GEGER PECINAN
Pengantar
Geger Pacinan (juga dikenal sebagai Tragedi Angke; dalam bahasa
Belanda: Chinezenmoord, yang berarti "Pembunuhan orang Tionghoa") merupakan
sebuah pogrom terhadap orang keturunan Tionghoa di kota pelabuhan Batavia, Hindia
Belanda (sekarang Jakarta). Kekerasan dalam batas kota berlangsung dari 9 Oktober
hingga 22 Oktober 1740, sedangkan berbagai pertempuran kecil terjadi hingga akhir
November tahun yang sama, Angke sendiri konon berasal dari dua kata dalam bahasa
Hokkian: ang yang artinya “merah” dan ke yang berarti “sungai”1. Dengan demikian,
"angke” dapat diartikan “sungai merah”, semerah banjir darah kaum Tionghoa yang
dibantai di Batavia pada 1740 itu2.
Dalam Buku Geger Pecinan Karya RM Daradjadi yang berisikan 10 BAB
berusaha mengangkat satu episode yang dilupakan dalam sejarah nasional Indonesia,
yakni aliansi Tionghoa dengan Jawa melawan VOC Belanda, pada tahun 1740-1743.
dalam historiografi peristiwa ini dikenal dengan beberapa sebutan “Perang Tionghoa”
(Chinese War); “Huru-Hara Tionghoa” (Chinese Troubles)3;”Pemberontakan
Tionghoa” (Chinese Revolt)4 maupun istilah yantg digunakan oleh Penulis yaitu PaK
Daradjadi dalam Buku ini “Perang Sepanjang” (berdsarkan nama pimpinan utama
pemberontak Tionghoa). pada masa Presiden Soekarno, peristiwa sejarah ini muncul
dalam buku teks sejarah5. Bahkan bahan Sedjarah Nasional yang diterbitkan Balai
Kursus Tertulis Pendidikan Guru di Bandung (1953) menyebutkan Peristiwa tersebut
sebagai ”Revolusi tahun 1740-1743” Halaman 192-195. Namun, dalam masa
Presiden Soeharto, tidak lagi diajarkan kisah perjuangan bahu-membahu melawan
penjajah yang cukup penting untuk menamamkan karakter bagi bangsa kita6.
BAB I
PENDAHULUAN
1
Alwi Shahab, Betawi: Queen of the East, 2002.hlm.103
2
Ibid.hlm.103
3
Victor Purcell, The Chinese in Southeast Asia. Second Edition 1965.hlm.407
4
Luc Nagtegaal, Riding the Dutch Tiger: The Dutch East Indies Company and the Northeast Coast of Java 1680-
1743.1996.hlm.220
5
Soeroto, Indonesia dan Dunia:Peladjaran Sedjarah untuk SMP Djilid 2 (Djakarta: Tiara, 1961).hlm.176-180.
6
Daradjadi, Geger Pecinan Persekutuan Tionghoa-Jawa Melawan VOC.2013.hlm.XIV