rapat muatan (C/m2)
A = luas keping
Potensial listrik
Potensial listrik oleh muatan titik
Potensial listrik pada suatu titik yang berjarak r dari muatan q dinyatakan
dengan persamaan :

Karena potensial listrik merupakan besaran skalar, maka untuk muatan


negatif  dan positif berpengaruh terhadap nilai dan disertakan dalam
perhitungan.
Potensial listrik oleh bola konduktor bermuatan

Garfik hubungan antara potensial listrik (V) dan jarak titik kepusat bola (r)
dapat digambarkan sebagai berikut

Energi potensial listrik


Sebuah muatan q yang berada pada suatu titik berpotensil V memiliki energy
potensial sebesar

Apabila sebuah muatan q dipindahkan antara 2 potensial maka besar usaha


yang diperlukan dirumuskan

Hukum kekekalan energi


Gerakan partikel bermuatan dalam medan listrik memiliki energi mekanik
yang konstan yang dirumuskan sebagai berikut :
Kapasitas kapasitor keping sejajar
Kapasitas kapasitor adalah kemampuan kapasitor untuk menyimpan mautan
llistrik atau energi listrik. Kapasitas kapasitor dinyatakan dengan persamaan

Untuk menentukan besar muatan dan energy yang tersimpan yang tersimpan
dirumuskan

Rangkaian seri dan parallel kapasitor


Kapasitor berfungsi sebagai penyimpan muatan, pada rangkaian bias
disusun secara seri dan parallel sesuai dengan kebutuhan. Karakteristik seri
dan parallel sebagai berikut:
1. Rangkaian seri (rangkaian pembagi tegangan dengan muatan yang sama)
2.    Rangkaian parallel (rangkaian pembagi tmuatan dengan tegangan yang
sama)

kumpulan soal dan pembahasan


soal UN 2014 kode A/C/E/M
Tiga muatan listrik A, B, dan C terletak pada posisi seperti pada gambar
dibawah. Resultan gaya listrik yang terjadi pada muatan A adalah…….
(k = 9 x109 N.m2.C-2)
Soal UN 2014 kode N/Q
perhatikan gambar dua muatan listrik berikut!
perhatikan arah E yang dialami titik P berlawanan jadi resultannya adalah
hasil selisih antar 2 muatan jadi akan nol jika besarnya sama

cara praktis
jika kita perhatikan hubungan anatara muatan dan jarak pada rumus medan
sebagai berikut:

Didapatkan hubungan r kuadarat berbanding lurus dengan q atau  akar q ber


banding lurus dengan r (untuk menentukan q maka r perlu dikuadarat, untuk
menentukan r maka q harus diakar). Maka;
Soal UN 2014 kode T/G/J/U
Muatan Q1, Q2 (keduanya positif) terpisah pada jarak 2a seperti pada gambar
berikut :

Jika kuat medan listrik total yang ditimbulkan oleh Q 1 dan Q2 dititik A sebesar
kQ/a2 dan arahnya ke kanan, maka besar Q2 adalah
(    (A)  4 Q                              (C) 2 Q                                               (E) 1/2 Q
     (B)  3 Q                              (D) Q

Soal UN 2013 kode F/I/R


Medan listrik

Dua buah muatan masing-masing bermuatan Q1 = -40 μC dan Q2=+5μC


terletak pada posisi seperti pada gambar (k = 9 x 10 9 N.m2.C-2 dan 1μC=10-6),
kuat medan listrik dititik P adalah

(A) 2,25 x 106 N.C-1                     (D) 6,75 x 106 N.C-1


(B) 2,45 x 106 N.C-1                     (E) 9,00 x 106 N.C-1
(C) 5,25 x 106 N.C-1
Soal UN 2014
Gaya coloumb
Sebuah debu bermassa 1 milligram dapat mengapung diudara karena
adanya medan listrik yang menahan debu tersebut. Bila muatan debu
tersebut 0,5 μC dan percepatan gravitasi 10 m/s 2 tentukan besarnya kuat
medan listrik yang dapat menahan debu tersebut :
      (A) 5 N/C                          (C) 20 N/C                             (E) 40 N/C
      (B) 10 N/C                        (D) 25 N/C
   

Karena soal menginginkan kondisi diam dinyatakan dengan pernyataan


“menahan” maka berlaku :

Soal UN 2014 kode A/N/R


Potensial pada bola konduktor
Bola konduktor berongga dimuati listrik 100μC seperti pada gambar berikut :
Manakah pernyataan berikut yang benar
     (A) Potensial dititik P sama dengan potensial dititik R
     (B) Potensial dititik Q lebih besar dari potensial dititik R 
     (C) Potensial dititik P lebih besar dari potensial dititik Q
     (D) Potensial listrik terbesar di titik T
     (E) Potensial dititik S sama dengan potensial dititik T
Jawaban A. kawan2 bisa menyimak dari pembahasan teori diatas
SOAL UN 2014 kode A/R
Kapasitor keping sejajar
Lima kapasitor dirangkai sebagai berikut:

Besar muatan pada kapasitor C4 adalah


     (A) 3 coloumb                             (D) 72 coloumb
     (B) 9 coloumb                             (E) 96 coloumb
     (C) 12 coloumb
Untuk menyelesaikan permasalahan soal diatas kawan-kawan perlu
menyederhakanrangkaiaanya dan tentukan karakteristik nilai yang sama
Setelah disederhanakan kawan-kawan bisa menentukan besaran yang dicari
disoal (q4) dengan mencari komponen-komponen besaran yang sama seperti
yang jabarkan berikut:

Untuk menentukan nilai q4 maka yang kita butuhkan V4 dimana :

Karena C3 dan C4 dirangkai secara parallel dan yang mungkin kita cari V p
sebab hanya nilai qp yang bisa ditentukan

Karena qs=qp maka

Karena V4=Vp, maka


Pada sebuah segita seperti gambar disamping , di A disimpan muatan 10 -10C
dan di B disimpan muatan -10-10 C. jika k = 9 x 109 Nm2/C2, maka usaha untuk
memindahkan muatan -10-10 dari C ke D 
(A) Nol                  (C) 18 x 10-10 J          (E) 48 x 10-10 
      (B) 12 x 10-10 J    (D) 24 x 10-10 J
  
    Untuk menyelesaikan soal diatas kita menggunakan persamaan

Berdasarkan persamaan diatas kita tentukan nilai V D dan VC dengan


persamaan

     Usaha untuk memindahkan muatan q = -10-10 dari C ke D adalah


KAPASITOR

Kapasitor (kondensator) adalah : alat yang terdiri dari dua penghantar berdekatan
yang dimaksudkan untuk diberi muatan sama besar dan berlawanan jenis.

Fungsi dari Kapasitor.

1. Untuk menghilangkan bunga api listrik pada rangkaian-rangkaian yang


mengandung kumparan bila tiba-tiba diputuskan.
2. Pada rangkaian yang dipakai untuk menghidupkan mesin mobil.
3. Untuk memperbesar effisiensi daya transmisi (penyebaran) arus bolak-balik.
4. Untuk memilih panjang gelombang (tuning) pesawat penerima radio.

Setiap kapasitor mempunyai kapasitas (C), yaitu perbandingan antara besar muatan
(Q) dari salah satu keping dengan beda potensial (V) antara kedua keping-kepingnya.

C = kapasitor  satuan = Coulomb/Volt 


Q = muatan  satuan = Coulomb 
V = beda potensial  satuan = Volt 

* KAPASITOR KEPING SEJAJAR

Kapasitor yang terdiri dari 2 buah keping sejajar yang masing-masing luasnya A m2
terpisah sejauh d meter satu sama lain, bila diantara kepin-kepingnya hampa udara,

kapasitasnya (C0) adalah :         


= permitivitas ruang hampa

Bila di antara keping-keping kapasitor disisipi bahan dielektrik.

Besar kapasitasnya (C) menjadi :

= permitivitas bahan dielektrik

perbandingan antara disebut :

KONSTANTA DIELEKTRIK (K).

Karena C selalu lebih besar dari C0, maka : K selalu >1

Jadi kapasitas kapasitor keping sejajar secara umum dapat dituliskan :

* ENERGI SUATU KAPASITOR BERMUATAN.


Energi yang tersimpan di dalam kapasitor, bila suatu kapasitor diberi muatan adalah :

atau

* KAPASITOR BANGUNAN

1. Bila beberapa kapasitor yang masing-masing kapasitasnya C1,C2,C3, …


disusun seri, maka :

– Qs = Q1 = Q2 = Q3 = …..

– Vs = Vab + Vbc + Vcd + Vde +…..

2. Kapasitor-kapasitor yang disusun paralel.

Bila beberapa kapasitor C1,C2,C3, ……. disusun paralel,

maka :
 

– Beda potensial (Vab) total sama dengan beda potensial masing-masing kapasitor.

– Qp = Q1 + Q2 + Q3 + …..

– Cp = C1 + C2 + C3 + …..

MENGUBAH BESARNYA KAPASITAS SUATU PENGHANTAR :

Sebuah penghantar bermuatan, potensialnya semakin kecil kalau didekati penghantar


lain yang netral. Akan menjadi lebih kecil lagi bila penghantar netral itu dihubungkan
dengan bumi.

Sebuah penghantar bermuatan, kapasitasnya semakin besar kalau didekati


penghantar lain yang netral. Akan menjadi lebih besar lagi bila penghantar netral itu
dihubungkan dengan bumi.

Besarnya Potensial Penghantar Gabungan:

Apabila dua penghantar baru yang bermuatan saling dihubungkan, terjadi sebuah
penghantar baru yang kapasitasnya sama dengan jumlah kapasitas penghantar
masing-masing.

Untuk dua penghantar yang belum dihubungkan berlaku :


Q1 = C1 V1 atau Q2 = C2 V2

Setelah dihubungkan : (Jumlah Muatan Tidak Berubah)

Q1 + Q2 = C V

atau : C1 V1 + C2 V2 = C1 V + C2 V = ( C1 + C2 ) V

—oOo—

 Penghantar yang dibentuk sedemikian rupa sehingga mempunyai kapasitas


besar disebut kondensator (kapasitor).

(Merupakan susunan dua penghantar yang satu dihubungkan dengan bumi


sedang yang lain diberi muatan dan diantaranya ada isolator.

MACAM-MACAM KONDENSATOR.

1. Kondensator Bola:

Terdiri dari dua bola penghantar konsentris A dan B, yang berjari-jari R1 dan
R2 cm. Diantara kedua bola ada isolator dengan konstanta dielektrikum

Bola luar dihubungkan dengan bumi, sedangkan bola dalam diberi muatan
melalui kawat k. Di A akan terdapat muatan +Q dan di B terdapat muatan -Q
(resultan=0)
1. Kondensator pelat (keping sejajar)

Medan antara pelat-pelat kondensator homogen, bila jarak antara pelat kecil
dan pelat besarnya selalu sama.

1. Bidang Franklin : Terdiri dari lempeng kaca yang kedua sisinya dilapisi
dengan timah putih. Antara lempeng kaca dan timah putih diberi lapisan
pernis. (Merupakan kondensator datar).

1. Botol Leiden : Botol gelas dengan lapisan dalam a dan lapisan luar b yang
terbuat dari timah putih. Antara kedua lapisan itu dilapisi pernis tipis. Lapisan
dalam dihubungkan dengan kepala c sedangkan lapisan luar di bumikan.
Melalui kepala c lapisan dalamdiberi muatan yang sangat amat besar.

Kondensator ini dapat menyimpan muatan yang cukup tinggi karena isolator
gelas cukup besar.
1. Kondensator Balok : terdiri dari dua baris lapisan lempeng timah putih, yang
satu sama lain saling menyisip. Maksudnya dengan volumeyang relatif kecil
dapat menyimpan muatan yang relatif besar.
2. Kondensator variabel atau putar :

Digunakan dalam peralatan radio. Bentuknya terdiri dari dua deret pelat
penghantar, pelat-pelat yang satu dapat dimasukkan di antara pelat-pelat yang
lainnya, dari deret yang berlainan.

Pada gambar memperlihatkan hanya satu deret pelat yang dapat berputar (yaitu
deret pelat A) sedangkan deret pelat B tetap pada tempatnya. Kalau pelat A
diputar ke dalam berarti dengan arah yang ditunjukkan dengan panah maka luas S
dari kondensator makin besar, jadi juga kapasitasnya makin besar.
Soal No. 1
Dua buah partikel bermuatan berjarak R satu sama lain dan terjadi gaya tarik-menarik
sebesar F. Jika jarak antara kedua muatan dijadikan 4 R, tentukan nilai perbandingan
besar gaya tarik-menarik yang terjadi antara kedua partikel terhadap kondisi awalnya!

Penyelesaian 1

Soal No. 2
Tiga buah muatan A, B dan C tersusun seperti gambar berikut!
                        

Jika QA = + 1 μC, QB = − 2 μC ,QC = + 4 μC dan k = 9 x 109 N m2 C− 2  tentukan


besar dan arah gaya Coulomb pada muatan B !

Penyelesaian 2
Pada muatan B bekerja 2 buah gaya, yaitu hasil interaksi antara muatan A dan B
sebut saja FBA yang berarah ke kiri dan hasil interaksi antara muatan B dan C sebut
saja FBCyang berarah ke kanan. Ilustrasi seperti gambar berikut:
Karena kedua gaya segaris namun berlawanan arah maka untuk mencari resultan gaya
cukup dengan mengurangkan kedua gaya, misalkan resultannya kasih nama  Ftotal :

F total = FBC - FBA 


F total =  72 X 10 - 3 - 18 x 10 -3 = 54 x 10 -3 N 
Arah sesuai dengan FBC yaitu ke kanan.

Soal No. 3
Dua buah muatan  tersusun seperti gambar berikut!

Jika Q1 = + 1 μC, Q2 = − 2 μC  dan k = 9 x 109 N m2 C− 2  tentukan besar dan arah


kuat medan listrik pada titik P yang terletak 4 cm di kanan Q1 ! 

Penyelesaian 3
Rumus dasar yang dipakai untuk soal ini adalah

Dimana  E adalah kuat medan listrik yang dihasilkan suatu muatan, dan r adalah jarak
titik dari muatan sumber. Harap diingat lagi untuk menentukan arah E : "keluar dari
muatan positif" dan "masuk ke muatan negatif". Perhatikan ilustrasi pada gambar!
Langkah berikutnya  adalah menghitung masing-masing besar kuat medan magnet E1
dan E2 kemudian mencari resultannya jangan lupa ubah satuan centimeter  menjadi
meter. Supaya lebih mudah hitung secara terpisah satu persatu saja,..

Arah  ke arah kanan.

Soal No. 4
Gambar berikut adalah susunan tiga buah muatan A, B dan C yang membentuk suatu
segitiga dengan sudut siku-siku di A. 

Jika gaya tarik-menarik antara muatan A dan B sama besar dengan gaya tarik-
menarik antara muatan A dan C masing-masing sebesar  5 F, tentukan  resultan gaya
pada muatan A !

Penyelesaian 4
Karena kedua gaya membentuk sudut 90°cari dengan rumus vektor biasa :

Soal No. 5
Tiga buah muatan membentuk segitiga sama sisi seperti gambar berikut. Jarak antar
ketiga muatan masing-masing adalah 10 cm.
Jika Q1 = + 1 C, Q2= Q3 = − 2 C  dan k = 9 x 109 N m2 C− 2  tentukan  besar
resultan gaya Coulomb pada muatan Q1 !

Penyelesaian 5
Tipe soal mirip soal nomor 4, dengan sudut 60° dan nilai masing-masing gaya harus
dicari terlebih dahulu.

Angka 18 x 1011 N namakan saja  X  untuk mempermudah perhitungan selanjutnya.

Soal No. 6
Dua buah muatan masing - masing Q1 = 1 μC dan Q2 = 4 μC terpisah sejauh 10 cm.

Tentukan letak titik yang memiliki kuat medan listrik nol ! 

Penyelesaian 6
Letak titik belum diketahui sehingga ada tiga kemungkinan yaitu di seblah kiri Q1, di
sebelah kanan Q2 atau diantara Q1 dan Q2. Untuk memilih posisinya secara benar
perhatikan ilustrasi berikut ini dan ingat kembali bahwa kuat medan listrik  "keluar
untuk  muatan positif" dan  "masuk untuk  muatan negatif". Namakan saja titik yang
akan dicari sebagai titik P.
Ada 2 tempat dimana E1 dan E2 saling berlawanan, ambil saja titik yang lebih dekat
dengan muatan yang nilai mutlaknya lebih kecil yaitu disebelah kiri Q 1 dan namakan
jaraknya sebagai  x.

Soal No. 7
Sebuah muatan listrik negatif sebesar Q yang berada pada suatu medan listrik E yang
berarah ke selatan. Tentukan besar dan arah  gaya listrik pada muatan tersebut!

Penyelesaian 7
Hubungan antara kuat medan listrik E dan gaya listrik F yang terjadi pada suatu
muatan q adalah

F = QE

Dengan perjanjian tanda sebagai berikut:

 Untuk muatan positif, F searah dengan arah E


 Untuk muatan negatif, F berlawanan arah dengan arah E 

Pada soal diatas E berarah ke selatan sehingga arah F adalah ke utara, karena
muatannya adalah negatif.

Soal No. 8
Perhatikan gambar tiga buah muatan yang berada di sekitar titik P berikut!

Jika k = 9 x 109 N m2 C− 2 , Q1 = + 10−12 C, Q2 = + 2 x 10−12 C  dan Q3 = -


10−12 C, tentukan besar  potensial listrik pada titik P !

Penyelesaian 8

Soal No. 9
8 buah muatan listrik 4 diantaranya sebesar + 5 C dan 4 lainnya adalah − 5 C tersusun
hingga membentuk suatu kubus yang memiliki sisi sepanjang r.

Tentukan besar potensial listrik di titik P yang merupakan titik berat kubus !

Penyelesaian 9
Kenapa nol?  Jarak masing-masing muatan ke titik P adalah sama dan besar muatan
juga sama, separuh positif dan separuh lagi negatif sehingga jika dimasukkan
angkanya hasilnya adalah nol.

Soal No. 10
Dua buah partikel dengan besar muatan yang sama digantung dengan seutas tali
sehingga tersusun seperti gambar berikut!

Jika tan θ = 0,75 dan besar tegangan pada masing-masing tali adalah 0,01 N, tentukan
besar gaya tolak - menolak antara kedua partikel!

Penyelesaian 10
Perhatikan uraian gaya pada Q2 berikut !

Karena nilai gaya tali sudah diketahui, maka dengan prinsip keseimbangan biasa
didapat:
FC = T sin Θ
FC = 0,01 x 0,6 = 0,006 Newton 

Soal No. 11
Sebuah partikel yang bermuatan negatif sebesar 5 Coulomb diletakkan diantara dua
buah keping yang memiliki muatan berlawanan.                

Jika muatan tersebut mengalami gaya sebesar 0,4 N ke arah keping B, tentukan  besar
kuat medan listrik dan jenis muatan pada keping A !

Penyelesaian 11
 F = QE
 E = F / Q = 0,4 / 5 = 0,08 N/C 

Untuk muatan negatif arah E berlawanan dengan F sehingga E berarah ke kiri dan
dengan demikian keping B positif, keping A negatif.

Soal No. 12
Sebuah bola berongga memiliki muatan sebesar Q Coulomb dan berjari-jari 10 cm.
                     

Penyelesaian 12
Untuk mencari potensial suatu titik yang berada di luar bola, V = (kq)/r dimana r
adalah jarak titik tersebut ke pusat bola atau x = (0,1 + 0,2) = 0,3 meter.

Soal No. 13
Tentukan besarnya usaha untuk memindahkan muatan sebesar positif sebesar 10 μC
dari beda potensial 230 kilovolt ke 330 kilovolt !

Penyelesaian 13
W =  q ΔV
W =  10μC x 100 kvolt = 1 joule
Soal No. 14
Perhatikan gambar berikut ! E  adalah kuat medan listrik  pada suatu titik yang
ditimbulkan oleh bola berongga yang bermuatan listrik + q.               

Tentukan besar kuat medan listrik di titik P, Q dan R jika jari-jari bola adalah x dan
titik R berada sejauh h dari permukaan bola!

Penyelesaian 14
 Titik P di dalam bola sehingga            EP = 0
 Titik Q di permukaan bola sehingga    EQ = (kq)/x2
 Titik R di luar bola sehingga               ER = (kq)/(x + h)2

Soal No. 15
Sebuah partikel bermassa m dan bermuatan negatif diam melayang diantara dua
keping sejajar yang berlawanan muatan.

Jika g adalah percepatan gravitasi bumi dan Q adalah muatan partikel tentukan nilai
kuat medan listrik E antara kedua keping dan jenis muatan pada keping Q !

Penyelesaian 15
Jika ditinjau gaya-gaya yang bekerja pada partikel maka ada gaya gravitasi/ gaya
berat yang arahnya ke bawah. Karena partikel melayang yang berarti terjadi
keseimbangan gaya-gaya, maka pastilah arah gaya listriknya ke atas untuk
mengimbangi gaya berat. Muatan negatif berarti arah medan listrik E berlawanan
dengan arah gaya listrik F sehingga arah E adalah ke bawah dan keping P adalah
positif (E "keluar dari positif, masuk ke negatif"), keping Q negatif.

Untuk mencari besar E :

 F listrik = W
 qE = mg
 E = (mg)/q 
Soal No. 16
Sebuah elektron dengan massa 9,11 × 10−31 kg dan muatan listrik − 1,6 × 10−19 C,
lepas dari katode menuju ke anode yang jaraknya 2 cm. Jika kecepatan awal elektron
0 dan beda potensial antara anode dan katode 200 V, maka elektron akan sampai di
anode dengan kecepatan....

A. 2,3 × 105 m/s


B. 8,4 × 106 m/s
C. 2,3 × 107 m/s
D. 3 × 107 m/s
E. 2,4 × 108 m/s

Penyelesaian 16
Data dari soal:
me = 9,11 × 10−31 kg
Qe = − 1,6 × 10−19 C
ν1 = 0 m/s
ΔV = 200 volt
ν2 = ....... !?

Dengan hukum kekekalan energi mekanik, energi mekanik elektron saat di anode
sama dengan energi mekanik saat di katode:

Asal mula rumusnya dari sini,


Soal ini dalam mode non kalkulator, tak boleh pake kalkulator dalam mengerjakan,
alternatif berhitungnya seperti ini: