100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
732 tayangan32 halaman

Hidrogenasi

Reaksi hidrogenasi merupakan proses pengolahan minyak nabati dengan menambahkan hidrogen pada ikatan rangkap asam lemak untuk mengurangi tingkat ketidakjenuhan dan meningkatkan stabilitas minyak. Proses ini melibatkan hidrogen, minyak tidak jenuh, dan katalis seperti nikel atau paladium untuk mengubah ikatan rangkap menjadi jenuh.

Diunggah oleh

Monika Putri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
732 tayangan32 halaman

Hidrogenasi

Reaksi hidrogenasi merupakan proses pengolahan minyak nabati dengan menambahkan hidrogen pada ikatan rangkap asam lemak untuk mengurangi tingkat ketidakjenuhan dan meningkatkan stabilitas minyak. Proses ini melibatkan hidrogen, minyak tidak jenuh, dan katalis seperti nikel atau paladium untuk mengubah ikatan rangkap menjadi jenuh.

Diunggah oleh

Monika Putri
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGILANGAN MINYAK NABATI

HIDROGENASI
HIDROGENASI

Hidrogenasi adalah proses pengolahan minyak atau


lemak dengan cara menambahkan hidrogen pada ikatan
rangkap dari asam lemak, sehingga akan mengurangi
tingkat ketidakjenuhan minyak atau lemak, sehingga
membuat minyak tersebut menjadi tahan lama.
menjenuhkan ikatan
rangkap dari
Tujuan Hidrogenasi rantai karbon asam lemak
pada minyak
atau lemak.
KEUNTUNGAN
HIDROGENISASI

Cocok Untuk Lemak Yang Akan


Diolah Menjadi Margarin,
Shortening,coating Fats, Minyak
Goreng, Dan Dressing Oil
Mekanisme Reaksi Hidrogenasi :

R – CH = CH – CH2 – COOHR H2 R - CH2 – CH2 – CH2 – COOH


Asam lemak tidak jenuh Ni / Pt asam lemak jenuh
Proses untuk mengeluarkan atom hidrogen dari
suatu molekul disebut dehidrogenasi

Reaksi hidrogenasi berbeda dengan


protonasi atau adisi hidrida di mana hasil
reaksi memiliki muatan yang berbeda dengan
Hidrogenasi reaktannya; hidrogenasi memiliki hasil reaksi
yang sama dengan reaktannya.

Contoh reaksi
hidrogenasi
adalah adisi
hidrogen ke
asam maleat,
menghasilkan
asam suksinat
Hal-hal yang perlu
diperhatikan pada
reaksi hidrogenasi

Dalam proses
hidrogenasi
tersebut Pemanasan
karbon akan
monoksida mempercepa
dan sulfur t jalannya
merupakan reaksi
katalisator hidrogenasi.
beracun yang
sangat
berbahaya
Penambahan tekanan
dan kemurnian gas
hidrogen yang
dipergunakan akan
menaikkan kecepatan
reaksi proses
hidrogenasi
SYARAT UNTUK PROSES
HIDROGENASI
MINYAK
TIDAK
JENUH

3 REAKTAN KATALIS

GAS
HIDROGEN
MINYAK TIDAK JENUH
KATALIS

Pd

3 KATALIS
YANG UMUM Ni
DIGUNAKAN

Pt
Kerja
suatu
katalis

Reaksi
hidrogenasi
secara luas
digunakan
untuk
membuat
sebuah
produk.
Kerja suatu
katalis
Reaksi Hidrogenasi bersifat eksoterm, tetapi reaksi ini tidak
berjalan secara spontan karena energi pengaktifan sangat
tinggi. Namun akan berjalan lancar bila ditambahkan
katalis

yang digunakan sebagai katalis hidrogenasi : Logam bubuk


atau logam yang diadsorpsikan pada suatu pengemban yang
lamban (inert) dan tak-larut (seperti karbon unsur atau
barium karbonat). Logam yang dipilih bergantung pada
senyawa yang akan di reduksi dan pada kondisi hidrogenasi.
Penggunaan katalis
dalam hidrogenasi
Dua keluarga luas dikenal katalis - katalis homogen
dan katalis heterogen.

Katalis Katalis
homogen heterogen
padatan yang tersuspensi
dalam pelarut yang sama
larut dalam pelarut yang
dengan substrat atau
berisi substrat tak jenuh
diperlakukan dengan
substrat gas.
Katalis
homogen

. Aktivitas dan
selektivitas katalis
Salah satu contoh dari homogen disesuaikan
Hidrogenasi sensitif dengan mengubah
katalis homogen
adalah Katalis terhadap halangan ligan. Untuk prochiral
Wilkinson yang sterik menjelaskan substrat, selektivitas
berbasis Rhodium selektivitas untuk katalis dapat
dan Katalis Crabtree reaksi dengan disesuaikan seperti
yang berbasis exocyclic ikatan yang satu produk
Iridium. Contohnya ganda tetapi tidak enantiomerik lebih
adalah hidrogenasi disukai. Hidrogenasi
ikatan ganda asimetris juga
carvone internal mungkin melalui
katalisis heterogen
pada logam yang
dimodifikasi oleh ligan
kiral.
Seperti dalam katalis homogen,
aktivitas disesuaikan melalui
perubahan di lingkungan sekitar
logam, yaitu lingkup koordinasi.
Berbeda Tampilandari kegiatan
Katalis
layar kristal katalis heterogen
heterogen
yang berbeda, misalnya..
Demikian pula, katalis heterogen
dipengaruhi oleh dukungan
mereka, yaitu materi atas dengan
katalis heterogen terikat.
GAS HYDROGEN

Proses hidrogenasi dilakukan


dengan menggunakan hydrogen
murni
Pembuatan Hidrogen
Cara steam iron adalah
proses pembautan
Hidrogen yang dipergunakan pada hidrogen yang
mengikutsertakan proses
proses hidrogenasi dibuat dengan reduksi dan oksidasi dari
proses elektrolisa dan proses steam besi panas dalam dapur
api yang dipanaskan
iron pada suhu 15000F –
17000F ( 815,50C –
926,50C ).

Uap yang dipergunakan


Proses elektrolisa yang
dialirkan secara
dilakukan sangat
Hidrogen yang berlebihan dialirkan
sederhana, yaitu
dipergunakan pada melalui besi panas.
dengan larutan natrium
proses hidrogenasi dibuat Oksigen pada uap akan
dengan proses elektrolisa hidroksida (NaOH)
bercampur dengan besi
dan proses steam iron encer. Cara ini dapat
dan akan
menghasilkan hidrogen
membebaskan
yang murni
hidrogen.
MEKANISME PROSES HIDROGENASI
Reaksi pada proses hidrogenasi terjadi pada
permukaan katalis yang mengakibatkan reaksi antara
molekul-molekul minyak dengan gas hidrogen. Nikel
merupakan katalis yang sering digunakan dalam
proses hidrogenasi daripada katalis yang lain
(palladium, platina, copper chromite). Hal ini karena
nikel lebih ekonomis dan lebih efisien daripada logam
lainnya. Nikel juga mengandung sejumlah kecil Al dan
Cu yang berfungsi sebagai promoter dalam proses
hidrogenasi minyak.
Katalis
Ni/Pt

Direaksikan dengan
minyak hidrogen didinginkan
(hidrogenasi)

dipanaskan

penyaringan

katalis
Minyak bersifat
Blok Diagram Proses Hidrogenasi plastis
SKEMA REAKSI HIDROGENASI
SKEMA REAKSI HIDROGENASI
Reaksi hidrogenasi pada lemak dan
minyak

Reaksi hidrogenasi
minyak pada contoh
diatas merupakan
Lemak cair (minyak) cara pembuatan
dapat dipadatkan lemak yang
dengan digunakan untuk
Reaksi memasak. Dalam
hidrogenasi menjenuhkan ikatan praktek dihindari
rangkapnya, yaitu terjadinya
melalui reaksi hidrogenasi
hidrogenasi sempurna karena
akan dihasilkan
lemak yang keras
dan rapuh.
Adapun flow diagram proses pembuatan
margarin :
• Tahap Netralisasi
Proses pembuatan margarin
diawali dengan proses netralisasi
yaitu dengan penambahan NaOH
11,06% pada suhu 750C selama
1 jam. Setelah proses netralisasi,
sabun yang terbentuk dipisahkan
dengan centrifuge. Bila suatu
lemak dipanaskan, pada suhu
tertentu akan timbul asap tipis
kebiruan
Tahap Bleaching (pemucatan)
• Proses berikutnya yaitu bleaching yang menggunakan karbon aktif
sebagai adsorber sebanyak 1,5% dari jumlah minyak pada suhu
1100C selama 30 menit. Cake karbon aktif yang terbentuk dipisahkan
dengan menggunakan filter press. Pemucatan ialah suatu proses
pemurnian untuk menghilangkan zat-zat warna yang tidak disukai
dalam minyak. Pemucatan dilakukan dengan mencampur minyak
dengan sejumlah kecil adsorben, seperti bleaching earth (tanah
pemucat), dan karbon aktif. Zat warna dalam minyak akan diserap
oleh permukaan adsorben dan juga menyerap suspensi koloid (gum
dan resin) serta hasil degradasi minyak misalnya peroksida.
Tahap Hidrogenasi
• Kemudian minyak dihidrogenasi untuk menjenuhkan ikatan tidak
jenuh pada minyak dengan menambahkan gas H2 dan menggunakan
katalis Ni selama 4 jam pada suhu 1900C dan tekanan 3 atm.
Selanjutnya cake nikel yang terbentuk dipisahkan dengan filter press.
Hidrogenasi adalah proses pengolahan minyak atau lemak dengan
jalan menambahkan hidrogen pada ikatan rangkap dari asam lemak,
sehingga akan mengurangi ketidakjenuhan minyak atau lemak, dan
membuat lemak bersifat plastis.

H2 + R – CH = CH – CH2 – COOHR Ni CH2 –CH2 – CH2 – CHOOH


Tahap Deodorisasi
• Proses Deodorisasi adalah suatu tahap pemurnian minyak yang
bertujuan untuk menghilangkan bau dan rasa yang tidak enak dalam
minyak. Proses Deodorisasi dilakukan dengan penyulingan minyak
dengan uap panas dalam tekanan atmosfer atau keadaan vakum.
Deodorisasi perlu dilakukan terhadap minyak yang akan digunakan
untuk bahan pangan. Proses Deodorisasi dilakukan di dalam tabung.
Pada proses deodorisasi pada minyak dengan suhu 2500C selama 3
jam pada tekanan 0,008 atm. Kemudian mengemulsikan minyak
dalam tangki emulsifikasi dengan penambahan emulsifier fase
minyak dan emulsifier fase cair pada suhu 800C.
Tahap Emulsifikasi
Proses Emulsifikasi ini bertujuan untuk mengemulsikan
minyak dengan cara penambahan emulsifier fase cair dan
fase minyak pada suhu 80oC dengan tekanan 1 atm.
Packaging
Proses terakhir yaitu memasukkan minyak ke dalam
tangki votator untuk menurunkan suhu dan membentuk
margarin yang bersifat plastis pada suhu kamar (300C)
dan dilakukan proses pengepakan. Setelah tahap
emulsifier selesai kemudian, dilanjutkan ke proses
packaging
Ada beberapa risiko kesehatan yang mungkin ditimbulkan akibat
memakan lemak atau minyak yang terhidrogenasi. Para konsumen mulai
menyadari hal ini, dan pabrik-pabrik yang memproduksi makanan juga
terus mencari cara-cara alternatif untuk mengubah minyak menjadi
padatan yang bisa dioleskan pada makanan.
Salah satu masalah ditimbulkan oleh proses hidrogenasi.
Ikatan-ikatan rangkap pada lemak dan minyak tak-jenuh cenderung
membuat gugus-gugus yang ada di sekitarnya tertata dalam bentuk "cis".
Suhu relatif tinggi yang digunakan dalam proses hidrogenasi
cenderung mengubah beberapa ikatan C=C menjadi bentuk "trans". Jika
ikatan-ikatan khusus ini tidak dihidrogenasi selama proses, maka mereka
masih cenderung terdapat dalam produk akhir mentega khususnya pada
molekul-molekul lemak trans.
Konsumsi lemak trans telah terbukti dapat meningkatkan kadar
kolesterol (khususnya bentuk LDL yang lebih berbahaya) – sehingga bisa
menyebabkan meningkatnya risiko penyakit jantung.
Proses apapun yang cenderung meningkatkan jumlah lemak
trans dalam makanan sebaiknya dihindari. Baca dengan seksama label
makanan, dan hindari makanan apapun yang mengandung (atau dimasak
dalam) minyak terhidrogenasi atau lemak terhidrogenasi.

Anda mungkin juga menyukai