0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
202 tayangan18 halaman

Desain Campuran Mortar Busa 2000 Kpa

Dokumen tersebut menjelaskan mix design mortar busa dengan kekuatan tekan 2000 KPa. Takaran bahan yang digunakan adalah semen 445 kg, air 209 kg, pasir 250 kg, dan busa foam 545 liter per meter kubik campuran. Dokumen tersebut juga menjelaskan sifat material, volume campuran per meter kubik, dan desain campuran mortar busa per meter kubik.

Diunggah oleh

Refqi Faizrah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
202 tayangan18 halaman

Desain Campuran Mortar Busa 2000 Kpa

Dokumen tersebut menjelaskan mix design mortar busa dengan kekuatan tekan 2000 KPa. Takaran bahan yang digunakan adalah semen 445 kg, air 209 kg, pasir 250 kg, dan busa foam 545 liter per meter kubik campuran. Dokumen tersebut juga menjelaskan sifat material, volume campuran per meter kubik, dan desain campuran mortar busa per meter kubik.

Diunggah oleh

Refqi Faizrah
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

93

MIX DESIGN MORTAR BUSA


SIFAT MATERIAL SUMBER SATUAN
Berat Jenis Semen Batu Raja 3,048 t/m3
Berat Jenis Agregat (Pasir) Pasir Ex. Tj Raja - Musi 2,549 t/m3
Berat Jenis Air 1,000 t/m3
Berat Jenis Foam 01:30 Sintetis - Timecon 0,075 t/m3

VOLUME CAMPURAN MATERIAL PER M3


SEMEN : 445 kg 0,14600 m3
AIR : 209 kg 0,20915 m3

Vol Pasta Semen 0,35515 m3


Vol Agregat 0,64485 m3
DESAIN CAMPURAN PER M3
SEMEN : = 445,0 kg
AIR : = 209,2 kg
AGREGAT (PASIR) : 15,50 % = 254,8 kg
FOAM 84,5 % = 544,9 Ltr 41
TOTAL = 949,8 kg 0,950 t/m3

(Sumber: Hasil Penelitian, 2019)

 Ketetapan untuk Mix Design mortar busa 2000 Kpa


W/C (Water/Cement) (Air/Semen) = 47 %
Takaran semen = 445 kg
Persentase pasir = 15,5 %
Persentase foam = 84,5 %
Volume mortar busa per m3 = 1 m3

 Sifat Material
Berat Jenis Semen = 3,048 gr/ml = 3,048 gr/cm3 = 3,048 t/m3
Berat Jenis Agregat (Pasir) = 2,504 gr/ml = 2,504 gr/ cm3 = 2,504 t/m3
Berat Jenis Air = 1 gr/ cm3 = 1 t/m3
Berat Jenis Foam = 0,075 t/m3
94

 Volume Campuran Material Per m3


Semen = 445 kg
47
Air = Semen x W/C = 445 𝑘𝑔 𝑥 = 209,2 kg
100
𝑆𝑒𝑚𝑒𝑛 445 𝑘𝑔 445 𝑘𝑔
Volume Semen = = = = 0,146 m3
𝐵𝐽 𝑆𝑒𝑚𝑒𝑛 3,048 𝑡/𝑚3 3048 𝑘𝑔/𝑚3

𝐴𝑖𝑟 209 𝑘𝑔 209 𝑘𝑔


Volume Air = 𝐵𝐽 𝐴𝑖𝑟 = 1 𝑡/𝑚3 = 1000 𝑘𝑔/𝑚3 = 0,209 m3

Volume Pasta Semen = Volume Semen + Volume Air


= 0,146 m3 + 0,209 m3
= 0,355 m3
Volume Agregat (Pasir) = Vol Mortar Busa per m3– Vol Pasta Semen
= 1 m3 - 0,355 m3
= 0,645 m3

 Desain Campuran Beton per m3


Semen = 445 kg
Air = 209,2 kg
Agregat (Pasir) = Persentase Pasir x Vol Pasir x BJ Pasir

15,5
= 𝑥 0,645 m3 x 2,504 t/m3 x 1000
100

= 250,3 kg
Foam = Persentase foam x Vol Pasir x BJ Air
84,5
= 𝑥 0,645 m3 x 1000 kg/m3
100

= 544,9 kg = 544,9 kg x BJ Foam


= 544,9 kg x 75 kg/m3
= 40867,5 kg/m3
= 40,9 t/m3
95

40,9
Koreksi BJ Foam = = 0,075 (OK)
544,9

Total Mix Design per m3 = Semen + Air + Pasir + Foam


= 445 kg + 209,2 kg + 250,3 kg + 40,9
= 945,3 kg
= 0,945 ton

Jadi untuk Mix Design 2000Kpa pada mortar busa 1 m3 jumlah material yang
digunakan adalah semen sebesar 445 kg, air sebesar 209,2 kg, pasir sebesar 250,3 kg
dan busa foam sebesar 544,9 liter.
96

ALAT-ALAT YANG DIGUNAKAN

No. Gambar Alat Kegunaan Jenis Pengujian

Digunakan untuk
Semua jenis
menimbang
1. pengujian yang
material dan benda
dilakukan
uji

Timbangan

Semua jenis
Digunakan untuk
2. pengujian yang
mengambil material
dilakukan

Density Spoon

Digunakan sebagai
Semua jenis
wadah untuk
3. pengujian yang
menampung
dilakukan
material

Cawan

Analisa saringan,
kadar air dan kadar
Digunakan untuk
lumpur agregat,
4. mengeringkan
berat jenis dan
material
penyerapan
agregat
Oven
97

Lanjutan 1:

Digunakan untuk Analisa saringan


5.
menganalisis agregat agregat

Saringan

Digunakan untuk
menggetarkan
Analisa saringan
6. material yang ada
agregat
didalam susunan set
ayakan
Alat Penggetar

Digunakan untuk
7. membersihkan Analisa saringan
saringan

Kuas

Set pengujian SSD


agregat halus Pengujian
8. (Kerucut terpancung, kondisi SSD
penumbuk kayu dan agregat halus
Set Pengujian SSD pelat kaca)

Digunakan untuk Berat jenis


9.
menguji berat jenis agregat halus

Piknometer
98

Lanjutan 2:

Bobot isi
Digunakan untuk
gembur dan
9. menampung agregat
bobot isi padat
yang akan diuji
agregat halus

Tabung Silinder

Bobot isi
Digunakan untuk
10. agregat dan mix
menumbuk agregat
design
Penumbuk Besi

Digunakan untuk Berat jenis


11.
menguji berat jenis semen

Tabung Le Chatalier

Digunakan untuk
mengangkut alat,
Semua jenis
12. material yang panas
pengujian
dan untuk
membersihkan
Majun

Digunakan untuk pengujian foam


14.
wadah penakar berat agent

Gelas Ukur
99

Lanjutan 3:

Digunakan untuk
Pengujian foam
15. mencampur foam
agent
agent dan air

Foam generator

Digunakan untuk
Pengujian foam
16. mencampur foam
agent
agent dan air

Pipa Foam generator

Digunakan untuk Pengujian


17. menghasilkan tekanan udara
tekanan udara foam agent

Kompresor

Digunakan sebagai Pembuatan


18.
wadah air benda uji

Ember
100

Lanjutan 4:

Digunakan untuk
Pembuatan
19. mengaduk
benda uji
campuran mortar

Hand mixer

Digunakan untuk Pembuatan


20.
mesin hand mixer. benda uji

Bor tangan

Digunakan sebagai
wadah untuk Pembuatan
21.
pembuatan benda benda uji
uji.

Ember besar

Digunakan untuk
22. Pengujian flow
mengukur.

Meteran
101

Lanjutan 5:

Digunakan untuk Pengujian flow


23.
cetakan flow mortar mortar

Flow Cone

Digunakan untuk
Pengujian flow
24. alas cetakan flow
mortar
mortar

Pelat baja

Digunakan untuk
mengencangkan Pencetakan
25.
baut pada cetakan benda uji
silinder

Kunci Pass

Digunakan untuk
Pencetakan
26. mencetak benda uji
benda uji
mortar

Cetakan silinder diameter 10


cm tinggi 20 cm
102

Lanjutan 6:

Digunakan untuk
Pencetakan
27. membersihkan
benda uji
cetakan silinder

Sikat Kawat

Digunakan untuk
Pencetakan
28. meletakkan/meratakan
benda uji
benda uji

Sendok spesi

Digunakan untuk
menekan benda uji
Uji kuat tekan
29. sampai mendapatkan
mortar
hasil kekuatan
maksimum

Mesin Uji Kuat Tekan

Digunakan untuk
menekan benda uji
Uji kuat tekan
30. sampai mendapatkan
mortar
hasil kekuatan
maksimum

Mesin Uji tekan CBR


(Sumber: Laboratorium Teknik Sipil Politeknik Negeri Sriwijaya, 2019)
103

PROSEDUR PELAKSANAAN

Pengujian Analisa Saringan Agregat Halus

Proses penimbangan benda uji Proses memasukkan benda uji


kedalam saringan

Gambar saringan + benda uji Proses Penyaringan dengan Mesin


104

Pengujian Berat Jenis Agregat Halus

Proses memasukkan dan Gambar hasil benda uji dalam


menumbuk benda uji keadaan SSD

Proses pengguncangan benda uji Pencucian benda uji


105

Pengujian Kadar Air Agregat Halus

Penimbangan benda uji Memasukkan benda uji kedalam oven

Pengujian Kadar Lumpur Agregat Halus

Pencucian benda uji Memasukkan benda uji yang telah


dicuci kedalam oven
106

Pengujian Bobot Isi Gembur Agregat Halus

Proses memasukkan benda uji Penimbangan benda uji + tabung


kedalam tabung silinder silinder

Pengujian Bobot Isi Padat Agregat Halus

Proses penumbukan benda uji dalam


Penimbangan benda uji + tabung
tabung silinder
silinder
107

Pengujian Berat Jenis Semen Portland

Proses penuangan kerosin kedalam Le


Proses pengguncangan Le Chatelier
Chatelier

Gambar semen + kerosin


108

Pengujian Foam Agent

Pencampuran 1 liter foam agent dan 30 liter air Penyetelan alat foam generator

Proses keluarnya busa dari pipa foam generator Bentuk busa foam agent

Penimbangan busa
109

Pembuatan Benda Uji

Proses pencampuran adukan mortar Proses pencampuran mortar dan busa

Penimbangan mortar busa Pengujian flow


110

Hasil uji flow Mortar busa

Proses caping

Anda mungkin juga menyukai