Anda di halaman 1dari 21

PROPOSAL

PEMBANGUNAN
RUANG PRAKTIK SISWA SMK

DINAS PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TIMUR


TAHUN 2020
SISTEMATIKA PENYUSUNAN PROPOSAL
PERSYARATAN BANTUAN
RUANG PRAKTIK SISWA (RPS) SMK

1. Bagian Depan, meliputi:


• Halaman Sampul
• Halaman Identitas Sekolah;
• Halaman Persetujuan;
• Halaman Kata Pengantar;
• Halaman Daftar Isi;

2. Bagian Isi, meliputi:

Bab I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang.
B. VISI dan Misi.
C. Tujuan dan Sasaran.

Bab II KOMPETENSI KEAHLIAN DAN DATA SISWA


A. Kompetensi Keahlian yang dibuka.
B. Kompetensi Keahlian yang akan dikembangkan.
C. Data siswa dan Data Penerimaan siswa.

Bab III PROGRAM PENGEMBANGAN SARANA.


A. Kebutuhan Ruang Praktik Siswa.
B. Rencana pemenuhan Ruang Praktik.
C. Ketersediaan dan status kepemilikan lahan.

Bab IV PENDANAAN.
Rencana pembiayaan pengadaan Ruang Praktik Siswa secara
keseluruhan serta sumber pembiayaannya.

BAB V PENUTUP.
LAMPIRAN.
1. Fotokopi SK Pengangkatan Kepala Sekolah;
2. Fotokopi ijin operasional/ijin pendirian sekolah/sertifikat akreditasi
sekolah;
3. Fotokopi Akta Pendirian Yayasan (khusus SMK Swasta) yang
dilegalisir oleh notaris/PPAT; Kepala Sekolah bukan merupakan
pembina dan/atau pengurus dan/atau pengawas yayasan
penyelenggara SMK yang bersangkutan;
4. Data Siswa per tingkat/rombongan belajar;
5. Data penerimaan siswa baru tahun terakhir (pendaftar-diterima-
ditolak);
6. SK Tim Pembangunan;
7. SK Tim Teknis Perencanaan dan Pengawasan;
8. Data analisis kebutuhan pembangunan Ruang Praktik Siswa SMK
(butuh-ada-kurang);
9. Site Plan;
10. Gambar rencana kerja bangunan;
11. Rencana Anggaran Biaya (RAB);
12. Analisa Harga Satuan Bahan dan Upah;
13. Fotokopi bukti Kepemilikan Tanah (Lahan SMK Negeri milik
Pemerintah Daerah, SMK Swasta milik Yayasan) dibuktikan dengan
Sertifikat Tanah/Akta Hibah/Akta Jual Beli yang dibuat oleh
Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT)/Akta Ikrar wakaf yang dibuat
oleh Kantor Urusan Agama (KUA)/Pelepasan hak ulayat/adat atas
tanah dan masih tersedia lahan/tempat untuk pembangunan
Ruang Praktik Siswa (RPS) SMK;
14. Foto (berwarna) calon lokasi Ruang Praktik Siswa dilihat dari
beberapa sisi.
PROPOSAL
PEMBANGUNAN RUANG PRAKTIK SISWA

SMK BUSTANUL FALAH


Kabupaten Banyuwangi
Provinsi Jawa Timur

TAHUN 2018

KOMPETENSI KEAHLIAN:
1. Teknik Komputer dan Jaringan
2. Tata Busana
3. Akuntansi
4. Akomodasi Perhotelan
5. Desain Kriya Kreatif Batik Dan Textil
YAYASAN MIFTAHUL FALAH
Akta Notaris : Agus Salim, S.H.,M.Kn. : Nomor : 32/2014. AHU-06734.50.10.2014
SMK MIFTAHUL FALAH
Desa Tulungrejo Kec. Glenmore Kab. Banyuwangi
NIS : 400800 NSS : 402052508069 NPSN : 69935862
Web : www.miftahulfalah.com email : smk@miftahulfalah.com
Skretariat : Jln. Jember 202, Tulungrejo, Glenmore, Banyuwangi, HP: 082329143999 / 087831692999

HALAMAN PENGESAHAN

Judul : Bantuan Pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS)

Yang Mengajukan : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Miftahul Falah

Proposal telah diperiksa


Dan disetujui

Kepala Ketua Yayasan


SMK Miftahul Falah Glenmore Miftahul Falah

(MIFTAHUL FIKRI F. EFF., S.Kom) (MUHAMMAD SAIFUL WATHON, S.H.I)

Mengetahui;
Kepala Cabang Dinas Pendidikan
Kab Banyuwangi

Drs. ISTU HANDONO, M.Pd


Pembina Tingkat I
NIP. 19641229 198903 1 011
YAYASAN BUSTANUL FALAH
SMK MIFTAHUL FALAH GLENMORE
KEMBIRITAN - GLENMORE – BANYUWANGI
email:smkbustanulfalahGlenmore@gmail.com | web:smkbustanulfalahGlenmore.sch.id
NSS : 400430 NPSN :20570831

Alamat : Jl Tebu Indah 99 Kembiritan Glenmore Banyuwangi Kode Post 68465 Telp. (0333 )
845191

Nomor : 109.03/SMK-MIFA/IX/2020
Lampiran:
Hal : Bantuan Pembangunan Ruang Praktik Siswa

Yth. Kepala Dinas Pendidikan


Provinsi Jawa Timur
Jalan Glenmorekali No. 33
SURABAYA

Dalam rangka meningkatkan akses pendidikan Sekolah Menengah


Kejuruan, di Kab. Banyuwangi , bersama ini kami mengajukan permohonan
program Bantuan Pembangunan Ruang Praktik Siswa SMK.
Sebagai bahan pertimbangan, kami lampirkan Proposal Bantuan
Pembangunan Ruang Praktik Siswa (RPS).

Demikian atas perhatiannya, kami sampaikan terima kasih.

Banyuwangi , Juni 2018


Kepala SMK Miftahu; Falah

Miftahul Fikri F. Eff. S.Kom


NIP. -
Tembusan Yth :
1. Kepala Cabang Dinas Kab Banyuwangi
2. Yayasan (SMK Swasta).
BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Dengan telah dicanangkannya program Pendidikan Menengah
Universal (PMU) yang bertujuan untuk mencapai angka partisipasi kasar
(APK) pendidikan menengah sebesar 97 % pada tahun 2020, dan untuk
mengurangi disparitas APK antar Kabupaten/Kota, serta untuk
menguatkan pendidikan kejuruan, maka diperlukan program untuk
mendukung percepatan tercapainya tujuan PMU dimaksud.

Bonus demografi tahun 2010 - 2035 merupakan periode emas


Indonesia untuk mempersiapkan generasi baru untuk itu momentum ini
harus dimanfaatkan untuk melakukan investasi sumberdaya manusia
agar dihasilkan generasi baru yang lebih terampil dan memiliki daya
saing yang tinggi. Dengan terwujudnya dukungan, perhatian dan
kerjasama yang baik dari Pemerintah, khususnya Pemerintah
Provinsi/UPTD Dinas Pendidikan Provinsi sesuai dengan tugas dan
tanggung jawab masing-masing pihak, diharapkan rencana
Pengembangan Ruang Praktik Siswa akan dapat direalisasikan dan
masyarakat khususnya peserta didik akan mendapatkan manfaat yang
sebesar-besarnya.

Ruang Praktik Siswa Mendukung program peningkatan akses,


ketersediaan, keterjangkauan, dan pemerataan kesempatan belajar di
SMK. Mendukung pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana
pendidikan yang diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran
di SMK.

Untuk mewujudkan Ruang Praktik Siswa di SMK diperlukan


beberapa komponen pendukung agar tujuan dapat dicapai yaitu SMK
yang dikembangkan sebagai Ruang Praktik Siswa untuk mencapai
standar nasional pendidikan (SNP).
Secara umum pelaksanaan Ruang Praktik Siswa di sekolah
menengah kejuruan di Indonesia yaitu dengan memenuhi kebutuhan
sarana dan prasaran SMK dengan salah satunya mendirikan unit
usaha atau perusahaan di dalam sekolah. Unit usaha atau pabrik
tersebut berproduksi untuk menghasilkan barang dan jasa yang
memenuhi standar kualitas sehingga dapat diterima oleh masyarakat
atau konsumen. Dengan kegiatan produksi yang bisa menghasilkan
barang atau jasa yang memiliki nilai jual, SMK dapat secara luas
mengembangkan potensinya untuk menggali sumber-sumber
pembiayaan sekaligus merupakan sumber belajar.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ruang Praktik


Siswa adalah program pemenuhan sarana dan prasaran untuk kegiatan
pembelajaran dimana siswa secara langsung dapat melakukan
kegiatan produksi baik berupa barang atau jasa di dalam
lingkungan pendidikan sekolah. Barang atau jasa yang dihasilkan
memiliki kualitas sehingga layak jual dan diterima oleh masyarakat
atau konsumen. Hasil keuntungan yang didapatkan diharapkan dapat
menambah sumber pendapatan sekolah yang berguna untuk
keberlangsungan kegiatan pendidikan. Ruang Praktik Siswa
diharapkan dapat menghadirkan dunia industri/kerja yang
sesungguhnya dalam lingkungan sekolah untuk menyiapkan lulusan
yang siap kerja.

Seiring dengan berjalannya perspektif pembangunan lokal dan


global, telah disadari bersama, bahwa untuk bertahan di masa
mendatang, diperlukan adanya pembangunan yang berkelanjutan dalam
berbagai aspek, terutama aspek pembangunan sumber daya manusia.
Salah satu usaha pemerintah dalam menjamin adanya pembangunan
sumber daya manusia tersebut adalah dengan dikembangkannya
pembelajarankewirausahaan di dalam pendidikan.Tetapi kenyataannya
usaha tersebut belum terealisasi secara optimal.Hal ini dapat dilihat dari
jumlah pengangguran di Indonesia yang masih berada dalam tingkat
yang mengkhawatirkan.Oleh karena itu, dapat kesimpulan bahwa saat
ini masalah pengangguran di Indonesia masih merupakan salah satu
penghambat dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.
SMK MIFTAHUL FALAH GLENMOREGlenmore Banyuwangi
merupakan salah satu SMK yang benar-benar konsen pada kegiatan
kewirausahaan. Dan dengan semangat tersebut sekolah telah
membentuk suatu unit produksi sebagai upaya dalam memberikan
pengalaman yang nyata kepada peserta didik tentang hiruk pikuk
pelaksanaan suatu produksi serta pemasarannya.

Secara umum Unit produksi SMK MIFTAHUL FALAH


GLENMOREGlenmore Banyuwangi telah mampu memberikan
pengalaman nyata bagi peserta didik dalam bidang produksi dan
pemasaran. Berbagai upaya telah dilakukan oleh sekolah guna
mengembangkan unit produksi yang dimiliki khususnya dibidang
kegiatan membatik. Upaya yang telah dilakukan antara lain dengan
membentuk tim khusus yang menangani unit produksi,

membuka bazaar pada agenda-agenda tertentu baik yang dilaksanakan


oleh sekolah, maupun yang dilaksanakan oleh dinas terkait baik di
tingkat kecamatan, dan kabupaten.

Selain upaya ke dalam, upaya yang lain adalah dengan


menggandeng DU/DI yang relevan dengan unit produksi yang dimiliki,
dengan harapan DU/DI tersebut dapat menjadi pendamping dalam
proses produksi, pengawasan mutu produk, serta pemasaran dan
pembinaan manajemen usaha yang dilakukan.

Kedepan diharapkan unit produksi yang telah terbentuk ini dapat


dimaksimalkan untuk menjadi suatu Ruang Praktik Siswayang benar-
benar mampu memberikan pengalaman yang real bagi peserta didik
tentang dunia usaha dan dunia industri khususnya dibidang
diversifikasi produk batik, mulai dari proses pembuatan produk,
pengawasan kualitas produk, pemasaran hingga pada menejemen
perusahaan yang sehat. Sehingga demikian perlu dan pentingnya
pengembangan unit produksi khususnya teknologi produksi batik
tersebut menjadi Ruang Praktik Siswauntuk lebih mengembangkan
kemampuan peserta didik menjadi enterpreneur dimasa yang akan
datang.
Oleh karena itu perencanaan merupakan kunci efektivitas
keterlaksanaan kegiatan-kegiatan   untuk mencapai tujuan  yang
diharapkan, karena perencanaan merupakan unsur penting dan
strategis yang memberikan arah dalam pelaksanaan kegiatan untuk
mencapai tujuan atau sasaran yang dikehendaki.

Dengan latar belakang di atas, dipandang sangat perlu untuk


mengajukan suatu rencana kegiatan Ruang Praktik Siswa guna
memberikan rel pelaksanan kegiatan bagi seluruh elemen yang terkait
dengan Ruang Praktik Siswa yang dilaksanakan oleh SMK MIFTAHUL
FALAH GLENMORE Banyuwangi.

B. Maksud dan Tujuan


Tujuan pengembangan Ruang Praktik Siswa di SMK MIFTAHUL FALAH
GLENMORE Banyuwangi adalah sebagai berikut:
1. Berkembangnya unit produksi di SMK menjadi Ruang Praktik Siswa
yang sehat.
2. Berkembangnya Ruang Praktik Siswa yang mampu memberikan
pengalaman enterpreneur bagi peserta didik melalui pemenuhan
sarana dan prasarana sekolah.
3. Memaksimalkan ketercapaian kompetensi kejuruan peserta didik
melalui praktik langsung di Ruang Praktik Siswa.
4. Meningkatkan kreatifitas dan jiwa wirausaha peserta didik.

C. Rencana Pelaksanaan
Rencana pelaksanaan kegiatan secara umum sebagai berikut:

1. Sosilisasi pengembangan unit produksi menjadi Ruang Praktik Siswa


2. Workshop Ruang Praktik Siswa
3. Pemenuhan Sarana dan Prasaran Sekolah.
4. Pelatihan peningkatan sumber daya Ruang Praktik Siswa
5. Pengadaan bahan dan alat produksi
6. Proses pembelajaran dan produksi
7. Koordinasi, evaluasi dan pelaporan
D. Tim Pelaksana
Tim Pembangunan, Perencanaan dan Pengawasan Ruang Praktik Siswa
tertuang dalam (SK Kepala sekolah tentang pembentukan tim pelaksana
Ruang Praktik Siswa) sebagaimana terlampir
BAB II

POTENSI DAN PROGRAM YANG AKAN DIKEMBANGKAN

A. Mekanisme / Strategi Pelaksanaan


Karena Ruang Praktik Siswa adalah kegiatan pembelajaran
dimana dapat mendukung siswa dengan memenuhi kebutuhan sarana
dan prasaran dengan pendekatan industry maka secara langsung
melakukan kegiatan produksi baik berupa barang atau jasa
didalam lingkungan pendidikan sekolah, barang atau jasa yang
dihasilkan memiliki kualitas sehingga layak jual dan diterima oleh
masyarakat atau konsumen, dan keuntungan yang didapatkan
dapat menambah sumber pendapatan sekolah untuk
keberlangsungan kegiatan pendidikan. Oleh karena itu mekanisme yang
disusun dalam pelaksanaan Ruang Praktik Siswaadalah layaknya
pelaksanaan pembelajaran sebagai mana disusun sebagai berikut:

1. Manajemen Operasional
Manajemen operasional yang dimaksudkan adalah kegiatan
pengelolaan Ruang Praktik Siswa. Manajemen tersebut meliputi
perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi program
Ruang Praktik Siswa di SMK. Sebelum mulai melaksanakan
kegiatan, pengelola atau manajemen terlebih dahulu membuat sebuah
perencanaan. Perencanaan yang dibuat meliputi rencana jangka
panjang atau strategis, jangka menengah, maupun jangka pendek.

2. Sumber Daya Manusia


Sumber Daya Manusia (SDM) dalam pelaksanaan Ruang
Praktik Siswaadalah karyawan, guru/instruktur dan siswa yang
terlibat dalam kegiatan teaching factory. Ruang Praktik Siswa
bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan jiwa
kewirausahaan siswa. Oleh karena itu, Ruang Praktik Siswa harus
melibatkan siswa dalam kegiatan yang dilaksanakan. Selain
keterlibatan siswa dalam pelaksanaan , sekolah juga memerlukan
adanya karyawan yang khusus untuk menjalankan kegiatan
produksi. Hal ini diperlukan karena kesediaan produk merupakan
salah satu kunci keberhasilan dalam melakukan usaha.

3. Kurikulum
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan
mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang
digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan
pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.
Pelaksanaan Ruang Praktik Siswaidealnya mendukung pencapaian
kompetensi siswa sesuai dengan kurikulum yang diterapkan di
sekolah.

4. Sarana dan Prasarana


Program Ruang Praktik Siswadapat berjalan jika sarana dan
prasarana yang dimiliki oleh sekolah memenuhi standar untuk
melakukan kegiatan produksi baik berupa barang atau jasa sesuai
dengan program pendidikaan yang dimilikinya. Sarana dan
prasarana yang dimiliki sekolah yang melaksanakan Ruang
Praktik Siswa sebesar 60-70% dipergunakan untuk kegiatan
bisnis/produksi.

5. Investasi dan Keuangan


Salah satu tujuan Ruang Praktik Siswaialah meningkatkan
sumber pendapatan sekolah. Untuk mewujudkan hal tersebut
diperlukan pengelolaan investasi dan keuangan yang
baik.Secaraumumfungsipengelolaan keuangan ialah cara
menginvestasikan atau menggunakan dana dan cara mencari
sumber-sumber dana. Sumber dana yang bisa didapatkan sekolah
untuk kegiatan Ruang Praktik Siswadapat berupa modal sendiri
ataupun modal dari pihak luar

6. Kerjasama dengan Industri dan Institusi lain yang Terkait


Salah satu tujuan Technopar kadalah meningkatkan jalinan
kerjasama antara SMK dengan pihak-pihak yang lain terutama
dengan pihak industri. Jalinan kerjasama yang dibuat dapat
berupa kerjasama vertikal, yaitu kerjasama antara SMK dengan
pemerintah, Industri dan masyarakat sebagai konsumen. Selain
kerjasama vertikal, SMK juga harus melakukan kerjasama secara
horisontal dengan SMK lain, sehingga program ini memiliki manfaat
bersama.

7. Proses Pembelajaran Melalui Kegiatan Produksi


Sekolah kejuruan akan efektif jika proses pembelajaran
dilakukan pada lingkungan yang merupakan tiruan atau replika dari
lingkungan kerja yang sebenarnya. Maka program Ruang Praktik
Siswa bertujuan menghadirkan lingkungan usaha/industri ke
dalam lingkungan sekolah. Siswa secara langsung melakukan
kegiatan produksi sama dengan yang dilakukan di dunia
usaha/industri. Dengan demikian siswa mengikuti proses
pembelajaran yang sama dengan apa yang akan dialami didunia
kerja yang sesungguhnya.

8. Kewirausahaan
Salah satu tujuan yang ingin dicapai dari program Ruang
Praktik Siswa adalah tumbuhnya kemampuan sebagai seorang
entrepreneur di lingkungan sekolah. Entrepreneur ialah pekerja
mandiri yang berusaha dengan keberanian dan kegigihan sehingga
usahanya mengalami pertumbuhan.Pertumbuhan atau perubahan
menjadi kata kunci untuk seorang yang dapat disebut sebagai
entrepreneur dengan terpenuhinya sarana dan prasarana sekolah.

9. Produk Barang dan Jasa


Salah satu tujuan Ruang Praktik Siswaadalah menghasilkan
produk berupa barang atau jasa yang memiliki nilai tambah dengan
kualitas yang bisa diserap dan diterima oleh masyarakat. Supaya
produk baik barang atau jasa yang dibuat laku dan diterima
masyarakat atau konsumen, sebelum memutuskan produk yang
akan dibuat pengurus dapat memperhatikan hal-hal berikut :
produk apa yang dibeli atau dibutuhkan pasar, mengapa produk
tersebut dibeli, siapa yang membeli, bagaimana proses
pembelian, bagaimana mutu dan penampilannya, bagaimana
modelnya, bagaimana merknya, bagaimana kemasannya,
bagaimana pelayanannya dan bagaimana garansinya.

10. Pemasaran
Setelah produk siap pasar, kegiatan terakhir dalam proses
adalah pemasaran, dalam hal ini menjawab pertanyaan kemana
produk dijual, siapa yang membeli serta bagaimana managemen
pemasaran dan managamen keuangannya.Oleh karenanya
dibutuhkan karyawan yang mampu menjamin ketersediaan produk
serta keterlayanan permintaan pasar.
BAB III

PROGRAM PENGEMBANGAN SARANA.

A. Kebutuhan Ruang Praktik Siswa.


Lokasi SMK MIFTAHUL FALAH GLENMORE menempati lahan yang
merupakan wakaf dan telah diserahkan status pengelolaannya kepada
SMK MIFTAHUL FALAH GLENMORE dengan luas lahan 5.620m 2 yang
terdiri dari bangunan, tanah pekarangan dan sawah.
Lokasi SMK MIFTAHUL FALAH GLENMORE terletak di Kecamatan
Glenmore yang berjarak 60 Km dari kota Banyuwangi atau 1 jam
berkendaraan ke arah selatan kota Banyuwangi dengan akses
transportasi angkutan bus atau kereta api jurusan Jember. Masyarakat
sekitar daerah sebagai petani, perdagangan, peternakan, perikanan air
tawar.
Hal tersebut sesuai dengan keadaan alam di Glenmore dan sekitarnya
yang berupa daerah persawahan, yang dipadu dengan perikanan air
tawar dan perdagangan. Struktur tanah merupakan tanah yang sangat
subur dengan potensi air yang melimpah sangat cocok untuk pertanian
yang dipadu dengan perikanan air tawar dengan suhu udara yang relatif
dingin dan curah hujan yang cukup tinggi.
Glenmore terletak di lereng Gunung Raung yang sudah tidak aktif yang
merupakan dataran rendah sehingga relatif kecil terjadinya bencana
alam, baik berupa banjir, gempa, polusi, maupun bencana alam lainnya.
Fasilitas umum yang terdekat adalah Stasiun Kereta Api Stail, tersedia
listrik PLN dan persiapan generator set memungkinkan pelaksanaan
PBM dapat dilaksanakan dengan baik, selain tersedianya PDAM dari
pusat sumur bor selama 24 jam, serta tersedianya saluran telepon dari
Telkom Glenmore.
Di Glenmore dan sekitarnya banyak terdapat perkantoran, perhotelan,
dan dunia usaha teknologi komputer dan garmen perdagangan yang
sangat membutuhkan tenaga teknisi dan desainer yang handal dan
kreatif serta inovatif dalam dunia Usaha dan Industri.
Dengan pesatnya perkembangan teknologi telah membuka lapangan
kerja baru berupa teknisi kecil dan menengah, usaha garmen dan
pesatnya perkembangan industri sangat membutuhkan teknisi dan
tenaga desainer.
SMK MIFTAHUL FALAH GLENMORE sumber peserta didiknya berasal
dari SLTP/MTs di kecamatan yaitu Kecamatan Genteng, Glenmore,
Sempu, Setail. Namun tidak menutup kemungkinan juga menerima
peserta didik dari luar Banyuwangi seperti jember daerah kecamatan
Pace.

B. Rencana pemenuhan Ruang Praktik.


Sesuai dengan kondisi sekolah kami sebagaimana terlihat dalam profil
sekolah terlampir kami mengajukan usulan rencana kegiatan untuk
kegiatan pembangunan Ruang Kelas Baru dengan rincian sebagai
berikut :

N JENIS KEGIATAN VOLUME BIAYA


O

1 Pembangunan Ruang Praktik 1 Lokal Rp. 739.254.000,-


Siswa (RPS)

2. Pemenuhan Perabotan 1 Paket Rp. 60.000.000,-

JUMLAH Rp. 799.254.000,-

C. Ketersediaan dan status kepemilikan lahan.


Lokasi SMK MIFTAHUL FALAH GLENMORE menempati lahan yang
merupakan tanah wakaf dan telah diserahkan status pengelolaannya
kepada Yayasan Miftahul Falah, SMK MIFTAHUL FALAH GLENMORE
dengan luas lahan 5.620 M2 yang terdiri dari bangunan, tanah
pekarangan dan sawah.
Lokasi SMK MIFTAHUL FALAH GLENMORE terletak di Kecamatan
Glenmore yang berjarak 60 Km dari kota Banyuwangi atau 1 jam
berkendaraan ke arah selatan kota Banyuwangi dengan akses
transportasi angkutan bus atau kereta api jurusan Jember. Masyarakat
sekitar daerah sebagai petani, perdagangan, peternakan, dan perikanan
air tawar.
Adapun lahan yang ada seluas 5.620 m 2 sudah diperguanakan untuk
pemanfaatan bangunan dan sarana lain seluas 3.000 m 2, sehingga
terdapat lahan yang masih kosong yang dapat untuk dimanfaatkan
sebagai sarana tambahan untuk pembangunan lainnya seluas 2.620 m2.

D. Indikator Keberhasilan
Sebagai upaya kontrol terhadap keberhasilan Ruang Praktik Siswa yang
dikembangkan disusun indikator keberhasilan Ruang Praktik Siswa
sebagai berikut:

1. Manajemen Operasional
- Terwujudnya rencana jangka pendek, jangka panjang dan rencana
strategis pengembangan Ruang Praktik Siswa.
- Pelaksanaan tupoksi setiap bagian managemen operasional
berjalan lancar meliputi perencanaan, pengorganisasian
pelaksanaan, dan evaluasi.
2. Sumber Daya Manusia
- Terpenuhinya SDM pembimbing Ruang Praktik Siswa sesuai
dengan kompetensi yang relevan dengan tupoksinya.
- Terpenuhinya kebutuhan guru dan tenaga pendidik atau karyawan
yang menjalankan proses produksi selanjutnya serta
pemasarannya.
3. Kurikulum
- Terpenuhinya seluruh perangkat pembelajaran di Ruang Praktik
Siswa dengan implimentasi pembelajaran berbasis industri
- Hasil evaluasi yang menunjukkan peningkatan kemampuan materi
produktif bagi seluruh bidang keahlian
4. Sarana dan Prasarana
- Terpenuhinya standar minimal sarana Ruang Praktik Siswa
- Terpenuhinya ruang khusus Ruang Praktik Siswa
- Terwujudnya ruang pamer produk untuk hasil produksi peserta
didik
5. Investasi dan Keuangan
- Memiliki investasi cukup untuk melanjutkan produksi dan
pembelajaran di Ruang Praktik Siswasecara mandiri
- Menigkatkan sumber pendapat sekolah
- Sebesar mungkin mampu menarik investasi dari pihak luar
6. Kerjasama dengan Industri dan Institusi lain yang Terkait
- Semakin kuat link and match SMK dengan DU/DI pasangan yang
ada
- Bertambahnya DU/DI pasangan yang menjalin kerjasama dengan
SMK
- Terjalin kerjasama dengan SMK sejenis yang memiliki Ruang
Praktik Siswa
7. Proses Pembelajaran
- Meningkatnya kompetensi siswa dalam bidang masing-masing
kejuruan
- Terwujudnya pembelajaran yang menghadirkan suasana industri
yang sesungguhnya di sekolah
8. Kewirausahaan
- Tumbuhnya jiwa enterpreneur dalam diri peserta didik.
- Meningkatnya kemampuan siswa dalam mengelola suatu
managemen pengelolaan suatu factory.
- Meningkatkan kreatifitas peserta didik dalam diversifikasi produk
9. Produk Barang dan Jasa
- Terpenuhinya seluruh diversifikasi yang dipersyaratkan kurikulum
- Kualitas produk mampu bersaing dengan produk yang ada di
pasaran
- Harga produk mampu bersaing
10. Pemasaran
- Produk memiliki keberterimaan baik di kalangan konsumen dalam
(warga sekolah) dan konsumen luar
- Terbukanya ruang pemasaran yang lebih luas
BAB IV

PENDANAAN
A. Pembiayaan
Dalam upaya memenuhi sarana dan prasaran tersebut
Pemberintah Telah mengalokasikan Dana Kusus dengan Pemberi Bantuan
pembangunan Ruang Praktik Siswa SMK yaitu Dinas Pendidikan Provinsi
Jawa Timur melalui DIPA Satuan Kerja Dinas Pendidikan Provinsi Jawa
Timur tahun 2018. Dengan adanya Rencana Anggaran Biaya Pembangunan
Ruang Praktik Siswa (RPS) sebagaimana terlampir.

N JENIS KEGIATAN VOLUME BIAYA


O

1 Pembangunan Ruang Praktik 1 Lokal Rp. 739.254.000,-


Siswa (RPS)

2. Pemenuhan Perabotan 1 Paket Rp. 60.000.000,-

JUMLAH Rp. 799.254.000,-


BAB VI

PENUTUP

Demikian Rencana Program Pengembangan Ruang Praktik Siswa di


SMK MIFTAHUL FALAH GLENMORE Banyuwangi sebagai upaya untuk
memberikan rel bagi seluruh elemen pelaksana Ruang Praktik Siswa.
Semoga seluruh yang direncanakan mendapatkan bimbingan dari Allah
SWT dan harapan berkembangnya Ruang Praktik Siswa di SMK MIFTAHUL
FALAH GLENMORE Banyuwangi dapat tercapai dengan baik.

Rencana yang besar diperlukan sumber daya yang juga sangat


besar.Oleh karena itu kerjasama seluruh komponen sekolah sangat kami
harapkan guna keterlaksanaan dan berkembangnya Ruang Praktik
Siswayang sekolah laksanakan yang pada gilirannya adalah demi
meningkatkan kompetensi, daya saing dan jiwa enterpreneur peserta didik
di SMK MIFTAHUL FALAH GLENMORE Banyuwangi.

Untuk segala dukungan dan kerjasama yang baik dan kerjabaik yang
sama kita, semoga dicatat Allah sebagai amal sholeh. Dan akhirnya kami
hanya bisa mengucapkan ribuan terimakasih yang sebesar-besarnya
semoga Allah Yang Maha Kaya berkenan membalas dengan balasan yang
lebih baik dari yang bapak/ibu sumbangkan kepada Ruang Praktik Siswa
SMK MIFTAHUL FALAH GLENMORE Banyuwangi.