Anda di halaman 1dari 2

PERALATAN UNTUK PERAWATAN PASIEN

TRANSMISI

Jl.Pasar III No. 151 No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


Terusan Tuasan
MEDAN
39-01-02 00 1/2

Ditetapkan oleh
Tanggal Terbit : Direktur RSIA Artha Mahinrus
SPO
29 Maret 2019
dr. Roro Jenny Satyoputri, MARS

PENGERTIAN Kewaspadaan yang diterapkan untuk memutus mata rantai


transmisi mikroba penyebab infeksi pada pasien yang diketahui
maupun dugaan terinfeksi atau terkolonisasi patogen yang dapat
ditransmisikan lewat udara (airborne), droplet, kontak dengan
kulit maupun lingkungan yang terkontaminasi

TUJUAN Sebagai acuan dalam melaksanakan kewaspadaan berdasarkan


transmisi.

1. Sesuai dengan Lampiran Surat Keputusan Direktur RSIA


Artha Mahinrus Nomor : 003/PPI/SK.Dir/III/2019 tentang
KEBIJAKAN
Pemberlakuan Program Kerja Pencegahan dan Pengendalian
Infeksi di RSIA Artha Mahinrus.
2. Sesuai dengan Lampiran Surat Keputusan Direktur RSIA
Artha Mahinrus Nomor : 017/PPI/SK.Dir/III/2019 tentang
Panduan Kewaspadaan Isolasi di RSIA Atha Mahinrus.

A. Penggunaan APD petugas saat menangani Pasien Transmisi


melalui Kontak
- Cuci tangan kemudian memakai sarung tangan bersih
PROSEDUR nonsteril.
- Saat masuk keruangan pasien, ganti sarung tangan setelah
kontak dengan bahan infeksius (feses, cairan tubuh/darah,
cairan drain)
- Lepaskan sarung tangan sebelum keluar dari kamar
pasien dan cuci tangan dengan antiseptic.

B. Penggunaan APD petugas saat menangani Pasien Transmisi


melalui Droplet
- Cuci tangan kemudian memakai sarung tangan bersih non
steril saat masuk keruangan pasien, ganti sarung tangan
setelah kontak dengan bahan infeksius (feses, cairan
tubuh/darah, cairan drain)
- Lepaskan sarung tangan sebelum keluar dari kamar
PERALATAN UNTUK PERAWATAN PASIEN
TRANSMISI

Jl.Pasar III No. 151 No. Dokumen : No. Revisi : Halaman :


Terusan Tuasan
MEDAN
39-01-02 00 2/2

pasien dan cuci tangan dengan antiseptik


- Gunakan masker bila bekerja dalam radius 1 meter
terhadap pasien, masker harus menutupi mulut dan
hidung, dipakai saat memasuki ruang rawat pasien
dengan infeksi saluran nafas
- Gaun bersih/ tidak steril dipakai saat memasuki ruangan
rawat pasien bila baju yang digunakan tembus air
- Jaga agar tidak terjadi kontaminasi silang antara pasien
dengan lingkungan dan dari lingkungan pasien lain

C. Penggunaan APD petugas saat menangani Pasien Transmisi


melalui Airborne
- Gunakan masker repirator ( masker N95 ) saat masuk
ruang rawat pasien
- Bila melakukan tindakan dengan kemungkinan timbul
aerosol, gunakan sarung tangan, tutup kepala, kaca mata
google, gaun/ apron dan sepatu booth

UNIT TERKAIT 1. Unit Rawat Inap


2. Unit Rawat Jalan
3. Unit Gawat Darurat
4. Unit ICU