0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
234 tayangan2 halaman

Subbarisan Monoton dan Divergensi S

Dokumen tersebut membahas tentang keberadaan subbarisan monoton pada suatu barisan bilangan real. Dibuktikan bahwa setiap barisan mempunyai subbarisan monoton, baik turun maupun naik, dengan membedah dua kasus yaitu barisan yang mempunyai puncak tak hingga dan hanya mempunyai puncak hingga.

Diunggah oleh

Melina Fardani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
234 tayangan2 halaman

Subbarisan Monoton dan Divergensi S

Dokumen tersebut membahas tentang keberadaan subbarisan monoton pada suatu barisan bilangan real. Dibuktikan bahwa setiap barisan mempunyai subbarisan monoton, baik turun maupun naik, dengan membedah dua kasus yaitu barisan yang mempunyai puncak tak hingga dan hanya mempunyai puncak hingga.

Diunggah oleh

Melina Fardani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Contoh 3.4.

6
π 1 5π 1
c. Barisan S=¿ adalah divergen. Jelas bahwa sin = =sin
6 2 6 2 ( )
dan sin x > untuk x dalam

interval I = ( π6 , 56 π )
5 π−π 2
Karena panjang I 1= = π >2 , maka paling sedikit ada dua bilangan asli di dalam I 1:
6 3

1
misalkan kita tetapkan n1 bilangan pertama. Dengan cara yang sama, ∀ k ∈ N , sin x> untuk x
2
dalam interval

I k= ( 61 π +2 π ( k −1 ) , 56π +2 π ( k −1))
Karena panjang I k lebih besar dari pada 2, maka terdapat sedikitnya dua bilangan asli yang
'
berada di selang I k , kita tetapkan n k, bilangan pertama. Sub barisan S =( sin nk ) dari S yang

1
diperoleh dengan cara di atas mempunyai sifat, semua nilainya berada dalam interval [ ]
2
,1 .

Dengan cara yang sama, jika k ∈ N dan J k adalah selang

Jk = ( 76 π +2 π ( k−1 ) , 116 π + 2 π ( k −1 ))
1
Maka dapat dilihat bahwa sin x ← , ∀ x ∈ J k dan panjang J k lebih besar daripada 2. Misalkan mk
2
bilangan asli pertama yang termuat di J k . Maka subbarisan Sn=¿ dari S mempunyai sifat semua

1
nilainya berada di selang −1 ,− [ 2 ]
. Jika diberikan suatu bilangan real c, maka dengan mudah

1 1
(
dapat dilihat bahwa terdapat sekurangnya satu sub barisan S' dan S ' ' berada di luar c− , c+ .
2 2 )
Jadi c bukan limit dari S. karena c ∈ Rsebarang, disimpulkan S divergen.
Eksistensi Subbarisan Monoton
Tidak setiap barisan adalah barisan monoton, kita akan menunjukkan bahwa setiap barisan
mempunyai subbarisan monoton.

3.4.7 Teorema Sub Barisan Monoton


Jika X =(x n ) adalah barisan bilangan real, maka terdapat subbarisan dari X adalah monoton
Bukti
Untuk tujuan ini kita akan menyatakan suku ke-m x m merupakan puncak bila x m ≥ x nuntuk semua
n ≥ m. Selanjutnya kita akan mempertimbangkan dua kasus.

Kasus 1.
X mempunyai sejumlah tak hingga puncak. Dalam kasus ini, kita mengurutkan puncak-puncak
tersebut dengan indeks naik. Jadi kita mempunyai puncak-puncak x m 1 , x m 2 , … , x mk , … dengan
m 1 <m 2< …<m k <…, Karena masing-masing suku tersebut puncak, kita mempunyai
xm ≥ xm ≥ … ≥ xm ≥ …
1 2 k

Karenanya subbarisan ( x m ) merupakan subbarisan monoton turun dari X


k

Kasus 2.
X mempunyai sejumlah hingga (mungkin nol) puncak. Misalkan puncak-puncak ini
x m , x m , x m , … , x m , … Misalkan s1=mr +1 (indeks pertama setelah puncak terakhir)
1 2 3 r

Karena x s bukan puncak, maka terdapat s2 > s1sehingga x s ≥ x s


1 2 1

Karena x s bukan puncak, maka terdapat s3 > s2sehingga x s ≥ x s


2 3 2

Bila kita meneruskan proses ini, kita peroleh subbarisan monoton naik ( x ¿ ¿ s n) ¿ dari X

Anda mungkin juga menyukai